PENGARUH KINERJA LAYANAN PERPUSTAKAAN TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG
Universitas Stikubank Semarang; Universitas Sari Mutiara Indonesia; Universitas Katolik Santo Thomas Medan; Universitas Katolik Santo Thomas Medan; Universitas Katolik Santo Thomas Medan; N/A
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja layanan perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pemustaka. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini merupakan anggota UPT Perpustakaan Universitas Stikubank Semarang yang berjumlah 2561 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Uji Instrument, Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linear Sederhana, Uji Hipotesis dan Uji Koefisien Determinasi (R2) dengan menggunakan program SPSS Version 24 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan kinerja layanan perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pemustaka.
Keywords:
Kinerja Layanan
· Kepuasan Pemustaka
Introduction
Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas guna memastikan keberhasilan program akademiknya. Salah satu elemen penting dalam mendukung pencapaian tersebut adalah keberadaan perpustakaan yang tidak hanya menyediakan koleksi yang memadai, tetapi juga memberikan layanan berkualitas tinggi bagi penggunanya. Mengacu pada UU Perpustakaan Nomor 43 Tahun 2007 Pasal 14 Ayat (1), layanan perpustakaan harus dijalankan secara optimal dan berorientasi pada kepentingan pemustaka. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa meskipun beberapa perguruan tinggi memiliki perpustakaan yang lengkap, kualitas pelayanan dan upaya sosialisasi yang dilakukan oleh staf perpustakaan sering kali belum maksimal. Hal ini menyebabkan kurangnya pemahaman pengunjung mengenai prosedur pemanfaatan perpustakaan, serta rendahnya minat mahasiswa untuk datang dan memanfaatkan fasilitas yang ada. Lebih jauh lagi, masih terdapat faktorfaktor lain yang belum sepenuhnya teridentifikasi yang turut memengaruhi tingkat kunjungan ke perpustakaan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap perpustakaan, termasuk dengan meningkatkan kualitas layanan agar lebih menarik dan mudah diakses oleh seluruh sivitas akademika (Rahim, 2022) Sebuah perpustakaan tanpa layanan yang prima ibarat rumah tanpa pintu—kurang nyaman dan kurang menarik bagi penghuninya. Layanan perpustakaan bukan sekadar fasilitas, tetapi juga cerminan kepedulian terhadap para pemustaka. Jika layanan yang diberikan kurang optimal, maka atmosfer kenyamanan pun akan pudar. Oleh karena itu, perpustakaan harus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pemustaka, menjadikannya sebagai ruang penuh inspirasi yang mendorong semangat belajar dan memperluas cakrawala pengetahuan (Zaharani & Primadesi, 2014). Tingkat kepuasan pengunjung terhadap layanan perpustakaan sangat ditentukan oleh kualitas berbagai fasilitas yang disediakan. Mengingat perpustakaan menawarkan beragam layanan, seperti sirkulasi, referensi, dan informasi, pengalaman pemustaka sangat bergantung pada bagaimana layanan-layanan tersebut dijalankan. Kepuasan sendiri muncul dari perbandingan antara ekspektasi dan kenyataan yang diterima, di mana rasa puas yang dirasakan akan mendorong pemustaka untuk kembali. Selain itu, kepuasan juga menjadi tolok ukur penting dalam evaluasi dan peningkatan mutu layanan perpustakaan ke depannya (Novianti, Mindarti, & Hermintatik, 2022) (Aryanto & Suratman, 2021) melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pemustaka di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Surabaya” dengan hasil penelitiannya menunjukkan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pemustaka. Sedangkan (Gusniati, 2019) melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Kualitas Layanan (Service Quality) Terhadap Kepuasan Pemustaka Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Aceh Selatan” menunjukkan hasil yang berbeda dimana kualitas layanan (service quality) tidak mempengaruhi kepuasan pemustaka di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Aceh Selatan. Berdasarkan perbedaan hasil penelitian dari kedua peneliti, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan variabel yang sama dengan tempat penelitian yang berbeda. Penulis tertarik mengambil judul penelitian “Pengaruh Kinerja Layanan Perpustakaan Terhadap Kepuasan Pemustaka di UPT Perpustakaan Universitas Stikubank Semarang”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja layanan perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pemustaka. TINJAUAN PUSTAKA Kinerja Layanan Perpustakaan (Marwah, Susanto, & Endarti, 2022) mengemukakan kinerja layanan pepustakaan merupakan jalinan hubungan antara petugas layanan sebagai penyedia layanan kepada pengguna dalam rangka menjembatani penyediaan dan pendistribusian informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Perpustakaan sebagai lembaga penyedia layanan memberikan pemenuhan kebutuhan pengguna perpustakaan melalui antara lain, koleksi perpustakaan, fasilitas pendukung, dan sikap dan perilaku petugas layanan. Menurut (Cronin Jr. & Taylor, 1994) indikator kinerja layanan terdiri dari: 1. Time 2. Accesibility 3. Completness 4. Courtesy 5. Respnsiveness Kepuasan Pemustaka Menurut (Tasya, 2018) kepuasan pemustaka merupakan perbedaan antara harapan dan kinerja yang dirasakan. Hubungan antara harapan dan kinerja adalah jika kinerja berada dibawah harapan rtinya pemustaka merasa tidak puas. Selanjutnya jika kinerja memenuhi harapan maka pemustaka merasa puas, dan jika kinerja melampaui harapan maka pemaka sangat puas atau senang. (Asadi, 2018) mengemukakan indikator kepuasan pemustaka terdiri dari: 1. Kesesuaian dengan kebutuhan pemustaka 2. Totalitas memberikan layanan 3. Kesenangan dan kenyamanan
Method
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Stikubank Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota UPT Perpustakaan Stikubank Semarang yang berjumlah 2561 orang. Perhitungan sampel pada penelitian ini menggunakan pendekatan Rumus Slovin. Berdasarkan hasil perhitungan, maka jumlah sampel yang didapatkan adalah 96 responden. Teknik analisis data yang digunakan dlama penelitian ini adalah Uji Instrument, Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linear Sederhana, Uji Hipotesis dan Uji Koefisien Determinasi (R2).
Result & Discussion
Uji Validitas Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan taraf signifikan 5% dengan jumlah responden 30 orang sehingga diperoleh nilai rtabel 0,361 untuk itu jika rhitung < dari rtabel , maka item instrument tidak valid. Dan jika rhitung> dari rtabel maka item instrument tersebut valid. Berdasarkan hasil uji validitas kuesioner dalam penelitian ini rhitung dari semua item instrument hasilnya adalah lebih besar dari rtabel pada tingkat kesalahan 5% dan tingkat kepercayaan 95% untuk 30 responden yaitu 0,361. Dengan demikian, item-item instrument pada kuesioner ini hasilnya valid, dan item kuesioner yang valid dapat dijadikan instrument bagi penelitian selanjutnya. Uji reliabilitas data dalam penelitian ini menggunakan metode Cronbach’s Alpha. Apabila nilai Crobach’s Alpa lebih kecil dari 0,6 maka termasuk ke dalam tingkat yang realibilitasnya kurang baik. Nilai di atas 0,7 sampai 0,8 dalam tingkat reliabilitas dapat diterima, dan nilai di atas 0,8 tingkat reliabilitasnya baik. Dalam penelitian ini uji reliabilitas menggunakan bantuan program SPSS for Windows 26. Adapun hasil perhitungan adalah sebagai berikut: Tabel 1 Hasil Uji Reliabilitas Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .953 16 Sumber: Hasil Olah Data Primer, 2025 Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa nilai Cronbach’s Alpha dari dilakukan pada 30 responden nilainya lebih besar dari 0,6. Dengan demikian, uji reliabilitas dari keseluruhan item instrument yaitu 16 item pertanyaan pada kuesioner sudah dikatakan reliabel, karena nilai Cronbach’s Alpha masing-masing variabel lebih besar dari 0,6. Uji Asumsi Klasik Uji normalitas adalah pengujian tentang kenormalan distribusi data.Pada penelitian ini, peneliti melakukan uji normalitas dengan menggunakan uji KolmogorovSminornov dengan melihat tingkat signifikansinya. Distribusi data penelitian dinyatakan normal jika nilai probabilitas (sig) > 0,05. Model regresi yang baik adalah model yang memiliki residual berdistribusi normal. Hasil uji normalitas dengan uji Kolmogorov-Sminornov adalah sebagai berikut: Tabel 2 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Sminornov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual N 96 Normal Parametersa,b Mean .0000000 Std. Deviation 2.41465501 Most Extreme Differences Absolute .066 Positive .063 Negative -.066 Test Statistic .066 Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. c. Lilliefors Significance Correction. d. This is a lower bound of the true significance. Sumber: Hasil Olah Data Primer, 2025 Berdasarkan tabel diatas, maka diketahui bahwa nilai signifikansi 0,200 lebih besar dari 0,05 atau 0,200 ≥ 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data yang diuji berdistribusi normal. Analisis Regresi Linier Sederhana Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk mengetahui pengaruh Kinerja Layanan Perpustakaan terhadap Kepuasan Pemustaka. Hasil analisis tersebut adalah sebagai berikut: Tabel 3 Hasil Analisis Regresi Linier Sederhana Coefficientsa Model Unstandardiz ed Coefficients Standa rdized Coeffic ients B t Sig. Std. Error Beta 1 (Constant) 14.64 8 2.309 6.34 4 .000 Kinerja Layanan Perpustakaa n .271 .053 .463 5.06 3 .000 a. Dependent Variable: Kepuasan Pemustaka Sumber: Hasil Olah Data Primer, 2025 Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel diatas, maka dapat diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Ý = ɑ +bX + Ý = 14,648+0,271 Dari persamaan diatas, maka koefisien regresi dapat diartikan sebagai berikut: 1. Nilai constan (ɑ) = 14,648 berarti apabila Kinerja Layanan Perpustakaan bernilai konstan, maka Kepuasan Pemustaka adalah sebesar 14,648. 2. Nilai bX = 0,271 berarti bahwa apabila Kinerja Layanan Perpustakaan mengalami peningkatan satu satuan atau 1% maka akan menyebabkan kenaikan terhadap Kepuasan Pemustaka sebesar 0,271 jika variabel lain dianggap konstan. Uji Hipotesis Uji parsial (Uji t) dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel independen (X) secara parsial terhadap variabel dependen (Y). Hasil analisis sebagai berikut: Tabel 4 Hasil Uji Parsial (Uji t) Coefficientsa Model Unstandardiz ed Coefficients Standa rdized Coeffic ients B t Sig. Std. Error Beta 1 (Constant) 14.64 8 2.309 6.34 4 .000 Kinerja Layanan Perpustakaa n .271 .053 .463 5.06 3 .000 a. Dependent Variable: Kepuasan Pemustaka Sumber: Hasil Olah Data Primer, 2025 Berdasarkan hasil uji t dapat dilihat bahwa Nilai thitung variabel Kinerja Layanan Perpustakaan adalah 5,063 dan ttabel bernilai 1,661 sehingga thitung > ttabel (5,063 > 1,661) dan nilai signifikan (sig.) 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Kinerja Layanan Perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pemustaka, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Uji Koefisien Determinasi (R2) Pengujian koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengukur proporsi atau persentase atas persentase kemampuan model dalam menerangkan variabel terikat.Koefisien determinasi berkisar antar nol sampai satu (0<R2<1). Jika R2 semakin besar (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X) adalah besar terhadap variabel terikat (Y). Hal ini model yang digunakan semakin kuat menerangkan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dan demikian sebaliknya. Adapun hasil dari perhitungan uji koefisien determinansi (R2) dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 5 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .463a .214 .206 2.427 a. Predictors: (Constant), Kinerja Layanan Perpustakaan b. Dependent Variable: Kepuasan Pemustaka Sumber: Hasil Olah Data Primer, 2025 Dari tabel diatas dapat dilihat nilai koefisien determinasi (R2) adalah 0,214 atau 21,40% yang berarti bahwa variabel Kinerja Layanan Perpustakaan sebesar 21,40% berpengaruh terhadap Kepuasan Pemustaka. Hal ini dapat diartikan bahwa 78,60% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan variabel yang tidak diteliti.
Conclusion
Berdasarkan dari hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan maka terdapat kesimpulan berdasarkan Uji Parsial (Uji t) Kinerja Layanan Perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pemustaka Di UPT Perpustakaan Universitas Stikubank Semarang. Dimana nilai thitung Kinerja Perpustakaan 5,063 sedang nilai Signifikansinya 0,000. Selanjutnya berdasarkan Uji Koefisien Determinasi (R2) variabel Kinerja Layanan Perpustakaan sebesar 21,40% memberi pengaruh terhadap variabel kepuasan pemustaka. Saran Adapun saran yang dapat penulis berikan yaitu bagi pihak UPT Perpustakaan Universitas Stikubank Semarang adalah untuk lebih meningkatkan kinerja layanannya. Karena dengan layanan yang bagus maka akan memberikan kepuasan bagi pemustaka. Sehingga akan meningkatkan minat kunjung pemustaka.