Pemetaan Informasi Sebaran Bidang Ilmu Pada Skripsi Fakultas Pertanian Lulusan IPB University Tahun 2015-2019 Berdasarkan Standar Universal Decimal Classification: Suatu Kajian Bibliometrika
IPB University; IPB University; IPB University
Abstrak
Pendahuluan. Modal dasar dari kekayaan alam Indonesia merupakan potensi yang sangat penting dalammeningkatkan produktivitas khususnya komoditas pertanian. Sesuai dengan NawaCita Presiden Joko Widodo,Kementerian Pertanian telah mencanangkan “Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045. Untuk itupemangku kebijakan bisa memanfaatkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian IPB university sebagai perguruan tinggi terdepan dengan berbagai bidang ilmu pertanian. Untukmengetahui bidang ilmu yang pernah dan belum pernah diteliti, maka penelitian ini dilakukan. Metode dan Pengumpulan Data. Kajian ini menggunakan sampel berasal dari skripsi Fakultas Pertanian IPBUniversity lulusan tahun 2015 – 2019 (lima tahun) sebanyak 2.135 judul penelitian. Analisis Data. Pemetaan menggunakan standar Klasifikasi UDC, Tabel dianalisis secara deskriptif dan dipetakanmenggunakan VosViewer. Hasil dan Pembahasan. Bidang ilmu yang paling banyak diteliti adalah pemupukan, nutrisi tanah dan hormontumbuh 330 judul penelitian. Sedangkan yang terkait dengan komoditas padi, kelapa sawit dan jagung. Analisis katakunci atau co-word menggunakan VosViewer pada penelitian mahasiswa ini terbagi menjadi 16 kluster dengan klusterterbesar terdiri dari 92 kata kunci. Dosen pembimbing utama paling produktif adalah Afra Donatha Nimia Makalew(32 mahasiswa). Selanjutnya Dosen pembimbing anggota adalah Syaiful Anwar (35 mahasiswa). Kesimpulan. Bidang ilmu pemupukan, nutrisi tanah dan hormon tumbuh paling banyak diteliti, sedangkan terkaitkomoditas adalah tanaman padi, kelapa sawit dan tanaman jagung. Dosen pembimbing utama paling produktifadalah Afra Donatha Nimia Makalew (32 mahasiswa) Selanjutnya Dosen pembimbing anggota adalah SyaifulAnwar (35 mahasiswa).
Abstract
Introduction. The basic capital of Indonesia's natural wealth is a very important potential inincreasing productivity, especially agricultural commodities. In accordance with President Joko Widodo's NawaCita, the Ministry of Agriculture has declared "Indonesia Towards a World Food Barn in 2045. For this reason, policy makers can take advantage of research results thathave been carried out by students of the Faculty of Agriculture of IPB University as a leadinguniversity with various fields of agricultural science. To find out the fields of science that havebeen and have not been studied, this research was carried out. Methods and Data Collection. This study uses samples from the thesis of the Faculty of Agriculture, IPB University graduates from 215 – 2019 (five years) as many asw 2135 researchtitles. Data analysis. Mapping using the UDC Classification standard, the table was analyzeddescrioptively and mapped using VosViewer. Results and Discussion. The fields of science that are most widely researched arefertilization, soil nutrition and growth hormones 330 research titles. Meanwhile, thecommodities related to rice, oil palm and corn crops. Keyword or co-word analysis using VosViewer in this student research is divided into 16 clusters with the largest cluster consistingof 92 keywords. The most productive main supervisor is Afra Donatha Nimia Makalew (32students). Furthermore, the member supervisor is Syaiful Anwar (35 students). Conclusion. The fields of fertilization, soil nutrition and growth hormones are the moststudied, while those related to commodities are rice, oil palm and corn plants. The mostproductive main supervisor is Afra Donatha Nimia Makalew (32 students). Furthermore, themember supervisor is Syaiful Anwar (35 students).
Keywords:
ilmu Pertanian
· pemetaan informasi bidang pertanian
· skripsi mahasiswa
· tugas akhir programsarjana
Introduction
Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang terletakdi daerah tropis dengan sejuta potensi, baik daratmaupun lautan, memiliki tanah subur yang sangatluas, mengalami hujan yang cukup lebat dan sinarmatahari yang selalu ada di sepanjang waktu. Potensi ini merupakan modal dasar yang sangatpenting untuk meningkatkan kegiatan usaha darikomoditas pertanian, sehingga peluang ekonomidari berbagai produk bidang pertanian tropissangat berpotensi besar, terutama padi, jagung,kedelai, cabai, bawang merah, gula, buah-buahan,kelapa sawit, singkong, kopi, kakao, rempahrempah dan komoditas pertanian lainnya. Denganberbekal modal dasar yang sangat melimpah makaseluruh elemen masyarakat dapat berperan aktifuntuk memajukan pertanian dan mensejahterakan petani seperti yang disampaikan oleh Menteri Pertanian dalam pidato pada Hari Pangan Sedunia 02 November 2019 di Konawe, Sulawesi Tenggara. Beliau menegaskan bahwa masalahpertanian merupakan tanggung jawab semuapihak. Visi pemerintahan Presiden Joko Widodo seperti yang tertuang dalam NawaCita, berkomitmen mewujudkan kemandirian ekonomi dengan mengutamakan sektor strategisekonomi domestik, di mana sektor pertanianmenjadi titik berat dalam mencapai Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani. Sesuai denganNawaCita Kementerian Pertanian telah mencanangkan “Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045 dengan menetapkan programlumbung pangan berorientasi ekspor. Untuk mewujudkan strategi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia atau World foodstorage 2045, diperlukan dukungan dan kerja samadari seluruh pemangku kebijakan baik Pemerintah Daerah, Pengusaha, Masyarakat dan PerguruanTinggi. Perguruan Tinggi seperti yang tertuang melalui tugas dan fungsi Tri Dharma PerguruanTinggi yaitu (1). Sebagai penyelenggara pendidikan dapat dilakukan melalui kurikulumyang diarahkan dalam menciptakan tenaga manusia yang terdidik berkualitas pertanian, (2). Sebagai penghasil berbagai penelitian bidangpertanian khususnya yang bisa diaplikasikankepada masyarakat, serta (3). pengabdian padamasyarakat yang bisa diaplikasikan melalui inisiasiprogram pertumbuhan kewirausahaan bidangpertanian yang melibatkan masyarakat melaluikegiatan pelatihan, magang, kuliah kerja nyata(KKN) yang diarahkan pada sektor pertanian didaerah-daerah. Semua upaya pemerintah terhadap peningkatan produktivitas pertanian tidak terlepasdari berbagai hasil penelitian bidang pertanianyang bisa dilakukan oleh sivitas akademika sepertimahasiswa yang melakukan tugas akhir (skripsi,tesis, dan disertasi) sebagai persyaratan kelulusan;dosen; dan peneliti. Program sarjana, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor merupakansalah satu fakultas yang menghasilkan karya ilmiahyang dimaksud. Setiap mahasiswa berkewajibanmelakukan penelitian yang kemudian dilaporkandalam bentuk skripsi. Topik skripsi dari berbagaidepartemen di Fakultas Pertanian IPB tersebuttentu sesuai dengan minat mahasiswa yangbersangkutan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui sebaran topik penelitian bidangpertanian pada tugas akhir (skripsi) mahasiswaprogram sarjana atau strata 1 (S1) Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, membuatpeta bidang ilmu pada penelitian mahasiswaprogram sarjana atau strata 1 (S1) pada Fakultas Pertanian IPB berdasarkan kelompok bidangilmu dalam standar Universal Decimal Classification.,mengetahui produktivitas dosen Fakultas Pertanian IPB dalam membimbing skripsi mahasiswa dan menampilkan peta jalan (road map)penelitian mahasiswa tingkat sarjana di Fakultas Pertanian IPB dan merupakan bagian dari petajalan (road map) penelitian mahasiswa tingkatsarjana di Institut Pertanian Bogor selama 5 tahunterakhir (2015 – 2019). Manfaat penelitian yaitudapat mengetahui sebaran ilmu yang diminati danatau tidak diminati oleh mahasiswa dari berbagaidepartemen di Fakultas Pertanian IPB yangdijadikan obyek penelitian dalam penulisanskripsinya, maka kami melakukan kajian ini. KAJIAN PUSTAKA Ilmu pertanian menurut (Soetrisno, Suwandari, & Anik, 2016) Definisi ilmu pertanian sebagai berikut: Ilmu Pertanian adalah ilmu yang mempelajari caramengelola tanaman, ternak, ikan dan lingkunganagar memberikan hasil yang semaksimal mungkin. Ilmu pertanian sekarang sudah berkembang sangatluas, meliputi juga ilmu peternakan dan ilmuperikanan. Salah satu disiplin ilmu dari ilmu pertanian iniadalah Agronomi, seperti yang dijelaskan oleh(Nurmala, 2012) bahwa: Agronomi adalah salah satu disiplin ilmu dari ilmupertanian yang mempelajari aspek biofisik danbiokimia dan biokimia yang berkaitan denganusaha penyempurnaan budidaya pertanian. Secaralebih rinci, pengertian agronomi adalah ilmu terapanyang mempelajari interaksi antar lingkunganbiofisik dan biokimia seperti iklim, cuaca,lahan/tanah (termasuk organisme remik didalamnya), topografi dan elevasi dengan tanaman,dengan tujuan menghasilkan fenotif tanaman darigenotip tertentu sesuai dengan keinginan manusia,khususnya penenanaman. Selain istilah agronomi, bagian dari ilmupertanian adalah budidaya tanaman, seperti yang dijelaskan panjang lebar olehNurmala dkk (Nurmala, 2012) bahwa: Budidaya tanaman adalah pengelolaan hamparan tanaman memadukan faktorfaktor produksi secara sinergi dengantujuan meningkatkan produksi bahan organik secara optimal baik kuantitatif maupun kualitatif, atau bertujuan meningkatkan penampilan tanaman menurut selera konsumen (tanaman ornamen dan tanaman bunga). Karya ilmiah merupakan hasil tulisan penelitian yang wajib dilakukan di setiapperguruan tinggi dan mempunyai kedudukanyang sangat penting. Oleh karena itu kemampuandalam pelaksanaan penelitian menjadi syaratmutlak untuk memperoleh gelar akademis darisebuah perguruan tinggi. Berbagai jenis karyailmiah hasil penelitian di perguruan tinggidiantaranya adalah skripsi. Skripsi seperti yangdijelaskan oleh (Hariwijaya, 2007) Skripsi ialah tulisan ilmiah yang dibuat sebagaisyarat seorang mahasiswa menyelesaikan studiprogram sarjananya. Skripsi sebagai buktikemampuan akademik seorang mahasiswa dalampenelitian. Skripsi disusun dan dipertahankanuntuk mencapai gelar sarjana S-1. Dengan demikian maka skripsi tersebut merupakan sebuah tugas akhir yang disyaratkanoleh perguruan tinggi untuk kelulusan mahasiswadi perguruan tinggi tersebut. Ilmu Pengetahuan yang dikelola oleh perpustakaan diklasifikasikan ke dalam klasifikasiatau kelompok bidang ilmu dengan tujuan untukmemudahkan penyimpanan atau pengerakan supaya dengan mudah bahan perpustakaan tersebut ditemukan kembali. Beberapa sistemklasifikasi atau pengelompokan bidang ilmu yangterkenal dan diterapkan di Indonesia diantaranyaadalah Universal Decimal Classification (UDC) dan Dewey Decimal Classification (DDC) UDC adalahsalah satu skema klasifikasi yang digunakan olehperpustakaan dalam mengelompokkan bahan perpustakaan berdasarkan subyeknya yang dinyatakan dengan nomor kelas. Cabang ilmu Pertanian menurut UDC berada dalam kelompok besar atau kelas 63 yaituIlmu dan Teknologi yang terkait. Kehutanan. Pertanian. Eksploitasi satwa liar. Untuk kelas(630) Kehutanan, (631) Pengelolaan pertanian. Agronomi. Hortikultura, (632) Proteksi tanaman. Penyakit dan hama tanaman, (633) Tanaman dan Produksi, (634) Hortikultura Umum, (635)Sayuran dan Perkebunan. Kelompok besar tersebut kemudian dibagi lagi menjadi bidangyang lebih spesifik. Dapat disimpulkan bahwamakin khusus atau makin spesifik suatu subyek,maka semakin panjang notasinya karena banyakangka yang ditambahkan pada notasi dasarnya. ((Sulistyo-Basuki, 1990)) Penelitian ini menggunakan pengelompokan bidang pertanian berdasarkan klasifikasi UDC, termasuk di dalamnya adalah Departemenyang tercakup dalan Fakultas Pertanian IPB yaitu(1). Agronomi dan Hortikultura, (2) ProteksiTanaman, (3) Ilmu Tanah dan Sumber daya Lahan, serta (4) Arsitektur Lanskap. (Institut Pertanian Bogor, 2017) Masing-masing subyekbesar ini akan dibagi lagi dengan subyek yang lebihspesifik sesuai standar Universal DecimalClassification. (Concortium, U 2019). Berkaitan dengan analisis bibliometrik, peneliti dapat memetakan kajian berdasarkanbeberapa hal diantaranya dapat mengelompokanberbagai artikel ilmiah berdasarkan bidang ilmuyang akan dikaji, juga dapat mengetahui hubungan antar penulis satu dengan lainnya. Untuk visualisasi dalam memetakan bisa menggunakan salah satu software dengan menggunakan VosViewer. Sofware ini merupakan sebuah perangkat lunak yang dapat digunakanuntuk membangun serta memvisualisasikan jaringan bibliometrik. (Prasetyo, 2020) Penelitian sejenis pertama pernah dilakukan pada tahun 2019 oleh (Saleh & Himawan, Deden, Pemetaan informasi sebaranbidang ilmu pada penelitian skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, 2019) denganjudul penelitian “ Pemetaan Informasi Sebaran Bidang Ilmu pada Penelitian Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Lulusan Tahun2014-2018 Berdasarkan Standar Universal Decimal Classification” dengan kesimpulan sebagai berikut:Jumlah penelitian skripsi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB selama limatahun terakhir (2014-2018) berjumlah 1.826 judulpenelitian. Berdasarkan kawasan keilmuanmenurut UDC maka penelitian mahasiswa FPIKpaling banyak adalah pada kelompok ilmu terapanyaitu sebanyak 1313 judul (71,91%), ilmu murnisebanyak 432 judul (23,17%), ilmu-ilmu sosial danekonomi sebanyak 86 judul (4,71%), dan yangpaling sedikit adalah yang termasuk kelompokumum yaitu sebanyak 4 judul (0,22%). Penelitianterkait komoditas perikanan terdiri dari komoditasikan (sebanyak 347 penelitian atau 63,55%) dankomoditas non-ikan (sebanyak 199 penelitian atau36,45%). Ikan lele merupakan jenis ikan yangterbanyak menjadi obyek penelitian pada kelompok penelitian tentang ikan air tawar yaitusebanyak 64 penelitian. Sedangkan pada jenis ikanlaut/payau, ikan sidat merupakan ikan yang palingbanyak diteliti (21 penelitian). Penelitian terkaitnon-komoditas perikanan yang paling banyakdijadikan obyek penelitian adalah bidang yangberhubungan dengan ekologi, ekosistem, pengelolaan limbah dan pencemaran air yaitusebanyak 236 penelitian. Dosen paling produktifmembimbing adalah Agoes Mardiono Jacoeb dengan jumlah bimbingan sebanyak 81 mahasiswa. Jumlah ini terbagi menjadi sebagaipembimbing utama 24 mahasiswa bimbingan,dan sebagai pembimbing anggota sebanyak 57mahasiswa bimbingan, 10. Dosen yang menjadipembimbing utama paling banyak adalah Dietriech Geoffrey Bengen, Kukuh Nirmala, dan Nurjanah dengan jumlah bimbingan masingmasing sebanyak 35 orang mahasiswa. Sedangkansaran yang diberikan dalam penelitian tersebutadalah: “Dari pembahasan di atas diketahuibanyak komoditas ikan endemik Indonesia yangbelum tersentuh penelitian, padahal ikan-ikantersebut banyak yang berpotensi untuk dikembangkan serta memiliki ketahanan hiduppada lingkungan yang kurang mendukung. Olehkarena itu penelitian-penelitian komoditas ikantersebut perlu didorong untuk dilakukan supayapenelitian-penelitian tersebut terarah dan tidakmengelompok di bidang ilmu atau komoditastertentu”. Penelitian sejenis kedua adalah penelitianyang ditulis oleh ( (Ratnaningsih, Himawan, &Saleh, 2017)) dengan kesimpulan sebagai berikut:Penelitian terkait 12 jenis buah tropika baik padaskripsi, tesis, maupun disertasi belum begituintensif. Bahkan pada disertasi ada lima jenis buahdari 12 jenis buah lokal selama lima tahun terakhir(2012-2016) tidak ada yang meneliti, penelitianprogram sarjana (skripsi) buah yang paling banyakditeliti selama lima tahun terakhir (2012-2016)adalah buah pisang sedangkan yang paling sedikitadalah buah semangka. Pada program pascasarjana (tesis) buah yang paling banyakditeliti selama lima tahun terakhir (2012-2016)adalah buah jeruk dan paling sedikit adalah buahsemangka. Sedangkan pada program doktor (disertasi) buah yang paling banyak diteliti selamalima tahun terakhir (2012-2016) adalah buahmanggis, sedangkan buah alpukat, rambutan,pepaya, melon, dan semangka sama sekali tidakada yang meneliti, bidang yang paling banyakdikaji adalah bidang budidaya tanaman danteknologi agroindustri. Sedangkan bidang-bidanglainnya masih sangat berpeluang untuk dijadikanbidang penelitian. Sedangka rekomendasinyaadalah: Departemen atau Program Studi dilingkungan IPB perlu membuat peta jalan (roadmap) tentang penelitian yang dilakukan oleh paramahasiswa yang akan menyelesaikan studinya diDepartemen atau Program Studi tersebut. Dengan peta jalan (road map) tersebut makapenelitian mahasiswa baik program sarjana,pascasarjana, maupun doktoral dapat diarahkanuntuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya yangmenunjang teknologi produksi dan industri dibidang pertanian, Departemen atau Program Studi dapat menawarkan topik-topik penelitian yang sesuai dengan peta jalan (road map) agarpenelitian terarah dan dapat menghasilkan hasilhasil penelitian yang dapat bermanfaat tidak sajakepada pengembangan ilmu pengetahuan danteknologi, namun juga bagi kemajuan pertaniansehingga para petani Indonesia dapat menyumbang kemajuan terhadap ekonomi negara.
Method
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dankuantitatif (mixed methods). Penggunaanmetode kualitatif dan kuantitatif karenapeneliti ingin memperoleh data daninformasi yang lengkap, valid, reliable, danobyektif. Penelitian kualitatif sendirimerupakan penelitian tentang riset yangbersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna(perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalampenelitian kualitatif. Sedangkan penelitiankuantitatif merupakan penelitian ilmiahyang sistematis terhadap bagian-bagiandan fenomena serta hubunganhubungannya. (Sugiyono, 2014). Penelitian dilakukan di Perpustakaan IPB dengan beberapa tahapan dimulaidari pengumpulan data obyek penelitianyaitu daftar skripsi lulusan Fakultas Pertanian IPB 2018 – 2020 sebanyak 2135judul skripsi bersumber dari data repositori IPB. Daftar skripsi yang menjadiobjek penelitian kemudian disajikan dalam File Excel. Tabel tersebut terdiri dari:Nomor Panggil yang berisikan terdiri atas(fakultas, departemen, tahun, dan nomorurut); Pengarang (nama mahasiswa); Judul Skripsi; dan Nama Pembimbing Utamadan Pembimbing anggota. Tabel tesebutdijadikan acuan untuk proses tabulasidengan menggunakan M.S. Excel berdasarkan kelompok departemen di Fakultas Pertanian IPB yaitu DepartemenAgronomi dan Hortikultura (AGH), Departemen Ilmu Tanah dan SumberdayaLahan (TSL), Departemen Proteksi Tanaman (PTN), Departemen Arsitektur Lanskap. Data diolah dan dianalisissehingga memperoleh informasi tentang:Sebaran penelitian skripsi mahasiswamenurut kelompok departemen di lingkungan Fakultas Pertanian IPB,Sebaran penelitian mahasiswa Fakultas Pertanian IPB menurut kelompok bidangilmu utama Universal Decimal Classification,Visualisasi network Peta co-word padaskripsi lulusan Fakultas Pertanian IPBtahun 2015-2019, serta produktivitasdosen pembimbing utama dan pembimbing anggota.
Result & Discussion
Gambaran umum penelitian mahasiswa Faperta IPB Kajian ini merupakan hasil identifikasiskripsi Fakultas Pertanian IPB sebanyak 2135judul selama kurun waktu lima tahun yaitu daritahun 2015 sampai dengan 2019. Fakultas Pertanian IPB terdiri dari 4 departemen sebagaiberikut: (1) Departemen Agronomi dan Hortikultura, (2) Departemen Arsitektur Lanskap, (3) Departemen Proteksi Tanaman, dan(4) Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan. Sebaran jumlah penelitian mahasiswa(skripsi) dari ke empat departemen tersebutdigambarkan oleh gambar 1 berikut. Gambar 1 Sebaran penelitian skripsi mahasiswamenurut kelompok departemen di lingkungan Fakultas Pertanian IPB selama kurun waktu 2015-2019 Dari gambar tersebut terlihat bahwa daritotal penelitian skripsi mahasiswa Fakultas Pertanian IPB selama kurun waktu 2015-2019yaitu sebanyak 2135 penelitian memiliki sebaranyang hampir merata kecuali untuk departemenagronomi dan hortikultura lebih ungguljumlahnya dibanding departemen yang lain. Penelitian di Departemen Agronomi danHortikultura (AGH) merupakan jumlah penelitian terbanyak dengan jumlah sebanyak869 judul penelitian (41%), kemudian Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan (TSL) sebanyak 443 judul penelitian(21%). Urutan ke tiga adalah Departemen Protekni Tanaman (PTN) yaitu sebanyak 435judul penelitian (20%), dan yang terakhir adalahDepartemen Arsitektur Lanskap (ARL) sebanyak 388 judul penelitian (18%). Perincian produktivitas departemen dalam memproduksi atau menghasilkan skripsimahasiswanya dapat dilihat pada Gambar 2seperti berikut. Gambar 2 Produktivitas departemen penghasilskripsi mahasiswa strata 1 kurun waktu 2015-2019 Fakultas Pertanian IPB Dari gambar tersebut terlihat bahwa terdapat fluktuasi jumlah penelitian skripsiselama kurun waktu 2015-2019. Jumlah terbanyak adalah pada tahun 2018 denganjumlah penelitian skripsi sebanyak 484 judulyang terdiri dari 188 judul skripsi Departemen AGH, 89 judul skripsi dari Departemen ARL,104 judul skripsi Departemen PTN, dan 103judul skripsi Departemen TSL. Jumlah ke duaterbanyak adalah pada tahun 2017 denganjumlah penelitian skripsi sebanyak 447 judulyang terdiri dari 214 judul skripsi Departemen AGH, 61 judul skripsi dari Departemen ARL,92 judul skripsi Departemen PTN, dan 80judul skripsi Departemen TSL. Jumlah ke tigaterbanyak adalah pada tahun 2019 denganjumlah penelitian skripsi sebanyak 418 judulyang terdiri dari 150 judul skripsi Departemen AGH, 99 judul skripsi dari Departemen ARL,83 judul skripsi Departemen PTN, dan 86judul skripsi Departemen TSL. Jumlah keempat terbanyak adalah pada tahun 2016dengan jumlah penelitian skripsi sebanyak 398judul yang terdiri dari 155 judul skripsi Departemen AGH, 84 judul skripsi dariDepartemen ARL, 82 judul skripsi Departemen PTN, dan 77 judul skripsi Departemen TSL. Sedangkan jumlah skripsipaling sedikit dalam kurun waktu 2015-2019adalah pada tahun 2015 dengan jumlah penelitian skripsi sebanyak 388 judul yangterdiri dari 162 judul skripsi Departemen AGH, 55 judul skripsi dari Departemen ARL,74 judul skripsi Departemen PTN, dan 97judul skripsi Departemen TSL. Sebaran Bidang Ilmu Penelitian-penelitian mahasiswa tersebutberada di tiga wilayah kelompok keilmuan utamamenurut UDC yaitu kelompok ilmu murni (kelas500) 76 judul penelitian 3,6%, kelompok ilmuterapan dan teknologi (kelas 600) 1663 judulpenelitian 77,9%, dan kelompok ilmu perencanaan fisik san lanskap (kelas 700) 396judul penelitian 18,5%. Grafik pada gambar 3memperlihatkan komposisi penelitian dari ketigakelompok keilmuan tersebut. Gambar 3 Sebaran penelitian mahasiswaFakultas Pertanian IPB menurut kelompok bidang ilmu utama Universal Decimal Classification selamakurun waktu 2015-2019. Dari gambar 3 terlihat bahwa sebagianbesar mahasiswa meneliti bidang yang terkaitilmu-ilmu terapan. Hal ini sangat wajar sebabbidang ilmu pertanian memang berada dalamkawasan ilmu-ilmu terapan. Dalam UDC,bidang pertanian persisnya berada pada kelas600. Sedangkan untuk bidang lanskap beradapada kelas 700. Namun demikian ilmu pertanian juga tidak terlepas dari ilmu murniyaitu kelas 500 seperti morfologi tanaman,anatomi tanaman dan penerapan teknologipenginderaan jauh. Penelitian terhadap sebaran bidang ilmu Fakultas Pertanian IPB Kurun Waktu 2015 – 2019 Hasil penelitian secara keseluruhan di Fakultas Pertanian IPB kurun waktu 2015 – 2019adalah 2135 judul Perincian sebaran bidang ilmuhasil penelitian tersebut dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1 Perincian sebaran bidang ilmu hasil penelitian mahasiswa Fakultas Pertanian IPB kurun waktu 2015-2019No. Bidang Ilmu No. Klas Jml 1 Pemupukan. Nutrisi tanah. Hormon tumbuh. 631.8 302 Perbanyakan tanaman. Perbanyakan generatif. Perbanyakan vegetatif 631.53 1983 Varietas Tanaman. Genotipe. Galur. Ibrida. Hibrida Tanaman Modifikasi Genetika Tanaman 631.52 1874 Hama serangga perusak tanaman 632.7 1735 Manajemen panen. Pascapanen. Produk Hasil Pertanian 631.56 1316 Lanskap Area di Dalam Pemukiman atau Perkotaan. 711.5 1217 Perencanaan Lanskap. Tanaman Lanskap. Lanskap Reklamasi 712.2 898 Lanskap Destinasi Wisata. 712.256 899 Penyakit cendawan. Jamur. Penyakit alga tanaman 632.4 8610 Hidrologi Pertanian. Irigasi Pertanian. Air Tanah. Curah Hujan. Erosi. 631.43 8311 Penyakit bakteri dan virus tanaman 632.3 8012 Evaluasi Kesesuaian Lahan. Penggunaan Lahan. Fragmentasi Lahan 631.34 6313 Sistem penanaman. Tumpangsari. Perawatan Tanaman. Pemeliharaan. Pemangkasan 631.54 55 14 Ruang Terbuka. Ruang Terbuka Hujau. Ruang Terbuka Biru. 712.25 4815 Bakteriologi tanah. Biologi tanah. Mikrofauna tanah 631.46 4616 Sifat Kimia Tanah. Sifat Fisik Tanah 631.41 4317 Persiapan proteksi tanaman. Pestisida. Fungisida. Insektisida 632.9 3818 Pengendalian gulma. Tanaman pengganggu. Herbisida 632.5 3819 Klasifikasi Tanah. Karakteristik Tanah. Tanah Gambut. Tanah Latosol. 631.44 3320 Pengelolaan Lahan Sawah. Padi Sawah 633.18 2621 Morfologi tanaman. Anatomi tanaman 581.4 2422 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Pengelolaan Waduk 556.51 2323 Iradiasi Sinar Gamma 550.8 21 24 Lanskap Jalan Raya. Jalan pedestrian 711.7 1825 Hama perusak tanaman. Selain serangga 632.6 1826 Pertanian Hidroponik. Rumah Kaca dan Teknologi Biofarming 631.338 1627 Artropoda predator 632.8 14 28 Pengembangan Wilayah. Lahan Reklamasi 711.2 1329 Lanskap Pertanian. Lanskap Agroforestri. Urban Farming 712.24 1130 Remote Sensing. Teknologi Penginderaan Jauh 528.8 831 Lanskap Kawasan Islamic Center. Lanskap Mesjid. Pemakaman Muslim 711.4 732 Pengelolaan Limbah Pertanian 676.03 333 Manajemen Tenaga Kerja 658.3 2 Sebaran bidang ilmu terbanyak Fakultas Pertanian IPB adalah pemupukan, nutrisi tanah,hormon tumbuh ada 330 judul penelitian (15,5%),kedua terbanyak adalah penelitian tentangperbanyakan tanaman ada 198 judul penelitian(9,3%), ketiga terbanyak adalah penelitian terkaitdengan varietas tanaman ada 187 judul penelitian(8,8%), hama serangga 173 judul penelitian(8,1%), manajemen panen 131 judul (6,1%),lanskap area pemukiman dan perkotaan 121 judulpenelitian (5,7%), perencanaan lanskap danlanskap destinasi wisata masing-masing 89 judulpenelitian (8,4%), penyakit cendawan 86 judul(4,1%), hidrologi pertanian 83 judul (3,9%),penyakit bakteri dan virus tanaman 80 judulpenelitian (3,7%), Evaluasi Kesesuaian Lahan. Penggunaan Lahan. Fragmentasi Lahan 63 judulpenelitian (2,9%), Sistem penanaman. Tumpangsari. Perawatan Tanaman 55 judul penelitian(2,6%), Ruang Terbuka. Ruang Terbuka Hijau. Ruang Terbuka Biru 48 judul penelitian (2,2%),Bakteriologi tanah. Biologi tanah. Mikrofaunatanah 46 judul penelitian (2,1%), Sifat Kimia Tanah. Sifat Fisik Tanah 43 judul penelitian(2,1%), Persiapan proteksi tanaman. Pestisida. Fungisida. Insektisida dan Pengendalian gulma. Tanaman pengganggu. Herbisida masing-masing38 judul penelitian (3,6%), Klasifikasi Tanah. Karakteristik Tanah 33 judul (1,5%), Pengelolaan Lahan Sawah 26 judul (1,2%), Morfologitanaman. Anatomi tanaman 24 judul (1,1%),Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Pengelolaan Waduk 23 judul, Iradiasi Sinar Gamma 21 judulpenelitian (0,9%), Lanskap Jalan Raya. Jalan pedestrian dan Hama perusak tanaman. Selainserangga masing-masing 18 judul (1,6%),Pertanian Hidroponik. Rumah Kaca dan Teknologi Biofarming 16 judul penelitian (0,7%),Artropoda predator 14 judul penelitian(0,7),Pengembangan Wilayah. Lahan Reklamasi 13judul penelitian (0,6%), Lanskap Pertanian. Lanskap Agroforestri. Urban Farming 11 judulpenelitian (0,5%), Remote Sensing. Teknologi Penginderaan Jauh 8 judul penelitian (0,4%),Lanskap Kawasan Islamic Center. Lanskap Mesjid 7 judul penelitian (0,3%), Pengelolaan Limbah Pertanian 3 judul penelitian (0,2%), danyang paling sedikit penelitiannya adalahmanajemen tenaga kerja pertanian hanya ada 2judul penelitian (0,1%) Penelitian terkait komoditas tanaman Ada 167 komoditas tanaman baik sayuran,tanaman buah buahan, tanaman kayu, tanamanobat, tanaman hias dan tanaman lainnya yangditeliti oleh mahasiswa terkait dengan penyusunanskripsi sebagai tugas akhir dalam menempuhpendidikan kesarjaaan di Fakultas Pertanian IPB. Perincian data terkait 30 jenis komoditas tanamanterbanyak tabel 2 berikut. Tabel 2 Data 30 Komoditas Tanaman Terbanyak diteliti MahasiswaNo Nama Tanaman Jumlah Penelitian 1 Padi 164 2 Kelapa Sawit 161 3 Jagung 71 4 Kedelai 59 5 Cabai 50 6 Bawang Merah 48 7 Tomat 38 8 Jeruk 34 9 Teh 28 10 Sorgum 27 11 Kopi 22 12 Pisang 21 13 Ubi Kayu 21 14 Bunga Anggrek 20 15 Mentimun 20 16 Tebu 20 17 Kentang 19 18 Terong 16 19 Kubis 15 20 Karet 14 21 Sagu 14 22 Kakao 13 23 Pepaya 13 24 Jambu Biji 12 25 Kacang Tanah 12 26 Bawang Putih 11 27 Melon 11 28 Papaya 11 29 Ubi Jalar 11 30 Caisin 10 Perincian data 30 komoditas tanaman terbanyak yang diteliti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian IPB periode 2015 – 2019adalah tanaman padi (164 penelitian) merupakan tanaman terbanyak, tanaman terbanyak kedua adalah tanaman kelapa sawit(161 penelitian), selanjutnya tanamanterbanyak ketiga adalah jagung (71 penelitian),kedelai 59 penelitian, cabai 50 penelitian,bawang merah 48 penelitian, tomat 38 penelitian, jeruk 34 penelitian, teh 28penelitian, sorgum 27, kopi 22 penelitian,pisang, ubi kayu masing-masing 21 penelitian,bunga anggrek, mentimun dan tebu masingmasing 20 penelitian, kentang 19 penelitian,terong 16 penelitian, kubis 15 penelitian, karetdan sagu masing masing 14 penelitian, kakaodan pepaya masing masing 13 penelitian, ambu biji dan kacang tanah masing masing 12penelitian, bawang putih, melon, pepaya, danubi jalar masing masing 11 penelitian dan caisiada 10 penelitian. Visualisasi Network peta kata kunci atau Co-word Analisis peta co-word dari kata kunci(Keyword) menjadi dasar dari pemetaan Cooccurrence istilah-istilah penting yang terdapatdalam artikel. Pada bbliometrika, pemetaanilmu pengetahuan merupakan metode dalammenvisualisasikan sebuah bidang ilmu. Padagambar 8 di bawah ini dijelaskan hasilvisualisasi network pada pemetaan Co-worddari skripsi mahasiswa IPB Fakultas PertanianTahun 2015 -2019 dengan menggunakan aplikasi Vos Viewer sebagai berikut :Gambar 4 Visualisasi network Peta co-word pada skripsi lulusan Fakultas Pertanian IPB tahun 2015-2019Pada Gambar 4 diatas menunjukan peta co-word sebanyak 1872 Keyword dengan batasankemunculan sekurang-kurangnya 5 kali yangterbagi dalam 13 kluster yang terdiri dari 603item, 8969 link dan Total link Strength 4769. Kluster 1 yang terdiri dari 92 item dandiantara sering muncul adalah Ruang Terbuka Hijau, Perencanaan Lanskap, Lanskap Budaya, Lanskap destinasi budaya Gambar 5 Visualisasi Jaringan Kluster 1 Kluster 2 yang terdiri dari 90 itemdiantaranya adalah Penyakit cendawan,penyakit virus, pengendalian hayati, Penyakit bakteri Gambar 6 Visualisasi Jaringan Kluster 2 Kluster 3 yang terdiri dari 74 itemdiantaranya adalah Hama serangga, Pengendalian Hama, Penggunaan Insektisida,Hama Penyakit tanaman Gambar 7 Visualisasi Jaringan Kluster 3Visualisasi Kepadatan (Density) peta kata kunci atau co-word Dalam visualisasi kepadatan item, itemdiwakili oleh label dengan cara yang sama seperti dalam visualisasi jaringan dan visualisasioverlay. Setiap titik di visualisasi kepadatan itemmemiliki warna yang menunjukkan kepadatanitem, warna berkisar dari biru hingga hijauhingga kuning. Warna di peta tergantung padajumlah item yang terkait dengan item lain. Untuk memperoleh gambaran peta bibliometrik dari struktur umum denganmemperhatikan bagian item yang dianggappenting untuk dianalisis. untuk dapatmengetahui Keyword yang paling banyakdigunakan pada skripsi lulusan Fakultas Pertanian IPB tahun 2015-2019 dapat dilihatpada Gambar 8. Gambar 8 Visualisasi Density Peta co-word pada skripsi lulusan Fakultas Pertanian IPB tahun 2015-2019Gambar 8. Menunjukkan peta kepadatan (Density) pada skripsi lulusan Fakultas Pertanian IPB tahun 2015-2019 baik yangberhubungan maupun tidak berhubungan, makinkuning makin rapat, dan makin hijau makinjarang. Pada gambar diatas ada 10 itemdiantaranya adalah Pemupukan, Padi, Oryzasativa, Kelapa sawit, Hama serangga, Elaeisguineensis jacq, Benih tanaman, Penggunaanlahan, Manajemen panen dan Ruang terbuka hijauyang menunjukan kepadatan yang dapat dilihatpada tabel dibawah ini : Tabel 3. Top 10 Visualisasi Density Peta Co-word pada skripsi lulusan Fakultas Pertanian IPB tahun 2015-2019No. keyword Cluster Occurrences Total linkstrength 1. Pemupukan 4 305 304.00 2. Padi 5 185 185.00 3. Oryza sativa l 5 183 183.00 4. Kelapa sawit 8 174 174.00 5. Hama serangga 3 173 173.00 6. Elaeis guineensis jacq 8 172 172.007. Benih tanaman 5 149 147.00 8. Penggunaan lahan 6 115 110.00 9. Manajemen panen 11 100 100.00 10. Ruang terbuka hijau 1 97 95.00 Dari tabel diatas dapat di lihat terdapat 10 topikyang sering muncul pada skripsi lulusan Fakultas Pertanian IPB tahun 2015-2019. Pemupukanmenjadi keyword yang sering muncul dan yangmemiliki total kekuatan tautan (total link strength)sebanyak 304 tautan, yang kedua Padi sebanyak185 Tautan, istilah oriyza sativa sebanyak 183tautan, kelapa sawit sebanyak 174 tautan, hamaserangga sebanyak 173 tautan, istilah elaeisguineensis jacq sebanyak 172 tautan, benihtanaman sebanyak 147 tautan, Penggunaanlahan sebanyak 110 tautan, Manajemen panen sebanyak 100 tautan dan yang kesepuluh ruangterbuka hijau sebanyak 97 tautan. Denganinformasi tersebut di atas dapat bermanfaat untukmencari kebaruan atau novelty penelitian,semakin hijau dan sedikit kata kunci yang munculdengan kata kunci terbanyak berarti penelitianbelum banyak dilakukna yang dapat menjadi dasaruntuk rekomendasi atau saran. Produktivitas Dosen Pembimbing Hasil kajian diperoleh 162 nama pembimbing utama dengan berbagai jumlah hasilbimbingan. Untuk 20 nama terbanyak membimbing di Fakultas Pertanian IPB selamalima tahun terakhir periode 2015-2019 akandisajikan dalam tabel berikut. Tabel 4 Perincian Data 20 Dosen Pembimbing Utama Paling Produktif diFakultas Pertanian IPB selama kurun waktu 2015 – 2019. No. Pembimbing Utama Jml No. Pembimbing Utama Jml1 Makalew, Afra Donatha Nimia 32 11 Kaswanto 232 Nasrullah, Nizar 30 12 Sitorus, Santun RismaPandapotan 22 3 Budiarti, Tati 29 13 Syartinilia 214 Pramukanto, Qodarian 28 14 Lontoh, Adolf Pieter 215 Gunawan, Andi 27 15 Purnamawati, Heni 206 Arifin, Hadi Susilo 27 16 Munandar, Aris 207 Sulistyantara, Bambang 26 17 Yuliani, Titiek Siti 198 Mugnisjah. Wahju Qamara 26 18 Widodo, Winarso Drajad 199 Wiendi, Ni Made Armini 25 19 Syukur, Muhamad 1910 Fatimah, Indung Sitti 25 20 Kartika, Juang Gema 19Dosen pembimbing utama paling produktif adalah Afra Donatha Nimia Makalewdengan jumlah bimbingan sebanyak 32 mahasiswa bimbingan. Paling produktif keduaadalah Nizar Nasrullah sebanyak 30 bimbinganmahasiswa, selanjutnya paling produktif ketigaadalah Tati Budiarti membimbing 29 bimbinganmahasiswa, Qodarian Pramukanto membimbing28 bimbingan mahasiswa, Andi Gunawan dan Hadi Susilo Arifin masing-masing membimbing27 bimbingan mahasiswa, Bambang Sulistyantaradan Wahju Qamara Mugnisjah masing masingmembimbing 26 mahasiswa, Ni Made Armini Wiendi dan Indung Sitti Fatimah masing-masingmembimbing 25 mahasiswa, Kaswanto membimbing 23 mahasiswa, Santun Risma Pandapotan Sitorus membimbing 22 mahasiswa,Syartinilia dan Adolf Pieter Lontoh masingmasing membimbing 21 mahasiswa, Heni Purnamawati dan Aris Munandar masing-masingmembimbing 20 mahasiswa, sedangkan Titiek Siti Yuliani, Winarso Drajad Widodo, Muhamad Syukur, dan Juang Gema Kartika masing-masingmembimbing 19 mahasiswa. Selanjutnya dari hasil kajian diperoleh 190nama pembimbing anggota dengan berbagaijumlah hasil bimbingan. Untuk 20 namaterbanyak membimbing di Fakultas Pertanian IPB selama lima tahun terakhir periode 20152019 akan disajikan dalam tabel 5 berikut. Tabel 5 Perincian Data 20 Dosen Pembimbing Anggota Paling Produktif diFakultas Pertanian IPB selama kurun waktu 2015 – 2019. No Nama Pembimbing Jumlah Bimbingan 1 Anwar,Syaiful 35 2 Baskoro, Dwi Putro Tejo 32 3 Nugroho, Budi 29 4 Marwiyah, Siti 24 5 Mulya, Setyardi Pratika 23 6 Wahjunie, Enni Dwi 23 7 Munibah, Khursatul 21 8 Purwakusuma, Wahyu 21 9 Suraningtyas, Dyah Tjahyandari 18 10 Pravitasari, Amdrea Emma 17 No Nama Pembimbing Jumlah Bimbingan11 Suketi, Ketty 16 12 Ardie, Sintho Wahyuning 15 13 Hartono, Arief 15 14 Nindita, Anggi 15 15 Wirnas, Desta 15 16 Hazra, Fahrizal 14 17 Syukur, Muhamad 14 18 Khumaida Nurul 13 19 Sudadi, Untung 13 20 Widodo, Winarso Drajad 12 Dosen pembimbing anggota paling produktif pertama adalah Syaiful Anwar denganjumlah bimbingan sebanyak 35 mahasiswabimbingan. Paling produktif kedua adalah Dwi Putro Tejo Baskoro sebanyak 32 bimbinganmahasiswa, selanjutnya paling produktif ketigaadalah Budi Nugroho membimbing 29 bimbingan mahasiswa, Siti Marwiyah membimbing 24 bimbingan mahasiswa, Setyardi Pratika Mulya dan Enni Dwi Wahjunie masingmasing membimbing 23 bimbingan mahasiswa,Khursatul Munibah dan Wahju Purwakusumamasing masing membimbing 21 mahasiswa,Dyah Tjahyandari Suryaningtyas membimbing 18mahasiswa, Amdrea Emma Pravitasari 17mahasiswa, Ketty Suketi 16 mahasiswa, Sintho Wahyuning Ardie, Arief Hartono, Anggi Ninditadan Desta Wirnas membimbing masing masing15 mahasiswa, Fahrizal Hazra dan MuhamadSyukur masing masing membimbing 14 mahasiswa, Nurul Humaida dan Untung Sudadimembimbing masing masing 13 mahasiswa danWinarso Draj
Conclusion
Hasil penelitian secara keseluruhan dari masing masing departemen di Fakultas Pertanian IPB kurun waktu 2015 - 2019 adalah 2135 judulpenelitian dengan sebaran bidang ilmu terbanyakadalah pemupukan, nutrisi tanah, hormon tumbuh ada 330 judul penelitian, kedua terbanyakadalah penelitian tentang perbanyakan tanamanada 198 judul penelitian, ketiga terbanyak adalahpenelitian terkait dengan varietas tanaman ada 187judul penelitian. Sedangkan penelitian yang palingsedikit adalah kaitannya dengan bidang ilmutentang manajemen tenaga kerja pertanian ada 2judul penelitian. Penelitian terkait komoditastanaman, 10 komoditas tanaman terbanyak terdiridari komoditas terbanyak adalah Padi 164 judulpenelitian, kelapa sawit 161 penelitian, jagung 71penelitian, kedelai 59 penelitian, cabai 50penelitian, bawang merah 48 penelitian, tomat 38penelitian, jeruk 38 penelitian, teh 28 penelitiandan sorgum 22 penelitian. Sedangkan penelitianpada tanaman populer lainnya seperti alpukat,aren, belimbing, bunga bugenvil, gladiol, sedapmalam, jahr, lengkeng, rambutan masing masingditeliti satu judul penelitian. Hasil penelitian inidapat menampilkan berbagai informasi kata kuncisecara visual dengan menggunakan program VosViewer. Visualisasi jaringan peta co-wordsebanyak 1872 Keyword dengan batasan kemunculan sekurang-kurangnya 5 kali yangterbagi dalam 13 kluster yang terdiri dari 603 item,8969 link dan Total link Strength 4769, pemupukan menjadi keyword yang sering munculdan yang memiliki total kekuatan tautan (total linkstrength) sebanyak 304 tautan, yang kedua Padisebanyak 185 Tautan, istilah oriyza sativasebanyak 183 tautan, kelapa sawit sebanyak 174tautan, hama serangga sebanyak 173 tautan, istilahelaeis guineensis jacq sebanyak 172 tautan, benihtanaman sebanyak 147 tautan, Penggunaan lahansebanyak 110 tautan, Manajemen panen sebanyak100 tautan dan yang kesepuluh ruang terbukahijau sebanyak 95 tautan. Dosen pembimbingutama paling produktif adalah Afra DonathaNimia Makalew sedangkan dosen pembimbing anggota paling produktif adalah Syaiful Anwar . Rekomendasi Dari pembahasan di atas diketahui banyak komoditas tanaman pangan yang sudah ditelitiseperti padi, jagung kedelai, cabai, jeruk danlainnya, akan tetapi masih banyak tanaman polulerlainnya yang hanya satu judul penelitian saja misalnya alpukat, belimbing, rambutan, danlengkeng. Bahkan beberapa tanaman tropis Indonesia yang sama sekali belum ada yangmeneliti selama kurun waktu 2015-2019 sepertiduku, salak, sukun, duwet, nangka, anggur, asam,blewah, cempedak, delima, kedongdong sawodan tanaman tropis Indonesia lainnya yang perlumendapat perhatian supaya tanaman tanamantersebut tidak musnah. Oleh karena itu penelitian-penelitian terkait komoditas tanamanlangka tersebut perlu didorong untuk dilakukanpenelitian. Perlu dibuatkan peta jalan (road map)untuk penelitian-penelitian di bidang ilmupertanian supaya penelitian mahasiswa dapatdiketahui komoditas mana yang sudah banyakdan bahkan yang belum ada penelitian.