STATISTIK PENGUNJUNG WEBSITE JURNAL PUSAT RISET PERIKANAN
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Abstrak
Pusat Riset Perikanan mempunyai 4 jurnal terakreditasi nasional bidang perikanan tangkap yang sudah terbit secara online mulai tahun 2016. Untuk mengetahui seberapa bermanfaat laman website masing-masing jurnal ini, maka dibuat statistik pengunjung agar dapat diketahui sejauh mana perkembangan website ini. Data statistik diperoleh dari laman website https://statcounter.com dan diolah menggunakan aplikasi microsoft excell. Dari hasil pengolahan didapatkan data dari tahun 2016-2020. Dari hasil olah data dapat dikatakan bahwa jumlah pengunjung empat laman website jurnal Pusriskan mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2016-2020 kecuali IFRJ mengalami penurunan pada tahun 2019, jumlah pengunjung dari keempat jurnal data terendah terdapat di bulan yang sama yaitu Agustus sedangkan jumlah tertinggi bulan Oktober untuk JPPI, November untuk Bawal dan JKPI serta di bulan April untuk IFRJ. Pengunjung 3 jurnal yaitu JPPI, JKPI dan Bawal masih didominasi dari Indonesia dengan persentase lebih dari 98%, sedangkan jurnal IFRJ yang merupakan jurnal berbahasa Inggris dengan persentase 60.40% dari Indonesia dan 39.60% dari luar Indonesia. Untuk asal kota pengunjung didapatkan hasil kota Jakarta terbanyak dengan persentase 23.40% untuk wilayah Indonesia dan Singapura dan Aracaju, Sergipe-Brasil dengan 5% untuk wilayah luar Indonesia. Dapat dilihat juga bahwa jumlah negara yang mengakses laman website IFRJ adalah sebanyak 25 negara.
Abstract
Research Center for Fisheries has 4 nationally accredited journals in the field of capture fisheries which have been published online starting in 2016. To find out how useful the website pages of each journal are, visitor statistics are made so that it can be seen how far the development of this website is. Statistical data was obtained from the website https://statcounter.com and processed using the Microsoft Excel application. The processing results obtained data from 2016-2020. From the results of data processing, it can be said that the number of visitors of the Pusriskan journal website experienced a significant increase from 2016-2020 except for IFRJ which decreased in 2019, the number of visitors from the four journals, the lowest data was in the same month namely August, while the highest number was in October for JPPI, November for Bawal and JKPI and in April for IFRJ. Visitors to 3 journals JPPI, JKPI and Bawal are still dominated by Indonesia with a percentage of more than 98%, IFRJ journal which is an English language journal with a percentage of 60.40% from Indonesia and 39.60% from outside Indonesia. For the city of origin of visitors, the result was Jakarta with the highest percentage of 23.40% for the territory of Indonesia and Singapore and Aracaju, Sergipe-Brazil with 5% for areas outside Indonesia. It can also be seen that the number of countries accessing the IFRJ website is 25 countries.
Keywords:
Visitor statistic
· Research Center for Fisheries
· website
Introduction
Pusat Riset Perikanan (Pusriskan) merupakan salah satu satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai lembaga yang menyusun, melaksanakan dan memantau kebijakan teknis, rencana, program riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, pemulihan sumber daya ikan, dan teknologi alat dan mesin perikanan, memberikan dampak pada peningkatan ekonomi. Hasil riset yang inovatif menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan sumber daya KP secara berkelanjutan. Salah satu output dari Pusriskan adalah jurnal riset yang bertujuan untuk menampung karya tulis ilmiah hasil-hasil riset bidang perikanan tangkap dan budidaya. Jurnal ini menampung karya tulis ilmiah dari para peneliti lingkup Pusriskan, akademisi maupun stake holder bidang perikanan. Website menurut (Sibero, 2011) merupakan suatu system yang berkaitan dengan dokumen digunakan sebagai media untuk menampilkan teks, gambar, multimedia dan lainnya pada jaringan internet. Sedangkan menurut (Agung, 2000) Website merupakan kumpulan halaman web yang saling terhubung dan file-filenya saling terkait. Web terdiri dari page atau halaman, dan kumpulan halaman yang dinamakan homepage. Homepage berada pada posisi teratas, dengan halaman - halaman terkait berada di bawahnya. Biasanya setiap halaman di bawah homepage disebut child page, yang berisi hyperlink ke halaman lain dalam web. Menurut (Eisenmann & Pothen, 2000) website adalah sebuah situs yang menyediakan penggunanya dengan informasi online dan pelayanan yang berkaitan dengan informasi, seperti fungsi pencarian, fitur untuk membangun komunitas, penawaran komersial, aplikasi-aplikasi produktivitas pribadi, serta kanal komunikasi dengan pemilik situs dan sesame pengguna. Statistik website adalah laporan (dalam bentuk halaman HTML, teks atau PDF) yang berisi ringkasan trafik sebuah website. Adapun data yang dilaporkan sebagai berikut (Tyler & Ledford, 2006): a. Site Usage Site Usage berfungsi untuk melihat berapa jumlah pengunjung (Visit), halaman yang sering dibuka (PageViews), berapa bounce rate perhari, semakin kecil bounce rate maka semakin optimal dan bagus web tersebut. b. Map Overlay Di bagian ini bisa dilihat grafik peta dari benua atau negara mana saja asal pengunjung web, biasanya petanya berwarna hijau, jika berubah menjadi hijau tua menunjukkan pengunjung dari daerah tersebut lebih banyak. c. Traffics Source Overview Pada bagian ini kita bisa melihat asal trafik, terdiri dari 3 kategori: · Search Engine (kunjungan berasal dari search engine) · Reffering site (kunjungan berasal dari link pada situs web yang lain) · Direct traffic (Pengunjung langsung menuliskan alamat web pada browser) d. Content Overview Pada bagian ini kita dapat melihat halaman mana saja yang sering dikunjungi oleh pengunjung.
Method
Data jumlah pengunjung jurnal diperoleh dari website (Statcounter, n.d.) kemudian diolah menjadi grafik dengan menggunakan software Microsoft Excell. Data yang dikumpulkan dan diolah adalah data pengunjung laman website dari tahun 2016-2020 dan data bulanan pada tahun 2020. Pusriskan mempunyai 7 (tujuh) buah jurnal yang 1 (satu) diantaranya merupakan jurnal yang sudah terindeks scopus dan 6 (enam) lainnya terakreditasi nasional SINTA 2. Untuk tulisan ini hanya dibahas mengenai statistik pengunjung 4 buah jurnal yang merupakan jurnal bidang perikanan tangkap.
Result & Discussion
Ada 4 buah jurnal Pusriskan yang mempunyai fokus dan cakupan keilmuan mengenai perikanan tangkap, jurnal ini sudah terbit dari tahun 1995. Mulai tahun 2015 keempat jurnal ini mulai mengembangkan diri dan mulai dikelola secara online dengan menggunakan platform digital yaitu Online Journal System (OJS), semua jurnal ini dalam penerbitannya tidak membebankan biaya kepada penulis mulai dari penyampaian naskah sampai dengan penerbitan. Keempat jurnal tersebut adalah sesuai dengan Tabel 1. Salah satu indikator seberapa berkembang dan bermanfaat sebuah laman website adalah seberapa banyak jumlah pengunjung yang melihatnya. Jumlah pengunjung yang melihat 4 laman website jurnal pusriskan seperti terlihat pada Gambar 1. Tabel 1. Jurnal Pusat Riset Perikanan bidang perikanan tangkap dan laman website No. Nama Jurnal Website Terbit Pertama 1. Indonesian Fisheries Research Journal (IFRJ) http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/ index.php/ifrj 1995 2. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia (JPPI) http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/ index.php/jppi 1995 3. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia (JKPI) http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/ index.php/jkpi 2009 4. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/ index.php/bawal 2006 0 50,000 100,000 150,000 200,000 250,000 IFRJ JPPI JKPI BAWAL Jumlah Pengunjung Tahun 2020 2019 2018 2017 2016 Gambar 1. Jumlah total pengunjung laman website jurnal tahun 2016-2020 Dari gambar 1 dapat terlihat bahwa dari tahun 2016 grafik pengunjung selalu bertambah tiap tahun, kecuali pada jurnal IFRJ ada penurunan di tahun 2019 sebanyak 28.926 turun dari jumlah pengunjung tahun 2018 sebanyak 31.307 tapi ada peningkatan kembali di tahun 2020 sebanyak 33.935. Untuk jurnal JPPI terjadi peningkatan yang sangat signifikan dari jumlah pengunjung 44.656 menjadi 217.177 di tahun 2020. Untuk jurnal JKPI juga terjadi peningkatan dari 22.137 jumlah pengunjung di tahun 2016 menjadi 81.332 ditahun 2020. Begitu juga di jurnal BAWAL dari 26.980 di tahun 2016 menjadi 132.676 di tahun 2020. Dari gambar 1 ini bisa dilihat bahwa jumlah berkunjung tiap tahun selalu bertambah sehingga bisa disimpulkan bahwa laman website 4 jurnal ini bisa bermanfaat bagi para peneliti, mahasiswa, stake holder dan masyarakat yang membutuhkan hasil-hasil riset perikanan tangkap. Untuk melihat statistik jumlah pengunjung pada periode waktu per bulan pada tahun 2020 dibuat grafik pengunjung bulanan seperti terlihat pada Gambar 2. Dari gambar 2 dapat terlihat pada jurnal IFRJ jumlah pengunjung bulanan terbanyak pada April dengan jumlah 3.870 dan terendah di bulan Agustus dengan 1.976. Untuk jurnal JPPI jumlah terbanyak didapatkan pada bulan Oktober sebanyak 27.028 dan terendah pada bulan Agustus dengan jumlah 9.567. JKPI mencatatkan bahwa jumlah pengunjung terbanyak perbulan ada pada November yaitu 9.329 dan terendah bulan Agustus dengan jumlah 3.739. Sedangkan jurnal BAWAL pengunjung terbanyak pada bulan November dengan 16.102 dan terendah pada bulan Agustus sebanyak 5.743. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa dari keempat jurnal data JPPI merupakan jurnal dengan pengunjung terbanyak dalam satu bulan sebanyak 27.028. Dapat dilihat juga bahwa dari keempat jurnal data terendah terdapat di bulan yang sama yaitu Agustus sedangkan jumlah tertinggi bulan Oktober untuk JPPI dan November untuk Bawal dan JKPI serta di bulan April untuk IFRJ. Gambar 2. Jumlah pengunjung laman website bulanan tahun 2020 Untuk mengetahui seberapa besar laman website jurnal sudah dikenal luas oleh masyarakat dari Indonesia dan negara di luar Indonesiamaka dibuat persentase dari keempat jurnal tersebut seperti terlihat padaGambar 3. Dari gambar 3 dapat terlihat bahwa dari keempat jurnal Pusriskan hanya IFRJ yang banyak diakses oleh pengunjung dari luar Indonesia yaitu sebanyak 39.6% sedangkan tiga jurnal lainnya hanya 2% kebawah. Banyaknya pengunjung dari luar Indonesia untuk jurnal IFRJ sangat masuk akal, hal ini disebabkan IFRJmerupakan jurnal berbahasa Inggris dan pada saat ini sedang merintis untuk bisa terakreditasi scopus danmenjadi jurnal internasional. 0 20 40 60 80 100 120 BAWAL JKPI JPPI IFRJ Persentase pengunjung Jurnal Luar Indonesia Indonesia Gambar 3. Persentase asal negara pengunjung laman website jurnal Untuk data pengunjung jurnal IFRJ dapat diperoleh data asal kota pengunjung laman website seperti tercantum pada Tabel 2. Dari tabel 2 dapat terlihat bahwa untuk kota asal pengunjung, dari Indonesia terbanyak terdapat di Jakarta dengan persentase sebanyak 23.40%, sedangkan untuk luar Indonesia persentase pengunjung terbanyak ada di kota Singapura dan Aracaju, Sergipe-Brasil dengan 5%. Dari tabel juga terlihat bahwa pengunjung IFRJ berasal dari 25 negara yaitu Indonesia, Singapura, Brazil, Taiwan, Jerman, Amerika Serikat, Turki, Thailand, Mesir, Senegal, Filipina, Malaysia, India, Perancis, Spanyol, Denmark, Kanada,Australia, Vietnam, Pakistan, Nigeria, Mauritius, Lituania dan Jepang. Dari data tersebut bisa disimpulkan bahwa karena laman website jurnal IFRJ dari segi pengunjung sudah menyebar ke hampir semua benua di dunia. Tabel 2. Persentase asal kota pengunjung laman website jurnal IFRJ No Kota Provinsi/Region Negara Persentase 1 Jakarta Jakarta Raya Indonesia 23.40% 2 Bekasi Jawa Barat Indonesia 10.20% 3 Banda Aceh Aceh Indonesia 5.40% 4 Singapore Singapore 5.00% 5 Makassar Sulawesi Selatan Indonesia 5.00% 6 Aracaju Sergipe Brazil 5.00% 7 Bandung Jawa Barat Indonesia 4.20% 8 New Taipei Taiwan 2.60% 9 Palu Sulawesi Tengah Indonesia 2.60% 10 Malang Jawa Timur Indonesia 2.20% 11 Koln Nordrhein-Westfalen Germany 2.20% 12 Bogor Jawa Barat Indonesia 1.80% 13 Surabaya Jawa Timur Indonesia 1.80% 14 Batam Kepulauan Riau Indonesia 1.40% 15 Ambon Maluku Indonesia 1.20% 16 Hualien Taiwan 1.00% 17 Purwokerto Jawa Tengah Indonesia 1.00% 18 Denpasar Bali Indonesia 1.00% 19 (unknown city) Indonesia 1.00% 20 Taoyuan Taiwan 0.80% 21 Tangerang Jawa Barat Indonesia 0.80% 22 Balikpapan Kalimantan Timur Indonesia 0.80% 23 Salatiga Jawa Tengah Indonesia 0.80% 24 Austin Texas United States 0.60% 25 Rexburg Idaho United States 0.60% 26 El Cajon California United States 0.60% 27 Mugla Mugla Turkey 0.60% 28 Surat Thani Surat Thani Thailand 0.60% 29 Palu Sulawesi Selatan Indonesia 0.60% 30 Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia 0.60% 31 Sleman Yogyakarta Indonesia 0.60% 32 Semarang Jawa Tengah Indonesia 0.60% 33 Central District Hong Kong 0.60% 34 Cairo Al Qahirah Egypt 0.60% 35 Bonn Nordrhein-Westfalen Germany 0.60% 36 Bursa Bursa Turkey 0.40% 37 Pak Kret Nonthaburi Thailand 0.40% 38 (unknown city) Thailand 0.40% 39 Dakar Dakar Senegal 0.40% Lanjutan Tabel 2. 40 Cebu City Bataan Philippines 0.40% 41 Johor Bahru Johor Malaysia 0.40% 42 Ujjain Madhya Pradesh India 0.40% 43 Port Blair Andaman and Nicobar Islands India 0.40% 44 Depok Jawa Barat Indonesia 0.40% 45 Medan Sumatera Utara Indonesia 0.40% 46 Yogyakarta Yogyakarta Indonesia 0.40% 47 (unknown city) France 0.40% 48 (unknown city) Andalucia Spain 0.40% 49 Copenhagen Hovedstaden Denmark 0.40% 50 Hamilton Ontario Canada 0.40% 51 (unknown city) Queensland Australia 0.40% 52 Sydney New South Wales Australia 0.40% 53 Ho Chi Minh City Ho Chi Minh Vietnam 0.20% 54 Santa Cruz California United States 0.20% 55 (unknown city) California United States 0.20% 56 (unknown city) United States 0.20% 57 Nakhon Ratchasima Nakhon Ratchasima Thailand 0.20% 58 Karachi Sindh Pakistan 0.20% 59 Pasig City Manila Philippines 0.20% 60 Lagos Lagos Nigeria 0.20% 61 Bintulu Sarawak Malaysia 0.20% 62 Vacoas Plaines Wilhems Mauritius 0.20% 63 Marijampole Marijampoles Apskritis Lithuania 0.20% 64 Okayama Okayama Japan 0.20% 65 Yokohama Kanagawa Japan 0.20% 66 Tsukuba Ibaraki Japan 0.20% 67 Thrissur Kerala India 0.20% 68 Sidoarjo Jawa Timur Indonesia 0.20% 69 Banyumas Jawa Tengah Indonesia 0.20% 70 Sukabumi Selatan Jakarta Raya Indonesia 0.20% 71 Bengkulu Bengkulu Indonesia 0.20% 72 Manchester Manchester United Kingdom 0.20% 73 Montpellier Languedoc-Roussillon France 0.20% 74 Paris Ile-de-France France 0.20% 75 Berlin Berlin Germany 0.20% 76 Melbourne Victoria Australia 0.20%
Conclusion
Dari hasil yang diperoleh dapat diambil kesimpulan yaitu jumlah pengunjung empat laman website jurnal Pusriskan mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2016-2020 kecuali IFRJ mengalami penurunan pada tahun 2019. Dari keempat jurnal data terendah terdapat di bulan yang sama yaitu Agustus sedangkan jumlah tertinggi bulan Oktober untuk JPPI dan November untuk Bawal dan JKPI serta di bulan April untuk IFRJ. Pengunjung 3 jurnal yaitu JPPI, JKPI dan Bawal masih didominasi dari Indonesia dengan persentase lebih dari 98%, sedangkan jurnal IFRJ yang merupakan jurnal berbahasa Inggris dengan persentase 60.40% dari Indonesia dan 39.60% dari luar Indonesia. Untuk asal kota pengunjung jurnal IFRJ didapatkan hasil kota Jakarta terbanyak dengan persentase 23.40% untuk wilayah Indonesia dan Singapura dan Aracaju, Sergipe-Brasil dengan 5% untuk wilayah luar Indonesia. Dapat dilihat juga bahwa jumlah negara yang mengakses laman website IFRJ adalah sebanyak 25 negara.