Pola Kepengarangan dan Derajat Kolaborasi Pada Jurnal Perpusdokinfo Terbitan Perpustakaan Nasional Periode 2017-2021
Badan Riset dan Inovasi Nasional; Badan Riset dan Inovasi Nasional
Abstrak
Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara ketiganya adalah jurnal terbitan Perpustakaan Nasional Indonesia dengan subyek perpustakaan, dokumentasi dan Informasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola kepengarangan dan nilai derajat kolaborasi pada ke tiga jurnal tersebut. Data jurnal Media Pustakawan diambil dari situs, https://ejournal.perpusnas.go.id/mp/, kemudian untuk Visi Pustaka, diambil dari https://ejournal.perpusnas.go.id/vp, dan pada Jumantara , digunakan situs https://ejournal.perpusnas.go.id/jm.Pencatatan data berupa jumlah artikel, nama penulis dan jumlah artikel, serta instansi yang ditulis di ke tiga jurnal. Berikutnya, data dikelompokkan menurut tahun dari 2017 – 2021, data diolah menggunakan statistik sederhana. Selanjutnya data yang sudah diolah disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil menunjukkan bahwa artikel yang diterbitkan selama 2017-2021 paling banyak adalah Media Pustakawan, (127 judul;43,34%), berikutnya Visi Pustaka (91judul;31,06%) dan Jumantara (75 judul;25,60%). Jumlah artikel yang ditulis oleh penulis tunggal adalah 170 judul, terdiri atas Media Pustakawan sebanyak 76 judul (44,70%), Visi Pustaka 50 judul (29,41%), dan pada Jumantara sebanyak 44 judul (25,89%). Pada nilai derajat kolaborasi secara rata-rata untuk Media Pustakawan adalah 0,41, pada Visi Pustaka 0,49 dan Jumantara sebesar 0,43. Melihat nilai tersebut, disimpulkan bahwa selama 2017 – 2021 penulis tunggal masih mendominasi dibandingkan penulis berkolaborasi. Penulis paling produktif adalah Undang Ahmad Darsa, menulis sebanyak 9 judul artikel, dan diketahui beliau berasal dari UNPAD yang menulis di jurnal Jumantara 13 judul.
Abstract
Media Pustakawan, Visi Pustaka and Jumantara are all journals published by the National Library of Indonesia with the subject of libraries, documentation and information. The purpose of the study was to determine the pattern of collaboration and the value of the degree of collabobaration in the three journals. The data for the Media Pustakawan jornal is taken from the website, https://ejournal.perpusnas.go.id/mp/, then for Visi Pustaka, is taken from https://ejournal.perpusnas.go.id/vp, and on Jumantara, the site used https://ejournal.perpusnas.go.id./jm. Recording of data in the form of the number of articles, the names of the author and the number of articles, as well as the institutions written in the three journals. Next, the data is grouped by year from 2017 – 2021, the data is processed using simple statistics. Futhermore, the data has bees processed is presented in the form of tables and graphs. The results show that the most articles published during 2017 -2021 are Media Pustakawan (127 titles; 43.34%), followed by Visi Pustaka (91 titles;31.06%) and Jumantara (75 titles; 25.60%). The number of articles written by a single author is 170 titles, consisting of Media Pustakawan with 76 titles 944.70%), Visi Pustaka 50 titles (29.41%) and Jumantara as many as 44 titles (25.89%). The average degree of collaboration for Media Pustakawan is 0.43. Seeing this value, it is concluded that during 2017-2021 single author still dominatate compare to collaborating authors. The most prolific writer is Ahmad Darsa, who wrote 9 articles, and it is known that he came from UNPAD who wrote in the journal Jumantara 13 titles.
Keywords:
Degree of collaboration
· Author collaboration
· Journals:Collaboration
Introduction
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan pembina perpustakaan serta pustakawan di seluruh Indonesia, hingga saat ini menerbitkan jurnal dalam bidang perpustakaan, dokumentasi, dan informasi. Diantara jurnal tersebut adalah Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara. Media Pustakawan merupakan terbitan dari Pusat Pembinaan Pustakawan yang diterbitkan dengan frekuensi tiga kali setahun, yaitu pada April, Agustus dan Desember. Identitas nomor ISSN untuk daring adalah 2685-3396, dan untuk ISSN tercetak adalah 0852-9248. Media Pustakawan tercatat sebagai jurnal yang sudah memperoleh akreditasi SINTA 5, dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi,dengan alamat situs adalah https://ejournal.perpusnas.go.id/mp/ (PNRI, 2022). Selanjutnya adalah VISI Pustaka : Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan (Jurnal Visi Pustaka), adalah jurnal dengan ruang lingkup pada kajian dan penelitian mutakhir bidang kepustakawanan yaitu mencakup ilmu perpustakan, dokumentasi dan informasi. Visi Pustaka bersifat open access di bawah lisensi Attribution-Share Alike 4.0 (CC BY-SA). Visi Pustaka memiliki nomor ISSN on line 2685 7138 dan ISSN cetak 1411 2256. Alamat situs Visi Pustaka adalah https://ejournal.perpusnas.go.id/vp. Visi Pustaka belum tercatat sebagai jurnal yang terakreditasi dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset dan Teknologi (PNRI, 2022). Berikutnya adalah Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, merupakan berkala ilmiah terbitan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan fokus kepada pengembangan ilmu filologi. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil kajian dan penelitian, mencakup kodikologi, budaya, sastra dan bahasa. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada Juni dan Desember, dan bersifat open acces di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa (CC-BY-SA). Alamat situs jurnal Jumantara adalah https://ejournal.perpusnas.go.id./jm, dengan nomor ISSN untuk cetak adalah 2087 2074, dan untuk daring adalah 2085 2074. Jurnal Manuskrip Nusantara telah diindeks oleh Indonesia OneSearch , Google Scholar , PKP Index , ISJD (Indonesian Scientific Journal Database),dan Dimensions, dan sudah mendapatkan akreditasi dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset dan teknologi dengan status SINTA 4 (PNRI, 2022). Jumlah publikasi meningkat dengan cepat dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah dari tahun ke tahun, demikian pula publikasi dalam bidang ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi (Perpusdokinfo). Kondisi tersebut disebabkan oleh meningkatnya jumlah jurnal di bidang perpustakaan, dokumentasi, dan informasi baik yang diterbitkan oleh perguruan tinggi negeri, swasta, serta kementerian/lembaga yang bergerak di bidang perpusdokinfo. Mengikuti informasi terbaru sangat diperlukan baik bagi pustakawan, maupun peneliti karena mereka dengan mengikuti dan menyimak informasi terbaru mereka akan selalu siaga /up date terhadap bidang maupun topik yang mereka ikuti, dan salah satunya adalah bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi. Sampai dengan saat ini belum ditemukan penelitian yang membandingkan kolabrasi penulis serta pola kepengarangan pada jurnal terbitan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yaitu Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara. Oleh karena itu penulis bertujuan untuk mengetahui :1) Jumlah artikel yang diterbitkan oleh tiga jurnal dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yaitu Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara; 2) Melihat pola kepengarangan dari ketiga jurnal tersebut; 3) Derajat kolaborasi pengarang dari ketiga jurnal; 4) Mengetahui penulis paling produktif di ketiga jurnal tersebut. Tinjauan Pustaka Menurut Lee & Bozeman (2005), kolaborasi penelitian adalah sekelompok peneliti yang bekerja sama serta memiliki tujuan bersama guna mencapai pengetahuan ilmiah. Melakukan penelitian secara kolaborasi memiliki keuntungan diantaranya adalah penyebaran beban pekerjaan, berbagi keahlian, pengalaman, perangkat, sumber daya serta ide-ide baru. (Söderbaum, 2001; Stillman et al., 2005). Bammer (2008) mengingatkan bahwa ada potensi yang harus dikelola di dalam melakukan kolaborasi penelitian diantaranya adalah mengelola perbedaan yang dapat menghancurkan kemitraan, memutuskan secara seksama hal-hal apa saja yang harus dicakup dalam kolaborasi, memahami dan mengakomodasi kekuatan yang dapat mendistorsi apa yang dapat dicapai dalam berkolaborasi. Bammer (2008) juga menjelaskan bahwa dengan adanya kolaborasi dapat memanfaatkan perbedaan yang dimiliki setiap peneliti secara lebih efektif. Koefisien kolaborasi (CC) merupakan ukuran kolaborasi dalam rata-rata jumlah penulis per makalah da proporsi makalah multi penulis. Penulisan artikel dengan co-authorship merupakan salah satu indikator. Secara umum berbagai penelitian saat ini lebih banyak dilaksanakan secara kolaborasi. Kerjasama ilmiah adalah salah satu indikator utama dan artikel ilmiah yang ditulis secara kolaborasi mendapatkan kredit yang lebih dibandingkan dengan artikel yang ditulis secara individu, dan sesungguhnya kolaborasi ilmiah antara penulis adalah suatu proses pengembangan penelitian bagi semua peneliti serta ilmuwan (Yadav, et.al.2019). Berikut adalah beberapa penelitian terdahulu tentang kolaborasi penulis. Sigh (2017) meneliti pola kepengarangan dan koefisien kolaborasi penelitian bioteknologi di India selama 2001-2016 dengan data sebanyak 18.918 artikel yang diperoleh dari database Scopus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah penulis per artikel di India adalah 4,92, dengan nilai koefisien kolaborasi sebesar 0,63. Artikel yang ditulis secara kolaborasi rata-rata lebih tinggi dibandingkan artikel yang ditulis secara individual. Mondal & Jana (2018) menggambarkan tren kolaborasi dan kepenulisan pada jurnal bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi di India selama 2012-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artikel yang ditulis oleh dua orang mendominasi yaitu sebesar 48%, artikel yang ditulis oleh multi penulis memiliki rata-rata kutipan tertinggi. Kolaborasi maksimum terjadi pada intra-institusi dan pada antar-institusi terjadi pada tingkat negara bagian maka disarankan supaya sekolah jurusan perpusdokinfo melakukan kolaborasi antar-departemen supaya menghasilkan karya penelitian yang inovatif dan berkualitas. Brahma, K. & Verma (2018), meneliti sebanyak 212 artikel yang diterbitkan oleh Malaysian Journal of Library and Information Science (MJLIS) selama periode 2007-2016. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jumlah artikel yang diterbitkan, pola kepengarangan, pola referensi,distribusi geografis, kontribusi besar, negara paling produktif. Hasil menunjukkan bahwa Malaysia berada pada urutan tertinggi dengan komtribusi tulisan sebanyak 31,17%, diikuti oleh India dan Iran. Maharashtra adalah negara penyumbang utama dari India dengan jumlah 28,57%. Zainabis adalah penulis paling produktif dengan 19 kontribusi, sedangkan Universitas Malaya, Malaysia, penerbit MJLIS, ditemukan sebagai lembaga paling produktif dengan jumlah 63 publikasi. Mayoritas makalah (187) disumbangkan oleh institusi akademik. Total 6.285 referensi dikutip dari 202 artikel dengan rata-rata 31,11 per artikel. Studi menunjukkan bahwa penulis lebih cenderung mengutip referensi dengan artikel yang ditulis bersama (50,99%) dan tingkat kolaborasi penulis adalah 0,76. Dengan demikian hal tersebut menunjukkan 47 artikel adalah publikasi kepenulisan tunggal dan 155 artikel adalah artikel yang ditulis secara kolaborasi ganda. Abdi, et.al (2018) melakukan penelitian menggunakan metode bibliometrik dari Information Processing & Management, periode 1980 -2015. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui distribusi artikel berdasarkan tingkat kolaborasi, sarkan tahun, klasifikasi artikel berdasarkan kategori, pola kepengarangan, penulis paling produktif, distribusi makalah berdasarkan geografi, serta kutipan. Hasil menunjukkan dari 2.913 makalah yang diterbitkan dalam jurnal tersebut, persentase tertinggi adalah artikel (67,15%), antara jenis dokumen yang diterbitkan. Penulis dari Amerika Serikat berkontribusi terbesar dengan jumlah 50,88%. Selama 1980 – 1985 menuju ke 2010 – 2015, terjadi peningkatan derajat kolaborasi sebanyak tiga kali lipat. Rahayu dan Noor (2022), melakukan analisis bibliometrika terhadap dua jurnal bidang penerbangan, yaitu Jurnal Teknologi Dirgantara (JTD) Dan Jurnal Sains Dirgantara (JSD) 2017-2021, dengan tujuan untuk mengetahui: 1) Jumlah artikel selama 2017 – 2021; 2) Pola kepengarangan penulis dan derajat kolaborasi; 3) Jumlah referensi yang digunakan; 4) Jenis kelaminnya; 5) Penulis paling produktif; 6) Institusi tempat bekerja penulis; 7) Kata kunci terbanyak muncul. Kesimpulan penelitian adalah bahwa pada JTD, pada 2017 – 2021 diterbitkan 85 artikel, ditulis oleh 145 penulis laki-laki (83,82%), dan 27 perempuan (15,61%). Referensi per artikel adalah 16,30 judul/artikel terbit. Derajat kolaborasi adalah 0,85. Penulis dari ITB dan LAPAN berada di urutan pertama. Penulis paling produktif adalah M.Giri Suada dengan jumlah artikel 11 judul. Kata kunci paling banyak adalah Finite element method, landing gear danCFD,masing-masing sebanyak 4 kali. Pada JSD jumlah artikel yang terbit adalah 45 judul, ditulis oleh 70 orang penulis laki-laki (65,42%), dan 37 perempuan (34,58%), dengan jumlah referensi/artikel rata-rata adalah 19,62 judul, penulis paling produktif adalah Rhorom Priyantikanto, dengan jumlah tulisan 7 judul. Derajat kolaborasi JSD adalah 0,84. Anwar & Rahayu (2022), melakukan analisis bibliometrik terhadap ACARYA PUSTAKA dan EDULIB periode 2017-2021, untuk mengetahui:1) Jumlah artikel yang diterbitkan; 2) Jumlah penulis; 3) Pola kepengarangan 4) Jenis kelamin penulis; 5) Penulis dan instansi paling produktif; 6) Kata kunci terbanyak. Digunakan, https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php dan https://ejournal.upi.edu/index.php /edulib/index, sebagai sumber data. Hasil dan kesimpulan adalah, selama 2017 – 2021 ACARYA PUSTAKA menerbitkan 50 artikel dengan penulis 78 orang (44 laki-laki ;56,41%) dan (34 perempuan ;43,59%).EDULIB menerbitkan 80 artikel, dengan jumlah penulis 200 orang, (82 laki-laki;41%), dan (118 perempuan;59%). Penulis individual di ACARYA PUSTAKA lebih tinggi (derajat kolaborasi = 0,38) dibandingkan dengan penulis individual di EDULIB,(derajat kolaborasi =0,88).Penulis paling produktif untuk ACARYA adalah I Putu Yana Putra Wardana (UNDIKSHA) dengan tulisan 5 judul, dan EDULIB adalah Yunus Winata (UNPAD) dengan jumlah tulisan sebanyak 7 judul. Perguruan tinggi paling produktif menyumbang tulisan untuk ACARYA PUSTAKA adalah Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), dan EDULIB adalah Universitas Padjajaran. LIPI, PNRI dan Dinas Kearsipan & Perpustakaan Provinsi Bali dan Makes & Partners Law Firm turut berkontribusi menyumbangkan artikel di kedua jurnal.Kata kunci terbanyak untuk ACARYA PUSTAKA adalah library ( 7 kali), dan pada EDULIB public library, (5 kali).
Method
Penelitian menggunakan metode bibliometrika, dan data yang dicatat adalah jumlah artikel yang diterbitkan di setiap edisi masing-masing jurnal yang diakses dari untuk Media Pustakawan, https://ejournal.perpusnas.go.id/mp/, kemudian https://ejournal.perpusnas.go.id/vp/, untuk Visi Pustaka, dan https://ejournal.perpusnas.go.id/jm/ untuk Jumantara. Berikutnya adalah data tentang penulis individu, penulis yang berkolaborasi, serta dilakukan penghitungan derajat kolaborasi menggunakan rumus dari Subramanyan (1983) yaitu C= Cm /(Cn+Cm). C adalah derajat kolaborasi, Cm adalah artikel yang ditulis secara koaborasi, dan Cn adalah artikel yang ditulis secara individu. Berikutnya data tersebut diolah menggunakan Microsof Exel 2010, dan disajikan dalam bentuk tabel serta grafik, kemudian dilakukan penarikan kesimpulan
Result & Discussion
Berdasarkan data yang diperoleh, dan setelah dilakukan pengolahan data, maka hasilnya dibahas sebagai berikut. Artikel yang Diterbitkan Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara Berdasarkan Tabel 1 dapat diketahui bahwa selama 2017-2021, telah diterbitkan artikel di Media Pustakawan , Visi Pustaka, dan Jumantara masing –masing sebanyak 127, 91 dan 75 judul. Dengan demikian jumlah keseluruhan artikel terbit adalah 293 judul. Tabel menunjukkan bahwa Media Pustakawan pada tahun 2017 terbit sebanyak 3 kali, pada tahun 2018 dan 2019 terbit sebanyak 4 kali, pada tahun 2020 dan 2021 terbit 3 kali. Visi Pustaka pada tahun 2017, 2018, dan 2019, terbit tiga kali, namun pada 2020 dan 2021 terbit 2 kali. Pada jurnal Jumantara, terlihat setaip tahun teratur terbit dengan frekuensi dua kali. Pada Media Pustakawan jumlah artikel terbit di setiap edisi tidak beraturan yaitu dengan jumlah antara 5 sampai dengan 9 judul, dan diketahui frekuensi terbanyak berada pada angka 7, yaitu sebanyak 7 kali. Pada edisi Vol. 26, No. 2, 2019, diterbitkan artikel terbanyak yaitu 9 judul.Pada Visi Pustaka terlihat stabil dalam jumlah artikel setiap edisi adalah 7 artikel, dan pada Jumantara jumlah artikel setiap terbit tidak teratur yaitu berkisar dari 5 -13 judul untuk setiap edisinya, dan frekuensi terbanyak adalah 7 judul, dan artikel terbanyak (13 judul) terbit pada edisi Vol. 9, No. 2, 2018. Tabel 1. Artikel yang Diterbitkan Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara 2017 -2021 Media Pustakawan Visi Pustaka Jumantara Edisi Jumlah % Edisi Jumlah % Edisi Jumlah % Vol. 28, No. 3 (2021) 7 5,51 Vol. 23, No. 2 (2021) 7 7,69 Vol. 12, No. 2 (2021) 8 10,67 Vol. 28, No. 2 (2021) 7 5,51 Vol. 23, No. 1 (2021) 7 7,69 Vol. 12, No. 1 (2021) 7 9,33 Vol. 28, No.1 (2021) 7 5.51 Vol. 22, No. 2 (2020) 7 7,69 Vol. 11, No. 2 (2020) 5 6,67 Vol. 27, No. 3 (2020) 5 3,94 Vol. 22, No. 1 (2020) 7 7,69 Vol. 11, No. 1 (2020) 5 6,67 Vol. 27, No. 2 (2020) 7 5,51 Vol. 21, No. 3 (2019) 7 7,69 Vol. 10, No. 2 (2019) 7 9,33 Vol. 27, No. 1 (2020) 7 5,51 Vol. 21, No. 2 (2019) 7 7,69 Vol. 10, No. 1 (2019) 6 8,00 Vol. 26, No. 4 (2019) 8 6,30 Vol. 21, No. 1 (2019) 7 7,69 Vol. 9, No. 2 (2018) 13 17,33 Vol. 26, No. 3 (2019) 8 6.30 Vol. 20, No. 3 (2018) 7 7,69 Vol. 9, No. 1 (2018) 9 12,00 Vol. 26, No. 2 (2019) 9 7,09 Vol. 20, No. 2 (2018) 7 7,69 Vol. 8, No. 2 (2017) 7 9,33 Vol. 26, No. 1 (2019) 7 5,51 Vol. 20, No. 1 (2018) 7 7,69 Vol. 8, No. 1 (2017) 8 10,67 Vol. 25, No. 4 (2018) 9 7,09 Vol. 19, No. 3 (2017) 7 7,69 Vol. 25, No. 3 (2018) 8 6,30 Vol. 19, No. 2 (2017) 7 7.69 Vol. 25, No. 2 (2018) 6 4,72 Vol. 19, No. 1 (2017) 7 7.69 Vol. 25, No. 1 (2018) 7 5,51 Vol. 24, No. 3 (2017) 8 6,30 Vol. 24, No. 2 (2017) 9 7,09 Vol. 24, No. 1 (2017) 8 6,30 Total 127 100 Total 91 100 Total 75 100 Sumber: diolah dari data penelitian Pola kepengarangan dan derajat kolaborasi tahun 2017 Tabel 2 menunjukkan bahwa untuk Media Pustakawan, terlihat artikel yang ditulis oleh penulis tunggal berjumlah 17 judul (68%), dan 8 judul (32%) ditulis secara kolaborasi. Pada Visi Pustaka, dari 23 artikel, sebanyak 14 judul (60,87%), ditulis oleh penulis tunggal, dan 9 judul (30,13%) ditulis secara kolaborasi. Demikian pula pada Jumantara artikel yang ditulis secara individu sebanyak 11 judul (57,89%) dan 8 judul (42,11%) ditulis secara kolaborasi. Nilai derajat kolaborasi untuk Media Pustakawan adalah , Visi Pustaka dan Jumantara berturut-turut adalah 0,32, 0,31 dan 0,42. Dengan demikian ke tiga jurnal tersebut memiliki karakteristik yang serupa dalam hal pola kepengarangan, serta nilai derajat kolaborasi. Tabel 2. Pola Kepengarangan dan Derajat Kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara 2017 Media Pustakawan Visi Pustaka Jumantara Penulis (orang) Jml artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Satu 17 68,00 Satu 14 60,87 Satu 11 57,89 Dua 7 28,00 Dua 6 26,09 Dua 2 10,53 Tiga 1 4,00 Tiga 3 13,04 Tiga 6 31,58 Empat Empat Empat Lima Lima Lima >empat >empat >empat Jumlah artikel 25 100 Jumlah artikel 23 100 Jumlah artikel 19 100 C= Cm /(Cn+Cm 0,32 0,31 0,42 Sumber: diolah dari data penelitian Pola kepengarangan dan derajat kolaborasi tahun 2018 Berdasarkan Tabel 3, dapat diketahui bahwa pada Media Pustakawan, jumlah penulis tunggal berjumlah 20 judul (66,67%), dan artikel yang ditulis oleh lebih dari satu orang berjumlah 10 judul (33,33%). Pada Visi Pustaka artikel yang ditulis secara individu berjumlah 14 judul (66,67%), dan sisanya artikel yang ditulis oleh lebih dari satu orang adalah 7 judul (33,33%). Berikutnya pada Jumantara dari total 22 judul artikel, sebanyak 14 judul (63,64%) ditulis secara individu, dan sisanya, sebanyak 8 judul (36,36%), ditulis oleh lebih dari satu orang. Nilai derajat kolaborasi Media Pustakawan adalah 0,33, Visi Pustaka adalah 0,33 dan Jumantara adalah 0,36. Tabel 3. Pola Kepengarangan dan Derajat Kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara Tahun 2018 Media Pustaka Visi Pustaka Jumantara Penulis (orang) Jml artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Satu 20 66,67 Satu 14 66,67 Satu 14 63,64 Dua 9 30,00 Dua 6 28,57 Dua 4 18,18 Tiga 1 3,33 Tiga 1 4,76 Tiga 4 18,18 Empat Empat Empat Lima Lima Lima >empat >empat >empat Jumlah artikel 30 100 Jumlah artikel 21 100 Jumlah artikel 22 100 C= Cm /(Cn+Cm) 0,33 0,33 0,36 Sumber: diolah dari data penelitian Pola kepengarangan dan derajat kolaborasi tahun 2019 Berdasarkan Tabel 4 artikel yang ditulis di Media Pustaka secara individual berjumlah 20 judul (62,50%), kemudian artikel yang ditulis oleh lebih dari satu orang adalah sebanyak 12 judul (37,50%). Pada Visi Pustaka, diketahui sebanyak 12 judul artikel (57,14%), dan sisanya yaitu sebanyak 9 judul (42,86%) ditulis secara kolaborasi.Pada jurnal Jumantara ditemukan sebanyak 7 artikel ditulis secara individu (36,84%), sisanya sebanyak 9 judul (67,12%) Nilai derajat kolaborasi pada Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara, berturut-turut adalah 0,375, 0,42 dan 0,56. Tabel 4. Pola Kepengarangan dan Derajat Kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara Tahun 2019 Media Pustakawan Visi Pustaka Jumantara Penulis (orang) Jml Artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Satu 20 62,50 Satu 12 57,14 Satu 7 36,84 Dua 9 28,13 Dua 6 28,57 Dua 2 10,53 Tiga 3 9,38 Tiga 3 14,29 Tiga 3 15,79 Empat Empat Empat 4 25,00 Lima Lima Lima >empat >empat >empat Jumlah artikel 32 100 Jumlah artikel 21 100 Jumlah artikel 16 100 C= Cm /(Cn+Cm) 0,375 0,42 0,56 Sumber: diolah dari data penelitian Pola kepengarangan dan derajat kolaborasi tahun 2020 Mengacu kepada Tabel 5 diketahui bahwa pada tahun 2020, Media Pustakawan menerbitkan sebanyak 19 artikel dengan 10 judul (52,62%) ditulis oleh penulis tunggal, dan sisanya sebanyak 9 judul (47,38%) ditulis secara kolaborasi. Berikutnya, Visi Pustaka menerbitkan sebanyak 18 artikel, dan 7 judul (38,89%), ditulis oleh penulis tunggal, sisanya sebanyak 11 judul (61,11%) ditulis secara kolaborasi. Pada jurnal Jumantara, diterbitkan sebanyak 10 artikel, dan 6 judul (60%), ditulis secara individu dan 4 judul (40%), ditulis secara kolaborasi. Dapat dilihat bahwa artikel yang ditulis secara kolaborasi tertinggi adalah artikel yang ditulis oleh lima orang, dan jumlah artikel yang ditulis sebanyak lima judul. Nilai derajat kolaborasi pada Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara berturut-turut adalah 0,47, 0,61 dan 0,40. Tabel 5. Pola Kengarangan dan Derajat Kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara Tahun 2020 Media Pustakawan Visi Pustaka Jumantara Penulis (orang) Jml Artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Satu 10 52,63 Satu 7 38,89 Satu 6 60,00 Dua 7 36,84 Dua 5 27,78 Dua 4 40,00 Tiga 2 10,53 Tiga 1 5,56 Tiga Empat Empat Empat Lima Lima 5 27,78 Lima >empat >empat >empat Jumlah artikel 19 100 Jumlah artikel 18 100 Jumlah artikel 10 100 C= Cm /(Cn+Cm) 0, 47 0, 61 0,40 Sumber: diolah dari data penelitian Pola kepengarangan dan derajat kolaborasi tahun 2021 Pada Tabel 6 dapat diketahui bahwa pada 2021 Media Pustakawan menerbitkan 21 artikel, dengan jumlah artikel yang ditulis secara individu sebanyak 9 judul (42,86%), kemudian sebanyak 12 judul (57,14%), ditulis secara kolaborasi. Berikutnya pada Visi Pustaka artikel yang ditulis secara individu berjumlah 3 orang (21,43%), dan artikel yang ditulis secra kolaborasi sebanyak 11 judul ( 78,57%). Pada Jumantara sebanyak 9 judul artikel (60%), ditulis secara individu dan 6 judul (40%), ditulis secara kolaborasi. Kolaborasi terbanyak pada ke tiga jurnal adalah kolaborasi tiga penulis, dengan jumlah terbanyak adalah pada Visi Pustaka yaitu sebanyak 6 judul artikel. Perbandingan nilai derajat kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara adalah 0,57, 0,78 dan 0,40. Dengan demikian terlihat bahwa Visi Pustaka merupakan jurnal dengan penulis berkolaborasi paling banyak, dibandingkan dengan Media Pustakawan dan Jumantara. Tabel 6. Pola kepengarangan dan Derajat Kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara Tahun 2021 Media Pustakawan Visi Pustaka Jumantara Penulis (orang) Jml Artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Penulis (orang) Jml artikel % Satu 9 42,86 Satu 3 21,43 Satu 9 60,00 Dua 10 47,62 Dua 5 35,71 Dua 3 20,00 Tiga 2 9,52 Tiga 6 42,86 Tiga 3 20,00 Empat Empat Empat Lima Lima Lima >empat >empat >empat Jumlah artikel 21 100 Jumlah artikel 14 100 Jumlah artikel 15 100 C= Cm /(Cn+Cm) 0,57 0,78 0,40 Sumber: diolah dari data penelitian Perbandingan penulis tunggal Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara 2017-2021 Berdasarkan Gambar 1 dapat diketahui bahwa selama 2017 -2021 jumlah artikel yang ditulis oleh penulis tunggal adalah 170 judul, yang terdiri atas Media Pustakawan sebanyak 76 judul (44,70%), Visi Pustaka 50 judul (29,41%), dan pada Jumantara sebanyak 44 judul (25,89%). Gambar 1. Artikel yang ditulis secara indidividu Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara Jumlah keseluruhan artikel terbit adalah 293 judul, dan jumlah artikel yang ditulis adalah secara individu adalah 170 judul (58,02%) maka artikel yang ditulis secara kolaborasi adalah 123 judul (41,98%). Gambar 2, secara jelas menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun artikel yang ditulis secara individual semakin menurun, hal tersebut juga berarti artikel yang ditulis secara kolaborasi semakin bertambah. Perbandingan penulis berkolaborasi di Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara 2017 2021 Berdasarkan Gambar 2 dapat diketahui bahwa artikel yang ditulis secara kolaborasi menunjukkan tren yang meningkat dari tahun ke tahun, walaupun sempat menurun yaitu pada Media Pustakawan terjadi di titik tahun 2020 dan untuk Visi Pustaka pada titik tahun 2018, sementara pada Jumantara pada titik tahun 2020. Artikel yang ditulis secara kolaborasi tertinggi untuk Media Pustakawan berada pada tahun 2019 dan 2021 yaitu sebanyak 12 judul (23,52%). Pada Visi Pustaka diketahui artikel terbanyak yang ditulis secara kolaborasi berada pada tahun 2020 dan 2021 dengan jumlah artikel masing-masing 11 judul (23,40%). Pada Jumantara artikel yang ditulis secara kolaborasi tertinggi berada pada tahun 2017 dan 2019 yaitu masing-masing sebanyak 9 artikel (25%). Gambar 2. Artikel ditulis secara indidividu Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara 2017 - 2021 Perbandingan Derajat Kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara 2017-2021 Pada Gambar 3 dapat diketahui perkembangan derajat kolaborasi pada Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara selama 2017 – 2021. Terlihat pada Media Pustakawan menunjukkan tren kenaikan derajat kolaborasi di setiap tahun terbit, walaupun terkesan tidak banyak. Baru pada tahun 2021, posisi derajat kolaborasi > 0,57, yang berarti artikel yang ditulis secara kolaborasi sedikit lebih banyak dibandingkan artikel yang ditulis secara individual. Demikian pula untuk Visi Pustaka, terlihat kecenderungan kenaikan nilai derajat kolaborasi penulis dari tahun ke tahun dengan selisih nilai kenaikan lebih tinggi dibandingkan dengan Media Pustakawan. Pada Jumantara, relatif stabil pada nilai derajat kolaborasi di bawah 0,50, namun pada tahun 2019, tercatat nilai derajat kolaborasi adalah 0,56 yang artinya, penulis berkolaborasi sedikit lebih banyak dibandingkan dengan penulis individual. Dengan demikian pada Visi Pustaka dan Media Pustakawan terlihat kenaikan derajat kolaborasi di setiap tahun terbitnya.Secara rata-rata derajat kolaborasi pada Media Pustakawan adalah 0,41, kemudian pada Visi Pustaka adalah 0,49 dan pada Jumantara adalah 0,43. Gambar 3. Perbandingan nilai derajat kolaborasi Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara Penulis paling produktif pada Media Pustkawan, Visi Pustaka dan Jumantara periode 2017-2021 Selama 2017 – 2021 pada Media Pustakawan, terlihat penulis yang menulis lebih dari satu artikel adalah Arief Wicaksono, Hariyah, dan Sri Junandi, masing-masing menulis sebanyak 2 judul artikel. Berikutnya, pada Visi Pustaka, Abdul Rahman Saleh, Hariyah, Andi Saputra, Sulistyo Basuki, Wisnu Ananta Kusuma, Budhi Santoso, dan Yupi Royani, masing-masing 2 judul artikel. Pada jurnal Jumantara, Undang Ahmad Darna, menulis 9 judul. Undang Ahmad Darna, merupakan penulis paling produktif 9 dengan tulisan sebanyak 5 judul dan semuanya ditulis di Jumantara. Berikutnya adalah Titin Nurhayati Makmum, dengan jumlah tulisan 5 judul semuanya ditulis di jurnal Jumantara. Dengan demikian Hariyah yang berasal dari Kementerian Agama, merupakan penulis paling produktif, di urutan ke tiga, karena selama 2017 – 2022 telah menghasilkan 4 tulisan yang ditulis di Media Pustakawan dan Visi Pustaka (Tabel 7 dan Gambar 4). Tabel 7. Penulis paling produktif pada Media Pustkawan, Visi Pustaka dan Jumantara periode 2017-2021 Nama Jumlah Instansi Jurnal Undang Ahmad Darsa 9 UNPAD Jumantara Titin Nurhayati Ma'mun 5 UNPAD Jumantara Hariyah 4 Kemenang Media Pustakawan dan Visi Pustaka Sri Junandi 2 UGM Media Pustakawan Abdul Rahman Saleh 2 IPB Visi Pustaka Andi Saputra 2 UNAND Visi Pustaka Sulistyo Basuki 2 UI Visi Pustaka Wisnu Ananta Kusuma 2 IPB Visi Pustaka Budhi Santoso 2 UIN Raden Fatah Visi Pustaka Danang Wijokongko 2 Univ YARSI Visi Pustaka Yupi Royani 2 PDII LIPI Visi Pustaka Arif Wicaksono 2 PNRI Media Pustakawan Ade Kosasih 2 UNPAD Jumantara Dandung Adityo Argo Prasetyo 2 UNS Jumantara Hazmirullah 2 Tidak diketahui Jumantara Asep Yudha Wirajaya 2 UNS Jumantara Mamlahatun Buduroh 2 UI Jumantara Sumber: diolah dari data penelitian Gambar 4. Jumlah artikel yang ditulis di Media Pustakawan, Visi Pustaka dan Jumantara 2017- 2021
Conclusion
Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa artikel yang diterbitkan selama 2017-2021 paling banyak adalah Media Pustakawan, (127 judul;43,34%), berikutnya Visi Pustaka (91judul;31,06%) dan Jumantara (75 judul;25,60%). Jumlah artikel yang ditulis oleh penulis tunggal adalah 170 judul, terdiri atas Media Pustakawan sebanyak 76 judul (44,70%), Visi Pustaka 50 judul (29,41%), dan pada Jumantara sebanyak 44 judul (25,89%). Pada nilai derajat kolaborasi secara rata-rata untuk Media Pustakawan adalah 0,41, kemudian pada Visi Pustaka 0,49 dan pada Jumantara sebesar 0,43. Melihat nilai tersebut, maka disimpulkan bahwa selama 2017 – 2021 penulis tunggal masih mendominasi dibandingkan penulis berkolaborasi. Berikutnya penulis paling produktif adalah Undang Ahmad Darsa, menulis sebanyak 9 judul artikel, dan diketahui beliau berasal dari Unpad yang menulis di jurnal Jumantara