KHIZANAH AL-HIKMAH : JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN, INFORMASI, DAN KEARSIPAN (ANALISIS BIBLIOMETRIKA PADA TERBITAN TAHUN 2013-2018)
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Abstrak
Metode bibliometrika digunakan untuk menganalisis terbitan yang telah diterbitkan oleh Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan dari tahun 2013–2018. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui distribusi artikel per tahun maupun per nomor, pola kepengarangan, jenis referensi yang digunakan, institusi yang berkontribusi serta penulis yang paling produktif. Data diunduh dari laman http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/khizanah-al-hikmah, dan diolah menggunakan Microsof Excel 2010. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jurnal ini telah menerbitkan sebanyak 101 artikel dari 150 penulis, dengan penulis tunggal lebih banyak dibandingkan dengan penulis berkolaborasi, yang ditandai dengan nilai derajat kolaborasi sebesar 0,34. Mayoritas referensi yang digunakan adalah buku (65,15%), dengan jumlah halaman terbanyak berada pada kisaran 6-10 halaman (41,13%). Instansi kependidikan merupakan asal dari penulis artikel terbanyak, dan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar berada pada urutan pertama, yakni terdapat 36 orang penulis. Penulis laki–laki lebih produktif dibandingkan penulis perempuan dengan urutan pertama adalah Yunus Winoto telah mempublikasi sebanyak 5 artikel
Keywords:
Bibliometrika
· kolaborasi penulis
· pola kepengarangan
Introduction
Pada pertengahan tahun 1995, pertumbuhan informasi, terutama yang dimuat di dalam jurnal ilmiah, meningkat dengan pesat dan diperkirakan akan berlipat ganda setiap 10 hingga 15 tahun (Rao, 2001). Hal tersebut menunjukkan bahwa jurnal ilmiah merupakan salah satu sumber informasi yang sangat penting. Para ilmuwan, akademisi, mahasiswa, peneliti akan selalu merujuk ke jurnal ilmiah untuk mengikuti perkembangan bidang atau disiplin ilmunya masing-masing. Salah satu contoh jurnal di bidang ilmu kepustakawan, dokumentasi, informasi dan kearsipan yang layak diikuti adalah Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, yang kini juga tersedia dalam bentuk online. Seperti diketahui beberapa keuntungan dari jurnal online, di antaranya adalah mudah diakses, mudah dipublikasikan, tidak dijumpai kendala fisik yang berarti, menghemat waktu dan biaya. Komunikasi elektronik telah menciptakan cara baru dalam mengkomunikasikan hasil penelitian juga ‘memaksa’ peneliti/penulis untuk mulai belajar menggunakan Internet serta melakukan publikasi dalam media non-cetak (Rao; 2001). Dalam bentuk online, Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan adalah salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar, sejak tahun 2013. Jurnal ini diperuntukkan bagi pustakawan, spesialis manajer, ilmuwan bidang informasi, peneliti dan arsiparis yang membutuhkan atau mengikuti perkembangan mutakhir di bidang ilmu perpustakaan, informasi dan kearsipan. Khizanah al-Hikmah diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu setiap bulan Juni dan Desember, dan telah mendapatkan Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) peringkat tiga, dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi sejak 2016 dan berlaku hingga 2020. Jurnal Khizanah al-Hikmah memiliki identitas International Standard Serial Number e-ISSN : 25491334 dan p-ISSN : 2549-1334. Secara umum, fokus serta ruang lingkup dari Khizanah al-Hikmah, meliputi seluruh subyek yang berkaitan dengan kepustakawanan, informasi dan ilmu kearsipan, seperti; digital library, information retrieval tools, academic libraries, school libraries, special library, information science, integrated library system, bibliometrics, webometrics, infometrics, sciencetometrics, ICT in library, archive science (Khizanah al-Hikmah; 2018). Dalam kurun waktu 2013-2018, tentu sudah banyak hasil penelitian maupun berbagai tinjauan, ulasan, inovasi di bidang ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan yang sudah disebarluaskan melalui media ini. Oleh sebab itu diperlukan analisis tentang karakterisasi dari jurnal tersebut dan hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai masukan terutama kepada penerbit jurnal tersebut sehingga dapat meningkatkan kualitas penerbitannya dan dapat menambah peringkat akreditasi jurnal menjadi lebih tinggi. Permasalahan yang menjadi dasar penelitian ini adalah: Berapa jumlah artikel yang dimuat dalam Khizanah al-Hikmah? Bagaimana pola kepengarangan dalam artikel Khizanah al-Hikmah? Bagaimana derajat kolaborasi dan produktivitas penulis artikel Khizanah al-Hikmah? Bagaimana jenis referensi yang digunakan dalam artikel Khizanah al-Hikmah? Institusi mana saja yang berpartisipasi dalam penulisan artikel Khizanah al-Hikmah? Siapakah penulis paling produktif yang berpartisipasi dalam penulisan artikel Khizanah al-Hikmah?
Method
Penelitian ini mengggunakan metode bibliometrika untuk menganalisis artikel terbitan 2013-2018. Data terkait artikel artikel diperoleh melalu laman http://journal.uin_x0002_alauddin.ac.id/index.php/khizanah-al-hikmah, sebagai mana tersaji pada Tabel 1 berikut ini. Tabel 1. Data Penelitian Volume Nomor Tahun 1 1 2013 1 2 2013 2 1 2014 2 2 2014 3 1 2015 3 2 2015 4 1 2016 4 2 2016 5 1 2017 5 2 2017 6 1 2018 6 2 2018 Selanjutnya dilakukan pencatatan jumlah artikel, jumlah penulis, jumlah dan jenis referensi yang digunakan dalam artikel serta, jenis kelamin penulis. Data diolah menggunakan Microsof Excel 2010, agar diperoleh tampilan dalam bentuk tabel tentang distribusi berdasarkan tahun dan nomor terbitan, pola kepengarangan, jenis referensi yang digunakan, serta dilakukan penghitungan derajat kolaborasi serta produktivitas penulis, selama periode 2013-2018. Analisis data khususnya penghitungan derajat kolaborasi dilakukan menggunakan rumus K. Subramanyam (1983) yaitu : NM C = --------- NS + NM NM = artikel yang ditulis secara kolaborasi NS = artikel yang ditulis secara individu
Result
Distribusi Artikel Berdasarkan Tahun Dari Tabel 2 dapat diketahui bahwa selama periode 2013-2018 terdapat enam volume, yang pada setiap volumenya terdiri atas dua nomor pertahun. Artinya dalam satu tahun terdapat satu volume dan dua nomor. Jumlah artikel yang dimuat Khizanah al-Hikmah adalah 101 judul artikel. Distribusi artikel berturut-turut dimulai dari tahun 2013 sampai dengan 2018 adalah 16 judul (15,69%), 16 judul (15,69%), 16 judul (15, 69%), 16 judul (15,69%), 21 judul (20,56%) dan 16 judul artikel (15,69%). Dengan demikian artikel yang terbanyak dimuat adalah pada volume 5 Tahun 2017 yaitu sebanyak 21 judul artikel (20,56%). Perbedaan artikel di setiap nomor biasanya disebabkan jumlah artikel yang masuk ke redaksi berkurang, atau setelah dibaca oleh reviewer, artikel tidak memenuhi syarat untuk diterbitkan. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian dari Satish L. P. and Vaishali, K (2016), yang meneliti International Journal of Digital Library Services periode 2010-2014, dengan distribusi judul artikel setiap tahunnya berbeda. Tabel 2. Distribusi Artikel Berdasarkan Tahun Tahun Volume Nomor Jumlah terbitan/tahun Jumlah artikel Jumlah artikel/tahun Persentase 2013 1 1 2 8 16 15,69% 1 2 8 2014 2 1 2 8 16 15,69% 2 2 8 2015 3 1 2 8 16 15,69% 3 2 8 2016 4 1 2 8 16 15,69% 4 2 8 2017 5 1 2 12 21 20,56% 5 2 9 2018 6 1 2 8 16 15,69% 6 2 8 Jumlah 42 18 12 101 101 100.00% Distribusi Artikel Berdasarkan Nomor Terbitan Tabel 3. Distribusi Artikel Berdasarkan Nomor Nomor Volume Jumlah Persentasi 1 2 3 4 5 6 1 8 8 8 8 12 8 52 50.98% 2 8 8 8 8 9 8 49 49.02% Jumlah 16 16 16 16 21 16 101 100% Distribusi artikel berdasarkan nomor jurnal (Tabel 3) adalah, dari 101 judul artikel yang terbit selama 2013-2018, terdapat 52 judul artikel yang diterbitkan pada nomor 1 di vol 1, 2, 3, 4, 5 dan 6, adapun pada nomor 2 di volume 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 diterbitkan sebanyak 49 judul artikel. Hal ini mempertegas hasil yang tertera dalam Tabel 1 yang menyatakan bahwa jumlah artikel yang diterbitkan baik dilihat dari nomor maupun tahun adalah tidak selalu sama atau bervariasi. Distribusi Artikel Berdasarkan Pola Kepengaranan Tabel 4. Distribusi Pola Kepengarangan Berdasarkan Tahun Pola kepengarangan Tahun Jumlah Persentase 2013 2014 2015 2016 2017 2018 Tunggal 16 16 12 13 12 6 75 74.51% Kolaborasi 0 0 4 3 9 10 26 25.49% Jumlah 16 16 16 16 21 16 101 100.00% Tabel 4 menunjukkan bahwa dari 101 artikel yang dimuat di Khizanah al-Hikmah, 75 artikel (74,51%) ditulis oleh penulis tunggal sedangkan 26 artikel (25,49%) ditulis secara berkolaborasi. Apabila dilihat dari derajat kolaborasi dengan mengacu pada rumus dari Subramanyam, K. (1983) maka nilai derajat kolaborasi adalah: NM C = --------- NS + NM NM = artikel yang ditulis secara kolaborasi NS = artikel yang ditulis secara individu Dengan demikian nilai derajat kolaborasi Khizanah Al-Hikmah 2013-2018 = 26/76 = 0,34, nilai tersebut menunjukkan bahwa penulis tunggal lebih banyak dibandingkan dengan penulis yang berkolaborasi. Tabel 5. Pola Kepengarangan Berdasarkan Kolaborasi Penulis Tahun Jumlah pengarang Jumlah Persentase 1 2 3 4 5 6 7 2013 16 0 0 0 0 0 0 17 11,33 2014 16 0 0 0 0 0 0 18 12,00 2015 12 3 1 0 0 0 0 21 14,00 2016 13 1 2 0 0 0 0 21 14,00 2017 12 5 4 0 0 0 0 34 22,67 2018 6 5 2 1 0 1 1 39 26,00 Jumlah 76 (50,66%) 30 (20%) 27 (18%) 4 (2,66%) 0 (0%) 6 (4%) 7 (4,67%) 150 (100%) 100.00% Pola kepengarangan berdasarkan kolaborasi dapat dilihat pada Tabel 5 di atas. Seluruh pengarang yang berkontribusi di dalam Khizanah al-Hikmah berjumlah 150 orang, dengan penulis tunggal sebanyak 75 orang (50,66%), selanjutnya penulis yang berkolaborasi dua orang berjumlah 30 orang (20%), penulis berkolaborasi tiga orang sebanyak 27 orang (18,00%), adapun penulis yang berkolaborasi sebanyak empat orang 4 (2,66%), kolaborasi enam orang sebanyak 6 (4,00%) dan mereka yang berkolaborasi tujuh orang sebanyak 7 (4,69%). Kolaborasi tertinggi berada pada Tahun 2018 dengan jumlah penulis sebanyak 39 orang dan artikel yang ditulis sebanyak 16 judul. Jenis Referensi yang Digunakan dalam Artikel Tabel 6. Jumlah Referensi Berdasarakan Jenis Dokumen Jenis Referensi Jumlah Referensi Persentase 2013 2014 2015 2016 2017 2018 Buku 167 150 243 223 183 81 1.047 65.15% Jurnal 19 44 32 50 81 97 323 20.10% Web 21 25 28 31 54 55 214 13.32% Surat kabar 0 1 0 0 0 5 6 0.37% Surat 0 2 0 0 0 0 2 0.12% Prosding 0 0 0 0 0 4 4 0.25% Laporan penelitian 0 0 0 0 0 3 3 0.19% Arsip 0 0 0 0 0 8 8 0.50% Jumlah 207 222 303 304 318 253 1.607 100.00% Tabel 6 menunjukkan bahwa dari 1.607 referensi yang paling banyak digunakan adalah buku, yaitu sebanyak 1.047 judul (65,15%), diikuti jurnal 323 (20,10%), Web berjumlah 214 (13, 32%), arsip 8 judul (0,50%), surat kabar 6 (0,37 persen), prosiding 4 judul (0,25%), laporan penelitian 3 judul (0,19%), dan surat 2 judul (0,12%). Hasil tersebut tidak sesuai dengan hasil penelitian Shah, Sapan, M. ( 2016) tentang kajian bibliometrika terhadap International Jornal of Agriculture Sciences 2009-2014, yang menyatakan bahwa dokumen yang disitir terbanyak adalah jurnal yaitu 73,60%, buku 18,12%, tesis/disertasi 1,57%, laporan 1,40% dan manual/handbook/pedoman sebanyak 0,52%. Hal ini salah satunya disebabkan Khizanah al_x0002_Hikmah baru terkreditasi pada 2016, dan persyaratan tentang 80% referensi yang disitir berupa jurnal nampaknya sudah mulai diterapkan sejak tahun ini, hal ini dapat dilihat dari penurunan penggunaan buku yang awalnya 243 judul di 2015 menjadi 81 judul di 2018. Distribusi Jumlah Halaman Setiap Artikel Jumlah halaman dari setiap artikel dapat diketahui pada Tabel 6 berikut. Diketahui jumlah artikel terbanyak adalah dengan banyak halaman 6-10 yaitu sebanyak 44 judul (43,13%), disusul halaman dengan kisaran sebanyak 11-15 sebanyak 39 judul (38,24%), halaman 0-5 sebanyak 12 judul (11,76%), kemudian 16-20 hal sebanyak 3 judul (2,94%), dan 21-25 hal berjumlah 4 judul (3,92%). Dengan demikian mayoritas artikel ditulis dalam 6-10 halaman. Tabel 6. Jumlah Halaman Artikel Jumlah halaman Tahun Jumlah Persentase 2013 2014 2015 2016 2017 2018 0-5 1 1 7 2 1 0 12 11,76% 6-10 10 12 4 3 10 5 44 43,14% 11-15 5 2 2 10 9 11 39 38,24% 16-20 0 1 2 0 0 0 3 2,94% 21-25 0 1 1 1 1 0 4 3,92% Jumlah 16 17 16 16 21 16 102 100% Hasil tersebut tidak sesuai dengan hasil penelitian Shah, Sapan, M. (2016) tentang kajian bibliometrika terhadap International Jornal of Agriculture Sciences 2009-2014, yang menyatakan bahwa dari 81 artikel yang diteliti, panjang halaman artikel terbanyak berada pada kisaran 5-7 halaman berjumlah 69 artikel (85,18%). Ketidaksesuaian ini disebabkan di dalam persyaratan penulisan Khizanah Al-Hikmah dicantumkan bahwa artikel yang diserahkan berisikan 3.000-6.000 kata, ukuran kertas A4 (210 x 297 mm), dengan margin kiri 25 mm, kanan 20 mm, bawah 20 mm, atas 30 mm dan ukuran huruf 12, diperkirakan atikel akan memiliki 10 -20 halaman. Distribusi Institusi Penyumbang Tulisan Tabel 7 berikut ini menunjukkan distribusi penyumbang artikel di Khizanah al-Hukmah periode 2013-2018. Tercatat sebanyak 40 institusi menyumbangkan tulisan untuk Khizanah al_x0002_Hikmah, dengan jumlah penyumbang terbanyak adalah Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar yaitu sebanyak 36 kali nama tersebut muncul selama periode 2013-2018, berikutnya Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta berada pada posisi ke dua dengan 12 kali dan posisi ke tiga adalah Universitas Padjajaran dengan 8 kali. Artinya instansi kependidikan /akademik lebih banyak berperan aktif dibandingkan dengan instansi non akademik dan jika Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar berada pada urutan pertama hal ini merupakan adalah wajar, mengingat Khizanah al-Hikmah adalah terbitan dari Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar. Khizanah al-Hikmah ternyata sudah dikenal di luar negeri ditandai dengan adanya artikel yang disumbangkan oleh Malaya University. Tabel 7. Distribusi Institusi Berdasarkan Tahun No Nama instansi 2013 2014 2015 2016 2017 2018 Jumlah 1 PDII LIPI 1 3 3 6 2 Universitas Indonesia 1 1 2 3 Universitas Padjajaran 3 4 1 8 4 Universitas Tanjungpura 1 1 5 Universitas Sultan Agung Tirtayasa 1 1 6 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 1 3 6 2 12 7 Universitas Diponegoro 1 1 8 Universitas Muhammadiyah Magelang 1 1 9 Balai Penelitian Kehutanan Kupang 1 2 10 Universitas Pelita Harapan 1 1 11 UIN Alauddin Makasar 12 10 7 2 2 3 36 12 LEMIGAS 1 1 2 13 Akademi Keperawatan Notokusumo Yogyakarta 1 1 14 Balai Diklat Keagamaan Semarang 1 1 15 STAIN Pamekasan 1 1 16 Institut Seni Indonesia Solo 1 1 17 Kementrian Keuangan 1 1 18 Perpustakaan Nasional RI 1 1 19 Kantor Arsip Perpustakaan Daerah Yogyakarta 1 1 2 20 Universitas Atma Jaya Yogyakarta 1 1 1 3 21 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 1 1 22 Malaya University 1 1 23 Perpustakaan SMA N 2 Liukang Kalukuang Masalina Kal Sel 1 1 24 Universitas Mataram 1 1 25 Perpustakaan SMA N1 Bantaeng, Sulsel 1 1 26 IAIN Tulungagung 1 1 27 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 1 2 3 28 STKIP PGRI Lubuk Linggau 1 1 29 SMAN1 Yogyakarta 1 1 30 STAIN Curup Bengkulu 1 1 31 Perpustakaan STAIN Padang Sidempuan 1 1 32 Universitas Brawijaya Malang 1 1 33 Universitas Gajah Mada 2 2 34 Universitas Islam Nusantara Bandung 1 1 35 Dinas kearsipan & Perpustakaan Kab Wonosobo 1 1 36 Rifka Annisa Women Crisis Center Yogyakarta 1 1 37 Universitas Muhammadiyah Malang 1 1 38 Perp. Univ Syiah Kuala Aceg 1 1 39 Perp. Puslitbang Migas 1 1 JUMLAH 16 16 17 22 21 16 107 Produktifitas Penulis Berdasarkan Tabel 8 berikut ini dapat diketahui bahwa Yunus Winoto merupakan penulis paling produktif dengan jumlah artikel sebanyak 5 judul, selanjutnya pada urutan ke dua adalah Himayah, Muhammad Azwar, Taufiq Mathar dan Tupan dengan jumlah artikel masing-masing sebanyak 4 judul, disusul di urutan ke tiga dengan masing –masing 3 artikel yaitu Andi Ibrahim, Hildawati Almah dan Himawanto. Tabel 8. Produktifitas Penulis Berdasarkan Tahun Nama Penulis 2013 2014 2015 2016 2017 2018 Jumlah Andi Ibrahim (L*) 1 1 1 3 Hildawati Almah (P**) 1 1 1 3 Himawanto (L*) 1 1 1 3 Himayah (P*) 2 1 1 4 Muhammad Azwar (L*) 1 1 1 1 4 Taufiq Mathar (L*) 1 1 1 1 4 Tupan (L*) 1 1 2 4 Yunus Winoto (L*) 2 3 5 * ) L = Laki-laki **) P = Perempuan Apabila dilihat dari sisi gender, maka dari Tabel 8 dapat diketahui bahwa penulis laki-laki berjumlah 6 orang, dan penulis perempuan sebanyak 2 orang, dengan demikian dapat dikatakan bahwa penuls laki-laki lebih produktif dibandingkan dengan penulis perempuan. Hasil tersebut sesuai dengan penelitian dari Thomas D., W (2014) yang meneliti tentang gender penulis pada publikasi yang didokumentasikan di Amerika Serikat pada kurun waktu 1950-1969, melalui American Documentation Institute (JASIS), dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa penulis perempuan berjumlah 119 orang (17%), penulis laki-laki berjumlah 571 orang (83%)
Conclusion
Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa Khizanah Al – Hikmah selama periode 2013 -2018 telah menerbitkan sebanyak 102 artikel dari 150 penulis, dengan penulis tunggal lebih banyak dibandingkan dengan penulis perempuan; yang ditandai dengan nilai derajat kolaborasi sebesar 0,34. Mayoritas referensi yang digunakan adalah buku (65,15%), dengan jumlah halaman terbanyak berada pada kisaran 6-10 halaman (41,13%). Instansi kependidikan merupakan penyumbang artikel terbanyak, dan Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar berada di urutan pertama (36 kali). Penulis laki-laki lebih produktif dibandingkan penulis perempuan dengan urutan pertama adalah Yunus Winoto (5 artikel).