Kembali
16
1
2018 LIBRIA : Library of UIN Ar-Raniry Vol 10 · 1 ISSN 2549-8606

TRACER STUDY TENTANG LINK AND MATCH ALUMNI S1 ILMU PERPUSTAKAAN FAH UIN AR-RANIRY DAN DUNIA KERJA DI WILAYAH PANTAI BARAT SELATAN ACEH

Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tentang link and match antara pendidikan tinggi dan dunia kerja alumni Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UINAr-Raniry. Fokus penelitian ini adalah alumni Prodi S1 Ilmu Perpustakaan yang berdomisili dan bekerja di wilayah Pantai Barat SelatanAceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei bersifatd eskriptif kuantitatif. Resposden dalam penelitian ini berjumlah 76 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Analisis data statistik deskriptif menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS versi 23 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian antara pendidikan tinggi dengan dunia kerja yaitu penggunaan mata kuliah teknis dalam dunia kerja dengan persentase sebesar 47.4%. Matakuliah teknis meliputi katalogisasi, klasifikasi, tajuk subyek, deskripsi bibliografi, dan pengindeksan subyek. Kesesuaian mata kuliah non-teknis dalam dunia kerja sebesar 21.1%, dan kesesuaian mata kuliah penunjang dalam dunia kerja sebesar 21.1%. Mata kuliah non-teknis smeliputi manajemen bahan pustaka, pengantar ilmu perpustakaan, promosi perpustakaan, bahan dan jasa rujukan, pengembangan koleksi, kearsipan, pengembangan minat baca, dan psikologi pengguna. Mengacu pada hasil penelitian tersebut, maka peneliti mengajukan saran kepada prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, meningkatkan kualitas dosen serta adanya wadah komunikasi antara prodi dengan alumni. Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry perlu melakukan peningkatan kerja sama dengan lembaga lain dalam hal penyaluran lulusan Ilmu Perpustakaan agar pekerjaan sesuai dengan ilmu yang dimiliki di perguruan tinggi.
Keywords: Link and Match · Pendidikan Tinggi · Ilmu Perpustakaan · Alumni Ilmu Perpustakaan

Introduction

Lembaga pendidikan tinggi dibangun memiliki arah yang sejalan dengan maksud pengembangan basis keilmuan yakni bertujuan untuk mendukung terciptanya kemaslahatan masyarakat. Program pendidikan tinggi tidak berdiri sendiri hanya untuk kepentingan pendidikan semata tetapi lebih dengan mempertimbangkan impact kemanfaatan yang ditimbulkan dalam pembangunan keseluruhan aspek kehidupan manusia. Sebagaimana maksud tersebut, maka sebuah lembaga atau institusi pendidikan tinggi seharusnya berupaya untuk menghasilkan alumni yang berkualitas dan profesional dibidangnya agar mampu menjadi inspirator sekaligus inovator dalam memberdayakan masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengembangkan kurikulum pendidikan tinggi dengan mempertimbangkan masukan-masukan dari stakeholder agar terjadi relevansi (link and match) antara materi dan strategi yang dikembangkan lembaga pendidikan tinggi dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja/usaha. Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry sejak berdirinya masing masing, setidaknya sampai saat ini, tahun akademik 2016/2017, telah mencetak 469 lulusan sarjana. Para alumni tersebut telah tersebar ke berbagai daerah khususnya di Aceh dan memiliki kedudukan dalam pekerjaan mereka di berbagai lembaga terkait, khususnya bidang kepustakawanan. Berkaitan dengan hal tersebut, upaya-upaya untuk menghasilkan alumni yang kompeten dan marketable telah dilakukan oleh prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry dengan menjaring masukan dari para stakeholder pengguna jasa alumni sekitar kota Banda Aceh dan Aceh Besar pada tahun 2013. Pada umumnya para pengguna jasa alumni S1 Ilmu Perpustakaan memberi apresiasi terhadap kinerja para alumni. Namun demikian, pihak prodi belum merasa puas jika hanya mendapat masukan dari sebelah pihak saja. Untuk itu, dirasa perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait penelusuran alumni (Tracer Study) guna memperoleh masukan dari para alumni itu sendiri demi pengembangan dan perbaikan prodi di masa yang akan datang. Masukan dari alumni juga bertujuan untuk mengetahui perspektif alumni tentang pekerjaan mereka, kepuasan kerja, hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja dan transisi dari pendidikan tinggi ke dunia kerja. Melalui tracer study ini, pihak prodi juga ingin mendapatkan beberapa masukan langsung dari para alumni tentang masa tunggu dalam mendapatkan pekerjaan serta karir mereka, kesesuaian ilmu yang mereka dapatkan di bangku kuliah dengan pekerjaan yang mereka geluti sekarang ini, dan kendala yang umumnya mereka hadapi di tempat kerja. Di samping itu kepuasan alumni terhadap layanan yang diberikan pihak prodi selama mereka duduk di bangku kuliah. Masukan dari para alumni juga dimaksudkan agar pihak prodi dapat merancang beberapa mata kuliah yang sangat diperlukan oleh para alumni guna mendukung pekerjaan mereka di lapangan. B. LANDASAN TEORI 1.Tracer Study (Penelitian Penelusuran) Tracer study merupakan satu description research (Penelitian Deskriptif), penelitian yang dimaksudkan untuk menyelidiki keadaan, kondisi, situasi, peristiwa, kegiatan, dan lain-lain. Penelitian penelusuran berasal dari kata 'telusur' yaitu mencermati jalan yang dilalui atau menelusuri apa yang terjadi di masa lalu, status dengan kata lain 'melacak' dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan kinerja masa lalu dan dampaknya untuk masa sekarang.1 Definisi lain mengenai tracer study (Studi pelacakan) menurut DIKTI adalah studi pelacakan jejak lulusan/alumni yang dilakukan antara 1-3 tahun setelah lulus dan bertujuan untuk mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja, output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi, proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi serta input pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi sosiobiografis lulusan.2 Studi pelacakan (tracer study) juga bertujuan sebagai umpan balik (feed back) bagi program studi untuk mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum, agar lulusan dapat mengakomodasi kebutuhan/tuntunan masyarakat. Tanpa dapat mengenali apa kebutuhan masyarakat maka program studi telah gagal dalam meluluskan anak didiknya sesuai kebutuhan masyarakat.3 Dari uraian di atas, penulis menyimpulkan bahwa urgensi dari tracer study yaitu dapat digunakan sebagai pendekatan yang dilakukan institusi pendidikan tinggi untuk memperoleh informasi tentang sejauh mana proses pendidikan dan proses pembelajaran dilaksanakan. Temuan-temuan hasil tracer study nantinya dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki kegiatan yang ada untuk penyempurnaan proses pendidikan dan pembelajaran di masa mendatang. Hasil tracer study dapat digunakan perguruan tinggi untuk mengetahui keberhasilan proses pendidikan yang telah dilakukan terhadap anak didiknya. Keberhasilan proses itu bisa dilihat dengan cara mencari dan mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan transisi dari masa kuliah ke pekerjaan. Tracer study dapat juga digunakan sebagai kegiatan mencari informasi tentang kebutuhan stakeholder terhadap alumni. 2. Link and Match Konsep keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara dunia pendidikan dan dunia kerja ini dicetuskan Mendiknas saat itu, Prof. Dr. Wardiman. Konsep ini dicetuskan untuk bisa menekan jumlah pengangguran lulusan perguruan tinggi yang dari ke hari makin bertambah. Soemarso, Ketua Dewan Pembina Politeknik dan juga dosen UI mengatakan bahwa konsep Link and Match antara lembaga pendidikan dan dunia kerja dianggap ideal. Jadi, ada keterkaitan antara pemasok tenaga kerja dengan penggunanya.4 Dengan demikian, konsep link and match pada dasarnya adalah supply and demand dalam arti luas, dunia pendidikan sebagai sebuah lembaga yang mempersiapkan SDM dalam dunia kerja sebagai pihak yang membutuhkan. Kebutuhan tersebut adalah tuntutan dunia kerja atau dunia usaha yang dirasakan amat mendesak. Oleh karena itu, prioritas link and match diberikan pada pemenuhan kebutuhan dunia kerja. Konsep link and match antara penyedia tenaga kerja, yaitu perguruan tinggi (PT) dengan dunia kerja dapat tercipta apabila perguruan tinggi dapat menyediakan tenaga kerja yang terampil dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja baik dari segi jumlah, komposisi menurut keahlian, maupun mutu keahlian yang dimiliki. Untuk itu, perguruan tinggi diharapkan dapat berperan besar untuk menyediakan tenaga kerja terampil dan kompeten baik dilihat dari kemampuan profesional maupun kemampuan akademik, dalam upaya meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Method

1. Jenis penelitian Penelitian ini merupakan penelitian survei, yaitu suatu jenis penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dalam rentang waktu tertentu dengan maksud menggambarkan kondisi alamiah yang terjadi pada saat tersebut.5 2. Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah 76 orang mahasiswa lulusan jurusan S1 Ilmu Perpustakaan tahun Akademik 2008-2016 yang tersebar di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yaitu seluruh alumni jurusan S1 Ilmu Perpustakaan yang lulus pada rentang waktu tahun akademik 2008/2009 sampai dengan 2015/2016 tersebut yang bekerja dan atau berdomisili di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh masuk dalam sampel penelitian ini. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. 3. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket.Layaknya dalam penelitian survei, angket merupakan instrumen yang paling sering dan biasa digunakan. Angket yang digunakan berbentuk tertutup (close ended) dan juga terbuka (open-ended). Angket tertutup berisi pertanyaan-pertanyaan yang sudah ditentukan altematif jawabannya dan angket terbuka memberikan kesempatan kepada responden untuk menjawab pertanyaan yang diajukan menurut pendapat pribadinya.6 4. Teknik Analisis Data Proses analisis data dalam penelitian ini bersifat kualitatif. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga langkah, yaitu reduksi data, display data dan verifikasi. Untuk data yang diperoleh melalui angket tertutup, program komputer SPSS versi 23 for windows digunakan untuk memudahkan dalam perhitungan, sedangkan data yang didapatkan melalui angket terbuka dianalisis secara kualitatif dengan metode diskriptif analisis.

Result

1. Jenis Kelamin Terlihat dari tabel di atas, bahwa mayoritas alumni Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Pantai barat selatan didominasi oleh wanita dengan persentase sebesar 57%. 2. Jenis Pekerjaan Terlihat dari tabel di atas bahwa mayoritas alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan sebagian besar bekerja sebagai pustakawan dengan persentase sebesar 60.5%. 3. Gaji Pertama Terlihat dari tabel di atas bahwa rata-rata alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan yang bekerja hampir sebagian besar tidak menjawab penghasilan yang diterimanya dengan persentase 64.5%. 4. Pernah Menganggur Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa rata-rata alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan pernah menganggur sebesar 97,4%. 5. Kesulitan dalam Pengorganisasian dan Perawatan Koleksi Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam penelitian ini rata-rata alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan sebagian besar tidak pernah mengalami kesulitan dengan persentase 43.4%. 6.Kesulitan dalam Pengembangan Koleksi Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam penelitian ini bahwa rata-rata sebagian alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan pernah mengalami kesulitan dalam pengembangan koleksi, hal ini dibuktikan dengan persentase sebanyak 34,2%. 7. Kesulitan dalam Pengelolaan Layanan Informasi Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam penelitian ini bahwa rata-rata sebagian alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan kadangkala mengalami kesulitan sebanyak 26.3%. 8. Kesulitan Penggunaan TI dalam Pekerjaan Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam penelitian ini bahwa rata-rata sebagian alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan kadangkala mengalami kesulitan sebanyak 30.3%. 9. Penguasaan Literasi Informasi Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam penelitian ini bahwa sebagian besar alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan bisa menguasai literasi informasi, hal ini bisa dilihat dari hasil persetase menguasi sebesar 51.3%. 10. Penguasaan Bahasa Arab/ Bahasa Inggris Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam penelitian ini bahwa sebagian alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan 34.2% kurang menguasai bahasa Arab atau B. Inggris. 11. Mata kuliah yang menunjang pekerjaan Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam penelitian ini bahwa matakuliah yang menunjang dalam pekerjaan adalah matakuliah teknis dengan persentase 47.4%. 12. Wadah komunikasi prodi dengan alumni Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden dalam wadah komunikasi prodi dengan alumni, sebanyak 72 orang atau 94.7% menjawab perlu adanya wadah komunikasi antara prodi dengan alumni. 13. Pendidikan terakhir Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden bahwa pendidikan terakhir sarjana (S1) dengan persentase 100%. 14. Minat melanjutkan studi Tabel di atas diketahui bahwa sebagian besar alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan tidak berminat dalam melanjutkan study sebanyak 48 atau 63.2%. 15. Pilihan Program studi pascasarjana Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa sebagian besar alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan tidak memilih jurusan yang linier dalam melanjutkan studi sebanyak 49 atau 64.5%. 16.Perbaikan kurikulum Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa sebagian besar alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan merasa prodi perlu melakukan perbaikan kurikulum sebesar 82.9%. 17. Proses belajar mengajar Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa sebagian besar alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan menilai perlunya peningkatan sarana dan prasarana dengan pesentase 31.6%. 18. Perlu peningkatan kegiatan prodi Terlihat dari tabel di atas diketahui bahwa sebagian besar alumni Ilmu Perpustakaan UIN AR-Raniry Pantai Barat Selatan menilai perlu peningkatan kegiatan program studimelalui perbaikan kurikulum sebesar 84.2%.

Conclusion

Studi penelusuran (tracer study) merupakan studi yang fokus utamanya untuk memperoleh informasi mengenai lulusan yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja. Sedangkan link and match merupakan keterkaitan dan kesepadanan antara penawaran pangsa pasar dengan pendidikan. Studi penelusuran link and match perlu dilakukan untuk meningkatkan relevansi dunia pendidikan dengan kebutuhan kerja.Sebagian besar alumni prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry yang berdomisili dan bekerja di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh bekerja sesuai dengan bidang ilmu yang ditempuh di perguruan tinggi. Jumlah alumni yang berprofesi sebagai pustakawan lebih dominan daripada profesi non pustakawan dengan persentase profesi pustakawan sebanyak 64.5% dan yang berspofesi non pustakawan 39.5%. Matakuliah yang mendukung profesi pustakawan sebagian besar adalah matakuliah teknis yang meliputi katalogisasi, klasifikasi, tajuk subyek, deskripsi bibliografi, dan pengindeksan subyek dengan frekuensi penggunaannya 47,4% dan matakuliah non teknis 21% seperti manajemen bahan pustaka, pengantar ilmu perpustakaan, promosi perpustakaan, bahan dan jasa rujukan, pengembangan koleksi, kearsipan, pengembangan minat baca, dan psikologi pengguna. Melihat hasil persentase mata kuliah pendidikan tinggi yang sangat mendukung dunia kerja, maka prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry disarankan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, kualitas dosen dan memperbaiki kurikulum yang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry perlu melakukan peningkatan kerjasama dengan lembaga lain dalam hal penyaluran lulusan Ilmu Perpustakaan agar pekerjaan sesuai dengan ilmu yang dimiliki di perguruan tinggi. Antara prodi dengan alumni diperlukan adanyasuatu wadah yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi. F. Saran Untuk meningkatkan kinerja para alumni, maka peneliti menyarankan hal-hal sebagai berikut: 1. Perlu peningkatan kualitas sarana dan prasarana dalam proses belajar-mengajar. 2. Peningkatan kualitas dosen sangat diperlukan untuk menunjang kualitas lulusan dalam bekerja. 3. Perbaikan kurikulum sesuai dengan perkembangan teknologi informasi 4. Hubungan prodi dengan alumni ilmu perpustakaan perlu ditingkatkan guna untuk meningkatkan relevansi dunia pendidikan dengan kebutuhan kerja.