PEMBUATAN DIREKTORI STUDIO MUSIK DI KOTA PADANG
Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang
Abstract
The study of this research in about creating a directory of music studio in Padang City. The purpose is to describe about creating a directory for music studio in Padang City. This research has been done by a descriptive method by visiting directly to music studio in Padang City to observe and do some interviews. After the data analyzed, the conclusion explains some steps of creating a directory music studio: (1) collecting the data; (2) making notes about previous data then typing it to microsoft word; (3) determining the subject; (4) doing classification, and; (5) creating the directory.
Keywords:
creating
· directory
· and music studio
Introduction
Seiring dengan pesatnya kemajuan permusikan Indonesia. Maka menjamurlah band-band baru yang sangat berbakat, antusiasme terhadap musik begitu besar baik itu dari kalangan para pelajar sekolah, mahasiswa, ataupun grup-grup personal yang lain, tentunya ini merupakan kabar gembira bagi pecinta musik Indonesia, selain mereka menikmati musik-musik hasil karya anak bangsa yang tak kalah bagus dengan musik luar, mereka juga terpacu untuk berkarya lebih baik, dibarengi fasilitas-fasilitas yang mendukung untuk menyalurkan hobi mereka, juga banyaknya ivent-ivent bergengsi mencari bakat-bakat musik tanah air, maka semakin membuat semangat para insan musik Indonesia untuk mengikuti ajang tsb. Musik merupakan bahasa yang universal, karena musik mampu dimengerti dan dipahami oleh setiap orang dari bangsa apapun di dunia ini. Bertolak dari pemikiran diatas maka untuk ikut berpartisipasi memberikan fasilitas untuk mendukung kemajuan musik Indonesia maka saya terfikir dan rasanya perlu untuk membuat direktori studio musik. Salah satu informasi yang diperlukan masyarakat adalah informasi mengenai Studio Musik yang terdapat di Kota Padang. Berdasarkan observasi yang dilakukan penulis terdapat lebih dari 20 studio musik yang tersebar di Kota dikawasan Kota Padang yang memiliki fasilitas bagus dengan harga yang relatif murah, namun kurangnya informasi mengenai studio musik di Kota Padang membuat masyarakat kesulitan mencari studio yang sesuai dengan kantong Para Pemain Musik. Hal ini terjadi karena kurangnya media promosi seperti brosur, pamflet, dan serta direktori mengenai studio musik disebarkan di tempat tempat umum. Menurut Banoe (2003:288), musik yang berasal dari kata muse yaitu salah satu dewa dalam mitologi Yunani kuno bagi cabang seni dan ilmu; dewa seni dan ilmu pengetahuan. Selain itu, beliau juga berpendapat bahwa musik merupakan cabang seni yang membahas dan menetapkan berbagai suara ke dalam pola-pola yang dapat dimengerti dan dipahami oleh manusia. Menurut Saleh (2009: 83) direktori merupakan jenis buku rujukan yang berisi informasi mengenai nama lengkap, alamat, nomor telepon, kegiatan/profesi seorang atau suatu lembaga/badan. Menurut Suwarno (2011: 65) direktori merupakan jenis buku yang berisi daftar nama orang (pejabat), lembaga, badan, organisasi yang dilengkapi dengan alamat, kegiatan, kode, dan data lain yang disusun secara alfabetis dan sistematis atau urutan kode-kode nomor. Selanjutnya Rahayunigsih (2007: 108) mengatakan direktori adalah daftar tokoh atau organisasi atau lembaga yang disusun secara sistematik, biasanya menurut abjad atau susunan kelas/subjek dan memberikan data mengenai nama, alamat, afiliasi, kegiatan dan sebagainya. Direktori studio musik memberikan informasi tentang nama, alamat, website, nomor telepon, jam pelayanan, denah lokasi dan foto studio musik yang dapat membantu masyarakat agar mudah dalam menemukan studio musik di Kota Padang. Dengan adanya direktori studio musik ini dapat memberi arahan kepada masyarakat dalam memilih studio musik yang disukai. Dari informasi yang terdapat dalam direktori studio musik di Kota Padang masyarakat dapat mempertimbangkan dalam memilih suatu studio musik berdasarkan jarak tempuh tempat tinggal dengan lokasi studio musik maupun biaya yang ditetapkan oleh studio musik. Menurut Suwarno (2011: 65) melalui direktori kita dapat menemukan informasi tentang keberadaan suatu organisasi, lembaga, badan, dan perorangan, sedangkan menurut Saleh (2009:83) direktori bermanfaat untuk: (1) mendapatkan informasi mengenai profil seseorang atau lembaga/badan; (2) untuk mencari keterangan jika ada orang yang ingin membuat tulisan tentang suatu yang berkaitan dengan badan yang didaftar dala suatu buku petunjuk atau direktori. Adapun jenis direktori menurut Kazt (dalam Yusup 2009: 421-422) membagi direktori ke dalam kelompok sebagai berikut: (a) direktori lokal, biasanya terbatas hanya berupa buku telepon dan direktori kota setempat. Sifatnya terbatas pada ruang lingkup geografi setempat. Misalnya daftar alamat sekolah yang ada di Jakarta, Bandung, atau kota lain secara terbatas; (b) direktori pemerintah, jenis direktori ini pada umumnya diterbitkan oleh pemerintah dalam rangka menyebarluaskan informasi tentang lembaga dan data lainnya yang dianggap penting kepada masyarakat luas. Direktori tentang Perpustakaan Khusus dan Sumber Informasi di Indonesia 1985; (c) direktori lembaga, berisi tentang direktori yang mendaftar lembaga-lembaga, seperti sekolah, yayasan, perguruan tinggi, kantor-kantor pemerintah, dan lembaga-lembaga serupa; (d) pelayanan investasi, direktori ini erat kaitannya dengan direktori perdagangan dan bisnis. Isinya memberikan laporan yang merinci tentang perusahaan perorangan, umum, dan gabungan keduanya; (e) direktori profesional, direktori ini secara luas mendaftar organisasiorganisasi profesi seperti ahli hukum, dokter, pustakawan dan para ilmuwan bidang lainnya; (f) direktori perdagangan dan perusahaan, direktori ini mendaftar semua informasi yang dihasilkan pabrik atau perusahaan, industri, dan perdagangan. Menurut Tambusai (2007: 43) sesuai dengan defenisinya, maka direktori bertujuan untuk mencari informasi tentang: (a) alamat atau nomor telepon, tentang seseorang atau perusahaan atau instansi; (b) nama lengkap seseorang, perusahaan atau organisasi atau instansi; (c) keterangan mengenai instansi atau mengenai produk pabrik tertentu atau pelayanan suatu biro jasa tertentu; (d) keterangan tentang siapa yang menjadi kepala suatu instansi, direktur suatu perusahaan, rektor suatu perguruan tinggi, kepala sekolah dan sebagainya pada saat ini atau pada suatu periode tertentu. Selama ini karena kurangnya informasi tentang alamat, dan data dari seseorang atau organisasi sering membuat masyarakat kesulitan untuk mencari informasi. Bahkan seringkali penulis melihat banyak masyarakat bertanya dimanakah alamat studio musik di sekitar Kota Padang, saat sudah mengetahui alamatnya lalu ia lanjut bertanya tentang biaya di studio musik tersebut, namun tidak ada yang mengetahuinya. Hal ini sangat membuat kesulitan masyarakat dalam mencari informasi karena tidak tersedia informasi yang tepat, lengkap dan sesuai dengan kebutuhannya. Kegiatan seperti ini juga melelahkan dan membuang-buang waktu dan sering kali mematahkan semangat masyarakat untuk latihan di studio musik karena masih ada keragu-raguan. Peristiwa tersebut dapat dihindari jika mereka mempunyai informasi tentang alamat dan data lengkap suatu organisasi tersebut. Sehingga mereka tidak perlu menghabiskan waktu, tenaga, dan tidak ada rasa ragu lagi dalam memilih studio musik. Oleh karena itu, berdasarkan uraian di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembuatan direktori studio musik di Kota Padang.
Method
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan makalah tugas akhir ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamtan langsung ke masing-masing lokasi dan wawancara serta pengumpulan data dengan cara membaca dan mempelajari sumber-sumber berupa buku, literatur, dan bahan kuliah yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas dalam makalah ini. Menurut Nazir (2011:54) “ tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifar serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.
Discussion
1. Unsur-Unsur Pembuatan Direktori Unsur-unsur dari pembuatan direktori ini disesuaikan dengan direktori yang ingin dibuat. Dalam makalah ini dibahas tentang Pembuatan Direktori studio musik di Kota Padang. Adapun unsur-unsur yang penulis cantumkan dalam pembuatan direktori studio musik di Kota Padang adalah; (a) nama studio musik; (b) alamat; (c) website; (d) nomor telepon; (e) harga studio; (f) jam pelayanan; (g) denah lokasi; dan (h) foto. Pertama, nama studio musik merupakan identitas dari studio musik tersebut. Dengan nama itu, membuat orang lebih mudah mengingat bahwa nama itu adalah sebuah studio musik. Dengan adanya sebuah nama atau papan label nama yang dicantumkan oleh pihak studio musik akan memudahkan masyarakat untuk mengingat atau menemukan studio musik dengan mudah. Misalnya 3 AM Studio, dari namanya sudah tergambar bahwa rumah tersebut merupakan sebuah studio musik. Kedua, alamat merupakan informasi mutlak yang harus dicantumkan. Alamat merupakan masalah yang paling banyak ditemui dalam mencari keberadaan suatu lokasi terlebih lagi bagi orang yang berasal dari luar daerah. Dengan dicantumkan alamat lengkap dalam direktori ini dapat mempermudah pengguna informasi dalam menelusuri lokasi studio musik yang dikehendaki. Misalnya Jl. Raudhah II, Kp. Lapai, Nanggalo, Padang. Dalam informasi alamat tersebut masyarakat dapat mengetahui nama jalan, nama kelurahan dan nama kecematan lokasi studio musik Ketiga, email dan website dapat membantu tamu studio musik dalam melakukan transaksi pemesanan studio musik melalui internet, jadi untuk masyarakat yang ingin melakukan pemesanan kamar tidak harus datang langsung ke studio musik melainkan dapat memesan terlebih dahulu melalui e-mail studio musik. Dalam pencantuman alamat e-mail dan website di tuliskan setelah pencantuman alamat, hal ini bertujuan apabila wisatawan atau pengguna informasi tidak bisa menemukan alamat wisatawan atau pengguna informasi dapat menghubungi studio musik melalui alamat e-mail atau website Keempat, peran nomor telepon sangat penting dalam sebuah direktori karena tujuan dicantumkannya nomor telepon dalam direktori ini adalah untuk mempemudah masyarakat dalam mencari informasi langsung kepada studio musik yang bersangkutan. Dengan adanya nomor telepon masyarakat dapat bertanya langsung pada studio musik yang mereka kehendaki tanpa menghabiskan waktu. Masyarakat tidak perlu mengunjungi alamat studio musik untuk mencari informasi cukup dengan menelfon nomor telepon yang telah dicantumkan dalam direktori. Kelima, harga kamar studio musik menjadi salah satu informasi yang penting dalam pemilihan referensi kamar studio musik. Pengunjung ingin mengetahui harga suatu studio musik agar disesuaikan dengan kantong pengunjung dan masyarakat. Keenam, jam pelayanan dalam direktori studio musik sangat penting karena pengunjung ingin mengetahui hari apa saja studio musik tersebut buka dan jam berapa studio itu tutup. Jam pelayanan perlu dicantumkan agar pemain musik dan pengguna informasi yang mengetahui jam berapa saja dalam melakukan pemesanan. Ketujuh, denah lokasi, dapat membantu masyarakat dalam menemukan informasi tentang petunjuk alamat jalan keberadaan studio musik tersebut. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak kebingungan dalam menemukan alamat studio musik tersebut. Gambar 1 Contoh Denah Lokasi Studio Musik Kedelapan, foto lokasi studio musik, untuk memudahkan masyarakat menemukan lokasi studio musik. Foto atau gambar dapat menggambarkan keadaan lingkungan studiomusik tersebut kepada masyarakat yang membutuhkannya. Keterangan foto juga dapat membantu masyarakat dalam mengetahui lokasi studio musik yang dimaksud dengan cepat. Gambar 2 Contoh Foto Lokasi Rumah Tahfidz Quran 1. Langkah-Langkah Pembuatan Direktori Dalam pembuatan direktori tersebut memiliki beberapa langkah. Adapun langkahlangkah dalam pembuatan direktori tersebut adalah sebagai berikut. Langkah pertama yang dilakukan dalam pembuatan direktori yaitu mengumpulkan data atau mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan unsur-unsur informasi yang akan dimuat dalam direktori. Data yang dikumpulkan yaitu data-data tentang studio musik yang ada di Kota Padang sehingga dilakukanlah penelitian lapangan dan wawancara dengan pemilik/penanggung jawab studio musik tersebut. Tabel 1 Contoh Data yang Dikumpulkan Nama Studio Musik Alamat Website No Telepon Harga Kamar Studio Jam Pelayanan : : : : : : 3 AM studio Jl. Garuda II No. 8 Koto Tangah, Andalas, Padang. www.3am-productions.com/index.php/en/ (0751) 811454 Rp. 45.000,00/jam Buka 24 jam Langkah kedua, Mencatat Data yang telah ada lalu di input ke dalam Microsoft Word. Setelah informasi yang dibutuhkan terkumpul, maka data-data tersebut dicatat dalam buram kerja. Adapun data yang dimasukkan dalam buram kerja adalah informasi yang berkaitan tentang nama studio musik, alamat, website, nomor telepon, harga kamar studio, denah lokasi, dan foto. Hasil dari buram kerja tersebut di input ke microsoft word yang akan disusun ke dalam format lembar kerja untuk direktori. Langkah ketiga, menentukan Subjek. Subjek yang digunakan dalam direktori ini adalah nama studio musik tersebut. Tujuan adanya subjek ini adalah untuk mempermudaah dalam pengelompokan data berdasarkan subjek yang akan di muat dalam direktori. Dengan adanya subjek, para pengguna informasi dapat dengan mudah menemukan informasi yang dibutuhkan dan memepercepat dalam menelusur informasi berdasar nama masing-masing studio musik. Langkah keempat, pengelompokkan merupakan kegiatan mengelompokkan data yang telah terkumpul tersebut sesuai subjek yang telah ditentukan. Pengelompokan data yang telah terkumpulkan berdasarkan nama masing-masing studio musik. Tujuan pengelompokkan ini adalah untuk mempermudah dalam penyusunan direktori karena jika informasi yang ada terkelompok sesuai dengan subjeknya, maka akan memudahkan dalam penelusuran informasi yang diinginkan. Langkah kelima, Penyusunan direktori dimulai dengan pembuatan cover atau pembuatan desain sampul direktori yang merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian seseorang terhadap produk direktori yang dapat dinilai dari segi tampilan. Selanjutnya, pembuatan kata pengantar merupakan ucapan atau tutur kata dari penulis. Kemudian pembuatan daftar isi yang merupakan daftar halaman dari isi direktori tersebut, dan terakhir isi dari direktori tersebut. Penyusunan isi direktori berdasarkan unsur-unsur informasi yang akan dimuat yang dimulai dengan informasi nama studio musik, alamat, website, nomor telepon, harga kamar studio, jam pelayanan, denah lokasi, dan foto. Penyusunan bentuk direktori tersebut disusun berdasarkan urutan yang telah dirancang sebelumnya dengan mencantumkan foto studio musik beserta denah lokasi masing-masing studio musik.
Conclusion
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan direktori ini memuat nama studio musik, alamat, website, nomor telepon, harga kamar studio, jam pelayanan, denah, dan foto studio musik tersebut sehingga melalui pembuatan direktori studio musik dapat memudahkan masyarakat dalam menelusur informasi tentang keberadaan masing-masing studio musik. Pembuatan direktori ini melalui beberapa tahap sebagai berikut: mengumpulkan data-data tentang studio musik di Kota Padang; mencatat data yang telah ada lalu di input ke dalam microsoft word; menentukan subjek; pengelompokan sesuai subjek, dalam pengelompokan ini subjek yang dipilih adalah nama studio musik; penyusunan direktori. Hasil dari pembuatan direktori ini juga sebagai salah satu sarana promosi bagi masingmasing studio musik karena direktori ini akan menjadi koleksi perpustakaan yang mana dapat dibaca oleh banyak orang. Studio musik diharapkan agar meningkatkan kegiatan promosi mengenai lokasi dan fasilitas apa saja yang disediakan oleh studio tersebut, baik itu dari media cetak maupun non cetak. Untuk media promosi cetak sebaiknya disebarkan pada tempat-tempat umum dan lokasi wisata, seperti yang terjadi pada negara asing, yang sudah penyebarkan brosur studio musiknya pada lokasi-lokasi yang strategis.