Kembali
16
1
2016 Jurnal Pustaka Ilmiah Vol 2 · 1 ISSN 2685-8363

PEMANFAATAN JURNAL ONLINE PERPUSTAKAAN BPTP YOGYAKARTA

Kementerian Pertanian; Kementerian Pertanian

Abstrak

Jurnal online adalah salah satu pilihan sumber informasi dari berbagai sumber informasi yang tersedia, baik dari dalam maupun luar negeri untuk mendapatkan literatur. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju sehingga informasi dapat diperoleh dengan mudah. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), upaya dalam mendapatkan maupun penyediaan informasi tidak terbatas pada jarak, ruang, dan waktu. Pemanfaatan jurnal online oleh peneliti maupun penyuluh BPTP Yogyakarta masih kurang jarang dimanfaatkan. Upaya untuk mengetahui pemanfaatan jurnal online dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan jurnal online oleh peneliti, penyuluh, dan pemustaka lainnya di BPTP Yogyakarta. Kajian dilakukan pada bulan september 2015 dengan menggunakan sistem random pada 30 responden. Hasil kajian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) frekuensi penggunaan jurnal online lebih dominan pada frekuensi 1-2 kali seminggu sebanyak 22 orang pemustaka (73.34%), (2) lama waktu pemanfaatan untuk akses jurnal online paling banyak antara 1-2 jam sejumlah 13 orang pemustaka (43.34%), (3) tingkat kemampuan pemustaka dalam pemanfaatan operator Boolean AND, OR, NOT sejumlah 11 orang pemustaka (36.67%) tidak mengerti, (4) tindakan terhadap hasil penelusuran untuk mendownload sebanyak 15 orang pemustaka (50%), (5) titik akses dalam penelusuran informasi yang paling disukai melalui subjek/kata kunci sebanyak 21 orang pemustaka (70%), (6) Tujuan pemanfaatan akses jurnal online untuk penelitian/pengkajian sebanyak 12 orang pemustaka (40%), (7) kelengkapan informasi jurnal online untuk kebutuhan memenuhi pemustaka sebanyak 23 orang (76.66%), (8) akses jurnal online yang dilakukan oleh pemustaka paling banyak dilakukan di ruang kerja sebanyak 20 orang (66.67%), dan (9) minat terhadap jurnal online dalam negeri lebih diminati, yaitu sebanyak 17 orang (56.66%).

Abstract

The online journal is one of the sources of information from various sources of information availability, available good from the hearts and abroad to get literature review. It is influenced by the development of technology and information wichis increasingly advanced so that information can be obtained easily.Along with advances in information technology (ICT), efforts in obtaining and providing information is not limited to the distance, space, and time. The use of the online journal by researchers and extension workers are rarely used. The use of the online journal by researchersand extension workers are rarely used. Effort to examine the use of online journals was conducted to determine show far the use of the online journal by researchers, extension workers, and other library user in IAIT Yogyakarta. The studies was conducted in September 2015 and arranged in randomized design with 30 respondents. The result of this studies showed that (1) frequency of using journal online are more dominant in one to two times a week wich is done by 22 library user (73,34%), (2) the length of time utilization for accessing online journals most are one to two hours wich is done by 13 library user (43,34%), (3) the level of ability of library user wich using Boolean operator AND, OR, NOT evidently 11 library user does not understand (36,67%), (4) the action to download from the search result conducted by is library user (50%), (5) The access point information in the most preferred search by keyword is done by 21 library user (70%), (6) the purpose of utilizing the online journal access research were 12 library user (40%), (7) completeness of information required by library user perceived by 23 library user (76,66%), (8) accesing online journal wich are mostly done at the work space is as much as 20 library user (66,67%), (9) the domestic online journals are more affractive was choosen by 17 library user (56,66%).
Keywords: benefit of journal · online journal · library user

Introduction

Teknologi informasi yang semakin berkembang saat ini memacu perpustakaan untuk menyediakan koleksi, tidak hanya dalam bentuk tercetak, tetapi juga dalam bentuk elektronik, salah satunya jurnal online yang dimanfaatkan untuk menunjang dalam penelitian maupun pengkajian. Jurnal elektronik (jurnal online) didefinisikan sebagai terbitan berkala yang di dalamnya selalu memuat isu terkini (current) dalam bentuk format elektronik yang terbaca oleh komputer. Perkembangan jurnal online menjadi database jurnal elektronik bersamaan dengan perkembangan teknologi informasi sehingga mampu membuat jurnal ilmiah dari berbagai penerbit dikumpulkan dalam suatu pangkalan data sehingga memudahkan pemustaka untuk mencari artikel dari berbagai judul secara cepat dan tepat, serta memungkinkan seseorang dapat menemukan lebih banyak informasi yang dibutuhkan. Fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh pangkalan data yang berisi beragam jenis jurnal ilmiah akan mempengaruhi jumlah jurnal ilmiah online yang terbaca (terakses), selain dengan strategi pencarian yang tepat akan didapatkan hasil yang diinginkan. Perpustakaan BPTP Yogyakarta melalui Pustaka Bogor melanggan jurnal Sciendirect dan Springer sebagai salah satu faktor yang penting dalam mendukung program Kementerian Pertanaian. Fasilitas akses jurnal online dapat diakses dilingkup kantor BPTP Yogyakarta yang terhubung dengan jaringan internet seperti ruangan kerja, laboratorium maupun fasilitas wifi. Akses diluar kantor BPTP tetap dapat dilakukan dengan menggunakan ID account dan password yang disediakan oleh perpustakaan BPTP Yogyakarta dengan harapan penggunanya dapat maksimal tidak hanya terbatas di area perpustakaan/lingkungan kantor saja, sehingga tidak ada halangan dalam penggunaan jurnal online. Di samping itu, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mempunyai e-resources yang berisi ratusan ribu buku, jurnal ilmiah, dan lain-lain, yang dapat digunakan sebagai sumber referensi. Pemustaka dapat mendaftar keanggotaan ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia secara online di http:// keanggotaan.pnri.go.id atau datang langsung tidak dikenakan biaya untuk dapat mengakses jurnal online tersebut. Beberapa hal yang mendasari dilakukannya penelitian ini, di antaranya untuk melihat sejauh mana pemanfaatan jurnal online yang telah disediakan dimanfaatkan oleh peneliti, penyuluh, dan pemustaka lingkup BPTP Yogyakarta. Berdasarkan hasil pengkajian ini, ke depan peran pustakawan lebih ditingkatkan dalam membantu dalam menyediakan informasi penelitian dan pengakajian dengan penyediaan bibliografi, kumpulan abstrak, maupun bentuk lainnya yang berasal dari jurnal online

Method

Penelitian dilaksanakan dengan pembagian kuesioner kepada pemustaka lingkup BPTP Yogyakarta terdiri dari peneliti, penyuluh, pemustaka lainnya lingkup BPTP Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan pada bulan September 2015. Kuesioner disebarkan ke 30 responden yang terdiri dari peneliti 20, penyuluh 7, pemustaka lainnya 3. Aspek yang dikaji, meliputi: frekuensi penggunaan jurnal online, waktu pemustaka melakukan penelusuran, kemampuan menggunakan Operator Boolean AND, OR, NOT, tindakan terhadap hasil penelusuran, titik akses pencarian informasi, tujuan penggunaan jurnal online, kelengkapan jurnal online, tempat mengakses jurnal online, dan jurnal online yang diminati. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menggunakan kuesioner untuk memperoleh data penelitian tentang variabel pemanfaatan jurnal online pada BPTP Yogyakarta. Sebelum menyusun kuesioner, terlebih dahulu dibuat kisi-kisi kuesioner agar pertanyaan yang diajukan sesuai dengan yang dibutuhkan untuk penelitian. Metode yang digunakan untuk analisis data adalah menggunakan metode deskriptif. Tujuannya, untuk mendeskripsikan, mencatat, menganalisis, dan menginterpretasikan kondisikondisi yang ada dan sedang terjadi (Mardalis, 2007). Data yang diperoleh dilakukan tabulasi dan disusun dalam bentuk tabel, dihitung persentasenya, dan diinterprestasikan. Untuk menghitung persentase jawaban dari responden, menggunakan rumus yang dikemukakan oleh Sutrisno (2002), yaitu jumlah jawaban sementara dibagi jumlah responden kali seratus persen.

Result & Discussion

Berdasarkan rekapitulasi hasil kuesioner yang telah dikumpulkan dari pemustaka sejumlah 30 orang, terdiri dari peneliti, penyuluh maupun pemustaka lainnya, maka diperoleh hasil sebagai berikut: 1. Frekuensi Penggunaan Jurnal Online Frekuensi pemanfaatan jurnal online oleh pemustaka merupakan salah satu faktor untuk mengetahui seberapa banyak pemanfaatan jurnal online yang diakses oleh pemustaka BPTP Yogyakarta dalam mendapat informasi untuk memenuhi kebutuhan informasi. Frekuensi pemanfaatan jurnal disajikan dalam Tabel 1. No Jumlah Akses Jurnal Online (per Minggu) Frekuensi Persentase (%) 1 1-2 kali 22 73.74 2 3-4 kali 4 13.33 3 5-6 kali 1 3.33 4 ≥ 7 kali 3 10 Jumlah 30 100 Tabel 1 Frekuensi Penggunaan Jurnal Online oleh Pemustaka BPTP Yogyakarta Berbagai pilihan akses jurnal online yang tampak dalam Tabel 1 menunjukkan bahwa frekuensi pemanfaatan jurnal online yang diakses oleh pemustaka paling dominan dengan mengakses jurnal online per minggu 1-2 kali dalam seminggu sebanyak 22 orang (73.74%), selanjutnya akses jurnal pada urutan kedua, yaitu akses jurnal dilakukan 3-4 kali (13,33%) seminggu. Sedangkan pada urutan ketiga, yaitu dilakukan >7 kali (10%) seminggu dan urutan terakhir akses jurnal dilakukan antara 5-6 kali (3,33%) seminggu. Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa pemustaka yang menggunakan jurnal online masih rendah. 2. Waktu Pemustaka Melakukan Penelusuran Kemampuan yang dimiliki pemustaka dalam melakukan penelusuran terdiri dari ratarata waktu penelusuran, teknik penelusuran, tindakan pemustaka terhadap hasil penelusuran, jurnal online yang diminati (jurnal dalam negeri dan jurnal luar negeri), akses jurnal online, titik akses pencarian informasi, dan tempat mengakses jurnal online. Hasil data yang diperoleh seperti tersebut di atas rata-rata waktu penelusuran yang diperlukan pemustaka seperti pada tabel berikut. No Waktu Akses Jurnal Online (Jam) Frekuensi Persentase (%) 1 < 1 Jam 7 23.33 2 1-2 Jam 13 43.34 3 3-4 Jam 6 20 4 ≥ 7 kali 4 13.33 Jumlah 30 100 Tabel 2 Waktu Penelusuran Jurnal Online Dalam Tabel 2 di atas, dapat dilihat bahwa waktu yang digunakan untuk melakukan penelusuran jurnal online yang lebih dominan adalah antara 1-2 jam, yaitu sebanyak 13 orang (43,34%) pemustaka, berikutnya sebanyak 7 orang (23,33%) pemustaka memanfaatkan waktu dalam penelusuran kurang dari 1 jam. Dari tabel 1 tersebut, dapat disimpulkan bahwa waktu yang diperlukan untuk penelusuran jurnal online oleh pemustaka 2/3 (66,67%) memanfaatkan waktu penelusuran rata-rata 1-2 jam. 3. Kemampuan Pemustaka Operator Boolean Operator Boolen atau populer dengan sebutanBoolean Operator (AND, OR, dan NOT) merupakan salah satu cara dalam penelusuran informasi. Ada pun maksud dari operator “and” memberikan hasil penelusuran berupa informasi yang mengandung kedua kata kunci. “or” operator yang akan menghasilkan informasi yang mengandung salah satu kata kunci atau kedua kata kunci sedangkan “not”, merupakan operator yang memberikan hasil penelusuran berupa informasi yang tidak mengandung kata kunci yang tertulis di belakang operator tersebut. Manfaat dari Operator Boolean dapat meningkatkan hasil penelusuran. Kemampuan pemustaka BPTP Yogyakarta dalam melakukan teknik penelusuran jurnal online menggunakan Operator Boolean dapat dilihat pada Tabel 3. No Pemanfaatan Boolean AD, OR, NOT Frekuensi Persentase (%) 1. Sudah mengerti 4 13.33 2. Cukup mengerti 8 26.67 3. Kurang mengerti 7 23.33 4. Tidak mengerti 11 36.67 Jumlah 30 100 Tabel 3 Kemampuan Menggunakan Operator Boolean AND, OR, NOT Kemampuan menggunakan Operator Boolean dalam penelusuran seperti tampak dalam tabel di atas dikategori tidak mengerti sama sekali sebanyak 11 orang (36,67%) pemustaka, kemudian sebanyak 8 orang (26.67%) pemustaka yang dikategorikan cukup mengerti. Sebanyak 7 orang (23.33%) pemustaka kurang mengerti menggunakan Operator Boolean, sedangkan yang sudah mengerti sebanyak 4 orang (13,33%) pemustaka. Dengan demikian, kemampuan dalam menggunakan teknik penelusuran jurnal online menggunakan Operator Boolean oleh pemustaka sebagian besar (60%) berada pada kategori kurang mengerti. 4. Tindakan Hasil Penelusuran Pencarian informasi jurnal online untuk mendapatkan hasil penelitian terbaru. Hasil penelusuran sangat bermanfaat dalam mendukung penelitian/pengkajian maupun sebagai sumber rujukan. Langkah berikutnya setelah hasil penelusuran diperoleh pemustaka, maka langkah pilihan yang dilakukan terhadap hasil penelusuran informasi seperti tampak dalam Tabel 4. No Pilihan Hasil Penelusuran Frekuensi Persentase (%) 1. Mendownload 15 50 2. Mencetak 6 23 3. Hanya membaca 9 30 4. Mengirim ke email teman 0 0 Jumlah 30 100 Tabel 4 Tindakan terhadap Hasil Penelusuran Berdasarkan data dalam Tabel 4, yang paling banyak dilakukan pemustaka adalah dengan men-download hasil penelusuran sebanyak 15 (50%) orang pemustaka, sedangkan pilihan kedua dengan cara mencetak sebanyak 6 (23%) orang pemustaka. Langkah ketiga sekadar untuk dibaca sebanyak 9 (30%) orang pemustaka, dan yang terakhir dengan cara mengirim ke email kepada teman tidak ada yang melakukan. Dengan demikian, langkah yang dilakukan pemustaka terhadap hasil penelusuran jurnal online sangat beragam dan yang lebih dominan adalah men-download hasil penelusuran. Hasil penelusuran informasi yang dilakukan dengan cara men-download maupun mencetak sebagai sumber informasi maupun bahan rujukan oleh pemustka BPTP Yogyakarta terhadap jurnal online sebesar 21 orang (70%). 5. Titik Akses Pencarian Informasi Upaya pencarian informasi dapat dilakukan oleh pemustaka dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh penyedia jurnal online. Pilihan pencarian informasi dapat dilakukan melalui judul, pengarang, kata kunci, maupun semua titik akses yang dilakukan oleh pemustaka BPTP Yogyakarta seperti dalam tabel berikut. No Titik Akses Penelusuran Frekuensi Persentase (%) 1. Judul 6 20 2. Pengarang 1 3.33 3. Subyek/Kata kunci 21 70 4. Semua titik akses 2 6.67 Jumlah 30 100 Tabel 5 Titik Akses Pencarian Informasi Titik akses pencarian informasi yang paling banyak dilakukan seperti tampak dalam tabel di atas dengan menggunakan subjek/kata kunci 21 orang pemustaka (70%), sedangkan cara penelusuran berikutnya melalui judul sebanyak 6 orang pemustaka (20%). Cara penelusuran dengan menggunakan semua titik akses sejumlah 2 orang pemustaka (6,67%), dan yang paling sedikit dalam penelusuran sebanyak satu orang pemustaka (3,33%). Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa titik akses pencarian informasi atau penelusuran jurnal online dengan menggunakan subjek/kata kunci. Sedangkan penelusuran melalui pengarang dan semua titik akses, paling sedikit dilakukan oleh pemustaka BPTP Yogyakarta. 6. Tujuan Penggunaan Jurnal Online Ada berbagai tujuan pemustaka dalam pencarian informasi melalui jurnal online, di antaranya untuk keperluan penelitian/ pengkajian, memperoleh informasi baru, keperluan studi, dan pengembangan wawasan. Tujuan pencarian informasi tersebut ditampilkan dalam tabel berikut ini. No Pemanfaatan Informasi Frekuensi Persentase (%) 1. Penelitian/ pengkajian 12 40 2. Memperoleh informasi baru 8 26.67 3. Keperluan studi 4 13.33 4. Pengembangan wawasan 6 20 Jumlah 30 100 Tabel 6 Tujuan Penggunaan Jurnal Online Tujuan pemanfaatan informasi yang ditunjukkan pada Tabel 6 tidak berbeda yang sangat menonjol dibandingkan dengan pilihan-pilihan sebelumnya. Pilihan pertama tujuan pemenuhan informasi melalui jurnal online untuk penelitian/pengkajian sebanyak 12 orang pemustaka (40%), berikutnya untuk memperoleh informasi terbaru sejumlah 8 orang responden (26,67%). Pilihan keempat dalam penelusuran untuk pengembangan wawasan sebanyak 6 orang (20%) dan yang paling sedikit dilakukan oleh pemustaka untuk keperluan studi sebanyak 4 orang (13,33%). Maka, dapat diinterprestasikan bahwa sebagian besar pemustaka di BPTP Yogyakarta menggunakan jurnal online untuk keperluan penelitian/ pengkajian. 7. Kelengkapan Jurnal Online Untuk mengetahui kelengkapan jurnal online dalam penelusuran informasi atau temu kembali informasi bagi pemustaka dapat dilihat pada tabel berikut. No Kesesuai Kebutuhan Informasi Frekuensi Persentase (%) 1. Sangat memenuhi 0 2. Memenuhi 23 76.66 3. Tidak memenuhi 5 16.67 4. Tidak menentu 2 6.67 Jumlah 30 100 Tabel 7 Kelengkapan Jurnal Online Dari tabel diatas terlihat bahwa informasi yang diperoleh pemustaka yang dapat terpenuhi kebutuhan informasi bagi pemustaka sebanyak 23 orang pemustaka (76.66 %). Sedangkan sisanya 7 orang pemustaka tidak memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan. Sehingga dapat diinterprestasikan bahwa kebutuhan informasi yang diinginkan bagi pemustaka di BPTP Yogyakarta dapat terpenuhi dengan baik. 8. Tempat Mengakses Jurnal Online Guna mendapat informasi melalui website maupun jurnal online dapat dilakukan di sembarang tempat selama tersedia jaringan internet. Akses internet bagi pemustaka untuk mendapatkan informasi dapat dilakukan di empat lokasi, meliputi ruang kerja, perpustakaan, rumah, maupun warnet. Akses jurnal online yang dilakukan berkenaan dengan tempat melakukan penelusuran sebagaimana terlihat seperti Tabel 8. No Tempat Akses Jurnal Online Frekuensi Persentase (%) 1. Ruang kerja 20 66.67 2. Perpustakaan 4 13.33 3. Rumah 5 16.67 4. Warnet 1 3.33 Jumlah 30 100 Tabel 8 Tempat Mengakses Jurnal Online Berdasarkan Tabel 8, akses jurnal online paling banyak dilakukan dari ruang kerja sebayak 20 orang pemustaka (66.67%), disusul akses jurnal dilakukan dari rumah sejumlah 5 orang (16.33%). Sisanya 4 orang (13.33%) dan satu orang pemustaka (3,33%) melakukan akses jurnal online di perpustakaan dan warnet. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa lokasi atau tempat dilakukannya akses jurnal online dilakukan di ruang kerja BPTP Yogyakarta. 9. Jurnal Online yang Diminati Pemustaka Pemenuhan informasi salah satunya melalui jurnal online yang disediakan baik dari dalam maupun luar negeri. No Penerbit Jurnal Online Frekuensi Persentase (%) 1. Dalam Negeri 17 56.66 2. Luar Negeri - - 3. Dalam dan Luar Negeri 13 43.34 Jumlah 30 100 Tabel 9 Jurnal yang Diminati Pemustaka Tabel 9 menunjukkan bahwa yang lebih dominan adalah jurnal dalam negeri sebanyak 17 orang pemustaka (56.66%) dan sisanya 13 orang (43.34%) jurnal yang diminati dari dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, perbedaan jurnal dari dalam negeri maupun kombinasi antara dari dalam dan luar negeri terdapat perbedaan sebesar 13,32%, hal ini kemungkinan disebabkan sebagian besar pemustaka kesulitan dalam penggunaan bahasa Inggris sehingga jurnal dari dalam negeri lebih diminati oleh pemustaka.

Conclusion

Penggunaan jurnal online pemustaka BPTP Yogyakarta adalah 1-2 kali dalam seminggu sebanyak 22 orang (73.34 %), sedangkan waktu rata-rata yang dipakai dalam penelusuran atau akses jurnal online1-2 jam sebanyak 13 orang (43.34%). Kemampuan pemustaka dalam menggunakan operator Boolean AND, OR, NOT yang disediakan pada jurnal online termasuk kategori tidak mengerti sebanyak 11 orang (36.67%). Tindakan pemustaka terhadap hasil penelusuran masih melakukan download sebanyak 15 orang (50%). Penelusuran informasi informasi dengan titik akses terhadap jurnal online yang dilakukan pemustaka BPTP Yogyakarta melalui subjek/kata kunci sebanyak 21 orang pemustaka atau 70%. Pemanfaatan informasi oleh pemustaka BPTP Yogyakarta dalam akses jurnal online untuk tujuan penelitian/pengkajian sebanyak 12 orang (40%), kemudian dengan kelengkapan jurnal online untuk memenuhi kebutuhan pemustaka BPTP Yogyakarta umumnya dapat terpenuhi dengan baik sebanyak 23 orang (76.66%). Akses jurnal online oleh pemustaka BPTP Yogyakarta sebagian besar dilakukan di ruang kerja sebanyak 20 orang (66.67%), sedangkan jurnal online yang diminati pemustaka BPTP Yogyakarta jurnal online dalam negeri sebanyak 17 orang (56.66%).