APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN FEDERATED SEARCH?
Institut Pertanian Bogor
Introduction
Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini, terutama internet, menjadikan kendala tempat dan waktu selama terhubung dengan dengan jaringan global yaitu internet akan menjadi nihil. Internet telah merubah perilaku pencarian informasi bagi sebagian besar individu penggunanya. Apabila seseorang ingin mencari informasi maka cara termudah adalah cari di Google, sehingga tercipta kosa kata baru googling yang artinya secara harfiah adalah menggunakan Google. Terlepas dari valid atau tidaknya informasi yang ditemukan di sana, paling tidak sudah menjawab pertanyaan pengguna secara cepat. Tapi tahukah anda bagaimana Google dapat dengan cepat menemukan informasi secepat itu padahal sumber informasi tersebar di berbagai benua tentu dengan flatform yang berbeda pula, ada yang terstruktur dan ada yang tidak. Jawabannya adalah Google menggunakan metode pencarian (searching) Federated Search. Menurut istilah komputer, Federated Search adalah suatu sistem untuk mengeksekusi beberapa kueri pada serangkaian data (data set) dengan permintaan kueri tunggal. Awal mulanya metode pencarian tersebut digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk mengakses informasi tentang data perusahaan atau produk tertentu. Federated query relatif sederhana untuk diimplementasikan dan menyediakan akses cepat pada beberapa data set dalam format pelaporan yang dikombinasikan. Federated Search merupakan salah satu metode paling sederhana untuk mengakses data dari berbagai basis data dengan aneka flatform yang dapat menghemat waktu karena satu kueri pencarian dapat dieksekusi secara otomatis pada banyak data set. Sebagian besar mesin pencari (search engine) menggunakan Federated Search dengan memeriksa beberapa sumber informasi dengan kata kunci sesuai keinginan pengguna sehinggat informasi dapat diakses dengan lebih mudah dan cepat. Walau pada dasarnya berfungsi hampir sama seperti mesin pencari Google dan sebagainya, Federated Search yang digunakan di perpustakaan memiliki sedikit perbedaan. Pada Google, Bing dan mesin pencari lainnya, sistem akan mencari pada situs-situs web, membuat sebuah pangkalan data dan mendaftar situs-situs di internet dengan menggunakan sebuah program komputer (sering disebut spiders atau robots) untuk mengumpulkan informasi dan membuat indeks dari situssitus tersebut. Sedangkan pada Federated Search pertama-tama harus mengunjungi pangkalan data, membukanya, melakukan pencarian, dan mengambil data yang diperlukan (biasanya yang diambil adalah metadatanya dahulu), sebelum berpindah ke pangkalan data berikutnya untuk melakukan hal yang sama. Pangkalanpangkalan data ini belum tentu tersedia secara terbuka di internet, walaupun seringkali merupakan bagian dari sebuah situs di web. Selain itu Federated Search akan mengambil data dari berbagai sumber untuk kemudian dihimpun dalam satu tempat tertentu, kemudian pencarian akan dilakukan di tempat itu, proses ini biasa dikenal sebagai harvesting. Saat ini, Federated Search dianggap dapat mengantisipasi kebutuhan pengguna. Misalnya, menggunakan algoritme untuk membuat urut-urutan (ranking) nilai relevansi data terhadap potensi kebutuhan pengguna, atau membuat semacam pengelompokan (clustering) yang memudahkan pengguna mengaitkan satu data dengan data lainnya, sehingga pencarian dapat dikembangkan atau disusutkan sesuai keperluan. Contoh perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membangun Federated Search adalah: dbWiz dan MasterKey. Keduanya merupakan program Open Source. Umumnya Federated Search Engine cenderung dibuat secara khusus atau tailor made karena masing-masing pengelola memiliki kepentingan dan kebijakan yang berbeda. Perangkat lunak Federated Search dapat berfungsi dengan baik apabila menggunakan protocol yang sudah berstandar atau sesuai dengan standar Open Archives Initiative – Protocol for Metadata Harvesting (OAI-PMH) atau disingkat juga menjadi Metadata Harvesting Protocol (MHP) seperti Z39.50 Discovery dari EBSCOhost adalah salah satu aplikasi Federated Search yang paling terkenal. Saat ini beberapa perpustakaan di Indonesia telah mengadopsi Federated Search dalam katalog koleksi mereka. Perpustakaan Universitas Indonesia merupakan salah satu perpustakaan yang telah menggunakan sistem ini. Gambar Bagaimana Federated Search Bekerja (Sumber Wikipedia)