Kembali
16
1
2018 Jurnal Pari Vol 4 · 2 ISSN 2549-0133

STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGANSISTEM PERPUSTAKAAN DIGITAL BERBASIS WEB DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI PERIKANAN (STP) JURUSAN PENYULUHAN PERIKANAN (JURLUHKAN) BOGOR

Kementerian Kelautan dan Perikanan

Abstrak

Kemajuan pesat TI harus mampu diimbangi, diantisipasi kemajuan perpustakaan penyedia informasi, penyimpan pengetahuan, strateginya mengembangkan perpustakaan digital berbasis web sehingga perlu dilakukan studi kelayakan pengembangan sistem perpustakaan digital berbasis web perpustakaan digital STP Jurluhkan Bogor. Pengembangan sistem perpustakaan perlu didukung elemen dasar; kondisi ideal SDM, koleksi,infrastruktur,SOP,manajemen,anggaran. Studi bertujuan menentukan, merekomendasikan kelayakan yang harus dimiliki. Pendekatan penelitian; menganalisis, membandingkan kondisi ideal elemen dasar dengan kondisi standar perpustakaan digital Pustaka Bogor dan kondisi objektif perpustakaan digital STP Jurluhkan Bogor, untuk mengetahui sejauh mana unsur-unsur dasar perpustakaan digital ideal dapat dipenuhi, menentukan kelayakannya dan merekomendasikan kondisi standar unsur-unsur dasar perpustakaan digital STP Jurluhkan Bogor. Prosedur yang dilakukan: studi literatur, menggambarkan kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital berdasarkan sumber data tempat: badan standardisasi ANTA dari CAUDIT,APJII PPAUME dari ITB,IEEE,NISO,IFLA, sumber data simbol: buku, sumber litertur offline dan online dan sumber data bentuk orang: pengelola perpustakaan. Desain penelitian, penelitian deskriptif studi kasus, tahapan desain penelitiannya: pembuatan instrumen wawancara, daftar kecocokan, pengumpulan data dan analisis data hasil wawancara dengan membandingkannya. Diperoleh hasil kondisi tingkat kelayakan elemen dasar perpustakaan digital perpustakaan STP Jurluhkan 50,00% kondisi SDM, 21,40% kondisi koleksi, 95,20% kondisi infrastruktur, 0,00% kondisi SOP, 58,30% dan 11,11% kondisi anggaran, sehingga perpustakaan STP Jurluhkan Bogor belum layak 100% untuk melakukan pengembangan perpustakaan digital berbasis web, sehingga perlu meningkatkan kelayakan elemen dasar perpustakaan digitalnya.

Abstract

The rapid advancement of IT must be accompanied by the rapid progress of the library as a provider of information and knowledge repository. The library is required to provide sources of information in digital form. Development of digital libraries should be supported by the ideal conditions for the basic elements, namely: human resources, collections, infrastructure, SOP, management and budget. The initial step is to match the actual condition with the ideal conditions of the basic elements of digital libraries based on the sources of information from institutions which issued standards such as CAUDIT (2001), APJII and PPAUME (2000), IEEE (2009), NISO (2007) and IFLA (2009). The next step was doing feasibility analysis of the basic elements of digital libraries in the Library of STP Jurluhkan Bogor. The study aimed to determine the level of feasibility of the basic elements of digital libraries and recommended the feasibility of the basic elements that must be met. The study used a descriptive research design case study (case study) to conduct a feasibility study. Data were collected using interviews method with interview instruments and checklist. The results obtained by the conditions of the feasibility of the basic elements of digital libraries in library of STP jurluhkan Bogor are 50.00% human, 21.40% collection, 95.20% infrastructure, 0.00% SOP, 58.3% management, and 33.33% state budget. Based on the condition of the basic elements feasibility of library of STP Jurluhkan Bogor, it has not been feasible to conduct web-based digital library development, so there is the need to increase its level of eligibility in order to develop the basic elements of digital libraries.
Keywords: feasibility studies · digital libraries · web · College of Fisheries

Introduction

Pesatnya kemajuan TI harus mampu diimbangi bahkan diantisipasi oleh perpustakaan sebagai salah satu information provider and knowledge repository (Rufaidah, 2007). Salah satu strateginya dengan mengembangkan perpustakaan digital berbasis web. Untuk itu perlu dilakukan studi kelayakan (feasibility study), pengembangan sistem perpustakaan digital berbasis web di Perpustakaan STP Jurluhkan Bogor. Pengembangan perpustakaan digital berbasisweb perlu didukung oleh elemen dasar (basic elements) perpustakaan digital yang ideal, karena itu perlu dikaji kondisi obyektif elemen dasar Perpustakaan STP dan membandingkannya dengan kondisi elemen dasar ideal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kelayakan elemen dasar yang dimiliki oleh Perpustakaan STP, mendefinisikan kebutuhan elemen dasar digital yang harus dimiliki dan memformulasikan saran dan rekomendasi kondisi standar elemen dasar perpustakaan digital berbasis web. Penelitian dilaksanakan di perpustakaan STP Jurluhkan Bogor dan Pustaka Bogor terhadap elemen dasar pengembangan perpustakaan digital berbasis web, yaitu: SDM, koleksi, infrastruktur, SOP, anggaran dan manajemen. Penelitian membahas tingkat kelayakan, memformulasikan dan merekomendasikan kondisi standar elemen dasar perpustakaan digital berbasis web.

Method

Pendekatan Pendekatan dilakukan dengan caramenganalisis kondisi standar elemen dasar perpustakaan digital Pustaka Bogor sebagai perpustakaan rujukan dalam penerapan perpustakaan digital dan kondisi membandingkannya (benchmarking) dengan obyektif elemen dasar perpustakaan digital perpustakaan STP Jurluhkan Bogor, kemudian Mulai Studi Literatur Pengumpulan Data Awal - Sumber informasi data standar elemen dasar perpustakaan digital - Mendeskripsikan kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital Desain Penelitian; Studi Kelayakan: - Pembuatan instrumen wawancara (interview guide) dan daftar cocok (checklist) - Wawancara dan analisis data hasil wawancara dan daftar cocok kondisi elemen dasar perpustakaan digital Analisis data: - Membandingkan (benchmark) dan menganalisis hasil perbandingan kondisi obyektif elemen dasar perpustakaan digital dengan kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital. - Menentukan tingkat kelayakan elemen dasar perpustakaan Digital - Memformulasikan & Merekomendasikan kondisi standar elemen dasar perpustakaan digital Kesimpulan dan saran SELESAI Gambar 1. Langkah-langkah Penelitian kondisi kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital berbasis web menurut CAUDIT (2001), APJII danPPAUME(2000), IEEE(2009),NISO(2007), IFLA (2009) dan studi literatur. Dengan cara ini dapat diketahui sejauh mana elemen dasar ideal perpustakaan digital dapat terpenuhi oleh elemen dasar obyektif perpustakaan Pustaka Bogor dan STP Jurluhkan Bogor. Selanjutnya data yang diperoleh diolah, dianalisis dan digunakan untuk menentukan tingkat kelayakan serta merekomendasikan kondisi standar elemen dasar di perpustakan STP Jurluhkan Bogor. Kerangka Penelitian Pada studi kelayakan ini tahapan pelaksanaan penelitian tersebut dilakukan melalui serangkain proses penelitian sebagaimana pada Gambar 1 di bawah ini. Prosedur Penelitian Berdasarkan langkah-langkah penelitian pada Gambar 1 tersebut , maka tahapan penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut: A.Studi Literatur Untuk mendapatkan pemahaman mengenai standar kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital berbasis web. B. Pengumpulan Data Awal Mengumpulkan data dari berbagai sumber informasi untuk mendeskripsikan kondisi ideal elemen dasar pengembangan sistem perpustakaan digital berbasis web. Sumber-sumber data berupa tempat (plece) dari lembaga-lembaga standardisasi antara lainCAUDIT (2001),PPAUMEdanAPJII (2000), IEEE (2009), NISO (2007) dan IFLA (2009). Sumber data lain berupa simbol (paper) berupa buku, sumber litertur offline dan online serta sumber data berupa orang (person) yaitu para pengelola perpustakaan. C. Desain Penelitian Menggunakan desain penelitian deskriptif studi kasus (case study) dengan melakukan studi kelayakan, yaitu studi kasus yang bersifat evaluatif yang ditujukan pada layak tidaknya suatu tindakan atau usaha dilakukan. Masalah yang dianalisis adalah elemen dasar perpustakaan digital berbasis web, yaitu: kelayakan sumber daya manusia, kelayakan koleksi digital, kelayakan infrastruktur, kelayakan standard operational procedure (SOP), kelayakan manajemen dan kelayakan anggaran.Tahapan studi kelayakan yang dilakukan adalah sebagai berikut: a. Pembuatan instrumen wawancara: Instrumen yang dibuat adalah jenis instrument wawancara (interview guide) dan daftar cocok (checklist). Untuk memperoleh data dari setiap variabel, maka instrumen tersebut dibagi terhadap 6 (enam) bagian elemen dasar perpustakaan digital, yaitu: (a) Instrumen untuk data SDM, (b) Instrumen untuk data koleksi, (c) Instrumen untuk data infrastruktur, (d) Instrumen untuk data SOP, (e) Instrumen untuk data manajemen, (f) Instrumen untuk data anggaran. b. Pengumpulan data: Pengumpulan data dengan wawancara (interview guide) dan daftar cocok (checklist) dilakukan kepada pengelola perpustakaan. Selain itu Pengumpulan data dilakukan jugamelalui studi kepustakaan dan browsing internet. c. Analisis data hasil wawancara: Analisis data hasil wawancara dilakukan untuk membuktikan danmengetahui kondisi obyektif tingkat kelayakan kondisi elemen dasar perpustakaan digital Pustaka Bogor dan perpustakaan STP Jurluhkan Bogor. D. Analisis Data a. Membandingkan (benchmarking) danmenganalisis kondisi obyektif dan kondisi standar terhadap kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital: b. Menentukan tingkat kelayakan elemen dasar perpustakaan Digital c. Memformulasikan & merekomendasikan kondisi standar elemen dasar perpustakaan digital Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian akan dilakukan bulan Februari 2011, berlokasi di Pustaka Bogor dan Sekolah Tinggi Perikanan Jurusan Penyuluhan Perikanan Bogor. Pengolahan dan analisis data dilakukan di Laboratorium Pasca Sarjana Ilmu Komputer-FMIPA, Barangansiang Bogor.

Result & Discussion

Hasil perbandingan dan analisis hasil kondisi elemen dasar perpustakaan digital STP Jurluhkan Bogor dengan perpustakaan Digital Pustaka Bogor terhadap kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital berbasis web, sebagai berikut: Tabel 1. Hasil Perbandingan SDMPerpustakaan Digital antara Pustaka Bogor dengan SDMPerpustakaan Digital STP Jurluhkan Bogor Elemen Dasar Indikator Elemen Dasar Ideal Pustaka STP Jurluhkan Ya Tidak Ya Tidak SDM 1. Komponen Countainers: 1) Sebagai Network Administrator dengan kompetensi: (1) Menghubungkan perangkat keras (ANTA: ICAITSO14B) - - (2) Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network (ANTA: ICAITS120A) - - (3) Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya (ANTA: ICAITS122A) - (4) Mengelola network security (ANTA: ICAITS123A) - - (5) Monitor and administer network security (ANTA: ICAITS124A - - (6) Memahami routing - - 2) Sebagai System Administrator, dengan kompetensi: (1) Menghubungkan perangkat keras (ANTA: ICAITSO14B) - - (2) Melakukan instalasi Microsoft Windows - (3) Melakukan instalasi Linux - (4) Memasang dan menkonfigurasi mail server, ftp server, web server - - (5) Memahami routing - - 3) Sebagai Web Developer/Programer dengan kompetensi: (1) Membuat halaman web dengan multimedia (ANTA: ICAMM65DA) - - (2) CGI Programing - - 2. Komponen Contents: 1) Sebagai Database Administrator (DBA), dengan kompetensi: (1) Memonitor dan administer sebuah database (ANTA: ICAITS125A) - - 2) Sebagai Web Designer/Content Developer, dengan kompetensi: (1) Kemampuan menangkap digital image (ANTA: ICPMM21CA) - - (2) Membuat halaman web dengan multimedia (ANTA: ICPMM65DA) - - Persentase Tingkat Kelayakan (%) 100 50 A. Kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) Analisis elemen dasarSDMdari beberapa indikator sebagaimana Tabel 1 di atas, diperoleh persentase tingkat kelayakan SDM Pustaka Bogor terpenuhi 100%, sedangkan STP Jurluhkan Bogor baru mencapai 50% meliputi sebagai Network Administrator dengan kompetensimenghubungkan perangkat keras danmelakukan konfigurasi sistem operasional yang mendukung network. Sebagai System Administrator dengan kompetensi menghubungkan perangkat keras dan melakukan instalasi Microsoft Window. Sebagai Web Development Programer dengan kompetensimembuat halaman web dengan multimedia. Sebagai Data Base Administrator (DBA) dengan kompetensi memonitor dan administrator sebuah data base. Sebagai Web Designer/Content Developer dengan kompetensi kemampuan menangkap digital image danmembuat halamanweb dengan multimedia.Hal ini berarti masih diperlukan penyempurnaan untuk mencapai kriteria yang ideal. B. Kondisi Koleksi Digital Analisis elemen dasar koleksi dari beberapa indikator sebagaimana Tabel 2 di bawah, diperoleh persentase tingkat kelayakan koleksi Pustaka Bogor terpenuhi 100%, sedangkan STP Jurluhkan Bogor hanyamencapai 21.4% yangmeliputi indikator karya ilmiah digital, katalog dan video, sedangkan 79.6% belum terpenuhi. Adapun data hasil perbandingan koleksi Pustaka dengan STP Jurluhkan tertera pada Table 2 . Tabel 2. HasilPerbandingan (Benchmark) Koleksi PerpustakaanDigitalPustaka Bogor dengan Perpustakaan Digital STP Jurluhkan Bogor Elemen Dasar Koleksi Indikator Elemen Dasar Ideal Pustaka STP Jurluhkan Ya Tidak Ya Tidak 1. Bahan dan sumber daya digital fulltext: 1) E- journal - - 2) E-book - - 3) E-newspaper - - 4) E-zines - - 5) Database online - - 6) Karya ilmiah digital - 1. Sumberdaya metada: 1) Katalog - - 2) Indeks - - 3) Abstrak - - 2. Bahan-bahan multimedia digital: 1) Images - - 2) Animation - - 3) Video - - 4) Audio - - 3. Aneka situs di internet - Persentase Tingkat Kelayakan 100 21,4 Tabel 3. Hasil Perbandingan Infrastruktur Perpustakaan Digital Pustaka Bogor denganPerpustakaan Digital STP Jurluhkan Bogor Elemen Dasar Indikator Elemen Dasar Ideal Pustaka STP Jurluhkan Ya Tidak Ya Tidak Infrastruktur 1. Komponen perangkat keras (hardware) minimal: 1) 1 set computer server - 2) 4 set personal computer - 3) 1 unit hub - - 4) 1 unit router - - 5) 1 buah modem - - 6) 1 unit UPS - - 7) 1 set kabel konektor - 8) 1 set instalasi listrik - 9) 1 set instalasi jaringan - 10) 1 unit saluran telpon - 11) 1 unit printer - - 12) 1 unit scanner - - 2. Komponen perangkat lunak: 1) Operating system - - 2) Database management system - 3) Web browser - - 4) Aplikasi interface - 5) Web server - - 6) Bahasa pemrograman - 3. Jaringan: 1) Local Area Network - 2) Internet - - 3) Website - - Persentase Tingkat Kelayakan 100 95,2 C. Kondisi Infrastruktur Analisis elemen dasar terkait dengan infrastruktur dari beberapa indikator sebagaimana Tabel 3 di bawah, diperoleh persentase tingkat kelayakan infrastruktur Pustaka Bogor terpenuhi 100%, dan STP Jurluhkan Bogor diperoleh prosentase tingkat kelayakan 95,3%, yang berarti bahwa hampir semua indikator elemen dasar ideal sudah terpenuhi, kecuali computer server. Studi Kelayakan Pengembangan ..........................................................................................(Dadan Syachrulramdhani) D. Kondisi SOP Analisis elemen dasar infrastruktur dari beberapa indikator sebagaimana Tabel 4 di bawah, diperoleh persentase tingkat kelayakan SOP Pustaka Bogor terpenuhi 100%, sedangkan STP Jurluhkan masih 0 %. Hal ini berarti semua Standard Operation Procedure (SOP) yangmeliputi konversi dokumen, upload ke web, pengolahan dokumen digital, sistem pelayanan pustakaan digital, pemeliharaan jarigan dan pemeliharaanweb semuanya belumdimiliki oleh STP Jurluhkan Bogor, sehingga perlu dilengkapi. Tabel 4. Hasil Perbandingan SOP Perpustakaan Digital Pustaka Bogor dengan Perpustakaan Digital STP Jurluhkan Bogor Elemen Dasar Indikator Elemen Dasar Ideal Pustaka STP Jurluhkan Ya Tidak Ya Tidak SOP Perpustakaan memiliki: 1) SOP konversi dokumen. - 2) SOP upload ke web. - 3) SOP pengolahan dokumen digital. - 4) SOP sistem layanan perpust. digital. - 5) SOP pemeliharaan jaringan . - 6) SOP pemeliharaan web. - Persentase Tingkat Kelayakan 100 0 Tabel 5. Hasil PerbandinganManajemen Perpustakaan Digital Pustaka Bogor dengan Perpustakaan Digital STP Jurluhkan Bogor Elemen Dasar Indikator Elemen Dasar Ideal Pustaka STP Jurluhkan Ya Tidak Ya Tidak Mana-jemen 1. Memiliki pengembangan koleksi digital berstandar kriteria NISO: 1) Collection (organized groups of object) - 2) Object (digital materials) - 3) Metadata (information about objects and collections) - - 4) Initiatives (program or projects to create and manage collection) - 2. Memiliki pengembangan koleksi digital berstandar metode IFLA: 1) Perpustakaan melaksanakan kegiatan Digitization.: (1) Scanning - - (2) Editing - - (3) Uploading - - 2) Perpustakaan melaksanakan Acquisition of original digital works. - 3) Perpustakaan melaksanakan Acces to external materials. - - 3. Melakukan kegiatan lainnya: 1) Penyimpanan - - 2) Pendistribusian - - 3) Pelestarian - - Persentase Tingkat Kelayakan 100 58,3 Tabel 6 Hasil PerbandinganAnggaran Perpustakaan Digital Pustaka Bogor dengan Perpustakaan Digital STP Jurluhkan Bogor Elemen Dasar Indikator Elemen Dasar Ideal Pustaka STP Jurluhkan Ya Tidak Ya Tidak Anggaran 1. Pendanaan investasi, yaitu: 1) Perangkat keras - - 2) Perangkat lunak - - 3) Perangkat jaringan - 2. Pendanaan operasional : 1) Digitalisasi. - - 2) Acquisition of original digital works. - 3) Acces to external materials. - 4) Penyimpanan - - 5) Pendistribusian - - 6) Pelestarian - - Persentase Tingkat Kelayakan 100 33,33 G. Rekapitulasi k Kondisi Elemen Dasar Hasil rekapitulasi perbandingan tingkat kelayakan elemen dasar perpustakaan digital Pustaka Bogor dan perpustakaan digital STP Jurluhkan Bogor terhadap kondisi ideal elemen dasar tercantumdalam Tabel 7 dibawah ini: Berdasarkan analisis hasil wawancara, perbandingan dan rekapitulasi hasil perbandingan tersebut di atas menunjukan bahwa semua kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital terpenuhi 100 % oleh perpustakaan Pustaka Bogor yang membuktikan bahwa kondisi elemen dasar sudah layak dalam mengembangkan perpustakaan digital berbasis web. Sedangkan di Perpustakaan STP Jurluhkan menunjukan bahwa semua kondisi ideal elemen dasar perpustakaan digital belum terpenuhi 100 % yang menunjukan bahwa kondisi elemen dasar perpustakaan STPJurluhkanBogor belumlayak dalam mengembangankan perpustakaan digital berbasis web. Tabel 7 Hasil Rekapitulasi Perbandingan Tingkat Kelayakan Elemen Dasar Pustaka Bogor dan Perpustakaan Digital STP Jurluhkan Bogor Terhadap Indikator Elemen Dasar Ideal Perpustakaan Digital berbasis Web No. Elemen Dasar Tingkat Kelayakan (%) Pustaka STP 1 Sumber Daya Manusia 100 50,00 2 Koleksi 100 21,40 3 Infrastruktur 100 95,20 4 SOP 100 0,00 5 Manajemen 100 58,30 6 Anggaran 100 33,33 H. Rekomendasi Untuk Perpustakaan Digital Berbasis Web bagi STP Jurluhkan Bogor Berdasarkan hasil analisis data, maka penulis merekomendasikan beberapa kriteria dan kondisi, sehingga STP Jurluhkan Bogor memenuhi tingkat kelayakan sampai 100%.Adapun rekomendasi yang diusulkan berdasarkan enam elemen dasar ideal seperti tertera pada tabel 8. Tabel 8. Rekomendasi Indikator Elemen Dasar Pengembangan Perpustakaan BerbasisWeb No Elemen Dasar Rekomendasi Solusi Teknis Pelaksanaan 1. SDM Agar secara bertahap diupayakan peningkatan tingkat kelayakan SDM yang ada Menambah SDM yang kompeten di bidang IT sesuai standar,yaitu: 1. Rekruitmen SDM dengan pengangkatan CPNS 2. Mutasi dengan prinsip:the right man in the rigtht place, melalui: 1) Program Pendidikan 2) Pelatihan dan Magang 3. Alih fungsi, melalui: 1) Program Pendidikan 2) Pelatihan dan Magang 1. Network administrator 2. System administrator 3. Web developer 4. Darabase adminisrator 5. Web designer 2. Koleksi Agar secara bertahap diupayakan peningkatan tingkat kelayakan koleksi yang ada. Melengkapi dan menambah koleksi pustaka digital yang berkualitas: 1. Melaksanakan digitalisasi 2. Melaksanakan Konversi 3. Melaksakan Burning 4. Mengajukan pembelian 5. Mengajukan berlangganan. 6. Download koleksi digital open source. 7. Bekerjasama dengan perpustakaanperpustakaan digital . 1. Fulltext 2. Sumberdaya metadata 3. Bahan-bahan multimedia digital 4. Menghimpun aneka situs dari Internet 3. Infrastruktur Agar secara bertahap diupayakan peningkatan tingkat kelayakan Infrastruktur yang ada. Melengkapi dan meningkatkan kapasitas Infrastruktur: - Melakukan up grade secara berkala. 1. Hardware(HW) 2. Software (SW) 3. Netware (NW) 4. SOP Agar secara bertahap diupayakan peningkatan tingkat kelayakan SOP yang ada. Menyusun SOP Tahapan penyusunan SOP, yaitu: 1. Analisis kebutuhan SOP, 2. Pengembangan SOP, 3. Penerapan SOP, 4. Monitoring dan evaluasi. 5. Manajemen Agar secara bertahap diupayakan peningkatan tingkat kelayakan SDM yang ada. 1.Melakukan pengembangan koleksi berstandar kriteria NISO 2.Melakukan pengembangan koleksi berstandar metode IFLA, yaitu: Acquisition of original digital work 1. Menyusun perencanaan berstandar NISO dan metode IFLA serta SOP . 2. Menyusun perencanaan dengan memperhatikan kondisi elemen dasar lainnya. 6. Anggaran Agar secara bertahap diupayakan peningkatan tingkat kelayakan anggaran yang ada. Agar menyusun dan mengajukan anggaran: 1. Investasi 2. Operasional 3. Kegiatan lainnya Agar menyusun dan mengajukan anggaran: 1. Investasi 2. Operasional 3. Kegiatan lainnya

Conclusion

Kesimpulan a Berdasarkan data dari hasil dan pembahasan diperoleh kondisi tingkat kelayakan elemen dasar perpustakaan digital berbasis web perpustakaan Pustaka Bogor mencapai 100 %. Kondisi tingkat kelayakan tersebut membuktikan bahwa kondisi elemen dasar perpustakaan Pustaka Bogor sudah layak dalam mengembangkanperpustakaandigitalberbasisweb. b Berdasarkan data dari hasil dan pembahasan diperoleh kondisi tingkat kelayakan elemen dasar perpustakaan digital berbasis web perpustakaan STPjurluhkan Bogor yaitu 50.00%kondisi elemen dasar SDM, 21,40%kondisi elemen dasar koleksi, 95,20 % kondisi elemen dasar infrastruktur, 0.00 %, kondisi elemen dasar SOP dan 58,30 % kondisi elemen dasar manajemen serta 33.33 % kondisi elemen dasarAnggaran c Berdasarkan tingkat kelayakan tersebut perpustakaan STP Jurluhkan Bogor belum layak untuk melakukan pengembangan perpustakaan digital berbasis web. d Perpustakaan STP Jurluhkan Bogor perlu meningkatkan kelayakan elemen dasar perpustakaan digitalnya agar dapat mengembangkan perpustakaan digital berbasis web-nya. Saran a. Kondisi elemen dasar ideal agar segera dipenuhi dan kembangkan, sehingga semua persyaratan tingkat kelayakan perpustakaan digital berbasis web bagi STP Jurluhkan Bogor dapat terwujud dengan layak dan optimal. b. Dalam upaya untuk melengkapi semua elemen ideal termaksud serta proses pengembangannya, maka sebaiknya dapat dilakukan dengan berpedoman kepada rekomdasi hasil penelitian ini. c. Penelitian ini dapat dilanjutkan lebih mendalam dengan melakukan antara lain berupa analisis terhadapmasing-masing komponen elemen dasar pengembangan perpustakaan digital berbasis web.