Kembali
16
1
2020 Jurnal Pustakawan Indonesia Vol 19 · 1 ISSN 1410-5551

PENINGKATAN LAYANAN PERPUSTAKAAN DENGANMEDIA SMS GATEWAY: STUDI KASUS PERPUSTAKAANKEBUN RAYA BOGOR

Kementerian Pertanian

Abstrak

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi perlu dilakukan untuk meningkatkan layananperpustakaan ke pemustaka, dalam tulisan ini Perpustakaan Kebun Raya Bogor melakukan layanan SMSsebagai media komunikasi untuk meningkatkan layanan perpustakaan. Layanan SMS dilakukan karenaruang perpustakaan pindah dan memiliki jarak yang cukup jauh sekitar 2 km dengan kantor utama, sebagaipusat segala aktifitas termasuk peneliti sebagai pengguna aktif perpustakaan. Hal ini menyebabkan akseske perpustakaan jauh sehingga berdampak pada jumlah kunjungan para peneliti menurun, terlambat dalampenyampaian informasi-informasi baru, dan tingkat disiplin pengembalian buku ke perpustakaan menjadikurang baik. Tujuan dari layanan ini untuk mengetahui respon peneliti terhadap layanan SMS Gateway. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan uji coba prototip SMS Gateway. Hasil penelitian selamakurang lebih satu bulan menunjukkan respon positif dari 7 orang peneliti dengan permintaan beberapaartikel yang dibutuhkan untuk dicarikan literaturnya oleh perpustakaan.

Abstract

Utilization of information and communication technology needs to be done to improve library services to the library, in thiswriting Bogor Botanical Garden Library performs SMS services as a communication medium to improve library services. SMS service is done because the library room is moved and has a considerable distance of about 2 km with the main office,as the centre of all activities including researchers as active users of the library. This led to access to distant libraries resultingin the number of visits of researchers declining, being late in the delivery of new information, and the level of discipline ofreturning books to the library to be less good. The purpose of this service is to find out the researcher's response to the SMSGateway service. The research method is carried out by conducting a prototype trial of SMS Gateway. The results of thestudy for approximately one month showed a positive response from 7 researchers with the request of several articles needed tofind literature by the library.
Keywords: Teknologi informasi · SMS Gateway · Perpustakaan Kebun Raya Bogor-LIPI

Introduction

Perkembangan Teknologi dan Informasi memberikan peran strategisbagi perpustakaan sebagai pengelolainformasi untuk memaksimalkan layananinformasi kepada penggunanya. Hal inidikarenakan ilmu pengetahuan danteknologi membutuhkan informasi sekaligus menghasilkan informasi sebagaikonsekuensi logis dari perkembangandibidang ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini (Ansor, 2016). Sebagai lembaga informasi, perpustakaandituntut untuk lebih kreatif dan proaktifdalam menyampaikan informasi danmenciptakan konten yang berkualitas. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan layanan informasi kepadapengguna, Perpustakaan Kebun RayaBogor (KRB) - LIPI memberikan layanan berbasis SMS (Short Messages Services), dengan melakukan uji cobaprotipe SMS Gateway, berupa pesanlangsung atau instant messaging. SMSmerupakan sebuah teknologi yang menyediakan pelayanan pengiriman danpenerimaan pesan antar mobile phone. SMS menjadi media yang digunakanpada layanan perpustakaan karena,komunikasi melalui SMS dapat dilakukanoleh semua jenis telepon genggam, baiksmartphone maupun non smartphone(Bielskas dan Dreyer, 2012), danteknologi dalam penyelenggaraan SMStermasuk sederhana dan murah (Stahr,2009). Alasan lainnya SMS dijadikansebagai media komunikasi karena di Indonesia jaringan internet belum meratasehingga penggunaan SMS dalam layananperpustakaan berpotensi menjangkauseluruh pengguna telepon genggam, baikpenguna smartphone maupun non smartphone(Wicaksono, 2017). Hal ini diperkuatdengan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dalamrencana strategisnya tahun 2015-2019menyatakan bahwa kesenjangan digital diwilayah Indonesia masih tinggi. Latar belakang layanan SMS di Perpustakaan KRB, karena Sejak bulan Agustus 2010, ruang perpustakaanpindah dan memiliki jarak yang cukupjauh dengan kantor utama, yakni sekitar2 km. Kantor utama menjadi pusatsegala aktifitas, mulai dari kegiatanadministrasi, ruang pimpinan, dan ruangkerja para peneliti, dimana penelitiselama ini sebagai pengguna aktifperpustakaan. Hal ini menyebabkanakses ke perpustakaan menjadi jauh danberdampak pada jumlah kunjungan parapeneliti sebagai pengguna aktif perpustakaan menurun, keterlambatandalam penyampaian informasi-informasibaru, dan tingkat disiplin pengembalianbuku ke perpustakaan menjadi kurangbaik. Oleh karena itu pada penelitian inipenulis melakukan uji coba prototipe SMSGateway sebagai media mendekatkan,memudahkan dan mempercepat layananperpustakaan tanpa terhalang jarak, dalamrangka meningkatkan layanan Perpustakaan KRB untuk pemenuhan kebutuhanreferensi peneliti di KRB dan sebagaimedia pengingat kepada pemustakamengenai batas waktu peminjaman bukudan pengoptimalan penggunaan bukubuku yang ada di perpustakaan. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui respon penelititerhadap layanan SMS Gateway 2. Untuk mengetahui jumlah publikasidari masing-masing peneliti 3. Untuk mengetahui topik yang menjadi penelitian dari masingmasing peneliti

Method

Metode Prototip merupakan metodologi pengembangan software yangmenitikberatkan pada pendekatan aspekdesain, fungsi dan user-interface. Developerdan user fokus pada user-interface danbersama-sama mendefinisikan spesifikasi,fungsi, desain dan bagaimana softwarebekerja. Developer dan user bertemu danmelakukan komunikasi dan menentukantujuan umum, kebutuhan yang diketahuidan gambaran bagian-bagian yang akandibutuhkan. Developer mengumpulkandetail dari kebutuhan dan memberikansuatu gambaran dengan cetak biru (prototip). Dari proses tersebut akandiketahui detail-detail yang harusdikembangkan atau ditambahkan olehdeveloper terhadap cetak biru, ataumenghapus detail-detail yang tidakdiperlukan oleh user. Proses akan terjaditerus menerus sehingga produk sesuaidengan keinginan dari user. (Yazdi, 2012)Prototipe merupakan model atau hasil perancangan sederhana yang belumlengkap dan dibuat sebagai alat untukeksplorasi, evaluasi dan komunikasi. Prototipe membantu memvisualisasikanhasil desain dan memberikan gambaranbagaimana suatu perangkat lunak bekerja(Galitz, 2007) Kajian dilakukan padatanggal 1 November 2016 sampai dengan31 Desember 2016. Untuk memudahkanpenelitian, penulis mengidentifikasipublikasi peneliti dan media pencarianinformasinya. Hal ini dilakukan untukmengetahui topik tulisan dari masingmasing peneliti untuk memudahkanpemberian informasi yang tepat sesuaikebutuhan

Discussion

Identifikasi Publikasi Peneliti Pada tahap awal, penulis mengidentifikasi jabatan fungsional pada Kelompok Peneliti (Kelti) di Kebun Raya Bogor (KRB)-LIPI. Dari hasilidentifikasi diketahui jumlah peneliti darimasing-masing Kelti, mengetahui namanama penelitinya, subyek penelitian,publikasi yang sudah dihasilkan. Jumlahpeneliti KRB sebanyak 52 orang, yang terbagi kedalam empat kelompokpenelitian. Pengelompokan jabatanfungsional penelitian di Kebun Raya Bogor dimaksudkan untuk meningkatkanjumlah dan mutu penelitian konservasi danpendayagunaan tumbuhan di Kebun Raya Bogor serta menjadikan bidang keahlianstaf peneliti menjadi lebih fokus untukmelaksanakan kegiatan penelitiannya. Adapun ketiga kelompok tersebut adalahsebagai berikut: (1) Kelti Botani Ekonomi, (2) Kelti Domestikasi, (3)Kelti Konservasi Tumbuhan, (4) Kelti Reintroduksi, Restorasi dan PerubahanIklim. Berikut tabel publikasi para peneliti Tabel 1 Draft Tabel Peneliti Kebun Raya Bogor Analisis Publikasi dan Topik Penelitia. Jabatan Fungsional Botani Ekonomi Fungsi botani ekonomi merupakanilmu yang mempelajari kegunaan tumbuhan bagi manusia dan memilikinilai ekonomis. Disiplin ilmu ekonomibotani merujuk secara khusus padakajian nilai ekonomi pada suatutumbuhan, yaitu dengan menekankanpada usaha-usaha penemuan tumbuhanyang dapat mendatangkan kepentingansecara global atau bermanfaat bagipembangunan negara dan masyarakat. Pada fungsi botani ekonomi terdapatenam peneliti, yaitu: Berikut publikasi peneliti kelti botaniekonomi Tabel 2 Publikasi Peneliti Kelti Botani EkonomiTahun Jumlah Artikel Subjek Bahasa Indonesia Bahasa Inggris 2013 soil and water conservation 0 52010 plant pathology, plant protection, phytopathology, integrated pestmanagement, crop protection, disease diagnosis, plant bacterialdiseases, 13 1 2010 Economic botany, aquatic plant, phyteromediation 5 2014 Economic botany, Zingiberaceae 5 1997 Medicinal plant conservation, biodiversitas, ecology, ethnobotany,economy botany. 57 12 2007 Botany, plant breeding and biotechnology, domestication. 12 4Jumlah 92 22 b. Jabatan Fungsional DomestikasiFungsi domestikasi merupakan program yang meliputi kajian studi berbagaiaspek domestikasi yang diawali darikarakterisasi, seleksi, hingga pemuliaannya. Kelompok Peneliti Domestikasi Kebun Raya Bogor memfokuskan diri untukmelakukan penyeleksian komoditasproduk pangan dan tanaman hias. Adapun jenis-jenis yang ditangani adalahtanaman buah, umbi-umbian, dan tanaman hias. Pada fungsi domestikasiterdapat tiga belas peneliti, yaitu:Tabel 3 Publikasi Peneliti Kelti DomestikasiTahun Jumlah Artikel subjek Bahasa Indonesia Bahasa Inggris 2009 plants, conservation, tissue culture, horticulture, biotechnology 14 52013 palm, ornamental plant, medicinal plant, local fruit, ethnobotany 7 01991 begonia, plant propagation, seedlings growth, 32 51987 ecosystem, plant vegetation, diversity, vegetation, lowlandfreshwater swamp vegetation, lowland peat swamp vegetation, 48 132009 plant biotechnology, cel culture, culture in vitro, plant organt. 1 12011 orchird, plant tissue culture, conservation biology. 2 01990 horticulture, plant biodiversity, fruit plants, plant conservation,biotechnology. 18 18 2013 horticulture, agronomy, agricultural plant science, plant breeding,plant biotechnology, plant tissue culture 11 12009 food technology, orchidology. - 42008 fruit plants, plant pollination, plant genetic, plant seedlings. 14 21997 flora, seed germination, plant cultivation, 9 22008 seed conservation, climate change, pollination biology, endangeredspecies, ecology and evolution, biodiversity, conservation biology, 3 31998 botany, plant tissue culture, pitcher plant, Cibotium barometz,agarwood, biodiversity, conservation, plant physiology, plantbiotechnology. 22 4 Jumlah 181 58 c. Jabatan Fungsional KonservasiTumbuhan Fungsi konservasi tumbuhan merupakanfungsi penelitian yang memfokuskanpada pengembangan koleksi dan penelitian di bidang konservasitumbuhan, khususnya tanaman yangmasuk pada kategori langka atauterancam punah. Tabel 4 Publikasi Peneliti Kelti Konservasi TumbuhanTahun Jumlah Artikel subjek Bahasa Indonesia Bahasa Inggris 2004 seed evolutionary ecology, covering reproductive allocation/effort,seed mass, maternal effects, seed heteromophism, plant ecology 6 62003 botany, seeds, plant conservation, Amorpophallus titanum,Rafflesia. 3 9 1997 Botany, Medicinal Plants and Herbs, Plant Breeding, Plan Genetics,Plant Population. 10 11 1987 conservation, orchirds, plant exploration, seeds, plant tissue 19 31994 botany, zoology, ecology, conservation 36 82006 amorphopallus titanum, seeds germination, nepenthes, orchids. 19 11991 Oxalidaceae, Bambu, Anacardiaceae, Taxonomy, Fenology,Conservation, Botany. 26 17 2012 plant taxonomy, conservation biology, Botanical Garden,Sapindaceae, Ebenaceae, pollen germination, molecular systematic 2 2 2000 Taxonomic, phylogeny 5 71998 botany, evolutionary biology, molecular biology, systematics(taxonomy), ecology, bioinformatics, cell biology, biotechnology,cancer research, microbiology. 26 16 2007 plant taxonomy, Urticaceae, plant ecology, ethnobotany. 5 61999 biology, botany 11 1 1994 plant systematics, plant conservation biology, cytotaxonomy,Pteridology. 13 34 2010 roses, compost tea, biology, conservation biology, taxonomy. 1 22000 botany, Rubiaceae, seed germination, vegetative propagation. 40 72010 botany, Moraceae. 3 - 1999 botany, flora, fern, plant. 6 2011 Hoya (Asclepiadoideae), Conservation Genetics, DNA Barcoding,Biodiversity, Plant Genetics, plant ecology. 13 102010 botani, Musaceae, Arecaceae 7 2Jumlah 251 142 d. Jabatan Fungsional Reintroduksi,Restorasi, dan Perubahan Iklim Fungsi Reintroduksi, Restorasi, dan Perubahan Iklim merupakan fungsipenelitian yang berfungsi untukmengenalkan kembali tanaman langka/hampir punah, pemulihan kembali keberadaan tanaman ke keadaansemula, dan mengamati perubahan iklimserta dampaknya terhadap lingkungan,terutama terhadap perkembangan tanaman. Tabel 5 Publikasi Peneliti Kelti Reintroduksi, Restorasi, dan Perubahan IklimTahun Jumlah Artikel subjek Bahasa Indonesia Bahasa Inggris 2015 plant molecular, genetic conservation 2 2009 ecology, biology conservation, climate change. 12 12011 ecology, evolution. 6 0 2004 landscape ecology, spatial analysis, regional science. 11 122005 reintroduction, seed germination, medicinal plant. 15 32011 plant ecology, conservation 2 72003 plant conservation, ethnobotany, phenology, cultivation. 9 2biodiversity, conservation, botany, ecology. 2 12013 ecology, plant conservation. 3 2001 Botany, Phylogenetics, Biogeography 10 32015 seed germination, restoration. 11997 botany, plant evolution, genetic molecular, Lamiaceae (mint family),Taxonomy, Palynology (Pollen). 13 122007 biodiversity, forest ecology, conservation biology, plant conservation,restoration ecology, conservation, ecological restoration, communityecology, forest conservation, species diversity,7 16 Jumlah 92 57 Penyebaran Informasi Seputar Layanan SMS Gateway Pada tahap ini, uji coba penyebaraninformasi mengenai layanan SMS Gateway kepada para peneliti di KebunRaya Bogor. Berikut adalah tahap penyebaraninformasi melalui aplikasi SMS Gateway:a. Klik toolbar explore pada bagianbawah windows. Lalu, pada bagianComputer, klik kanan dan pilih manage. Gambar 1 Penampang explore pada windows b. Setelah itu, klik dua kali menuservices and applications. Lalu, klikservices. Gambar 2 Penampang computer managementc. Search Gammu SMSD Service (GammuSMSD) dengan menggunakan tombol Ctrl+F lalu klik startservice d. Buka browser dan ketik localhost/krblib_sms. Lalu, login ke dalamsistem dengan menggunakan username dan password. Gambar 4 Halaman depan sistem SMS Gatewaye. Ketikkan pesan pada kotak isi pesandan kirimkan kepada peneliti diKebun Raya Bogor. Gambar 3. Penampang Gammu SMSD Service(GammuSMSD) Gambar 5. Penampang kirim pesan dan kotak keluar Gambar 6 Respon Positif Peneliti Kebun Raya BogorPencarian Informasi Tahap ini merupakan tahap lanjutan dari proses penyebaraninformasi seputar layanan SMS Gateway. Peneliti yang membutuhkaninformasi mengenai buku/jurnal akanlangsung menghubungi pustakawanmelalui nomor SMS Gateway yang telahdiberikan sebelumnya. Pada uji cobaselama 1 bulan ini ada 7 orang penelitiyang minta dicarikan literaturnya. Situsyang digunakan untuk melakukan pencarian informasi, yaitu beberapasitus jurnal nasional : situs webPerpustakaan Kebun Raya Bogor, (DOAJ dan onesearch.id) dan internasional (Science Direct, Scopus,dan sebagainya) Gambar 8 Contoh Pencarian Melalui Situs Jurnal Nasional Gambar 9 Contoh Pencarian Melalui Situs Jurnal Internasional1. Temu-kembali Informasi Di tahap akhir ini, mengirimkaninformasi kepada peneliti di KebunRaya Bogor melalui media surat elektronik. Gambar 10 Surat Elektronik yang Dikirimkan ke Peneliti Kebun Raya BogorPengumpulan Informasi Pada tahap ini, seluruh informasiyang telah dicari oleh penulis kemudiandikumpulkan untuk diseleksi. Hal iniuntuk menghindari kesalahan pencarianinformasi dan juga untuk memberikanhasil pencarian yang mendekati ataubahkan sesuai dengan keinginan penelitiKebun Raya Bogor. 2. Temu-kembali Informasi Di tahap akhir ini, mengirimkaninformasi kepada peneliti di KebunRaya Bogor melalui media surat elektronik. Gambar 9. Surat Elektronik (email) yang Dikirimkan ke Peneliti Kebun Raya BogorHasil Hasil dari penelitian ini di tuangkandalam bentuk analisis SWOT Setelah melakukan uji coba prototippada keseluruhan Kelompok peneliti diKebun Raya Bogor, hasilnya menggunakan analisis SWOT (Strength,Weakness, Opportunity, dan Threat). Hal ini dilakukan sebagai bahan evaluasisetelah melakukan keseluruhan tahapkerja SMS Gateway. a. Strength (kekuatan) Dalam proses pelaksanaan SMS Gateway,berikut adalah strength (kekuatan) yangdapat dijadikan acuan untuk kelanjutanlayanan SMS ke depan. - Penggunaan SMS Gateway berfungsiuntuk membantu peneliti Kebun Raya Bogor untuk mendapatkan informasi, terutama jika berada di tempat-tempat yang tidak terjangkauoleh jaringan sinyal internet. - Anggota Perpustakaan Kebun Raya Bogor dalam hal ini peneliti dapatmenanyakan status pengembalian dengan mengecek via layanan autoreply. Misalnya, untuk menanyakan status peminjaman buku diperpustakaan. Anggota perpusta-kaandapat mengirimkan sms ke nomor Perpustakaan Kebun Raya Bogor dengan mengetik STATUS[spasi](nomor barkode). Peneliti juga dapat menanyakan tentang buku yang mengandung kata/subjek tertentu. Gambar 10. Contoh SMS autoreply- Adanya respon positif sebanyak 7 orangyang respon untuk minta dicarikanliteraturnya, pada saat Perpustakaan Kebun Raya Bogor uji coba layanan SMS Gateway. Hal ini diharapkan akanmemberikan dampak pada peningkatanproduktivitas peneliti di Kebun Raya Bogor, baik secara kualitatif maupunkuantitatif. b. Weakness (kelemahan) Dalam proses pelaksanaan proyek SMS Gateway, berikut adalah weakness(kelemahan) yang dapat dijadikan acuanuntuk kelanjutan layanan SMS Gatewaydi kemudian hari. - Koneksi internet di Kebun Raya Bogor yang sering tidak stabil, baikpada saat pencarian informasi ataupun saat membuka situs Kebun Raya Bogor/intra LIPI. Hal ini tentusaja dapat menghambat dan memperlambat pencarian informasi. Gambar 11 Situs Kebun Raya Bogor/Intra LIPI yang sering mengalami gangguan- Perlunya perbaikan (maintenance)secara bertahap terkait dengan layanan SMS Gateway. Misalnya, padasaat pengiriman pesan singkat ke peneliti di Kebun Raya Bogor. pesanyang dikirim tidak bisa lebih dari 140karakter. Artinya, jika ingin mengirimkan pesan dengan lebih dari140 karakter, sehingga pesan harusdibagi menjadi dua atau lebih, sehingga terkesan kurang praktis. Seharusnya, walaupun pesan yangakan dikirimkan lebih dari 140 karakter, sistem secara otomatis dapatmemotong pesan sehingga informasiyang akan disampaikan terkirim secara lengkap tanpa terpotong. Gambar 12 Jika pesan yang akan dikirimkan melebihi kapasitasc. Opportunity (kesempatan) Dalam proses pelaksanaan layananSMS Gateway, berikut adalah opportunity (kesempatan) yang dapatdijadikan acuan untuk kelanjutan layanantersebut di kemudian hari. - Kolaborasi yang lebih banyak denganpeneliti di lintas Kebun Raya, baik didalam negeri maupun luar negeri. - Peningkatan produktivitas peneliti diKebun Raya Bogor, baik secara kualitas maupun kuantitas. d. Threat (ancaman) Dalam proses pelaksanaan layanan SMS Gateway, berikut adalah threat(ancaman) yang dapat dijadikan acuanuntuk kelanjutan layanan tersebut dikemudian hari. - Untuk keberlanjutan layanan SMSGateway, diharapkan ada tenaga ahliyang benar-benar memahami tentangproses kerja SMS Gateway. Misalnya,jika terdapat perubahan database bukudan peminjaman. Perubahan data tersebut akan berpengaruh kepadajawaban autoreply sehingga perluadanya update informasi secara menyeluruh dan berkesinambungan. - Apabila hasil dari pencarian danpenyebaran informasi yang dilakukanoleh staf perpustakaan pada layanan SMS Gateway tidak berbanding lurusdengan tingkat produktivitas penelitidi Kebun Raya Bogor, maka dapatdikatakan bahwa layanan ini tidakberhasil memenuhi kebutuhan informasi peneliti di Kebun RayaBogor.

Conclusion

LayananSMS Gateway merupakan salah satu program yang dapat memberikan daya dukung terhadap penyaluran informasi, terutama di dalamlingkungan peneliti Kebun Raya Bogor,LIPI. Hal ini tentu akan berdampak padasumbangsih perpustakaan kepada peneliti, terhadap terbitan atau karyapenelitian sehingga hasilnya dapatdikembangkan atau diaplikasikan lebihlanjut. Perpustakaan Kebun Raya Bogorberharap dengan adanya layanan SMSGateway ini, maka pemenuhan kebutuhan informasi dan tingkat produktivitas peneliti di Kebun Raya Bogor dapat meningkat seiring denganpeningkatan pelayanan perpustakaan.