ANALISIS REFERENSI ARTIKEL VISI PUSTAKA PERIODE 2016-2020
Badan Riset dan Inovasi Nasional; Badan Riset dan Inovasi Nasional
Abstrak
Analisis referensi artikel VISI PUSTAKA sebuah jurnal terbitan Perpustkaan Nasional periode 2016 – 2020, dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sumber data adalah artikel beserta referensi yang menyertainya yang diunduh dari https://ejournal.perpusnas.go.id. Berikutnya daftar pustaka dicatat menurut jenisnya (buku, jurnal, laporan penelitian, makalah prosiding, situs website, surat kabar, dan tesis/disertasi). Kemudian tahun publikasi referensi dicatat dan dikelompokkan ke dalam rentang tiga tahunan yaitu 2020 -2018 2017 – 2015, 2014 – 2012, 2011 – 2009, 2008 -2006, 2005 – 2003, 2002 – 2000, 1999 -1998, 1997–1995,1994 – 1992, 1991 – 1989, 1988-1986, 1985 – 1983, 1982-1980, 1979 – 1980, dan >1970. Daftar pustaka juga dicatat menurut asal usul terbitan yang dibedakan menurut kategori dalam negeri dan luar negeri. Data yang dikumpulkan diolah dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel. Setelah diperoleh hasil dan dilakukan analisis serta penafsiran maka selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian adalah bahwa selama 2016 -2020 referensi yang digunakan adalah 1.452 judul, dengan penggunaan website berada pada posisi pertama yaitu 518 situs web (35,67%), kemudian pada posisi kedua adalah buku yaitu sebanyak 503 judul (34,64%), berikutnya adalah jurnal yaitu 319 judul (21,97%), berada pada posisi ketiga. Jumlah referensi dalam negeri lebih besar dibandingkan dengan jumlah referensi luar negeri. Tesis dan surat kabar dalam negeri tidak digunakan sebagai referensi, namun digunakan pada referensi luar negeri. Posisi tiga besar referensi baik dalam dan luar negeri adalah serupa, yaitu website, buku dan jurnal.
Abstract
The reference analysis of the VISI PUSTAKA article, a jurnal published by the National Library for the period 2016 – 2020, was carried out using a quantitative decrpitive method. Data sources are articles and accompanying references which are downloaded from https:// ejournal.perpusnas.go.is. Next, the bibliography is recorded by type (books, journals, research reports, proceeding papers, websites, newspapers, and theses/dissertation). Then the reference publication years are recorded and grouped into thre -years ranges, namely 2020-2018 20172015, 2014-2012, 2011-2009, 2008-2006, 2005-2003, 2002 -2000, 1999 – 1998, 1997 – 1995, 1995 – 1992, 1991-1989, 1988-1986, 1985-1983, 1983-1980, 1979-1980, and >1970. The bibliography is also recorded according to the origin of the publication which is distinguished by domestic and foreing categories. The collected data is processed and the results are presented in tabular form. After the resuls are obtained and analysis and interpretation are carried out, the conclusions are drawn. The conclusion of the study is that during 2016-2020 the reference used were 1,452 titles, with the use of the website being in the first position, namely 518 websites (35.67%), then in the second position, namely 518 website (35.67%), then in the second position was books with as many as 503 (34.64%). The next is journlas with 319 (21.97%), which is in the third position. The number of domestic references is greater than the number of foreign references. Theses and local newspapers are not used as references, but are used for foreing references. The positions of the tpo three references both at home and abroad are similar, namely websites, books and journals.
Keywords:
Journals
· VISI PUSTAKA
· Citation analysis
Introduction
Karya tulis ilmiah atau makalah hasil penelitian terutama di bidang sains mempunyai bagian penting yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, yaitu berupa daftar referensi yang digunakan danmengacu kepada publikasi sebelumnya. Referensimerupakan sebuah pengakuan bahwa satu dokumen mengacu ke yang lain, dan kutipan adalah pengakuan bahwa satu dokumen menerima satu sama lain. Secara umumkutipanmenyiratkan hubungan antara sebagian maupun seluruh dokumen yang dikutip baik sebagian maupun seluruh kutipan (Smith, 1981). Analisis referensi adalah metode tidak langsung untukmenilai informasi/sumber yang digunakan dalam bentuk berbagai jenis oleh pengguna. Analisis referensi adalah bidang yang berharga dalam suatu penelitian, yangmengacu pada referensi dari satu teks ke teks lain.Analisis referensi dapat digunakan untuk memahami hubungan subjek, pola kepengarangan, dampak, dan tren publikasi.Melalui analisis referensi seseorang dapatmelakukan evaluasi danmenafsirkan kutipan yang disitir dalam artikel, penulis, insitusi serta indikator kegiatan ilmiah lainnya. Analisis kutipan merupakan bidang utama bibliometrik yang menggunakan metode analisis kutipan untuk menetapkan hubungan antara penulis dengan karya ilmiahnya (Singh and Bebi, 2013). Analisis kutipan adalah salah satu metode populer yang digunakan dalambeberapa tahun terakhir untukmengidentifikasi dokumen inti sertamelihat hubungan yang kompleks antara dokumen yang mengutip dan dokumen yang mengutip pada komunitas riset bidang tertentu dengan pendekatan geografi (Thanuskodi, 2012). Terbitan berseri VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan InformasiAntar perpustakaan (Jurnal VISI PUSTAKA) adalah jurnal nasional yang fokus di bidang kepustakawanan, meliputi ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi. Jurnal tersebut diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan frekuensi terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember, dan bersifat open acces. VISI PUSTAKAterbit dalam dua versi yaitu versi cetak dengan ISSN 1411 2256, dan versi online dengan ISSN 2685 7138.Walaupun saat ini Jurnal VISI PUSTAKA belum mendapatkan akreditasi namun mengingat sampai dengan tahun 2021 sudah berada pada volume 23, yang berarti sudah mencapai usia 23 tahun, maka penulis ingin meneliti dari sisi referensi yang digunakan oleh penulis yang berkontribusi dalam VISI PUSTAKA. Mengingat begitu pentingnya analisis sitasimaka penulis ingin melakukan analisis sitasi dengan pertanyaan penelitian adalah: 1). Berapakah artikel yang sudah diterbitkan oleh VISI PUSTAKA selama 2016 -2020? 2). Berapakah jumlah referensi yang digunakan oleh artikel VISI PUSTAKAselama 2016-2020? 3). Berapakah jumlah buku dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensiVISI PUSTAKA selama 2016 – 2020? 4). Berapakah jumlah jurnal dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensiVISI PUSTAKA selama 2016 – 2020? 5). Berapakah jumlah prosiding dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAselama 2016 – 2020? 6). Berapakah jumlah laporan dalamdan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAselama 2016 – 2020? 7). Berapakah jumlah tesis dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAselama 2016 – 2020? 8). Berapakah jumlah surat kabar dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAselama 2016 – 2020? 9). Berapakah jumlah website dalamdan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAselama 2016 – 2020? 10). Bagaimana interval tahun yang digunakan sebagai referensi? Dengan demikian tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1). Jumlah artikel yang sudah diterbitkan oleh VISI PUSTAKAselama 2016 -2020? 2). Jumlah referensi yng digunakan oleh artikel VISI PUSTAKAselama 2016- 2020. 3). Jumlah buku dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020. 4). Jumlah jurnal dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020. 5). Jumlah prosiding dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020. 6). Jumlah laporan dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020. 7). Jumlah tesis dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020? 8). Jumlah surat kabar dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020. 9). Jumlah website dalam dan luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020. 10). Interval tahun yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAselama 2016 – 2020. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian Terdahulu Berikut ini adalah beberapa penelitian terdahulu yang pernah dilakukan tentang analisis sitasi. Satpute (2019), melakukan penelitian terhadap referensi yang digunakan dalam pembuatan 61 judul tesis Ph.D ilmu kimia yang sebagian besar diajukan pada tahun 2004, dari Universitas Maharashtra, Jalgaon India. Diketahui bahwa dari 61 judul tesis, sebanyak 54 judul (94%) diusulkan oleh mahasiswa laki-laki, dan sisanya sebanyak 6 judul (4%), diajukan oleh perempuan. Adapun jumlah referensi yang digunakan oleh 61 tesis Ph.Dadalah sebanyak 12.078 judul terdiri atas jurnal berada pada posisi pertama dengan jumlah 9.778 judul (81,96%), kemudian buku berada pada posisi kedua yaitu sebanyak 1.738 judul (14,39%), tesis berjumlah 1.738 (14,39%), kemudian situs web 2 (0,02%), prosiding 60 judul (1,11%), dan paten 243 judul (2,01%). Berikutnya distribusi referensi berdasarkan tahun diketahui sebagai berikut. Paling sedikit adalah interval tahun1736-1900 yaitu sebanyak 96 judul (0,79%), dan paling banyak adalah referensi dengan interval tahun 1991-2000 yaitu sebanyak 3.637 judul (30,11%). Singh and Bebi (2013), melakukan penelitian terhadap analisis referensi dari tesis PhD yang diajukan dalamdisiplin ilmu SosiologiUniversitasDelhi selama 1995 – 2010. Penelitian tersebut didasarkan pada 5.766 referensi yang diambil dari 25 judul tesis Ph.D.Adapun tujuan penelitian adalah untukmencari pola kepengarangan, jenis literatur yang digunakan sebagai referensi, penyebaran referensi berdasarkan Negara India dan bukan India, serta daftar peringkat dari 30 jurnal yang disitir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kutipan tertinggi berada pada penulis tunggal (83,94%).Adapun kutipan yang berasal dari buku adalah sebesar 3.877 judul (67,23%), dan yang berasal dari jurnal adalah sebesar 1.280 judul (22,20%), Book chapter 246 judul (2.20%), prosiding/ conference paper 113 judul (1.96%), inerviews 30 judul (0,52%), Tesis/disertasion 27 judul (0,46%), ensiklopedia /year book 17 judul (0,29%), majalah/magazine (14 judul (0,24%), surat kabar, sebanyak 9 judul (0,15%), dan yang tidak teridentifikasi sebanyak 26 judul (0,45%). Sejumlah 2.536 kutipan berasal dari India dan sisanya berasal dariAmerika Serikat dan Inggris.Adapun interval tahun pada posisi pertama adalah pada 1998-1989 yaitu sebanyak 1.645 (28.52 %), berikutnya pada posisi kedua adalah referensi dengan interval tahun 19881979 sejumlah 1527 (26.48 %), dan pada posisi ke tiga adalah pada interval 1978-1969 sebanyak 1.033 (17.91%). Banateppanvar, Biradar & Kannappanavar (2013), melakukan penelitian menggunakan analisis sitasi terhadap tesis /disertasi doktor jurusan Botani yang diajukan melalui Universitas Kuvempu India periode 2000 – 2006, dengan tujuan untuk meningkatkan pengembangan koleksi perpustakaan. Penelitian dilakukan menggunakan metode secara deskriptif, dengan populasi penelitian adalah tesis sebanyak 11 judul. Data dikumpulkan dari halaman judul tesis dan referensi yang dicantumkan dalam akhir bab. Data yang diekstraksi dianalisis menggunakan statistik. Hasil penelitian menunjukkan jumlah total referensi yang digunakan adalah sebanyak 2.790 dokumen yang terdiri atas jurnal dan merupakan sumber informasi yang paling banyak disitir oleh tesis bidang botani (74,77%), sisanya adalah buku sebanyak 452 judul (16,20%), prosiding berjumlah 125 judul (4,48%), tesis dan disertasi 72 judul (2,58%), laporan 32 judul (1,15%), paten 2 judul (0,07%), surat kabar 3 judul (0,10%), majalah 2 judul (0,07%), situs web 16 situs (0,58%). Adapun jurnal yang paling banyak disitir adalah Phytopathology yaitu 157 judul (7,57%), kemudian pada posisi kedua adalah Indian Phytopathology yaitu sebanyak 142 judul (6,81%), dan pada posisi ketiga adalah Plant Disease dengan jumlah 101 judul (4,85%). Adapun periode tahun yang digunakan sebagai referensi yang berada posisi pertama adalah pada interval 1990 -1999, dengan jumlah 756 judul (36,26%), kemudian pada interval 1980 – 1989 diketahui berjumlah 447 judul (21,44%), berada pada posisi kedua, dan pada posisi ketiga adalah pada interval 2000 – 2006, dengan jumlah 409 judul (19,60%). Rahayu & Idhani (2021),melakukan analisis sitasi terhadap jurnal ilmu perpustakaan dan informasi Khizanah Al Hikmah periode 2013-2018.Kajian bertujuan untuk mengetahui sumber informasi yang disitir, jumlah artikel dan sitasi, jumlah buku, jurnal, makalah, dan prosiding dalamdan luar negeri, jumlah situs web, dan rentang tahun referensi yang disitir. Kesimpulan penelitian adalah selama 2013 – 2018, KhizanahAl Hikmah menerbitkan101 artikel dengan jumlah sitasi 1.512 judul, yaitu buku (62,23%), jurnal (19,71%) dan situs web (17,33%). Sumber informasi dalam negeri (buku, jurnal, makalah dan prosiding ) lebih banyak disitir (818 judul) dibandingkan sumber informasi yang sama yang berasal dari luar negeri (432 judul). Sumber informasi dengan rentang 2011 – 2015, paling banyak disitir (145 judul) untuk buku, jurnal,makalah dan prosiding dan sebanyak 110 untuk situs web. Zafrunnisha (2012),melakukan penelitian analisis sitasi yang digunakan dari tesis/disertasi doktor bidang Psikologi dari Universitas Sri Venkateswara, Tirupati, Universitas Osmania, Hyderabad, dan Universitas Andhra, Visakhapattanam. Sebanyak 141 tesis Ph.D diteliti dan diketahui telah menggunakan sebanyak 22.565 referensi. Adapun yang diteliti dari referensi adalah jumlah penulis, bentuk bibliogafi, nama jurnal, subjek, negara asal, bahasa, nama penerbit dan ketersediaan referensi di perpustakaan. Apabila referensi berasal dari jurnal, maka informasi tentang negara asal, bahasa, dan subjek yang diperoleh dari Ulirch’s International Periodicals Directory. Data diolah dan dianalisis menggunakan MSExcel, dan SPSS.Hasil penelitianmeunjukkan bahwa referensi terbanyak adalah jurnal, diikuti buku di tempat kedua, dan disertasi/tesis berada pada posisi ke tiga. Berdasarkan bahasa, maka bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan (99,60%). Rahayu, Sobari & Idhani (2020) melakukan penelitian secara bibliometrik terhadap Media Pustakawan periode 2017 – 2019, menggunakan sumber data dari https://ejournal.perpusnas.go.id/. Hasil penelitian menujukkan bahwa referensi dari luar negeri dan dalam negeri berjumlah 1.438 judul terdiri atas: buku sebanyak 681 judul (47,36%), jurnal sebanyak 312 judul (21,69%), situs web sebanyak 311 judul (21,63%), tesis/disertasi sebanyak 22 judul (1,53%), prosiding sebanyak 37 judul (2,57%), laporan penelitian sebanyak 7 judul (0,48%) dan surat kabar sebanyak 3 judul (0,20%). Berdasarkan tahun terbit diketahui bahwa periode 2014-2016 berada di urutan pertama yaitu sebanyak 312 judul (21,69%), kemudian urutan ke dua adalah periode 2011-2013 dengan jumlah 256 judul (17,80%) dan urutan ke tiga dengan rentang tahun 2017-2019 yaitu sebanyak 214 judul (14,88%).Referensi dengan rentang tahun 19992001 merupakan referensi paling sedikit digunakan yaitu 73 judul (5,07%). Disimpulkan bahwa referensi baik dari dalam negerimaupun luar negeri terbanyak digunakan adalah buku, dan paling sedikit digunakan adalah referensi yang berasal dari surat kabar. Sumber informasi dalam negeri lebih banyak digunakan dibandingkan sumber informasi luar negeri. Tahun terbit paling banyak digunakan adalah tahun 2014 2016, dan yang paling sedikit digunakan adalah periode 1999-2011.
Method
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu metode berdasarkan data kuantitatif dan hasilnya akan dijelaskan secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengunduh artikel beserta rereferensi/daftar pustaka yang menyertainya dari alamat situs VISI PUSTAKA yaitu https:// ejournal.perpusnas.go.id. Berikutnya daftar pustaka dicatat menurut jenisnya (buku, jurnal, laporan penelitian, makalah prosiding, situs website, surat kabar, dan tesis/disertasi). Kemudian tahun publikasi referensi dicatat dan dikelompokkan ke dalamrentang lima tahunan yaitu 2018 -2020, 2017 – 2015, 2014 – 2012, 2011 – 2009, 2008 -2006, 2005 – 2003, 2002 – 2000, 1999 -1998, 1997–1995,1994 – 1992, 1991 – 1989, 1988-1986, 1985 – 1983, 1982-1980, 1979 – 1980, dan >1970.Daftar pustaka juga dicatatmenurut asal usul terbitan yang dibedakan menurut kategori dalamnegeri dan luar negeri.Data yang dikumpulkan diolah dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel. Setelah diperoleh hasil dan dilakukan analisa serta penafsiran maka selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan.
Result & Discussion
Jumlah Artikel VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Berdasarkan Tabel 1 dapat diketahui bahwa selama 2016 – 2020 telah diterbitkan sebanyak 105 judul artikel. Adapun jumlah artikel pada setiap edisi adalah konstan, yaitu sebanyak 7 judul. Jumlah tersebut sudahmemenuhi persyaratan sesuai dengan yang tertera pada Buku Pedoman Akreditasi Jurnal Ilmiah Tahun 2018, yang diterbitkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, yang menyatakan bahwa jumlah artikel jurnal setiap terbit sekurang-kurangnya lima artikel, kecuali untuk jurnal yang hanya memuat artikel telaah bidang ilmu tertentu. Tabel 1. Jumlah artikel VISI PUSTAKA Periode 2016 - 2020 Edisi Jumlah artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 6,67 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 6,67 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 6,67 Vol. 19 No.1 April 2017 7 6,67 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 6,67 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 6,67 Vol.20 No.1 April 2018 7 6,67 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 6,67 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 6,67 Vol.21 No.1 April 2019 7 6,67 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 6,67 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 6,67 Vol.22 No.1 April 2020 7 6,67 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 6,67 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 6,67 105 100 Jumlah Referensi yang Digunakan dalam Artikel VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Selama 2016-2020 dari 105 judul artikel yang diterbitkan, telah digunakan sebanyak 1.533 judul referensi, dengan jumlah terbanyak berada pada Volume 22, Nomor 3 Tahun 2020 yaitu sebanyak 135 judul, (8,80%), selanjutnya pada posisi ke dua adalah pada Volume 22 Nomor 2 Agustus 2020, dengan jumlah 131 judul referensi (8,54%), adapun pada posisi ke tiga adalah VISI PUSTAKA edisi Volume 21,April 2019, dengan jumlah referensi sebanyak 128 judul (8,35%). Adapun referensi yang paling sedikit digunakan adalah pada edisi Volume 19 Nomor 2 Agustus 2017, yaitu sebanyak 72 judul (4,29%). Tabel 2. Jumlah referensi yang digunakan dalam artikel VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah referensi Referensi /artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 79 11,29 5,15 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 76 10,86 4,96 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 106 15,14 6,91 Vol. 19 No.1 April 2017 7 72 10,28 4,69 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 78 11,14 5,08 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 86 12,29 5,60 Vol.20 No.1 April 2018 7 110 15,71 7,17 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 89 12,71 5,83 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 127 18,14 8,28 Vol.21 No.1 April 2019 7 128 18,29 8,35 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 114 16,29 7,44 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 111 15,86 7,24 Vol.22 No.1 April 2020 7 91 13,00 5,93 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 131 18,71 8,54 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 135 19,29 8,80 Jumlah 105 1.533 219 100 Buku Dalam Negeri yang Digunakan sebagai Referensi VISI PUSTAKA periode 2016-2020 Tabel 3 berikut ini menggambarkan buku dalam negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA periode 2016-2020. Secara keseluruhan diketahui sebanyak 338 judul buku dalam negeri yang digunakan sebagai referensi.Adapun posisi pertama referensi terbanyak adalah pada edisi Volume 19, Nomor 3, Desember Tahun 2017, dengan jumlah 40 judul buku (11,83%), kemudian pada posisi ke dua adalahVolume 19Nomor 2Tahun 2017 dengan jumlah 39 judul buku (11,53%), dan pada posisi ke tiga adalah pada Volume 18Nomor 3 Tahun 2016, yaitu sebanyak 36 judul (5,14%). Adapun buku dalam negeri paling sedikit digunakan pada Edisi Volume 22Nomor 1April 2020, yaitu sebanyak 9 judul (2,66%). Secara rata-rata maka buku dalam negeri yang digunakan sebagai referensi diVISIPUSTAKAberjumlah 3,22 judul/artikel. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rahayu et al.(2020), yang melakukan penelitian berjudul Analisis Sitiran Pada Artikel Media Pustakawan Periode 2017 – 2019, menunjukkan bahwa buku dalam negeri digunakan sebanyak 5,17 judul buku /artikel, dan jumlah tersebut lebih besar dibandingkan jumlah buku dalam negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAkarena jumlah referensi per artikel adalah sebanyak 3,22 judul buku /artikel (Tabel 3). Berikutnya dari penelitian Rahayu & Idhani (2021) yang berjudulAnalisis Sitasi Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan: Khizanah Al Hikmah Periode 2013 – 2018, menunjukkan bahwa penggunaan buku dalam negeri sebanyak 7,28 judul buku dalam negeri /artikel, dengan demikian untuk VISI PUSTAKApenggunaan buku dalam negeri sebagai referensi berada pada posisi terendah, jika dibandingkan dengan Media Pustakawan,maupun Khizanah Al Hikmah. Tabel 3. Buku dalam negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah buku dalam negeri Buku dalam negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 14 2,0 4,14 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 23 3,29 6,84 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 36 5,14 10,65 Vol. 19 No.1 April 2017 7 18 2,57 5,32 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 39 5,57 11,53 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 40 5,71 11,83 Vol.20 No.1 April 2018 7 17 2,43 05,03 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 15 2,14 4,43 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 11 1,57 3,25 Vol.21 No.1 April 2019 7 29 4,14 8,57 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 14 2,0 4,14 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 31 4,43 9,17 Vol.22 No.1 April 2020 7 9 1,29 2,66 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 11 1,57 3,25 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 31 4,43 9,17 105 338 3,22 100 Buku Luar Negeri yang Digunakan sebagai Referensi VISI PUSTAKA periode 2016-2020 BerdasarkanTabel 4 berikut dapat diketahui bahwa buku luar negeri yang digunakan untuk referensi artikelVISI PUSTAKAperiode 2016-2020. Pada posisi pertama edisi yang menggunakan buku sebagai referensi terbanyak adalah Edisi Volume 20, Nomor 3 Tahun 2018, dengan jumlah buku sebanyak 27 judul (16,36%), berikutnya pada posisi kedua adalah edisi Volume 21 Nomor 2 Agustus 2019, dengan jumlah buku luar negeri sebanyak 16 judul (9,69%), berikutnya pada posisi ke tiga adalah edisi Volume 20 Nomor 2 Agustus 2018, dengan jumlah buku luar negeri sebanyak 14 judul (8,48%). Pada edisi Volume 19 Nomor 2 Agustus 2017, diketahui merupakan edisi dengan referensi buku luar negeri paling sedikit yaitu sebanyak 3 judul (1,82%). Secara rata-rata sebanyak 1,57 judul buku luar negeri/artikel digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA. Pada penelitian yang dilakukan Rahayu, et.al (2020), yang melakukan penelitian berjudul Analisis Sitiran PadaArtikelMedia Pustakawan Periode 2017 – 2019, menemukan jumlah buku luar negeri yang digunakan sebagai referensi adalah 4,28 buku /artikel, sementara itu pada penelitian analisis sitiran dari Khizanah Al Hikmah periode 2013-2018, buku luar negeri digunakan sebanyak 2,03 judul buku/artikel dan pada referensi VISI PUSTAKA, diketahui buku luar negeri paling banyak digunakan adalah 3,86 judul buku luar negeri/artikel, dengan demikian buku luar negeri yang disitir pada VISI PUSTAKA lebih sedikit dibandingkan buku luar negeri yang digunakan pada Media Pustakawan, dan di Khizanah Al Hikmah. Tabel 4. Buku luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah buku luar negeri Buku luar negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 9 1,29 5,45 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 12 1,71 7,27 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 5 0,71 3,03 Vol. 19 No.1 April 2017 7 15 2,14 9,09 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 3 0,43 1,82 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 9 1,29 5,54 Vol.20 No.1 April 2018 7 5 0,71 3,03 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 14 2,0 8,48 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 27 3,86 16,36 Vol.21 No.1 April 2019 7 7 1,0 4,24 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 16 2,29 9,69 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 9 1,29 5,45 Vol.22 No.1 April 2020 7 8 1,14 4,84 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 12 1,71 7,27 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 14 2,0 8,48 105 165 1,57 100 Jurnal dalam Negeri yang Digunakan sebagai Referensi VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Berdasarkan Tabel 5 dapat diketahui bahwa jurnal dalam negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAberjumlah 160 judul.Adapun penggunaan terbanyak yaitu pada posisi pertama terletak pada edisi Volume 18 Nomor 3 Desember 2016 dengan jumlah jurnal dalam negeri sebanyak 27 judul (16,87%), atau 3,86 judul/artikel. Berikutnya pada posisi ke dua adalah pada Edisi Volume 21 Nomor 3 Desember 2021 yaitu sebesar 21 judul (13,12%).Pada posisi ketiga adalah Edisi Volume 20 Nomor 2 Tahun 2018, dengan jumlah jurnal dalam negeri yang digunakan sebagai referensi adalah 18 judul (11,25%). Adapun jurnal dalam negeri yang paling sedikit digunakan adalah pada edisi Volume 20, Nomor 3 Desember 2018 dengan jumlah 2 judul (1,25%). Secara rata-rata referensi jurnal dalam negeri yang digunakan adalah sebanyak 1,52 jurnal/artikel. Mengamati penelitian terdahulu dari Rahayu, et al (2020), terlihat bahwa jurnal dalam negeri tebanyak digunakan sebagai referensi padaMedia Pustakawan dengan jumlah 1,52 jurnal/artikel, kemudian untuk Analisis Sitiran dari KhizanahAlHikmah periode 20132018 diketahui jurnal dalam negeri yang digunakan sebagai referensi adalah sebanyak 0,73 judul/ artikel.Dengan demikianVISIPUSTAKAmenggunakan jurnal dalam negeri lebih banyak dibandingkan KhizanahAl Hikmah, namun lebih rendah dariMedia Pustakawan. Tabel 5. Jurnal dalam negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah jurnal dalam negeri Jurnal dalam negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 7 1,0 4,37 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 11 1,57 6,87 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 27 3,86 16,87 Vol. 19 No.1 April 2017 7 5 0,71 3,12 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 3 0,43 1,87 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 7 1,0 4,37 Vol.20 No.1 April 2018 7 9 1,29 5,62 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 18 2,57 11,25 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 2 0,29 1,25 Vol.21 No.1 April 2019 7 4 0,57 2,50 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 12 1,71 7,50 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 21 3,0 13,12 Vol.22 No.1 April 2020 7 5 0,71 3,12 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 16 2,29 10,00 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 13 1,86 8,12 Jumlah 105 160 1,52 100 Jurnal luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA2016-2020 Berdasarkan Tabel 6 berikut ini dapat diketahui bahwa jurnal luar negeri yang digunakan sebagai referensi semuanya berjumlah 159 judul, dengan perincian tiga besar adalah sebagai berikut. Posisi pertama adalah pada edisi Volume 21 Nomor 1April 2019, dengan jumlah jurnal luar negeri sebanyak 29 judul (18,23%), atau 4,14 judul jurnal/artikel. Kemudian pada posisi ke dua adalah pada edisi Volume 20 Nomor 1 April 2018, dengan jumlah jurnal luar negeri sebanyak 20 judul (12,57%), dan pada posisi ketiga adalah pada edisi Volume 22 Nomor 2 Agustus Tahun 2020, dengan jumlah 17 judul (10,69%). Adapun jurnal luar negeri paling sedikit digunakan sebagai referensi adalah pada edisi Volume 19Nomor 2Agustus 2017, dan Volume 19Nomor 3 Tahun 2017 dengan jumlah masing-masing sebanyak 3 judul (1,88%). Pada penelitianAnalisis SitiranMedia Pustakawan periode 2017 – 2019, diketahui jurnal luar negeri yang digunakan sebagai referensi berjumlah 1,56 jurnal luar negeri/artikel (Rahayu, et al, 2020). Adapun berdasarkan analisis sitiran dari KhizanahAl Hikmah, diketahui jurnal luar negeri yang digunakan sebagai referensi adalah 2,22 judul/artikel (Rahayu & Idhani, 2021),maka jurnal luar negeri yang digunakan sebagai referensi dalam VISI PUSTAKA 1,51 judul/artikel adalah lebih sedikit dibandingkan dari Khizanah Al Hikmah, dan Media Pustakawan. Tabel 6. Jurnal luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah jurnal luar negeri Jurnal luar negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 10 1,43 6,28 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 5 0,71 3,14 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 7 1 4,40 Vol. 19 No.1 April 2017 7 8 1,14 5,03 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 3 0,43 1,88 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 3 0,43 1,88 Vol.20 No.1 April 2018 7 20 2,86 12,57 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 8 1,14 5,03 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 11 1,57 6,91 Vol.21 No.1 April 2019 7 29 4,14 18,23 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 15 2,14 9,43 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 4 0,57 2,51 Vol.22 No.1 April 2020 7 8 1,14 5,03 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 17 2,43 10,69 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 11 1,57 6,91 Jumlah 105 159 1,51 100 Prosiding dalam Negeri yang Digunakan sebagai Referensi VISI PUSTAKA 2016-2020 Sebanyak 40 judul prosiding dalam negeri telah digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016 – 2020, seperti tertera pada Tabel 7 berikut ini. Prosiding yang digunakan sebagai referensi terbanyak adalah pada edisi Volume 21Nomor 1April 2019 yaitu sebanyak 7 judul (17,50%), atau 1 judul prosiding/ artikel. Dijumpai sebanyak dua edisi tidak menggunakan prosiding sebagai sumber referensi. Apabila dibandingkan dengan jenis dokumen yang digunakan sebagai referensi,maka baru pada prosiding inilah ditemukan kondisi tidak digunakannya prosiding dalam negeri sebagai referensi. Secara rata-rata, prosiding yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA adalah 0,38 prosiding/artikel. Adapun menurut hasil analisis sitiran dari Media Pustakawan 2017-2019, yang dilakukan olehRahayu et.al. (2020), menunjukkan bahwa sebanyak 0,28 prosiding/artikel digunakan sebagai referensi, dan untuk analisis sitiran dari Khizanah Al Hikmah, prosiding yang digunakan adalah 0,04 prosiding/artikel. Dengan demikian penggunaan prosiding sebagai referensi di VISI PUSTAKAlebih banyak dibandingkan di KhizanahAl Hikmah, akan tetapi lebih sedikit dibandingkan di Media Pustakawan. Tabel 7. Prosiding dalam negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah prosiding dalam negeri Prosiding dalam negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 1 0,14 2,50 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 0 0 0,0 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 1 0,14 2,50 vol.19 No.1 April 2017 7 1 0,14 2,50 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 3 0,43 7,50 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 1 0,14 2,50 Vol.20 No.1 April 2018 7 2 0,29 12,50 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 2 0,29 12,50 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 2 0,29 12,50 Vol.21 No.1 April 2019 7 7 1,0 17,50 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 4 0,57 10,00 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 4 0,57 10,00 Vol.22 No.1 April 2020 7 0 0 0,00 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 2 0,29 5,00 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 4 0,57 10,00 105 40 0,38 100 Prosiding Luar Negeri yang Digunakan sebagai Referensi VISI PUSTAKA periode 2016-2020 Berdasarkan Tabel 8 dapat diketahui bahwa terdapat sebanyak 33 judul artikel prosiding luar negeri yang digunakan sebagai referensi pada VISI PUSTAKA periode 2016 – 2020. Adapun yang terbanyak pada posisi pertama adalah pada edisi Volume 21Nomor 1April 2019, yaitu sebanyak 6 judul (18,18%). Adapun jumlah referensi paling sedikit digunakan adalah pada edisi Volume 18 Nomor 3 Desember 2016, kemudian edisi Volume 19 Nomor 2 Desember 2017, dan Volume 21 Nomor 2 Agustus Tahun 2019, masing – masing 0. Kondisi tersebut serupa dengan kondisi pada prosiding dalam negeri, yang tidak semua edisi menggunakan prosiding sebagai sumber referensi. Secara rata-rata prosiding luar negeri yang digunakan sebagai referensi berjumlah 0,31 judul/artikel. Berdasarkan penelitian terdahulu dari Rahayu et al (2020), tentang analisis sitiran dari Media Pustakawanmenunjukkan bahwa prosiding luar negeri yang digunakan sebagai referensi adalah 0,28 judul/ artikel.Adapun penelitian serupa terhadap Khizanah Al Hikmah menunjukkan bahwa prosiding luar negeri yang digunakan sebagai referensi adalah sebanyak 0,01 prosiding/artikel.Dengan demikian prosiding luar negeri paling banyak digunakan sebagai referensi di VISI PUSTAKA, dibandingkan diMedia Pustakawan maupun KhizanahAl Hikmah. Tabel 8. Prosiding luar negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah prosiding luar negeri Prosiding luar negeri/ artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 3 0,43 9,09 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 2 0,29 6,06 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 0 0 0 Vol.19 No.1 April 2017 7 1 0,14 3,03 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 2 0,29 6,06 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 0 0 0 Vol.20 No.1 April 2018 7 4 0,57 12,12 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 1 0,14 3,03 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 2 0,29 6,06 Vol.21 No.1 April 2019 7 6 0,86 18,18 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 2 0,29 6,06 Vol.22 No.1 April 2020 7 4 0,57 12,12 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 2 0,29 6,06 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 4 0,57 12,12 105 33 0,31 100 Laporan dalam Negeri yang Gigunakan sebagai Referensi VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Guna melihat penggunaan laporan dalam negeri yang digunakan sebagai daftar pustaka (referensi), dapat dilihat dari Tabel 9 berikut. Diketahui sebanyak 5 judul laporan dalam negeri digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKA periode 2016 – 2020. Penggunaannya diketahui sebanyak satu judul laporan untuk masing-masing edisi berturut-turut yaitu Volumen 18 Nomor 1 April 2016, kemudian Volume 20 Nomor 2 Agustus 2018, selanjutnya Volume 21 Nomor 1 April 2019, dan Volume 21 Nomor 2 Tahun 2020. Adapun sisanya tidak menggunakan laporan dalamnegeri dalamreferensi yang digunakan. Secara rata-rata laporan dalamnegeri yang digunakan sebagai referensi berjumlah 0,05 judul/artikel. Berdasarkan penelitian dari Rahayu et.al (2020), diketahui bahwa laporan dalamnegeri yang disitir oleh Media Pustakawan berjumlah 0,06 judul/artikel, dengan demikian untuk VISI PUSTAKAjumlah laporan dalam negeri yang digunakan sebagai referensi lebih sedikit dibandingkan dengan Media Pustakawan. Tabel 9. Laporan dalam negeri yang digunakan sebagai referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah laporan dalam negeri Laporan dalam negeri/arti kel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 1 0,14 20 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 0 0 0 vol.19 No.1 April 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 0 0 0 Vol.20 No.1 April 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 1 0,14 20 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 0 0 0 Vol.21 No.1 April 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 1 0,14 20 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 1 0,14 20 Vol.22 No.1 April 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 1 0,14 20 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 0 0 0 Jumlah 105 5 0,05 100 Laporan Luar Negeri yang Digunakan Referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Berdasarkan Tabel 10 dapat diketahui bahwa selama 2016-2020, hanya dua judul laporan luar negeri dijadikan sumber referensi pada artikel VISI PUSTAKA. Keduanya berada pada edisi Volume 19 Nomor 1April 2017, danVolume 21Nomor 3Desember 2019. Sisanya tidakmenggunakan laporan luar negeri sebagai referensi. Rata-rata jumlah referensi yang berupa laporan luar negeri adalah 0,02 judul/artikel. Hasil analisis sitiran dari Media Pustakawan oleh Rahayu et.al (2020), menunjukkan bahwa sebanyak 0,01 laporan/artikel digunakan sebagai referensi, sehingga jika dibandingkan dengan VISI PUSTAKA, maka laporan luar negeri lebih banyak disitir oleh VISI PUSTAKA. Tabel 10. Laporan luar negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah laporan luar negeri Laporan luar negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 0 0 0 Vol.19 No.1 April 2017 7 1 0,14 50 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 0 0 0 Vol.20 No.1 April 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 0 0 0 Vol.21 No.1 April 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 1 0,14 50 Vol.22 No.1 April 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 1 0 0 Jumlah 105 2 0,02 100 Tesis dalamnegeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKA periode 2016-2020 Tabel 11 berikut menjelaskan tentang jumlah tesis dalamnegeri yang digunakan sebagai referensi dalam artikel VISI PUSTAKAperiode 2016 – 2020.Diketahui sebanyak 5 judul tesis dalam negeri telah digunakan sebagai referensi dalam artikel VISI PUSTAKAperiode 2016-2020. Adapun edisi yang memanfaatkan tesis sebagai referensi adalah Volume 18 Nomor 1 April Tahun 2016, kemudian Volume 18 Nomor 3 Tahun 2016, berikutnya adalah Volume 19 Nomor 2Agustus Tahun 2017, Volume 21 Nomor 1 April Tahun 2019, dan Volume 22Nomor 3 Tahun 2020,masing –masing sebanyak satu judul. Adapun edisi sisanya tidak menggunakan tesis dalam negeri sebagai referensi. Secara rata-rata jumlah tesis yang digunakan sebagai referensi berjumlah 0,05 judul/artikel. Hasil analisis sitiran dari Media Pustakawan oleh Rahayu et.al (2020), menunjukkan bahwa sebanyak 0,21 tesis dalam negeri /artikel digunakan sebagai referensi, dengan demikian tesis dalam negeri lebih banyak disitir di Media Pustakawan dibandingkan di VISI PUSTAKA. Tabel 11. Tesis dalam negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah tesis dalam negeri Tesis dalam negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 1 0,14 20 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 1 0,14 20 Vol.19 No.1 April 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 1 0,14 20 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 0 0 0 Vol.20 No.1 April 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 0 0 0 Vol.21 No.1 April 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 1 0,14 20 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 0 0 0 Vol.22 No.1 April 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 1 0,14 20 Jumlah 105 5 0,05 100 Tesis Luar Negeri yang Digunakan Referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Berdasarkan Tabel 12, dapat diketahui bahwa selama lima tahun tidak satupun tesis luar negeri digunakan sebagai referensi artikel yang diterbitkan di VISI PUSTAKA periode 2016 – 2020. Apabila mengacu kepada hasil analisis sitiran dari Media Pustakawan,maka dapat diketahui bahwa tesis luar negeri digunakan sebagai referensi sebanyak 0,01 judul/artikel. Tabel 12. Tesis luar negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah tesis luar negeri Tesis luar negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 0 0 0 Vol.19 No.1 April 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 0 0 0 Vol.20 No.1 April 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 0 0 0 Vol.21 No.1 April 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 0 0 0 Vol.22 No.1 April 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 0 0 0 Jumlah 105 0 0 0 Surat Kabar dalam Negeri yang Digunakan Referensi VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Berdasarkan Tabel 13 dapat diketahui bahwa sebanyak 27 artikel dari surat kabar dalam negeri digunakan sebagai reeferensi selama periode 2016 – 2020. Adapun perinciannya adalah sebagai berikut, sebanyak 4 judul (4,81%) digunakan pada edisi Volume 18 Nomor 1 April 2016, dan edisi Volume 18 Nomor 1 April 2016. Selanjutnya pada posisi kedua adalah Volume 20 Nomor 1 April 2018, Volume 20 Nomor 3 Desember 2018, dan Volume 22 Nomor 3 Desember 2020,masing-masing dengan 3 judul artikel surat kabar. Adapun edisi yang tidak menggunakan surat kabar dalam negeri sebagai referensi adalah Volume 19Nomor 2Agustus 2017, Volume 21Nomor 1 April 2019, dan Volume 22 Nomor 1 April 2020. Secara rata-rata, dapat diketahui bahwa surat kabar dalam negeri yang digunakan sebagai referensi berjumlah 0,26 judul/artikel. Apabila dibandingkan dengan hasil analisis sitiran terhadapMedia Pustakawan yang dilakukan Rahayu et al (2020),maka dapat diketahui bahwa surat kabar dalam negeri yang digunakan sebagai referensi adalah 0,02 judul/artikel. Dengan demikian VISI PUSTAKA lebih banyak menyitir surat kabar dalam negeri dibandingkan Media Pustakawan. Tabel 13. Surat kabar dalam negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah surat kabar dalam negeri Surat kabar dalam negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 4 0,57 14,81 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 4 0,57 14,81 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 1 0,14 3,70 Vol.19 No.1 April 2017 7 1 0,14 3,70 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 2 0,29 7,40 Vol.20 No.1 April 2018 7 3 0,43 11,11 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 1 0,14 3,70 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 3 0,43 11,11 Vol.21 No.1 April 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 1 0,14 3,70 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 2 0,29 7,40 Vol.22 No.1 April 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 2 0,29 7,40 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 3 0,43 11,11 Jumlah 105 27 0,26 100 Tabel 14. Surat kabar luar negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah surat kabar luar negeri Surat kabar luar negeri/ artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 0 0 0 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 0 0 0 vol.19 No.1 April 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 0 0 0 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 0 0 0 Vol.20 No.1 April 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 0 0 0 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 0 0 0 Vol.21 No.1 April 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 0 0 0 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 0 0 0 Vol.22 No.1 April 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 0 0 0 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 0 0 0 Jumlah 105 0 0 0 Surat Kabar Luar Negeri yang Digunakan Referensi VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Berbeda dengan surat kabar dalam negeri yang masih digunakan sebagai referensimaka untuk surat kabar luar negeri berdasarkan Tabel 14 tidak digunakan sama sekali sebagai referensi VISI PUSTAKA, periode 2016 – 2020. Akan tetapi pada analisis sitiranMedia Pustakawan yang dilakukan oleh Rahayu, et al (2020), diketahui bahwa sebanyak 0,01 judul surat kabar luar negeri/artikel telah digunakan sebagai referensi. Website DalamNegeri yang Digunakan Referensi VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Pada Tabel 15 dapat diketahui bahwa website dalam negeri digunakan sebagi referensi artikel VISI PUSTAKAperiode 2016 – 2020 adalah sebanyak 196 alamat. Adapun posisi pertama adalah pada edisi Volume 21 Nomor 2 Agustus 2019 dan Volume 21 No.3 Desember 2019, yaitu masing – masing sebanyak 27 alamat (13,77%). Pada posisi kedua adalah Volume 20 Nomor 3 Desember 2018, dengan jumlah website sebanyak 22 alamat (3,14%).Berikutnya pada edisi Volume 22 Nomor 2 Agustus 2020, dan Volume 22 Nomor 3 Desember 2020 berada pada posisi ketiga dengan jumlah situs yang disitir sebanyak 16 (8,16%). Secara rata-rata, dapat diketahui bahwa pemakaian website sebagai rujukan adalah sebanyak 1,86 situs/artikel. Pada analisis sitiran dari Media Pustakawan, yang dilakukan oleh Rahayu et al (2020), diketahui sebanyak 1,41 situs/arikel, dengan demikian VISI PUSTAKA lebih banyak menggunakan situs web sebagai referensi dibandingkanMedia Pustakawan. Tabel 15.Website dalam negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah website dalam negeri Website dalam negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 10 1,43 5,10 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 3 0,43 1,53 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 11 1,57 5,61 Vol.19 No.1 April 2017 7 5 0,71 2,55 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 8 1,14 4,08 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 14 2 1,02 Vol.20 No.1 April 2018 7 7 1 3,57 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 17 2,43 8,67 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 22 3,14 11,22 Vol.21 No.1 April 2019 7 10 1,43 5,10 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 27 3,86 13,77 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 27 3,86 13,77 Vol.22 No.1 April 2020 7 3 0,43 1,53 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 16 2,29 8,16 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 16 2,29 8,16 Jumlah 105 196 1,86 100 Website Luar Negeri yang Digunakan Referensi VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Pada Tabel 16 dapat diketahui bahwa selama 2016 – 2020 website luar negeri yang digunakan VISI PUSTAKAadalah sebanyak 322 alamat. Pada posisi pertama terbanyak adalah pada edisi Volume 21 Nomor 1 April 2019, dengan jumlah situs sebanyak 55 alamat (17,08%), kemudian pada posisi kedua adalah pada edisi Volume 22 Nomor 2Agustus 2020, dengan jumlah website 40 alamat (12,42%), dan pada posisi ketiga adalah Volume 20 Nomor 1 April 2018, dengan jumlah 39 alamat situs (12,11%). Alamat website paling sedikit digunakan adalah pada edisi Volume 19 Nomor 3 Desember 2017, dengan jumlah 3 alamat website ( 0,43 %). Dibandingkan dengan website dalamnegeri (196 alamat)maka penggunaan website luar negeri lebih banyak (322 alamat), hal ini menunjukkan bahwa kendala bahasa tidak berpengaruh terhadap penggunaan website Tabel 16.Website luar negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Edisi Jumlah artikel Jumlah website luar negeri Website luar negeri/artikel Persentase (%) Vol.18 No.1 April 2016 7 19 2,71 5,90 Vol.18 No.2 Agustus 2016 7 13 1,86 4,03 Vol.18 No.3 Desember 2016 7 8 1,14 2,48 vol.19 No.1 April 2017 7 11 1,57 3,41 Vol.19 No.2 Agustus 2017 7 6 0,85 1,86 Vol.19 No.3 Desember 2017 7 3 0,43 0,93 Vol.20 No.1 April 2018 7 39 5,57 12,11 Vol.20 No.2 Agustus 2018 7 5 0,71 1,55 Vol.20 No.3 Desember 2018 7 31 4,43 9,62 Vol.21 No.1 April 2019 7 55 7,86 17,08 Vol.21 No.2 Agustus 2019 7 28 4 8,69 Vol.21 No.3 Desember 2019 7 19 2,71 5,90 Vol.22 No.1 April 2020 7 24 3,43 7,45 Vol.22 No.2 Agustus 2020 7 40 5,71 12,42 Vol.22 No.3 Desember 2020 7 21 3 3,72 Jumlah 105 322 3,06 100 Penggunaan Sumber Informasi dalam Negeri Berdasarkan Tahun Berdasarkan Tabel 17 berikut dapat diketahui bahwa secara keseluruhan referensi yang digunakan dalam artikel VISI PUSTAKA selama 2016 – 2020 adalah 771 judul (dokumen), yang terdiri atas; buku 338 judul (43,84%), kemudian jurnal sebanyak 160 judul (20,75%), prosiding sebanyak 40 judul (5,19%), laporan 5 judul (0,65%), tesis 5 judul (0,65%), surat kabar 27 judul (3,50%), dan website sebanyak 196 alamat (25,42%). Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa referensi terbanyak digunakan adalah buku, kemudian pada posisi kedua adalah situs web, dan pada posisi ketiga adalah prosiding.Adapun jika dilihat berdasarkan tahun, maka terbanyak referensi yang digunakan adalah tahun 2015 – 2017, dengan jumlah 172 judul (22,31%), kemudian pada posisi kedua adalah 153 judul (19,84%), dan pada posisi ke tiga adalah tahun 2018- 2020, yaitu sebanyak 97 judul (12,58%). Adapun tahun paling sedikit digunakan adalah 1970 -1980 yaitu sebanyak 4 judul (0,51%). Hasil tersebut sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan redaksi VISI PUSTAKA yang mengharuskan penulis menggunakan referensi 10 tahun terakhir. Tabel 17. Tahun referensi dalam negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Tahun Buku Jurnal Prosiding Laporan Tesis Surat kabar Website Jumlah 2020-2018 6 18 9 3 0 7 54 97 2017-2015 36 41 12 1 1 17 64 172 2014 2012 49 50 10 0 3 2 39 153 2011-2009 47 20 4 1 1 0 17 90 2008-2006 46 9 1 0 0 0 14 70 2005-2003 36 12 2 0 0 0 6 56 2002-2000 34 4 0 0 0 0 2 40 1999-1998 13 1 0 0 0 0 0 14 1997-1995 15 1 0 0 0 0 0 16 1994-1992 12 1 2 0 0 0 0 15 1991-1989 14 2 0 0 0 1 0 17 1988-1986 14 0 0 0 0 0 0 14 1985-1983 4 1 0 0 0 0 0 5 1982-1980 8 0 0 0 0 0 0 8 1979-1970 4 0 0 0 0 0 0 4 338 160 40 5 5 27 196 771 Penggunaan sumber informasi luar negeri berdasarkan tahun Berdasarkan Tabel 18 berikut dapat diketahui bahwa secara keseluruhan referensi yang digunakan adalah 681 judul, dan jumah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan referensi dari dalamnegeri yang berjumlah 771 judul (Tabel 17).Adapun perinciannya adalah sebagai berikut. Buku berjumlah 165 judul (24,22%), kemudian jurnal sebanyak 159 judul (23,35%), prosiding sebanyak 33 judul (4,84%), laporan sebanyak 2 judul (0,29%), tesis dan surat kabar tidak digunakan (0%), dan website sebanyak 322 alamat (47,28%). Berdasarkan tahun,maka posisi pertama adalah referensi dengan rentang tahun 20152017, dengan jumlah 156 judul (22,90%), selanjutnya pada posisi kedua adalah referensi dengan rentang tahun 2012-2014, dengan jumlah 125 referensi (18,35%), dan pada posisi ketiga adalah 2009 – 2011, dengan jumlah 115 judul (16,80%). Rentang tahun yang paling sedikit digunakan sebagai referensi adalah >1970 yaitu sebanyak 5 judul (0,73 % ). Tabel 18. Tahun referensi luar negeri yang digunakan referensi VISI PUSTAKAperiode 2016-2020 Tahun Buku Jurnal Prosiding Laporan Tesis Surat kabar Website Jumlah 2020-2018 9 13 6 0 0 0 39 67 2017-2015 12 37 9 0 0 0 98 156 2014-2012 26 29 6 0 0 0 64 125 2011-2009 20 33 5 2 0 0 55 115 2008-2006 17 14 5 0 0 0 17 53 2005-2003 22 8 0 0 0 0 13 43 2002-2000 12 6 0 0 0 0 12 30 1999-1998 12 2 0 0 0 0 5 19 1997-1995 6 6 1 0 0 0 6 19 1994-1992 4 3 0 0 0 0 0 7 1991-1989 4 1 0 0 0 0 6 11 1988-1986 6 1 0 0 0 0 4 11 1985-1983 3 2 0 0 0 0 0 5 1982-1980 5 1 0 0 0 0 1 7 1979-1980 4 2 1 0 0 0 1 8 >1970 3 1 0 0 0 0 1 5 165 159 33 2 0 0 322 681 Tahun Referensi Dalam dan Luar Negeri yang Digunakan Referensi VISI PUSTAKA Periode 2016-2020 Berdasarkan Tabel 19 dapat diketahui bahwa referensi terbanyak digunakan adalah dokumen dalam rentang tahun 2015 – 2017 pada urutan pertama dengan jumlah 328 judul (22,59%), kemudian pada urutan kedua adalah dokumen dengan rentang waktu 2012-2014 dengan jumlah sebanyak 278 judul (19,14%), dan pada urutan ketiga adalah dokumen dengan rentang tahun 2018-2020, dengan jumlah 164 judul (11,29%). Situs web
Conclusion
Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa selama 2016 -2020 secara keseluruhan jumlah referensi yang digunakan adalah sebanyak 1.452 judul, dengan penggunaan website berada pada posisi pertama yaitu 518 situs web (35,67%), kemudian pada posisi kedua adalah buku yaitu sebanyak 503 judul (34,64%), berikutnya adalah jurnal yaitu 319 judul (21,97%), berada pada posisi ketiga. Adapun pada posisi ke empat adalah surat kabar yaitu 27 judul (1,85%), posisi kelima adalah laporan penelitian sebanyak 7 judul (0,48%), dan pada posisi terakhir adalah tesis yaitu 5 judul (0,34%). Secara keseluruhan jumlah referensi dalam negeri lebih besar dibandingkan dengan jumlah referensi luar negeri. Tesis dan surat kabar dalam negeri tidak digunakan sebagai referensi, namun digunakan pada referensi luar negeri. Posisi tiga besar referensi baik dalam dan luar negeri adalah serupa, yaitu website, buku dan jurnal.