ANALISIS BIBLIOMETRIKA MENGGUNAKAN HUKUM LOTKA PADA PRODUKTIVITAS PENULIS ARTIKEL BIDANG PERTANIAN DI INDONESIA
Institut Pertanian Bogor; Institut Pertanian Bogor; Institut Pertanian Bogor
Abstract
The purpose of this research is to know the author's productivity pattern of article in the field of agriculture in Indonesia 20062015 using Lotka’s Law. The data of this research were taken from national journal accredited by the Ministry of Research, Technology and Higher Education which can be accessed from http://www.kopertis12.or.id. From 2006-2015, it is found that there are 2650 authors and 4141 articles on Agriculture. Assessment author’s participation was done by using ‘straight count’.The Lotka theoretical value use the formula of yx=C/x n. . C is a constant and n is exponent. Based on the calculation with Lotka’s law, it is found that C=0.80773 and n= 2.81500. The result shows that the percentage of the authors giving contribution to 1 article is 80.77%. Test of Kolmogorov-Smirnov results shows that the maximum deviation is 0.08396 with critical value (with α = 0.05) 0.02642, it shows that the maximum deviation is bigger than critical value. Therefore, the null hypothesis is rejected and concluded that the dataset does not follow Lotka’s law (there is a significant difference between the Lotka’s law theoretic distribution and the distribution of article author in the field of Agriculture).
Keywords:
agriculture science
· author productivity
· bibliometrics
· Lotka law
Introduction
Pertanian merupakan suatu bidang ilmu yang mendasar dan sangat diperlukan oleh negara Indonesia sebagai negara agraris. Perkembangan terbaru di bidang ilmu tersebut sangat diperlukan serta diharapkan dapat segera diaplikasikan untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga senantiasa terbarukan (up to date). Salah satu sumber informasi primer dalam suatu bidang ilmu adalah melalui publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal. Adapun tujuan diterbitkannya jurnal ilmiah adalah untuk memperluas komunikasi serta menyebarkan pikiran, pendapat, tulisan, komentar (Sulistyo-Basuki 1989). Penerbitan jurnal ilmiah di bidang pertanian digunakan sebagai media komunikasi guna meningkatkan pengetahuan diantara para peneliti, ilmuwan, para pengambil kebijakan serta pelaku dan pemerhati di bidang pertanian. Hasil penelitian yang dihasilkan merupakan salah satu indikator produktivitas peneliti dan ilmuwan di bidang pertanian. Situs olahan pemeringkatan publikasi ilmiah Scimago Journal & Country Rank (www.scimagojr.com ) melaporkan jumlah publikasi ilmiah bidang pertanian negara Indonesia lebih rendah di banding negara Malaysia dan Thailand, padahal dari segi luas wilayah pertanian Indonesia jauh lebih luas. Hal ini dapat disebabkan oleh produktivitas dari penulis itu sendiri. Dalam menggambarkan tinggi rendahnya produktivitas penulis dalam menulis artikel ilmiah maka perlu dilakukan analisis bibliometrika menggunakan Hukum Lotka. Namun demikian Hukum Lotka hanya bisa diterapkan untuk mengetahui pola produktivitas penulis bukan untuk mengetahui pola produktivitas penelitian (Sen 2010). Hukum Lotka menyatakan bahwa dari semua penulis di bidang tertentu yang memberikan kontribusi satu artikel sekitar 60%. Jumlah penulis yang berkontribusi n artikel adalah sekitar 1/n2 dari penulis yang berkontribusi satu artikel. Ini berarti jumlah penulis yang membuat dua artikel sekitar 15% dari jumlah penulis yang menghasilkan satu artikel dan jumlah penulis yang membuat tiga artikel sekitar 7% dari jumlah penulis yang menghasilkan satu artikel, dan seterusnya (Zabed dan Anisur 2009). Penelitian produktivitas penulis menggunakan Hukum Lotka telah dilakukan oleh Garcia-Lopez (1999) yang melakukan penelitian terhadap 405 artikel yang terpublikasi dalam jurnal-jurnal mengenai tembakau di Spanyol dan 194 artikel di luar Spanyol selama kurun waktu 1970-1996. Hasil penelitiannya adalah artikel yang dihasilkan penulis Spanyol sesuai dengan hukum Lotka. Singh et al. (2007) meneliti literatur pada perpustakaan digital di India membuktikan tidak berlakunya Hukum Lotka pada literatur perpustakaan digital di India. Sobrino et al. (2008) melakukan penelitian menggunakan Hukum Lotka pada 2695 penulis di bidang informasi tahun 1996-2007 dan hasil penelitian produktivitas penulis sesuai dengan Hukum Lotka. Penelitian produktivitas penulis menggunakan Hukum Lotka di Indonesia juga telah banyak dilakukan. Setyaningsih (2004) yang meneliti pola produktivitas peneliti BATAN pada disiplin ilmu hayat dan ilmu lingkungan dalam kurun waktu 1993-2002 menemukan bahwa sebanyak 687 artikel yang dihasilkan oleh 67 peneliti sesuai dengan Hukum Lotka. Nelisa (2009) melakukan penelitian terhadap pola produktivitas penulis artikel bidang ilmu perpustakaan dan informasi di Indonesia pada kurun waktu 1978-2007. Hasil penelitiannya adalah distribusi produktivitas penulis bidang ilmu perpustakaan dan informasi kurun waktu 1978-2007 tidak sesuai dengan Hukum Lotka. Penelitian lainnya dilakukan oleh Nurningsih (2012) yang melakukan penelitian mengenai produktivitas dosen tetap Fakultas Kedokteran YARSI. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa produktivitas dosen tetap YARSI sesuai dengan teoritis Hukum Lotka. Wahyudi (2015) melakukan penelitian untuk mengetahui pola produktivitas penulis bidang perpustakaan dan informasi tahun 2001-2010 di Indonesia. Sebanyak 1085 artikel dan 1018 penulis yang setelah dilakukan uji K-S diperoleh hasil distribusi produktivitas penulis bidang perpustakaan dan informasi di Indonesia kurun waktu 20012010 sesuai dengan Hukum Lotka. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola produktivitas penulis artikel dan menguji kesesuaian distribusi frekuensi Hukum Lotka dengan distribusi frekuensi penulis artikel pada bidang pertanian kurun waktu 2006-2015. Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini adalah : 1. Artikel yang diteliti adalah artikel ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi Kemristekdikti bidang pertanian http://www.kopertis12.or. id tahun 2006-2015. 2. Data jurnal terindeks pada pangkalan data Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDIILIPI)dan OJS (Open Journal Source) yang tersedia di website jurnal pertanian. 3. Teknik penghitungan partisipasi penulis dilakukan dengan teknik ‘straight count’. Menurut teknik ini, kolaborasi penulis diabaikan hanya penulis pertama/utama/senior yang dihitung. Hipotesis Penelitian H0 : Distribusi produktivitas penulis bidang ilmu pertanian di Indonesia kurun waktu 2006-2015 sesuai dengan Hukum Lotka. H1 : Distribusi produktivitas penulis bidang ilmu pertanian di Indonesia kurun waktu 2006-2015 tidak sesuai dengan Hukum Lotka.
Method
Tempat dan Waktu Penelitian dilaksanakan di Departemen Ilmu komputer kampus IPB pada bulan Juni - Oktober 2016. Tahapan Penelitian Gambar 1 menunjukkan kerangka penelitian untuk mengetahui produktivitas penulis dan menguji validitas antara distribusi produktivitas penulis bidang pertanian menggunakan Hukum Lotka. Gambar 1 Tahapan Penelitian Pengumpulan Data Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara dokumentasi yakni pengambilan data dari dokumen fisik dan dokumen elektronik di Perpustakaan PDII-LIPI dan OJS (Open Journal Source) yang tersedia di website jurnal pertanian. Variabel yang diseleksi adalah tahun publikasi, edisi, nama jurnal, judul artikel, nama penulis dan asal lembaga penulis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah berikut: 1) Menentukan jurnal yang akan diteliti. Syarat jurnal tersebut adalah sebagai berikut: a. Terdaftar di pangkalan data jurnal nasional terakreditasi Kemristek-dikti yang dilakukan melalui http://www. kopertis12.or.id/2014/08/07/inilahdaftar-jurnal-nasional-terakreditasidikti-yang-masih-berlaku.html b. Publikasi tahun terbit antara tahun 2006-2015. 2) Pencarian artikel baik berbentuk digital maupun fisik asli pada Perpustakaan PDII-LIPI dan OJS (Open Journal Source) yang tersedia di website jurnal pertanian 3) Membuat daftar artikel (termasuk variabelnya) yang diurutkan berdasarkan tahun publikasi Analisis Data Teknik analisis data dilakukan dengan langkah-langkah berikut : 1) Menentukan nilai partisipasi penulis dengan teknik Straight count dimana kolaborasi penulis diabaikan hanya penulis pertama/ utama/senior yang dihitung. Dalam penelitian ini yang dinilai hanya penulis pertama saja. 2) Menentukan nilai-nilai pendugaan parameter Hukum Lotka (parameter n dan C). Persamaan yang digunakan Lotka adalah: (Sulistyo Basuki 1994) (1) untuk menentukan nilai pendugaan parameter n dan C, rumus yang digunakan yaitu: (2) (3) 3) Pengujian terhadap Hukum Lotka menggunakan uji KolmonogrovSmirnov (Uji K-S) menggunakan nilai kritis =0.05. Tujuan pengujian untuk menguji apakah distribusi hasil pengamatan sesuai dengan Hukum Lotka. Apabila nilai Dmaks lebih kecil dari nilai kritis maka hipotesis nol (H0) diterima, hipotesis alternatif (H1) ditolak, yang berarti distribusi hasil pengamatan sesuai dengan Hukum Lotka. Sebaliknya bila nilai Dmaks lebih besar dari nilai kritis maka hipotesis nol (H0) ditolak, hipotesis alternatif (H1) diterima, yang berarti distribusi hasil pengamatan tidak sesuai dengan Hukum Lotka.
Result & Discussion
Hasil pencarian jurnal nasional terakreditasi Kemristekdikti yang dilakukan melalui http://www.kopertis12.or.id diperoleh 19 jurnal bidang pertanian. Tabel 1 merupakan nama jurnal dan jumlah artikel yang digunakan pada penelitian ini. Tabel 1 Jurnal Nasional Terakreditasi Kemristekdikti yang digunakan dalam Penelitian No Nama Jurnal ISSN Jumlah Artikel 1 Jurnal Hortikultura Indonesia 2087 - 4855 91 2 MARINE FISHERIES: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut 2087-4235 30 3 Jurnal Sain Veteriner 0126-0421 183 4 Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 0854-9230 194 5 Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis 1693-3834 21 6 Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 2087-9423 222 7 Jurnal Tanah Tropika (Journal of Tropical Soils) 0852-257X 232 8 Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika 1411-7525 207 9 Jurnal Agronomi Indonesia 2085-2916 277 10 Jurnal Entomologi Indonesia 1827-7722 76 11 Animal Production 1411-2027 289 12 Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture (Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis) 2087-8273 257 13 Agrivita, Journal of Agricultural Science 0126-0537 345 14 Jurnal Manajemen Hutan Tropika 2087-0469 169 15 MEDIA PETERNAKAN 0126-0472 302 16 Jurnal Agrivigor 1412-2286 65 17 AGRITECH : Majalah Ilmu dan Teknologi Pertanian 0216-0455 453 18 Jurnal Hortikultura 0853-7097 456 19 Jurnal Teknologi dan Industri Pangan 1979-7788 272 Setelah dilakukan verifikasi data ditemukan jumlah artikel ilmiah yang ditemukan dalam bentuk tercetak atau bentuk digitalnya sebanyak 4141 artikel dan jumlah penulis 2650 penulis. Gambar 2 menunjukkan jumlah penulis dan artikel terbanyak adalah pada tahun 2013 yakni sebanyak 478 penulis dan jumlah artikel yang dihasilkan adalah 535 artikel. Jumlah penulis paling sedikit yakni pada tahun 2007 dengan 229 penulis dan jumlah artikel yang dihasilkan adalah 258 artikel. Gambar 2 Jumlah Penulis dan Jumlah Artikel yang Dihasilkan Tahun 2006-2015 Perhitungan Nilai Parameter n dan C Penentuan nilai n dan C diawali dengan menghitung jumlah penulis dan jumlah artikel sesuai peringkat yang disusun dari jumlah artikel terkecil sampai yang terbesar. Pada Tabel 1 dapat diketahui jumlah penulis yang menghasilkan x artikel selama rentang waktu 10 tahun berkisar 1 sampai dengan 14 artikel namun tidak ada penulis yang menghasilkan 12 artikel selama kurun waktu 2006-2015. Tabel 2 Rekapitulasi Jumlah Penulis dan Jumlah Artikel i Jumlah artikel (x) Jumlah penulis (y) 1 1 1918 2 2 399 3 3 158 4 4 86 5 5 34 6 6 15 7 7 16 8 8 8 9 9 4 10 10 4 11 11 5 12 13 2 13 14 1 Jumlah 2650 Data pada Tabel 2 selanjutnya dikembangkan menggunakan fungsi logaritma, hasil perhitungan diperlihatkan dalam Tabel 3 yakni perhitungan untuk menghitung parameter Hukum Lotka. Kolom x merupakan banyaknya artikel yang dihasilkan penulis kurun waktu sepuluh tahun dan y merupakan banyaknya penulis yang memberikan kontribusi x artikel. Tabel 3 selanjutnya digunakan sebagai dasar perhitungan untuk menghitung nilai parameter n dan C pada Hukum Lotka. Tabel 3 Perhitungan untuk Menghitung Parameter Hukum Lotka i Jumlah artikel (x) Jumlah penulis (y) X=log x Y=log y XY X2 1 1 1918 0.00000 3.28285 0.00000 0.00000 2 2 399 0.30103 2.60097 0.78297 0.09062 3 3 158 0.47712 2.19866 1.04903 0.22764 4 4 86 0.60206 1.93450 1.16468 0.36248 5 5 34 0.69897 1.53148 1.07046 0.48856 6 6 15 0.77815 1.17609 0.91518 0.60552 7 7 16 0.84510 1.20412 1.01760 0.71419 8 8 8 0.90309 0.90309 0.81557 0.81557 9 9 4 0.95424 0.60206 0.57451 0.91058 10 10 4 1.00000 0.60206 0.60206 1.00000 11 11 5 1.04139 0.69897 0.72790 1.08450 12 13 2 1.11394 0.30103 0.33533 1.24087 13 14 1 1.14613 0.00000 0.00000 1.31361 Jumlah 2650 9.86123 17.03588 9.05529 8.85414 Dalam menentukan nilai n, digunakan persamaan berikut: log Yx = log C – n log x (4) Misal Y=log yx X= log x a=log C b= -n maka Y=a+bX (5) Nilai perhitungan pada tabel Lotka yang terdapat pada Tabel 3 selanjutnya dimasukan ke dalam persamaan (2) untuk mencari nilai n. Parameter n dihitung sebagai berikut: b=3×9.05529 – 9.86123×17.03588 = -2.81500 13×8.85414 – (9.86123) 2 karena b=-n maka n=2.81500. Penentuan nilai parameter C menurut Sulistyo-Basuki (1994) adalah dengan menggunakan persamaan (3). Tabel 4 merupakan perhitungan nilai C melalui perhitungan Xn dan 1/Xn . Tabel 4 Perhitungan Nilai Parameter C Jumlah artikel (X) Xn 1/Xn 1 1.00000 1.00000 2 7.03719 0.14210 Jumlah artikel (X) Xn 1/Xn 3 22.03415 0.04538 4 49.52208 0.02019 5 92.81124 0.01077 6 155.05857 0.00645 7 239.30456 0.00418 8 348.49641 0.00287 9 485.50383 0.00206 10 653.13055 0.00153 11 854.12298 0.00117 13 1366.94341 0.00073 14 1684.03231 0.00059 Σ(1/Xn )=1.23804 Berdasarkan penghitungan pada Tabel 4, maka didapat nilai parameter C sebesar 0.80773. Hasil perhitungan nilai parameter n 2.81500 dan C 0.80773 sehingga didapatkan pola produktivitas penulis bidang pertanian tahun 2006-2015 adalah yx.x 2.81500 = 0.80773. Hal ini berarti bahwa pada tahun 2006-2015 jumlah penulis tertentu yang berkontribusi jumlah artikel tertentu pada eksponen 2.81500 adalah 80.77% dari total jumlah penulis. Lotka menyatakan bahwa jumlah penulis yang berkontribusi satu artikel sebesar 60% dari total penulis yang memberikan kontribusi. Tabel 5 memperlihatkan bahwa persentase penulis artikel bidang pertanian pada hasil pengamatan berbeda dengan persentase perhitungan teoretis Lotka. Tabel 5 Persentase Jumlah Penulis Hasil Pengamatan dan Perhitungan Teoretis Hukum Lotka dengan Pola yx.x2.81500=0.80773 Jumlah Artikelper Penulis (x) Jumlah Penulis Hasil Pengamatan (y) % penulis hasil pengamatan (y’) Xn C % pendugaan nilai teoritis Lotka (yx=C/xn) 1 1918 72.37736 1.00000 0.80773 80.77300 2 399 15.0566 7.03719 0.80773 11.47801 3 158 5.96226 22.03415 0.80773 3.66581 4 86 3.24528 49.52208 0.80773 1.63105 5 34 1.28302 92.81124 0.80773 0.87029 6 15 0.56604 155.05857 0.80773 0.52092 7 16 0.60377 239.30456 0.80773 0.33753 8 8 0.30189 348.49641 0.80773 0.23178 9 4 0.15094 485.50383 0.80773 0.16637 10 4 0.15094 653.13055 0.80773 0.12367 11 5 0.18868 854.12298 0.80773 0.09457 13 2 0.07547 1366.94341 0.80773 0.05909 14 1 0.03774 1684.03231 0.80773 0.04796 2650 100 100 Perbedaan terlihat jelas terdapat pada penulis yang memberikan kontribusi artikel sebanyak 1 artikel. Jumlah penulis terbanyak hasil pengamatan adalah 1918 pengarang yang berkontribusi satu artikel (72.38%), sedangkan pada perhitungan teoritis Lotka jumlah penulis adalah 80.77%. Adanya perbedaan yang cukup jelas pada hasil pengujian bisa disebabkan nilai eksponen n (2.81500) yang melebihi nilai 2 seperti pada penelitian Lotka sehingga itu dapat memperbesar nilai konstanta C yang berpengaruh pada besarnya persentase pendugaan teoritis Lotka. Nilai untuk masing-masing nilai perbandingan dapat dilihat pada kolom ketiga dan kolom keenam pada Tabel 5.Gambar 3 memperlihatkan bahwa persentase penulis artikel bidang pertanian pada hasil pengamatan menunjukkan jumlah yang berbeda dengan persentase pendugaan teoritis Lotka. Gambar 3 Perbandingan Jumlah Penulis Hasil Pengamatan dan Perhitungan Teoretis Hukum Lotka Secara umum, Hukum Lotka menunjukkan bahwa terdapat hubungan terbalik antara jumlah penulis dengan jumlah artikel yang dihasilkan. Semakin banyak jumlah artikel yang dihasilkan, maka semakin sedikit jumlah penulis yang menulisnya. Sebaliknya semakin sedikit jumlah artikel yang dihasilkan oleh masing-masing individu maka semakin banyak jumlah penulis. Uji Kolmogorov-Smirnov Untuk menguji apakah dalil Lotka dapat digunakan pada sekelompok data tertentu biasanya digunakan uji Kolmogorov-Smirnov seperti tampak pada Tabel 6. Tabel 6 Uji Kolmogorov-Smirnov Artikel Bidang Pertanian Tahun 2006-2015 Jumlah Artikel [x] Jumlah Penulis[ y] % Jumlah Penulis [Y'] Jumlah Kumulatif Y'[Sn(X)] Frekuensi Teoritis Hukum Lotka [Yx] Jumlah Kumulatif Frekuensi Teoritis [F0(X)] Dmax |Fo(x)- Sn(x)| 1 1918 0,72377 0,72377 0,80773 0,80773 *0,08396 2 399 0,15057 0,87434 0,11478 0,92251 0,04817 3 158 0,05962 0,93396 0,03666 0,95917 0,02521 4 86 0,03245 0,96642 0,01631 0,97548 0,00906 5 34 0,01283 0,97925 0,00870 0,98418 0,00494 6 15 0,00566 0,98491 0,00521 0,98939 0,00449 7 16 0,00604 0,99094 0,00338 0,99277 0,00182 8 8 0,00302 0,99396 0,00232 0,99508 0,00112 9 4 0,00151 0,99547 0,00166 0,99675 0,00128 10 4 0,00151 0,99698 0,00124 0,99798 0,00100 11 5 0,00189 0,99887 0,00095 0,99893 0,00006 13 2 0,00075 0,99962 0,00059 0,99952 0,00010 14 1 0,00038 1,00000 0,00048 1,00000 0,00000 Jumlah 2.650 Keterangan * = nilai Dmax Pada Tabel 6 terdapat kolom jumlah kumulatif persentase pengarang (Sn(X)), jumlah kumulatif frekuensi teoretis (F0(x)) dan nilai deviasi (|Fo(x)-Sn(x)|) terdapat pada kolom keempat, keenam dan ketujuh. Dmax = Nilai maksimum|Fo(x)Sn(x)| adalah hasil deviasi maksimum Fo(x) adalah kumulatif dari hasil perhitungan menurut teoretis Hukum Lotka Sn(x) adalah kumulatif dari hasil perhitungan menurut hasil pengamatan Uji K-S menggunakan nilai kritis pada taraf nyata 5% (α = 0,05). Jumlah penulis (N) adalah sebanyak 2650 penulis sehingga nilai kritis dapat dicari menggunakan persamaan (Ruslan 2009:19). Penghitungan nilai kritis K-S untuk α = 0,05 = = 0.02642 Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai kritis adalah 0,02642 dan nilai deviasi maksimum (Dmax) adalah 0.08396. Nilai deviasi maksimum lebih besar dari nilai kritis sehingga diputuskan hipotesis nol (H0) ditolak, hipotesis alternatif (H1) diterima, yang berarti distribusi produktivitas penulis bidang pertanian di Indonesia kurun waktu 2006-2015 tidak sesuai dengan Hukum Lotka (terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pengamatan dengan nilai teoritis Hukum Lotka). Berdasarkan data perhitungan distribusi penulis bidang pertanian kurun waktu 2006-2015 juga dapat diketahui penulis paling produktif. Kategori penulis produktif dalam penelitian ini adalah penulis yang menghasilkan kontribusi lebih dari 10 artikel selama rentang waktu tersebut. Pengarang yang masuk dalam kategori tersebut berjumlah 8 penulis. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa produktivitas penulis artikel bidang pertanian di Indonesia rendah. Tabel 7 Nama Penulis Paling Produktif, Instansi dan Jumlah Artikel yang dihasilkan Kurun Waktu 2006-2015 Nama Penulis Instansi Jumlah Artikel Nani Sumarni Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang, Bandung 14 Anuraga Jayanegara Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor 13 Witono Adiyoga Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang, Bandung 13 Bambang Riyanto Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor 11 Budi Santoso Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Negeri Papua 11 Budi Winarto Balai Penelitian Tanaman Hias Cianjur 11 Kurniawan Budiarto Balai Penelitian Tanaman Hias, Cianjur 11 Rofik Sinung Basuki Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang, Bandung 11
Conclusion
Simpulan Berdasarkah hasil perhitungan terhadap pola produktivitas penulis artikel bidang pertanian kurun waktu 2006-2015, nilai parameter Hukum Lotka memiliki eksponen (n) 2,81500 dan tetapan (C) 0,80773. Hal ini berarti penulis artikel bidang pertanian tahun 2006-2015 yang berkontribusi 1 artikel adalah 80,77% dari jumlah seluruh penulis. Uji K-S antara distribusi frekuensi Hukum Lotka dengan distribusi frekuensi penulis artikel bidang pertanian tahun 2006-2015 diketahui bahwa distribusi produktivitas penulis bidang pertanian pada artikel jurnal nasional terakreditasi Kemristekdikti tahun 2006-2015 tidak sesuai dengan Hukum Lotka. Berdasarkan data penelitian yakni artikel bidang pertanian tahun 2006-2015 terdapat delapan penulis produktif yang menghasilkan kontribusi lebih dari 10 artikel selama rentang tahun tersebut. Secara umum dapat diketahui bahwa penulis produktif berprofesi sebagai peneliti pada balai penelitian tanaman dan juga berasal dari lingkungan perguruan tinggi. Saran Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai pola produktivitas penulis artikel jurnal nasional terakreditasi untuk bidang lain untuk mengetahui tinggi rendahnya produktivitas penulis. Selain itu juga disarankan untuk jurnal nasional terakreditasi Kemristekdikti perlu adanya standar tertentu mengenai tata penamaan nama penulis pada artikel agar terjadi keseragaman sehingga mempermudah identifikasi penulis.