Kembali
16
1
2018 PUBLIS (Publication Library and Information Science) Vol 2 · 2 ISSN 2598-7852

KOMPARASI EVALUASI OPAC PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS INDONESIA DAN RESEARCH REPOSITORY UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

MAN 2 Kota Madiun

Abstrak

OPAC (Online Public Accsess Catalogue) merupakan salah satu alat penelusuran di sebuah perpustakaan. OPAC yang baik dapat memberikan hasil penelusuran yang di inginkan oleh pemustaka di Perpustakaan. Dalam tulisan ini membahas membandingkan evaluasi OPAC Perpustakaan Universitas Indonesia Dan Research Repository Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam komparasi ini menggunakan Teori Lancaster yang terdiri dari: Coverage of the system, Ability of the system to retrieve wanted items (recall), Ability of the system to avoid retrieval of unwanted items (precision), The response time of the system, The amount of the effort required by the user. Hasil evaluasi OPAC Perpustakaan UI yang sudah baik dengan hasil recall diatas 50%.sedangkan Precission kurang baik dengan hasil dibawah 50%.Dari segi waktu, pencarian menggunakan OPAC Universitas Indonesia juga sangat cepat dengan waktu kurang dari 1 detik. Sedangkan Research Repository Perpustakaan UMY menggunakan tampilan yang sangat sederhana, Tetapi di Research Repository Perpustakaan UMY menyediakan menu pencarian lanjutan berdasarkan judul, pengarang, waktu terbit dan subyek. Hasil recall untuk kata kunci dengan tema umum (Desain grafis dan Perpustakaan) hasilnya baik, karena diatas 50%, sedangkan pencarian dengan menggunakan kata kuci Islam kurang baik karena memperoleh hasil dibawah 50%. sedangkan precission kurang baik dengan hasil dibawah 50%. Dari sisi waktu yang dibutuhkan kurang dari 1 detik. Dan usaha yang dilakukan pengguna dalam melakukan pencarian sangat mudah, karena desain tampilan dan navigasi sangat sederhana.

Abstract

OPAC (Online Public Access Catalog) is one of the search tools in a library. A good OPAC can provide search results that the user wants in the Library. In this paper, we discuss comparing the evaluation of the OPAC of the University of Indonesia Library and Research Repository of the University of Muhammadiyah Yogyakarta. In this comparison using Lancaster Theory which consists of: Coverage of the system, Ability of the system to retrieve wanted items (recall), Ability to avoid retrieval of unwanted items (precision), The response time of the system, The amount of the effort required by the user. The results of the evaluation of the OPAC Library UI are good with the results of the recall above 50%. While Precission is not good with results below 50%. From the time aspect, searching using University Indonesia OPAC is also very fast with less than 1 second. While the UMY Research Repository Library uses a very simple display, but at the Library Research Repository UMY provides an advanced search menu based on the title, author, time of publication and subject. The recall results for general theme keywords (Graphic Design and Library) the results are good, because it is above 50%, while the search using Islamic kuci is not good because it gets results below 50%. while the precission is not good with results below 50%. In terms of time needed less than 1 second. And the effort made by users in conducting searches is very easy, because the display design and navigation are very simple.
Keywords: OPAC · recall · precission · retrieval

Introduction

Salah satu hal penting yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah perpustakaan adalah adanya proses temu kembali informasi. Sejak dahulu perpustakaan selalu berhubungan dengan persoalan menyimpan dan menemukan kembali. Sejak itu pula para pustakawan memikirkan cara yang paling efisien dan efektif dalam menemukan kembali apa yang sudah disimpan, terutama saat koleksi yang sudah disimpan sangat banyak. Salah satu cara yang efektif dengan membuat indeks, akan tetapi cara ini kurang efektif karena perpustakaan modern mulai kewalahan dalam mengelola pertumbuhan jumlah dokumen dan keragaman kebutuhan pemakai, dan akhirnya dengan ditemukannya komputer dan digunakan sebagai alat untuk proses temu kembali informasi Era modern ini membuat perpustakaan selalu berdekatan dengan komputer, karena mengikuti perkembangan zaman. Salah satu contoh temu kembali dizaman sekarang adalah OPAC (Online Public Access Catalague). OPAC merupakan Katalog on-line atau OPAC merupakan sistem katalog perpustakaan yang menggunakan komputer. Pangkalan datanya biasanya dirancang dan dibuat sendiri oleh perpustakaan dengan menggunakan perangkat lunak komersial atau buatan sendiri. Katalog ini memberikan informasi bibliografis dan letak koleksinya. Katalog biasanya dirancang untuk mempermudah pengguna sehingga tidak perlu bertanya dalam menggunakannya (Kusmayadi, 2006). OPAC inilah yang diharapakan dapat membantu proses temu kembali di perpustakaan. Perpustakaan yang akan di evaluasi OPACnya adalah Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) dan Research Repository Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam makalah ini akan membahas tentang evaluasi OPAC di kedua Perpustakaan, baik dari segi penampilan, keakuratan informasi, dan rentang waktu yang dihabiskan untuk melakukan pencarian di OPAC. B. RUMUSAN MASALAH Dari latar belakang diatas, dapat dituliskan rumusan masalah sebagai berikut: 1. Bagiamanakah evaluasi peroses temu kembali OPAC Perpustakaan UI? 2. Bagiamanakah evaluasi peroses temu kembali Research Repository Perpustakaan UMY? C. TUJUAN MAKALAH Dari rumusan masalah diatas, dapat dituliskan tujuan makalah ini sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui evaluasi OPAC Perpustakaan UI. 2. Untuk mengetahui evaluasi Research Repository Perpustakaan UMY

Discussion

A. Evaluasi OPAC Dalam proses evaluasi OPAC Perpustakaan Universitas Indonesia dan Research Repository Perpustakaan UMY menggunakan teori Lencaster. Teori ini menjelaskan bahwa mengevaluasi OPAC menggunakan lima kriteria sebagai berikut; 1. Coverage of the system Adalah cakupan dalam sebuah sistem yang berisi antar muka, kemudahan navigasi dan fitur yang ditawarkan dalam sistem tersebut. 2. Ability of the system to retrieve wanted items (recall) Salah satu penerapan prisnsip relevansi adalah sejak dahulu digunakan dalam pengembangan sistem Information Retrieval atau Temu Kembali Informasi adalah penggunaan ukuran Pecision dan Recall. Sejak teori tentang temu kembali informasi tahun 1940an, para ilmuwan berfikir keras bagaimana menemukan sistem yang tepat dalam memnuhi perminataan informasi, bagaiman mengukur kemampuan sistem dalam menyediakan dokumen yang relevan dengan kebutuhan pemakai, recall and pecision merupakan salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut. Berikut Pendit mengungkapkan tantang recall adalah proporsi jumlah dokumen yang dapat ditemukan kembali oleh sebuah proses pencarian dalam sistem Temu Kembali Informasi. Rumusnya adalah (Pendit, 2008): 3. Ability of the system to avoid retrieval of unwanted items (precision) Precision adalah proporsi jumlah dokumen yang ditemukan dan dianggap relevan untuk kebutuhan pencari informasi (Pendit, 2008). Rumusnya adalah : 4. The response time of the system Adalah waktu yang dibutuhkan sistem dalam merespon permintaan dari user. 5. The amount of the effort required by the user Adalah usaha yang dilakukan oleh user dalam menggunakan sistem Berikut adalah penjelasan evaluasi OPAC Perpustakaan UI dan Research Repository Perpustakaan UMY: 1. OPAC Perpustakaan UI Opac perpustakaan ui bisa di akses melalui laman http://www.lib.ui.ac.id/, OPAC ini menggunakan software Lontar. Hasil evaluasinya sebagai berikut: a. Coverage of the system Diatas adalah tampilan halaman depan OPAC Perpustakaan Universitas Indonesia. Tampilan yang sangat menarik untuk sebuah mesin pencarian informasi. Terlihat beberapa menu diatas (lingkaran warna merah), diantaranya about us, menu, member, language, quick acces. Didalam menu – menu ini akan ada banyak pilihan yang akan memudahkan pemustaka untuk mengakses OPAC atau hanya sekedar ingin tahun tentang OPAC Perpustakaan Universitas Indonesia. 1) Pilihan di Menu About Us Ketika kita memilih pilihan about us maka akan banyak pilihan menu yang bisa kita cari tentang Perpustakaan Universitas Indonesia. Tentunya pilihna menu yang banyak ini akan memudahkan untuk mencari informasi tentang Perpustakaan Universitas Indonesia. Mulai dari profile, FAQ, Fasilitas, servis, regulation, library staf, membership, photo gallery, dan location. 2) Pilihan di Menu “Menu” Dari pilihan menu akan terlihat berbagai pilihan informasi yang bisa kita lihat. Diantaranya UI-Lib Berkala, New Collection, Link, Agenda, News, Online Database, How to Deposite. Berikut adalah beberapa contoh tampilan pilihan menu diatas ketika dibuka; 3) Pilihan di Menu Member Diatas merupakan tampilan dari menu member terdapat banyak pilihan yang diberikan OPAC untuk pemustaka yang sudah menjadi anggota Perpustakaan Univeristas Indonesia. Menu login ini hanya bisa diakses oleh masyarakat kampus Universitas Indonesia yang mempunyai user name dan password. 4) Pilihan di Menu Language Pilihan dari menu language ini hanya ada dua, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. 5) Pilihan di Menu Quick Acces Dalam tampilan mnu quick acces terdapat pilihan Universitas Indonesia, Kepagawain UI, Smansa-UI. Berikut adalah contoh tampilan quick access ke Universitas Indonesia; 6) Evaluasi tampilan OPAC UI yang lainnya Selain dari tampilan menu, penampilan beranda depan OPAC akan menampilan tentang katagori buku yang ada di Perpustakaan Universitas Indonesia. Pencarian Opac bisa dilakukan dengan simple dan advance search Dengan adanya simple pecarian ini akan memudahkan pemustaka dalam mencari informasi. Bagi pemutaka yang ingin mencari subjek dengan ketelitian yang dalam bisa menggunakan advance. Evaluasi untuk semua tampilan OPAC Universitas Indonesia sudah sangat bagus. Tampilan menarik dan dipadukan dengan warna yang sesuai. Banyak fasilitas yang tersedia bagi para pemustaka ini merupakan suatu kelebihan dari yang lainnya. Untuk sistem pencarian OPAC juga sudah menggunakan advance yang memudahkan pemustaka. Selain itu juga bisa menggunakan sistem pencarian melalui subjek, judul, penulis, dan lainnya. Dan terdapat pilihan and, or, dan not. Penulis mengamati pilihan tersebut tidak ada di OPAC universitas lain di Indonesia, akan tetapi di UI sudah sangat lengkap. b. Ability of the System to Retrieve Wanted Items (recall) Dalam pencarian dokumen di OPAC UI ini penulis menggunakan beberapa judul, diantaranya: Judul Superkonduktor ditemukan dokumen sebanyak 37 dan jumlah semua dokumen dalam database sebanyak 40. Judul Botani ditemukan dokumen sebanyak 31 dan jumlah semua dokumen dalam database sebanyak 18, dan Meditasi ditemukan dokumen sebanyak 17 dan jumlah semua dokumen dalam database sebanyak 25. Kesimpulan berdasarkan tabel dia tas, recall dari pencarian di OPAC UI baik. Karena hasil pencarian mendapatkan hasil diatas 50%. Hasil perhitungan tersebut dijabarkan dalam tabel berikut; Subjek Dokumen yang ditemukan Jumlah semua koleksi dalam database Hasil (%) Superkonduktor 37 40 92,5 Botani 10 18 55,5 Meditasi 17 25 68 Hasil recall menggunakan judul c. Ability of the system to avoid retrieval of unwanted items (precision) Judul Telaga Ngebel ditemukan dokumen sebanyak 28, sedangkan dokumen yang sesuai dengan judul ditemukan sebanyak 5 dan hasilnya 17.85%. judul Kesenian Dongkrek ditemukan dokumen sebanyak 116, sedangkan dokumen yang sesuai dengan judul ditemukan sebanyak 5, sehingga hasilnya menjadi 4.31%. Judul kebatinan samin ditemukan dokumen sebanyak 31, sedangkan dokumen yang sesaui dengan judul ditemukan sebanyak 4, sehingga hasilnya menjadi 12.90%. Ketelitian precesion menggunakan ruas judul hasil dokumen yang relevan hanya sedikit dikarenakan banyak diantara judul dokumen hanya memuat kata yang dimasksud dan hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Hasil perhitungan tersebut dijabarkan dalam tabel berikut; Judul Dokumen yang sesuai Dokumen yang ditemukan Hasil (%) Telaga Ngebel 5 28 17.85 Kesenian Dongkrek 5 116 4.31 Kebatinan Samin 4 31 12.90 Hasil precession menggunakan ruas judul d. The response time of the system Pencarian dalam OPAC Universitas Indonesia sangatlah cepat, hal ini bisa dibuktikan melalui pencarian yang sudah penulis lakukan sebagai berikut. Waktu yang dibutuhkan untuk mencari judul rata-rata dari 3 judul adalah 0,29 detik, Kesimpulan dari efisiensi waktu pencarian dapat disimpulkan bahwa pencarian melalui subjek lebih cepat, hal ini terlihat dari hasil dari pencarian subjek hanya membutuhkan waktu 0,29 detik. Sedangkan pencarian melalui judul membutuhkan waktu 0,39 detik. e. The amount of the effort required by the user Evaluasi dari penggunakan OPAC Universitas Indonesia bagi penggunanya tentunya sangat memudahkan. Hal ini terlihat dari tampilan yang disajikan sangat menarik dan memudahkan pemustaka dalam melakukan pencarian. Dari segi pencarian OPAC pemustakan bisa menggunakan failitas simple atau advance. Simple pencarian sangat mudah dan akan mendapatkan banyak hasil, disini pemustaka hasrus mememilah lagi dokumen yang didapatkan. Sedangkan fasilitas advance merupakan mesian pencarian yang akan menampilkan dokumen yang keteliannya lebih mendalam sesaui dengan subjek atau judul yang kita pakai saat pencarian. Dari segi pencarian subjek dan judul juga sangat memudahkan, hanya saja dengan menggunakan fasilitas advance menggunakan subjek akan lebih akurat dokumennya dibandingkan dengan menggunakan judul. 2. Research Repository Perpustakaan UMY Research Repository Perpustakaan UMY bisa di akses melalui laman http://repository.umy.ac.id/, Research Repository ini menggunakan software DSpace software. Hasil evaluasinya sebagai berikut: a. Coverage of the system Diatas adalah tampilan halaman depan Research Repository Perpustakaan UMY . Tampilan yang sangat simple untuk sebuah mesin pencarian informasi. Tidak banyak tombol menu yang digunakan, ditampilan terdapat pendekatan jenis tulisan untuk menelusur koleksi. Dan dibawahnya ada beberapa dokumen yang baru saja di tambah. Disebelah kanan terdapat beberapa menu, seperti : Pencarian Simple dan advanced browse All of UMY Repository berdasarkan koleksi, tanggal terbit, penulis, judul dan subyek. Dibawahnya ada beberapa feed berdasarkan penulis, subyek, tanggal terbit. Dan di tampilan paling bawah dan ada menu contact us dan kontak yang tersedia hanya email saja Tampilan dari Research Repository UMY sangat sederhana tidak banyak menu dan tampilan tanpa ada gambar selain logo intitusi. Untuk sistem pencarian juga sudah menggunakan pendekatan jenis koleksi, tanggal terbit, penulis, judul dan subyek yang memudahkan pemustaka. b. Ability of the System to Retrieve Wanted Items (Recall) Dalam pencarian dokumen di Research Repository Perpustakaan UMY ini penulis menggunakan beberapa judul, diantaranya: Judul Desain grafis ditemukan dokumen sebanyak 202 dan jumlah semua dokumen dalam database sebanyak 298 (67,7%). Judul Fikih ditemukan dokumen sebanyak 26 dan jumlah semua dokumen dalam database sebanyak 84 (30,9%) dan Perpustakaan ditemukan dokumen sebanyak 108 dan jumlah semua dokumen dalam database sebanyak 143 (75,5%). Kesimpulanya recall untuk kata kunci dengan tema umum (Desain grafis dan Perpustakaan) hasilnya baik, karena diatas 50%, sedangkan pencarian dengan menggunakan kata kuci Islam kurang baik karena memperoleh hasil dibawah 50%. Hasil perhitungan tersebut dijabarkan dalam tabel berikut; Judul Dokumen yang ditemukan Jumlah semua koleksi dalam database Hasil (%) Desain Grafis 202 298 67,7 Fikih 26 84 30,9 Perpustakaan 108 143 75,5 Hasil recall menggunakan judul c. Ability of The System To Avoid Retrieval of Unwanted Items (Precision) Judul hadits ditemukan dokumen sebanyak 52, sedangkan dokumen yang sesuai dengan judul ditemukan sebanyak 6 dan hasilnya 3,12 %. judul Masjid ditemukan dokumen sebanyak 44, sedangkan dokumen yang sesuai dengan judul ditemukan sebanyak 10, sehingga hasilnya menjadi 4,4 %. Judul Hafalan Quran ditemukan dokumen sebanyak 116, sedangkan dokumen yang sesaui dengan judul ditemukan sebanyak 5, sehingga hasilnya menjadi 5,8 %. Ketelitian precesion menggunakan ruas judul hasil dokumen yang relevan hanya sedikit dikarenakan banyak diantara judul dokumen hanya memuat kata yang dimasksud dan hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Dan kata yang tidak ada di Judul tetapi muncul di isi artikel juga muncul. Hasil perhitungan tersebut dijabarkan dalam tabel berikut; Judul Dokumen yang relevan Dokumen yang ditemukan Hasil (%) Hadits 6 52 3,12 Masjid 10 44 22,72 Hafalan Quran 5 116 4,3 Hasil precession menggunakan ruas judul d. The Response Time Of The System Pencarian dalam Repository UMY dibutuhkan waktu yang cepat, hal ini bisa dibuktikan melalui pencarian yang sudah penulis lakukan sebagai berikut. Waktu yang dibutuhkan untuk mencari judul rata-rata dari 3 judul adalah 0,34 detik, e. The Amount Of The Effort Required By The User Evaluasi dari penggunakan Repository UMY bagi penggunanya tentunya sangat memudahkan. Hal ini terlihat dari tampilan yang disajikan sangat menarik dan memudahkan pemustaka dalam melakukan pencarian. Dari segi pencarian OPAC pemustakan bisa menggunakan failitas simple atau advance. Simple pencarian sangat mudah dan akan mendapatkan banyak hasil, disini pemustaka harus mememilah lagi dokumen yang didapatkan. Sedangkan fasilitas advance merupakan mesian pencarian yang akan menampilkan dokumen yang keteliannya lebih mendalam sesaui dengan subjek atau judul yang kita pakai saat pencarian.

Conclusion

OPAC Perpustakaan UI merupakan OPAC yang sudah sangat baik. dari segi tampilan OPAC sudah sangat manarik. Ditambah lagi dengan banyaknya fasilitas yang disajikan. Dari segi penacarian juga difasilitas dengan pencarian menggunakan advance. Dalam pencarian menggunakan judul didapatkan hasil bahwa keakuratan dokumen baik. Dari segi waktu, pencarian menggunakan OPAC Universitas Indonesia juga sangat cepat dalam menampilkan hasil dokumen yang dicari. Sedangkan Research Repository Perpustakaan UMY menggunakan tampilan yang sangat sederhana. Tidak banyak gambar dan warna yang dan navigasi, hal ini mungkin disebabkan oleh banyaknya pengguna yang menelusur dengan metode sederhana. Tetapi di Research Repository Perpustakaan UMY menyediakan menu pencarian lanjutan berdasarkan judul, pengarang, waktu terbit dan subyek. Di Research Repository Perpustakaan UMY juga menyediakan pencarian berdasarkan tema dari komunitas, peletakanya ditempatkan di halaman muka mungkin disebabkan banyak dari pengguna menelusur berdasarkan tema tersebut. Keakuratan dalam pecarian recall untuk kata kunci dengan tema umum (Desain grafis dan Perpustakaan) hasilnya baik, karena diatas 50%, sedangkan pencarian dengan menggunakan kata kuci Islam kurang baik karena memperoleh hasil dibawah 50%. Sedangkan precission kurang baik, karena memperoleh hasil dibawah 50%. Dari sisi waktu yang dibutuhkan juga cepat dengan waktu kurang dari 1 detik. Dan usaha yang dilakukan pengguna dalam melakukan pencarian sangat mudah, karena desain tampilan dan navigasi sangat sederhana.