Kembali
16
1
2025 Jurnal Pustaka Ilmiah Vol 11 · 1 ISSN 2685-8363

Pengaruh Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terhadap Preferensi Buku Bacaan Mahasiswa

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta; Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta; Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Abstrak

Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri memiliki andil besar dalam menentukan preferensi bahan bacaan para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terhadap preferensi buku bacaan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatif dengan mengambil sampel sebanyak 83 mahasiswa melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisoner studi pustaka, dan observasi. Serta teknik analisis data menggunakan bantuan alat statistik yaitu SPSS IBM V25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri yang direpresentasikan melalui Perpustakaan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Raden Wijaya Wonogiri, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali terhadap preferensi buku bacaan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.005 serta memiliki nilai pengaruh sebesar 24,2%. Bahan bacaan yang sering dipinjam di masing-masing perguruan tinggi adalah buku bertemakan Agama Islam seperti Fiqh Muamalah di UIN Raden Mas Said Surakarta, buku Agama Buddha seperti Filsafat Agama Buddha di Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Raden Wijaya Wonogiri, dan buku Agama Hindu seperti Filsafat Hindu di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Bali.

Abstract

The State Religious College Library plays a significant role in shaping students' reading material preferences. This study aims to explain the influence of the State Religious College Library on the reading book preferences of students at the Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta, the Raden Wijaya State Buddhist College of Wonogiri, Central Java, and the I Gusti Bagus Sugriwa State Hindu University of Denpasar, Bali. This study uses a quantitative explanatory method by taking a sample of 83 students through accidental sampling techniques. Data collection using a literature study questionnaire and observation. As well as data analysis techniques using the help of statistical tools, SPSS IBM V25. The results of the study indicate that there is an influence between the State Religious College Library represented by the Raden Mas Said State Islamic University Library of Surakarta, the Raden Wijaya State Buddhist College of Wonogiri, and the I Gusti Bagus Sugriwa State Hindu University of Denpasar, Bali on students' reading book preferences with a significance value of 0.000 <0.005 and has an influence value of 24.2%. Reading materials that are often borrowed at each university are books on Islamic themes such as Fiqh Muamalah at UIN Raden Mas Said Surakarta, books on Buddhism such as the Philosophy of Buddhism at the Raden Wijaya State Buddhist College in Wonogiri, and books on Hinduism such as the Philosophy of Hinduism at the I Gusti Bagus Sugriwa State Hindu University in Bali.
Keywords: state religious college library · reading materials · students

Introduction

Buku bacaan mahasiswa di perpustakaan menjadi masalah penting saat ini karena dapat mencerminkan dinamika pemikiran, pola konsumsi informasi, dan pengaruh latar belakang agama terhadap pembentukan wawasan intelektual mahasiswa (Adetayo et al., 2024). Poin penting dari fenomena ini adalah bahwa pilihan buku bacaan mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan akademis, tetapi juga oleh nilai-nilai agama yang mereka anut. Perpustakaan perguruan tinggi keagamaan memiliki pengaruh besar dalam menyediakan koleksi buku keagamaan bagi mahasiswa. Koleksi ini menjadi sumber utama mahasiswa untuk memperdalam pemahaman keagamaan sesuai dengan bidang studinya (Mahmudulhassan et al., 2024). Melalui koleksi yang memadai, perpustakaan secara tidak langsung terus mendorong mahasiswa untuk lebih banyak mengonsumsi buku-buku bernuansa religius. Keadaan ini selaras dengan yang terjadi di Perpustakaan Tinggi Keagamaan Negeri yang ada di Jawa tengah dan Bali. Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta, Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali merupakan representasi perpustakaan yang bernaung di Kementerian Agama. Ketiga perpustakaan ini memiliki andil besar dalam menyediakan pengetahuan dan informasi melalui buku bacaan bagi para mahasiswanya, khususnya di bidang agama. Buku bacaan yang disediakan oleh ketiga perpustakaan keagamaan tersebut tidak hanya mendukung dalam bidang kurikulum akademik saja, tetapi juga memperkaya wawasan spiritual dan keagamaan mahasiswa. Koleksi literatur yang tersedia, seperti kitab suci, buku teks keagamaan, kajian filsafat, dan referensi lintas budaya, turut membentuk pola pikir dan minat baca mahasiswa (Uyuni & Program, 2024). Dengan demikian, Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta, Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk preferensi bacaan dan pemahaman keagamaan mahasiswa. Penelitian mengenai preferensi buku bacaan mahasiswa telah banyak diteliti sebelumnya, seperti penelitian yang dilakukan oleh Dewi, (2022) yang meneliti tentang preferensi buku bacaan nonfiksi bagi para peneliti dan akademisi. Penelitian ini menghasilkan bahwa kehadiran buku-buku yang non cetak pada saat ini tidak akan pernah menggeser eksistensi buku cetak, sebab para peneliti dan akademisi ternyata lebih menyukai buku cetak. Mustaufiy & Sadat, (2020) dalam penelitianya yang berjudul Analisis Preferensi Mahasiswa terhadap Penggunaan Kamus dalam Mempelajari Bahasa Arab. Penelitian ini menjelaskan bahwa para mahasiswa yang sedang menempuh atau sudah pernah mengikuti mata pelajaran Bahasa Arab bahwa preferensinya adalah menggunakan Kamus Bahasa Arab dalam mencari kosa kata yang kurang dimengerti, karena adanya aspek kepraktisan. Penelitian yang dilakukan Munandar, (2019) mengkaji tentang preferensi mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia dalam memilih bahan bacaan akademis, seperti buku teks dan jurnal ilmiah. Penelitian ini akan berfokus pada pengaruh Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terhadap preferensi bahan bacaan mahasiswa. Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang hanya terfokus pada preferensi buku bacaan yang digunakan oleh mahasiswa di Perguruan Tinggi saja. Sehingga dibutuhkan penelitian lanjutan dan komprehensif terhadap adanya hubungan Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dalam mempengaruhi bahan bacaan para mahasiswanya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adanya pengaruh Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri yang direpresentasikan oleh 3 PTKN yang berada di Jawa tengah dan Bali, yaitu UIN Raden Mas Said Surakarta, Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali terhadap preferensi bahan bacaan mahasiswa. Sebab ketiga kampus tersebut dianggap telah mampu untuk mewakili ketiga agama yaitu Agama Islam, Agama Budha, dan Agama Hindu sehingga dapat digunakaan untuk memetakan bahan bacaan keagamaan apa yang sering digunakan oleh para mahasiswa. Penelitian ini penting dilakukan sebab memiliki 3 alasan fundamental di dalamnya, pertama peran strategis Perpustakaan Keagamaan dalam menyediakan literatur Agama. Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri tidak hanya menyediakan buku teks, tetapi juga literatur keagamaan yang spesifik yang berguna bagi peningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan khususnya di bidang agama bagi para mahasiswa. Kedua, mengetahui preferensi bacaan mahasiswa di ketiga Perpustakaan. Melalui data-data dan sumber koleksi dan pola peminjaman buku, penelitian ini dapat mengidentifikasi jenis buku yang paling diminati mahasiswa seperti kitab suci, tafsir, filsafat, atau buku umum. Ketiga, perbandingan AntarPerpustakaan Institusi Keagamaan Negeri. Membandingkan Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta, Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali, penelitian ini dapat mengungkap perbedaan preferensi bacaan mahasiswa Muslim, Buddha, dan Hindu, serta faktor apa saja yang memengaruhinya

Method

Penelitian ini tergolong sebagai penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang sistematis terhadap fenomena dan kejadian melalui metode pengumpulan data yang dapat diukur dan dihitung dengan alat bantu dan teknik statistik, matematika atau komputasi (Aiman et al., 2022). Obyek penelitian disini yaitu perpustakaan perguruan tinggi keagamaan di Jawa Tengah dan Bali. Sebagai wakil Jawa Tengah yaitu Universitas Islam Negeri Raden Mas Said sebagai representasi perguruan tinggi negeri yang beragama Islam yang berlokasi di Jl. Pandawa Pucangan Kartasura Sukoharjo Jawa Tengah, dan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya sebagai representasi perguruan tinggi negeri yang beragama Buddha yang berlokasi di Jl. Kantil Bulusari Bulusulur Wonogiri Jawa Tengah. Sebagai wakil dari Bali adalah Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar sebagai representasi perguruan tinggi negeri yang beragama Hindu yang berlokasi di Jl. Nusantara Kubu Bangli Bali. Pengumpulan data dilakukan pada Januari hingga Mei 2024. Subyek penelitian adalah mahasiswa pada Perpustakaan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said, Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar pada Bulan Januari hingga Mei Tahun 2024. Populasi adalah jumlah keseluruhan yang berupa objek atau subjek yang dapat menjadi representasi pada penelitian (Aiman et al., 2022). Populasi dari penelitian ini merupakan para mahasiswa yang melakukan peminjaman atau yang datang ke Perpustakaan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said, Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya dan Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar pada Bulan Januari hingga Mei Tahun 2024 sebanyak 500 mahasiswa. Jumlah sampel yang digunakan adalah 83 mahasiswa dengan memakai rumus slovin (2015), Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = toleransi ketidak telitian dalam persen 10% Teori yang digunakan pada variabel X (Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri) adalah Teori Rasdanelis, (2013) yang menjelaskan bahwa Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri memiliki keharusan dalam menyediakan bahan bacaan bagi pemustaka dengan tujuan, pertama, menyediakan kebutuhan dalam proses belajar mengajar bagi mahasiswa yang sesuai dengan kurikulum Perguruan Tinggi. Kedua, mendukung proses belajar mengajar melalui penyediaan bahan bacaan yang terbaru. Ketiga, menyediakan bahan koleksi sebagai sumber penelitian. Sedangkan untuk teori Preferensi bahan bacaan mahasiswa, peneliti menggunakan teori dari L. M. Singer & Alexander, (2017) yang menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki kecenderungan dalam mencari dan membaca bahan bacaan baik cetak maupun non cetak. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Accidental sampling merupakan Teknik pengambilan sampel dimana peneliti secara kebetulan mengambil sampel yang ditemui di perpustakaan dan dianggap sesuai (Aiman et al., 2022). Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data menggunakan kuisoner, studi pustaka, dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah lembar pertanyaan tertutup yaitu melalui skala jawaban. Skala yang digunakan adalah skala likert. Teknik analisis yang digunakan menggunakan bantuan alat dari IBM SPSS V25. Hipotesis H0: tidak adanya pengaruh perpustakaan tinggi negeri agama terhadap preferensi bahan bacaan mahasiswa dan H1: adanya pengaruh perpustakaan tinggi negeri agama terhadap preferensi bahan bacaan mahasiswa.

Result & Discussion

Karakteristik Responden Peneliti melihat karakteristik responden dari data yang di dapatkan. Berikut data karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin pada ketiga perpustakaan. Tabel 1. Jenis Kelamin Responden Jenis kelamin Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Jumlah Laki-Laki 15 9 4 28 Perempuan 30 18 7 55 Total 83 Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa sebanyak 28 orang berjenis laki-laki dan sebanyak 56 orang berjenis perempuan. Penelitian dari 83 orang ini didominasi oleh perempuan. Berikut ini adalah hasil dari analisis data yang diolah dengan menggunakan bantuan alat dari IBM SPSS V25: Uji Validitas Uji validitas merupakan sebuah pengujian yang dilakukan guna mengetahui kelayakan butir pernyataan dalam mendefinisikan variabel. Teknik dalam pengujian ini menggunakan r hitung. Hasil r hitung dari output SPSS dalam setiap pernyataan kita bandingkan dengan r tabel df=n-2 dan menghitung taraf signifikansi 5% atau 0,05. Untuk menganalisis kevalidan setiap butir kuesioner yaitu dengan melihat r tabel dimana jumlah responden (n) dalam penelitian ini berjumlah 83 orang, Maka r tabel dalam penelitian ini sebesar 0,215. Selanjutnya dengan menghitung taraf signifikansi (sig.2-tailed). Jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka item tersebut valid, sebaliknya jika signifikansi lebih dari 0,05 dikatakan tidak valid. Penelitian ini menggunakan bantuan program IBM SPSS V25. Berikut adalah hasil uji validitas dengan sampel 83 responden. Variabel X pada penelitian ini menggunakan Teori Rasdanelis, (2013) yang menjelaskan bahwa Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri memiliki keharusan dalam menyediakan bahan bacaan bagi pemustaka dengan tujuan, pertama, menyediakan kebutuhan dalam proses belajar mengajar bagi mahasiswa yang sesuai dengan kurikulum Perguruan Tinggi. Indikator ini menjelaskan tentang Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri harus mampu untuk menyediakan koleksi yang relevan dalam membantu proses belajar mahasiswa yang telah disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Indikator pertama memiliki 2 pertanyaan yang mencakup apakah koleksi yang disediakan telah relevan dengan mata kuliah yang ditawarkan dan apakah perpustakaan membagikan kuisoner atau survei terkait kebutuhan pemustaka dalam proses pengembangan koleksi. Kedua, mendukung proses belajar mengajar melalui penyediaan bahan bacaan yang terbaru. Indikator kedua menjelaskan tentang Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri menyediakan koleksi yang up to date. Sehingga terdapat 3 item pertanyaan pada indikator ini, yaitu tentang apakah perpustakaan telah berlangganan jurnal/e-book/e-journal yang bisa dan mudah untuk diakses oleh mahasiswa, apakah bahan bacaan yang terdapat di perpustakaan selalu baru atau kurang dari 5 tahun, serta apakah perpustakaan sering melakukan pembaruan koleksi bahan bacaan bagi mahasiswa Ketiga, menyediakan bahan koleksi sebagai sumber penelitian. Indikator ini menunjukkan bahwa Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri memiliki kewajiban dalam menyediakan bahan bacaan bagi para civitas akademika khususnya para mahasiswa dalam membantu menyelesaikan penelitian. Sehingga terdapat 2 item pertanyaan pada penelitian ini yaitu apakah perpustakaan memiliki rak khusus yang berisikan koleksi referensi penelitian seperti skripsi, tesis, dan disertasi serta apakah perpustakaan menyediakan akses ke jurnal baik jurnal nasional ataupun internasional Tabel 2 Hasil Uji Validitas Variabel X Nomor Kuisoner Nilai Korelasi Nilai r Keterangan X1 0,611 0,215 Valid X2 0,588 0,215 Valid X3 0,456 0,215 Valid X4 0,583 0,215 Valid X5 0,591 0,215 Valid X6 0,658 0,215 Valid X7 0,456 0,215 Valid Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Berdasarkan tabel 2 di atas menunjukkan bahwa nilai r hitung > r tabel sehingga mampu disimpulkan bahwa seluruh pertanyaan variabel X valid. Variabel Y pada penelitian ini menggunakan teori dari L. M. Singer & Alexander, (2017) yang menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki kecenderungan dalam mencari dan membaca bahan bacaan baik cetak maupun non cetak. Teori ini menekankan bahwa mahasiswa memiliki kecenderungan (disposition) untuk terlibat dalam aktivitas literasi multidimensi (cetak/digital) yang dipengaruhi oleh faktor motivasi, kebiasaan, dan konteks pembelajaran. Item pertanyaan pada indikator ini memiliki 6 buah, yaitu apakah mahasiswa sering mencari referensi (buku, jurnal, e-book, artikel online) untuk keperluan akademik, apakah mahasiswa lebih suka menggunakan koleksi non cetak dalam menyelesaikan tugas, apakah mahasiswa sering membaca buku bacaan baik cetak ataupun non cetak selain untuk menyelesaikan tugas, apakah sering membuat catatan ketika membaca bahan bacaan cetak atau non cetak, apakah sering mengalami kendala dalam mengakses bahan bacaan cetak di perpustakaan, apakah sering mengalami kendala dalam mengakses bahan bacaan noncetak di perpustakaan. Berikut merupakan uji validitas dari variabel Y Tabel 3. Hasil Uji Validitas Variabel Y Nomor Kuisoner Nilai Korelasi Nilai r Keterangan Y1 0,615 0,215 Valid Y2 0,490 0,215 Valid Y3 0,490 0,215 Valid Y4 0,680 0,215 Valid Y5 0,613 0,215 Valid Y6 0.611 0,215 Valid Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Berdasarkan tabel 3 di atas menunjukkan bahwa nilai r hitung > r tabel sehingga mampu disimpulkan bahwa seluruh pertanyaan variabel Y valid. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas berguna untuk mengukur kestabilan dan konsistensian responden dalam menjawab pertanyaan dalam kuesioner. Pengujian reliabilitas pada penelitian ini menggunakan cronbach’s alpha dengan nilai alpha 0,60. Pada penelitian ini peneliti menguji reliabilitas instrumen menggunakan teknik Cronbach’s Alpha dengan bantuan IBM SPSS V25. Berikut adalah hasil uji reliabilitas dengan sampel sebanyak 83 responden: Tabel 4 Uji Reliabilitas Varibel X Hasil Cronbach’s Alpha N of items Keterangan 0,813 7 Reliabel Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Tabel 5 Uji Reliabilitas Varibel Y Hasil Cronbach’s Alpha N of items Keterangan 0,886 6 Reliabel Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Tabel 4 dan Tabel 5 menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,813 dan 0,886. Hal ini menunjukkan bahwa item pertanyaan dalam kuesioner memiliki reliabilitas yang tinggi dan setiap item pertanyaan mampu mendapatkan hasil yang konsisten yang apabila pertanyaan kembali diajukan akan memperoleh jawaban yang relatif sama dari jawaban sebelumnya. Tabel distribusi frekuensi berguna untuk menganalisis dan mengklasifikasikan data yang berdasarkan pada kelompok interval yang telah ditetapkan oleh peneliti. Berikut merupakan hasil dari Deskripsi Variabel X. Tabel 6 Distribusi Frekuensi Perpustakaan menyediakan kebutuhan dalam proses belajar mengajar bagi mahasiswa yang sesuai dengan kurikulum Perguruan Tinggi Kategori Nilai Jumlah Prosentase (%) Sangat tinggi 10 30 35.7 Tinggi 8–9 20 23.8 Cukup tinggi 6-7 15 17.8 Rendah 3 – 5 10 11.9 Sangat rendah < 2 9 10.8 Sumber: Kuesioner nomor X1 sampai dengan X2 (2024) Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden menjawab dengan kategori sangat tinggi yaitu 30 orang atau 35.7% sedangkan yang menyatakan sangat rendah berjumlah 9 orang atau 10.8%. Tabel 7 Distribusi Frekuensi Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri menyediakan koleksi yang up to date Kategori Nilai Jumlah Prosentase (%) Sangat tinggi >15 26 31 Tinggi 12–14 28 33.3 Cukup tinggi 9-11 16 19 Rendah 6-9 6 7.2 Sangat rendah < 5 8 9.5 Sumber: Kuesioner nomor X3 sampai dengan X5 (2024) Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden menjawab dengan kategori tinggi yaitu 28 orang atau 33.3% sedangkan yang menyatakan paling sedikit adalah pada kategori rendah berjumlah 6 orang atau 7.2%. Tabel 8 Distribusi Frekuensi Perpustakaan menyediakan bahan koleksi sebagai sumber penelitian Kategori Nilai Jumlah Prosentase (%) Sangat tinggi 10 15 17.8 Tinggi 8–9 31 36.9 Cukup tinggi 6-7 24 28.6 Rendah 3 – 5 11 13.1 Sangat rendah < 2 3 3.6 Sumber: Kuesioner nomor X6 sampai dengan X7 (2024) Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden menjawab dengan kategori tinggi yaitu 31 orang atau 36.9% sedangkan yang menyatakan sangat rendah berjumlah 3 orang atau 3.6%. Berikut merupakan hasil dari Deskripsi Variabel Y. Tabel 9 Distribusi Frekuensi Preferensi Mahasiswa pada Bahan Bacaan Kategori Nilai Jumlah Prosentase (%) Sangat tinggi >25 27 32.2 Tinggi 22–24 42 50 Cukup tinggi 15-21 9 10.8 Rendah 10-14 3 3.5 Sangat rendah < 9 3 3.5 Sumber: Kuesioner nomor Y1 sampai dengan Y6 (2024) Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden menjawab dengan kategori tinggi yaitu 42 orang atau 50% sedangkan yang menyatakan sangat rendah dan rendah sama-sama berjumlah 3 orang atau 3.5%. Uji Normalitas Peneliti melakukan tes normalitas yang berguna untuk mengetahui normal atau tidaknya distribusi data yang terkumpul tersebut. Kriteria pengujiannya adalah apabila nilai sign > 0,05 maka data tersebut bisa dikatakan terdistribusi secara normal. Berikut hasil uji normalitas.Tabel 10 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 86 Normal Parametersa,b Mean .0000000 Std. Deviation .07680916 Most Extreme Differences Absolute .120 Positive .069 Negative -.120 Test Statistic .120 Asymp. Sig. (2-tailed) .175c a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. c. Lilliefors Significance Correction. Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Tabel di atas menunjukkan hasil angka Asymp. Sig. (2-tailed) dari kedua variabel adalah 0,175, yang dapat disimpulkan bahwa penyebaran data normal dengan nilai Asymp. Sig. (2tailed) > 0,05. Berikut hasil dari Uji Linearitas. Tabel 11 Uji Linearitas Sum of Squares df Mean Square F Sig. Bahan Bacaan * Perpustakaan PTKN Between Groups (Combined) 33.791 9 3.755 1.337 .233 Linearity .505 1 .505 .180 .000 Deviation from Linearity 33.286 8 4.161 1.482 .178 Within Groups 207.768 74 2.808 Total 241.560 83 Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Pengambilan keputusan bahwa antar variabel dikatakan mempunyai hubungan yang linear jika nilai signifikansi pada Linearity < 0,05. Ataupun juga bisa dilihat dari Deviation from Linearity > 0,05. dari tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Linearity yakni 0,000 < 0,05 dan juga nilai Deviation from Linearity 0,178 > 0,05. Sehingga bisa disimpulkan bahwa hubungan antar variabel Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan dengan preferensi bahan bacaan tersebut linear. Peneliti selanjutnya melakukan pengujian guna mengetahui seberapa besar pengaruh Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan dengan preferensi bahan bacaan mahasiswa. Uji ini merupakan uji regresi linear sederhana. Berikut merupakan tabel dari uji regresi linear sederhana. Berikut merupakan hasil dari Uji Regresi Linear Sederhana. Tabel 12 Uji Regresi Linear Sederhana ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression .505 1 .505 12.172 .009b Residual 241.054 82 2.940 Total 241.560 83 a. Dependent Variable: Bahan Bacaan b. Predictors: (Constant), Perpustakaan PTKN Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Hasil dari uji tersebut menunjukan bahwa nilai F hitung = 12.172 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.009 < 0.05, sehingga model regresi bisa dipakai untuk memprediksi variabel Perpustakaan PTKN atau adanya pengaruh antara Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (X) terhadap Buku Bacaan Mahasiswa (Y). Tabel 13 Koefisien Determinasi Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Pengujian ini merupakan salah satu bagian dari uji regresi linear sederhana yang disebut dengan Analisis Koefisien Determinasi (R2 ). Uji ini berguna untuk mengukur besar variabel x (Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri) terhadap variabel y (Buku Bacaan). Dan dari tabel di atas diketahui besar nilai korelasi/ hubungan (R) yaitu sebesar 0.406. Dan dari hasil tersebut juga diperoleh koefisien determinasi R square 0,242 atau 24,2% yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang stimultan antara variabel x dan variabel y sebesar 24,2% dan sisanya 75,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Uji Hipotesis Tabel 14 Uji Hipotesis Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Hasil dari tabel tersebut diketahui bahwa nilai F hitung 21,341 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,005. Adapun syarat dalam pengujiannya adalah apabila nilai sign > 0,05 maka H0 diterima sedangkan apabila nilai sign < 0,05 maka H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi dapat untuk dipakai guna memprediksi variabel partisipasi atau dengan kata lain terdapat pengaruh antara variabel x dan variabel y. Uji Korelasi Tabel 15 Uji Korelasi Correlations Perpustakaan PTKN Bahan Bacaan Perpustakaan PTKN Pearson Correlation 1 .546 Sig. (2-tailed) .000 N 83 83 Bahan Bacaan Pearson Correlation .546 1 Sig. (2-tailed) .000 N 83 83 Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Diketahui bahwa nilai signifikansi pada variabel x (Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri) 0,000 > 0,005 dan nilai signifikansi pada variabel y (Bahan Bacaan) 0,000 > 0,005, sehingga disimpulkan bahwa variabel x dan variabel y memiliki hubungan/ berkorelasi. Nilai korelasi variabel x (Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri) adalah 0,546 serta nilai korelasi variabel y (Bahan Bacaan) juga 0,546, sehingga bisa disimpulkan bahwa variabel x (Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri) terhadap varibel y (Bahan Bacaan) memiliki korelasi dengan derajat hubungan korelasi sedang dan bentuk hubungan positif. Preferensi Buku Bacaan Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta berperan sebagai pengelola utama sumber informasi, mulai dari pengumpulan, pengolahan, hingga penyebarluasan serta pelestarian bahan pustaka yang merupakan warisan intelektual dan budaya bangsa. Untuk memastikan akses informasi yang optimal bagi sivitas akademika, layanan perpustakaan dirancang dan dikelola secara profesional dengan mengadaptasi perkembangan teknologi informasi (Moonasar, 2024). Pemanfaatan sistem digital dalam manajemen koleksi, layanan referensi, dan akses literatur daring menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan bagi pengguna. Pendekatan ini menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai pusat sumber belajar yang dinamis, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas penelitian dan akademik di lingkungan perguruan tinggi (Aparicio-Gómez et al., 2024). Kepuasan pemustaka menjadi prioritas utama yang mencerminkan kualitas layanan dan kontribusi perpustakaan terhadap mutu pendidikan di UIN Raden Mas Said Surakarta (Camilleri, 2021). Mayoritas pemustaka di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta memiliki kecenderungan positif terhadap peminjaman koleksi di perpustakaan. Hal ini dibuktikan dengan data statistik peminjaman buku berdasarkan pola klasifikasi di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta. Hal tersebut mengindikasikan bahwa perpustakaan masih menjadi sumber utama dalam memenuhi kebutuhan literasi dan akademik mahasiswa (Wicaksono et al., 2023). Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi adalah ketersediaan koleksi yang relevan, suasana perpustakaan yang kondusif untuk membaca, serta akses yang mudah terhadap bahan pustaka. Berikut merupakan data statistik peminjaman buku di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta. Tabel 16. Data Peminjaman Buku Berdasarkan Klasifikasi di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta 2024 No KLASIFIKASI BUKU BULAN JML JAN FEB MAR APR MEI 1. 000 [KARYA UMUM] 11 11 11 11 13 57 2. 100 [FILSAFAT DAN PSIKOLOGI] 6 6 6 6 8 32 3. 200 ATAU 2 X [AGAMA] 32 32 32 32 34 162 4. 300 [ILMU SOSIAL] 27 27 27 27 30 138 5. 400 [BAHASA] 26 26 26 26 26 130 6. 500 [ILMU MURNI] 7 7 7 7 7 35 7. 600 [ILMU TERAPAN] 6 6 6 6 6 30 8. 700 [KESENIAN, OLAHRAGA] 8 8 8 8 8 40 9. 800 [KESUSASTERAAN] 29 29 29 29 29 145 10. 900 [GEOGRAFI & SEJARAH] 8 8 8 8 8 40 JUMLAH 160 134 160 160 169 Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Berdasarkan tabel 16 data peminjaman bahan bacaan di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta tahun 2024 di atas menunjukkan bahwa adanya peningkatan 2 kali yaitu pada Bulan Februari ke Maret sebesar 26 peminjaman dan Bulan April ke Mei sebanyak 9 peminjaman, sedangkan pada Bulan Januari ke Februari terdapat penurunan dari 160 ke 134, dan pada Bulan Maret ke April tidak ada perubahan jumlah peminjam. Tabel 16 juga menjelaskan bahwa jumlah bahan bacaan yang paling banyak dipinjam sejak Bulan Januari hingga Mei adalah pada bidang Agama atau pada nomer klasifikasi 200 / 2X sebanyak 162 peminjam. Keadaan ini diakibatkan kurikulum yang ada di UIN Raden Mas Said Surakarta lebih banyak memuat mata kuliah keagamaan. Hal ini mendorong mahasiswa untuk lebih sering meminjam buku-buku agama guna memenuhi kebutuhan akademik, seperti memahami teks-teks keislaman, hukum fiqh, atau studi Al-Qur’an dan Hadis (Hidayat & Sukari, 2019). Sehingga, koleksi buku agama menjadi primadona di perpustakaan. Tabel 17. Judul Buku yang Paling Sering Dipinjam Pemustaka Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta 2024 No Judul Buku Jumlah Dipinjam 1. Fiqih Muamalah 56 2. Fiqh Muamalah ; Sistem Transaksi dalam Fiqh Islam 43 3. Metodologi Penelitian Kualitatif 42 4. Pasar Modal Syariah dan Praktik Pasar Modal Syariah 35 5. Metode Penelitian Kualitatif ; Teori dan Praktik 34 6. Keuangan Islam ; Teori dan Praktik 33 7. Psikologi Komunikasi 31 8. Ilmu Kalam 30 9. Bank dan Asuransi Islam di Indonesia 30 10. Metode Penelitian; Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan 29 Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Tabel 17 diketahui bahwa buku Fiqih Muamalah menjadi judul yang paling sering dipinjam dengan total 56 kali peminjaman. Buku-buku bertema fikih muamalah dan keuangan Islam, seperti Fiqh Muamalah; Sistem Transaksi dalam Fiqh Islam (43 peminjaman) serta Pasar Modal Syariah dan Praktik Pasar Modal Syariah (35 peminjaman), juga menempati posisi tinggi dalam daftar peminjaman. Selain itu, buku metodologi penelitian, seperti Metodologi Penelitian Kualitatif (42 peminjaman) dan Metode Penelitian; Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan (29 peminjaman). Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan mahasiswa terhadap referensi akademik dalam bidang penelitian (Pratama et al., 2023). Buku-buku lain yang banyak dipinjam meliputi kajian ilmu kalam, psikologi komunikasi, serta bank dan asuransi Islam, yang mencerminkan minat pemustaka terhadap berbagai disiplin ilmu yang mendukung studi mereka (Mahoni, 2023). Secara keseluruhan, preferensi bahan bacaan mahasiswa lebih banyak yang berkaitan dengan kajian Islam dan topik-topik lain yang mengandung unsur Agama Islam seperti ekonomi syariah dan keuangan syariah. Preferensi Buku Bacaan Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Jawa Tengah Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah merupakan pusat informasi dan sumber belajar yang berperan penting dalam mendukung kegiatan akademik dan penelitian di lingkungan kampus (Budiarto, 2023). Perpustakaan ini menyediakan berbagai koleksi literatur yang berkaitan dengan studi agama Buddha, filsafat, sejarah, serta kebudayaan Asia, khususnya yang berkaitan dengan ajaran dan praktik keagamaan Buddhis. Selain koleksi cetak, perpustakaan juga dilengkapi dengan sumber digital untuk mempermudah akses informasi bagi mahasiswa dan dosen (Afnella & Rahma, 2025). Sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi, Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya terus berupaya mengembangkan layanan dan fasilitas guna meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung pengembangan kajian akademik di bidang keagamaan dan kebudayaan Buddhis. Tabel 18 Data Peminjam Buku Berdasarkan Klasifikasi di Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Tahun 2024 No KLASIFIKASI BUKU BULAN JML JAN FEB MAR APR MEI 1. 000 [KARYA UMUM] 29 14 13 1 0 57 2. 100 [FILSAFAT DAN PSIKOLOGI] 3 0 6 1 12 22 3. 200 ATAU 2 X [AGAMA] 14 20 19 9 9 62 4. 300 [ILMU SOSIAL] 11 11 11 11 14 58 5. 400 [BAHASA] 6 5 1 1 0 13 6. 500 [ILMU MURNI] 1 0 1 0 0 2 7. 600 [ILMU TERAPAN] 1 2 0 5 0 8 8. 700 [KESENIAN, OLAHRAGA] 0 1 1 2 2 6 9. 800 [KESUSASTERAAN] 1 1 1 1 11 15 10. 900 [GEOGRAFI & SEJARAH] 8 2 18 6 6 40 JUMLAH 82 90 94 46 60 Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Pemustaka di Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah mayoritas memiliki minat yang cukup tinggi dalam membaca buku di perpustakaan. Hal ini dibuktikan dengan data statistik peminjam yang mengindikasikan bahwa perpustakaan tetap menjadi sumber utama dalam mendukung kebutuhan akademik dan literasi pemustaka (Oktapia, 2025). Meskipun ada sedikit penurunan jumlah peminjam bahan bacaan di perpustakaan seperti yang terjadi pada Bulan April sebesar 46 peminjam. Faktor yang mungkin mempengaruhi penurunan ini meliputi ketersediaan koleksi yang sesuai, kenyamanan fasilitas, serta preferensi pemustaka terhadap sumber digital atau metode pembelajaran lainnya. Oleh karena itu, perpustakaan perlu terus meningkatkan kualitas layanan, memperbarui koleksi, serta mengadopsi teknologi digital untuk menarik lebih banyak pemustaka dan memenuhi kebutuhan informasi mereka secara lebih optimal. Tabel 19. Judul Buku Perpustakaan Yang Sering Dipinjam Pemustaka Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri Tahun 2024 No Judul Buku Jumlah Dipinjam 1. Filsafat Agama Buddha 40 2. Metodologi Penelitian 37 3. Riwayat Hidup Sang Buddha Gautama 36 4. Sejarah Perkembangan Agama Buddha 34 5. Sosiologi Agama 32 6. Sutta Pitaka 30 7. Sejarah dan Filsafat 29 8. Cerita Dhamma (Jataka) 28 9. Abhidamma Pitaka 27 10. Ilmu Psikologi 25 Sumber: Data Primer yang diolah, 2024 Berdasarkan tabel 19 data tentang judul buku yang sering dipinjam di Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri tahun 2024, buku Filsafat Agama Buddha menjadi judul yang paling sering dipinjam dengan total 40 kali peminjaman. Selain itu, buku Metodologi Penelitian (37 peminjaman) dan Riwayat Hidup Sang Buddha Gautama (36 peminjaman) juga banyak diminati oleh pemustaka, menunjukkan ketertarikan terhadap kajian filsafat dan sejarah agama Buddha. Buku-buku lain seperti Sejarah Perkembangan Agama Buddha (34 peminjaman) dan Sosiologi Agama (32 peminjaman) juga mendapat perhatian besar, mencerminkan kebutuhan akademik terhadap kajian sejarah dan sosial keagamaan. Sedangkan judul buku yang paling sedikit dipinjam adalah Ilmu Psikologi, Abhidamma Pitaka, dan Cerita Dhamma sebanyak 25, 27, dan 28 peminjaman. Analisis terhadap data peminjaman buku di Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri tahun 2024 menunjukkan bahwa pemustaka cenderung meminati buku-buku yang berkaitan dengan filsafat, sejarah, serta ajaran agama Buddha. Buku Filsafat Agama Buddha menjadi yang paling sering dipinjam, diikuti oleh Metodologi Penelitian dan Riwayat Hidup Sang Buddha Gautama, yang mencerminkan kebutuhan akademik terhadap kajian filsafat, sejarah, serta penelitian dalam studi agama Buddha. Selain itu, peminjaman kitab suci seperti Sutta Pitaka dan Abhidamma Pitaka menunjukkan bahwa teks-teks utama Buddhis masih menjadi referensi penting bagi pemustaka. Secara keseluruhan, preferensi peminjaman ini mengindikasikan bahwa perpustakaan memainkan peran penting dalam menyediakan sumber belajar yang mendukung kegiatan akademik dan keagamaan mahasiswa. Preferensi Buku Bacaan Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar memiliki koleksi bahan bacaan yang didominasi oleh literatur keagamaan Hindu, filsafat, dan kebudayaan Bali. Hal ini sejalan dengan visi misi universitas sebagai perguruan tinggi berbasis Agama Hindu, sehingga mahasiswa cenderung lebih sering meminjam buku-buku terkait Weda, Itihasa-Purana (seperti Mahabharata dan Ramayana), serta tafsir sastra Hindu. Preferensi ini tidak hanya didorong oleh tuntutan akademik, tetapi juga oleh minat pribadi mahasiswa dalam memperdalam ajaran dan tradisi Hindu. Selain buku agama, mahasiswa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar juga banyak meminjam literatur tentang seni, budaya, dan bahasa Bali. Karena universitas ini berada di pusat kebudayaan Hindu-Bali, banyak mahasiswa yang tertarik mempelajari tradisi lokal seperti tari, musik, ritual keagamaan, serta bahasa Sanskerta dan Bali Kuno. Koleksi perpustakaan yang mendukung hal ini membuat mahasiswa sering mengakses buku-buku budaya untuk keperluan penelitian, penulisan karya ilmiah, atau sekadar memperkaya pengetahuan (Dewida et al., 2023). Tabel 20. Data Peminjam Buku Berdasarkan Klasifikasi di Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Tahun 2024 No KLASIFIKASI BUKU BULAN JML JAN FEB MAR APR MEI 1. 000 [KARYA UMUM] 3 4 4 4 4 19 2. 100 [FILSAFAT DAN PSIKOLOGI] 11 2 1 3 3 19 3. 200 ATAU 2 X [AGAMA] 6 7 15 10 15 47 4. 300 [ILMU SOSIAL] 6 1 8 7 8 30 5. 400 [BAHASA] 10 2 3 4 5 24 6. 500 [ILMU MURNI] 1 2 3 4 5 15 7. 600 [ILMU TERAPAN] 1 2 3 4 5 15 8. 700 [KESENIAN, OLAHRAGA] 1 2 4 4 5 15 9. 800 [KESUSASTERAAN] 1 3 4 3 5 16 10. 900 [GEOGRAFI & SEJARAH] 1 2 3 6 7 19 JUMLAH 39 27 47 49 62 Sumber: Data Primer yang diolah (2024) Berdasarkan tabel 20 menjelaskan bahwa adanya peningkatan peminjaman bahan bacaan berdasarkan klasifikasi sejak Bulan Februari hingga Mei. Peningkatan ini dimulai sejak Maret yaitu sebanyak 47 peminjam, Bulan April 49 peminjam, dan Bulan Mei 62 peminjam. Namun juga terdapat penurunan peminjaman yaitu pada Bulan Januari ke Februari yaitu dari 39 peminjam ke 27 peminjam. Penurunan peminjaman ini karena adanya libur semester bagi para mahasiswa, sehingga terdapat penurunan peminjaman. Tabel 21 Judul Buku Paling Sering Dipinjam Pemustaka Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Tahun 2024 No Judul Buku Jumlah Dipinjam 1. Filsafat Hindu 56 2. Sejarah Bali Kuno 43 3. Agama Hindu Di Indonesia 42 4. Tattwa Jnana. 35 5. Bhagavad Gita Hindu 34 6. Metodologi Penelitian 33 7. Ramayana 31 8. Agama Hindu Di Indonesia 30 9. Mahabarata 30 10. Psikologi Pendidikan 29 Sumber: Data Primer yang diolah, 2024 Berdasarkan tabel judul buku yang paling sering dipinjam di Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar tahun 2024 menunjukkan bahwa buku-buku bertema filsafat, sejarah, dan ajaran agama Hindu menjadi yang paling diminati oleh pemustaka. Filsafat Hindu menempati peringkat pertama dengan 56 kali peminjaman, diikuti oleh Sejarah Bali Kuno (43 kali) dan Agama Hindu di Indonesia (42 kali). Hal ini mencerminkan bahwa mahasiswa dan peneliti di lingkungan kampus memiliki ketertarikan yang kuat terhadap kajian keagamaan, budaya, serta sejarah Hindu di Indonesia (Exline et al., 2020). Selain itu, tingginya angka peminjaman kitab-kitab klasik seperti Bhagavad Gita Hindu, Ramayana, dan Mahabharata mengindikasikan bahwa literatur keagamaan tradisional masih menjadi referensi utama dalam studi akademik. Di sisi lain, kehadiran buku Metodologi Penelitian dalam daftar menunjukkan bahwa pemustaka juga membutuhkan sumber literatur dalam bidang metodologi ilmiah guna mendukung penelitian mereka. Pengaruh Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri terhadap Preferensi Bahan Bacaan Mahasiswa Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri Keagamaan seperti UIN Raden Mas Said Surakarta, Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar memiliki pengaruh besar dalam membentuk preferensi bacaan mahasiswa. Koleksi buku yang didominasi literatur keagamaan seperti Islam, Buddha, dan Hindu yang mendorong mahasiswa untuk lebih banyak mengakses bahan bacaan yang sesuai dengan identitas keagamaan kampus masing-masing. Misalnya, mahasiswa UIN Raden Mas Said cenderung meminjam kitab tafsir, hadis, dan fikih, sementara mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri lebih tertarik pada literatur Tripitaka, filsafat Buddha, dan meditasi. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan koleksi perpustakaan sangat memengaruhi minat baca mahasiswa (Aini et al., 2023). Lingkungan akademik dan kurikulum yang berbasis agama juga turut memperkuat preferensi mahasiswa terhadap bahan bacaan tertentu. UIN Raden Mas Said melalui mata kuliah seperti ushul fikih dan ilmu kalam mengharuskan mahasiswa merujuk pada buku-buku Islam klasik dan kontemporer. Sementara Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri melaui mata kuliah tentang etika Buddha atau sejarah Sanggha membuat mahasiswa lebih sering meminjam buku terkait ajaran Buddha. Demikian pula di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, mata kuliah Weda dan Budaya Bali mendorong mahasiswa untuk menggali lebih dalam literatur Hindu. Dengan demikian, perpustakaan berperan sebagai penyedia sumber belajar yang relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa (Zhou, 2022). Selain tuntutan kurikulum, aktivitas keagamaan dan budaya di kampus juga memengaruhi preferensi bacaan mahasiswa. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat mencari referensi akademik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan spiritual. UIN Raden Mas Said melalui kegiatan seperti bedah buku Islam atau kajian Kitab Kuning meningkatkan minat mahasiswa terhadap literatur keagamaan. Di Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri, program meditasi dan diskusi Dhammamendorong mahasiswa untuk membaca buku-buku tentang mindfulness dan psikologi Buddha. Sedangkan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar memiliki acara seperti pembacaan Weda atau festival budaya Bali yang dapat menarik minat mahasiswa terhadap sastra dan filsafat Hindu. Terakhir, peran perpustakaan dalam menyediakan akses terhadap literatur langka atau khusus juga membedakan preferensi bacaan mahasiswa di ketiga perguruan tinggi ini (Aithal & Aithal, 2023). UIN Raden Mas Said mungkin memiliki koleksi manuskrip Islam kuno, Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri menyediakan terjemahan naskah Pali, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menawarkan lontar atau tulisan tradisional Bali. Ketersediaan bahan bacaan unik ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa tetapi juga memperkuat identitas keagamaan mereka. Dengan demikian, perpustakaan di ketiga institusi ini tidak hanya mendukung pembelajaran akademik, tetapi juga berperan aktif dalam melestarikan dan mengembangkan khazanah keagamaan masing-masing. Perbandingan Preferensi Bahan Bacaan Mahasiswa di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta, Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri, dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta, Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri, dan Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali, memiliki karakteristik yang mencerminkan kebutuhan akademik serta latar belakang institusi masing-masing (Tien et al., 2022). Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta didominasi oleh buku-buku bertema fiqih, pasar modal syariah, dan metodologi penelitian, yang menunjukkan bahwa pemustakanya memiliki minat tinggi terhadap kajian hukum Islam, ekonomi syariah, dan metode penelitian ilmiah. Sementara itu, Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri banyak dipinjam untuk literatur yang berkaitan dengan filsafat Buddha, sejarah perkembangan agama Buddha, serta teks-teks Buddhis klasik, mencerminkan fokus kajian pemustaka pada ajaran dan budaya Buddhisme. Perpustakaan Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali menunjukkan kecenderungan pemustaka dalam meminjam buku-buku bertema filsafat Hindu, sejarah Bali, dan kitab-kitab Hindu klasik seperti Bhagavad Gita, Ramayana, dan Mahabharata, yang menegaskan fokus studi mereka terhadap agama Hindu dan sejarah kebudayaan Bali. Ketiga perpustakaan memiliki peran penting dalam menyediakan sumber literasi yang sesuai dengan kebutuhan akademik masing-masing institusi (Suharso et al., 2020). Tren peminjaman buku di ketiga perpustakaan ini menunjukkan bahwa pemustaka masih sangat bergantung pada sumber bacaan cetak dalam mendukung studi mereka, meskipun kebutuhan terhadap buku metodologi penelitian juga menjadi pola umum di ketiganya. Perbedaan karakteristik koleksi mencerminkan keunikan kajian akademik yang berkembang di setiap perguruan tinggi, di mana literatur Islam mendominasi di UIN Raden Mas Said, literatur Buddhis menjadi fokus utama di Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri, dan literatur Hindu menjadi referensi utama di Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali.

Conclusion

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan bahwa Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap preferensi bahan bacaan yang dibuktikan dengan nilai sebesar 24,2% dan sisanya 75,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Hal ini menunjukan bahwa mayoritas Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta lebih banyak meminjam buku yang bertemakan Agama Islam seperti fikih dan ekonomi, sementara mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri menunjukkan minat yang tinggi terhadap buku-buku yang membahas tentang Agama Buddha seperti, filsafat Buddha dan teks Buddhis klasik. Sementara itu, Mahasiswa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali cenderung meminati bahan bacaan yang membahas Agam Hindu seperti, filsafat Hindu, sejarah Bali, serta kitab-kitab Hindu klasik