PERANAN PROMOSI DI PERPUSTAKAAN PUSAT RISET PERIKANAN
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Abstrak
Di era modern ini, iklim promosi mempunyai peranan sangat penting dalam mengakses sebuah koleksi atau produk, percepatan teknologi yang membuat promosi semakin cepat dan dekat. Dengan munculnya media sosial membuat batasan antara yang professional dan personal semakin kabur, sehingga mengubah cara pandang penguna media dalam berinteraksi. Perpustakaan pada umumnya merupakan salah satu institusi pendidikan yang memiliki peran penting dalam mempromosikan literasi dan menyediakan akses ke berbagai sumber bacaan dan informasi kepada pengguna perpustakaan. Penggunaan media promosi sebagai alat untuk membangun komunikasi berkualitas tinggi, ketertarikan akan sumber informasi atau literasi yang disampaikan sehingga membangun kepercayaan dengan para pengguna dalam platform teknologi.
Abstract
In this modern era, the promotion climate has a very important role in accessing a collection or product, the acceleration of technology makes promotions faster and closer. With the emergence of social media, the boundaries between professional and personal are increasingly blurred, thus changing the way media users view interactions. Libraries in general are educational institutions that have an important role in promoting literacy and providing access to various sources of reading and information to library users. The use of promotional media as a tool to build high-quality communication, interest in sources of information or literacy conveyed so as to build trust with users on technology platforms.
Keywords:
Library
· promotion
· social media
· technology
Introduction
Di era keterbukaan teknologi informasi sangat membawa perubahan yang besar sekarang ini. Dampak transformasi perubahan tersebut terlihat dalam tatanan hidup yang semakin cepat dan dekat. Ketika perkembangan sektor ekonomi jelas terlihat perkembangan di mata masyarakat secara umum, baik barang dan jasa, pada kegiatan pemasaran (promosi) untuk sektor tertentu sudah sangat bervariasi terutama sektor bisnis informasi yang sudah beragam jenis dan perkembangan signifikan. Perpustakaan merupakan salah satu lembaga yang memiliki peran pernting dalam memfasilitasi akses terhadap informasi, layanan dan pengetahuan kepada pengguna perpustakaan. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan internet yang semakin melejit, perpustakaan seringkali menghadapi tantangan dalam menarik minat dan partisipasi pengunjung.Oleh karena itu, promosimenjadimodal penting dalam menjembatani antara perpustakaan dengan pengunjung perpustakaan, serta meningkatkan potensi sumber daya di perpustakaan itu sendiri. Salah satu perpustakaan adalah mempunyai tujuan untukmenyediakan informasi dengan lengkap. Perpustakaan ialah organisasi berkembang yang berfungsimenjadi sumber informasi ilmu pengetahuan teknologi dan kebudayaan dalam bentuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta menunjang pelaksanaan pembangunan sosial (Yenianti, 2019). Promosi perpustakaan serangkaian aktivitas perpustakaan yang disusun agar pemustaka memahami keuntungan sebuah perpustakaanmelalui koleksi, sarana dan jasa yang tersedia. Promosi perpustakaan adalah proses mengenalkan segala aktivitas, pelayanan, serta koleksi yang terdapat di perpustakaan untuk pengguna perpustakaan.Sudarmi danMansyur (2001)mengartikan permasaran dengan menerapkan perpustakaan sebagai program yang terencana guna menemukan dan memperoleh dukungan dari pemustaka atau pengguna perpustakaan. Promosi perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan koleksi dan layanan, tetapi juga dapatmembantu meningkatkan partisipasimasyarakat dalam aktivitas literasi, seperti membaca dan mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh perpustakaan. Promosi dapat dilakukanmelalui berbagai media, seperti iklan, media sosial dan kegiatan-kegiatan komunitas. Media promosi perpustakaanmempunyai peranan penting, promosi merupakan suatu wadah untuk memperlihatkan koleksi yang dimiliki kepada pemustaka. Promosi merupakan sebuah upaya mengenalkan seluruh kegiatan yang ada di perpustakaan, padasarnya promosi adalah rangkaian kegiatan perpustakaan yang di rancang agar pemustakamengetahuimanfaat sebuah perpustakaan melalui koleksi, fasilitas dan produk atau layanan yang tersedia di perpustakaan pusriskan (PusatRiset Perikanan). Selain itu manfaatnya media promosi sangat perlu dilakukan juga agar seluruh kegiatan yang berhubungan dengan jasa perpustakaan dapat diketahui dan dipahami oleh pemustaka. Karena promosimerupakan kegiatan yang bersifat menarik penguna perpustakaan, sehingga dengan adanyamedia promosi untuk membantu pemustaka dan calon pemustaka mengetahui koleksi pada perpustakaan pusriskan. Indonesiamemliki jumlah perpustakaan yang luar biasa besar, salah satunya perpustakaan khusus 6.552 (4%) (Perpusnas 2019). Perpustakaan khusus merupakan jenis perpustakaan yang menyediakan bahan sesuai dengan kebutuhan pemustaka di lingkungannya. Perpustakaan khusus memberikan layanan kepada pemustaka di lingkungannya dan secara terbatas memberikan layanan kepada pemustaka di luar lingkungnya (UU No. 43 Tahun 2007). Sedangkan Perpustakaan Khususmerupakan institut/unit kerja pengelola karya tulis, karya tulis cetak, dan karya rekam yang dikelola secara professional berdasarkan sistem yang baku untuk mendukung kelancaran/keberhasilan pencapaian visi, misi dan tujuan instansi induk informasi yang menaunginya (Badan Standarisasi Nasional, 2009). Perpustakaan pusriskan salah satu perpustakaan khusus yang memiliki peranan penting dalam memberikan akses suatu informasi dan pengetahuan kepada pengguna perpustakaan. Untuk tercapainya layanan tersebut perpustakaan pusriskan perlunya media promosi yang mudah di akses secara efektif sehingga dapat meningkatkan kesadaran pengguna perpustakaan. Oleh karena itu perpustakaan harus merancang promosi untuk membanggun kesadaran pengguna perpustaaan yang lebih efektif dan terukur. TINJAUAN PUSTAKA Perpustakaan adalah Institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekamsecara professional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka Menurut KBBI perpustakaan diartikan sebagai tempat gudang, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi tersebut: koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dibicarakan. Menurut Sulistyo Basuki (1991), perpustakaan adalah sebuah ruangan, bagian sebuah gedung, ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan meurut tata susunan tertentu untuk digunakan pembaca bukan untuk dijual. Perpustakaan khusus merupakan salah satu dari beberapa jenis perpustakaan yang ada. Yang didirikan oleh sebuah lembaga atau instasi dimana perpustakaan khusus tersbut nantinya akan berada dibawah instansi tersebut. Menurut Sutarno perpustakaan khusus merupakan tempay peneltian dan pengembangan atau pegawai. Perpustakaan tersebut berada pada suatu instansi atau lembaga tertentu baik pemerintah ataupun swasta dan sekaligus pengelola atau penanggung jawanya. Melayani pemakai dari lembaga yang bersakutan, sehinggamemiliki koleksi yang terbatas ayng sesuai denganmisi dan tugas lembaga yang bersangkutan. Menurut sulistyo basuki perpustakaan khusus adalah koleksi fisik informasi, pengetahuan atau opini yang terbatas pada suatu subjek atau sekelompok subjek yang berkaiyan dan pada sebuah format tunggal produk informasi atau sekelompok format yang berhubungan, dikelola dibawah paying sebuah lembaga yang menyediakan dana untuk kelajutan hidup perpustakaan, dikelola oleh seorang pustakawan atau spesialis dalam subjek atau lebih, serta membawa misi memperoleh, mengorganisasi dan menyediakan akses ke informasi dan pengetahuan gunamenunjang tujuan badan induk yangmembawahi perpustakaan. Promosi adalah suatu akitivitas komunikasi yang dilakukan oleh seseorang atau suatu perusahaan dengan masyarakat luas, dimana tujuannya adalah untukmemperkenalkan sesuatu (barang/ jasa/merek/ perusahaan) kepada masyarakat dan sekaligus mempengaruhi masyarakat luas agar membeli dan menggunakan produk tersebut.Menurut Tjiptono, arti promosi adalah bentuk komunikasi pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/ membujuk dan ataumengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersediamenerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Menurut Sujatna (2017), promosi perpustakaan adalah berbagai akltifitas yang dilakukan oleh perpustakaan dalam rangka meningkatkan pemanfaatan produk dan layanan perpustakaan oleh pemustaka potensial dan aktual. Media sosial adalah jasa dan alat komunikasi yang memfasilitasi hubungan antara satu dengan lainnya. Semakin berkembangnya teknologi informasi dan telekomunikasi saat ini berdapak baik untuk perkembangan pelayanan suatu perpustakaan. Kemudahan dalam media sosial berdapak pada pelayanan ke pengguna pelayanan informasi yang dimaafaatkan melalui sarana media cetak yakni brosur, poster/pamplete. Sedangkanmedia elektronik seperti web, Instagram, twitter atau jejaring sosial lainnya. Teknologi adalah suatu rancangan atau desain untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidak pastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan. Teknologi biasanya memiliki dua aspek, yaitu aspek hardware dan software. Sementara itu,menurut Gary J.Anglin (1991) Teknologi merupakan penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem untuk menyelesaikan masalah.
Method
Metode yang digunakan adalah melalui studi pustaka melalui buku-buku, artikel jurnal online maupun artikel media cetak yang berkaitan dengan promosi dan penggunaannya untuk perpustakaan.
Discussion
Perkembangan ilmu pengetahuan tidak terlepas dari perkembangan manusia di dunia, dengan ilmu pengetahuan teknologi tercipta. Pada era informasi saat ini, informasi menjadi sangat berharga dan menjadi tolak ukur perkembangan suatumasyarakat. Teknologi informasi pada era sekarangmenawarkan peluang bagi peningkatan dan kemudahaan efisiensi kerja. Media sosial teknologimengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum di internet, blog sosial, linked, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial. Media sosial adalah jaringan informasi baru dan teknologi informasi dengan menggunakan suatu bentuk interaktif dan user diproduksi, dan hubungan interpersonal diciptakan dan dipelihara. Layanan jaringanmedia sosial yang khas bisa berbagi kjonten kunitas web dan forum internet (anastokeskus, 2010; De La 2012). Intinya, menggunakanmedia sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dengan menggunakan kekuatan jari dalam hitungan detik,menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media sosial berkembang sangat pesat. Perpustakaan adalah lembaga yang memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan dan pengembangan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkanminta penguna perpustakaan denganmelakukan promosi. Promosi di perpustakaanmempunyai peranan penting dalam meningkatkanminatmasyarakat untukmenggunakan perpustakaan. Menurut Suharto (2001), promosi perpustakaan adalah salah satu cara yang mempunyai peranan untuk memperkenalkan perpustakaan, mengajari pemakai perpustakaan, untuk menarik lebih banyak pemustaka dan meningkatkan pelayanan pemustaka pada perpustakaan. Beberapa peran promosi di perpustakaan : 1. Meningkatkan kesadaran keberadaan perpustakan untuk mendorong penguna berkunjung ke perpustakaan. 2. Media promosi bisa menperkenalkan berbagai layanan yang tersedia di perpustakaan. 3. Promosi bisa mendorong pengguna, sehingga akan bertambahnya jumlah pengunjung perpustakaan. Agar promosi di perpustakaan berjalan dengan baik, perpustakaan dapat menjalankan program promosi yang efektif dan efisien, sehingga perlunya diperhatikan seperti berikut: 1. Tujuan dan sasaran yang jelas dalam memingkatkan pelayanan. 2. Target promosi diarahkan kepada audiens yang tepat sehingga lebih efektif. 3. Media promosi, sepeprtimedia online atau offline. 4. Evaluasi bertujuan untuk memastikan promosi tersebut tepat sasaran atau tidak. Dengan demikian promosi perpustakaan harus berpedoman pada pemasaran kebutuhan pengguna perpustakaan yang diadakan harus senantiasa aktif dipromosikan sampai semua kelompok sasaran menyadari peran utama perpustakaan, yaitu sebagai mitra dalam pembelajaran sepanjang hayat, dan merupakan pintu gerbang untuk membuka sumber informasi. Perpustakaan dapatmemanfaatkan media sosial sebagaimedia promosi: 1. Promosi produk, koleksi buku yang tersedia di perpustakaan. 2. Untuk media komunikasi antara pustakawan dan pemustaka. Promosi memiliki perannan penting dalam memperkenalkan perpustakaan untuk meningkatkan penguna koleksi. Denganmedia promosi yang efektif sehinggameningkatkan kesadaran danminat penguna perpustakaan dalam pemanfaatan koleksi perpustakaan. Pada dasarnya secara sadar atau tidak, pustakawan sudah banyak melakukan promosi (Hartono, 2016: 209).
Conclusion
Promosi promosi mempunyai peranan penting dalam pengguna dalam mengakses koleksi perpustakaan. Promosi dapat meningkatkan minta pengguna perpustakaan dalam kegiatan perpustakaan. Dalam era digital saat, perpustakaan dapat menggunakan media sosial untuk media promosi yang efektif dan efisien. Oleh karena itu perlunya kesadaran penting media promosi yang efektif untuk meningkatkan minat penguna perpustakaan.