PENYUSUNAN INDEKS BERANOTASI SURAT KABAR SINGGALANG BERSUBJEK PENDIDIKAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang
Abstract
In this paper discussed about the preparation of an annotated index of newspapers Singgalang Bersubjek Education library collection State University of Padang. The purpose of the writing of this paper are: 1) Described the preparation of an annotated index of newspapers Singgalang Educational Bersubjek State University Library collection; 2) Describes the constraints and the preparation of an annotated index of newspapers Singgalang bersubjek Education library collections of the University of the country. The methods used in the writing of this paper is a descriptive research method that is gathering data directly from the original sources, i.e. newspapers Singgalang library collections of the University of the country. Based on the data Analyzer, few things can be summed up as follows. The first stage in the preparation of an annotated index are: a) doing the observations on the availability of newspapers with the result there are 51 Singgalang articles bersubjek education; b selection) newspaper articles note that newspapers Singgalang contains articles bersubjek Education dikolom opinion; c) makes the newspaper's description lists the day, date, year published, page where articles found; d) create annotations after reading the entire contents of the article; e) determines the keywords that describe the subject matter of the problem of the article; f) making article index surta news which includes provisions in the writing of the author's name, article title and keywords; g) Drafting annotated index of articles on education; typing h) annotated index, title index, an index of author and keyword indices. Second, in the preparation of an annotated index of newspapers Singgalang Bersubjek Education there are obstacles faced as follows: a) constraints at the time of observation is a collection of newspapers can be overcome with a collection of newspapers should be placed and arranged on the shelves neatly collection according to the order of the month and year of publication; b) constraints at the time of selecting appropriate collection of newspapers can be addressed by grouping newspapers berdasrkan newspapers name, month and year of publication.
Keywords:
index
· annotations
· education
Introduction
Perkembangan zaman yang semakin maju menyebabkan informasi terpengaruh menjadi lebih pesat dan canggih sehingga kebutuhan akan informasi dapat diperoleh dengan mudah, maka tersedia berbagai macam layanan informasi salah satunya adalah perpustakaan. Perpustakaan merupakan suatu sarana untuk menemukan berbagai macam informasi. Informasi tersebut dapat diperoleh dari koleksi tercetak maupun noncetak. Koleksi tercetak contohnya buku, surat kabar, jurnal, prosiding, dan contoh koleksi non cetak adalah rekaman gambar, rekaman video, dan lain-lain. Keberadaan koleksi dalam sebuah perpustakaan mempunyai peranan yang sangat penting untuk kemajuan sebuah perpustakaan, karena tujuan utama perpustakaan adalah pemustaka dapat memanfaatkan koleksinya. Salah satu koleksi perpustakaan yang banyak dimanfaatkan oleh pemustaka adalah surat kabar. Surat kabar merupakan terbitan berkala yang bersifat unik karena diterbitkan setiap hari, isinya tidak dibatasi pada satu subjek tertentu, dan berisikan informasi atau berita mutakhir yang berisikan tentang pendidikan, politik, olahraga, dan juga artikel dengan subjek lain juga, karena isinya yang benarekaragam, surat kabar dapat menjadi sumber informasi, sumber pengetahuan dan sumber hiburan. Di perpustakaan surat kabar diperlukan oleh pemustaka untuk mencari informasi terbaru dari berita-berita atikel surat kabar yang akan dijadikan sumber informasi, pengetahuan. Seperti pada Perpustakaan Universita Negeri Padang yang dipilih sebagai tempat penelitian dalam penyusunan indeks artikel surat kabar karena perpustakaan UNP adalah salah satu perguruan tinggi yang terpilih sebagai Universita terbaik di Sumatera Barat. Hal ini ditunjang dengan banyaknya koleksi surat kabar yang dilanggan pustakaan UNP, diantaranya Singgalang, Padang Ekspres, Republika, Kompas dan lain sebagainya sehingga kebutuhan akan informasi dalam surat kabar dapat terpenuhi. Surat kabar yang dipilih dalam penyusunan indeks beranotasi ini adalah surat kabar Singgalang Januari-Juni yang terdapat 50 artikel tahun 2017. Alasan surat kabar Singgalang dipilih karena surat kabar tersebut banyak memuat artikel tentang Pendidikan pada kolom opini, kenapa artikel mengenai Pendidikan yang diambil karena berdasrkan hasil wawancara yang dilakukan memang dibutuhkan untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai Pendidikan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, bahwa memang ada pemustaka yang mencari artikel mengenai Pendidikan, tetapi Perpustakaan UNP tidak memiliki alat telusur informasi pada koleksi surat kabar. Hal ini yang menyebabkan surat kabar tidak termanfaatkan oleh pemustaka dengan baik. Koleksi surat kabar di Perpustakaaan UNP tidak terkelola dengan baik, surat kabar hanya disusun berdasarkan nama surat kabar, bulan serta tahun terbit lalu diikat dengan menggunakan tali diletakkan dirak koleski secara acak. Jika Pemustaka yang ingin mencari informasi dari surat kabar, hal ini lah yang menyebabkan pemustaka harus memeriksa satu persatu lembar surat kabar sehingga memakan waktu yang lama. Oleh karena itu diperlukan alat penelusur informasi yang lebih kompleks seperti indeks. Indeks adalah nama, subjek, kata kunci atau topik lain yang disusun menurut urutan tertentu untuk memudahkan proses temu balik dokumen atau informasi. Penyediaaan indeks ini dapat membantu pemustaka dalam penelusuran informasi dengan cepat dan tepat sehingga informasi yang ditemukan sesuai dengan yang dibutuhkan. Alasan pentingnya dibuat indeks beranotasi pada surat kabar koleksi Perpustakaan UNP untuk dapat memudahkan pemustaka mengetahui keseluruhan dari informasi asli artikel tanpa harus membaca isi dari keseluruhan artikel tersebut, maka pemustaka dapat dengan mudah menemukan informasi yang dibutuhkan dengan cepat, tepat dan mudah tanpa membutuhkan waktu yang lama. Oleh Sebab itu, penulis mencoba untuk membantu Perpustakaan UNP untuk menyusun indeks beranotasi surat kabar sebagai salah satu sarana penelusuran informasi dengan subjek pendidikan, karena untuk mengetahui bagaimana perkembangan pendidikan mengingat informasi tentang pendidikan sangat banyak dimuat dalam surat kabar. Berdasarkan uraian sebelumnya maka judul tugas akhir ini yaitu:’’ Penyusunan Indeks Beranotasi Surat Kabar Singgalang Bersubjek Pendidikan Koleksi Perpustakaan Universitas Negeri Padang
Method
Jenis penelitian penyusunan indeks beranotasi surat kabar tentang pendidikan koleksi Perpustakaan Universita Negeri Padang yaitu dengan menggunakan metode deskriptif. Dalam melakukan pengumpulan data dengan subjek yang telah ditentukan. Peneliti mengumpulkan data sesuai dengan subjek yang telah dipilih yaitu artikel surat kabar singgalang Januari-Juni bersubjek Pendidikan koleksi Perpustakaan Universita Negeri Padang terdapat 50 artikel. Penelitian dilakukan dengan cara observasi. Proses pembuatan indeks beranotasi subjek pendidikan koleksi Perpustakaan Universitas Negeri Padang dimulai dengan mengumpulkan surat kabar, menyeleksi dan mengelompokkan surat kabar, membuat deskripsi artikel, membuat anotasi, menentukan kata kunci, membuat indeks artikel surat kabar, menyusun indeks artikl dan mengetik indeks. Pembuatan indeks surat kabar ini disusun berdasarkan abjad judul, indeks pengarang, dan dilengkapi dengan indeks kata kunci. Metode deskriptif adalah dengan melakukan pengumpulan data langsung dari sumber aslinya. Arikunto (2010:234) menyatakan penelitian deskriptif adalah penelitian yaang bermaksud mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya saat penelitian dilakukan. Penelitian deskripstif hanya mengambarkan tentang apa adanya suatu gejala atau keadaan sebenarnya.
Discussion
1. Pengamatan Terhadap Koleksi Surat Kabar Pengamatan awal dilakukan dengan tujuan untuk memastikan ketersediaan koleksi surat kabar Singgalang yang disimpan dikoleksi terbitan berkala yang terletak dilantai dua di Perpustakaan Universias Negeri Padang. Ruang terbitan berkala terlihat seperti gambar dibawah ini. Gambar 1. Ruangan Terbitan Berkala Layanan terbitan berkala disediakan oleh Perpustakaan Universitas Negeri Padang menyediakan informasi mengenai surat kabar, jurnal, prosiding, majalah dan lain sebagainya. Koleksi terbitan berkala yang ada di Perpustakaan Universitas Negeri Padang tidak boleh dipinjam untuk dibawa pulang tetapi hanya bisa dibaca di tempat daan di fotocopi. Langkah pengamatan dilakukan dengan cara menelusur koleksi surat kabar Singgalang Januari-Juni tahun 2017 koleksi di Perpustakaan Universitas Negeri Padang yang akan dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan indeks. Berdasarkan Pengamatan awal, Perpustakaan Universitas Negeri Padang memiliki koleksi surat kabar Singgalang, Padang Ekspres, Republika, Kompas. Koleksi surat kabar ditempatkan di rak koleksi yang disusun berdasrkan nama surat kabar dan bulan terbit, kemudian surat kabar tersebut diikat dengan menggunakaan tali. Contoh koleksi surat kabar dapat dilihat seperti gambar dibawah ini. Gambar 2. Penyimpanan Koleksi Surat Kabar Penyimpanan koleksi surat kabar seperti gambar diatas telah diikat dengan menggunakan tali disusun berdasrakan nama surat kabar kemudian ditempatkan di rak koleksi penyimpanan. Pengamatan ini dilakukan dengan cara menelusuri langsung koleksi surat kabar yang terdapat pada ruang terbitan berkala Perpustakaan Universitas Negeri Padang untuk dijadikan bahan dasar dalam pembuatan indeks. 2. Penyeleksian Artikel Surat Kabar Setelah melakukan pengamatan langkah selanjutnya yang akan kita lakukan adalah menyeleksi atikel surat kabar. Artikel yang akan diseleksi disesuaikan dengan subjek yang telah ditentukan, yaitu surat kabar Singgalang dengan subjek Pendidikan. Tujuan penyeleksian ini yaitu agar mempermudah pengindeks dalam membuat indeks. Dalam melakukan penyeleksian judul surat kabar di baca satu- persatu dan disesuakan dengan subjeknya. Artikel yang diambil dan dibahas hanya artikel yang berkaitan dengan pendidikan saja. Hasil seleksi surat kabar tersebut yaitu sebagai berikut: a) terdapat 51 artikel dengan subjek pendidikan Januaru-Juni tahun 2017; b) penyeleksian artikel dilakukan setelah mengamati koleksi koleksi surat kabar yang berada di Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pengindeks dalam menyeleksi artikel yang berkaitan dengan pendidikan. Tabel hasil seleksi artikel mengenai Pendidikan pada surat kabar Singgalang tahun 2017 dapat dilihat pada lampiran 1. 3. Membuat Deskripsi Artikel Surat Kabar Setelah melakukan pengamatan dan penyeleksian artikel surat kabar langakah selanjutnya yaitu membuat deskripsi artikel surat kabar. Pembuatan deskripsi artikel surat kabar dilakukan dengan cara pencacatan data indeks beranotasi keterangan yang perlu dilakukan, yaitu: a) menentukan tajuk entri utama artikel,yaitu dapat berupa menulis nama pengarang; b) judul artikel, yaitu judul dari sebuah artikel yang dapat memberikan penjelasan mengenai topik apa yang akan diambil; c) nama surat kabar, yaitu menjelaskan bahwa artikel yang diambil terdapat dalam surat kabar apa; d) bulan dan tahun terbit artikel, yaitu memberikan penjelasan kapan artikel itu diterbitkan; e) dan nomor halam surat kabar, memberikan penjelasan mengenai halaman berapa artikel ditemukan. Pembuatan deskripsi indeks artikel surat kabar subjek Pendidikan ini menggunakan penulisan APA (American Psyhological Association) adalah gaya penulisan umum berformat penulisan taggal (author-date) yang digunakan untuk mengutip dan memberi sumber informasi untuk tugas tertulis maupun publikasi ilmiah. Cara menulis deskripsi bibliografi menurut APA Style (American Psyhological Association) yaitu sebagai berikut: a) daftar bibliografi hanya buku, artikel, dan halaman situs dan sebagainya, yang diambil dari dokumen. Bibliografi berisi semua sumber yang kita baca sebagai latar belakang maupun bahan bacaan tambahan; b) daftar pustaka disusun berdasrkan abjad dari nama belakang pengarang, jika sumber yang dikutip tidak ada nama pengarangnya, maka diambil berdasrkan judulnya dengan signifikasi huruf pertama pada judul sebagai susunan urutan alfabetis; c) jika kita memiliki lebih dari satu sumber dengan penulisan yang sama, maka sumber tersebut disusun secara kronologis, dimulai dari publikasi yang lebih awal (UB, 2013). Gaya penulisan APA Style pada umumnya banyak digunakan untuk mensitasi deskripsi sumber-sumber refensi dalam bibliografi ilmu sosial (Silvana, 2016). Jadi dalam pembuatan deskripsi indeks artikel surat kabar hanya mencantumkan hari, tanggal, tahun terbit serta halaman dari artikel surat kabar yang didapatkan. Untuk lebih jelas berikut ini contoh dari pembuatan deskripsi arikel surat kabar. Sumarni, Nila. (2017 Juni 17). Problematika Pendidikan Seni di Sekolah Dasar. Singgalang, h. A-11 Tabel 2. Deskripsi Artikel Surat Kabar 4. Pembuatan Anotasi Artikel Proses selanjutnya membuat anotasi dari artikel. Anotasi merupakan gambaran singkat isi dari artikel aslinya, tujuan dari pembuatan anotasi adalah untuk memberika gambaran singkat isi dari artikel kepada pemustaka, jadi pemustaka tidak perlu membaca keseluruha dari isi artikel . Anotasi juga membantu pemustaka dalam menemukan informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan akurat, tanpa harus membaca isi dari keseluruhan artikel aslinya. Penyertaan anotasi dalam pembuatan indeks sangat berguna bagi pemustaka untuk memberikan gambaran topik artikel yang dibahas. Pembuatan anotasi dilakuakn dengan cara membaca isi dari keseluruhan artikel, memahami maksud dari isi artikel kemudian menyimpulkan isi keseluruhan dari artikel. Berikut ini contoh dari pembuatan anotasi tentang artikel bersubjekPendidikan, sebagai berikut: Pendidikan seni budaya dan keterampilan memiliki peran dalam pembentukan kepribadian anak didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangam anak, namun sudah lama bidang studi seni budaya ini diabaikan oleh guru SD kAarena banyaknya kendala yang dihadapi karena tidak adanya kecakapan untuk menyajikaan. Selain itu guru menganggap mata pelajaran seni senagai mata pelajaran yang kurang penting, alasan mengapa tidak di UN kan. Tabel 3. Anotasi Artikel Surat Kabar 5. Pembuatan Kata Kunci Kata kunci dapat kita tentukan dari judul koleksi atau membaca isi dari informasi artikel. Kata kunci adalah kata yang umum yang diketahui masyarakat dan kata kunci tersebut dapat mewakili isi dari keseluruhan informasai yang terdapat dalam artikel. Kata kunci terdiri dari satu kosa kata yang dapat mewakili dari isi keseluruhan pembahasan dalam informasi tersebut. Tujuan dari pembuatan kata kunci pada indeks untuk mempermudah dan memmpercepat dalam menemukan informasi,contoh kata kunci dapat dilihat dibawah ini. Kata Kunci: seni; pendidikan; sekolah Tabel 4. Kata Kunci Artikel Surat Kabar 6. Penyusunan Indeks Artikel Surat Kabar Proses selanjutnya adalah penyusunan indeks artikel surat kabar mengenai Pendidikan. Dalam penyusunan indeks kali ini berupa indeks tercetak yang berbentuk buku, yang terdiri dari indeks pengarang, indeks judul artikel, dan indeks kata kunci. Penyusunan indeks ini bertujuan untuk mempermudah pemustaka dalam menemukembali informasi yang dibutuhkan. Contoh penyusunan indeks sebagai berikut. a. Penulisan nama pengarang Penulisan nama pengarang artikel surat kabar ditulis dengan prinsip penulisan APA(American Psyhological Association) adalah gaya penulisan umum berformat penulisan taggal (author-date) yang digunakan untuk mengutip dan memberi sumber informasi untuk tugas tertulis maupun publikasi ilmiah. Yang sebagai mana daftar pustaka disusun berdasrkan abjad dari nama belakang pengarang, jika sumber yang dikutip tidak ada nama pengarangnya, maka diambil berdasrkan judulnya dengan signifikasi huruf pertama pada judul sebagai susunan urutan alfabetis. Nama belakang diletakkan pada bagian awal kemudian diikuti dengan unsur nama awal, dipisahkan dengan tanda koma (,). Untuk nama yang tidak dibalik dipisahkan dengan tanda hubung (-). Tata cara penulisan nama pengarang pada indeks yaitu sebagai berikut: a) nama tunggal, apabila nama pengarang hayan terdiri dari satu kata maka penulisan nama pengarang ditulis seperti biasa contoh: Gusnaldi dan ditulis juga Gusnaldi; b) pengarang lebih dari satu, diberi pemisah dengan tanda koma (,) contohnya: Adila, Amelia ditulis Amelia, A; c) gelar akademis ataupun gelar apa saja tidak dicantumkan conttohnya: Fren, Feri M. Hum dituliskan Feri, ; d) nama pengarang lebih dari tiga kata, jika nama pengarang lebih dari tiga kata maka, maka penulisannya dibalik, nama terakhir diletakkan pada bagian awal, nama pertama dibagian tengan dan sekedua dibagian terakhir contohnya: Muhammad Ilham Putra dituliskan Putra, M, I; e) nama pengarang yang tidak dibalik dipisahkan dengan tanda hubung (-) contohnya Sulistyo-Basuki penulisannya Sulistyo-Basuki. b. Penulisan Judul artikel Surat Kabar Dalam penulisan judul artikel yang akan diindeks maka dituliskan lengkap dengan judul asli dari artikel. Dalam penulisan judul tidak boleh disingkat dan dilarang menggunakan kata-kata yang sulit dipahami oleh pemustaka. Hal-hal yang perlu dipahami dalam penulisan judul artikel surat kabar adalah sebagai berikut: a) awal judul ditulis dengan menggunakan hurif kapital kecuali kata hubung contohnya: Pendidikan dalam Minangkabau; b) judul dan anak judul dipisah dengan tanda titik dua (:) contohnya: Pendidikan: Belajar Bahasa Inggris. Dari penjelasan contoh diatas dapat kita lihat bahwa penyusunan indeks dibuat dengan berupa daftar yang disusun secara alfabetis agar dapat mempermudah pemustaka dalam menemukan informasi yang dibutuhkan . 7. Penyusunan Indeks Artikel Surat Kabar tentang Pendidikan Tahap selanjutnya adalah penyusunan indeks beranotasi artikel surat kabar tentang Pendidikan.Penyusunan indeks artikel surat kabar ini sangan diperlukan. Indeks ini disusun berdasarkan nomor entri artikel. Hal ini dilakukan agar indeks tersusun secara sistematis dan dapat dipahami hal ini dilakuakan juga agar pemustaka dapat menelusur informasi dengan cepat dan tepat. Berikut ini langkah-langkah penyusunan indeks artikel surat kabar tentang Minangkabau: a) menuliskan nama pengarang artikel; b) waktu terbit artikel, hari terbit, tanggal terbit serta bulan dan tahun terbit artikel yang akan diindeks; c) pembuatan judul artikel, setiap awalan kata judul artikel menggunakan huruf kapital; d) judul surat kabar, pada artikel ini ialah Singgalang; e) halaman artikel ditemukan pada surat kabar; f) menambahkan anotasi agar terdapat isi ringkas dari artikel tersebut; g) pembuatan indeks artikel kata kunci yang mudah dipahami. Penyusunan indeks ini disusun berdasarkan sub-sub subjek dari Pendidikan untuk lebih mudah pengguna dalam menemukan iinformasi. Sesudah dikelompokkan berdasarkan sub-sub subjek Pendidikan. Setelah penyusunan indeks selesai maka perlu dilakukan pengujian untuk memastikan apakah indeks yang dibuat sudah selesai dengan ketentuan dalam penyusunan indeks. 8. Pengetikan Indeks Proses terakhir dalam penyusunan indeks adalah pengetikan indeks. Indeks koleksi artikel surat kabar tentang Pendidikan ini diketik dengan menggunakankan komputer, dalam pengetikan indeks hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut: a) pengetikan judul artikel ditebalkan penulisannya; b) pengetikan nama pengarang ditebalkan penulisannya dengan pembalikan nama; c) nama surat kabar, keterangan penerbit yang mencakup: hari, tanggal, bulan dan tahun terbit; d) halaman dmana artikel ditemukan yang ditulis dengan tanda “()”. Dibawah ini contoh indeks beranotasi artikel surat kabar bersubjek Pendidikan, sebagai berikut. No. Urut: Judul artikel surat kabar Pengarang. Judul surat kabar. Keterangan terbit (hari, tanggal, dan tahun terbit)(Halaman) Anotasi Kata Kunci Tabel 5. Kerangka Penyusunan Indeks Berdasrkan contoh diatas indeks beranotasi dapat dijelaskan bahwa nomor urut , merupakan nomor yang dibuat untuk mempermudah dalam menemukembali informasi, dalam penyusunan indeks beranotasi dibuat menggunakan nomor urut, merupakan nomor yang dibuat untuk memudahkan pemustaka dalam menelusur kembali informasi. Selanjutnya, membuat, indeks judul artikel, indeks nama pengarang, tempat terbit , tahun terbit dan penerbit. Untuk indeks nama pengarang penulisannya dibalik (inverted name). Selanjutnya indeks dilengkapi dengan anotasi. Anotasi merupakan gambaran isi dari koleksi artikel aslinya dan kata kunci merupakan kata yang dapat mewakili keseluruhan pembahasan dalam suatu koleksi.
Conclusion
Dari pembahasan bab sebelumnya dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama, tahap dalam penyusunan indeks adalah: 1) melakukan pengamatan terhadap ketersediaan koleksi surat kabar singgalang tahun 2017 dengan cara menelusur koleksi surat kabar di Perpustakaan Pusat Universita Negeri Padang; 2) menyeleksi koleksi surat kabar tentang artikel Pendidikan yang akan dibuat indeks beranotasinya; 3) membuat deskripsi artikel surat kabar tentang Pendidikan dengan mencantumkan nama surat kabar dan waktu terbit serta halaman artikel; 4) membuat anotasi yaitu kesimpulan dari keseluruhan informasi dari artikel secara rinci dan jelas; 5) menentukan kata kunci yang mengambarkan pokok permasalahan yang sering muncul dari artikel; 6) pembuatan indeks artikel surat kabar yang mencakup ketentuan dalam penulisan nama pengaran, judul artikel dan kata kunci; 7) penyusunan indeks beranotasi dengan subjek Pendidikan; 8) pengetikan indeks beranotasi, indeks pengarang, dan indeks kata kunci. Kedua, dalam penyusunan indeks beranotasi tentan artikel bersubjek Pendidikan terdapat kendala yang dihadapi sebagai berikut: 1) kendala pada saat melakuakn sistem Penyimpanan Koleksi Surat Kabar dapat diatasi dengan penyimpanan koleksi surat kabar hendaknya disusun di rak koleksi dengan rapi dan dijilid sesuai dengan urutan bulan dan tahun terbit ; 2) kendala pada saat melakukan penyeleksian koleksi surat kabar dapat diatasi dengan mengelompokkan surat kabar berdasarkan nama surat kabar, bulan serta tahun terbit. Berdasrakan hasil penelitian yang telah penulis lakukan dalam penyusunan indeks beranotasi surat kabar tentang artikel Pendidikan koleksi Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Padang yaitu sebagai berikut: 1) Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Padang sebaiknya menyediakan indeks beranotasi untuk koleksi surat kabar, karena banyaknya surat kabar yang terbit tiap harinya, maka diperlukan indeks beranotasi untuk koleksi surat kabar agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemustaka; 2) bagi pustakawan, sebaiknya menyediakan sarana penelusur informasi surat kabar dan juga menyediakanuntuk koleksi terbitan berkala lainnya; 3) bagi pemustaka, indeks dapat menjadikan indeks sebagai sarana dalam penelusuran informasi agar dapat dengan mudah menemukan informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan benar.