STUDI KOMPARASI ANALISIS SITIRAN TESIS PRODI MANAJEMEN RUMAH SAKIT SEBELUM DAN SESUDAH TERBIT SK REKTOR TENTANG PENGGUNAAN RUJUKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta; Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Abstrak
Penggunaan rujukan dikalangan kaum akademisi merupakan suatu keharusan. Perpustakaan Univesitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui Kegiatan Literasi informasi mensosialisasikan koleksi yang dimiliki perpustakaan UMY, Jurnal yang dilanggan Perpustakaan Nasional RI dan database jurnal dari berbagai institusi. Selain melalui kegiatan literasi informasi, untuk meningkatkan penggunaan rujukan berupa jurnal, UMY melalui peraturan rektor No 217/SK-UMY/X/2017 tentang pedoman penulisan tugas akhir menghimbau agar mahasiswa S1, S2 maupun S3 menggunakan rujukan berupa jurnal baik jurnal nasional maupun jurnal internasional. Paper ini membahas mengenai komparasi analisis sitiran dalam karya tulis akhir pada mahasiswa yang telah mengikuti kelas Literasi Informasi sebelum dan sesudah terbitnya peraturan rektor tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran daftar pustaka pada tugas akhir civitas akademika. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis sitiran yang dilakukan terhadap 48 tesis mahasiswa MMR UMY tahun 2017 sebelum terbit aturan rektor menunjukkan bahwa penggunaan jurnal baik jurnal nasional mapun jurnal internasional sebanyak 746 (37,9%) dalam kategori rendah, sementara hasil analisis sitiran pada 49 tesis mahasiswa UMY tahun 2018 adalah 2144. Penggunaan rujukan berupa jurnal sebanyak 721( 33,6%) buah sedangkan rujukan berupa buku adalah 822(38.3%). Sementara itu ketersediaan buku-buku yand dirujuk adalah 365 buah atau 17% dan ketersediaan jurnal yang dirujuk adalah 50 artikel jurnal atau sekitar 2,3%
Abstract
The use of referrals among academics is a must. The Library of the University of Muhammadiyah Yogyakarta through Information Literacy Activities socializes the collections owned by the UMY library, the Journal subscribed by the National Library of Indonesia and a database of journals from various institutions. In addition to information literacy activities, to increase the use of referrals in the form of journals, UMY through the chancellor’s regulation No 217 / SK-UMY / X / 2017 concerning guidelines for writing final assignments calls for S1, S2 or S3 students to use referrals in the form of journals both national journals and international journals. This paper discusses the comparative analysis of citations in the final writing for students who have participated in the Information Literacy class before and after the publication of the rector’s regulation. This research is a descriptive research. Data collection is done by searching bibliography in the final assignment of the academic community. The results of the study showed that the results of the citations analysis conducted on 48 MMR UMY students’ theses in 2017 before the rector’s regulation was published showed that the use of journals both national journals and international journals was 746 (37.9%) in the low category, while the results of the analysis were 49 UMY’s student thesis in 2018 is 2144. The use of references in the form of journals is 721 (33.6%) while the reference in the form of books is 822 (38.3%). Meanwhile, the availability of referred books is 365 pieces or 17% and the availability of journals referred to is 50 journal articles or around 2.3%
Keywords:
Citation
· Information Literacy
· Final Project
· library
Introduction
Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai perpustakaan perguruan tinggi telah melakukan kegiatan literasi informasi sejak tahun 2013. Pada mulanya kegiatan ini bertujuan agar civitas akademika mampu menelusuri koleksi-koleksi yang dimiliki perpustakaan serta menggunakan sumber rujukan tersebut kedalam karya tulis mereka. Sampai saat ini kegiatan literasi informasi senantiasa berkembang terutama dari segi materi, Materi literasi informasi mencakup sosialisasi koleksi perpustakaan UMY, sosialisasi database jurnal yang dilanggan oleh perpustakaan nasional maupun yang dilanggankan oleh kemenristekdikti, sosialisasi software pendukung seperti software cek similarity maupun software cek grammar bagi karya berbahasa inggris. Untuk dapat mengetahui penggunaan jurnal-jurnal tersebut salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan analisis sitiran. Analisis sitiran merupakan salah satu bagian dari bibliometrik. Metode bibliometrika menurut Pritchard dalam Pattah (2013) merupakan penerapan metode matematika dan statistika dalam mengkaji buku dan media komunikasi lainnya. Bibliometrika terbagi menjadi 2 kelompok besar yaitu kelompok yang mengkaji analisis sitiran dan kelompok yang mengkaji distribusi publikasi.2 Dalam hal ini dibahas mengenai kajian bibliometrika menggunakan analisis sitiran dengan begitu dapat diketahui literatur apa saja yang digunakan, subjek apa saja yang banyak diminati, pengarang siapa saja yang paling banyak digunakan sebagai bahan rujukan untuk bidang tertentu pada mahasiswa yang telah mengikuti kelas Literasi Informasi.
Discussion
1. Analisis Sitiran Kata sitiran merupakan terjemahan langsung dari kata bibliometrika, yakni analisis terhadap rujukan yang terdapat dalam karya tulis ilmiah. Penggunaan analisis sitiran diasumsikan bahwa karya yang sering atau banyak disitir lebih bernilai dibandingkan karya yang jarang atau tidak pernah disitir. citation atau sitasi dalam Bahasa Inggris. Analisis sitiran merupakan bagian dari kajian bibliometric. Literatur yang banyak disitir mengandung arti bahwa literatur tersebut penting bagi pemakai atau pemakai membutuhkan literature tersebut untuk dapat membantu argument peneliti melalui teori dan studi empiris yang terkait dengan literatur serta membantu pembaca untuk membedakan antara ide penulis dengan kesimpulan dari sebuah literatur. sehingga literatur tersebut perlu dipenuhi perpustakaan atau pusat informasi lainnya.3 Sitiran atau citation di dalam penulisan ilmiah sangat penting. Dalam penulisan ilmiah, peneliti memerlukan bahan pustaka pendukung bagi tulisannya. Seorang peneliti atau penulis ilmiah wajib mencantumkan nama pengarang yang pernyataannya dikutip atau disitir di dalam artikel, makalah, laporan hasil penelitian yang ditulisnya. Kewajiban tersebut untuk memperlihatkan bahwa sesungguhnya peneliti tersebut telah menelaah terlebih dahulu bidang yang pernah dilakukan oleh orang lain. Dengan demikian, sitiran dilatarbelakangi oleh hubungan antara dokumen yang menyitir dengan dokumen yang disitir. 4 Ruang lingkup analisis sitiran mencakup tiga jenis kajian dokumen yakni: I. Dokumen primer Merupakan dokumen yang memuat hasil penelitian asli atau penerapan sebuah teori ataupun penjelasan teori, ide sehingga merupakan informasi langsung dari karya penelitian II. Dokumen sekunder Merupakan dokumen yang memberikan informasi tentang dokumen primer III. Dokumen tersier Merupakan dokumen yang memberikan informasi tentang dokumen sekunder. 5 Bibliometrika mengkaji ketiga jenis dokumen tersebut, namun dalam kenyataannya yang menjadi objek utama yaitu majalah/jurnal ilmiah. Hal ini dikarenakan majalah ilmiah atau jurnal dipandang sebagai media paling penting dalam komunikasi ilmiah. 2. Penggunaan analisis sitiran terbagi dalam beberapa kategori: 1. Pengembangan koleksi, kajian pemakai Data yang diperoleh dari analisis sitiran dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan berlangganan atau memberhentikan langganan sebuah majalah, mengkaji nilai relative dari berbagai jenis dokumen terhadap barbagai kategori pemakainya. 2. Temu balik informasi Analisis sitiran digunakan untuk mengembangkan pengganti dokumen, hubungan kata kunci-dokumen pemakai dan strategi penelusuran, identifikasi berbantuan komputer mengenai artikel yang menyitir dan akses terhadap literatur interdisipliner. 3. Pengembangan dan petumbuhan subjek dan literatur subjek Produktivitas pengarang dan pengaruhnya terhadap pengarang lain diukur melalui sitiran. Pasangan sitiran dan ko-sitiran digunakan untuk mengkaji struktur pertumbuhan ilmiah sebuah bidang/subjek dan membuat peta batas-batas berbagai subjek. 4. Kajian histori dan penelitian yang sedang berlangsung Melacak pengembangan sebuah subjek melalui kaidah waktu, densitas dan konteks sitiran serta menggunakan jaringan sitiran sebagai ukuran untuk menilai antar hubungan dan pengaruh berbagai pengarang beserta karya mereka. 5. Pola komunikasi penelitian Kajian dampak isolasi karena kendala bahasa, jarak dan ketersediaan literatur ilmiah. 6. Menghitung paro hidup sebuah bidang ilmu 3. Manfaat Penyitiran Menurut (Lasa Hs, 2005) beberapa manfaat penyitiran antara lain: a) menjunjung etika keilmuan, b) pengakuan terhadap prestasi seseorang, c) mengenali metode maupun peralatan, d) adanya penghormatan terhadap karya orang lain, e) membantu pembaca dalam penemuan kembali akan sumber informasi, f) memperoleh latar belakang bacaan, g) mengoreksi karya-karya sendiri atau karya orang lain, h) memberikan kepuasan, i) mendukung klaim suatu temuan, j) memberikan informasi tentang karya yang akan terbit, k) membuktikan keaslian data, l) menyangkal atau membenarkan pemikiran atau gagasan seseorang, m) mendiskusikan gagasan dan penemuan orang lain.6 Aspek yang dikaji dalam analisis sitiran disesuaikan dengan kebutuhan peneliti yang bersangkutan. Kajian analisis sitiran ini dilakukan untuk melihat penggunaan jurnal dan mengevaluasi ketersediaan koleksi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif yakni menggambarkan literatur yang dominan disitir, dari segi jenis literature yang disitir dan Bahasa pengantar literature yang sering digunakan. Populasi dalam penelitian ini ada seluruh tesis pada prodi Magister Manajemen Rumah Sakit (MMR) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebelum dan sesudah terbitnya peraturan rektor No 217/SK-UMY/X/2017 Tentang Pedoman Penulisan Tugas Akhir. Jumlah tesis Prodi MMR sebelum terbit aturan rektor tersebut berjumlah 48 buah, sementara jumlah tesis Prodi MMR sesudah terbit yakni berjumlah 49 buah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode analisis sitiran. Data sitiran yang dipergunakan adalah sitiran yang terdapat dalam daftar pustaka setiap tesis. Data akan disajikan dalam bentuk tabel. Tahapan penelitian yang dilakukan: 1. Mencari data tesis program studi MMR pada halaman web http://repository.umy.ac.id/ untuk kemudian diunduh 2. Mengelompokkan dan menghitung data berdasarkan jenis literatur 3. Menentukan peringkat jenis literatur yang paling banyak disitir dalam bentuk tabel 4. Selanjutnya dari masing-masing tabel diberikan keterangan deskriptif. Setelah melakukan proses pengelompokkan dan pencatatan literatur yang disitir pada tesis Prodi Manajemen Rumah Sakit UMY diperoleh hasil sebagai berikut: Kode Tesis Total Rujukan T1 39 t2 30 T3 53 T4 69 T5 35 T6 47 T7 27 T8 37 T9 52 T10 48 T11 81 T12 43 T13 49 T14 41 T15 73 T16 29 T17 38 T18 44 T19 43 T20 64 T21 45 T22 53 T23 57 T24 34 T25 69 T26 39 T27 36 T28 40 T29 26 T30 20 T31 32 T32 51 T33 32 T34 75 T35 24 T36 41 T37 63 T38 31 T39 27 T40 39 T41 40 T42 21 T43 82 T44 35 T45 35 T46 49 T47 31 T48 20 T49 55 Tabel 1: Jumlah Dokumen yang Disitir pada Masing-Masing Tesis 1. Jumlah sitiran dari segi bahasa yang digunakan. Literatur yang digunakan dalam tesis Prodi MMR sebelum terbit aturan rektor yakni sebagai berikut: bahwa literature yang sering digunakan sebagai rujukan adalah literature dengan bahasa pengantar Bahasa Indonesia sebanyak 1143 (58,05%) dan literature dengan Bahasa Inggris sebanyak 826 (41,95%) literature (Arda, 2015). 2. Jumlah sitiran dari jenis literatur yang digunakan. Jumlah total keseluruhan rujukan dari 48 buah tesis adalah 1969 rujukan. Jumlah rujukan berupa jurnal baik jurnal nasional maupun internasional sebanyak 746 (37,9 %). Sementara jumlah keseluruhan rujukan yang digunakan dalam total 49 buah tesis mahasiswa MMR tahun 2018 adalah 2144. Penggunaan rujukan berupa jurnal sebanyak 721( 33,6%) buah sedangkan rujukan berupa buku adalah 822(38.3%) Tahun Total Rujukan Jurnal % Buku % Tesis MMR 2017 1969 746 37,9% 666 33,8% Tesis MMR 2018 2144 721 33,6% 822 38,3% Table 2: Rincian Rujukan Dari iter diatas terlihat bahwa terjadi peningkatan penggunaan total sumber rujukan yakni sebesar 175 buah atau sebesar (1%). Peningkatan juga terjadi pada penggunaan rujukan berupa buku yakni 156 buah atau sebesar (1,%). Penggunaan rujukan berupa jurnal mengalami penurunan yakni sebanyak 22 buah atau sebesar (0,97%). Selanjutnya untuk mengetahui persentase sebaran jenis iterature penulis menggunakan kriteria persentase sebagaimana yang diungkapkan oleh (Arikunto, 2003) sebagai berikut: 81-100%: sangat tinggi 61-80%: tinggi 41-60%: sedang 21-40%: rendah 0-20%: rendah sekali No Peringkat Judul Frekuensi 1 1 Ejournal Keperawatan (E-Kp) 8 2 1 Human Resources For Health 8 3 2 Jurnal Kesehatan 6 4 3 Journal Of Nursing Management 5 5 3 BMC Health Services Research 5 6 3 Journal Of Health, Population, And Nutrition 5 7 3 Jurnal Kesehatan Masyarakat 5 Tabel 3: Peringkat Jurnal Yang Paling Sering Disitir Majalah yang paling sering disitir pada peringkat pertama yakni Ejournal Keperawatan (E-Kp) yang disitir sebanyak 8 kali sitiran, peringkat kedua yakni jurnal kesehatan yang disitir sebanyak 6 kali kemudian peringkat ketiga secara berurutan yakni BMC Health Services Research, Journal Of Health, Population, And Nutrition dan Jurnal Kesehatan Masyarakat masing-masing disitir sebanyak 5 kali. Temuan: 1. Beberapa daftar pustaka yang ditemui tidak lengkap seperti misalnya data jurnal yang dirujuk tidak mencantumkan nama jurnal dan volume. 2. Masih terdapat rujukan dari blog. 3. Ada satu tesis yang sama sekali tidak menggunakan jurnal sebagai rujukan. 4. Terdapat satu tesis yang menggunakan rujukan sebanyak 82 rujukan yang terdiri dari 53 jurnal dan 18 buku. 5. Rujukan selain jurnal dan buku berupa: peraturan pemerintah, perundang-undangan, pedoman WHO, materi kuliah, majalah, bulletin, kamus, seminar dan materi perkuliahan, tugas akhir 6. Masih ditemukan rujukan yang yang tidak memiliki penerbit dan kota terbit sehingga bias. 7. Ada beberapa rujukan berupa skripsi di dalam tesis. Analisisi sitiran dapat digunakan untuk melihat ketersediaan koleksi perpustakaan untuk mendukung tugas akhir civitas akademika. Berdasarkan alnalisis sitiran yang peneliti lakukan maka dapat dilihat ketersediaan sumber referensi yang dimiliki oleh Perpustakaan Buku Tersedia Jurnal Tersedia Lain-Lain TOTAL 822 365 721 50 601 Tabel 4 : Rincian ketersediaan Rujukan DI Perpustakaan UMY Presentase 38.40% 17.00% 33.60% 2,3% 28% Dari total rujukan yang digunakan dalam 49 buah tesis terdapat 2144 rujukan. Rujukan berupa buku 822 buah dan yang tersedia di Perpustakaan UMY saat ini adalah 365 buah rujukan yakni sekitar 17%. Sementara terdapat 721 buah artikel jurnal yang digunakan sebagai rujukan namun hanya 50 artikel jurnal yang tersedia di Perpustakaan UMY atau sekitar 2,3%. Rujukan dalam format lainnya berjumlah 601 buah yang terdiri dari prosiding, bahan ajar, skripsi, aturan pemerintah, majalah, bulletin dll.
Conclusion
Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan penggunaan rujukan yakni sebesar 175 (1%). Peningkatan juga terjadi pada penggunaan rujukan berupa buku yakni 156 (1,%). Penggunaan rujukan berupa jurnal mengalami penurunan yakni sebanyak 22 buah (0,97%). Beberapa bahan rujukan buku yang disitir dan dimiliki oleh Perpustakaan UMY sebesar 17% sementara bahan rujukan berupa jurnal sebanyak 2,3%. Perpustakaan UMY melanggan beberapa jurnal internasional seperti Ebsco, Jstor, Emerald, Proquest namun dirasa belum maksimal penggunaannya. Ruang lingkup kegiatan sosialisasi terkait kegiatan literasi informasi perlu diperluas. Perlu menjalin kerjasama antar pustakawan dengan dosen untuk mengimplementasikan SK rektor terkait penggunaan rujukan dalam tugas akhir. Perlu adanya evaluasi berkelanjutan untuk melihat ketersediaaan dan keterpakaian koleksi perpustakaan baik buku maupun jurnal yang dilanggan Lampiran Kode Tesis Total Rujukan Buku Tersedia Jurnal Tersedia Lain-Lain T1 39 17 1 11 1 11 t2 30 3 1 18 1 9 T3 53 13 8 16 1 24 T4 69 15 4 35 1 19 T5 35 16 7 19 2 0 T6 47 9 4 25 0 13 T7 27 10 4 6 0 11 T8 37 14 9 15 1 8 T9 52 15 5 16 5 21 T10 48 11 7 22 2 15 T11 81 22 13 46 0 13 T12 43 12 7 19 0 12 T13 49 16 8 18 2 15 T14 41 8 5 12 0 21 T15 73 20 13 15 4 38 T16 29 15 10 4 0 10 T17 38 16 10 4 0 18 T18 44 17 2 10 1 17 T19 43 15 1 15 0 13 T20 64 48 11 3 1 13 T21 45 19 10 8 0 18 T22 53 28 18 14 2 11 T23 57 20 13 23 1 14 T24 34 19 7 14 0 1 T25 69 41 19 6 0 22 T26 39 27 3 9 0 3 T27 36 12 2 17 1 7 T28 40 26 18 12 0 2 T29 26 3 1 12 3 11 T30 20 6 2 5 0 9 T31 32 11 0 14 0 7 T32 51 9 3 20 3 22 T33 32 21 11 1 0 10 T34 75 28 11 31 2 16 T35 24 8 3 10 0 6 T36 41 23 1 9 4 9 T37 63 28 10 13 2 22 T38 31 14 11 11 0 6 T39 27 5 1 2 0 20 T40 39 11 2 17 4 11 T41 40 24 19 13 0 3 T42 21 17 14 0 0 4 T43 82 18 12 53 11 T44 35 6 5 21 3 8 T45 35 14 4 15 3 6 T46 49 28 15 13 0 8 T47 31 15 5 13 0 3 T48 20 4 4 12 0 4 T49 55 25 11 4 0 26 Total 2144 822 365 721 50 601 Presentase 100% 38.40% 17.00% 33.60% 2,3% 28%