Kembali
16
1
2023 Jurnal Pustaka Ilmiah Vol 9 · 2 ISSN 2685-8363

Pemanfaatan E-Book sebagai Sumber Informasi Digital di UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar; Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar; Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar; Universitas Hasanuddin; Universitas Terbuka

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pemanfaatan koleksi digital (e-book) sebagai sumber informasi di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan kendala yang dihadapi dalam pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari 2 pustakawan dan 10 pemustaka. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan koleksi digital (e-book) di UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar telah terjadi. Terdapat 435 anggota aktif dan 7.800 total pembaca yang menggunakan koleksi digital (e-book) perpustakaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan koleksi digital (e-book) meliputi kebutuhan, minat pemustaka, dan kelengkapan koleksi. Koleksi digital (e-book) telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung pengerjaan tugas akademik dan penyusunan skripsi, serta memberikan kemudahan akses yang tidak terbatas oleh waktu dan ruang. Dengan koleksi digital (e-book) sebanyak 1.764, kebutuhan informasi pemustaka dapat terpenuhi dengan baik. Lebih banyak pemustaka yang memanfaatkan koleksi digital (e-book) daripada buku cetak. Kendala yang dihadapi pemustaka dalam pemanfaatan koleksi digital (e-book) meliputi kurangnya promosi dari pihak perpustakaan kepada pemustaka, masalah jaringan yang kurang memadai, dan proses registrasi yang memakan waktu. Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan koleksi digital (e-book), perpustakaan perlu meningkatkan promosi yang efektif kepada pemustaka, memperbaiki masalah jaringan yang ada, serta mempercepat dan menyederhanakan proses registrasi. Dengan melakukan langkah-langkah ini, diharapkan pemustaka dapat lebih mudah dan nyaman dalam memanfaatkan koleksi digital (e-book) sebagai sumber informasi di UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar.

Abstract

This study aims to investigate the utilization of digital collections (e-books) as a source of information at the Library UPT of Alauddin State Islamic University Makassar and the challenges faced in their utilization. The study adopts a descriptive approach with a qualitative method. Primary data was collected through observation, interviews, and documentation from 2 librarians and 10 library users. Data processing and analysis techniques involved data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the utilization of digital collections (e-books) at the Library UPT of Alauddin State Islamic University Makassar has been implemented. There are 435 active members and a total of 7,800 readers utilizing the library's digital collection (e-books). Factors influencing the utilization of digital collections (e-books) include user needs, user interest, and the completeness of the collection. The digital collection (e-books) have significantly contributed to supporting academic tasks and thesis writing, providing easy access without restrictions of time and space. With a collection of 1,764 digital titles, the information needs of users are well fulfilled through the provided digital collection (e-books). More library users utilize digital collections (e-books) compared to printed books. However, challenges faced by users in the utilization of digital collections (e-books) include a lack of promotion by the library to users, inadequate network infrastructure, and a time-consuming registration process. To enhance the utilization of digital collections (e-books), the library needs to improve effective promotion to users, address network issues, and expedite and simplify the registration process. By taking these steps, it is expected that users will find it easier and more convenient to utilize the digital collection (e-books) as a source of information at the Library UPT of Alauddin State Islamic University Makassar.
Keywords: Utilization · Digital Collection · E-Book · Information Source

Introduction

Di era globalisasi saat ini, perpustakaan menjadi tempat yang sangat disukai oleh pembaca untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka. Perpustakaan berperan sebagai pengelola informasi yang sangat penting bagi manusia. Fungsi perpustakaan mencakup penyimpanan, pengadaan, pengolahan, pelestarian, dan pelayanan bahan pustaka baik dalam bentuk cetak maupun digital agar dapat dimanfaatkan oleh pembaca. Peran perpustakaan sangatlah krusial dalam memenuhi kebutuhan informasi, dan pembaca berhak mendapatkan akses informasi yang cepat dan akurat. Oleh karena itu, setiap perpustakaan memiliki kewajiban untuk memberikan sebagian dari pengetahuan yang dimilikinya kepada pembaca guna mendukung kemajuan dan perkembangan ilmu pendidikan dan pengetahuan di setiap negara. Perpustakaan tentu diharapkan menyediakan sumber digital atau e-book (Umar, T & Nasrullah, 2021) Kemajuan zaman telah menyebabkan integrasi teknologi informasi ke dalam perpustakaan, mengakibatkan perubahan dari perpustakaan konvensional menjadi perpustakaan digital. Perpustakaan digital, juga dikenal sebagai digital library, adalah sebuah sistem yang menyediakan berbagai layanan dan konten informasi yang dapat diakses melalui perangkat digital. Pada dasarnya perpustakaan digital hampir sama dengan perpustakaan konvesional, yang membedakannya di jenis koleksi perpustakaan, tempat dan jenis layanannya. Menurut Hartono (2016) Perpustakaan digital merujuk pada sebuah perpustakaan di mana sebagian besar koleksinya telah dihasilkan dalam format digital dan dapat diakses melalui internet. Perpustakaan digital merupakan suatu platform perpustakaan di mana berbagai jenis informasi seperti dokumen, gambar, suara, dan video disimpan dan dapat diakses dalam format digital. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam jumlah jurnal dan buku yang diterbitkan dalam bentuk digital, baik yang merupakan judul baru maupun yang sudah ada sebelumnya (Siregar, 2008). Koleksi digital merujuk pada semua konten teks, gambar, dan tulisan yang dapat kita akses dan kendalikan melalui perangkat elektronik dengan menggunakan layar (Yusuf, 2009). Perpustakaan digital atau digital library adalah sebuah sistem yang dimiliki berbagai layanan dan objek informasi yang mendukung akses objek infromasi tersebut melalui perangkat digital (Sismanto, 2008: 5). Pemustaka dapat mengakses berbagai jenis koleksi, termasuk buku dan majalah, melalui komputer atau ponsel, karena koleksi tersebut telah diubah dari bentuk manual ke format digital. Koleksi dalam perpustakaan digital bisa mencakup kombinasi teks, gambar, suara, dan video, yang sering disebut sebagai multimedia (Muin, 2013). Handphone merupakan salah satu media yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan sebagai pengganti buku yang membawa kemudahan dengan tingkat kemampuan pengguna dalam mengakses sebuah informasi termasuk data online yang keberadaanya sangat layak digunakan sebagai sumber belajar (Nasrullah, 2023). Buku adalah salah satu koleksi yang telah diubah ke format digital, yang dikenal dengan istilah e-book atau buku digital. Jika buku manual terdiri dari kumpulan tulisan, teks, dan gambar yang diatur dalam selembaran kertas, maka e-book merupakan rangkaian teks, tulisan, dan gambar yang diatur dalam bentuk buku dan ditampilkan secara elektronik di layar komputer atau ponsel (Aulawi, 2021). E-book atau buku digital adalah suatu format buku yang menyimpan informasi dalam bentuk digital. E-book memiliki perbedaan dengan buku fisik konvensional. Electronic Book atau buku elektronik adalah sebuah bentuk buku elektronik yang dapat dibuka menggunakan komputer (Andina, 2011). E-book disajikan secara teratur dan menyediakan pembahasan yang lebih mendalam (Prabowo, 2013). Menurut Lasa (2009) e-book merupakan distribusi muatan isi buku dalam bentuk digital. E-book memiliki beberapa keunggulan, termasuk kemudahan akses, pencarian, dan membacanya, menghemat penggunaan kertas, serta kemudahan dalam mengalihkan teks. Salah satu manfaat utama dari informasi digital adalah akses tanpa batas terhadap artikel ilmiah. Artikel dalam format elektronik tidak akan pernah kehabisan cetakan (out of print). Menurut Suwarno (2014) menyebutkan ada lima bentuk e-book yakni teks polos, PDF, JPEG, LIT dan HTML. UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar berperan sebagai pusat informasi yang menyediakan layanan informasi bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti. Dalam upaya meningkatkan layanan dan jangkauan informasi kepada pemustaka, UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar telah mengimplementasikan sistem digital. Koleksi-koleksi yang telah didigitalkan dapat diakses melalui aplikasi Perpustakaan Syekh Yusuf UIN Alauddin dan Repositori UIN Alauddin Makassar (https://repositori.uinalauddin.ac.id/), sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh civitas kampus dan masyarakat umum. Aplikasi Perpustakaan Syekh Yusuf UIN Alauddin adalah sebuah platform layanan perpustakaan digital yang memungkinkan anggotanya untuk meminjam dan membaca buku digital atau e-book. Sebagai perpustakaan digital, aplikasi ini memiliki beberapa fitur, termasuk kemudahan dalam penginstalan dengan tersedia dalam bentuk aplikasi yang dapat diunduh dan diinstal pada PC maupun smartphone. Aplikasi ini dapat diakses secara daring (online) kapan saja dan di mana saja. Aplikasi tersebut menyediakan berbagai macam buku, diktat, dan sumber lainnya dalam bentuk digital untuk kebutuhan pengguna. Selain itu, aplikasi ini juga memberikan laporan yang lengkap mengenai pengguna yang mengakses perpustakaan digital. Untuk mengakses Aplikasi Perpustakaan Digital Syekh Yusuf UIN Alauddin, pengguna harus melakukan registrasi untuk mendapatkan akun yang digunakan dalam proses membaca. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Annisa Anandari (2010) dalam skripsinya berjudul "Pemanfaatan Koleksi Digital: Studi Kasus di Perpustakaan Emil Salim Kementerian Lingkungan Hidup" membahas tentang pemanfaatan keseluruhan koleksi digital dan bertujuan untuk mengetahui bagaimana layanan koleksi digital dimanfaatkan oleh pemustaka. Penelitian Muhammad Taufik (2020) dalam skripsinya “Pemanfaatan Koleksi Digital: Studi Kasus di Perpustakaan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara” menunjukkan bahwa pemustaka secara aktif memanfaatkan koleksi digital untuk keperluan sehari-hari, terutama dalam mencari referensi untuk tugas kuliah dan penulisan tugas akhir mahasiswa. Di perpustakaan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, terdapat beberapa hambatan dalam pengadaan koleksi digital, termasuk kurangnya tenaga kerja, gangguan listrik yang sering terjadi, mengakibatkan gangguan dalam proses penginputan data, serta keterbatasan jaringan yang menghambat koneksi ke internet. Selanjutnya Moch. Basit Aulawi (2021) dalam penelitiannya “Pemanfaatan Layanan E-Book oleh Pemustaka di Perpustakaan IAIN Kediri” menyimpulkan bahwa pelayanan e-book memberikan manfaat yang signifikan bagi responden. Sebagian besar pemustaka yang menjadi anggota Perpustakaan IAIN Kediri memanfaatkan layanan e-book dengan mengaksesnya dari luar kampus. Mereka menggunakan layanan ini selama 24 jam, menyimpan bahan atau data e-book dalam bentuk softcopy daripada hardcopy. Pemustaka berpendapat bahwa layanan ini lebih efisien dari segi biaya dan waktu. Meskipun demikian, ada kendala dalam pelayanan ini, terutama bagi pemustaka yang berada di daerah dengan jaringan internet yang tidak stabil. Sementara itu, penelitian yang dilakukan oleh peneliti saat ini lebih fokus pada pemanfaatan koleksi digital yang terutama berkaitan dengan e-book sebagai sumber informasi. Selain itu, perbedaan lainnya terletak pada metode penelitian yang digunakan, di mana peneliti sebelumnya menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif, sedangkan peneliti saat ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini mengkaji dua permasalahan terkait pemanfaatan koleksi digital (e-book) sebagai sumber informasi di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan koleksi digital (e-book) tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam memanfaatkan koleksi digital (e-book) sebagai sumber informasi, serta memberikan solusi praktis dalam pemanfaatan koleksi digital (e-book) tersebut.

Method

Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Menurut Agustinova (2015) penelitian kualitatif adalah suatu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme dan menekankan pemahaman yang mendalam terhadap objek yang diteliti. Lokasi Penelitian ini adalah UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pada penelitian ini data primer diperoleh dari 2 pustakawan yang mengelola koleksi digital (e-book) dan 10 pemustaka yang telah memanfaatkan koleksi digital (e-book). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Result & Discussion

Pemanfaatan Koleksi Digital (E-Book) Sebagai Sumber Informasi di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Pemanfaatan koleksi digital (e-book) merupakan aktivitas yang dilakukan pengguna dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Informasi yang terdapat pada koleksi digital (ebook) cukup membantu mahasiswa untuk memperoleh kajian terkait dengan bidang ilmu pengetahuan yang diperlukannya. Di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, koleksi digital (e-book) telah diterapkan sejak tahun 2018 dan dapat diakses melalui apikasi Perpustakaan Digital UIN Alauddin. Bagi pemustaka yang ingin menggunakan koleksi digital (e-book) untuk dijadikan bahan referensi dapat di akses dengan cara mendownload aplikasi tersebut di google play store kemudian melakukan pendaftaran dan menunggu verifikasi dari pengelola perpustakaan. Jumlah koleksi digital (e-book) yang ditawarkan sebanyak 1.764 koleksi. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan Informan I selaku pustakawan tentang penerapan koleksi digital (e-book) di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Beliau menuturkan: “Koleksi digital (e-book) yang ada di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar telah diterapkan pada tahun 2018, lebih tepatnya pada pertengahan tahun 2018.” (Informan I, wawancara 6 Juni 2022) Peneliti kemudian melakukan wawancara kembali dengan Informan I untuk mengetahui jumlah koleksi digital (e-book) di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Beliau menyatakan: “Jumlah Koleksi digital (e-book) yang ada di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar itu ada 1.764 yang bisa dijadikan sebagai sumber informasi oleh pemustaka.” (Informan I, wawancara 6 Juni 2022) Mengenai seberapa banyak pemustaka yang memanfaatkan koleksi digital (e-book) di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, maka peneliti juga menanyakan pertanyaan yang sama kepada Informan II selaku pustakawan. Beliau menjawab: “kita punya anggota sekitar 3.000 akan tetapi jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan baik anggota aktif dan tidak aktif. Untuk jumlah anggota yang aktif saat ini sekitar 400-an. Karena koleksi digital ini memiliki masa aktif sehingga ada tahap dimana harus diaktifkan kembali keanggotaannya. Untuk jumlah keseluruhan pembaca sudah dapat dikatakan banyak jumlahnya itu sekitar 7.800 pembaca.” (Informan II, wawancara 7 Juni 2022) Saat ini jumlah anggota yang telah memanfaatkan koleksi digital (e-book) perpustakaan UIN Alauddin Makassar yang aktif sebanyak 435 anggota dan jumlah pembaca secara keseluruhan 7.800 pembaca. Melihat jumlah anggota dan pembaca maka pemanfaatan koleksi digital (e-book) dapat dikatakan efektif sebagai sumber informasi. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan pendapat Lasa HS menyatakan bahwa untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan koleksi digital dilihat dari banyaknya pemakaian dan jumlah koleksi yang dipakai. Koleksi digital (e-book) di UPT Perpustakaan Universitas Islam negeri Alauddin Makassar telah dimanfaatkan oleh pemustaka karena kemudahan mengakses secara bebas tanpa terikat dengan jam operasional dan ruang. Tujuan pemustaka dalam memanfaatkan koleksi digital (e-book) adalah untuk mengakses informasi yang dibutuhkan seperti dalam pengerjaan tugas akademik hingga skripsi. Hasil penelitian tersebut juga sejalan dengan Departemen Pendidikan Nasional bahwa pemanfaatan adalah proses, cara dan perbuatan memanfaatkan sesuatu untuk kepentingan sendiri. Kemudahan akses koleksi digital menggunakan tekhnologi internet menjadi daya tarik sendiri bagi pemustaka. Pemustaka yang memanfaatkan koleksi digital (e-book) tidak hanya lingkup Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar tetapi juga masyarakat umum. Tedapat beberapa faktor yang mendukung pemustaka dalam pemanfaatan koleksi digital yaitu faktor kebutuhan, minat dan kelengkapan koleksi. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan yusuf menyatakan setiap individu memiliki perbedaan dalam kebutuhan informasinya sesuai dengan latar belakang pencari informasi dan menurut Sulistiyono minat merupakan kekuatan pendorong yang menyebabkan seseorang menaruh perhatian terhadap seseorang, objek atau aktifitas tertentu. Pemustaka di UPT perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar lebih memanfaatkan koleksi digital (e-book) karena kemudahan dalam mengaksesnya sedangkan pemustaka yang masih memanfaatkan buku cetak karena sudah menjadi kebiasaan sejak dulu. Di UPT perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menggunakan metode pembelian langsung dari pihak penerbit untuk pengadaan koleksi digital (e-book). Pembelian yang dimaksud adalah pembelian (e-book) yang sebelumnya melalui proses digitalisasi oleh penerbit. Kendala yang Dihadapi dalam Pemanfaatan Koleksi Digital (E-Book) Sebagai Sumber Informasi di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Koleksi digital (e-book) adalah sebuah inovasi yang disediakan oleh perpustakaan untuk mempermudah menulusuri informasi yang dibutuhkan pemustaka. Koleksi digital (e-book) bagi pemustaka dinilai efektif dan efisien dalam pemanfaatannya. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa dalam pemanfaatan koleksi digital (e-book) terdapat beberapa kendala. Kendala yang dihadapi oleh pemustaka dalam pemanfaatan koleksi digital (e-book) adalah kurangnya promosi yang dilakukan oleh pihak perpustakaan. Promosi memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait dengan jenis layanan informasi terbaru yang disediakan oleh perpustakaan, termasuk koleksi digital (e-book). Melalui promosi yang efektif, perpustakaan dapat menarik minat pemustaka untuk mengunjungi perpustakaan dan memanfaatkan koleksi digital yang tersedia. Salah satu alasan utama mahasiswa kurang mengetahui tentang keberadaan e-book dalam perpustakaan adalah kurangnya informasi yang tersedia. Promosi yang tidak memadai atau minimnya materi promosi tentang koleksi e-book dapat menyebabkan kurangnya pengetahuan mahasiswa tentang ketersediaan sumber informasi ini. Mahasiswa mungkin tidak menyadari bahwa perpustakaan menyediakan akses ke e-book dan bagaimana cara mengaksesnya. Kendala lain yang dihadapi oleh pemustaka dalam pemanfaatan koleksi digital (e-book) adalah masalah jaringan yang kurang memadai. Koleksi digital hanya dapat diakses oleh pemustaka ketika perangkat elektronik mereka, seperti laptop atau handphone, terhubung ke jaringan internet yang stabil. Kondisi jaringan internet yang tidak optimal dapat menghambat pemustaka dalam mengakses dan memanfaatkan koleksi digital dengan lancar. Jika jaringan tidak stabil, pemustaka mungkin mengalami masalah seperti koneksi yang terputus, lamanya waktu untuk memuat halaman atau mengunduh e-book, atau bahkan tidak dapat mengakses koleksi digital sama sekali. Ketidaktersediaan jaringan yang memadai dapat menghambat aksesibilitas pemustaka terhadap koleksi digital yang disediakan oleh perpustakaan. Hal ini dapat menjadi kendala yang signifikan, terutama ketika pemustaka membutuhkan akses segera dan cepat ke sumber informasi dalam rangka menyelesaikan tugas akademik atau keperluan lainnya. Untuk mengatasi kendala ini, perpustakaan dapat melakukan upaya seperti meningkatkan infrastruktur jaringan di area perpustakaan, menyediakan akses WiFi yang stabil dan cepat, atau menjalin kerjasama dengan penyedia jaringan internet yang dapat menjamin kualitas jaringan yang memadai. Dengan demikian, pemustaka dapat dengan mudah mengakses dan memanfaatkan koleksi digital (ebook) tanpa terhambat oleh masalah jaringan yang tidak memadai. Kendala selanjutnya yang dihadapi oleh pemustaka adalah proses registrasi yang memakan waktu yang cukup lama dan kompleks. Setelah mengunduh aplikasi Perpustakaan Digital UIN Alauddin dari Play Store, pemustaka harus melakukan tahap registrasi sebagai langkah awal untuk memanfaatkan koleksi digital (e-book). Namun, proses registrasi ini seringkali menjadi hambatan dalam pemanfaatan koleksi digital. Proses registrasi yang rumit dan memakan waktu lama menciptakan ketidaknyamanan bagi pemustaka. Setelah melakukan pendaftaran, pemustaka harus menunggu verifikasi akun yang dikirimkan melalui email yang terhubung dengan akun Gmail mereka. Pemustaka harus menunggu untuk menerima email verifikasi tersebut dan kadang-kadang proses ini memakan waktu yang cukup lama sebelum pemustaka akhirnya dapat mengakses koleksi digital (e-book) yang tersedia. Keterlambatan dalam proses registrasi dapat menghambat pemustaka dalam memanfaatkan koleksi digital dengan segera. Pemustaka yang membutuhkan akses segera ke sumber informasi untuk tugas akademik atau kepentingan lainnya dapat merasa frustrasi dengan lamanya proses registrasi ini. Untuk mengatasi kendala ini, perpustakaan dapat mempertimbangkan untuk mempercepat proses verifikasi akun setelah pendaftaran, mengoptimalkan sistem pengiriman email, dan menyediakan petunjuk yang jelas dan mudah diikuti bagi pemustaka saat melakukan proses registrasi. Dengan demikian, pemustaka dapat dengan cepat dan lancar memanfaatkan koleksi digital (e-book) tanpa hambatan yang berarti.

Conclusion

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemanfaatan koleksi digital (e-book) sebagai sumber informasi di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh pemustaka dalam memanfaatkan koleksi digital tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan koleksi digital (e-book) di perpustakaan tersebut telah memberikan manfaat yang signifikan bagi pemustaka, dengan jumlah anggota yang aktif dan jumlah pembaca yang cukup tinggi. Pemanfaatan koleksi digital (ebook) di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar efektif sebagai sumber informasi, terutama dalam mendukung pemustaka dalam mengerjakan tugas akademik dan penulisan skripsi. Kemudahan akses melalui aplikasi Perpustakaan Digital UIN Alauddin dan ketersediaan koleksi yang cukup lengkap menjadi daya tarik bagi pemustaka. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh pemustaka dalam memanfaatkan koleksi digital (e-book). Kendala pertama adalah kurangnya promosi yang dilakukan oleh perpustakaan, yang mengakibatkan kurangnya informasi yang tersedia kepada pemustaka tentang keberadaan dan cara mengakses koleksi digital. Kendala kedua adalah masalah jaringan yang kurang memadai, yang dapat menghambat aksesibilitas pemustaka terhadap koleksi digital. Kendala terakhir adalah proses registrasi yang memakan waktu dan kompleks, yang dapat menyebabkan keterlambatan dalam pemustaka dapat mengakses koleksi digital. Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan koleksi digital (e-book) dan mengatasi kendala yang dihadapi, perpustakaan perlu meningkatkan promosi, meningkatkan infrastruktur jaringan, serta menyederhanakan proses registrasi. Langkah-langkah ini dapat meningkatkan kesadaran pemustaka tentang keberadaan koleksi digital dan meningkatkan kenyamanan dan keterjangkauan dalam memanfaatkannya. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan koleksi digital (e-book) di UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar telah memberikan manfaat yang signifikan, namun masih terdapat kendala yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan koleksi digital oleh pemustaka