Kembali
16
1
2017 Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 5 · 2 ISSN 2549-1334

SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI DENGANKEYWORD (Recall dan Precision pada Judul danSubjek di OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada)

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstrak

Penelitian ini berjudul sistem temu kembali dengan keyword deskriptif menggunakan recall dan precision pada judul dan subjek di OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada. Tujuan penelitian ini yaitu bagaimana sistem temu kembali menggunakan judul dan subjek dan melihat efektifitas menggunakan metode pengukuran menggunakan recall dan precision, jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah temu kembali menggunakan judul dan subjek dengan mengambil 1 judul dan 1 subjek dari keseluruhan koleksi yaitu Ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari penelususran menggunakan judul persentase recall sebesar 0.97 dan precision sebesar 0.45, menyatakan kurang efektif karena antara recall dan precision tidak menunjukkan hasil yang sama, dan precision lebih rendah dari pada recall. Sedangkan pencarian menggunakan subjek menunjukkan persentase recall sebesar 0.78 dan precision sebesar 0.23 berdasarkan pencarian menggunakan subjek masih kurang efektif karena antara recall dan precision tidak menunjukan perbandingan yang sama dan precision lebih rendah dari pada recall.
Keywords: Sistem temu kembali · recall dan precision · judul · subjek

Introduction

Dalam sebuah perpustakaan, temu kembali informasi sangatlah diperlukan dalam mencari bahan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Menurut Hasugian (2003) bahwa “pada dasarnya sistem temu balik informasi adalah suatu proses untuk mengidentifikasi, kemudian memanggil (retrieve) suatu dokumen dari suatu simpanan (file), sebagai jawaban atas permintaan informasi”. Menurut Putu Laxman Pendit. [et al.] (2007), sistem temu kembali informasi atau information retrieval (IR) merujuk ke keseluruhan kegiatan yang meliputi pembuatan wakil informasi (representation), penyimpanan (storage), pengaturan (organization) sampai ke pengambilan (access). Menurut Lee Pao (1989) mengatakan dalam sistem temu kembali informasi memiliki prinsip ketepatan dalam menemukan informasi yang diperlukan yaitu recall dan precision. Menurut Lee Pao ada dua hal penting yang biasanya digunakan dalam mengukur kemampuan suatu sistem temu kembali informasi yaitu rasio atau perbandingan dari perolehan (recall), dan ketepatan (precision). Seiring dengan perkembangan teknologi seperti sekarang membuat alat penelusuran informasi menjadi semakin modern dan canggih ditambah lagi dengan sistem informasi yang memudahkan pengguna di dalam temu kembali informasi menggunakan OPAC. Menurut Supriyanto dalam Siti Febrianti (2016) Online Public Acces Catalogue (OPAC) adalah sebuah fitur yang digunakan untuk memfasilitasi pengunjung web untuk mencari katalog koleksi perpustakaan yang dapat diakses oleh umum yang fungsinya sama dengan kartu katalog yang tersedia di perpustakaan pada umumnya. Katalog online ini dapat dimanfaatkan dengan sangat mudah sebagai bibliografi atau bahkan indeks pun terdapat pada katalog online. Berdasarkan penjelasan di atas bahwa OPAC merupakan kumpulan katalog online yang dapat memudahkan pengguna mengakses informasi secara mudah. Perpustakaan Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu perpustakaan Perguruan Tinggi yang telah menggunakan OPAC dengan terkoneksi ke internet sehingga orang-orang dapat dengan mudah mengakses informasi yang dibutuhkan, ada beberapa cara yang dapat digunakan dalam melakukan pencarian yang ada pada OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada yaitu dengan menggunakan judul, pengarang, penerbit, subjek, nomor klasifikasi untuk mempermudah menemukan informasi yang di butuhkan oleh pengguna. Pada OPAC perpustakaan UGM juga menyediakan model Boolean AND, OR, dan AND NOT pada menu pencarian. Namun penulis membatasi temu kembali hanya dengan menggunakan judul dan subjek dengan mengambil 1 judul dan 1 subjek koleksi untuk dijadikan sampel yang digunakan sebagai alat menelusur pada OPAC UGM

Method

Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Menurut Hadari Mawari dkk., (1995) mengatakan bahwa dalam penelitian deskriptif kualitatif adalah prosedur atau cara memecahan masalah penelitian dengan memaparkan keadaan objek yang diselidiki seperti (seseorang, lembaga, pabrik, dan lain-lain) sebagaimana adanya berdasarkan fakta_x0002_fakta yang aktual pada saat sekarang atau pada saat penelitian dilakukan. Arikunto (2006) juga berpendapat bahwa dalam penelitian deskriptif pada umumnya tidak perlu merumuskan hipotesis. Populasi yang didapat yaitu berjumlah 52200 judul dan 77912 eksemplar yang ada pada Perpustakaan Universitas Gadjah Mada, sedangkan untuk jumlah sempel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah 1 judul dan 1 subjek koleksi dari total keseluruhan koleksi pada umumnya buku teks

Result

a. OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Menurut Supriyanto dalam Siti Febrianti (2008:134) Online Public Acces Catalogue (OPAC) adalah sebuah fitur yang digunakan untuk memfasilitasi pengunjung web untuk mencari katalog koleksi perpustakaan yang dapat diakses oleh umum yang fungsinya sama dengan kartu katalog yang tersedia di perpustakaan pada umumnya. Katalog online ini dapat dimanfaatkan dengan sangat mudah Bibliografi atau bahkan indeks pun terdapat pada katalog online. Dari keterangan tersebut dapat kita simpulkan OPAC merupakan katalog online. Utuk melihat bentuk tampilan dari OPAC Perpustakaan UGM dapat dilihat pada gambar di bawah ini Gambar 1. Tampilan OPAC Perpustakaan UGM Dari gambar di atas dapat dijelaskan bahwa terdapat beberapa menu pilihan dalam pencarian informasi yang di tawarkan, sepert : 1) Lokasi Pada pilihan lokasi OPAC Perpustakaan UGM menawarkan beberapa pilihan di mana lokasi informasi akan kita cari, jika pengguna memilih semua maka OPAC akan menampilkan informasi yang ada pada semua Fakultas yang ada di UGM, tapi jika pengguna memilih salah satu Fakultas maka yang tampil hanya informasi yang terdapat pada fakultas yang kita pilih. 2) Obyek Cari Pada pilihan objek cari terdapat menu pilihan jenis koleksi yang akan dicari seperti buku, laporan penelitian, jurnal, artikel jurnal/ makalah, pada pilihan objek juga menawarkan pilihan semua jenis informasi yang kita cari. 3) Urutan Berdasarkan Pada menu ini terdapat infprmasi yang dapat kita urutkan berdasar relevansi atau bisa juga berdasarkan judul, pada urutan ini kita juga dapat memilih berapa baris informasi tersebut dapat di tampilkan sampai batas maksimal 50 baris. 4) Akurasi Pada pilihan akurasi pengguna dapat menggunakan beberapa pilihan seperti informasi yang di cari menggandung semua kata, mengandung beberapa kata, exact/tempat sehingga memudahkan pengguna dalam memilih informasi yang dicari dengan tepat. 5) Search Pada menu search pengguna dapat memasukan kata kunci yang bisa di gunakan untuk mencari informasi seperti judul, pengarang, penerbit, subjek, nomor klasifikasi atau bisa juga memasukan semua field pada menu search. Pada menu search juga terdapat Boolean yang dapat digunakan untuk pencarian seperi AND, OR, AND NOT, sehingga memungkinkan informasi yang di panggil lebih relevan. b. Recall dan Precision Menggunakan Judul dan Subjek Menurut Pendit, Recall adalah proporsi jumlah dokumen yang ditemukan kembali oleh sebuah pencarian dalam sistem temu kembali informasi. Jumlah dokumen yang relevan ditemukan Recall = Jumlah semua dokumen trelevan di dalam koleksi Precision adalah proporsi jumlah dokumen yang ditemukan dan dianggap relevan untuk kebutuhan pencari informasi/rasio jumlah dokumen yang ditemukan kembali dengan total jumlah dokumen dalam kumpulan dokumen yang dianggap relevan. Jumlah dokumen yang relevan ditemukan Precision = Jumlah semua dokumen trelevan di dalam koleksi Lancaster (1979) merumuskan matriks terkenal sebagai ukuran recall-precision: Tabel 1. Ukuran Recall-Precision Relevan Tidak Relevan Total Ditemuka n a (hits) b (noise) a+b Tidak Ditemuka n c (misses) d( rejected) c+d Total a+c b+d a+b +c Lalu berdasarkan tebel tersebut, rumus recall-precision pun menjadi: Recall = [a/(a+c)]x 100 Precision = [a/(a+b)]x 100 c) Recall dan Precision Menggunakan Judul Ekonomi Islam Judul ekonomi Islam pada OPAC yang ditemukan dalam semua jenis pencarian yaitu 228 koleksi, yang dinyatakan relevan berjumlah 44 koleksi, yang tidak relevan 52, yang tidak ditemukan tetapi relevan berjumlah 5 koleksi, tidak ditemukan dan tidak relevan berjumlah 127 koleksi. Untuk menghitung recall dan presision dengan menggunakan judul Ekonomi Islam dapat dilihat pada keterangan di bawah ini: Tabel 2. Perhitungan Recall dan Presision Menggunakan Judul Relevan Tidak Relevan Total Ditemukan 44 (a) 52 (b) 95 Tidak Ditemukan 5 (c) 127 (d) c+d Total 49 179 228 Sumber: OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada, 2016 Keterangan : = = 44 44 + 5 R = 0.97 = a a + b = 44 44 + 52 P= 0.45 Berdasarkan penjelasan di atas dapat dilihat bahwa Recall pada judul ekonomi islam memiliki persentase 0,97, sedangkan untuk Presisionnya memiliki persentase 0.45, berdasarkan kondisi ideal dari keefektifan suatu sistem temu kembali informasi adalah apabila rasio recall dan precision sama besarnya (1 : 1 ). (Lee Pao, 1989). Selain itu, suatu sistem temu kembali dinyatakan efektif apabila hasil penelusuran mampu menunjukkan ketepatan (precision) yang tinggi sekalipun perolehannya rendah (Rowley, 1992) dapat disimpulkan bahwa presision pada judul koleksi Ekonomi Islam kurang efektif karena memiliki presision yang lebih rendah dari recall. 4) Recall dan Precision Menggunakan Subjek Judul Ekonomi Islam pada OPAC yang ditemukan dalam semua jenis pencarian yaitu 228 koleksi, yang dinyatakan relevan berjumlah 39 koleksi, yang dinyatakan tidak relevan 125, yang tidak ditemukan tetapi relevan berjumlah 11 koleksi, tidak ditemukan dan tidak relevan berjumlah 53 koleksi. Untuk menghitung recall dan presision dengan menggunakan judul Ekonomi Islam dapat dilihat pada keterangan di bawah ini: Tabel 3. Perhitungan Recall dan Presision Menggunakan Subjek Rele van Tidak Relevan Total Ditemuka n 39 (a) 125 (b) 95 Tidak Ditemuka n 11 (c) 52 (d) c+d Total 50 177 228 Sumber: OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada, 2016 Keterangan : = = 39 39 + 11 R = 0.78 = a a + b = 39 39 + 125 P= 0.23 Berdasarkan penjelasan diatas dapat dilihat bahwa recall pada judul Ekonomi Islam memiliki persentase 0,78, sedangkan untuk Presisionnya memiliki persentase 0.23, berdasarkan kondisi ideal dari keefektifan suatu sistem temu kembali informasi adalah apabila rasio recall dan precision sama besarnya (1 : 1 ). Lee Pao (1989). Selain itu, suatu sistem temu kembali dinyatakan efektif apabila hasil penelusuran mampu menunjukkan ketepatan (precision) yang tinggi sekalipun perolehannya rendah Rowley (1992), Dapat disimpulkan bahwa presision pada subjek Ekonomi Islam kurang efektif karena memiliki presision yang lebih rendah dari recall. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh peneliti pada OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada menggunakan bahasa alamiah dalam penelusuran, karena dapat menggunakan seluruh istilah yang terdapat dalam dokumen untuk di jadikan sebagai query. Dan pengguna akan dipermudah dalam menelusur informasi pada OPAC dengan menggunakan bahasa alamiah.

Conclusion

Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: a. Tampilan yang ada pada OPAC Universitas Gadjah Mada mudah di pahami dalam pencariannya, terdapat menu-menu bantuan dalam pencarian di antaranya pencarian menggunakan judul, subjek, nomor klasifikasi, pengarang, dan penerbit. b. Berdasarkan hasil analisis menggunakan recall dan prosision pada judul Ekonomi Islam menunjukan persentase recall sebesar 0.97 dan presision sebesar 0.45, berdasarkan hasil pencarian menggunakan judul masih kurang efektif karena presision lebih kecil dari pada recall. c. Berdasarkan hasil analisis menggunakan recall dan precision menggunakan subjek Ekonomi Islam menunjukan persentase recall sebesar 0.78 dan precision sebesar 0.23. berdasarkan pencarian menggunakan subjek masih kurang efektif karena antara recall dan precision tidak menunjukan perbandingan yang sama dan precision lebih rendah dari pada recall. d. OPAC Perpustakaan Universitas Gadjah Mada menggunakan bahasa penelusuran alamiah karena semua dokumen yang tersimpan dapat digunakan sebagai query.