PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN INSTITUT AGAMA ISLAM (IAIN) BENGKULU
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu; Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Abstrak
Permasalahan yang dibahas adalah: Bagaimana persepsimahasiswapendidikan agama islam terhadap pemanfaatan SumberBelajar di Perpustakaan IAIN Bengkulu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendikripsikan Persepsimahasiswapendidikan agama islam terhadap pemanfaatan SumberBelajar di Perpustakaan IAIN Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research)yaitu penelitian mendalam mencakup keseluruhan yang terjadi di lapangan dengan tujuan untuk mempelajari secara mendalam tentang latar belakang keadaan sekarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif melalui prosedur logika induktif dan deduktif. Dari hasil penelitian ini dikatakan bahwapersepsimahasiswapendidikan agama islam terhadap pemanfaatan SumberBelajar di Perpustakaan IAIN Bengkulu khususnya prodi PAI kurang efektip karena kebanyakan dari para mahasiswa memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan ketika ada tugas atau menyusun skripsi. Oleh karena itu dalam pemanfaatan sumber belajar di perpustakaan bagi mahasiswa mulai dikenakan kemampuan membaca pemahaman minat bacanya perluditingkatkan agar para mahasiswa selalu memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan secara terusmenerus
Abstract
Issues discussed are: How is the perception of Islamic religious education towards the use of Student Resources in the Bengkulu IAIN Library. The purpose of this study is to describe the perception of Islamic religious education about the use of Student Resources in the Bengkulu IAIN Library. This type of research is field research (field research) that is in-depth research conducted in the field with the aim to complete research on the current background. This study uses a qualitative research evaluation through inductive and deductive logical procedures. From the results of this study, published that the perception of Islamic religious education to the source of learning in the IAIN Library, Bengkulu, PAI specialists are less effective than students who use learning resources in the library. students always take advantage of learning resources in the library provided continuously
Keywords:
Student Perception
· Utilization of Learning Resources
· Library
Introduction
Perpustakaan sebagai suatu unit organisasi yang tidak bisa dilepas daru sumber daya manusia memiliki peran penting dalam mewarnai peradaban sebuah bangsa. Perpustakaan akan memiliki daya saing tinggi dan memadai apabila memperhatikan aset utamanya taitu sumber daya perpustakaan. Sistem pengelolaan sumber daya manusia yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya. Setiap perguruan tinggi harus memiliki perpustakaan yang bertugas menunjang penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi, meliputi program pendidikan, pengajaran dan penelitian bagi setiap lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sering terdengar suara-suara pendidikan yang mengatakan bahwa perpustakaan adalah inti setiap program pendidikan dan pengajaran, jadi perpustakaan adalah tempat pengumpulan pustaka atau kumpulan pustaka yang diatur yang disusun dengan sistem tertentu, sehinga sewaktu waktu diperlikan dapat ditemukan dengan mudah dan cepat. Dapat dikatakan bahwa nilai suatu lembaga pendidikan perguruan tinggi atau lembaga riset dan ilmu pengetahuan itu bergantung pada kualitas dari perlengkapan dan kesempurnaan jasa yang diberikan oleh perpustakaannya. Tuntutan zanam telah banyak mengubah arti suatupepustakaaanperpuruan tinggi sebagai konsekuensi adanya perkembangan metode belajar dan mengajar moderen, sehingga perpustakaan tersebut tidak hanya bertugas mengumpulkan, menyimpan dan meminjamkan bahan-bahanya saja, tetapi lebih banyak lagi jasa-jasa serta fasilitas yang dituntut oleh masyarakat, dalam hal ini, perpustakaan memiliki tugas-tugas pokok . adapun tugas pokok perpustakaan menurut Ibrahim. 1. Menghimpun bahan pustaka yang meliputi buku dan non buku sebagai sumber informasi, dapat dilakukan dengan cara membeli, meminta/menerima sebagai hadiah, tukar-menukar atau titipan. 2. Mengelolah dan merawat pustaka yang meliputi tugas-tugas: mencatat pustaka dalam buku induk, mengklafikasi pustaka, membutuhkan katalok untuk alat telusur, memberi label buku sebagai sandi untuk penyimpanan, mengatur buku di rak/lemari, menyusun bukubuku katalog, merawat pustaka supaya tidak rusak atau hilang.1 Berdasarkan pendapat diatas diketahui bahwa perpustakaan memberikan manfaat yang besar jika sarana dan prasarananya memenuhi kebutuhan pembaca. Dalam hal ini, pengelolaan perpustakaan harus berusaha semaksimal mungkin agar perpustakaan tersebut dapat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pembaca. Dengan demikian maka akan dapat meningkatkan minat pembaca untuk berkunjung ke perpustakaan. IAIN Bengkulu sebagai salah satu perguruan tinggi di Kota Bengkulu, telah memiliki perpustakaan. Di perpustakaan IAIN Bengkulu tersedia koleksi buku dengan dukungan gedung yang sangat megah dan pelayanan pustaka yang ramah diharapkan dapat meningkatkan minat baca mahasiswa IAIN Benkulu.
Method
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dimana peneliti terlibat langsung turun ke tempat penelitian untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dan relevan dengan indikator dalam tujuan penelitian. Dengan ini maka penelitian ini tergolong penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian kuantitatif deskriptif adalah metode penelitian metode positivistic karena berlandaskan pada filsapat positivism.2 Metode ini sebagai metode metode ilmiah / scientific karena telah memenuhi kaidah – kaidah ilmiah yaitu kongkrit / empiris, objektif, terukur, rasional dan sistematis. Penelitiann kuantitatif bertujuan untuk mengkaji satu permasalahan dari suatu fenomena, menguji teori, serta mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif.
Discussion
Peneliti telah menyebarkan kuesioner secara acak kepada 96 orang responden, yakni Mahasiswa Prodi Pendiddikan Agama Islam (PAI) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu yang smasih aktif. Dari kuesioner yang disebarkan kepada responden, yang kembali kepada peneliti sebanyak 96 kuesioner (100 %). Seluruh kuesioner yang kembali kepada peneliti, diseleksi kembali untuk diolah ke tahap selanjutnya. 1. Minat dan Koleksi Buku sebagai Sumber Belajar 1) Minat Berkunjung keperpustakaan IAIN Bengkulu Tabel berikut adalah tabel tentang minat berkunjung mahasiswa ke Perpustakaan IAIN Bengkulu berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 1. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dan dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 21 orang dengan persentase 21,9%, setuju 49 orang dengan persentase 51%, tidak setuju sebanyak 24 orang dengan persentase 25% dan sangat tidak setuju 2 orang dengan persentase 2,1%. 2) Kelengkapan Koleksi Buku perpustakaan IAIN Bengkulu Tabel berikut adalah tabel tentang Kelengkapan Koleksi Buku perpustakaan IAIN Bengkulu yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 2. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dan dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 25 orang dengan persentase 26%, setuju 52 orang dengan persentase 54,2%, tidak setuju sebanyak 18 orang dengan persentase 18,8% dan sangat tidak setuju 1 orang dengan persentase 1%. 3) Pembaharuan (Update) buku sesuai dengan perkembangan zaman Tabel berikut adalah tabel tentang Pembaharuan (Update) buku sesuai dengan perkembangan zaman yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 3. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dan dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 23 orang dengan persentase 24%, setuju 48 orang dengan persentase 50%, tidak setuju sebanyak 23 orang dengan persentase 24% dan sangat tidak setuju 2 orang dengan persentase 2,1% 4) Keberagaman buku dan referensi di perpustakaan IAIN Bengkulu Tabel berikut adalah tabel tentang Keberagaman buku dan referensi di perpustakaan IAIN Bengkulu yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 4. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dan dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 31 orang dengan persentase 32,3%, setuju 49 orang dengan persentase 51%, tidak setuju sebanyak 31 orang dengan persentase 32,3% dan sangat tidak setuju 16 orang dengan persentase 16,7% 5) Ketersediaan buku sesuai dan relevan dengan kurikulum dan kebutuhan mahasiswa Tabel berikut adalah tabel tentang Ketersediaan buku sesuai dan relevan dengan kurikulum dan kebutuhan mahasiswa, yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 5. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dan dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 32 orang dengan persentase 33,3%, setuju 56 orang dengan persentase 58,3%, tidak setuju sebanyak 7 orang dengan persentase 7,3% dan sangat tidak setuju 1 orang dengan persentase 1%. 6) Ketersediaan Koleksi digital karya ilmiah mahasiswa IAIN Bengkulu Tabel berikut adalah tabel tentang Ketersediaan buku sesuai dan relevan dengan kurikulum dan kebutuhan mahasiswa, yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 6. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dan dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 39 orang dengan persentase 40,6%, setuju 51 orang dengan persentase 53,1%, tidak setuju sebanyak 6 orang dengan persentase 6,3% dan sangat tidak setuju 0 orang dengan persentase 0%. Untuk mengukur skala penilaian persepsi digunakan skla interval yang merupakan klasifikasi secara kuantitaif, maka dengan itu perlunya membandingkan rata-rata dari setiap angket dan dibandingkan dengan skala penilaian persepsi, adapun hasil perhitungan rata – rata setiap angkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Berdasarkan tabel diatas maka dapat diuraikan sebagai berikut angket 1 bernilai rata-rata sebesar 2,93 skor ini berada pada skala interval 2,52-3,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 1 berarti positif, angket 2 bernilai ratarata sebesar 3,05 skor ini berada pada skala interval 2,52-3,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 2 berarti positif, angket 3 bernilai rata-rata sebesar 2,96 skor ini berada pada skala interval 2,52-3,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 3 berarti positif, angket 4 bernilai rata-rata sebesar 3,16 skor ini berada pada skala interval 2,52-3,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 4 berarti positif, angket 5 bernilai ratarata sebesar 3,24 skor ini berada pada skala interval 2,52-3,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 5 berarti positif dan angket 6 bernilai rata-rata sebesar 3,34 skor ini berada pada skala interval 3,28-4,03 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 6 berarti sangat positif. 2. Sistem Penulisan Informasi 1) Sistem Informasi Memudahkan dalam pemanfaatan sumber belajar Tabel berikut adalah tabel Sistem Informasi Memudahkan dalam pemanfaatan sumber belajar berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 7. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 46 orang dengan persentase 47,9%, setuju 42 orang dengan persentase 43,8%, tidak setuju sebanyak 8 orang dengan persentase 8,3% dan sangat tidak setuju 0 orang dengan persentase 0%. 2) Sistem Informasi membantu mendapatkan informasi secara cepat dan tepat Tabel berikut adalah tabel sistem informasi membantu mendapatkan informasi secara cepat dan tepat berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 8. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 52 orang dengan persentase 54,2%, setuju 28 orang dengan persentase 29,2%, tidak setuju sebanyak 15 orang dengan persentase 15,6% dan sangat tidak setuju 1 orang dengan persentase 1%. 3) Petugas perpustakaan IAIN Bengkulu membantu dalam pencarian sumber belajar Tabel berikut adalah tabel Petugas perpustakaan IAIN Bengkulu membantu dalam pencarian sumber belajar berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 9. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 44 orang dengan persentase 45,8%, setuju 21 orang dengan persentase 21,9%, tidak setuju sebanyak 25 orang dengan persentase 26% dan sangat tidak setuju 6 orang dengan persentase 6,3%. Untuk mengukur skla penilaian persepsi digunakan skla interval yang merupakan klasifikasi secara kuantitaif, maka dengan itu perlunya membandingkan rata-rata dari setiap angket dan dibandingkan dengan skala penilaian persepsi, adapun hasil perhitungan rata – rata setiap angkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Berdasarkan tabel diatas maka dapat diuraikan sebagai berikut angket 7 bernilai rata-rata sebesar 3,40 skor ini berada pada skala interval 3,28-4,03 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 7 berarti sangat positif, angket 8 bernilai rata-rata sebesar 3,36 skor ini berada pada skala interval 3,28-4,03 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 8 berarti sangat positif, dan angket 9 bernilai rata-rata sebesar 3,07 skor ini berada pada skala interval 2,52-3,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 9 berarti positif. 3. Layanan pemanfaatan sumber Belajar di Perpustakaan 1) Diperlukannya perbaikan sistem penelusuran informasi di perpustakaan IAIN Bengkulu Tabel berikut adalah tabel diperlukannya perbaikan sistem penelusuran informasi di perpustakaan IAIN Bengkulu berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 10. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 37 orang dengan persentase 38,5%, setuju 54 orang dengan persentase 56,3%, tidak setuju sebanyak 5 orang dengan persentase 5,2% dan sangat tidak setuju 0 orang dengan persentase 0%. 2) Pelayanan sudah memuaskan dalam pencarian sumber belajar Tabel berikut adalah tabel pelayanan sudah memuaskan dalam pencarian sumber belajar berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 11. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 44 orang dengan persentase 45,8%, setuju 44 orang dengan persentase 45,5%, tidak setuju sebanyak 8 orang dengan persentase 8,3% dan sangat tidak setuju 0 orang dengan persentase 0%. 3) Petugas pelayanan perpustakaan melayani dengan ramah Tabel berikut adalah tabel Petugas pelayanan perpustakaan melayani dengan ramah berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 12. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 44 orang dengan persentase 45,8%, setuju 36 orang dengan persentase 37,5%, tidak setuju sebanyak 13 orang dengan persentase 13,5% dan sangat tidak setuju 3 orang dengan persentase 3,1%. 4) Pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan civitas akademika. Tabel berikut adalah tabel pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan civitas akademika berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 13. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 52 orang dengan persentase 54,2%, setuju 43 orang dengan persentase 44,8%, tidak setuju sebanyak 1 orang dengan persentase 1% dan sangat tidak setuju 0 orang dengan persentase 0%. 5) Apakah pelayanan perlu perbaikan di perpustakaan IAIN Bengkulu Tabel berikut adalah tabel pelayanan perlu perbaikan di perpustakaan IAIN Bengkulu berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 14. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 39 orang dengan persentase 40,6%, setuju 41 orang dengan persentase 42,7%, tidak setuju sebanyak 10 orang dengan persentase 10,4% dan sangat tidak setuju 6 orang dengan persentase 6,3%. 6) Kenyamanan dengan fasilitas yang tersedia di perpustakaan IAIN Bengkulu Tabel berikut adalah tabel kenyamanan dengan fasilitas yang tersedia di perpustakaan IAIN Bengkulu berdasakan persepsi mahasiswa prodi pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan hasil olahan data dari pertanyaan nomor 15. Peneliti telah bertanya kepada 96 orang responden, dari tabel ini menunjukan bahwa responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 46 orang dengan persentase 47,9%, setuju 45 orang dengan persentase 46,9%, tidak setuju sebanyak 5 orang dengan persentase 5,2% dan sangat tidak setuju 0 orang dengan persentase 0%. Untuk mengukur skala penilaian persepsi digunakan skla interval yang merupakan klasifikasi secara kuantitaif, maka dengan itu perlunya membandingkan rata-rata dari setiap angket dan dibandingkan dengan skala penilaian persepsi, adapun hasil perhitungan rata – rata setiap angkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Berdasarkan tabel diatas maka dapat diuraikan sebagai berikut angket 10 bernilai rata-rata sebesar 3,33 skor ini berada pada skala interval 3,284,03 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 10 berarti sangat positif, angket 11 bernilai rata-rata sebesar 3,38 skor ini berada pada skala interval 3,28-4,03 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 11 berarti sangat positif, angket 12 bernilai rata-rata sebesar 2,26 skor ini berada pada skala interval 2,52-3,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 12 berarti positif, angket 13 bernilai rata-rata sebesar 3,53 skor ini berada pada skala interval 3,28-4,03 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 13 berarti sangat positif, angket 14 bernilai rata-rata sebesar 3,18 skor ini berada pada skala interval 2,523,27 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 14 berarti positif dan angket 15 bernilai rata-rata sebesar 3,43 skor ini berada pada skala interval 3,28-4,03 yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada anket 15 berarti sangat positif. Persepsi mahasiswa pendidikan agama islam terhadap pemanfaatan sumber belajar di perpustakaan IAIN Bengkulu, cenderung semakin hari semakin nampak pemanfaatan sumber belajarnya sesuai dengan persepsi mereka masingmasing. Terlihat nyata pada saat peneliti meninjau langsung ke perpustakaan kampus IAIN Bengkulu, dimana bahwasanya setiap jam buka selalu diramaikan oleh para mahasiswa untuk memanfaatkan sumber belajar yang tersedia di perpustakaan ini. Menurut petugas dari sekian banyak mahasiswa mengunjungi perpustakan kami sebagai petugas perpustakaan tidak tahu seberapa banyak mahasiswa PAI yang mengunjungi perpustakaan ini. Perpustakaan adalah suatu tempat atau ruangan yang didalamnya berisikan materi atau bahan bacaan yang di perlukan oleh mahasiswa dilingkungan sekitarnya untuk menggunakan bahan bacaan tersebut.Lingkungan kampus adalah lingkungan yang mau tidak mau harus memiliki sarana ini, dan biasanya sarana ini memang sudah didesainkan disetian kampus.4 Keberadaan perpustakaan sangat penting sekali sebagai sarana penunjang yang dapat membantu mahasiswa dalam menambah wawasan dan pemahaman mereka, sudah diakui dikalangan masyarakat secaraluas. Perpustakaan merupakan salah satu sarana peletarian bahan pustakan sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan pembagunan nasional. Berdasarkan dari hasil penelitian persepsi mahasiswa prodi pendidikan agama Islam terhadap pemanfaatan sumber belajar di Perpustakaan Institut Agama Islam (IAIN) Bengkulu, berikut adalah skor rata-rata persepsi mahasiswa berdasaran 15 item pertanyaan angket dengan jumlah 96 sampel penelitian. Penilaian persepsi ditentukan oleh nilai masing-masing kategori seperti yang disajikan dalam tabel berikut: Dengan membandingkan nilai rata – rata hitung dengan tabel penilaian persepsi mahasiswa pendidikan agama Islam terhadap pemanfaatan sumber belajar di perpustakaan Institut Agama Islam (IAIN) Bengkulu didapatkan hasil sebagai berikut : Skor rata-rata dari jumlah keseluruhan persepsi adalah 48,56 : 15 = 3,24 yang berada pada skala interval 2,62 – 3,27 yang memili arti positif. Maka dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa pendidikan agama Islam terhadap pemanfaatan sumber belajar di perpustakaan Institut Agama Islam (IAIN) Bengkulu adalah positif atau sudah baik. Perpustakaan diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas dalam proses belajar mengajar. Oleh karenanya segala bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan harus dapat menunjang proses belajar mengajar, maka dalam pengadaan bahan pustaka hendaknya mempertimbangkan dengan selera pembaca yang dalam hal ini adalah mahasiswa.5 Sumber belajar adalah mencakup semua sumber yang mungkin dapat dipergunakan oleh mahasiswa dalam melakukan proses pembelajaran. Manfaat sumber belajar dalam proses pembelajaran mempunyai peran yang sangat erat dalam meningkatkan kuialitas pembelajaran, adapun manfaat sumber belajar adalah sebagai berikut: a. Meningkatkan produktivitas pembelajaran dengan benar b. Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual c. Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran d. Lebih memantapkan pembelajaran e. Memungkinkan belajar secara seketika f. Memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih luas dengan menyajikan informasi yang mampu menembus batas geografis. 6 Pemanfaantan sumber belajar di perpustakaan dalam meningkatkan minat membaca ditentukan oleh dua faktor,pertama ditentukan oleh keinginan dan sikap mahasiswa terhadap bahan bacaan.Juga keinginan dan sikap positif terhadap bahan bacaan, terhadap masyarakat, makan akan timbul minat untuk membaca, kedua ditentikan oleh ketersediaan dan kemudahan akses 5 Ibrahim Bafeda, Pengelola Perpustakaan Sekolah. h 3 6 Supriyanto. AksetuasiPerpustakaan dan Pustakawan. h.141 terhadap bahan bacaan ini berarti, tersedia bahan bacaan yang diminati oleh masyarakat dan mudah untuk memperolahnya.7 Faktor kedua ini sangat erat kaitannya dengan dunia penerbitan dan pelayanan perpustakaan. Selain itu, adanya berbagai penerbitan dan lembaga mesi masa yang ikut mendorong tumbuhnya minat membaca melalui berbagai terbitan juga sangat membantu. Ada bebrapa usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk menumbuhkan rasa senang memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan bagi mahasiswa antara lain adalah sebagai berikut: a. Melengkapi koleksi perpustakaan dengan bahan bacaan yang menarik dan bermanfaat sesuai dengan kurikulum. b. Memperkenalkan koleksi buku kepada para mahasiswa. c. Pengaturan dan penyusunan buku-buku ditempat rak buku.
Conclusion
Persepsi mahasiswa pendidikan agama islam terhadap pemanfaatan sumber belajar di perpustakaan IAIN Bengkulu dapat disimpulkan, bahwa semakin hari semakin Nampak pemanfaatan sumber belajar mahasiswa sesuai dengan persepsi mereka masing-masing. Skor rata-rata dari jumlah keseluruhan persepsi adalah 48,56 : 15 = 3,24 yang berada pada skala interval 2,62 – 3,27 yang memili arti positif. Maka dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa pendidikan agama Islam terhadap pemanfaatan sumber belajar di perpustakaan Institut Agama Islam (IAIN) Bengkulu adalah positif atau sudah baik.