Kembali
16
1
2019 Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3 · 4 ISSN 2598-3040

Analisis Rubrik News dalam Live Straming Video.com

Universitas Diponegoro; Universitas Diponegoro

Abstrak

Penelitian ini berkaitan dengan Rubrik News dalam Live Streaming Vidio.com”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kredibilitas rubrik news dalam live streaming Vidio.com. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Wawancara dilaksanakan dengan cara semi terstruktur dan melibatkan sejumlah 4 informan dari pengelola Vidio.com. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis tematik. Dari hasil analisis ini diperoleh 2 (dua) tema yang mewakili evaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com, yaitu penentuan konten berita dan indikator evaluasi konten berita. Penentuan konten berita berupa penentuan konten berita terhadap kebutuhan konten rubrik news pada Vidio.com untuk memenuhi kebutuhan sumber informasi berbasis internet pengguna live streaming Vidio.com sesuai dengan kebijakan yang ditentukan oleh pihak Vidio.com. Tema kedua, berupa indikator evaluasi konten berita, menunjukkan ada enam indikator, yaitu indikator keterbaruan konten informasi, kelengkapan konten berita, kejelasan konten berita, akurasi konten berita, objektivitas dalam konten, dan konten berita yang dapat dipertanggungjawabkan.

Abstract

This research relates to the News Rubric in Vidio.com Live Streaming ". The purpose of this study is to analyze the credibility of the news section in live streaming on Vidio.com. The method used is a qualitative method with data collection techniques through interviews. Interviews were conducted in a semi-structured manner and involved a number of 4 informants from the manager of Vidio.com. The data obtained were then analyzed using thematic analysis. From the results of this analysis, 2 (two) themes were obtained which represented the evaluation of the credibility of the news rubric on Vidio.com live streaming, namely the determination of news content and indicators of evaluation of news contents. Determination of news content in the form of determining news content to the needs of news content sections on Vidio.com to meet the needs of internet-based information sources for live streaming by the users of Vidio.com in accordance with policies determined by this Vidio.com. The second theme, in the form of indicators for evaluating news contents, shows that there are six indicators, namely indicators for the renewal of information contents, completeness of news contents, clarity of news contents, accuracy of news contents, objectivity in contents, and news contents that can be accounted for.
Keywords: credibility evaluation · news section · live streaming · vidio.com

Introduction

Internet disebut sebagai pusat informasi bebas hambatan karena dapat menghubungkan satu situs informasi ke situs informasi lainnya dalam waktu singkat dan mudah diakses di mana saja. Internet memiliki kelebihan yang dapat dimanfaatkan oleh suatu perusahaan, lembaga, instansi, bahkan diri sendiri untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan lembaga atau perusahaan tersebut yang bertujuan agar masyarakat mengetahui keberadaan dan mempermudah infomasi yang dibutuhkan. Keberadaan internet akhirnya memunculkan suatu media baru untuk manusia untuk memperoleh informasi. Penggunaan internet ini adalah media yang memudahkan seseorang untuk memperoleh informasi secara cepat di manapun dan kapanpun. Cepatnya informasi saat ini dilengkapi dengan teks, gambar, suara dan merambah video yang menjadi sebuah tontonan yang menarik. Disebut juga dengan media online yang juga berfokus pada penyampaian informasi berupa teks, foto, video, dan konten lainnya yang diinginkan pengguna sebagai sarana belajar dan hiburan. Kebutuhan streaming video ternyata saat ini semakin digemari generasi milenial. Hal ini dibuktikan dengan munculnya banyak streaming video yang banyak diakses para pengguna. Tidak hanya sekedar tren, menurut Jaromil dalam Diwi, Rumani, dan Wahidah (2014: 208), ide dasar dari video streaming adalah untuk membagi-bagi video asli menjadi beberapa packet receiver, melakukan decode, dan playback video berdasarkan packet tersebut tanpa harus menunggu seluruh video terkirim. Situs web video streaming yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah streaming live. Contohnya adalah acara radio ataupun acara televisi yang disiarkan secara broadcast pada saat itu juga. Vidio.com adalah sebuah situs web berbagi video yang didirikan oleh Adi Sariaatmadja sejak Oktober 2014 dan dikelola oleh PT Kreatif Media Karya, anak perusahaan Emtek. Vidio.com memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video. Dalam situs ini dapat dilihat berbagai macam konten, diantaranya video buatan pengguna, klip film, klip TV, dan video musik. Vidio.com juga memiliki banyak aktivasi digital yang interaktif seperti live streaming, video musik kontes, dan sebagainya. Selain itu ada pula acara terfavorit dari berbagai saluran televisi di Indonesia. Perlu diketahui bahwa menyaksikan tayangan via live streaming berbeda dengan siaran langsung di televisi. Saat ini tidak sedikit laman di internet yang menawarkan siaran streaming ini, perlu diperhatikan bahwa tak sedikit pula dari mereka berstatus tidak sah atau ilegal. Disarankan untuk menonton di laman yang memiliki lisensi resmi. Vidio.com buatan Indonesia ini memiliki lisensi resmi. Layanan yang tersedia pada Vidio.com yaitu All Exclusive VOD Content dan All Premier TV Channel, Premier + beIN ditambah beIN Sport TV Channel. Melalui layanan premiernya, menyajikan salah satu kanalnya Total Sports Blast (TSB), pengguna premier dapat menikmati pertandingan tim favoritnya dalam kualitas HD termasuk tayangan olahraga lain, contohnya Liga Inggris, Italia, dan Spanyol (melalui kanal beIN). Reguler Vidio Premier berbeda dengan reguler lantaran menyajikan konten-konten eksklusif. Untuk olahraga misalnya, selain sepak bola, pengguna premier juga dapat menikmati turnamen seri Badminton World Tour. Saat ini channel-channel televisi di Indonesia seperti TRANSTV, GTV, SCTV dan lainnya mulai merambah dengan memanfaatkan layanan live streaming di internet. Namun Vidio.com juga bekerjasama dengan seluruh channel televisi di Indonesia yang ditampilkan secara live pada laman Vidio.com. Layanan ini menjadi keunggulan utama layanan pada Vidio.com. Selain itu, pengguna bisa mengaksesnya lintas platform, baik itu melalui desktop dan mobile browser, maupun aplikasi di perangkat bergerak seperti Android atau iOS. Vidio.com menjadi platform yang berstatus legal. Vidio.com juga memiliki fitur pengguna yang telah mendaftar juga dapat membagikan video pada laman Vidio.com sehingga informasi yang dibagikan harus sesuai dengan ketentuan sebuah informasi yang benar. Sayangnya, pengguna internet dapat turut andil dalam mempopulerkan suatu informasi tanpa tahu kebenarannya, dengan cara membagikan (share) di internet. Banyak pengguna internet yang dengan mudah membagikan informasi tanpa mencermati kredibilitas sebuah situs atau blognya. Evaluasi informasi dari internet dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dapat diandalkan sehingga informasi yang disusun dapat dipertanggungjawabkan. Dalam proses mencari dan menentukan informasi yang akan digunakan, pengguna internet harus dapat mengetahui cara mengevaluasi informasi yang diperoleh dengan benar. Dalam cara mengevaluasi, ada kriteria yang digunakan untuk menetapkan informasi yang dipercaya. Kredibilitas sebuah informasi, secara kuantitas bisa diukur melalui banyaknya akses terhadap isi informasi tersebut. Secara kualitas, ukurannya adalah kecepatan, ketepatan, kejujuran, dan keseimbangan isi apa pun yang ingin disajikan kepada para pengguna. Informasi yang diperoleh dari internet sebaiknya dievaluasi terlebih dulu sebelum digunakan lebih lanjut. Mungkin saja informasinya menyesatkan dan tidak dapat dipercaya, atau berasal dari sumber yang tidak kredibel. Menurut Cambridge Dictionary dalam Rachmadhani dan Soenarno (2015: 4) kredibilitas sumber diartikan sebagai sejauh mana orang percaya dan kepercayaan pada orang-orang dan organisasi-organisasi lain yang memberitahu mereka menegenai produk atau jasa tertentu. Komunikasi yang dilakukan melalui dalam media internet, di mana banyaknya informasi saling dipertukarkan menjadikan sumber informasi semakin sulit untuk diketahui asalnya. Dalam melakukan penelusuran melalui internet, banyak hal yang akan ditemui, bahkan terkadang lebih dari yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena beragamnya informasi yang tersedia di dunia maya tersebut. Dengan perkataan lain, bahwa mengelola data (input) dengan bantuan komputer hal tersebut berarti mengelola informasi (output) yang dimiliki. Selain itu, muncul lagi pandangan tambahan lainnya yakni pandangan bahwa setiap orang dapat mengolah informasi dengan mengelola sumberdaya yang menghasilkan informasi (information processor). Menurut Hasugian (2009: 5), informasi adalah sebuah konsep yang universal dalam jumlah muatan yang besar, meliputi banyak hal dalam ruang lingkupnya masing-masing dan terekam pada sejumlah media. Menurut Sutabri (2005: 15) dalam Suwarno (2010: 42), informasi merupakan data yang telah diproses ke dalam sebuah bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan mempunyai nilai nyata dan terasa untuk pengambilan sebuah keputusan saat itu maupun mendatang. Effendy (2003: 316) menyatakan mengenai rubrik dalam Kamus Komunikasi, bahwa rubrik berasal dari bahasa Belanda yaitu rubriek, yang artinya ruangan pada halaman surat kabar, majalah atau media cetak lainnya mengenai suatu aspek atau kegiatan dalam kehidupan masyarakat, misalnya rubrik berita, rubrik olahraga, rubrik pendapat pembaca. Menurut Putra (2012: 98), istilah rubrik berawal dari Gutenberg menemukan mesin cetak, banyak buku yang diproduksi secara massal dan rata-rata tebal. Untuk menandai buku-buku yang satu dengan yang lain disekatdengan pita warna merah. Bahasa Latin, ruber berarti merah. Dari kata ruber yang kini disebut rubrik untuk menandai ruang satu dengan ruang lain. Rubrik, memuat isi dan pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Isi rubrik merupakan pokok masalah yang dibicarakan dalam suatu surat kabar (Jim, 2001: 41). Rubrik-rubrik tertentu yang dianggap penting seperti berita, laporan utama dan laporan khusus memiliki porsi halaman lebih luas dalam majalah atau surat kabar dan saat ini berkembang dalam internet. Sumber daya informasi berbasis web yang akan diteliti dalam penelitian ini yaitu rubrik yang berisi khususnya berita. Menurut Maulsby, menuliskan berita didefinisikan sebagai suatu penyampaian secara benar dan tidak memihak dari sebuah fakta yang memiliki arti penting dan baru terjadi, menarik perhatian pembaca surat kabar tentang informasi yang dimuat (Sikumbang, 2016: 143-144). Selanjutnya Kusumaningrat (2009: 40) berpendapat bahwa berita merupakan sebuah output dari proses kerja jurnalistik yang mengelola peristiwa melalui media massa. Berita merupakan sesuatu yang telah diolah melalui bahasa dan teknik tertentu dari peristiwa yang merupakan kejadian aktual objektif. Bentuk umum berita dikemas dalam bentuk tercetak yang disebut surat kabar. Berita berkembang melalui media elektronik. Penayangan berita pada radio dapat dilakukan secara langsung dari lokasi kejadian maupun di studio. Namun hanya dapat kita dengar berita yang ingin disampaikan melalui suara. Kemudian berkembang penayangan berita dapat kita saksikan dengan disertai gambar dan suara. Saat ini berita dapat dibuat dan disebarluaskan pada waktu yang sama dengan adanya media online. Dengan kemudahan akses berita membuat banyaknya berita di internet yang berubah setiap saat. Diperlukannya sebuah indeks kelayakan agar sebuah informasi dapat dikatakan berita. Mudahnya mengakses internet dan keingintahuan seseorang menyebabkan memunculkan informasi yang terbaru, termasuk banyaknya website yang berlomba-lomba menyuguhkan informasi teranyar. Berita (news) saat ini dapat diperoleh melalui media live streaming. Streaming yaitu teknologi untuk memainkan file video atau audio secara langsung ataupun dengan pre-recorded dari sebuah mesin server (web server) (, Askari; Purwanto, 2005). Apostolopoulos et.al, (2002), mengatakan bahwa dalam dunia internet, streaming merupakan sebuah teknologi yang mampu menyusutkan atau mengkompres ukuran file audio dan video agar mudah ditransfer melalui jaringan internet. Pentransferan file audio dan video tersebut dilakukan secara terus menerus. Dari prosesnya, streaming berarti sebuah teknologi pengiriman file dari server ke client melalui jaringan packet based. Streaming merupakan sebuah metode untuk membuat audio, video, dan multimedia yang lain yang tersedia untuk real-time pada tipe jaringan yang berbeda. Data pada file streaming di bagi-bagi ke dalam beberapa paket kecil yang dikirim ke sebuah aliran secara terus menerus ke perangkat end-user atau mobile phone. Aplikasi dalam layanan streaming di bagi menjadi dua, yaitu “on-demand” dan “live”. Layanan streaming on-demand contohnya adalah musik dan video. Contoh layanan streaming yang live adalah acara radio atau acara televisi yang disiarkan secara broadcast pada saat itu juga. Menurut Jaromil dalam Diwi, Rumani, dan Wahidah (2014: 208), ide dasar dari video streaming adalah untuk membagi-bagi video asli menjadi beberapa paket yang kemudian dikirim secara berurutan, dan memungkinkan receiver melakukan decode dan playback video berdasarkan packet tersebut tanpa harus menunggu seluruh video terkirim. Menurut Austerbery (2013) ada beberapa masalah dasar dalam video streaming, yaitu: 1. Bandwidth Jika pengirim mengirimkan data lebih cepat dibandingkan dengan ketersediaan bandwidth yang ada, maka akan terjadi congestion (kemacetan) pada jaringan, packet loss, dan kualitas video yang jelek. Tapi apabila pengirim mengirimkan paket data lebih lambat dari bandwidth yang tersedia, maka kualitas video yang sampai ke penerima akan kurang optimal. 2. Jitter Jitter merupakan masalah yang menyebabkan penerima harus menerima/ decode/ menampilkan frame dengan rate yang konstan, dan setiap frame yang terlambat datang akan menyulitkan rekonstruksi video yang diterima. 3. Loss Rate Pada jaringan wireless, loss rate dapat disebabkan oleh bit error dan bursh error. Loss rate ini dapat menimbulkan kerusakan pada kualitas video hasil rekonstruksi. Untuk mengatasi loss rate ini, sistem video streming dapat didesain dengan fasilitas error rate control. Kebutuhan informasi semakin dibutuhkan sejalan dengan perkembangan teknologi informasi yang menjadikan keberlimpahan informasi yang dapat ditemui di internet. Namun, tidak semua informasi yang terdapat di internet dapat diketahui kebenarannya dan memiliki tingkat kredibilitas yang berbeda-beda. Kredibilitas merupakan acuan untuk menilai suatu informasi menjadi dapat dipercaya, dibutuhkan untuk menilai sebuah informasi layak digunakan atau tidak, penting atau tidak pentingnya informasi yang diperoleh. Dengan diketahuinya kredibilitas suatu informasi, hal ini akan menggambarkan seberapa penting informasi yang tersedia bisa dimanfaatkan oleh pengguna informasi. Mungkin saja informasinya menyesatkan dan tidak dapat dipercaya, berasal dari sumber yang tidak kredibel maupun tidak up to date sehingga informasinya tidak memiliki nilai lagi. Kebanyakan situs, terutama blog tidak mencantumkan penulis serta sumber yang jelas. Tidak seperti penerbit, informasi yang dipasang di web sering tidak diketahui reputasinya dan kadang-kadang tidak melalui penyaringan yang ketat (Lazar, Meiselwitz, dan Feng, 2007). Masih jarang dilakukan evaluasi terhadap situs web yang saat ini banyak digunakan untuk memperoleh informasi dengan cepat. Seharusnya sebagai sebuah produk yang harus terus dikembangkan, sebuah situs web perlu dievaluasi. Evaluasi ini berguna untuk mengetahui bagaimana kegunaan situs web tersebut bagi pengguna. Menurut Wirawan (2012: 7) evaluasi merupakan sebuah riset untuk memperoleh, menganalisis, dan menyajikan informasi yang berguna mengenai objek untuk dievaluasi, lalu menilai dan membandingkannya dengan indikator evaluasi kemudian hasilnya dipergunakan untuk mengambil keputusan mengenai objek yang telah dievaluasi tersebut. Beredarnya informasi di internet dengan atau tanpa penulis, membuat pengguna harus lebih teliti dengan informasi yang dibutuhkannya. Dengan mengevaluasi informasi yang ditemukan, akan semakin baik informasi yang bisa dimanfaatkan. Apabila informasi yang ditemukan tidak dievaluasi terlebih dulu, informasi yang ditemukan kadang-kadang tidak sesuai topik yang diinginkan. Dengan adanya penulis yang tertera pada informasi yang tersedia, informasi bisa digunakan dengan baik. Tujuan evaluasi informasi adalah mengumpulkan informasi untuk memilih sumber informasi yang berkualitas, dengan meningkatkan kemampuan membaca secara kritis informasi yang didapatkan dan mengambil keputusan mengenai objek tersebut (Wirawan, 2012: 9). Pemilahan dan pemilihan sumber informasi yang memberikan informasi yang dapat dipercaya bukan perkara mudah. Kredibilitas sumber informasi menjadi hal yang penting untuk membangun keyakinan pengguna. Menurut Hovland et al. (1953: 21) Kredibilitas merupakan persepsi seseorang tentang keabsahan sebuah informasi. Kredibilitas merupakan konsep yang multidimensi yang berfungsi sebagai sarana penerima informasi untuk menilai sumber komunikasi dalam kaitannya dengan informasi itu sendiri. Kelimpahan informasi online membuat model tradisional pengawasan penjaga gerbang dan kontrol kualitas tidak dapat dipertahankan karena banyaknya informasi yang perlu diperiksa. Yang lain telah mencatat bahwa informasi online terkadang tidak memiliki indikator otoritas tradisional seperti identitas penulis atau reputasi (Fritch dan Cromwell, 2002; Metzger, 2007). Namun, sumber informasi sangat penting untuk kredibilitas karena itu adalah dasar utama yang menjadi dasar penilaian kredibilitas (Sundar, 2008). Dalam beberapa kasus, informasi sumber tidak tersedia, bertopeng, atau sepenuhnya hilang dari situs web, blog, wiki, dan sebagainya. Dalam kasus lain, informasi sumber disediakan, tetapi sulit untuk ditafsirkan, seperti ketika informasi diproduksi bersama, diarahkan ulang dari satu situs atau aplikasi ke yang lain, atau kapan agregator informasi menampilkan informasi dari berbagai sumber di lokasi terpusat yang dapat dianggap sebagai sumber. Bagaimanapun, masalah ini menimbulkan kekhawatiran tentang kredibilitas informasi online karena mereka menciptakan ketidakpastian tentang siapa yang bertanggung jawab atas informasi dan, dengan demikian, apakah informasi tersebut harus dipercaya (Rieh dan Danielson, 2007). Ketakutan tentang kredibilitas dalam lingkungan media digital juga berasal dari kenyataan bahwa ada beberapa standar untuk kontrol kualitas dan evaluasi online. Tidak ada standar universal untuk memposting informasi di internet, dan digital informasi dapat dengan mudah diubah, disalahpahami, atau dibuat secara anonim dengan alasan palsu. Kelenturan dari informasi digital memperburuk potensi masalah keandalan informasi, mengingat bahwa perubahan informasi digital adalah sulit atau tidak mungkin dideteksi. Selain itu, sifat global web membuatnya sulit untuk memberlakukan standar kualitas kontrol dalam bentuk peraturan pemerintah. Asumsi umum tentang bagaimana orang mengevaluasi informasi online adalah bahwa orang termotivasi untuk mengevaluasi informasi yang mereka terima untuk menentukan kepercayaannya. Sebuah konsekuensi wajar dari asumsi ini adalah bahwa orang terlibat dalam usaha proses evaluatif untuk memastikan informasi atau kredibilitas sumber. Sementara itu, untuk media online memiliki perbedaan faktor kredibilitas yaitu faktor bias dalam pemberitaan. Hal ini menyiratkan bahwa responden melihat media online seringkali melakukan bias dalam pemberitaannya yang sebenarnya jika ditelusuri lebih jauh hal ini akan berhubungan dengan update berita yang sangat cepat di media online. Beberapa faktor kredibilitas media yang telah dipelajari oleh banyak peneliti dalam setengah abad. Peneliti sebelumnya telah sepakat bahwa kredibilitas adalah konsep multi-dimensi. Meskipun banyak jenis informasi yang ada online (misalnya, teks, video, audio, dan sebagainya) literatur kredibilitas telah difokuskan terutama pada informasi tekstual yang disajikan di situs web. Sebagai contoh, para peneliti telah memeriksa kredibilitas situs web e-commerce, politik, berita, dan kesehatan sebagai wiki, blog, microblog, dan jenis konten web berbasis teks lainnya. Literatur yang ada mengenai sumber informasi telah menunjukkan bahwa kredibilitas sumber menentukan efektivitas suatu komunikasi. Kredibilitas sumber didefinisikan sebagai hal pengidentifikasian suatu sumber informasi agar dianggap sebagai kredibel oleh pembaca. Flanagin dan Metzger menjelaskan bahwa media konvensional menjalani proses verifikasi serta melakukan cek dan ricek terlebih dahulu sebelum sampai kepada publik, kemudian informasi yang diperoleh dari situs internet melakukan langkah-langkah tersebut. Flanagin dan Metzger (2000: 516) menggunakan konsep multidimensional untuk mengukur kredibilitas media sebagai berikut: 1. Kredibilitas dalam Dimensi Dapat Dipercaya (Believability) Analisis isi kredibilitas berita dalam dimensi believability ini dibagi dalam dua kategori yaitu, pertama, believability dalam kategori opinitative dan kedua, believability dalam kategori transparansi sumber berita. Dimensi believability dalam kategori opinitative. Opinitative adalah adanya pencampuran fakta dan opini yang berpotensi kepada apakah peristiwa atau komentar diberitakan secara objektif, ataukah didramatisasi, serta memasukan pandangan personal wartawan. Objektivitas melibatkan pengidentifikasian tujuan penulis untuk memberikan informasi dan apakah informasi yang diberikan adalah fakta atau pendapat, yang juga termasuk memahami apakah mungkin ada maksud komersial atau konflik kepentingan, serta sifat hubungan antara sumber informasi yang ditautkan (misalnya arti 'tautan sponsor' pada hasil pencarian halaman google). Dimensi believability masuk dalam kategori transparansi sumber berita. Sumber berita yang transparan dan jelas akan membuat tingkat kepercayaan pembaca tinggi terhadap suatu media. Hal ini didukung juga oleh narasumber yang terkait dengan pemberitaan. 2. Kredibilitas dalam Dimensi Akurasi (Accuracy) Analisis isi kredibilitas berita dalam dimensi accuracy ini dibagi dalam tiga kategori yaitu, pertama, akurasi dalam kategori akurasi judul dan isi; kedua, akurasi dalam kategori kesalahan penulisan; dan ketiga akurasi dalam kategori akurasi foto dan isi. Akurasi mengacu pada sejauh mana situs web atau sumber lain bebas dari kesalahan dan apakah informasinya bisa diverifikasi luring. 3. Kredibilitas dalam Dimensi Bias Dimensi bias yang dimaksud adalah tidak terdapat adanya kecenderungan atau predisposition dalam suatu berita sehingga berita bersifat (cover both sides). Dimensi ini muncul yang mana pada sebuah informasi yang disediakan oleh internet banyaknya yang belum tentu valid. Saat ini banyak pengguna yang dapat membuat informasi sendiri yang menjadikan adanya ledakan informasi. Salah satunya adalah hoax. Dimensi bias ini muncul setelah adanya kredibilitas media. Seberapa mutakhir informasi tersebut, dan cakupan mengacu pada kelengkapan atau kedalaman informasi yang diberikan. Rekomendasi ini memerlukan serangkaian kegiatan di pihak pengguna, mulai dari visual sederhana inspeksi situs web untuk verifikasi informasi yang lebih melelahkan dan upaya triangulasi. 4. Kredibilitas dalam Dimensi Kelengkapan Berita (Completeness) Dimensi completeness adalah apakah suatu berita meliputi unsur-unsur kelengkapan berita. Kategori kelengkapan unsur berita meliputi 5W+1H yang berarti ‘What’, apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa?; ‘Who’, siapa yang terlibat di dalamnya?; ‘Where’, di mana terjadinya peristiwa itu?; ‘When’, kapan terjadinya?; ‘Why’, mengapa peristiwa itu terjadi? dan; ‘How’, bagaimana terjadinya?. Otoritas sebuah situs web dapat diukur dengan mencatat yang menulis informasi, apa yang penulis kredensial dan kualifikasi adalah, dan apakah situs tersebut direkomendasikan oleh orang lain yang terpercaya. Pengukuran kredibilitas media telah menjadi subjek, dari banyak perdebatan dan studi menunjukkan bahwa cara yang dapat digunakan untuk mengoperasionalkannya membuat perbedaan dalam memberikan peringkat pada kredibilitas media (Flanagin dan Metzger, 2000: 516). Selanjutnya penjabaran tentang kredibilitas media di atas akan dijadikan sebagai acuan untuk penelitian ini. Informasi yang dapat diperoleh dari media streaming dapat dijadikan sebagai sumber informasi yang memiliki kualitas informasi yang bagus apabila adanya evaluasi. Salah satunya dengan menguji kredibilitas konten informasinya. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin membahas lebih lanjut dalam penelitian dengan judul “Evaluasi Kredibilitas Rubrik News pada Live Streaming Vidio.com”. Media online selalu mengutamakan kecepatan dalam setiap mengelola dan menyebarkan informasi. Informasi saat ini dikemas beraneka ragam, salah satunya dalam bentuk video. Akan tetapi, pemenuhan terhadap kebutuhan khalayak justru terkadang tidak memberikan informasi yang kredibel. Oleh karena itu, pokok permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana mengevaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com.

Method

Penelitian ini berjudul “Evaluasi Kredibilitas Rubrik News pada Live Streaming Vidio.com”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengevaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com. Bab ini memaparkan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, dimulai dengan latar belakang pemilihan metode kualitatif sebagai desain penelitian dan bagaimana implementasinya, termasuk penetapan kriteria pemilihan informan, dan bagaimana proses analisis data yang akan dilakukan serta alur dan metode-metode yang akan digunakan oleh peneliti dalam menjawab masalah dan tujuan penelitian ini. Dua metode penelitian yang paling banyak digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Menurut Creswell (2012: 4) menyatakan bahwa metode penelitian kuantitatif adalah pendekatan untuk menguji objektifitas teori dengan memeriksa hubungan antar variabel, dimana variabel tersebut dapat dihitung dengan menggunakan instrumen, yang kemudian dapat dianalisis secara statistik. Penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitian ilmiah yang lebih dimaksudkan untuk memahami masalah-masalah manusia dalam konteks sosial dengan menciptakan gambaran menyeluruh dan kompleks yang disajikan, melaporkan pandangan terperinci dari para sumber informasi, serta dilakukkan dalam pengaturan yang alamiah tanpa adanya interversi apa pun dari peneliti. Metode kualitatif memiliki tujuan umum yaitu memperoleh informasi yang mencakup tentang fenomena utama yang dieksplorasi dalam sebuah penelitian, tempat untuk penelitian, dan partisipan yang dipilih dalam penelitian (Creswell, 2012: 167). Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2010: 4) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif adalah sebuah prosedur penelitian yang nantinya menghasilkan data deskriptif berupa lisan maupun kata-kata tertulis dari orang-orang yang diposisikan sebagai alat penelitian dan perilaku yang dapat diamati melakukan analisis data secara induktif, lebih mementingkan proses daripada hasil penelitian yang dilakukan disepakati oleh peneliti dan subjek penelitian. Sugiyono (2015: 15) menjelaskan bahwa penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah yang memposisikan peneliti adalah sebagai instrument kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik penggabungan dengan trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena metode ini yang paling tepat untuk mengevaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com. Berdasarkan tujuan yang dipaparkan apabila peneliti melakukan penelitian menggunakan metode kuantitatif maka tidak bisa dilakukan karena dalam mengevaluasi kredibilitas suatu website yang diperoleh bukan dari angka atau hasil statistik. Perolehan data yang terkumpul ke dalam kalimat-kalimat memiliki arti lebih mendalam, karena menggambarkan secara tepat individu, keadaan, gejala, atau kelompok tertentu, kemudian akan dianalisis sehingga dapat menentukan kesimpulan yang ditelah dipaparkan dalam tujuan penelitian guna menetukan frekuensi adanya hubungan antara satu gejala dengan gejala lainnya. Partisipan dipilih berdasarkan pada beberapa alasan sesuai dengan penelitian. Agar partisipan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan, maka partisipan yang bersangkutan harus merupakan orang yang telah mengetahui dan memahami penelitian mengenai live streaming Vidio.com. Kriteria partisipan yang ditentukan agar sesuai dengan tujuan penelitian adalah penentu kebijakan atau kontrol informasi oleh pihak situs web Vidio.com. Pada penelitian ini telah ditentukan yaitu Content Curation Manager Vidio.com. Adapun kriteria partisipan yang ditentukan untuk pengguna Vidio.com: 1. Memiliki usia di atas 17 tahun yang aktif dengan jangka waktu sekurangnya dua hari dalam penggunaan internet yang dijadikan untuk perolehan sumber informasi utama dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi mereka. 2. Pernah memiliki pengalaman lebih dari tiga kali mengakses dan mengetahui karakteristik rubrik news pada live streaming Vidio.com. Rekrutmen memilih partisipan dalam penelitian ini ditentukan sesuai dengan kriteria di atas. Partisipan telah berusia 17 tahun ke atas yang aktif dalam penggunaan internet memungkinkan pengguna untuk mengetahui situs-situs yang benar dalam memperoleh dan menggunakan informasi tersebut. Umur 17 tahun di Indonesia adalah umur seseorang sudah diakui sebagai orang dewasa atau umur legal untuk seseorang melakukan kegiatan hukum tertentu. Diharapkan dalam kebutuhan untuk memperoleh informasi sudah selayaknya paham untuk memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya. Berkembangnya teknologi membuat munculnya informasi sudah dalam bentuk yang bermacam-macam. Salah satunya berkembangnya informasi khususnya berita yang dikemas dalam bentuk video. Vidio.com merupakan salah satu situs web berbagi video yang banyak diakses oleh masyarakat di Indonesia. Penelitian ini telah menentukan partisipan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Kriteria untuk partisipan adalah pernah mengakses dan mengetahui karakteristik live streaming Vidio.com. Adapun yang disuguhkan oleh Vidio.com. Terdapat fitur-fitur yang memudahkan pengguna dalam memperoleh dan menelusuri informasi yang tersedia di Vidio.com. Vidio.com juga merupakan sebuah situs web yang mana semua orang dapat membagikan informasi. Bagaimana pengelola Vidio.com menjaga kualitas berita yang mereka peroleh kredibel atau tidak. Saat ini banyak pengguna yang hanya mengakses berita populer tanpa melihat apakah akun yang membagikan video tersebut dapat dipercaya, sudah diakui kebenaran maupun keabsahan sumbernya. Wawancara dalam penelitian ini digunakan untuk untuk memperoleh data dari informan bagaimana pengelola live streaming Vidio.com melakukan pengevaluasian terhadap kontennya sebagai sumber daya informasi berbasis internet, juga bagaimana pengguna memperoleh manfaat live streaming Vidio.com sebagai sumber daya informasi berbasis internet. Wawancara semi struktur dipilih dalam penelitian ini agar informasi yang diperoleh dapat objektif, lengkap, detail dan rinci untuk perolehan data agar dapat menjawab dari tujuan penelitian ini. Analisis data merupakan kegiatan yang dilakukan setelah sumber data terkumpul menjadi data untuk hasil penelitian. Menurut Sugiyono (2013: 206), analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden terkumpul kemudian dilakukan dengan mengelompokkan dan menstabulasi data berdasarkan variabel dan jenis responden, menyajikan data dari setiap variabel yang telah diteliti melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah dan melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan. Tujuan analisis data dalam penelitian kualitatif adalah untuk menginvestigasi secara mendalam makna tentang perbedaan situasi dan kondisi seseorang dalam sebuah fenomena (Cresswell, 2013). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan thematic analysis. Thematic analysis adalah metode untuk mengidentifikasi, mengatur, dan menawarkan wawasan secara sistematis ke dalam pola makna dari kumpulan data (Braun and Clarke, 2012: 57). Thematic analysis mampu untuk mengidentifikasi hal-hal yang relevan dengan menjawab pertanyaan terkait penelitian. Memahami dan mengaplikasikan konsep tersebut penting bagi penelitian karena yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah pengalaman partisipan dalam fenomena tertentu, yaitu mengevaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com. 2.1 Menjaga Kualitas Penelitian (Maintaining Quality) Untuk menjaga kualitas penelitian harus memiliki data yang valid dan dapat dibuktikan kebenarannya. Untuk itu perlu dilakukan uji keabsahan data. Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif menurut Lincoln and Guba (dalam Ahmadi, 2014: 261-280) memiliki empat komponen yaitu credibility (kredibilitas), transferability (transferabilitas), dependability (dependabilitas), dan confirmability (konfirmabilitas). Adapun masing-masing penjelasan dari empat komponen tersebut adalah sebagai berikut: 1. Kredibilitas Kredibilitas atau derajat kepercayaan untuk menjelaskan data hasil penelitian yang dilakukan benar-benar menggambarkan keadaan objek yang sesungguhnya. Tingkat kredibilitas yang tinggi dapat diperoleh apabila partisipan yang terlibat dalam penelitian mengenali tentang berbagai hal dari objek penelitian. Agar peneliti mampu memperoleh tingkat krebilitas yang tinggi, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu: 1. Peneliti ingin mengetahui bagaimana pengelola dan pengguna evaluasi informasi terhadap rubrik news pada live streaming Vidio.com. Peneliti dapat mengidentifikasi video yang dapat dijadikan sumber informasi bagi penggunanya sehingga saat wawancara semi-struktur dapat dilakukan konfirmasi dan klarifikasi data yang diperoleh dengan para partisipan. 2. Setelah sumber data terkumpul menjadi data untuk hasil penelitian yang menggunakan thematic analysis dilakukan pengecekan ulang analisis data yang telah diperoleh dengan tujuan supaya data yang disajikan peneliti dapat dinilai secara kredibilitas dan valid. 3. Melakukan analisis dan identifikasi secara terstruktur dalam mengolah data agar dapat memahami fenomena yang sedang diteliti dan dapat memperoleh informasi lebih dalam tentang objek penelitian. Kredibilitas penelitian kualitatif dapat diuji dengan menggunakan triangulasi. Sugiyono (2011: 330) mengemukakan triangulasi sumber berarti untuk mendapatkan data dari sumber yang berbeda-beda dengan teknik yang sama. Triangulasi sumber digunakan untuk menguji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber atau informan. Data yang telah dianalisis kemudian disimpulkan yang selanjutnya dimintakan kesepakatan (member check) dengan beberapa sumber informasi atau informan tersebut. 2. Transferbilitas Tahap selanjutnya adalah pengujian dengan menggunakan transferbilitas, untuk mengetahui tingkat kemampuan hasil yang dapat digeneralisasikan atau ditransfer kepada konteks yang sesuai dengan penelitian ini. Untuk melakukan transferbilitas hasil penelitian, peneliti perlu mencari dan mengumpulkan data empiris tentang kesamaan konteks. Peneliti memperoleh data dari informan yaitu pihak penyedia live streaming Vidio.com dan pengguna live streaming Vidio.com sehingga memiliki transferbilitas yang tinggi yang dapat membuat hasil penelitian ini dianggap valid. 3. Dependabilitas Kemudian dependabilitas adalah hasil penelitian dapat diandalkan. Dependabilitas dinilai ketika sejauh mana hasil temuan kualitatif memperlihatkan konsistensi. Dependabilitas dilakukan dengan mengadakan audit terhadap keseluruhan proses penelitian mulai dari menentukan masalah, menentukan sumber data, pengambilan data, melakukan analisis data, memeriksa keabsahan data dan membuat kesimpulan. Pada penelitian ini telah dilakukannya tahapan dependabilitas untuk memperoleh tujuan dari penelitian ini, terkait dengan pengevaluasian terhadap rubrik news pada live streaming Vidio.com. 4. Konfirmabilitas Terakhir yaitu konfirmabilitas, hasil penelitian yang dapat dikonfirmasi dengan pihak lain salah satunya dengan mempresentasikan hasil penelitiannya untuk memperoleh berbagai saran agar dapat memperoleh kesempurnaan dalam hasil penelitian. Memastikan hasil penemuan sesuai dengan asal data. Memastikan data yang diperoleh dari pengelola maupun pengguna dengan menelusuri catatan lapangan, hasil wawancara dan menelaah kegiatan penelitian dalam memeriksa keabsahan data terhadap penelitian evaluasi kredibilitas terhadap rubrik news pada live streaming Vidio.com.

Result & Discussion

Bab ini menyajikan hasil analisis berdasarkan data yang diperoleh selama penelitian yang berkaitan dengan Evaluasi Kredibilitas Rubrik News pada Live Streaming Vidio.com. Data yang dimaksud adalah hasil wawancara dengan informan. Informan dalam penelitian ini adalah 3 orang pengguna Vidio.com dan content curation manager Vidio.com. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode analisis tematik diperoleh 2 tema sebagai berikut: 1. Penentuan Konten Berita 2. Indikator Evaluasi Konten Berita Deskripsi atas penjelasan kedua tema tersebut, dijelaskan dibawah ini. 3.1 Penentuan Konten Berita Penentuan konten berita merupakan tema pertama yang diperoleh dari hasil analisis data yang telah dilakukan. Penentuan konten berita yang dimaksud dalam penelitian ini adalah penentuan konten berita terhadap kebutuhan konten rubrik news pada Vidio.com untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna live streaming Vidio.com. Awal mulanya terbentuk live streaming Vidio.com yaitu memiliki sumber daya informasi yang dapat dimanfaatkan kembali dengan memanfaatkan internet. Vidio.com itu awalnya dibuat karena Perusahaan Emtek Group kaya akan source audio visual dari televisi yaitu SCTV, Indosiar. Source audio visual yang seperti ini disayangkan apabila hanya menjadi arsip saja, oleh karena itu direktori rekam digital dijadikan platfrom terbentuklah Vidio.com.. Dalam Vidio.com dibagi menjadi 3 divisi yaitu partnership, curation, operation. Operation yaitu tentang pengadaan konten. Secara garis besar partner yang telah diajak untuk bekerja sama dan telah memenuhi syarat SOP yang ditentukan oleh Vidio.com, partner yang tersebut akan membuat akun dan memperoleh status verified dengan memiliki logo centang berwarna biru. Partner yang telah membuat akun yang telah berstatus verified telah memiliki kredibilitas yang dapat digunakan sebagai sumber daya informasi berbasis internet. Ketika partner telah aktif, Vidio.com akan mengakurasi konten-konten yang telah diunggah oleh partner tersebut menjadi konten yang berada pada homepage live streaming Vidio.com. Homepage adalah tampilan utama pada Vidio.com yang mana adalah tampilan pertama yang dilihat oleh pengguna live streaming Vidio.com. Penentuan konten berita menjadi hal dasar yang dilakukan oleh Vidio.com untuk membuat platform tersebut memiliki konten yang sesuai dengan kebijakan yang ditentukan oleh Vidio.com sebelum ditampilkan pada laman utama live streaming Vidio.com. Penentuan konten berita dilakukan dengan mengevaluasi konten yang telah diunggah apakah telah sesuai dengan kebijakan dan indikator evaluasi yang telah ditetapkan. 3.2 Indikator Evaluasi Konten Berita Indikator evaluasi konten berita tema kedua yang ditemukan dari hasil analisis data yang telah dilakukan, yang dimaksudkan indikator evaluasi konten berita dalam penelitian ini indikator-indikator yang digunakan untuk mengevaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com yang mana itu adalah sebuah konten berita. Kontrol informasi, konten yang diposting apakah akan melanggar copyright pihak Vidio.com bisa langasung takedown untuk adu cleam konten apabila tidak sesuai indikator. Keterangan dari content curation manager apabila terdapat akun yang mengunggah konten yang tidak sesuai dengan indikator evaluasi. Kontrol informasi yang dilakukan oleh Vidio.com secara tidak langsung untuk melakukan evaluasi pada saat melakukan kurasi konten yang akan di up atau ditampilkan pada halaman homepage. Evaluasi konten berita terdiri dari enam indikator yaitu keterbaruan konten informasi, dapat dipertanggung jawabkan, kejelasan konten berita, akurasi konten berita, kelengkapan konten berita, objektivitas dalam konten. 3.2.1 Keterbaruan Konten Informasi Situs web live streaming sedang banyak dikembangkan dan sekarang banyak digemari oleh masyarakat. Salah satu yang mempelopori live streaming dikembangkan di Indonesia adalah Vidio.com. Melihat peluang saat ini, Vidio.com telah mengembangkan penggunaan live streaming dengan adanya aplikasi di smartphone. Pada saat ini semua orang hampir memiliki smartphone dan menjadikannya barang yang wajib dimiliki. Karena semua informasi apapun dapat tersedia dalam genggaman. Keterbaruan konten informasi menjadikan aspek yang perlu dilakukan dalam mengevaluasi sebuah infomasi. Partner yang telah menyepakati SOP akan memiliki status verified yang artinya bersedia aktif untuk berbagi atau mengunggah informasi yang sesuai dengan kanal yang akan dipilihnya dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Setiap hari harus ada informasi terbaru yang diungguh dari setiap akun yang memiliki status verified. Sehingga keterbaruan informasi itu menjadi indikator dalam evaluasi informasi. Pengguna dalam mencari informasi juga menggunakan fitur berita terkini pada rubrik news Vidio.com yang mempermudah dalam menemukan keterbaharuan dalam berita. Informasi yang ditampilkan pada halaman utama memiliki keterbaharuan dalam segi waktu, konten berita dan memiliki durasi yang singkat serta dapat menjelaskan informasi secara menyeluruh dan bisa menjelaskan dengan baik berita yang ingin disampaikan. Seperti portal berita lainnya dapat menampilkan informasi yang up to date, singkat, lengkap, dan jelas. Secara tidak langsung pengguna ingin mengetahui informasi yang terbaru. Vidio.com melakukan evaluasi secara terus menerus pada indikator keterbaharuan informasi dengan memperlihatkan kapan informasi itu diunggah serta dalam fitur berita terkini memperlihatkan perkembangan berita apa saja saat ini. 3.2.2 Kelengkapan Konten Berita Partner-partner yang bekerja sama dengan Vidio.com diharuskan untuk memberikan suatu informasi secara lengkap. Secara lengkap harus sesuai dengan kaidah jurnalistik yaitu lengkap dengan 5W 1H. Dalam konten video yang akan diupload harus dapat menjawab berita apa tersebut, dimana terjadi, kapan berlangsung, mengapa terjadi dan bagaimana bisa terjadi. Serta dilengkapi dengan gambar, video dan audio visual. Laman utama Vidio.com hanya menaampilkan 5 konten teratas yang telah dipilih dari hasil kurasi yang ditampilkan pada fitur homepage, berita terkini, trending, dan fitur yang tersedia dalam Vidio.com. Secara general berita tidak mengandung sara, konten jorok, dan yang bisa merusak sebuah informasi seperti adanya gambar-gambar yang tidak sesuai. Ketika proses kurasi konten terdapat gambar yang sudah terlihat ada aurat terlihat oleh pihak Vidio.com akan dihide dan tidak tampilkan ke homepage. Kemudian akan menghubungi akun yang mengunggah video tersebut untuk ditindak lanjuti. Dalam proses pemilihan video, Vidio.com memilih juga akun yang punya sisi trending, performanya bagus. Itu akan menarik minat penonton untuk memperoleh informasi dari akun tersebut. Post mod, judul dan konten harus lengkap. Trending hanya dipilih 5 konten video untuk dimunculkan ke homepage. Vidio.com juga melihat, deskripsi harus lengkap untuk memberi gambaran kepada pengguna tentang video tersebut. Kelengkapan konten berita pada Vidio.com adalah memiliki sisi trending yaitu keterbaharuan informasi itu diperoleh; tercakupnya 5W 1H yaitu apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan bagaimana; tidak mengandung sara dan konten negatif; informasi tersebut netral; dan kesesuaian pada gambar dan audio visual yang ditampilkan. 3.2.3 Kejelasan Konten Berita Kejelasan konten berita diperlukan terkait dengan konten itu dibuat. Ketika konten itu dibuat maka harus bersifat informatif. Kejelasan dalam gambar dan audio visual harus jelas dan sesuai dengan isi informasi yang diberikan. Vidio.com menyediakan kontak yang dapat dihubungi untuk dapat diklarifikasi kejelasannya dan sepertinya ini dapat berlaku untuk keseluruhan isi yang terdapat pada Vidio.com. Sebagai pengguna, cara untuk mengetahui informasi tersebut kredibel atau tidak yaitu dengan melihat konten berita itu diupload oleh sumber yang terpercaya atau tidak. Biasanya kalau yang mengupload sumber yang familiar dan mempunyai track record bagus maka dapat dianggap informasi itu kredibel sehingga itu dapat menunjukkan transparansi ketika akan di crossceck kembali. Kebijakan pemilihan konten harus valid, Vidio.com juga melihat konten tersebut akun siapa yang mengupload atau mengunggah video tersebut, dan akan crossceck konten video, gambar serta isi berita. Berita yang diberikan harus informatif dan memberikan pengetahuan kepada penonton. Kejelasan konten berita harus informatif, masksudnya adalah memberikan sebuah pengetahuan baru yang dapat diterima secara jelas dan tidak membuat kebingungan. Suatu gambar dan didukungnya audio visual dalam sebuah konten harus sesuai agar terjadi kelarasan dan kejelasan dalam penyampian sebuah informasi. Konten yang tidak sesuai dengan kebijakan yang dibuat oleh Vidio.com akan ditindak lanjuti berupa dihide konten tersebut dan jika benar-benar tidak layak akan dinonaktifkan akun penyebar berita palsu tersebut. 3.2.4 Akurasi Konten Berita Akurasi konten berita adalah hal utama yang dilakukan oleh Vidio.com. Pengguna juga dapat mengevaluasi dengan salah satu cara yaitu akurasi konten berita. Untuk evaluasi pengguna juga membandingkan isi berita dengan media lain. Walaupun judul sudah sinkron dan sesuai dengan isinya. Ada juga keterangan diupload tanggal berapa, kita bisa melihat akun seperti apa yang mengupload. Mungkin dapat membandingkan antara berita yang satu dengan berita yang lainnya di rubrik news di Vidio.com dengan media online yang kredibel misalnya Detik.com,CNNIndonesia.com, Kompas.com, untuk membaca, membandingkan, dan mencocokan isi berita apakah berita tersebut sesuai yang ditayangkan di rubrik news Vidio.com atau tidak dan sebaliknya. Saat menemukan informasi terbaru, pengguna informasi dapat membandingkan konten isi berita pada Vidio.com dengan membandingkan akun berita yang satu dengan akun berita lainnya tentang dengan berita yang sama serta melihat sumber perolehan data tersebut. Post mod, membuat description yang lengkap, membantu mempertanggung jawabkan beritanya. Yang mengisi deskripsi adalah dari pemilik akun, dengan ada descripsion user lebih informatif, video ini tentang apa. Namun demikian Vidio.com bukan platform creators, bukan mengkreasi video tetapi mengkurat Vidio.com jadi videonya udah ada seperti YouTube UCG, yang kerja bagian partnership pengadaan konten dari luar. Tim operation dari dalam, tim partnership dari luar. Curation itu mengakur dan mengatur mana konten yang layak dan paling bagus untuk ditampilkan paling depan. 3.2.5 Objektivitas dalam Konten Objektivitas dalam konten memiliki keterkaitan untuk mengetahui apakah informasi tersebut tidak mengandung unsur yang negatif seperti pornografi maupun sara. Sumber informasi yang diperoleh harus transparan, sehingga tidak ada kesenjangan informasi atau hoax. Informasi tersebut dapat diverifikasi. Jadi informasinya harus memiliki keterbukaan terkait dengan keaslian dan kebenaran informasinya. Serta bagaimana cara pihak Vidio.com mengambil kebijakan dalam memilih konten agar konten mereka menilai objektivitas. Berita harus netral, konten video tidak berat sebelah dan benar-benar netral. Akun yang mengunggah video harus dapat memberikan informasi yang benar sesuai dengan fakta dan tidak mencampukan opini pribadi pada berita tersebut.Verified partner di editor konten ada di Liputan, semua kontennya sudah diverivikasi dan objektif. Sebuah informasi apapun tidak boleh menggiring opini kesalah satu pihak dalam suatu pemberitaan. Baik itu opini positif maupun negatif. Sebuah informasi harus benar-benar bisa bersikap netral dan tidak berat sebelah. 3.2.6 Dapat Dipertanggungjawabkan Konten dalam Vidio.com dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya sesuai dengan apa yang telah dipublikasikan kepada umum. Pentingnya informasi itu dapat ditindaklanjuti ketika ada kesalahan. Menurut informan Yusuf adanya akun yang telah memiliki nama besar seperti Liputan6 yag telah memiliki status verified yang mana dapat meyakinkan pengguna bahwa berita dari akun tersebut telah benar sesuai faktanya. Menurut salah satu pengguna informasi berita di Vidio.com hanya akun-akun tertentu saja dan kurang variatif, namun disisi lain akun yang tering terlihat diberanda atas Vidio.com telah menyediakan informasi sesui dengan kebenarannya. Pengguna dalam mengevaluasi juga menyatakan bahwa memang seharusnya ada persetujuan resmi dari pihak terkait atau organisasi yang juga berkontribusi sehingga jelas dari mana asalnya informasi tersebut berasal. Dan dapat diverifikasi kebenarannya. Rubrik news pada live streaming Vidio.com telah tertera nama penulis atau organisasi yang berkompeten di bidangnya namun masih ada yang tidak mencantumkan kontak pribadi. Dan tudah memiliki persetujuan dari perusahaan, organisasi, atau orang yang bertanggung jawab atas informasi dalam konten tersebut. Saat ini Vidio.com telah bekerja sama dengan 700 partner ada sekitar 15-20 company besar, dan secara personal yang memang sudah kredibel terdapat 10 partner. Angka ini masih bisa terus bertambah. Harapan dari pihak Vidio.com ingin dapat terus berbenah. Menurut mereka lebih baik memiliki sedikit partner tetapi selalu aktif dan ingin berkembang daripada banyak tetapi tidak berkembang. Sehingga bisa menjamin keakuratan data yang diperoleh dari sumber yang terpercaya. Untuk memperkuat konten berita itu sesuai dengan kebenarannya, pengelola membedakan dua macam akun. Yaitu akun yang telah berstatus verified dan akun yang tidak memiliki status verified. Sehingga dapat terlihat akun seperti apa yang memberikan informasi yang tidak sesuai dengan kebenaran faktanya. Dan akun mana yang telah memiliki otoritas memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Conclusion

Berdasarkan hasil analisis penelitian tentang Evaluasi Kredibilitas Rubrik News pada Live Streaming Vidio.com, peneliti menemukan 2 tema yaitu Penentuan Konten Berita dan Indikator Evaluasi Konten Berita. Tema pertama adalah penentuan konten berita. Penentuan konten berita yang dimaksud dalam penelitian ini adalah penentuan konten berita terhadap kebutuhan konten rubrik news pada Vidio.com untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna live streaming Vidio.com sesuai dengan kebijakan yang ditentukan oleh Vidio.com. Indikator evaluasi konten berita menjadi tema kedua yang ditemukan dari hasil analisis data yang telah dilakukan. Yang dimaksudkan indikator evaluasi konten berita dalam penelitian ini adalah indikatorindikator yang digunakan untuk mengevaluasi kredibilitas rubrik news pada live streaming Vidio.com yang merupakan sebuah konten berita. Evaluasi konten berita terdiri dari enam indikator, yaitu Pertama, keterbaruan konten informasi, dengan memperlihatkan kapan informasi itu diunggah serta dalam fitur berita terkini memperlihatkan perkembangan berita apa saja saat ini. Kedua yaitu kelengkapan konten berita, alam konten video yang akan diupload harus dapat menjawab berita apa tersebut, dimana terjadi, kapan berlangsung, mengapa terjadi dan bagaimana bisa terjadi dilengkapi dengan gambar, video dan audio visual. Ketiga, kejelasan konten berita, kejelasan dalam gambar dan audio visual harus jelas dan sesuai dengan isi informasi yang diberikan. Keempat, akurasi konten berita, mengakur dan mengatur mana konten yang layak dan paling bagus untuk ditampilkan paling depan. Kelima, objektivitas dalam konten, informasi apapun tidak boleh menggiring opini kesalah satu pihak dalam suatu pemberitaan. Baik itu opini positif maupun negatif. Sebuah informasi harus benar-benar bisa bersikap netral dan tidak berat sebelah. Dan keenam, dapat dipertanggung jawabkan, terlihat akun seperti apa yang memberikan informasi yang tidak sesuai dengan kebenaran faktanya serta akun mana yang telah memiliki otoritas memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan hasil analisis, peneliti memiliki beberapa saran terkait dengan Evaluasi Kredibilitas Rubrik News pada Live Streaming Vidio.com yaitu: 1. Pada saat pengguna mencari informasi tentang rubrik news Vidio.com, pengelola Vidio.com dapat lebih selektif memilihkan akun-akun yang benar-benar telah terkurasi. 2. Sistem evaluasi terkait dengan pengelolaan Vidio.com khususnya rubrik news Vidio.com dapat lebih secara mendalam dan rinci agar dapat memberikan informasi lebih banyak dan lebih banyak akun yang kredibel yang dapat diminati banyak pihak. Pada penelitian dibahas Evaluasi Kredibilitas Rubrik News pada Live Streaming Vidio.com. Topik penelitian sejenis atau berkaitan dengan ini harapannya dapat dilanjutkan oleh peneliti selanjutnya. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya sebagai berikut: 1. Pada penelitian ini ruang lingkupnya adalah pada pengelola dan pengguna Live Streaming Vidio.com. Oleh karena itu, masih terbuka peluang untuk melakukan penelitian tentang kontribusi pemilik akun yang telah berstatus verified dalam keterlibatan sumber daya informasi berbasis internet pada Live Streaming Vidio.com. 2. Pada penelitian ini baik objek maupun subjek penelitian berada pada lingkup penggunaan situs web Live Streaming Vidio.com, untuk itu sangat dimungkinkan untuk melakukan penelitian dengan subjek ataupun objek diluar lingkup situs web Live Streaming Vidio.com, seperti evaluasi kredibilitas pada situs web lainnya. 3. Masih sangat dimungkinkan untuk melanjutkan penelitian ini dengan metode kuantitatif dengan tujuan untuk mengukur efektivitas kegiatan evaluasi rubrik news yang dilakukan oleh pengguna dan didukung oleh pengelola situs web Live Streaming Vidio.com.