Kembali
16
1
2013 Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 2 · 1 Seri E ISSN 2302-3511

PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU INFORMASI PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN (IIPK) MENGENAI JASA LAYANAN INFORMASI DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang

Abstract

This paper aims to determine: (1) student responses on Information Science Program for Libraries and Archives in the Information Services Unit, State University of Padang, and (2) the constraints faced by libraries in providing services to pemustakanya. To obtain information on the issue, conducted direct observation by means of questionnaires / questionnaires to students of Library and Information Sciences archives. Analyzing data descriptively. Penganalisian based on the data, it was concluded the following matters, namely there are several factors that affect services in libraries, among others: (1) The role and function of libraries (2) library collection (3) Facilities and Libraries (4) librarian. Based on the results of the questionnaire / poll that has been processed, it appears that the Administration Services Unit at the State University of Padang already said good although there are still shortcomings in terms of ministry.
Keywords: information · observation · services · facilities

Introduction

Permasalahan utama yang dihadapi bangsa kita khususnya dalam bidang pendidikan, menghadapi era globalisasi adalah rendahnya tingkat kualitas sumber daya manusia. Hal ini menuntut perpustakaan lebih aktif dalam meningkatkan profesionalisme kemampuan pustakawan dalam penguasaan teknologi untuk meningkatkan kinerja dan layanan perpustakaan. Mengingat semakin majunya zaman, banyak perpustakaan telah bertransformasi menjadi perpustakaan modern atau yang banyak dikenal sebagai perpustakaan elektronik dan perpustakaan digital. Perpustakaan Perguruan Tinggi (PT) adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perguruan Tinggi yang bersama-sama dengan unit lain turut melaksanakan tridarma Perguruan Tinggi dengan cara memilih, menghimpun, mengolah, merawat, dan melayankan sumber informasi kepada lembaga induknya terutama mahasiswa di Perguruan Tinggi tersebut. Dalam segi pelayanannya, Perpustakaan Perguruan Tinggi berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pelestarian, pengolahan, pemamfaatan dan penyebarluasan informasi. Sedangkan dari segi kegiatannya, Perpustakaan Perguruan Tinggi berfungsi sebagai pusat layanan informasi untuk program pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kualitas pelayanan merupakan hal yang sangat penting karena pelayanan merupakan ujung tombak perpustakaan. Baik buruknya sebuah kualitas pelayanan sangat ditentukan oleh pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa layanan kepada pelanggannya agar harapan mereka dapat terpenuhi. Beberapa aspek terpenting dalam penilaian kualitas pelayanan diantaranya kemampuan petugas, fasilitas yang disediakan, jam pelayanan, perhatian terhadap kebutuhan pengguna, kesediaaan dalam memberikan pelayanan dan tanggap terhadap masalah pengguna. Sebuah pelayanan yang baik akan meningkatkan minat pengguna untuk berkunjung ke perpustakaan. UPT Perpustakaan Universitas Negeri Padang merupakan Perpustakaan Perguruan Tinggi, menyediakan berbagai macam koleksi guna memenuhi kebutuhan pemustaka terutama untuk mahasiswanya sendiri. Selain koleksi, perpustakaan juga berperan memberikan pelayanan kepada pengguna perpustakaan. Sebuah kegiatan pelayanan perpustakaan tentunya telah diatur berdasarkan sistem kerja perpustakaan itu sendiri. Pemustaka atau pengguna merupakan faktor terpenting dalam sebuah kegiatan perpustakaan. Pemustaka sangat berpengaruh terhadap keberhasilan sebuah manajemen perpustakaan. Minat pemustaka untuk berkunjung tentunya didukung oleh pelayanan baik yang diberikan pada saat memasuki perpustakaan. Banyaknya pengunjung berbanding lurus dengan tingkat keberhasilan perpustakaan dalam mengelola sebuah perpustakaan.

Method

Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau observasi, penyebaran kuesioner/ angket kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IIPK). Objek penelitian dari makalah tugas akhir ini adalah tanggapan mahasiswa terhadap pelayanan yang diberikan pustakawan di Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Menurut Bungin rumus yang digunakan untuk menetukan sampel adalah sebagai sebagai: n = ? N = 198 d = 13% n = N N.d2 + 1 n = 198 198(0,13)2 +1 n = 198 198(0,169) +1 n = 198 4,3462 n = 45,557038 Keterangan: n = Jumlah Sampel N = Jumlah Populasi yang Diketahui d = Presisis yang ditentukan Dari perhitungan tersebut, didapat hasil 46 orang (sudah dibulatkan), teknik yang sudah digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Sampling yaitu teknik pengumpulan jumlah yang sampel yang dilakukan secara acak. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penulis dalam melakukan pengumpulan data melalui angket yang dibagikan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan pengamatan langsung dan penyebaran angket. Angket terdiri dari 14 pernyataan dengan jawaban yang terdiri dari pilihan dengan jumlah genap (skala likert). Jawaban tersebut terdiri dari; sangat sering, sering, tidak pernah dan sangat tidak pernah. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling, yaitu siapa saja yang dijumpai pada saat penelitian itulah yang menjadi sampelnya.

Discussion

1. Persepsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IIPK) mengenai Jasa Layanan Informasi di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Padang Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan melalui penyebaran kuesioner/angket, dapat menghasilkan rumusan permasalahan yang telah disusun berdasarkan kajian teori pada pembahasan sebelumnya: a. Layanan Jasa Sosial di Lembaga Informasi dan Perpustakaan Tabel 1 Layanan Jasa Sosial di Lembaga Informasi dan Perpustakaan NO PERNYATAAN S KK TP F % F % F % 1 Perpustakaan memberikan pelayanan berupa jasa yaitu informasi yang dibutuhkan pengguna 20 9,2 % 25 10,58% 1 0,46 % Berdasarkan table 1 dari pernyataan “Pepustakaan memberikan pelayanan berupa jasa yaitu informasi yang dibutuhkan pengguna”, 20 (9,2%) dari 46 responden menjawab sering, 25 (10,58%) dari 46 responden menjawab kadangkadang dan 1 (0,46%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 25 (10,58%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa hampir sebagian mahasiswa yang dipilih melalui sampel acak menyatakan kadang-kadang, sering berkunjung ke perpustakaan dan terdapat 1 mahasiswa tidak pernah berkunjung keperpustakaan.Partisipasi mahasiswa dalam berkunjung ke perpustakaan sudah dikatakan baik dan memiliki minat untuk datang ke perpustakaan terutama dalam mencari koleksi. b. Layanan Jasa Pemanfaatan Sumber Informasi Maksudnya sebuah pelayanan di perpustakaan dinilai dari peran perpustakaan itu sendiri.tingkat kualitas pelayanan dilihat bagaimana perpustakaan menjalankan fungsinya. Mulai dari menghadapi pengunjung perpustakaan sampai membantu mencarikan koleksi ataupun mendapatkan informasi. Tabel 2 Layanan Jasa Pemanfaatan Sumber Informasi NO PERNYATAAN S KK TP F % F % F % 2 Perpustakaan memberikan pelayanan yang baik dalam hal berbagi informasi mengenai perpustakaan 9 4,14% 29 13,34% 8 3,68% 3 Pengunjung mendapatkan informasi yang mereka butuhkan 6 2,76% 36 16,56% 4 1,84% 4 Perpustakaan memberikan pelayanan yang baik dalam hal jasa layanan informasi 7 3,22% 32 14,72% 7 3,22% 5 Semua jenis layanan di perpustakaan bisa dimanfaatkan oleh pengguna perpustakaan (sirkulasi,referensi,fotocopi,ruang baca, dll) 16 7,36% 27 12,42% 3 1,38% 6 Perpustakaan mengadakan kegiatan pelatihan dan penyuluhan mengenai perpustakaan kepada perpustakaan yang masih perlu ditingkatkan pembinaannya 4 1,84% 18 8,28% 24 11,04% Berdasarkan Tabel 2 dari pernyataan “Perpustakaan memberikan pelayanan yang baik dalam hal berbagi informasi mengenai perpustakaan”, 9 (4,14%) dari 46 responden menjawab sering, 29 (13,34%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 8 (3,68%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 29 (13,34%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa perpustakaan terkadang memberikan pelayanan yang baik dalam hal berbagi informasi mengenai perpustakaan.Perpustakaan cenderung tertutup apabila pemustaka menanyakan perihal mengenai perpustakaan itu sendiri. Pernyataan “Pengunjung mendapatkan informasi yang mereka butuhkan”, 6 (2,76%) dari 46 responden menjawab sering, 36 (16,56%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 4 (1,84%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 36 (16,56%). Dari Penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pemustaka terkadang mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.Pemustaka harus bertanya terlebih dahulu mengenai informasi yang mereka cari, barulah pustakawan memberikan informasi. Pernyataan “Perpustakaan memberikan pelayanan yang baik dalam hal jasa informasi”, 7 (3,22%) dari 46 responden menjawab sering, 32 (14,72%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 7 (3,22%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah adalah kadangkadang 32 (14,17%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa terkadang pengunjung mendapatkan jasa dari pustakawan berupa informasiinformasi yang pengunjung butuhkan. Pernyataan”Semua jenis layanan di perpustakaan bisa dimanfaatkan oleh pengguna perpustakaan (sirkulasi, referensi, fotokopi, ruang baca, dll)”, 16 (7,36%) dari 46 responden menjawab sering, 27 (12,42%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 3 (1,38%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 27 (12,42%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa semua jenis layanan di perpustakaan tidak selalu bisa dimamfaatkan oleh pengguna. c. Layanan Jasa Penyediaaan Fasilitas dan Peraturan Perpustakaan Maksudnya sebuah peraturan perpustakaan berhubungan dengan pelayanan yang diberikan perpustakaan tersebut. Peraturan yang tidak memberatkan pemustaka akan berpengaruh terhadap kunjungan pemustaka itu. Mereka akan cenderung berfikiran bahwa palayanan perpustakaan itu baik apabila peraturannya tidak memberatkan pemustakanya. Tabel 3 Peraturan Perpustakaan NO PERNYATAAN S KK TP F % F % F % 7 Peraturan-peraturan yang ada di perpustakaan memberatkan pemustaka 12 5,52% 23 10,58% 11 5,06% Berdasarkan Tabel 3 dari pernyataan “Peraturan-peraturan yang ada di perpustakaan memberatkan pemustaka” , 12 (5,52%) dari 46 responden menjawab sering, 23 (10,58%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 11 (5,06%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 23 (10,58%). Dari Penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa peraturan-peraturan yang ada diperpustakaan terkadang memberatkan pemustaka, misalnya saja tidak boleh membawa bahan kopian kedalam perpustakaan, sehingga membuat mahasiswa malas untuk masuk keperpustakaan. d. Layanan Jasa Informasi Rujukan Maksudnya koleksi perpustakaan berpengaruh terhadap pelayanan perpustakaan itu sendiri. Pemustaka yang merasa puas terhadap koleksi perpustakaan, akan memilih perpustakaan tersebut untuk mendapatkan informasi maupun koleksi karena dirasa lengkap. Tabel 4 Layanan Jasa Informasi Rujukan NO PERNYATAAN S KK TP F % F % F % 8 Koleksi yang ada di perpustakaan membantu pemustaka dalam menyelesaikan tugas perkuliahan 13 5,98% 30 13,8% 3 1,38% 9 Tersedia banyak koleksi yang berkaitan dengan Ilmu Perpustakaan 3 1,38% 36 16,2% 7 3,22% 10 Perpustakaan menyediakan koleksi yang lengkap dan terbaru sehingga anda selalu mencari koleksi di perpustakaan tersebut 4 1,84% 22 10,12% 20 9,2% Berdasarkan Tabel 4 dari pernyataan “Koleksi yang ada di perpustakaan membantu pemustaka dalam menyelesaikan tugas perkuliahan”, 13 (5,98%) dari 46 responden menjawab sering, 30 (13,8%) dari 46 responden menjawab kadangkadang dan 3 (1,38%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 30 (13,8%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa koleksi yang ada di perpustakaan terkadang membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir, tetapi tidak sepenuhnya dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Pernyataan “Tersedia banyak koleksi yang berkaitan dengan Ilmu Perpustakaan”, 3 (1,38%) dari 46 responden menjawab sering, 36 (16,2%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 7 (3,22%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 36 (16,2%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak semua koleksi yang berkaitan dengan ilmu perpustakaan tersedia diperpustakaan.Mahasiswa yang berkunjung ke perpustakaan terkadang tidak mendapatkan koleksi yang mereka cari. Pernyataan “Perpustakaan menyediakan koleksi yang lengkap dan terbaru sehingga anda selalu mencari koleksi di perpustakaan tersebut”, 4 (1,84%) dari 46 responden menjawab sering, 22 (10,12%) dari 46 responden menjawab kadangkadang dan 20 (9,2%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 22 (10,12%). e. Jasa Layanan Penelusuran Informasi Orang datang ke perpustakaan tentunya untuk meminjam buku, majalah, atau sekedar membaca apa yang disediakan perpustakaan. Namun demikian tidak sedikit pengguna perpustakaan sengaja datang untuk mencari informasi tertentu yang dibutuhkannya.Mereka sering kali bertanya dan meminta bantuan kepada pustakawan untuk mendapatkan informasi yang mereka dibutuhkan, misalnya saja untuk menunjukan keberadaan koleksi perpustakaan yang mereka butuhkan, sampai bantuan mendapatkan koleksi yang mereka butuhkan. Tabel 5 Jasa Layanan Penelusuran Informasi NO PERNYATAAN S KK TP F % F % F % 11 Perpustakaan memberikan jasa layanan pemanfaatan segala koleksi yang dimilikinya kepada pengguna yang membutuhkannya 9 4,14% 32 14,72% 5 2,3% 12 Perpustakaan memberikan jasa penyediaan fasilitas kepada pengunjung yang datang keperpustakaan 3 1,38% 35 16,1% 8 3,68% 13 Pada saat mencari informasi anda menemukan kemudahan karena alat penelusuran informasinya lengkap dan cepat 6 2,76% 30 13,8% 10 4,6% 14 Perpustakaan bersedia membantu mencarikan buku ke perpustakaan lain apabila buku yang dicari pemustaka tidak tersedia 4 1,84% 21 9,66% 21 9,66% Berdasarkan Tabel 5 dari pernyataan “Perpustakaan memberikan jasa layanan pemanfaatan segala koleksi yang dimilikinya kepada pengguna yang membutuhkannya”, 9 (4,14%) dari 46 responden menjawab sering, 32 (14,72%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 5 (2,3%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadangkadang yaitu 32 (14,27%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Perpustakaan terkadang membantu pemustaka dalam mencari koleksi sampai mendapatkan koleksi yang pemustaka butuhkan. Pernyataan “Perpustakaan memberikan jasa penyediaan fasilitas kepada pengunjung yang datang ke perpustakaan”, 3 (1,38%) dari 46 responden menjawab sering, 35 (16,1%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 8 (3,68%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 35 (16,1%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa perpustakaan terkadang memberikan penyediaan fasilitas kepada pengunjung dan itu juga bersifat terbatas. Pernyataan “Pada saat mencari informasi anda menemukan kemudahan karena alat penelusuran informasinya lengkap dan cepat”, 6 (2,76%) dari 46 responden menjawab sering, 30 (13,8%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 10 (4,6%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 30 (13,8%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa alat penelusuran informasi di perpustakaan bisa dibilang cukup lengkap dan bisa membantu pemustaka dalam menemukan koleksi yang akan dicari. Pernyataan “Perpustakaan bersedia membantu mencarikan buku ke perpustakaan lain apabila buku yang dicari pemustaka tidak tersedia”, 4 (1,84%) dari 46 responden menjawab sering, 21 (9,66%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 21 (9,66%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang dan tidak pernah yaitu 21 (9,66%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa sebanding mahasiswa mendapatkan jasa dalam mencarikan buku keperpustakaan lain, mungkin sebenarnya bisa dikatakan tidak pernah sama sekali. f. Jasa Layanan Konsultasi Komunikasi dan Informasi Tabel 6 Jasa Layanan Konsultasi Komunikasi dan Informasi NO PERNYATAAN S KK TP F % F % F % 15 Anda mendapatkan pelayanan yang baik dari pustakawan 6 2,76% 29 13,34% 11 5,06% 16 Pustakawan memberikan bimbingan kepada anda bagaimana caranya melakukan penelusuran informasi, meminjam dan mengembalikan koleksi perpustakaan sehingga anda mengetahui bagaimana melakukan kegiatan tersebut 7 3,22% 25 11,5% 14 6,44% 17 Pustakawan tersenyum dan ramah pada saat anda bertanya kesulitan mencari bahan pustaka 2 0,92% 32 14,72% 12 5,52% 18 Pustakawan selalu menjawab pertanyaanpertanyaan atas kebutuhan pemustaka 6 2,76% 26 11,96% 14 6,44% 19 Anda senang datang ke perpustakaan karena anda memiliki hubungan yang baik dengan pustakawan 6 2,76% 23 10,58% 17 7,82% Berdasarkan Tabel 6 dari pernyataan “Anda mendapatkan pelayanan yang baik dari pustakawan”, 6 (2,76%) dari 46 responden menjawab sering, 29 (13,34%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 11 (5,06%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 29 (13,34%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pemustaka terkadang mendapatkan pelayanan yang baik dari pustakawan itu sendiri. Pernyataan “Pustakawan memberikan bimbingan kepada anda bagaimana cara melakukan penelusuran informasi, meminjam dan mengembalikan koleksi perpustakaan sehingga anda mengetahui bagaimana melakukan kegiatan tersebut”, 7 (3,22%) dari 46 responden menjawab sering, 25 (11,5%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 14 (6,44%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadangkadang yaitu 25 (11,5%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa terkadang memberikan bimbingan kepada pemustaka, biasanya dilakukan pada saat pemakai menjadi anggota baru perpustakaan. Pernyataan “Pustakawan tersenyum dan ramah pada saat anda bertanya kesulitan mencari bahan pustaka”, 2 (0,92%) dari 46 responden menjawab sering, 32 (14,72%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 12 (5,52%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 32 (13,72%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pustakawan terkadang tersenyum dan ramah pada saat pemustaka bertanya kesulitan mereka. Pernyataan “Pustakawan selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan atas kebutuhan pemustaka”, 6 (2,76%) dari 46 responden menjawab sering, 26 (11,96%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 14 (6,44%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 26 (11,96%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa terkadang pustakawan menjawab pertanyaan pemustaka, itupun kalau pemustakanya bertanya. Pernyataan”Anda senang datang ke perpustakaan karena anda memiliki hubungan yang baik dengan pustakawan”, 6 (2,76%) dari 46 responden manjawab sering, 23 (10,58%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 17 (7,82%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 23 (10,58%). g. Relevansi dengan Ilmu Perpustakaan Maksudnya segala hal yang terjadi diperpustakaan, khususnya dalam segi jasa pelayanannya sesuai dengan yang yang dipelajari mahasiswa Program Studi Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan, Terkhususnya Ilmu Perpustakaan. Tabel 7 Relevan dengan Ilmu Perpustakaan NO PERNYATAAN S KK TP F % F % F % 20 Segala teori ilmu perpustakaan yang saya pelajari, relevan/sesuai dengan yang ada di UPT Universitas Negeri Padang dalam hal segi jasa layanan informasi 13 5,98% 29 13,34% 4 1,84% Berdasarkan Tabel 7 dari pernyataan”Segala teori Ilmu Perpustakaan yang dipelajari, relevan/sesuai dengan yang ada di UPT Universitas Negeri Padang dalam hal Jasa Layanan Informasi”, 13 (5,98%) dari 46 responden menjawab sering, 29 (13,34%) dari 46 responden menjawab kadang-kadang dan 4 (1,84%) dari 46 responden menjawab tidak pernah. Data terbanyak yang dijawab mahasiswa adalah kadang-kadang yaitu 29 (13,34%). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa terkadang segala teori yang dipelajari mengenai ilmu perpustakaan khususnya mengenai pelayanan, hampir sesuai dengan yang terjadi di perpustakaan.Dalam segi pelayanan, UPT Universitas Negeri Padang sudah menerapkan Ilmu Perpustakan meskipun masih pelayanannya masih kurang terutama sekali dalam hal berbagi informasi. 2. Kendala yang Dihadapi Perpustakaan Dalam Memberikan Jasa Pelayanan terhadap pemustakanya di UPT Universitas Negeri Padang Beberapa kendala yang dihadapi perpustakaan dalam memberikan jasa layanan informasi kepada pemustakanya, dapat disimpulkan berdasarkan hasil kuesioner/angket yang telah disebarkan sehingga perpustakaan mempunyai kendala-kendala sebagai berikut: 1. Pustakawan Di lihat dari pustakawannya sendiri, kurang memberikan pelayanan yang baik.Pustakawan masih belum mengerti bagaimana seharusnya melayani pemustakanya dan faktor ilmu pengetahuan yang masih kurang terutama dalam hal pelayanan itu sendiri.Semua kegiatan yang ada di perpustakaan tidak lepas dari peran pustakawan.Pustakawan merupakan salah satu unsur penting di dalam perpustakaan.Pada saat sekarang ini pustakawan harus jeli menghadapi berbagai perubahan mengenai pelayanan. 2. Koleksi Perpustakaan Koleksi perpustakaan yang masih minim khususnya koleksi Ilmu Perpustakaan mengakibatkan mahasiswa jarang berkunjung dan memilih mencari buku ke perpustakaan lain. Berdampak terhadap palayanan perpustakaan yang dinilai kurang memuaskan.Selain itu perpustakaan dituntut untuk menyediakan koleksi yang terbaru, tidak hanya koleksi yang itu-itu saja. Pemustaka akan merasa tertarik berkunjung apabila koleksi yang disediakan beragam. 3. Fasilitas Perpustakaan Fasilitas perpustakaan juga merupakan hal unsur terpenting di dalam perpustakaan.Disamping koleksi, fasilitas perpustakaan juga mendukung setiap kegiatan pelayanan di perpustakaan karena merupakan awal dari minat pemustaka untuk berkunjung ke perpustakaan. Fasilitas perpustakaan di UPT Universitas Negeri padang bisa dikatakan sudah memadai tetapi, belum dimamfaatkan se optimal mungkin sehingga pemustaka belum menikmati semua fasilitas yang ada di perpustakaan.

Conclusion

Berdasarkan uraian sebelumnya, kendala-kendala yang mempengaruhi alih media arsip konvensional di Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kota Bukittinggi, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Pengetahuan para staf arsiparis dalam bidang teknologi sangat rendah sehingga alih media arsip konvensional belum bisa dilaksanakan dengan baik. 2) Sumber Daya Bukan Manusia (Nonhuman Process), Kurang nya peralatan dan teknologi merupakan kendala yang dihadapi dalam alih media arsip konvensional di kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kota Bukittinggi, Serta ruangan dalam pengolahan arsip kurang memadai. 3) Dana sebagai penunjang utama dalam alih media arsip konvensional. Kurangnya dana dan anggaran dari pemerintah kota bukittinggi menjadi penghambat dalam pelaksanaan alih media arsip konvensional di Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokuumentasi Kota Bukittinggi. Setelah melakukan penelitian langsung ke Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokuumentasi Kota Bukittinggi, maka ada beberapa saran sebagai masukan bagi Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kota Bukitiingi dalam mencapai kemajuan Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kota Bukittinggi hendaknya 1) Melengkapi peralatan dan menyediakan ruangan khusus untuk pengolahan arsip. 2) Menempatkan arsiparis yang memiliki pendidikan daan keterampilan khususnya di bidang kearsipan, sehingga mereka mampu melaksanakan proses alih media arsip konvensional. 3) Usaha yang telah dilakukan Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokuumentasi Kota Bukittinggi harus terlaksana sebaik mungkin, agar bisa mewujudkan fungsi dan tujuan dari arsip tersebut Berdasarkan pembahasan pada Bab II, maka dapat diperoleh kesimpulan mengenai tanggapan pemustaka khususnya mahasiswa Program Studi Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan mengenai Jasa Pelayanan di UPT Universitas Negeri Padang. Penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner/angket sehingga dapat diperoleh rumusan mengenai pelayanan yang didapat mahasiswa apabila berkunjung ke perpustakaan. Pelayanan Jasa Informasi di UPT Universitas Negeri Padang sudah dikatakan baik, terbukti diperoleh hasil pengolahan data angket dilihat dari beberapa aspek diantaranya: (1) Peran dan Fungsi perpustakaan, (2) Koleksi perpustakaan (3) Fasilitas Perpustakaan dan (4) Pustakawan. Berdasarkan hasil kuesioner/angket yang telah diolah, kebanyakan dari sampel data yang diperoleh menjawab kadang-kadang, itu berarti terlihat dalam segi pelayanannya sudah dikatakan baik. Berdasarkan simpulan maka dapat disarankan kepada perpustakaan agar lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan terutama dalam memberikan jasa informasi, pengembangan koleksi perpustakaan dan perbaikan fasilitas perpustakaan. Bagi pustakawan sendiri, lebih mengoptimalkan pemberian informasi mengenai koleksi dan bahkan ikut membantu pemustaka dalam mencari bahan/koleksi yang mereka butuhka.