Kembali
16
1
2019 Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 8 · 1 Seri B ISSN 2302-3511

PENELUSURAN INFORMASI LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNP

Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang

Abstract

Shearch for information on graduates of Indonesian Language Study Programs a the Faculty of Language and Art. Paper. Library and Archives Information Study Program, Indonesia dan Regional Language and Literature Departement, Language and Art Faculty, Padang State University. In this paper we discuss the search for graduates of the UNP Language and Arts Faculty of Indonesia Language Study Program. The purpose of this study was to determine the profile of Indonesia Education Study Program graduates and to know the competency and employment of these graduation. The research method approach used is a qualitatif method. Data was collected using questionnaires. The location of this study was carried out on the application or distributing questionnaires through social media. The object of the search was the Inodesian Language Education alumni who responded to 47 alumni. The data collection technique was by sharing questionnaires through WhatsApp media. Analyze the data used by using the google form application. First based on the results of the study, concluded the following matters. Graduates of the Indonesian Language Study program every year do not settle or go up and down, many respondents are among women with the dominant year of entry in 2014, the lenght of the waiting period for employment before graduation 1-3 months while their first job is < 3 months. The two Indonesian Language Education alumni are mostly looking for work through the internet, the level, and they work in the education sector, both private and obtain the first salary of RP. 1.000.000 and the first salary of Rp. 1.000.000IDR 2.000.000.
Keywords: search · education · alumni

Introduction

Salah satu hal penting yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah perpustakaan adalah proses temu kembali informasi, dimana secara spesifik juga akan menyangkut penelusuran informasi. Temu kembali informasi sendiri merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menyediakan dan memasok informasi bagi pemakai sebagai jawaban atas permintaan atau berdasarkan kebutuhan. Tujuan dari penelusuran informasi untuk mendapatkan informasi literatur yang dibutuhkan oleh peneliti, pengambil kebijakan dan pengguna lainnya dari dalam suatu kumpulan bahan pustaka atau dari suatu sistem penyimpanan informasi tertentu. Peningkatan penelusuran informasi merupakan fenomena yang mengindikasikan bahwa informasi telah menjadi salah satu kebutuhan hidup yang utama. Untuk memenuhi kebutuhan informasi tersebut muncul berbagai cara dan strategi yang dapat diterapkan untuk mendapatkan informasi. Akibatnya, bermacam-macam prilaku pencarian informasi tampak ke permukaan. Semua cara, strategi, dan prilaku pencarian informasi yang muncul ke permukaan tersebut, bermaksud untuk memperoleh informasi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan dalam waktu yang relatif singkat. Melakukan analisis kegiatan penelusuran informasi agar lebih mempermudah pengguna dalam menemukan informasi. Pentingnya menganalisis infromasi agar menyesuaikan informasi yang ada dengan kebutuhan pengguna. Berbicara mengenai lulusan, banyak sekali informasi yang ingin digali terhadap mahasiwa lulusan untuk mengetahui sebuah informasi yang sangat penting untuk sebagai bahan pertimbangan bagi orang bnayak. Tujuan utama penelusuran informasi lulusan ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai lulusan yang sudah bekerja dan belum bekerja. Selain dari itu penelusuran informasi bertujuan untuk menegtahui hasil pendidikan dalam dalam penguasaan dan pemerolehan kompetensi lulusan yang diaplikasikan di dunia kerja serta transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia usaha dan industri. Upaya dalam pelaksanaan menggali informasi tersebut pastinya mempunyai strategi yang jelas dan mempunya sumber yang kuat. Penelusuran informasi yang akan dilaksanakan oleh penulis saat sekarang adalah pada lingkungan Universitas Negeri Padang tepatnya di Fakultas Bahasa dan Seni. Fakultas Bahasa dan Seni mempunya empat jurusan yang mana keempat jursan tersebut memiliki tujuan yang sama untuk terselenggaranya pembelajaran yang berkualitas dan profesional di bidang pendidikan bahasa dan seni dan keilmuannya yang berlandaskan nilai-nilai norma dan agama. Berkembang dan tersebarluaskannya ilmu pengetahuan, hasil penelitian, dan model pembelajaran yang inovatif di bidang bahasa dan seni pada tingkat nasional dan internasional, terselenggarannya pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas sebagai upaya penerapan ilmu pengetahuan di bidang bahasa dan seni untuk kemajuan bangsa. Selain dari tu tujuan dari Fakultas Bahasa dan Seni yaitu untuk meningkatkan tata kelola yang baik dan pelayanan berkualitas sesuai kebutuhan pelanggan, dan meningkatkan kuantitas dan kualitas kerja sama lokal, nasional, dan internasional. Sasaran yang dituju untuk melaksanakan penelitian mengenai lulusan ini yaitu pada Program Studi Pendidikan Bahasa, yang bertujuan untuk mengukur dan melacak kinerja lulusan sehingga dapat diperoleh indikator yang jelas tentang profil lulusan dari Program Studi tersebut. Tujuan dari Program Studi tersebut salah satunya adalah untuk meningkatkan lulusan yang berkualitas dengan memiliki kepribadian mandiri, unggul, terampil, dan proaktif terhadap perubahan di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia sehingga mampu bersaing di dunia kerja, memiliki pandangan positif terhadap kewirausahaan, dan dapat membuka lapangan pekerjaan di bidang bahasa dan sastra Indonesia. Dalam Reynaldi (2014:34) mengutip Setiarso, penelusuran informasi adalah proses menemu kembali seluruh atau sebagian dokumen yang pernah diterbitkan mengenai subjek tertentu dari sumber-sumber informasi. Dalam Reynaldi (2014:34). mengutip Supriyanto, berpendapat bahwa penelusuran informasi adalah pencarian kembali koleksi yang telah disimpan merupakan suatu hal yang penting dalam dunia perpustakaan. Dapat disimpulkan bahwa penelusuran informasi adalah proses pencarian kembali dokumen, koleksi, maupun informasi yang pernah ditulis atau diterbitkan mengenai subjek tertentu pada suatu sumber dengan mendapatkan hasil yang diinginkan pemakai. Rifai (2014: 7.2) mengatakan, strategi penelusuran informasi adalah suatu ilmu sekaligus seni dalam menggunakan mengenai subyek pada sistem temu kembali informasi. Strategi penelusuran ini diperlukan untuk mencapai tujuan, dan untuk mencapai efektifitas adalam berbagai kegiatan penelusuran. Menurut Marsudi (2016: 11-12), strategi penelusuran informasi adalah sebuah kegiatan mencari informasi dengan menggunakan strategi yang tepat, agar menghasilkan informasi baru yang relevan. Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan, strategi penelusuran informasi adalah suatu cara seseorang dalam menemukan informasi dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki agar kebutuhannya dapat terpenuhi. Penelusuran lulusan dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk menilai mutu atau kualitas lembaga pendidikan. Melalui penelusuran lulusan, akan diperoleh berbagai informasi penting yang bermanfaat bagi lembaga pendidikan yang bersangkutan, lulusan, dan lembaga-lembaga lain yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan. Penelusuran lulusan dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk menilai mutu atau kualitas lembaga pendidikan. Tujuan studi penelusuran (tracer study) adalah untuk mengetahui mobilitas alumni, seberapa puas alumni terhadap pekerjaan/karirnya, pandangan pemberi kerja terhadap konerja alumni, dan untuk menegtahui seberapa jauh program sekolah telah mempersiapkan alumni untuk mengembangkan karir lebih lanjut. Studi penelusuran perlu diakadan oleh setiap program studi, sehingga akan berdampak pada peningkatan kualitas lulusan dari program studi tersebut. Semakin tinggi kualitas lulusan maka akan dapat digunakan sebagai parameter tingginya kualitas lembaga pendidikan.

Method

Penelitian pembagian kuesioner ini dilakukan terhadap alumni Pendidikan Bahasa Indonesia menggunakan aplikasi google form. Tujuan penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui bagaimana profil alumni Pendidikan Bahasa Indonesia dan mengetahui kompetensi serta pekerjaan terhadap alumni tersebut. Kuesioner ini disebarkan melalui media sosial dan google form.

Discussion

1. Profil Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Grafik 1. Jumlah Data Lulusan Tahun 2015-2019 Kesipulan dari grafik yang ada yaitu terjadi lulusan alumni program studi pendidikan bahasa indonesia yang tidak menetap atau naik turun setiap tahunhya, maka dari itu perlu diketahui apa saran dan harapan dari mahasiswa tersebut untuk program studi pendidikan bahasa indonesia, agar terjadinya peningkatan lulusan terhadap program studi pendidikan bahasa indonesia, oleh karna itu dilakukanlah kegiatan teacher study. Grafik 2. Jenis Kelamin Responden pada kuesioner ini lebih banyak pada kalangan perempuan dari pada kalangan laki-laki dengan 89,1%. Grafik 3. Tahun Masuk Program Studi Pada grafik 3 dijelaskan bahawa tahun masuk yang terdapat pada program studi yang lebih banyak merespon kuesionernya adalah pada tahun 2014 dengan total 40 orang (87%) alumni. Grafik 4. Lama Masa Tunggu Sebelum Lulus Jadi dapat dilihat bahwa mahasiswa program studi pendidikan bahasa indonesia ini lebih cepat mendapatkan pekerjaan sebelum mereka tamat kuliah. Grafik 5. Lama Masa Tunggu Pekerjaan Pertama Pada grafik ini dapat dijelaskan bahwa lama masa tunggu pekerjaan pertama terhadap alumni yang paling cepatnya adalah selama <3 bulan yaitu dengan jumlah 25 orang (55,6%). Sementara itu yang paling lama dengan waktu 1-3 tahun hanya sebanyak 2 orang (4,4%). Jadi alumni program studi pendidikan bahasa indonesia ini termasuk kategori alumni yang mendapatkan pekrjaan dengan cepat. Grafik 6. Alasan Alumni Tidak Mendapat Pekerjaan Pada grafik 6 dapat dijelaskan bahwa setiap orang mempunyai alasan tersendiri kenapa mereka tidak mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Dari sini dijelaskan beberapa alasan responden para alumni yang mempunyai alasan lainnya sebanyak 13 orang (31%). Sementara itu ada juga yang memberi asalan karena mereka lebih memilih membuka usaha sendiri yaitu sebanyak 11 orang (26,8%) dan ada juga yang mempunyai alasan untuk melanjutkan kuliahnya dengan total 9 orang (22%). Selain dari itu ada juga yang memberi alasan dengan belum mencari pekerjaan karna faktor mereka sudah membuka usaha sendiri tersebut sebnayak 6 orang (14,6%). Namun ada juga alumni yang memberi alasan dengan karna mereka sudah memperoleh pekerjaan sebelum mereka lulus sebanyak 2 orang (4,9%). Jadi dapat disimpulkan alumni mempunyai alasan untuk tidak melanjutkan kuliah karena mempunyai berbagai macam alasan termasuk salah satunya membuka usaha sendiri. 2. Kopetensi dan Pekerjaan Alumni Pendidikan Bahasa Indonesia Grafik 7. Cara Mencari Informasi Pekerjaan Grafik ini menjelaskan bahwa para alumni program studi pendidikan bahasa indonesia mempunyai berbagai macam caera untuk mendapatkan informasi tentang pekerjaan yang akan mereka lamar. Melalui iklan di koran, majalah, brosur para alumni memilihnya sebanyak 25 orang (53,2%), sementara dengan cara melamar ke perusahaan tanpa mengetahui lowongan yang ada terdapat sebanayak 7 orang (14,9%). Selanjutnya alumni program studi pendidiakan bahasa indonesia yang melakukan pencarian pekerjaan dengan cara dihubungi oleh prusahaan adalah sebanayak 2 orang (4,3%). Ada juga alumni yang memilih mencari lewat internet/iklan online/milis sebanyak 32 (68,1) sementara pilihan terhadap dihubungi oleh perusahaan adalah sebanyak 2 (4,3%). Selanjutnya pada langkah memperoleh informasi dari pusat/kantor pengembangan karir fakultas/universitas, alumni memilih sebanyak 1 orang (2,1%). Ada juga alumni yang mengambil langkah menghubungi kantor kemahasiswaan/hubungan alumni sebanyak 2 orang (4,3%). Ada juga alumni yang sudah emmbangun network sejak masih kuliah sebanyak 5 orang (10,6%). Sementara ada juga alumni yang memilih melalui jejaring/relasi orangtua/saudara sebanyak 16 orang(34%), dengan langkah melalui jejaring/relasi teman sebanyak 26 orang (55,3%), membangun bisnis sendiri sebanyak 1 orang (2,1%), ada juga memaluli penempatan kerja atau magang sengan jumlah 5 orang (10,6%), dan pilihan lainnya oleh alumni tersebut sebanyak 1 orang (2,1%. Jadi dapat disimpulkan bahwa alumni program studi pendidikan bahasa indonesia memperoleh pekerjaan yang paling banyak dengan menggunakan pencarian lewat internet/iklan inline/milis. Grafik 8. Apakah Alumni Tersebut Bekerja Saat Ini Pada grafik ini menjelaskan bahwa jawaban responden lebih cendrung pada jawaban ya karena mereka sudah banyak yang memperoleh pekerjaan sebanyak 32 orang (68,1%) dan menjawab dengan kategori tidak sebanyak 15 orang (31,9%) dengan berbagai macam alasan tersendiri. Grafik 9. Tingkat Wilayah Pekerjaan Pada grafik ini menjelaskan bahwa tingkat wilayah pekerjaan yang di raih oleh alumni program studi pendidikan bahasa indonesia adalah paling dominan di wiliayah loka dengan jumlah 31 orang (77,5%) sementara yang terdapat pada wilayah nasional sebanyak 9 orang (22,5%). Jadi dapat disimpulkan bahwa alumni perogram studi Pendidikan Bahasa Indonesia ini lebih banyak bekerja di wilayah lokal. Grafik 10. Cara Mendapatkan Pekerjaan Grafik ini dapat dijelaskan bahwa cara alumni mendapatkan pekerjaan nya melalui kompetensi (dengan tes) sebanyak 19 orang (48,7%), sementara itu alumni Pendidikan Bahasa Indonesia memperoleh pekerjaan ini melalui rekomendasi (tanpa tes), dan mendapatkan pekerjaannya dengan caara mencari sendiri sebanyak 8 orang( 20,5%). Selanjutnya ada juga dengan dimintai oleh pengguna sebanyak 3 orang (7,7%), dan yang terakhir dengan adanya ikatan dinas sebanyak 1 orang (2,6%). Jadi total alumni yang paling banyak memperolejh pekerjaan dengan cara kopetensi (dengan tes) adalah yang paling banyak. Grafik 11. Kesesuaian Pekerjaan Sebelum Lulus Pada grafik ini mahasiswa program studi pendidikan yang sudah mendapatkan pekerjaan sebelum lulus mempunyai keseuaian atau tidaknya dengan program studinya sendiri. Namun disini kebanyakan mahasiswa tersebut mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan program studinya tersebut yaitu dengan jumlah 22 orang (53,7%), sementara ada juga pilihan yang cukup sesuai dengan program studinya yaitu sebnayak 10 orang (24,4%). Dengan adanya data yang sesuai dan cukup sesuai dengan program studinya ada juga mahasiswa yang mendapatkan pekerjaan yang tidak sesuai dengan program studinya sebanyak 9 orang (22%). Grafik 12. Kesesuaian Pekerjaan Pertama Pada grafik ini alumni Pendidikan Bahasa indonesia yang mendapatkan pekerjaan sama halnya dengan mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan sebelum lulus, yang mana lebih banyak yang mendapatkan pekerjaan yang sesuai atau sangat sesuai dengan program studinya. Namun dapat dilihat setelah lulus kuliah, alumni Pendidikan Bahasa Indonesia lebih banyak memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan program studinya ini yaitu sebanyak 22 orang (57,5%). Pilihan yang cukup sesuai dengan program studinya yaitu sebanyak 10 orang (17,5%). Sementara yang tidak sesuai sama sekali dengan program studinya ini sama banyak dengan mereka yang belum lulus. Grafik 13. Alasan Ketidaksesuaian Pekerjaan Jadi inti dari diagram ini alumni pendidikan bahasa indonesia ini tidak memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan alasan mereka belum memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan program studinya tersebut. Grafik 14. Sektor Pekerjaan Pada grafik 14 ini menjelaskan bahwasanya sektor pekerjaan yang sedang dijalankan oleh alumni lebih banyak pada sektor swasta dengan total 17 orang (42,5%). Ada juga alumni yang bekerja pada sektor Pemerintah sebanyak 15 orang (37,5%), dan yang terakhir adalah pada sektor wirausaha sebanyak 8 orang (20%). Jadi dapat disimpulkan bahwa sektor pekerjaan alumni program studi Pendidikan Bahasa Indonesia ini lebih cendrung pada sektor swasta. Grafik 15. Bidang Pekerjaan Pada grafik 15 ini alumni pendidikan bahasa indoensia mempunyai berbagai macam bidang pekerjaan yang mereka sandang, seperti pekerjaan di bidang pendidikan sebanyak 28 orang (70%),bidang perdagangan sebanyak 17 orang (17,5%), di bidang industri sebanyak 1 orang (2,5%). Selanjutnya ada juga bidang lainnya pekerjaan yang disandang oleh alumni penddiikan bahasa indonesia yaitu sebanyak 4 orang (10%). Jadi dapat disimpulkan bahwa bidang pekerjaan alumni pendidikan bahasa indonesia ini lebih cendrung pada bidang pendidikan yang sesuai dengan program studi mereka. Grafik 16. Gaji pertama Pada grafik 16 ini alumni pendidikan bahasa indonesia sudah dapat memperoleh gaji pertamanya dengan nilai <Rp. 1.000.000 sebanyak 16 orang (41%), dengan nilai gaji Rp. 1.000.000,- -< 2.000.000 sebanyak 10 orang (25,6%), bahkan ada alumni yang memperoleh gaji dengan nilai Rp. 2.000.000,- -< 3.000.000 sebanyak 12 orang (30,8%), sementara itu ada juga alumni yang memperoleh gaji senilai > Rp. 4.000.000 sebanyak 1orang (2,5%). Jadi karena yang namanya gaji pertama para alumni lebih banyak mendapatkan total gaji awalnya senilai <Rp. 1.000.000. Grafik 17. Gaji Pekerjaan Sekarang Pada grafik 17 ini alumni pendidikan bahasa indonesia sudah dapat memperoleh gaji pertamanya dengan nilai <Rp. 1.000.000 sebanyak 11 orang (27,5%), dengan nilai gaji Rp. 1.000.000,- -< 2.000.000 sebanyak 16 orang (40%), bahkan ada alumni yang memperoleh gaji dengan nilai Rp. 2.000.000,- -< 3.000.000 sebanyak 12 orang (30%), sementara itu ada juga alumni yang memperoleh gaji senilai > Rp. 4.000.000 sebanyak 1orang (2,5%). Jadi gaji alumni dari pekerjaan mereka yang sekarang ini paling tingginya adalah senilai Rp. 1.000.000,- <Rp. 2.000.000. Grafik 18. Banyak Alumni Yang Sama Tempat Bekerja Pada grafik 18 ini dijelaskan bahwa alumni yang sama tempat kerjanya disuatu tempat tidaklah banyak, bahkan ada alumni yang merespon bahwa tidak ada sesama alumni yang bekerja ditempat mereka bekerja seperti pada diagram diatas yaitu dengan jumlah 21 (53,8%) yang menjawab tidak ada. Namun ada juga sebagaian alumni yang merespon bahwa ditempat mereka bekerja ada <20 orang alumni dari pendidikan bahasa indonesia yang juga bekerja ditempat mereka bekerja sebanyak 13 orang (33,3%) yang menjawab hal tersebut. Selain dari itu 3 orang (7,7%), sekitar 2 orang (5,1%) alumni juga menjawab bahwa 20-50 orang alumni juga bekerja di tempat mereka bekerja. Jadi dapat disimpulkan bahwa pilihan pekerjaan yang sama dengan sesama alumni saat ini bekerja adalah tidak ada. Grafik 19. Lembaga Yang Membutuhkan Alumni Pendidikan Bahasa Indonesia Pada grafik 19 ini, responden lebih banyak menjawab bahwa tempat mereka bekerja pada saat sekarang ini tidak membutuhkan tenaga kerja alumni pendidikan bahasa indoneisa lagi dengan jumlah 22 orang (55%), sementara ada juga responden yang menjawab bahwa lembaga tempat mereka bekerja juga membutuhkan alumninya sebanyak 18 orang (45%) responden.

Conclusion

Alumni Pendidikan Bahasa Indonesia lebih dominan menjadi tenaga pendidik di tingkat wilayah lokal dengan sektor pekerjaan swasta. Mereka memperoleh gaji pertama sebesar Rp. 1.000.000 dan sementara gaji pada saat sekarang bekerja sebesar Rp. 1.000.000,- <Rp. 2.000.000. Kesesuaian pekerjaan sebelum lulus dan pekerjaan saat sekarang sangat sesuai dan ada juga alasan mereka menerima pekerjaan pertama mereka karena belum mendapatkan pekerjaan yang tepat atau sesuai dengan pendidikan mereka.