Kembali
16
1
2020 Jurnal Pustakawan Indonesia Vol 19 · 2 ISSN 1410-5551

Pemetaan Informasi Sebaran Bidang Ilmu Pada Skripsi Fakultas Kedokteran Hewan Lulusan IPB University Tahun 2015-2019Berdasarkan Standar Universal Decimal Classification: Suatu Kajian Bibliometrika

IPB University; IPB University

Abstrak

Pendahuluan. Kesehatan hewan dan keamanan produk hewan menjadi isu penting saat ini. Peran dokter hewan dalammenjamin kesehatan manusia melalui kesehatan hewan yang dapat menular kepada manusia sangat dibutuhkan. Salahsatu fakultas yang berkaitan dengan keterlibatan masalah kesehatan hewan dan manusia yang berada di Institut Pertanian Bogor adalah Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), telah banyak penelitian-penelitian dasar, terapan maupunstrategis yang dilakukan untuk mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan. Namun sejauh inibelum ada kajian yang dapat memetakan hasil-hasil penelitian sehingga berpotensi terjadinya pengulangan penelitian dantidak meratanya bidang-bidang yang diteliti. Oleh karena itu perlu dilakukan pemetaan terhadap skripsi mahasiswa FKH. Metode dan Pengumpulan Data. Sampel data skripsi Mahasiswa FKH diambil dari pangkalan data repositori IPBselama 5 (lima) tahun yaitu tahun 2015-2019 sebanyak 973 judul penelitian. Analisis Data. Pengelompokan berdasarkan bidang ilmu sesuai dengan standar Universal Decimal Classification (UDC),analisis kata kunci dilakukan menggunakan program VosViewer. Hasil dan Pembahasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa jumlah skripsi Fakultas Kedokteran Hewan tahun 20152019 sebanyak 973 judul . Sub bidang ilmu paling banyak diteliti terkait “Zoologi umum” yaitu sebanyak 591 (60,74%)penelitian, sedangkan paling sedikit adalah sub bidang penelitian terkait “Mikrobiologi industri” sebanyak 3(0,31%)penelitian. Visualisasi keterhubungan kata kunci berdasarkan VosViewer dengan kemunculan minimal 3 kalimenunjukkan 411 item kata kunci, yang terbagi menjadi 15 klaster. Kata kunci paling banyak muncul adalah “Tnamanobat” sebanyak 96 kali dengan keterhubungan 297 hubungan. Kemunculan kata kunci paling sedikit adalah “aedesaegypti” dan “culex” dengan kemunculan sebanyak 3 kali dan total keterhubungan sebanyak 2 hubungan. Produktivitastertinggi dosen pembimbing kurun waktu 2015-2019 menunjukkan jumlah bimbingan terbanyak adalah 55 bimbingan,terdiri dari 36 kali sebagai pembimbing utama dan 19 kali sebagai pembimbing anggota adalah Aryani SisminSatyaningtijas.

Abstract

Introduction. Animal health and animal product safety currently becomes an important issue. The role ofveterinarians in ensuring human health through animal health that can be transmitted to humans is needed. One of the faculties related to this issue at the Bogor Agricultural University is the Faculty of Veterinary Medicine (FKH), which has produced many basic, applied and strategic researches that support sustainablenational development. There is no study that maps the results of research, so that the research repetition andunevenness of the studied areas have the potential to occur. It is necessary to map the student essay refersto the Universal Decimal Classification (UDC) standard. Methods and Data Collection. Data samples taken from IPB repository database for the last 5 (five) years,specifically 2015-2019 as many as 973 research titles. Data analysis. The scope of the study includes grouping data based on the field of science according to theUniversal Decimal Classification (UDC) standard, Keyword analysis using VosViewer program visualization, department distribution analysis, the last is calculation of lecturer productivity in guidingstudent theses. Results and Discussion. The results of the study are number of the Faculty of Veterinary Medicine’ studyin the period 2015-2019 was 973 titles. The most researched sub-fields of science related to "General Zoology" totaled to 591 (60.74%) research, while the least is related to "Industrial microbiology" as much as3 (0.31%) research. VosViewer’s keyword relatedness visualization with at least 3 appearances showing 411keyword items, divided into 15 clusters. The most often used keyword is "Medicinal plants" as much as 96 times with 297 relationships, but the least occurrences are "aedes aegypti" and "culex" as much as 3 timeswith 2 relationships. The highest productivity of supervisors for the 2015-2019 period was achieved by Aryani Sismin Satyaningtijas with a total of 55 mentors, consisting of 36 times as main supervisors and 19times as mentors members.
Keywords: Kesehatan hewan · penyakit hewan · keamanan produk hewan · skripsi mahasiswa · tugas akhir program sarjana

Introduction

Istilah Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) atau Veterinary Public Health (VPH) didunia internasional diperkenalkan pertama kalioleh World Health Organization (WHO) dan Food Agriculture Organization (FAO) padalaporannya the Joint WHO/FAO Expert Groupon Zoonoses pada tahun 1951 (Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, 2014). Selanjutnya Kesmavet didefinisikan oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 tentang Otoritas Veterineryaitu “segala urusan yang berhubungan denganhewan dan produk hewan yang secara langsungatau tidak langsung mempengaruhi kesehatanmanusia” (Kementerian Sekretariat Negara RI,2017). Menurut Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, saat ini masalahkesehatan hewan dan keamanan produk hewanmenjadi isu penting dalam perdagangan internasional dan sering kali menjadi hambatandalam menembus pasar global. Selain itu,pertumbuhan ternak, produksi pakan dan obatobatan menjadi kunci yang sangat penting untukpeningkatan produksi. Sebab, permintaan untukprotein hewani akan terus meningkat seiringdengan peningkatan Produk Domestik Bruto(PDB) per kapita. Status kesehatan hewanmenjadi kunci utama untuk membuka peluangekspor ke negara lain (OkeFinance, 2018). Berkaitan dengan hal kesehatan hewan, perawatan dan penanggulangan penyakit terhadap hewan, maupun penularan penyakit darihewan ke manusia atau sebaliknya (zoonosis)tidak lepas dari tanggung jawab dan keterlibatansumber daya kedokteran hewan. Salah satudisiplin ilmiah yang mempelajari hal tersebut diatas adalah profesi kedokteran hewan. Profesidokter hewan sangat penting keberadaannyakarena bukan hanya sekedar menangani kesehatan hewan dan mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis) tapijuga menjamin keamanan pangan “food safety” yangdihasilkan dari hewan agar dapat di konsumsi olehmanusia dengan aman dan terhindar dari berbagaipenyakit yang disebabkan oleh penyakit hewanyang menular ke manusia seperti flu burung,rabies, taksoplasma, meningitis dan wabah virus Corona COVID-19 yang akhir-akhir ini terjadidan sudah menyebar ke berbagai negara danmenyebabkan banyak korban jiwa. Salah satu fakultas yang berkaitan denganketerlibatan masalah kesehatan hewan danmanusia yang berada di Institut Pertanian Bogoradalah Fakultas Kedokteran Hewan (FKH). Fakultas Kedokteran Hewan IPB merupakan salah satu dari sembilan fakultas yang ada di IPBdan merupakan fakultas kedokteran hewan pertama dan tertua, serta sebagai trend setterpendidikan kedokteran hewan di Indonesia (FKHIPB, 2020). Sebagai fakultas kedokteran hewanyang tertua di Indonesia tentunya IPB telahbanyak menghasilkan penelitian-penelitian dasar,terapan maupun strategis yang mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan. Kegiatan penelitian di perguruan tinggi dilakukanoleh dosen/peneliti dan juga mahasiswa. Dosen/peneliti melakukan kegiatan penelitiandalam rangka melaksanakan tugas dan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,sedangkan bagi mahasiswa kegiatan menelitimerupakan salah satu kewajiban yang harusdipenuhi sebagai salah satu syarat menyelesaikanstudinya di perguruan tinggi. Hasil penelitian yang telah dilakukan olehmahasiswa diantaranya adalah skripsi. Setiapmahasiswa diwajibkan membuat skripsi sesuaidengan topik yang diminati mahasiswa tersebut. Untuk mengetahui mengenai topik-topik ataubidang ilmu yang sudah diteliti/ dilakukan olehmahasiswa khususnya mahasiswa sarjana Fakultas Kedokteran Hewan IPB, maka perlu dilakukan kajian pemetaan hasil penelitian.Ruang lingkupdalam penelitian ini dibatasi hanya pada data tugasakhir atau skripsi yang ditulis oleh mahasiswaprogram sarjana atau strata 1 (S1) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB yang merupakansalah satu syarat dalam menyelesaikan studinya di IPB. Tahun skripsi dibatasi hanya selama 5 tahunyaitu dari tahun kelulusan 2015 sampai dengantahun kelulusan 2019. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui sebaran topik penelitian bidangkedokteran hewan pada tugas akhir (skripsi)mahasiswa program sarjana atau strata 1 (S1)Fakultas Kedokeran Hewan Institut Pertanian Bogor, membuat peta bidang ilmu pada penelitianmahasiswa program sarjana atau strata 1 (S1) pada Fakultas Kedokteran Hewan IPB berdasarkankelompok bidang ilmu dalam standar Universal Decimal Classification (UDC), mengetahuiproduktivitas dosen pembimbing Fakultas Kedokteran Hewan IPB dalam membimbing skripsi mahasiswa S1 selama 5 tahun terakhir(2015 – 2019) dan menampilkan peta jalan (roadmap) penelitian mahasiswa program sarjana ataustrata 1 (S1) Fakultas Kedokteran Hewan IPBselama 5 tahun terakhir (2015-2019). Manfaatpenelitian ini diharapkan dapat menjadi informasidan masukan kepada pimpinan Fakultas dan Departemen di lingkungan Fakultas KedokteranHewan IPB, sebagai bahan evaluasi untuk pemerataan bidang atau objek yang diteliti padaskripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran HewanIPB. Kajian Pustaka Salah satu sifat dasar yang dimiliki olehmanusia adalah rasa ingin tahu. Sifat dasar itulahyang kemudian mendorong manusia untuk selalumencari tahu apa yang ingin diketahuinya. Rasaingin tahu telah menjadi awal dari perkembanganpengetahuan (knowledge), ilmu pengetahuan (science)dan teknologi (technology) (Hadi, 2013). Kemajuansuatu bangsa saat ini sangat ditentukan olehkemampuannya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Karena itu perguruan tinggiharus fokus menghasilkan sumber daya manusiayang melek teknologi, berdaya saing dan inovatif(Kalla, 2017). Tanpa disadari semenjak manusia purba selalu merindukan kebenaran, yang tak lainberupa pengetahuan yang benar. Untuk mencapainya, dapat diterapkan dua pendekatannon ilmiah, dan pendekatan ilmiah. Dalampendekatan non ilmiah sering dijumpai, antaralain ; akal sehat (common sense)’ prasangka, intuisi,kebetulan, pendapat otoritas. Sedangkan dalampendekatan ilmiah dilakukan dengan cara menemukan kebenaran melalui pengalaman, melalui kekuatan nalar, dan menemukan kebenaran melalui penelitian( (Ghoni & Al Mansyur, 2015). Salah satu bentuk karya ilmiahberupa hasil penelitian yang dihasilkan olehmahasiswa diperguruan tinggi yaitu skripsi, tesisdan disertasi. Istilah skripsi, tesis atau disertasi digunakan untuk menunjukkan laporan penelitianyang dibuat guna memenuhi tuntutan kesarjanaan. Skripsi merupakan laporan penelitianyang pada umumnya ditujukan untuk tingkatsarjana strata satu (S1), sedangkan tesismerupakan laporan penelitian yang pada umumnya ditujukan untuk tingkat sarjana stratadua (S2). Sementara itu, untuk laporan penelitiantingkat doktor atau sarjana strata tiga (S3) biasanyamenggunakan istilah disertasi. Ketiga istilahlaporan penelitian ini, yaitu skripsi, tesis, maupundisertasi, menggunakan prinsip-prinsip yangsama. Artinya metode penelitian yang digunakandalam membuat skripsi bisa juga digunakan untuktesis dan disertasi, dan sebaliknya. Perbedaannyaberada pada kedalaman penelitian (Kountur,2007). Menurut Wikipedia, ilmu, sains, atau ilmupengetahuan adalah “seluruh usaha sadar untukmenyelidiki, menemukan, dan meningkatkanpemahaman manusia dari berbagai segi kenyataandalam alam manusia” (Wikipedia, 2017). Di perpustakaan ilmu tersebut dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompokbidang ilmu untuk memudahkan penyimpanandan penemuan kembali informasi. Di lingkunganperpustakaan dikenal beberapa standar pengelompokan bidang ilmu seperti antara lain:(a) Dewey Decimal Classification, (b) Universal Decimal Classification, (c) Library of Congress Classification, (d)International Classification for Standard, (e) Agricultural Science and Technology Information (AGRIS)classification, dan lain-lain. Sebagian besarperpustakaan di Indonesia menggunakan standarklasifikasi Dewey Decimal Classification atau yangdikenal dengan DDC dan sebagian lagi, terutama perpustakaan bidang kekhususan, menggunakan Universal Decimal Classification atau UDC. Institut Pertanian Bogor merupakan jenis perpustakaanperguruan tinggi yang memiliki kekhususan dibidang pertanian. Oleh karena itu PerpustakaanIPB menggunakan Universal Decimal Classification. Hal yang berkaitan dengan cabang ilmu Kedokteran Hewan di dalamnya termasuk anatomi dan fisiologi hewan, farmakologi,penyakit hewan, embriologi hewan, patologi dantersebar juga di beberapa kelompok atau kelas. Penyebaran kelas yang berkaitan dengan ilmukedokteran hewan terdapat di kelas 59 dan 63. Dikelas 59 yang merupakan kelas besar ilmuzoologi, di bawahnya tersebar lagi menjadi subkelas kecil yang lebih rinci sehingga cakupansubyeknya lebih spesifik. Sedangkan kelas 63 adailmu kehewanan dan penyakit hewan serta berbagai macam hewan peliharaan. Di kelas 63juga terdapat kelas yang lebih kecil yang lebihspesifik yang tentunya apabila ditambahkannotasinya akan lebih panjang. Berdasarkan uraian di atas terdapat beberapa penelitain sejenis yang pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian sejenis dilakukanpada tahun 2019 oleh Ratnaningsih dan Aat Atnah dengan judul Pemetaan Bidang Ilmu Pada Skripsi Fakultas Ekologi Manusia Lulusan Tahun2014-2018 Berdasarkan Standar Universal DecimalClassification (Ratnaningsih & Atnah, 2019). Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Jumlahpenelitian skripsi mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia IPB selama lima tahun terakhir (20142018) berjumlah 1.814 judul penelitian. Jumlahtersebut terdiri atas skripsi mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat sebanyak 764 judulpenelitian (42%), kemudian Departemen SainsKomunikasi dan Pengembangan Masyarakat sebanyak 677 judul penelitian (37%), dan yangterakhir adalah Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen sebanyak 373 judul penelitian (21 %);(2) Hasil penelitian mahasiswa Strata 1 Fakultas Ekologi Manusia yang tertinggi di Departemen Gizi Masyarakat yang banyak di teliti adalah Konsumsi Pangan (223 judul); Status Gizi (147judul) dan Pengetahuan Gizi (150 judul). Untukbidang lainnya, dapat dijadikan peluang untukdijadikan bidang penelitian; (3) Dosen pembimbing yang paling produktif membimbingmahasiswa selama kurun waktu 2014-2018 adalah M Rizal Martua Damanik sebanyak 54 bimbinganmahasiswa. Penelitian sejenis kedua adalah penelitian yang dilakukan oleh Saleh dan Himawan dengan judul “Pemetaan Informasi Sebaran Bidang Ilmu pada Penelitian Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPBLulusan Tahun 2014-2018 Berdasarkan Standar Universal Decimal Classification” (Saleh & Himawan,2019). Penelitian ini menyimpulkan antara lain: (1)Bidang yang menjadi penelitian mahasiswa FPIKterdiri dari dua kelompok besar yaitu bidang yangterkait komoditas perikanan (sebanyak 546 judulatau 29,90%) dan bidang non-komoditas perikanan (sebanyak 1280 judul atau 70,10%); (2)Penelitian terkait komoditas perikanan terdiri darimengenai komoditas ikan (sebanyak 347 penelitian atau 63,55%) dan komoditas non-ikan(sebanyak 199 penelitian atau 36,45%); (3)Ikan lele merupakan jenis ikan yang terbanyak menjadi obyek penelitian pada kelompok penelitian tentang ikan air tawar yaitusebanyak 64 penelitian, sedangkan ikan baung,lelawak, uceng, dan tambakan merupakan jenisikan yang paling sedikit diteliti yaitu masingmasing hanya 1 penelitian. Sedangkan pada jenisikan laut/payau, ikan sidat merupakan ikan yangpaling banyak diteliti (21 penelitian). Ikanbaronang dan swanggi merupakan ikan yangpaling sedikit diteliti. Bahkan banyak ikan-ikanendemik Indonesia yang belum dijadikan obyekpenelitian; (3) Dosen paling produktif membimbing adalah Agoes Mardiono Jacoeb dengan jumlah bimbingan sebanyak 81 mahasiswa. Jumlah ini terbagi menjadi sebagaipembimbing utama 24 mahasiswa bimbingan,dan sebagai pembimbing anggota sebanyak 57mahasiswa bimbingan.

Method

Metode penelitian merupakan cara ilmiahuntuk mendapatkan data dengan tujuan dankegunaan tertentu. Cara ilmiah yaitu cara yangrasional, empiris dan sistematis. Berdasarkan jenisdata dan analisis, ada tiga macam metode, yaitumetode penelitian kuantitatif, kualitatif dankombinasi (mixed methods). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed methods) yangmenggabungkan antara metode kuantitatif dan metode kualitatif untuk digunakan secarabersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian,sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif,valid, reliabel dan obyektif. Terdapat perbedaanantara metode penelitian kuantitatif, kualitatif dankombinasi. Metode kuantitatif dapat diartikan sebagaimetode penelitian yang berlandaskan pada filsafatpositivisme, digunakan untuk meneliti padapopulasi atau sampel tertentu, pengumpulan datamenggunakan instrumen penelitian, analisis databersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untukmenguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sedangkan metode kualitatif adalah metodepenelitian yang berlandaskan pada filsafatpostpositivisme, digunakan untuk meneliti padakondisi obyek yang alamiah, hasil penelitiankualitatif lebih menekankan makna dari padageneralisasi. Penelitian kombinasi merupakan penelitian dimana peneliti mengumpulkan danmenganalisis data, mengintegrasikan temuan, danmenarik kesimpulan secara inferensial denganmenggunakan dua pendekatan atau metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam satustudi (Sugiyono, 2013). Hasil pengamatan danwawancara dalam penelitian ini menggunakananalisis deskriptif. Secara konseptual menurut Nasution analisis deskriptif ini merupakanmetode untuk menggambarkan data yang dikumpulkan secara sederhana. Penyajiannyadapat berupa tabel atau grafik termasuk jugaperhitungan rata-rata, standar deviasi dansebagainya (Nasution & Usman, 2008).

Result & Discussion

Mahasiswa FKH IPB Kajian ini mengidentifikasi skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)IPB selama kurun waktu lima tahun yaitu daritahun 2015 sampai dengan tahun 2019. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh skripsimahasiswa FKH sebanyak 973 judul. Skripsitersebut merupakan skripsi yang diperoleh daritiga departemen yang berada di Fakultas Kedokteran Hewan yaitu: Departemen Anatomi Fisiologi dan Farmakologi (AFF), Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet (IPHK),dan Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi(KRP) . Sebaran jumlah skripsi mahasiswamenurut departemen tersebut dapat dilihat padatabel 1 berikut. Tabel 1 Sebaran Skripsi Menurut Departemen pada Fakultas Kedokteran Hewan IPBLulusan Tahun 2015-2019 Sebaran jumlah penelitian (skripsi) mahasiswa FKH selama lima tahun (2015-2019) dari ke tigadepartemen tersebut terlihat pada gambar 1berikut. No. Departemen Tahun Jumlah 2015 2016 2017 2018 2019 1 AFF 43 54 64 48 63 272 2 IPHK 53 73 63 65 74 328 3 KRP 73 79 68 82 71 373 Jumlah 169 206 195 195 208 973 Gambar 1 Sebaran Jumlah Penelitian Skripsi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB pada TigaDepartemen Selama Tahun 2015-2019 Dari gambar di atas dapat dilihat bahwadari total penelitian skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan selama kurun waktu 20152019 terdapat sebanyak 973 penelitian (skripsi), dimana penelitian terbanyak adalah pada tahun2019 yaitu sebanyak 208 penelitian (21,30.%). Sedangkan jumlah penelitian kedua terbanyakadalah pada tahun 2016 yaitu sebanyak 206penelitian (21,17%), kemudian tahun 2017 yaitusebanyak 195 penelitian (20,04%), tahun 2018jumlah penelitian yang dihasilkan sama dengantahun 2017 yaitu sebanyak 195 penelitian(20,04%) dan yang paling sedikit adalah padatahun 2015 yaitu sebanyak 169 penelitian(17,36%). Sebaran penelitian skripsi FKH lulusantahun 2015-2019 menurut departemen dapatdilihat pada gambar 2 berikut. Gambar 2 Sebaran Penelitian Skripsi Mahasiswa FKH IPB Lulusan Tahun 2015-2019 MenurutKelompok Departemen Dari gambar 2 tersebut terlihat bahwa penelitian skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB selama kurun waktu lima tahun(2015-2019) secara keseluruhan berjumlah 973penelitian, penelitian terbanyak adalah yangdilakukan oleh departemen KRP yaitu sebanyak373 penelitian (38,33%), diikuti oleh departemen IPHK sebanyak 328 penelitian (33,71%), danyang terakhir oleh departemen AFF sebanyak 272penelitian (27,95%). Perincian produktivitas departemen dalammemproduksi atau menghasilkan skripsi mahasiswanya selama lima tahun (2015-2019)dapat dilihat pada gambar 3 seperti berikut. 0 50 100 150 200 250 300 350 400 AFF IPHK KRP Gambar 3 Produktivitas Departemen Penghasil Skripsi Mahasiswa Strata 1 Fakultas Kedokteran Hewan IPB Selama Tahun 2015-2019Sebaran Bidang Ilmu Sebaran bidang ilmu yang terdapat dalampenelitian mahasiswa FKH IPB selama kurunwaktu 5 tahun (2015-2019), dalam rangkapenyusunan skripsinya berada di dua wilayahkelompok keilmuan utama menurut UDC Daringyaitu kelompok ilmu-ilmu murni dan ilmupengetahuan alam (kelas 500) dan kelompok ilmuterapan (kelas 600). Grafik pada gambar 4 memperlihatkan komposisi penelitian dari kedua kelompokkeilmuan tersebut. Gambar 4 Sebaran Penelitian Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB Menurut Kelompok BidangIlmu Utama UDC Selama Tahun 2015-2019 Gambar 4 memperlihatkan bahwa sebagian besar mahasiswa meneliti bidang yangterkait dengan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam yaitu dengan jumlah penelitian sebanyak682 (70,09%). Bidang ilmu tersebut memangsangat berkaitan erat dengan bidang ilmu yang adadi lingkungan Fakultas Kedokteran Hewan. Seperti diketahui bahwa dalam UDC, bidangkedokteran hewan sebagian besar berada padakelompok atau kelas 500 yaitu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Selanjutnya dalambidang Ilmu Terapan, Kedokteran dan Teknologijumlah mahasiswa yang meneliti bidang tersebutsebanyak 291 penelitian (29,90%) dalam UDCbidang ilmu tersebut dikelompokkan atau masukdalam kelas 600. Sebaran sub bidang ilmu berdasarkan UDC yang terdapat pada skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB dapat dilihatpada Tabel 2 berikut. Tabel 2 Sebaran Jumlah Sub Bidang Ilmu pada Skripsi FKH IPB Berdasarkan Universal Decimal Classification (UDC)Kelas Bidang Ilmu Jumlah 570 Ilmu-ilmu hayati pada umumnya 4 579 Mikrobiologi 87 591 Zoologi umum 591 614 Kesehatan dan kebersihan masyarakat, Pencegahan kecelakaan 40615 Farmakologi. Therapeutics. toksikologi 41616-08 Pengobatan (perawatan).Termasuk: Perawatan pasien. Keperawatan. perlakuan operasi. Teknik 11 633 Tanaman budidaya dan produksinya 92636 Peternakan dan pengembangbiakan ternak secara umum. Pemeliharaan ternak. Pembibitan hewan domestik 25637 Produk hasil ternak dan permainan 10638 Pemeliharaan, pengembangbiakan dan pengelolaan serangga danarthropoda lainnya 12 663 Mikrobiologi industri. Mikologi industri. Zimurgi, termasukfermentasi. Industri minuman ringan. Industri minuman perangsang 3665 Minyak.Lemak. Lilin. Gom. Resin. 4681 Mekanisme dan instrumen presisi 53Jumlah 973 Sebaran jumlah sub bidang ilmu berdasarkan skema klasifikasi UDC yang terdapatdalam skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan selama kurun waktu lima tahun (20152019) dapat dilihat juga pada Gambar 5. Dari gambar tersebut di atas dapat dilihatbahwa penelitian terbanyak yang telah dilakukanoleh mahasiswa FKH IPB selama kurun waktulima tahun (2015-2019) adalah penelitian terkait“Zoologi umum” kelas UDC (591) yaitu sebanyak 591 judul penelitian atau sebesar60,74%. Sedangkan penelitian terkait “Mikrobiologi industri. Mikologi industri. Zimurgi, termasuk fermentasi, dan yang adahubungannya” kelas UDC (663) berada di urutanterakhir atau paling sedikit yaitu sebanyak 3penelitian atau 0,31%. Gambar 5 Sebaran Jumlah Sub Bidang Ilmu pada Skripsi FKH IPBBerdasarkan Universal Decimal Classification (UDC)Sebaran bidang ilmu pada penelitian mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPBselama lima tahun (2015-2019) secara lebih rincimenurut UDC tingkat sub sub bidang ilmu dapatdilihat pada Tabel 3 di bawah ini.Tabel 3 Sebaran Sub-sub Bidang Ilmu pada Skripsi FKH IPB Selama Tahun 2015-2019Berdasarkan UDC Kelas Bidang Ilmu Jumlah 57.08 Teknik biologi, metode dan perlengkapan percobaan pada umumnya. Termasuk: Spesimen. Teknik laboratorium dan museum. Nekropsi. Pembedahan 4 579.6 Mikrobiologi terapan. Termasuk: Mikrobiologi kesehatan, perternakan,sanitari, pertanian. Mikrobiologi kosmos. Mikrobiologi ruang 87591.1 Fisiologi hewan. Termasuk: Fungsi darah dan jantung.Pernafasan, bernafas. Gizi. Pertumbuhan. Reproduksi. Kebakaan.Lokomosi. Sistem saraf. Indera 267591.2 Penyakit hewan bukan piaraan. Patologi hewan 135591.3 Embriologi hewan. Ontogeni hewan. Perkembangan masing-masingorganisme 9 591.4 Studi organ hewan. Organologi hewan. Anatomi hewan. Zootomi 70591.5 Kebiasaan hewan. Sifat hewan. Ekologi. Etologi. Hewan dan lingkungan. Bionomi. Termasuk: Psikologi hewan. Kecakapan hewan. Insting 46591.6 Zoologi ekonomi. Zoologi terapan. Termasuk: Pendayagunaan binatang(misalnya untuk mengendalikan tumbuhan atau hewan lain). hewanpengganggu 3 591.8 Histologi hewan. Termasuk: Sel dan struktur jaringan 61614.3 Pengawasan dan pengendalian kebersihan. Termasuk: Pengawasan makanan,obat-obatan 4 614.9 Kesehatan hewan. Kebersihan hewan 36615.2 Obat menurut daya utamanya 38 615.8 Fisioterapi. Terapi fisik. Radioterapi. Rawat terapeutik nonmedik lainnya. 3616-08 Pengobatan (perawatan).Termasuk: Perawatan pasien. Keperawatan. perlakuan operasi. Teknik 11 633.8 Tanaman budidaya dan produksinya 92636.08 Peternakan dan pengembangbiakan ternak secara umum. Pemeliharaan ternak. Pembibitan hewan domestik 25 637 Produk hasil ternak dan permainan 10638 Pemeliharaan, pengembangbiakan dan pengelolaan serangga dan arthropodalainnya 12 663.1 Mikrobiologi industri. Mikologi industri. Zimurgi, termasuk fermentasi. Industri minuman ringan. Industri minuman perangsang 3665 Minyak.Lemak. Lilin. Gom. Resin. 4681.5 Mekanisme dan instrumen presisi 53Jumlah 973 Sedangkan sebaran Sub-sub bidang ilmu pada penelitian skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB secara lebih rinci selamalima tahun (2015-2019) berdasarkan Universal Decimal Classification (UDC) dapat dilihat jugapada Gambar 6 di berikut ini. Gambar 6 Sebaran Jumlah Sub-sub Bidang Ilmu pada Penelitian Skripsi FKH IPB Lulusan Tahun 2015-2019 Berdasarkan Universal Decimal Classification (UDC)Gambar diatas memberikan informasi mengenai sebaran bidang ilmu pada penelitianmahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPBselama lima tahun (2015-2019) secara lebih rincimenurut UDC tingkat sub sub bidang ilmu. Darigambar tersebut dapat dilihat bahwa bidang ilmuyang paling banyak diteliti oleh mahasiswa FKHIPB selama lima tahun (2015-2019) adalah bidangilmu terkait dengan Fisiologi hewan dengan kelasUDC (591.1) yaitu sebanyak 267 (27,44%). Fisiologi hewan itu sendiri didalamnya meliputiFungsi darah dan jantung.Pernafasan, bernafas. Gizi. Pertumbuhan. Reproduksi. Kebakaan.Lokomosi. Sistem saraf. Indera. Penelitian terkait dengan bidang ilmu “Fungsidarah dan jantung” yaitu sebanyak 195 penelitian,dan selebihnya penelitian terkait bidang ilmu“Reproduksi” yaitu sebanyak 72 penelitian. Pada urutan kedua bidang ilmu yang paling banyak diteliti oleh mahasiswa terkaitdengan penelitiannya adalah “Penyakit hewan”dengan kelas UDC (591.2) yaitu sebanyak 135penelitian. Penelitian terkait dengan bidang ilmutersebut terdiri dari berbagai penyakit hewan yangdisebabkan oleh infeksi parasit, cendawan, bakteridan cacing. Sedangkan pada urutan ketiga penelitianterkait dengan bidang ilmu yang banyak ditelitioleh mahasiswa adalah mengenai “Tanamanobat” dengan kelas UDC (633.8) dengan jumlahpenelitian terkait bidang ilmu tersebut yaitusebanyak 92 penelitian. Penggunaan tanamanobat bagi hewan bukan saja dapat digunakansebagai suplemen pakan ternak namun dapat jugaberkasiat sebagai obat. Dalam penelitiannyaterkait dengan bidang ilmu mengenai “Tanamanobat” mahasiswa lebih banyak meneliti tentangmanfaat tanaman obat atau jamu bagi kesehatanhewan dan penyembuhan berbagai penyakit. Disamping karena tanaman obat ini mudahdidapat dan berkhasiat obat, pemanfaatantanaman obat juga dapat menekan harga obatobatan yang terlalu mahal. Sedangkan bidang ilmu yang paling sedikitditeliti oleh mahasiswa adalah yang berkaitandengan bidang ilmu “Industri mikrobiologi”,“Fisioterapi”, dan “Zoologi ekonomi”. Peta Bibliometrik Kata KunciBerdasarkaan VosViewer Kata kunci atau keyword merupakan sebuah kata yang terdapat dalam suatu dokumenyang menggambarkan isi dari dokumen yang kitacari. Kata kunci dalam suatu karya ilmiah sangatdiperlukan sehingga koleksi tersebut mudahditelusuri dan dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dalambidang ilmu yang sama. Penentuan kata kunci bisadilakukan berdasarkan pedoman khusus katakunci ataupun ditentukan sendiri oleh penulis ataupengelola perpustakaan. Basis data skripsi yangada di Perpustakaan IPB menggunakan kata kunciyang dibuat sendiri oleh penulis berdasarkankemampuan masing-masing dalam menggambarkan skripsinya. Tidak pahamanpenulis terhadap cara penentuan kata kuncimengakibatkan banyaknya kata kunci yang tidaktepat dan tidak sesuai dengan standar yangberlaku. Untuk menertibkan kata kunci yang tidaksesuai maka dilakukan penyaringan denganmembuang kata kunci yang tidak tepat danmenambahkan kata kunci yang berasal dari Skema Klasifikasi Universal Decimal Classification (UDC)sehingga lebih terkontrol. Kata kunci yang sudah disesuaikan selanjutnya dianalisa menggunakan VosVieweruntuk mendapatkan visualisasi keterkaitan antarakata kunci yang satu dengan lainnya. Visualisasiyang dihasilkan akan menggambarkan banyaknyajaringan antar kata kunci dan kepadatankemunculan kata kunci dari setiap item. Berdasarkan hasil pengolahan VosViewer makadiperoleh gambaran sebagai berikut: 1. Jumlah kata kunci yang sudah digabungkanseluruhnya sebanyak 411 kata kunci dengantotal kemunculan sebanyak 2.583 kata kunci. 2. Minimum kemunculan kata kunci sebanyak 3kali. 3. Jumlah klaster yang terbentuk dari keseluruhan kata kunci sebanyak 15 klaster. Klaster terbesar yaitu klaster 1 terdiri dari 49item kata kunci sedangkan klaster terkecil yaituklaster 15 terdiri dari 11 item kata kunci. 4. Kata kunci paling banyak muncul adalah“tanaman obat” dengan kemunculan sebanyak 96 kali dan total keterhubungansebanyak 297 hubungan 5. Kata kunci paling sedikit muncul adalah“aedes aegypti” dan “culex” dengan kemunculan sebanyak 3 kali dan total keterhubungan sebanyak 2 hubungan Visualisasi Network Peta Kata Kunci atau Co-Word Hasil visualisasi network peta co-wordperkembangan penelitian mahasiswa di Fakultas Kedokteran Hewan IPB terlihat seperti padaGambar 7 di bawah ini. Gambar 7 Network Peta Co-word dengan Batasan Kemunculan 3 Kali pada Skripsi Lulusan Fakultas Kedokteran Hewan IPB Tahun 2015-2019 Gambar 7 menunjukkan gambaranjaringan peta co-word kata kunci dengan batasankemunculan sekurang-kurangnya 3 kali. Bentukbulatan menunjukkan banyaknya kemunculankata kunci yang digunakan. Semakin besar bulatanartinya semakin banyak kata kunci muncul. Sebaliknya semakin kecil bulatan artinya semakinsedikit kemunculan kata kunci tersebut. PadaGambar 7 tampak bulatan paling besar menunjukkan kata kunci “tanaman obat”, artinyakata kunci tersebut muncul paling banyak munculdibandingkan kata kunci lainnya Keterkaitan di antara kata kunci ditunjukkan dengan garis yang menghubungkanmasing-masing kata kunci. Garis yang terbentukbisa menghubungkan satu bulatan dengan bulatanlainya dari warna yang berbeda. Perbedaan warnadari setiap bulatan menunjukkan asal klaster darikata kunci tersebut. Jaringan antar klaster sangatmemungkinkan terjadi seperti pada visualisasiberikut: Gambar 8 Network Peta Co-word Antar Cluster pada Skripsi Lulusan Fakultas KedokteranHewan IPB Tahun 2015-2019 Visualisasi pada Gambar 8 menunjukkan adanya hubungan keterkaitan di atara kata kuncidari klaster yang berbeda. Kata kunci “tanamanobat” merupakan kata kunci dengan kemunculandan keterkaitan paling tinggi. Bulatan merah“tanaman obat terhubung dengan bulatan biru“bakteri” artinya kata kunci tersebut memilikiketerkaitan dengan kata kunci lainnya dari klasteryang berbeda. Visualisasi Density Peta Co-Word Cara lain untuk melihat peta kata kunciadalah dengan visualisasi densiti atau kepadatankemunculan kata kunci. Kepadatan kata kunciditunjukkan dengan menggunakan warna. Semakin sering kemunculan kata kunci makakepadatannya semakin tinggi dan warna yangdihasilkan akan semakin jelas. Begitu jugasebaliknya, semakin pudar warna yang ditunjukkan artinya kemunculan kata kuncisemakin kecil dan kepadatannya semakin rendah. Gambar 9 Visualisasi Density (density visualization) Peta Co-word pada Penelitian Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPBTahun 2015-2019 Gambar 9 menunjukkan warna kuning paling terang pada kata kunci “tanaman obat”,artinya kata kunci tersebut merupakan kata kuncidengan kemunculan terbanyak dan kepadatantetinggi diantara kata kunci lainnya. Padavisualisasi ini tidak nampak pengelompokkanklaster dari setiap kata kunci. Perbedaan warnahanya menunjukkan kepadatan kata kunci yangdiukur dari jumlah kemunculannya. Produktivitas Dosen Pembimbing Berdasarkan hasil kajian mengenai produktivitas dosen pembimbing pada skripsimahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPBselama lima tahun terakhir (2015-2019) dapatdiketahui bahwa dosen pembimbing palingproduktif adalah Aryani Sismin Satyaningtijasdengan jumlah bimbingan sebanyak 55 bimbingan. Sebanyak 36 bimbingan sebagaipembimbing utama, dan 19 bimbingan sebagaipembimbing anggota. Tabel 4 menyajikansepuluh dosen pembimbing paling produktifdalam membimbing skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB selama periode 20152019. Tabel 4 Sepuluh Dosen Pembimbing Paling Produktif dalam Membimbing Skripsimahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPBSelama Kurun Waktu 2015-2019 No. Nama Pembimbing Pembimbing Utama Pembimbing Anggota Jumlah 1 Aryani Sismin Satyaningtijas 36 19 552 Koekoeh Santoso 38 15 53 3 Deni Noviana 33 19 52 4 Umi Cahyaningsih 33 14 47 5 Anita Esfandiari 23 23 46 6 Andriyanto 24 21 45 7 Sri Murtini 30 13 43 8 Gunanti 20 20 40 9 Usamah Afiff 22 16 38 10 Hera Maheshwari 12 22 34 Posisi dosen pembimbing paling produktif kedua adalah Koekoeh Santoso denganjumlah bimbingan sebanyak 53 bimbingan. Sebanyak 38 bimbingan sebagai pembimbingutama, dan 15 bimbingan sebagai pembimbinganggota. Sedangkan posisi ketiga dosenpembimbing paling produktif adalah Deni Noviana dengan jumlah bimbingan sebanyak 52bimbingan. Sebanyak 33 bimbingan sebagaipembimbing utama, dan 19 bimbingan sebagaipembimbing anggota. Informasi mengenai sepuluh pembimbing utama paling produktif selama kurun waktu 20152019 disajikan pada Gambar 10 berikut ini. Gambar 10 Daftar Sepuluh Pembimbing Utama Paling Produktif pada Skripsi Mahasiswa FKHIPB Selama Kurun Waktu 2015-2019 Jika dilihat dari gambar diatas maka produktifitas dosen pembimbing utama yangpaling produktif adalah Koekoeh Santoso denganjumlah bimbingan sebanyak 38 bimbingan. Selanjutnya diikuti oleh Aryani Sismin Satyaningtijas dengan jumlah bimbingansebanyak 36 bimbingan. Menyusul Umi Cahyaningsih dan Deni Noviana berada denganjumlah yang sama yaitu sebanyak 33 bimbingan. Selanjutnya Sri Murtini dengan jumlah bimbingansebanyak 30 bimbingan. Pada urutan berikutnyaadalah Andriyanto, Anita Esfandiari, Usamah Afiff, Gunanti dan Hera Maheswari denganjumlah bimbingan sebanyak 24, 23, 22, 20 dan 12bimbingan. Gambar 11 berikut adalah informasimengenai produktifitas pembimbing anggota. Gambar 11 Daftar Sepuluh Pembimbing Anggota Paling Produktif pada Skripsi Mahasiswa FKH IPBSelama Kurun Waktu 2015-2019 Gambar di atas menyajikan informasi mengenai produktivitas dosen pembimbinganggota yang paling produktif yang pertamaadalah Anita Esfandiari dengan jumlah bimbingan sebanyak 23 bimbingan. Kemudiandisusul oleh Hera Maheswari dengan jumlahbimbingan sebanyak 22 bimbingan. MenyusulAndriyanto dan Gunanti masing-masing sebanyak 21 dan 20 bimbingan. Selanjutnya Deni Noviana dan Aryani Sismin Satyaningtijas dengan13 14 15 16 19 19 20 21 22 23 0 10 20 30 Sri Murtini Umi Cahyaningsih Koekoeh Santoso Usamah Afiff Aryani Sismin… Deni Noviana Gunanti Andriyanto Hera Maheshwari Anita Esfandiari Pembimbing Anggota Pembimbing Anggota jumlah yang sama yaitu masing-masing sebanyak19 bimbingan. Pada urutan berikutnya adalahUsamah Afiff, Koekoeh Santoso, Umi Cahyaningsih dan Sri Murtini dengan jumlahbimbingan sebanyak 16, 15, 14 dan 13 bimbingan.

Conclusion

Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan dapat diperoleh beberapa kesimpulansebagai berikut: 1. Jumlah penelitian skripsi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB selama lima tahunterakhir (2015-2019) berjumlah 973 judulpenelitian. Jumlah tersebut terdiri atas skripsimahasiswa Departemen Anatomi Fisiologidan Farmakologi (AFF) sebanyak 272 judulpenelitian (27,95.%), Departemen IlmuPenyakit Hewan dan Kesmavet (IPHK) sebanyak 328 judul penelitian (33,71%), dan Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi(KRP) sebanyak 373 judul penelitian (38,33%). 2. Berdasarkan tahun kelulusan, jumlah skripsiterbanyak berada pada tahun 2019 yaitusebanyak 208 judul, kemudian diikuti tahun2016 sebanyak 206 judul, tahun 2017 dan2018 berjumlah sama yaitu masing-masingsebanyak 195 judul, dan yang paling sedikitadalah pada tahun 2015 yaitu berjumlah 169judul. 3. Penelitian mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB selama 2015-2019 meliputi duakelompok utama UDC yaitu bidang “Matematika, IPA” sebanyak 682 dan “Ilmuterapan, kedokteran, dan teknologi” sebanyak291 judul penelitian. 4. Topik kajian paling banyak diteliti adalah“Zoologi umum” dengan jumlah penelitiansebanyak 591 judul penelitian, sedangkan yangpaling sedikit adalah topik terkait “Mikrobiologi industri” termasuk didalamnyamengenai fermentasi dan khamir sebanyak 3judul penelitian. 5. Analisis kata kunci menggunakan Vosviewerversi 1.6.1.5 dengan minimum kemunculankata kunci sebanyak 3 kali. Jumlah klaster yangterbentuk dari keseluruhan kata kuncisebanyak 15 klaster. Klaster terbesar yaituklaster 1 terdiri dari 49 item kata kuncisedangkan klaster terkecil yaitu klaster 15terdiri dari 11 item kata kunci. 6. Kata kunci yang paling sering muncul adalah“tanaman obat” dengan jumlah kemunculansebanyak 96 kali dan total keterhubungansebanyak 297 hubungan. Sedangkan katakunci paling sedikit muncul adalah “aedesaegypti” dan “culex” dengan kemunculansebanyak 3 kali dan total keterhubungansebanyak 2 hubungan. 7. Dosen pembimbing utama paling produktifadalah Koekoeh Santoso dengan jumlahbimbingan sebanyak 38 bimbingan. Sedangkan sebagai dosen pembimbing anggota paling produktif adalah AnitaEsfandiari dengan jumlah bimbingan sebanyak 23 bimbingan.