Kembali
16
1
2023 Visi Pustaka: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Vol 25 · 1 ISSN 2685-7138

PERKEMBANGAN PROFIL PUBLIKASI SIVITAS AKADEMIKA UNIVERSITAS GADJAH MADA

Universitas Gadjah Mada

Abstrak

Peneliti melakukan kajian kuantitatif terhadap perkembangan publikasi civitas akademika Universitas Gadjah Mada tahun 2021 berdasarkan sumber data Scopus. Penelitian ini bertujuan mengetahui 1) perkembangan dokumen publikasi sivitas akademika Universitas Gadjah Mada, 2) jenis sumber media publikasi 3) dokumen yang paling banyak disitasi 4) penulis paling produktif dan 5) topik penelitian yang dilakukan pada tahun 2021. Pengumpulan data menggunakan afiliasi Universitas Gadjah Mada Dengan Nomor ID universitas 60069380 dan dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2022. Analisis Data Menggunakan hasil olah metadata pada aplikasi excel dan aplikasi VOSViewer. Hasil penelusuran diperoleh 3.056 dokumen sivitas akademika UGM dalam database Scopus tahun 2021.Hasil analisis menunjukkan bahwa dokumen publikasi yang terindeks Scopus yang dihasilkan oleh sivitas akademika UGM mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2016, yakni mencapai 51,1%. Diakhir tahun 2021 capaian tertinggi mencapai 3.056 dokumen. Jenis sumber media publikasi didominasi oleh jurnal, mencapai 2.073 dokumen, diikuti oleh prosiding, book series dan trade Journal. Jurnal yang paling banyak memuat dokumen sivitas akademika UGM adalah Jurnal Biodiversity. Sepanjang 2021 Dokumen yang paling banyak disitasi adalah artikel yang berjudul “Spatial, temporal, and demographic patterns in prevalence of smoking tobacco use and attributable disease burden in 204 countries and territories, 1990–2019: a systematic analysis from the Global Burden of Disease Study 2019” yang dimuat pada jurnal The Lancet volume 397, issue 10292, pages 2337 – 2360, mencapai 41 sitasi, pada saat pengambilan data. Penulis paling produktif tahun 2021 adalah Rohman, A. Serta topik riset pada tahun 2021 didominasi oleh tema Covid-19.

Abstract

Researchers conducted a quantitative study of the development of publications by the academiccommunity of Universitas Gadjah Mada in 2021 based on Scopus data sources. This study aimstodetermine 1) the development of publications from the academic community of Gadjah Mada University, 2) types of publication media sources, 3) the most cited documents, 4) the most productive authorsand5) the research topics carried out. In 2021. Data collection using the affiliation of GadjahMadaUniversity with university ID number 60069380 and carried out on March 29, 2022. Data analysisusedthe results of metadata processing in the excel application and the VOSViewer application. Thesearchresults obtained 3,056 UGM academic community documents in the Scopus database in 2021. Theanalysis results show that Scopus indexed publication documents produced by UGMacademiciansexperienced a significant increase in 2016, reaching 51.1%. At the end of 2021, the highest achievement reached 3,056 documents. The types of publication media sources are dominatedbyjournals, reaching 2,073 documents, followed by proceedings, book series, and trade journals. Thejournal that contains the most documents from the UGM academic community is the BiodiversityJournal. Throughout 2021, the document that was cited the most was an article entitled “Spatial, temporal, and demographic patterns in the prevalence of smoking tobacco use and attributable diseaseburden in 204 countries and territories, 1990–2019: a systematic analysis from the Global Burdenof Disease Study 2019 ” which was published in The Lancet journal volume 397, issue 10292, pages2337– 2360, reached 41 citations, at the time of data collection. The most prolific writer in 2021 is Rohman, A. Moreover, the topic of research in 2021 is dominated by the Covid-19 theme
Keywords: Sivitas Akademika · Dokumen Scopus · Bibliometrik

Introduction

Institusi perguruan tinggi memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dikatakan oleh Sugilar (2019) bahwa penelitian merupakan bagian penting dalam perguruan tinggi negeri. Kebutuhan pengembangan ilmu melalui penelitian yang dilakukan oleh sivitas akademika tidak hanya berhenti sampai pada tahap laporan penelitian, skripsi, tesis, maupun disertasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan diharapkan dapat dipublikasikan, sehingga dapat dimanfaatkan oleh peneliti lain dalam pengembangan ilmu lebih lanjut. Hasil penelitian dapat juga sebagai informasi baru yang dapat bermanfaat bagi lebih banyak khalayak yang tidak terbatas di institusi tersebut. Jumlah publikasi sebuah institusi perguruan tinggi merupakan salah satu indikator kinerja perguruan tinggi. Publikasi yang dihasilkan menjadi salah satu indikator keberhasilan output penelitian yang dilakukan dosen dan atau mahasiswa. Institusi perguruan tinggi berharap setiap tahun ada peningkatan dalam hal jumlah publikasi yang dihasilkan oleh sivitas akademikanya. Oleh karena itu ada beberapa upaya yang dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan jumlah publikasi yang dihasilkan. Beberapa upaya yang dilakukan oleh institusi perguruan tinggi dalam peningkatan jumlah publikasi yang dihasilkan antara lain berupa dukungan pendanaan penelitian bagi para sivitas akademika baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Institusi perguruan tinggi menyediakan sejumlah dana hibah, dimana luaran penelitian selain dalam bentuk laporan penelitian juga berupa bukti submit pada jurnal, maupun pada kegiatan seminar nasional/internasional, atau book series. Pada kegiatan seminar nasional atau internasional akan dihasilkan luaran berupa artikel konferensi (conference paper). Masing-masing sivitas akademika memiliki kewajiban untuk melakukan penelitian dengan luaran berupa publikasi pada media jurnal, prosiding atau buku. Publikasi tersebut menjadi salah satu syarat dalam kenaikan pangkat dan atau jabatan. Dosen dan fungsional tenaga kependidikan memiliki kewajiban tentang hal ini. Seorang pendidik dalam hal ini dosen didorong semakin produktif menghasilkan karya ilmiah yang dipublikasi. Hal ini tertuang dalam pengantar pedoman operasional penilaian angka kredit kenaikan jabatan akademik/pangkat dosen tahun 2019. Di sisi lain surat edaran Direktorat Pendidikan Tinggi No. 152/E/T/2012 tentang kewajiban publikasi bagi mahasiswa di level sarjana, magister dan doktor telah memicu para pendidik/dosen bersama dengan mahasiswa bimbingannya melakukan publikasi karya ilmiah. Publikasi juga merupakan salah satuupayaberbagi pengetahuan untuk pengembanganbidang keilmuan sesuai keahlian masing-masingindividu. Diharapkan melalui hasil penelitian yang dipublikasikan akan lebih banyak dimanfaatkan oleh peneliti lain baik dalampengembangankeilmuan maupun implementasi pengabdianpada masyarakat. Publikasi perguruan tinggi dalam rangka pengembangan bidang ilmu diharapkan terus meningkat setiap tahunnya. Peningkatan ini menunjukan peningkatan kinerja penelitian dosen. Hasil kajian yang dilakukan oleh (Komala Putri dan Amalia 2018) terhadap dosen di Jawa Barat menunjukkan bahwa kinerja penelitian dosen akan meningkat apabila aktivitas berbagi pengetahuan berjalan secara efektif. Aktivitas berbagi pengetahuan ini antara lain melalui kegiatan penerbitan artikel, workshop, seminar, dukungan insentif dan sebagainya. Peningkatan publikasi yang diharapkan setelah adanya berbagai upaya yang dilakukan signifikan terbukti meningkatkan jumlah publikasi dosen dalam beberapa tahun (Retnowati, Mardapi, dan Kartowagiran 2018). Peningkatan publikasi tidak terbatas pada publikasi dalam terbitan nasional namun juga terbitan internasional, bahkan internasional bereputasi. Saat ini publikasi dalam terbit internasional bereputasi merupakan salah satu indikator dalam mengukur kinerja perguruan tinggi. Database Scopus merupakan salah satu database pengindeks internasional yang digunakan untuk menilai sebuah karya digolongkan dalam publikasi internasional bereputasi. Universitas Gadjah Mada melanggan database Scopus. Pustakawan UGM dalam aktivitas layanannya telah mensosialisasikan database ini kepada dosen dan mahasiswa. Dalam perkembangannya pustakawan tidak hanya pasif dalam melihat perubahan dan tuntutan kebutuhan dosen dan institusi terkait publikasi. Pustakawan selain memberikan layanan literasi terkait riset dan publikasi, tetapi juga mampu melakukan kajian yang dapat bermanfaat untuk institusi, antara lain kajian publikasi karya sivitas akademika yang terindeks pada database Scopus. Kajian publikasi institusi pernah dilakukan oleh Rahyudi (2019) terhadap publikasi ilmiah dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran pada database Scopus, Google Scholar dan Sinta. Penelitian lain dilakukan terhadap kinerja publikasi dosen di Maluku pada database SINTA (Anamofa 2019). Produktivitas penelitian dan publikasi dosen perguruan tinggi islam telah pula diteliti dengan menggunakan metode kuantitatif melalui isian kuisioner bagi para dosen (Efendi, Tawakkal, dan Sahri 2021). Penelitian Saleh (2017) mengkaji publikasi dosen IPB pada jurnal yang terindeks Scopus untuk menggunakan analisis bibliometrik untuk mengetahui pola kepengarangan serta penulis paling produktif. Berbeda dengan empat penelitian yang terdahulu, penelitian ini dibatasi hanya pada seluruh publikasi sivitas akademik Universitas Gadjah Mada tahun 2021, dimana kajian ini belum pernah dilakukan. Dengan demikian hasil kajian ini akan memberikan informasi baru perkembangan penelitian yang dilakukan oleh seluruh sivitas akademik Universitas Gadjah Mada, tidak terbatas pada fakultas tertentu, seperti halnya pada penelitian Rahyudi (2019) atau terbatas pada artikel jurnal saja (Saleh 2017). Berbeda dengan penelitian Efendi (2021) dengan pengambilan data menggunakan kuisioner, dan berbeda pula dengan penelitian Anamofa (2019) yang menggunakan database SINTA. Penelitian ini dibatasi pada database Scopus saja, dengan melakukan analisis terhadap data bibliografi dan sitasi terhadap publikasi karya sivitas akademik yang terindeks Scopus. Berbeda dengan penelitian Saleh(2017) yang membatasi pada dokumen artikel jurnal. Penelitian ini menggunakan seluruh tipe dokumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan profil publikasi sivitas akademika Universitas Gadjah Mada, meliputi 1)perkembangan jumlah publikasi yang dihasilkan oleh sivitas akademika, 2) jenis sumber media publikasi, 3) publikasi yang paling banyak disitasi, 40 karakteristik publikasi yang mengutip publikasi sivitas akademika, 5) penulis paling produktif, 6) tren topik penelitian yang dominan pada tahun 2021. Penelitian Ini bermanfaat bagi institusi sebagai informasi perkembangan penelitian dan publikasi pada database internasional bereputasi. Bagi rekan pustakawan, hasil penelitian ini dapat diadopsi untuk memberikan kontribusi bagi data institusi yang bermanfaat dalam pengambilan kebijakan perguruan tinggi. TINJAUAN PUSTAKA Publikasi Publikasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah merupakan sistem publikasi dengan tingkat objektivitas yang tinggi dan telah melalui proses peer review oleh para pakar di bidangnya(Mahendra dan Yanto 2018). Saat ini publikasi menjadi salah satu bentuk luaran penelitian yang dilakukan oleh sivitas akademik. Luaran Hasil penelitian dapat berupa artikel jurnal, artikel prosiding, bagian dari buku (Book Chapter), buku, dan lain sebagainya. Artikel jurnal terbagi dalam berbagai kriteria jurnal. Kriteria jurnal berdasarkan pedoman publikasi ilmiah (Lukmanet al. 2017) terdapat jurnal nasional, jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional dan jurnal internasional bereputasi. Publikasi pada jurnal nasional bereputasi menjadi salah satu target capaian institusi perguruan tinggi. Oleh Karena itu, perguruan tinggi mendorong civitas akademiknya untuk melakukan publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Berdasarkanpedoman publikasi (Lukman et al. 2017), disebutkan syarat sebuah jurnal atau prosiding bereputasi internasional antara lain jurnal tersebut terindeks pada database pengindeks internasional seperti Scopus dan Web of Science. Database Scopus Database ini merupakan salah satu database abstrak dan sitasi yang mencakup lebih dari lima ribu penerbit, tujuh puluh ribu lebih profil institusi serta enam belas juta profil penulis. Gambar 1 menunjukkan gambaran menyeluruh tentang Database Scopus. Database Scopus diakui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebagai database yang berisi jurnal atau prosiding yang bereputasi internasional. Penulis baik dosen dan atau mahasiswa yang memiliki publikasi yang terindeks pada database Scopus diperhitungkan sebagai publikasi internasional bereputasi. Sebagaimana diketahui bahwa persyaratan seorang dosen untuk kenaikan pada jenjang dan pangkat tertentu perlu memiliki publikasi pada jurnal atau prosiding yang terindeks Scopus. Demikian pula bagi mahasiswa pada level tertentu, ada salah satu persyaratan kelulusan memiliki publikasi yang terindeks pada database terindeks bereputasi salah satunya Scopus. Gambar 1. Tentang Database Scopus Sumber:https://www.elsevier.com/?a=69451 Melalui database Scopus ini dapat diketahui kinerja publikasi internasional bereputasi individu maupun institusi. Pada database Scopus terdapat fasilitas Analyze Search Result yang membantu melakukan analisis terhadap hasil penelusuran yang telah ditemukan. Hasil analisis ini terdiri atas analisis berdasarkan tahun terbit dokumen, jumlah dokumen penulis, sumber dokumen, afiliasi, sponsor pendanaan, tipe dokumen, subjek dokumen dan dokumen berdasarkan negara. Informasi jumlah perolehan sitasi masing- masing dokumen (publikasi) pada database Scopus dapat digunakan sebagai salah satu ukuran kontribusi artikel tersebut padapengembangan bidang ilmu. Semakin banyak sebuah karya disitasi oleh karya lain, maka dinilai memiliki kontribusi yang lebih baik dibandingkan dengan dokumen yangtidakpernah disitasi oleh karya atau dokumen lainnya. Kajian Bibliometrik Terdahulu Kajian ini merupakan kajian analisis bibliometrik. Analisis bibliometrik menurut Merigodan Yang (2017) merupakan kajian kuantitatif dengan material data bibliografi. Analisis Terhadap data bibliografi dapat memberikan gambaran dokumen yang paling banyak dikutip, jurnal paling berpengaruh, serta penulis paling produktif (Merigó dan Yang 2017). Kajian Bibliometrik yang telah dilakukan sebelumnya dengan sumber data bibliografi dari database Scopus yaitu penelitian yang dilakukan oleh Saleh (2017). Saleh (2017) mengkaji data bibliografi karya tulis dosen IPB yang terdapat pada jurnal internasional terutama yang terindeks Scopus. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui produktivitas dan kolaborasi penulis, serta sebaran bidang ilmu karya tulis ilmiah dosen IPB dari tahun 2016 ke belakang. Kajian bibliometrik dimanfaatkan untuk menganalisis kepengarangan pada jurnal tertentu, sebagaimana yang dikaji oleh Zendrato(2021) terhadap jurnal Agrisep, Universitas Bengkulu tahun 2015-2019 dan juga Jalali (2021) terhadap The Journal of Computers in Human Behavior: 1985–2019. Para peneliti juga menggunakan kajian bibliometrik untuk mengetahui perkembangan kajian dalam bidang ilmu tertentu. Dalam bidang ilmu kegempaan di Indonesia dengan menggunakan data bibliografi bersumber dari Scopus telah dilakukan oleh Royani, Tupan, dan Kusumaningrum(2019). Kajian ini untuk mengetahui pertumbuhan publikasi ilmiah bidang gempa di Indonesia, jurnal inti bidang gempa di Indonesia, produktivitas peneliti bidang gempa di Indonesia, jumlah dokumen bidang gempa berdasar afiliasi, negara, tipe dokumen, subjek, serta peta perkembangan berdasarkan kata kunci. Kajian bibliometrik dalam berbagai bidang lainnya juga telah dilakukan, antara lain dalam bidang ilmu instrumentasi (Tupan et-al 2018), bidang ilmu manajemen resiko pengelolaan wakaf (Zubaidah dan Yayu Ninglasari 2021), bidang ilmu inkubator bisnis (Hakim 2020), bidang ilmu dan teknologi pangan (Tupan dan Rachmawati 2018), bidang metadata (Yudhanto dan Asmiyanto 2021) dan sebagainya. Penelitian tersebut menggunakan sumber data pada database Scopus, ScienceDirect, ataupun lainnya. Maraknya tren penggunaan metode bibliometrik ini menunjukkan bahwa kajian ini memberikan manfaat dalam melihat peta pertumbuhan penelitian dalam bidang tertentu. Namun, kemanfaatan dalam mengetahui produktifitas penulis/institusi tertentu belum banyak dilakukan, seperti pada penelitian tentang perkembangan profil publikasi sivitas akademika Universitas Gadjah Mada, belum dilakukan. Berbeda dengan kajian sebelumnya yang lebih membahas produktivitas penelitian pada bidang tertentu, kajian ini menekankan pada perkembangan profil publikasi institusi tertentu. Kajian ini fokus pada publikasi sivitas akademik Universitas Gadjah Mada. Hasil kajian ini akan bermanfaat bagi institusi, sebagai bahan masukan dalam melihat kinerja institusi secara keseluruhan dalam hal publikasi internasional bereputasi. Seperti kita ketahui bahwa capaian publikasi internasional bereputasi menjadi salah satu mandat kinerja sebagian besar institusi perguruan tinggi.

Method

Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan pendekatan bibliometrik. Mendeskriptifkan data publikasi dosen Universitas Gadjah Mada yang terindeks pada database Scopus. Pengumpulan data penelitian menggunakan data bibliografi dan dokumentasi. Sumber data bibliografi menggunakan database Scopus, dengan unit analisis publikasi ilmiah terindeks Scopus. Teknik pengumpulan data dilakukan pada 29 Maret 2022 pukul 20.46 WIB. Penelusuran dokumen pada database Scopus Menggunakan afiliasi Universitas Gadjah Mada. Unduhan data dari Scopus diolah menggunakan tools yang disediakan oleh Scopus kemudian ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Data Format CSV diolah menggunakan aplikasi VOSViewer untuk mendapatkan hasil analisis dalam bentuk visualisasi terkait tujuan penelitian yang telah ditetapkan. Gambar 2 menunjukkan diagram alur penelitian. Gambar 2. Diagram Alur Penelitian

Result & Discussion

Perkembangan jumlah dokumen publikasi yang terindeks Scopus Hasil analisis data terhadap 16.659publikasi dosen yang terdapat pada database Scopus menunjukkan bahwa terdapat peningkatan jumlah publikasi terindeks scopus setiap tahun. Puncaknya pada tahun 2021 mencapai 3.056 publikasi sivitas akademika UGM yang terindeks Scopus. Gambar 2 menunjukkan perkembangan jumlah publikasi per tahun. Dalam kajian yang dilakukan oleh Saleh (2017) terhadap publikasi dosen IPB tahun 2016 ke belakang, tidak membahas pertumbuhan publikasi dosen IPB per tahun. Kajian ini memberikan gambaran pertumbuhan publikasi sivitas akademik UGM per tahun. Hal ini memberikan informasi yang berarti bagi institusi dan masyarakat luas. Kenaikan cukup signifikan terjadi pada tahun 2016 mencapai 1.164 dokumen. Pada tahun tersebut terjadi peningkatan sebesar 51,1% dari angka sebelumnya tahun 2015 yang mencapai 595 dokumen. Lonjakan di tahun 2016 ini mengawali peningkatan secara konsisten capaian dokumen sivitas akademika Universitas Gadjah Mada di tahun tahun berikutnya. Di Akhir tahun 2021 capaian tertinggi dokumen terindeks Scopus Universitas Gadjah Mada berjumlah 3.056 dokumen. Data tersebut masih terdapat kemungkinan untuk bertambah mengingat update data masih berjalan. Gambar 3. Jumlah Publikasi per Tahun Jenis Sumber Media Publikasi Berdasarkan seluruh dokumen publikasi terindeks Scopus, selanjutnya akan fokus pada kajian dokumen publikasi terindeks Scopus tahun 2021, yang berjumlah 3.056 publikasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan menggunakan fasilitas analyze search result yang tersedia pada database Scopus diketahui bahwa dokumen publikasi sivitas akademika UGM dominan terbit pada media publikasi jurnal. Jumlah dokumen yang terbit pada jenis media publikasi jurnal mencapai 2.073 dokumen, diikuti 893 dokumen pada jenis media prosiding, 82 dokumen pada jenis media book series, 7 dokumen pada jenis media books dan 1 dokumen terbit pada jenis media trade journal. Hal ini menunjukkan bahwa sivitas akademika UGM lebih banyak mempublikasikan hasil penelitiannya pada jenis media jurnal yang mencapai 67,8%. Sebagaimana dikatakan oleh Tuban (2015) bahwa jurnal merupakan media yang tepat untuk mempublikasikan hasil penelitian, karena sifatnya yang segera terbit dan melalui proses review oleh para pakar di bidangnya. Tabel 1 menunjukkan jumlah publikasi sivitas akademika UGM berdasarkan media publikasinya. Tabel 1. Jumlah Publikasi Berdasarkan Media Publikasi No Media Publikasi Jumlah Publikasi 1. Journal 2.073 2. Proceeding 893 3. Book Series 82 4. Books 7 5. Trade Journal 1 Sumber: Olah Data Scopus, 2022 Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa Jurnal yang paling banyak memuat artikel hasil penelitian sivitas akademika UGM adalah jurnal Biodiversitas. Jurnal ini merupakan jurnal bidang biological diversity terdapat 88 artikel hasil penelitian, yang dimuat dalam jurnal ini. Jurnal yang banyak memuat artikel hasil penelitian dosen dalam bidang atau prodi tertentu, artinya jurnal tersebut merupakan jurnal inti di bidang tersebut. Tabel 2 menunjukkan 10 jurnal terbanyak memuat artikel hasil penelitian sivitas akademika UGM tahun 2021. Tabel 2. Sepuluh Judul yang memuat artikel hasil penelitian terbanyak No Judul Jurnal Jumlah Publikasi 1. Biodiversitas 88 2. Open Access Macedonian Journal Of Medical Sciences 72 3. Veterinary World 32 4. Annals Of Medicine And Surgery 31 5. Indonesian Journal Of Chemistry 31 6. Food Research 22 7. Indonesian Journal Of Pharmacy 22 8. Heliyon 20 9. Asian Pacific Journal Of Cancer 18 Prevention 10. Journal Of Applied Pharmaceutical Science 18 Sumber: Olah Data Scopus, 2022 Dokumen yang Paling Banyak Disitasi Sebuah artikel ilmiah yang telah diterbitkan dalam berbagai media, jurnal, prosiding, book series, buku trade journal dan lain sebagainya, berarti artikel berkesempatan untuk dibaca oleh lebih banyak orang. Keterbacaan ini memberikan kemungkinan untuk disitir oleh penulis atau peneliti lain. Sitasi menunjukkan seberapa banyak sebuah artikel tersebut telah disitir oleh penulis lain (Ebrahim et al. 2013). Semakin sering atau banyak, sebuah artikel ilmiah disitasi atau disitir, menunjukkan kebermanfaatannya bagi penulis yang lainnya. Artikel ilmiah tersebut memberikan kontribusi yang lebih besar bagi karya lainnya, dibandingkan dengan artikel ilmiah yang tidak pernah disitir. Upaya promosi dilakukan supaya lebih banyak khalayak yang mengetahui penelitian yang telah dilakukan. Sebagaimana disebutkan oleh Ebrahim et al. (2013) semakin banyak peneliti dan mahasiswa yang mengetahui penelitian tersebut, maka peneliti akan memperoleh lebih banyak kutipan. Database Scopus memberikan informasi yang bermanfaat bagi penggunaan terkait perolehan kutipan masing-masing artikel. Berdasarkan analisis yang terdapat pada database Scopus menunjukkan bahwa artikel /dokumen yang berjudul “Spatial, temporal, and demographic patterns in prevalence of smoking tobacco use and attributable disease burden in 204 countries and territories, 1990–2019: a systematic analysis from the Global Burden of Disease Study 2019” merupakan artikel/dokumen yang paling banyak disitasi, yakni sebanyak 41 kali. Sepuluh artikel yang paling banyak disitasi dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3. Sepuluh judul yang memperoleh sitasi terbanyak No. Judul Dokumen Jumlah Sitasi 1 Spatial, temporal, and demographic patterns in prevalence of smoking tobacco use and attributable disease burden in 204 countries and territories, 1990–2019: a systematic analysis from 41 the Global Burden of Disease Study 2019 2 Efficacy of Wolbachia-infected mosquito deployments for the control of dengue 37 3 Technological review on thermochemical conversion of COVID- 19-related medical wastes Open Access 23 4 Microfluidic Paper-Based Analytical Devices: From Design to Applications 21 5 COVID-19 vaccine research and development: ethical issues 21 6 Evaluation of splenic accumulation and colocalization of immature reticulocytes and Plasmodium vivax in asymptomatic malaria: A prospective human splenectomy study 20 7 Bioceramic hydroxyapatite-based scaffold with a porous structure using honeycomb as a natural polymeric Porogen for bone tissue engineering 19 8 Ethanolic guava leaf extracts with different chlorophyll removal processes: Anti-melanosis, antibacterial properties and the impact on qualities of Pacific white shrimp during refrigerated storage 19 9 Electrochemical paper-based analytical device for multiplexed, point-of-care detection of cardiovascular disease biomarkers 19 10 Exploring activity-travel behavior changes during the beginning of COVID-19 pandemic in Indonesia 19 Sumber: Olah Data Scopus, 2022 Dalam rangka memperbanyak perolehan sitasi, seorang peneliti perlu melakukan beberapa strategi. Dalam penelitiannya Ebrahimet al (2013) mencatat 33 strategi untuk meningkatkan jumlah sitasi, antaralainmengunakan variasi nama yang sama dalam setiap publikasi, menggunakan nama afiliasi yang standar dan juga alamat kontak yang akurat, melakukan pengulangan kata kunci pada bagian abstrak, menggunakan kata kunci yang spesifik, menerbitkan artikel pada jurnal yang memiliki impact factor tinggi, menyediakan salinan artikel secara online, updateprofil publikasi, dan sebagainya. Penulis paling Produktif di tahun 2021 Hasil analisis terhadap 3.056 dokumen publikasi pada database Scopus tahun 2021, menunjukkan bahwa Rohman, A. adalah penulis paling produktif dengan capaian 34 publikasi pada tahun 2021. Tabel 4 menunjukkan sepuluh penulis terproduktif 2021. Jika kita cermati lebih jauh dengan melakukan pengecekan pada database sinta.kemdikbud.go.id, maka dapat diketahui domain masing-masing penulis. Terekam pada database Sinta bidang ilmu para penulis yang masuk dalam 10 besar penulis terproduktif. Berturut-turut bidang ilmu penulis terproduktif adalah ilmu farmasi, ilmu aktuari, ilmu kimia, teknik kimia, ilmu fisika, teknik pertanian, ilmu biologi, teknik mesin, penulis ke 9 belum diketahui dan penulis ke-10 teknologi industri pertanian. Domain penulis terproduktif berasal dari bidang ilmu teknik, MIPA, dan pertanian. Penulis pada bidang ilmu sosial tidak masuk dalam penulis produktif pada hasil kajian ini.Tabel 4. Sepuluh Penulis terproduktif tahun 2021 No Nama penulis Jumlah publikasi 1. Rohman, A. 34 2. Rosadi, D. 29 3. Trisunaryanti, W. 27 4. Petrus, H.T.B.M. 21 5. Triyana, K. 21 6. Bintoro, N. 20 7. Daryono, B.S. 19 8. Deendarlianto 19 9. Fauzi, A.R. 19 10. Rahayu, E.S. 19 Kolaborasi Antar Penulis Berdasarkan hasil analisis terhadap 3.056 data publikasi menggunakan aplikasi Vosviewer dengan minimum dokumen per author 5, dihasilkan visualisasi terlihat pada Gambar 4. Pada aplikasi Vosviewer diketahui bahwa terdapat 396 penulis yang saling terhubung satu sama lain, membentuk 24 cluster. Berikut jumlah penulis masing-masing Cluster terdapat pada Tabel 5. Jumlah cluster menggambarkan banyaknya kelompok kolaborasi yang muncul pada tahun 2021, sedangkan banyaknya penulis pada masing-masing Cluster menunjukkan keterlibatan penulis pada cluster tersebut. Jejaring kolaborasi ini menggambarkan bahwa cukup banyak kelompok-kelompok kolaborasi penulisan dan publikasi yang dilakukan oleh Dosen Universitas Gadjah Mada dan hal ini tentu menjadi harapan akan terus berkembangpadatahun-tahun berikutnya. Tabel 5. Jumlah Penulis masing-masing Cluster No. Cluster Jumlah Penulis No. Cluster Jumlah Penulis 1. 41 13 15 2. 31 14 13 3. 28 15 13 4. 26 16 11 5. 25 17 9 6. 25 18 9 7. 20 19 8 8. 19 20 8 9. 19 21 7 10. 19 22 7 11. 17 23 6 12. 16 24 4 Sumber: Data Olah Scopus, 2022 Cluster terbanyak dengan jumlah penulis 41 didominasi oleh para penulis dari bidang kesehatan. Hal ini berhubungan erat dengan visualisasi kata kunci publikasi tahun 2021 yang didominasi oleh tema atau topik Covid19. Terlihat pada Gambar 4 bahwa cluster yang dominan dengan penulis terbanyak yang berwarna merah, diikuti warna hijau, biru dan seterusnya. Gambar 4. Visualisasi kolaborasi penulis dengan minimal 5 paper Topik Penelitian Tahun 2021 Penggunaan Aplikasi Vosviewer digunakan untuk melakukan analisis terhadap topik penelitian publikasi dosen pada tahun 2021. Kami membatasi kemunculan sebuah kata kunci minimal 5 kali kemunculan. Barangkali sudah dapat kita tebak bahwa topik yang paling sering muncul adalah kata kunci Covid-19. Hal ini tentu dapat dipahami, karena pada tahun 2021 sedang berlangsung pandemi Covid-19, sehingga membutuhkan kajian yang terkait dengan topik tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Hal ini juga menggambarkan bahwa penelitian Dosen Universitas Gadjah Mada selalu relevan dengan kebutuhan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Jika dilakukan penelusurandengankata Kunci Covid-19 pada database Scopus, maka hasil penelusuran juga menunjukkan bahwa pada tahun 2021 topik Covid-19 mencapai puncak terbanyaknya. Gambar 5. Jejaring kata kunci dengan minimal 5 kemunculan Hasil penelitian ini relevan dengan penelitian yang dilakukan oleh hamidah (2020) yang menyebutkan bahwa penelitian tema covid-19 tumbuh pada tahun 2019-2020. Artinya pada tahun 2020 penelitian dengan topik covid masih terus dilakukan tentu saja untuk menyelesaikan permasalahan pandemi corona virus.

Conclusion

Perkembangan profil publikasi hasil penelitian sivitas akademika Universitas Gadjah Mada puncaknya pada tahun 2021. Peningkatan jumlah publikasi dimulai pada tahun 2016. Pada tahun 2021 jumlah dokumen publikasi sivitas akademik UGM mencapai 3.056 dokumen, dengan jenis media publikasi paling banyak berupa jurnal diikuti prosiding. Dokumen publikasi sivitas akademika UGM yang paling banyak disitasi adalah “Spatial, temporal, and demographic patterns in prevalence of smoking tobacco use and attributable disease burden 204 countries and territories, 1990–2019: a systematic analysis from the Global Burden Of Disease Study 2019” dengan perolehan sitasi sebanyak 41 kali. Tercatat penulis paling produktif Universitas Gadjah Mada adalah Rohman, A. dari Fakultas Farmasi dengan 34 dokumen terindeks di Scopus. Kolaborasi antar penulis dengan menggunakan aplikasi Vosviewer diketahui terdapat 396 penulis saling berkolaborasi membentuk 24 kelompok/cluster. Topik penelitian yang paling dominan dilakukan oleh sivitas akademika UGM adalah topik dengan kata kunci Covid-19 pada dokumen tahun 2021.