LAYANAN PENELUSURAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN MELALUI JARINGAN INTRANET DI PUSAT RISET PERIKANAN
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Abstrak
Penelusuran koleksi merupakan salah satu layanan perpustakaan yang langsung berhubungan dengan pemustaka. Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komputer, penyebaran informasi dapat dilakukan melalui media jaringan komputer (intranet) yang bisa diakses khusus hanya di lingkup kantor Pusat Riset Perikanan (Pusriskan). Semua komputer/laptop yang terhubung ke jaringan hotspot Pusriskan bisa melakukan pencarian koleksi perpustakaan melalui komputer/ laptop masing-masing pemustaka. Kemudahan mendapatkan informasi koleksi bagi pemustaka diharapkan dapat menarik minat yang lebih untuk datang ke perpustakaan dan merasakan manfaat dari layanan yang disediakan oleh pustakawan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sesuai amanat undang-undang perpustakaan.
Abstract
Searching for collections is one of the library services that is directly related to users. With the development of information technology and computers, the dissemination of information can be done through computer network media (intranets) that can be accessed specifically only in the scope of the Research Center for Fisheries (RCF). All computers/notebook connected to the RCF hotspot network can search library collections through each user’s computer/notebook. The ease of obtaining collection information for visitors is expected to attract more interest to come to the library and feel the benefits of the services provided by librarians by utilizing information and communication technology according to the mandate of the library law.
Keywords:
collection
· intranet
· user
· services
Introduction
Perpustakaan Pusriskan merupakan perpustakaan khusus lembaga pemerintah dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, koleksi yang dipunyai terdiri dari buku-buku/jurnal/Skripsi/Thesis/ Disertasi mengenai perikanan khususnyamengenai perikanan tangkap dan budidaya yang diperoleh dari hasil terbitan Pusriskan sendiri, pembelian, hibah, hadiah. Pemustaka terdiri dari pegawai pemerintah khususnya bidang perikanan dan kelautan, peneliti, teknisi, mahasiswa, dinas terkait dan stake holder bidang perikanan. Koleksi perpustakaan menurut Undang-undang No. 43 tahun 2007 adalah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan, yang dihimpun, diolah dan dilayankan. Pemustaka adalah pengguna perpustakaan, yaitu perseorangan, kelompok orang, masyarakat, atau lembaga yang memanfaatkan fasilitas layanan perpustakaan. Perpustakaan bertujuanmemberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupanb bangsa. Menurut Chaffey (2011: 98), “Internet adalah jaringan fisik yang menghubungkan komputer di seluruh dunia. Ini berdiri jika infrastruktur server jaringan dan hubungan komunikasi antara mereka yang digunakan untuk menyimpan danmemindahkan informasi antara personal computer (PC) client dan serverweb.” Menurut Chaffey (2011: 12), “Intranet adalah jaringan pribadi dalam satu perusahaan yang menggunakan standar internet untuk memungkinkan para karyawan untuk mengakses dan berbagi informasi denganmenggunakan teknologi web publishing.” Menurut Turban et al. (2012: 39), “Intranet adalah sebuah jaringan internal perusahaan atau pemerintah yang menggunakan peralatan internet, seperti web browser, dan protokol internet.” Sesuai dengan amanat undang-undang setiap perpustakaanmengembangan layanan perpustakaan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seramenyediakan sarana dan prasarana yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, maka perpustakaan Pusriskan menyediakan penggunanan jaringan intranet untuk pemustaka dalam layanannya. Penyediaan layanan penelusuran informasi dengan memanfaatkan jaringan intranet bertujuan agar pemustaka dapat melakukan penelusuran koleksi perpustakaan Pusriskan secara mudah di komputer/ laptop sendiri dan dapat langsungmenemukan koleksi yang dibutuhkan, kemudian datang ke perpustakaan untuk membaca atau meminjam koleksi tersebut melalui pustakawan.
Method
Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif yang merupakan hasil dari penerapan aktifitas dan pekerjaan sehari-hari yang dilakukan di perpustakaan secara efisien dan efektif. Jugamelalui studi literatur dari buku-buku atau karya tulis ilmiah.
Result & Discussion
Koleksi perpustakaan Pusriskan berada di 2 lokasi yaitu gedung BRSDM KP 2Ancol dan di kantor Pasar Minggu untuk buku budidaya.Untuk buku yang berada di kantor Pusriskan Ancol sudah terdapat aplikasi perpustakaan menggunakan Slims Senayan versi 7 portabel. Terdapat juga terbitan jurnal Pusriskan yang terbit secara reguler dan sudah tersedia secara online di laman http://ejournal-balitbang.kkp.go.id. Jumlah koleksi dan nama jurnal bisa dilihat pada Tabel 1. Untuk penggunaan intranet ini semua komputer/ laptop harus masuk ke jaringan hotspot Pusriskan dengan user yang telah disediakan oleh administrator dari bagian data dan informasi Pusriskan. Untuk server jaringan berada di lantai 3. Di perpustakaan yang berada di lantai 2 terdapat sebuah perangkat keras switch hub dengan menggunakan kabel UTP (unshielded twisted pair) dari server lantai 3 seperti terlihat pada gambar 1. Tabel 1. Jumlah Koleksi dan nama jurnal terbitan Pusriskan No Nama Koleksi Jumlah Keterangan 1. Buku 1671 judul 2. Laporan 100 judul 3. Prosiding 67 judul 4. Skripsi/thesis/disertasi 43 judul 5. Poster 7 judul 6. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 4 kali per tahun Maret, Juni, September, Desember 7. Jurnal Riset Akuakultur 4 kali pertahun Maret, Juni, September, Desember 8. Jurnal kebijakan Perikanan Indonesia 2 kali per tahun Mei dan November 9. Indonesian Fisheries Research Journal 2 kali per tahun Juni dan Desember 10. Indonesian Aquaqulture Journal 2 kali per tahun Juni dan Desember 11. BAWAL 3 kali per tahun April, Agustus dan Desember 12. Media Akuakultur 2 kali per tahun Juni dan Desember 13. Buletin Teknik Litkayasa 2 kali per tahun Juni dan Desember 14. Buletin Teknik Litkayasa Akuakultur 2 kali per tahun Juni dan Desember Gambar 1. Perangkat keras switch hub di perpustakaan Pusriskan lantai 2 Hardware ini berfungsi sebagai penghubung antar piranti komputer/laptop/printer dengan server dan semua jaringan yang terhubung dengan server. Penghubung bisa dengan menggunakan kabel UTP (unshielded twisted pair) ataupun denganWireless. Di perpustakaan Pusriskan terdapat 1 buah personal komputer yang sudah terinstal aplikasi perpustakaan (Slims Senayan versi 7 portabel) yang dihubungkan dengan server sehingga bisa diakses oleh semua piranti yang terhubung dengan server Pusriskan. (Gambar 2) Gambar 2. Personal komputer yang sudah terinstall aplikasi perpustakaan Untuk komputer server aplikasi perpustakaan ada beberapa langkah yang dilakukan oleh pustakawan agar bisa terhubung dengan server dan bisa diakses oleh semua piranti. Langkah-langkah tersebut adalah : 1. Masuk ke jaringan server Pusriskan dengan login yang telah diberikan oleh admin seperti terlihat pada gambar 3 2. Melakukan pengaturan alamat Internet Protocol (IP) di komputer perpustakaan dengan menggunakan IP statis agar tidak berubah setiap hari seperti terlihat pada gambar 4. Masuk ke jaringan Pusriskan Gambar 3. Proses masuk ke jaringan Pusriskan Gambar 4. Pengaturan alamat IP personal komputer menjadi statis (dilakukan oleh pustakawan) 3. Pengaktifan aplikasi perpustakaan Slims Senayan versi 7 portabel oleh pustakawan yang akan dihubungan ke server seperti terlihat pada gambar 5. Apabila sudah terlihat seperti gambar 5 maka aplikasi sudah bisa diakses dan digunakan oleh pustakawan dan pemustaka yang sudah terhubung dengan jaringan intranet Pusriskan. Gambar 5. Pengaktifan aplikasi perpustakaan slims Senayan (oleh Pustakawan) Untuk pemustaka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah mengikuti langkah yang sudah dijelaskan pada gambar 3. Setelahmasuk ke jaringan intranet, pemustaka bisa membuka browser internet yang tersedia di komputer/laptopnya danmengetikkan alamat IP komputer perpustakaan yang sudah disetting oleh pustakawan seperti terlihat pada gambar 6. Gambar 6. Input IP address oleh pemustaka untuk masuk ke aplikasi perpustakaan dengan menggunakan browser internet Setelah masuk ke aplikasi perpustakaan, pemustaka bisa melakukan penelusuran koleksi dengan mencari topik/tema apa yang dibutuhkan, setelah ditemukan koleksi yang diinginkan pemusta datang ke perpustakaan, kemudian pustakawan mencari di lokasi yang tertera pada aplikasi. Setelah ditemukan koleksi di masukkan ke sirkulasi dengan menscan barcode atau dengan menginput manual nomor buku dan menyerahkan kepada pemustaka untuk dibaca atau untuk dipinjam. Proses peminjaman diberi waktu selama 2 minggu setelah itu bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. Proses penelusuran sampai peminjaman dapat dilihat pada gambar 7-10. Gambar 7. Penelusuran koleksi melalui OPAC Gambar 8. Contoh Koleksi yang ditemukan setelah pemustaka memasukkan topik Gambar 9. Buku yang diinginkan pemustaka dan lokasi buku Gambar 10. Buku yang dicari oleh pemustaka siap dibaca atau dipinjam
Conclusion
Dengan kemudahan peggunaan aplikasi perpustakaan menggunakan jaringan intranet di lingkungan kantor Pusat Riset Perikanan untuk layanan penelusuran koleksi perpustakaan kepada pemustaka diharapkan bisa meningkatkan minat untuk kunjungan danmemanfaatkan koleksi yang ada perpustakaan secaramaksimal. Dan juga diharapkan pustakawan bisa lebih meningkatkan layanan terhadap pemustaka denganmemanfaatkan teknologi informasi dan komputer.