Kembali
16
1
2017 Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 5 · 2 ISSN 2549-1334

KOLABORASI PENULIS DALAM BERITA BIOLOGI JURNAL ILMU-ILMU HAYATI 2011-2016

Universitas Pelita Harapan

Abstrak

Berita Biologi Jurnal Ilmu–ilmu Hayati merupakan salah satu terbitan berkala di Indonesia yang fokus pada bidang biologi. Terbit sejak 16 tahun lalu belum ada kajian yang mengupas tentang kolaborasi penulis dalam artikel yang dimuat di dalamnya. Oleh karena itu dilakukan penelitian deskriptif terhadap artikel yang dimuat dalam terbitan tersebut sejak 2011–2016, dengan tujuan untuk mengetahui 1) Jumlah artikel yang dimuat di dalamya, 2) Jumlah referensi yang digunakan dalam artikel tersebut, 3) Jumlah dan jenis kelamin penulis serta 4) Kolaborasi penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Artikel yang dimuat berjumlah 241 judul, 2) Jumlah referensi yang digunakan adalah 21,48 judul/artikel, 3) Jumlah penulis 611 orang terdiri atas laki–laki 319 orang (52,21%) dan perempuan 291 orang (47,79%); 4) Nilai tingkat kolaborasi penulis rata–rata sebesar 0,78 dan Ani Susilawati merupakan penulis produktif dengan jumlah artikel 5 judul berasal dari Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA) Kementerin Pertanian. Disimpulkan bahwa dari 241 judul artikel, penulis laki–laki lebih dominan dibandingkan penulis perempuan, penulis berkolaborasi lebih banyak dibandingkan dengan penulis individu, dan diketahui penulis paling produktif adalah perempuan berasal dari luar LIPI.
Keywords: Biologi · jurnal · kolaborasi penulis · artikel

Introduction

Biologi merupakan suatu bidang ilmu yang pengetahuan alam bersifat mendasar dan sangat diperlukan di Indonesia yang merupakan negara yang kaya akan sumber daya hayati. Oleh karena itu, selaku negara agraris, Indonesia sangat memerlukan perkembangan terbaru di bidang ilmu biologi dan turunannya. Salah satu sumber informasi dalam ilmu biologi adalah Berita Biologi Jurnal Ilmu_x0002_ilmu Hayati, yaitu salah jurnal ilmiah terbitan Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dengan alamat Pusat Penelitian Biologi LIPI, Kompleks Cibinong Science Center Jl. Raya Jakarta–Bogor Km 46, Cibinong 16911 Bogor. Berita Biologi Jurnal Ilmu–ilmu Hayati merupakan terbitan berseri yang sudah terbit hingga volume 16 pada tahun 2017, dan sudah mendapatkan akreditasi berturut-turut sejak 2009 dengan nomor Surat Keputusan Kepala LIPI Nomor 180/AUI/P2MBI/08/2009, diperbarui pada 2012 dengan SK Kepala LIPI Nomor 436/AU2/P2MI-LIPI/08/2012 dan berikutnya adalah SK Kepala LIPI Nomor 636/AU3/P2M-LIPI/07/2015. Berita Biologi diterbitkan sebanyak tiga kali dalam setahun yaitu bulan April, Agustus dan Desember. Adapun tujuan diterbitkannya Berita Biologi adalah sebagai media komunikasi guna meningkatkan pengetahuan diantara para peneliti, ilmuwan, para pengambil kebijakan serta pelaku dan pemerhati di bidang biologi. Berita Biologi mempunyai nomor ISSN 0216-91754. Adapun Berita Biologi berisikan berbagai turunan ilmu biologi dengan konsentrasi pada bidang Mikrobiologi, Mikologi, Genetika, Taksonomi, Biologi Molekuler, Bioteknologi, Veteriner, Biologi peternakan, Ekologi, Biokimia, Fisiologi, Biostatistik, Biologi Tanah, Biodiversitas dan Iklim, dan Biologi Kelautan. Selama hampir 16 tahun sejak diterbitkannya Berita Biologi tentu sudah banyak hasil penelitian yang berhasil disebarluaskan kepada masyarakat pengguna. Hasil penelitian yang dihasilkan tersebut merupakan salah satu keluaran dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan guna mendapatkan gambaran secara rinci tentang isi dari Berita Biologi diperlukan suatu analisis dari publikasi tersebut. b. Manfaat Penelitian Hasil penelitian dapat digunakan digunakan sebagai masukan kepada pengambil kebijakan penelitian baik pimpinan lembaga penelitian maupun Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk mengetahui kontribusi para ilmuwan di bidang biologi

Method

Dalam penelitian ini digunakan metode bersifat deskriptif yaitu suatu metode untuk memberikan gambaran terhadap objek penelitian melalui data yang dikumpulkan apa adanya tanpa intervensi atau perlakuan dari luar sehingga hasil yang didapatkan juga bersifat objektif. b. Populasi dan Sampel Populasi dan sampel yang digunakan adalah seluruh artikel yang dimuat dalam terbitan sekaligus merupakan sumber data digunakan terbitan Berita Biologi Jurnal Ilmu- ilmu Hayati yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Biologi periode 2011- 2016, dalam bentuk tercetak. c. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian adalah variabel yang ingin diketahui dalam pertanyaan penelitian yaitu jumlah artikel, jumlah referensi yang digunakan dalam artikel, jumlah dan jenis kelamin penulis. d. Teknik Pengumpulan Data Data dikumpulkan dengan jalan mengunduh dari sumber data kemudian dicatat ke dalam lembar kerja yang ditentukan sebagai berikut Tabel 1. Worksheet pengumpulan data Berita Biologi Jurnal Ilmu-ilmu Hayati 2011-2016 Judul Penulis Tahun Jumlah referensi Laki_x0002_laki Perempuan 1 2 3 >3 e. Teknik Analisis Data Data yang diperoleh selanjutnya dikelompokan ke dalam kategori yaitu: jumlah artikel, jumlah referensi, jumlah dan jenis kelamin penulis. Data dihitung menggunakan rumus: P = f/Nx100% P = persentase F = frekuensi N = jumlah total (artikel/referensi/ jenis kelamin) Hasil yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Adapun pengolahan data yang digunakan untuk menghitung tingkat kolaborasi penulis dilakukan menggunakan rumus dari Subramanyam (1983) yaitu: C = Nm/Nm +Ns C : adalah tingkat kolaborasi peneliti dalam sebuah disiplin ilmu, nilai C tersebut berada pada interval nol sampai satu, (0 -1). Nm : adalah total hasil penelitian dari penulis dalam sebuah disiplin ilmu pada tahun tertentu yang dilakukan secara berkolaborasi. Ns : adalah total hasil penelitian dari penulis dalam sebuah disiplin ilmu pada tahun tertentu yang dilakukan secara individual (Subramanyam, 1983)

Result

Jumlah Artikel Berita Biologi Jurnal Ilmu-ilmu Hayati 2011-2016 Berdasarkan Tabel 2 dapat diketahui bahwa jumlah artikel dari 2011-2016 adalah 241 judul, dengan perincian sebagai berikut. Artikel pada 2011 sampai dengan 2016 berturut-turut adalah 48 judul (19,91%), 44 judul (18,26%), 45 judul (18,67%), 38 judul (15,76%), 32 judul (13,28%) dan 34 judul (14,11%). Tabel 2. Jumlah artikel Berita Biologi 2011- 2016 Tahun Artikel Persentase (%) 2011 48 19,91 2012 44 18,26 2013 45 18,67 2014 38 15,76 2015 32 13,28 2016 34 14,11 Jumlah 241 100 Terlihat kecenderungan jumlah artikel yang dimuat dalam Berita Biologi semakin muda tahun terbit jurnal, jumlah artikel yang dimuat semakin menurun. Hal tersebut diduga salah satunya diakibatkan oleh berkurangnya anggaran penelitian yang diterima oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia khususnya Pusat Penelitian Biologi sehingga berakibat turunnya jumlah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Biologi b. Jumlah Referensi dalam Artikel Berita Biologi Jurnal Ilmu-ilmu Hayati 2011-2016 Jumlah rerefensi yang digunakan Berita Biologi selama 2011-2016 adalah 5.178 judul adapun jumlah artikel yang terbit sebanyak 241 judul sehingga rata- rata jumlah referensi adalah 21,48 judul/artikel. Tabel 3. Jumlah referensi per artikel tahun 2011-2016 Tahun Jumlah artikel Jumlah referensi (judul) Referensi/ artikel: 2011 48 991 20,64 jdl/art 2012 44 907 20,61 jdl/art 2013 45 977 21,71 jdl/art 2014 38 825 21,71 jdl/art 2015 32 733 22,91 jdl/art 2016 34 745 21,91 jdl/art Jumlah 241 5.178 100 Rata- rata/tah un 5.178/241 = 21,48 jdl/art Referensi yang digunakan artikel pada 2011 sampai dengan 2016 berturut-turut adalah 20,64 judul/artikel; 20,61 judul/artikel; 21,17 judul/artikel; 21,17 judul/artikel; 22,91 judul/artikel dan 21,91 judul/artikel. Secara rata-rata referensi yang digunakan selama 2011- 2016 adalah 21,48 judul/artikel. Kondisi ini sesuai dengan jumlah artikel yang semakin menurun setiap tahunnya, dengan demikian jumlah referensi yang digunakan juga menurun. c. Jumlah dan Jenis Kelamin Penulis Berita Biologi 2011-2016 Data jumlah dan jenis kelamin penulis setelah dilakukan pengolahan selanjutnya disajikan dalam Tabel 4. Tabel 4. Jumlah dan jenis kelamin penulis Berita Biologi 2011-2016 Tahun Laki-laki Perempuan Jumlah 2011 79 (12,92%) 47 (7,69%) 126 (20,62%) 2012 49 (8,02%) 55 (9,00%) 104 (17,02%) 2013 50 (8,18%) 48 (7,85%) 98 (16,04%) 2014 52 (8,51%) 43 (7,03%) 95 (15,55%) 2015 39 (6,38%) 48 (7,85%) 87 (14,24%) 2016 50 (8,18%) 51 (8,35%) 101 (16,53%) Jumlah 319 (52,21%) 292 (47,79%) 611 (100 %) Berdasarkan Tabel 4 di atas dapat diketahui bahwa jumlah penulis adalah 611 orang terdiri atas 319 laki-laki (52,21%) dan 291 perempuan (47,79%). Jumlah penulis perempuan yang mengungguli penulis laki-laki berada pada tahun 2012 yaitu 49 laki-laki (8,02%) dan perempuan 55 penulis (9,00%). Berikutnya pada tahun 2015 dengan komposisi penulis perempuan sebanyak 48 orang (7,85%) dan laki-laki 39 orang (6,38%) dan pada tahun 2016 dengan penulis laki-laki 50 orang (8,18%) dan perempuan 51 orang (8,35%). Kondisi tersebut menggambarkan bahwa penulis perempuan tidak kalah aktif jika dibandingkan penulis laki-laki walaupun secara jumlah total penulis laki_x0002_laki lebih banyak dibandingkan penulis perempuan, namun dalam kurun enam tahun penulis laki-laki sama produktifnya dengan penulis perempuan, artinya terdapat tiga periode yaitu 2012, 2015 dan Indrawasri UNHAS Makasssar Ali Asgar 2 0,83 4 Balai Penelitian Tanaman Sayuran Ani Susilawati 5 2,07 1 Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTR A), Banjarbaru Kalimantan Selatan Ayda Krisnawati 2 0,83 4 Pusat Penelitian dan Pengemban gan Tanaman Pangan, Balitbang Pertanian Deden Girmansyah 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Dewi Wulansari 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Dian Latifah 2 0,83 4 PKT Kebun Raya Bogor LIPI Didik T Subekti 2 0,83 4 Fakultas Farmasi Universitas Pancasila Dwinita Wikan Utami 2 0,83 4 Badan Litbang Bioteknolo gi & Sumberday a Genetik Pertanian Erlin Rachman 3 1,24 3 Pusat Penelitian Biologi LIPI Fris Johnny 2 0,83 4 Balai Besar Penelitian dan Pengemban gan Budidaya Laut Heddy Julistiono 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Indrawati 2 0,83 4 Puslitbang Sendow Peternakan Kementan Irin Iriana Kusmini 2 0,83 4 Balai Budidaya Mandiangi n Iwan Saskiawan 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Kartini Kramadibarata 4 1,65 2 Pusat Penelitian Biologi LIPI Kusuma Dewi Sri Yulia 3 1,24 3 Pusat Penelitian Biologi LIPI Lies Setijaningsih 2 0,83 4 Balai Penelitian dan Pengemban gan Perikanan Budidaya Air Tawar Muhammad Mansur 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Mulyati Rahayu 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Puji Lestari 3 1,24 3 Balai Besar Penelitian & Pengemban ganBiotekn ologi dan Sumberday a Genetik Pertanian Rianta Pratiwi Samsudin 2 0,83 4 Pusat Penelitian Oseanograf i Solikin 2 0,83 4 UPT Kebun Raya Purwodadi LIPI Suyadi 2 0,83 4 Pusat Penelitian Laut Dalam LIPI Titi Juhaeti 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Tri Murningsih 3 1,24 3 Pusat Penelitian Biologi LIPI Wahyu Pamungkas 2 0,83 4 Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Yati Sudaryanti Soeka 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Yuyu Suryasari Poerba 2 0,83 4 Pusat Penelitian Biologi LIPI Penulis menulis 1 artikel 166 68,88 5 JUMLAH 241 100 2016 menempatkan penulis perempuan lebih tinggi dibandingkan dari penulis laki-laki dan tiga periode yaitu 2011, 2013 dan 2014 penulis laki–laki unggul dibandingkan penulis perempuan. d. Kolaborasi Penulis Berita Biologi 2011- 2016 Untuk mengetahui penulis yang melakukan kolaborasi serta menghitung tingkat kolaborasi digunakan rumus Subramanyam di atas dan hasilnya ditampilkan pada Tabel 5 berikut. Tabel 5. Tingkat kolaborasi penulis Berita Biologi 2011- 2016 No: Tahun Artikel Individ u: (Ns) Artikel Kolabor asi: (Nm) Jumlah artikel: (N) Tingkat kolaborasi = Nm / (Nm+Ns) 1 2011 8 40 48 40/(8+48) = 0,71 2 2012 11 33 44 33/(11+33 ) = 0,75 3 2013 11 34 45 34/(11+34 ) = 0,75 4 2014 10 28 38 28/(10+28 ) = 0,73 5 2015 7 25 32 25/(7+25) = 0, 78 6 2016 5 29 34 29/ (5+29) = 0,85 Jumla h 52 189 241 189/ (52+189) = 0,78 Diketahui nilai tingkat kolaborasi menurut tahun berturut-turut adalah: 0,71 0,75; 0,75; 0,73; 0,78; 0,85, sehingga rata- rata tingkat kolaborasi periode 2011-2016 adalah 0,78. Dengan demikian tingkat kolaborasi terendah terjadi pada kurun 2011 dan paling tinggi pada tahun 2015. Secara umum hal ini menunjukkan bahwa jumlah artikel yang ditulis secara individu lebih sedikit dibandingkan dengan artikel yang ditulis secara kolaborasi yaitu pada 2011, 2012, 2013, 2014, 2015 dan 2016; atau dengan kata lain peneliti melakukan kolaborasi dengan baik dengan sesama peneliti di bidang biologi. Jumlah artikel yang ditulis secara individu periode 2011-2016 adalah 52 judul (21,58%) dan artikel yang ditulis secara kolaborasi sebanyak 189 judul (78,42%). e. Produktivitas Penulis Berita Biologi 2011-2016 Untuk mengetahui produktivitas penulis Berita Biologi periode 2011-2016 dapat dilihat dari Tabel 6 berikut. Diketahui bahwa peringkat pertama dipegang oleh Ani Susilawati dari Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA) dengan jumlah tulisan sebanyak 5 judul (2,07%). Disusul di tempat ke dua yaitu Kartini Kartadibarata peneliti dari Pusat Penelitian Biologi LIPI menyumbang 4 judul artikel (1,65%). Berikutnya pada peringkat ke tiga adalah Erlin Rachman (Pusat Penelitian Biologi LIPI) Kusuma Dewi Sri Yulia (Pusat Penelitian Biologi LIPI), Puji Lestari (Balai Besar Penelitian & Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian) dan Tri Murningsih (Pusat Penelitian Biologi LIPI) dengan jumlah artikel berjumlah 3 judul (1,24%). Pada peringkat ke empat adalah penulis yang menulis dua judul artikel dengan jumlah 23 orang (9,54%) dan sebanyak 166 penulis berada di posisi ke lima dengan jumlah tulisan satu judul (68,88%) Tabel 6. Penulis vs karya tulis yang dihasilkan Nama penulis Karya tulis (judul) % Peringkat Instansi A. Gita Maulidiyah 2 0,83 4 Fakultas MIPA

Conclusion

Secara ringkas dapat disimpulkan bahwa Berita Biologi Jurnal Ilmu-ilmu Hayati periode 2011-2016 memuat 241 judul, dengan penulis laki-laki lebih banyak dibandingkan penulis perempuan, penulis berkolaborasi lebih banyak dibandingkan penulis individu, hal ini ditandai dengan nilai tingkat kolaborasi rata-rata sebesar 0,78 dan Ani Susilawati merupakan penulis produktif dengan jumlah artikel 5 judul berasal dari Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA), Banjarbaru Kalimantan Selatan