Sistem Informaasi Perpustakaan Berbasis Web dengan Framework Codeigniter
Universitas Semarang; Universitas Semarang
Abstrak
Dengan adanya perkembangan informasi, telekomunikasi dan teknologi yang semakin pesat, peran teknologi informasi telah memberikan manfaat yang signifikan diberbagai bidang. Hal ini menuntut agar bisa menghasilkan informasi yang memenuhi spesifikasi kebutuhan pemakai informasi. SD Negeri Karangwotan 01 Pati terdapat perpustakaan sekolah yang berisi bermacam-macam buku pelajaran dan buku penunjang lainnya untuk menambah wawasan siswa-siswinya. Perpustakaan tersebut masih menggunakan sistem pencatatan secara manual atau pembukuan dalam melakukan transaksi peminjaman dan pengembalian buku serta daftar kehadiran pengunjung siswa-siswi. Metode manual seperti itu kurang efektif, karena jumlah data transaksi yang semakin banyak tentu akan menambah kesulitan dalam mengolah data perpustakaan. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka dibutuhkan sebuah Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web pada SD Negeri Karangwotan 01 Pati untuk mengatasi permasalahan pada sistem lama yang masih manual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengumpulan data dengan cara studi pustaka atau tinjauan pustaka. Sedangkan metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu metode waterfall yang terdiri dari Analysis, Design, Code, dan Test menggunakan framework codeigniter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sistem perpustakaan berbasis web, yang mana diharapkan dapat membantu mempermudah staf perpustakaan dan semua pihak yang terkait dalam mengolah data buku menjadi mudah, efektif dan efisien
Abstract
By the rapid development of information, telecommunication, and technology, the role of information technology has provided significant benefits in various fields. This requires that it can produce information which fulfills the specifications of the needs of information users. Karangwotan 01 Pati Elementary School has a school library that containts kinds of text books and other supporting books to broaden students’ insights. The library of that school still uses a manual recording system of book keeping in borrowing and returning book transactions as well as students attendance lists. The manual methods like that are less effective because the increasing amount of transaction data will certainly increase the difficulty in processing library data. According to these prolems, we need library information system based web in Karangwotan 01 Pati Elementary School to overcome problems in the old system that is still manual. The research method used was the method of data collection by means of literature study or literature review. While the system development method used is the waterfall method which consists of Analysis, Design, Code, and Test using a codeigniter framework. The purpose of this research is to create a web-based library system, which is expected to help make it easier for library staff and all parties involved in processing book data to be easy, effective and efficient.
Keywords:
Information System
· Karangwotan 01 Pati Elementary School
· Library
Introduction
Di era globalisasi saat ini, teknologi informasi menjadi suatu hal yang sangat penting. Kemajuan teknologi informasi memberikan dampak positif dalam segala bidang, diantara dampak positif teknologi informasi adalah dapat digunakan untuk membuat sistem informasi berbasis web. Perkembangan yang pesat tersebut tidak lepas dari peran internet. Perkembangan internet yang pesat dan merambah keseluruh penjuru dunia telah dimanfaatkan oleh berbagai negara, institusi, dan untuk berbagai macam kepentingan termasuk didalamnya untuk dunia pendidikan. Dalam dunia pendidikan, informasi menjadi bagian yang penting. Informasi yang baik dan terstruktur dapat membantu mempermudah guru, murid, orang tua murid atau wali murid untuk mendapatkan informasi dengan jelas dan mudah. Berdasarkan alasan tersebut, maka dalam dunia pendidikan perlu adanya peningkatan dalam hal sistem informasi. Pemanfaatan sistem informasi dalam dunia pendidikan diantaranya adalah website sekolah, e-learning, sistem informasi perpustakaan sekolah dan masih banyak manfaat lainnya. SD Negeri Karangwotan 01 Pati adalah Sekolah Dasar Negeri yang berlokasi di Desa Karangwotan, Kec. Pucakwangi, Kab. Pati, Provinsi Jawa Tengah. Di sekolah tersebut terdapat perpustakaan sekolah yang berisi bermacam-macam buku seperti buku pelajaran, dongeng, ensiklopedia dan banyak buku lainnya untuk menambah wawasan siswa-siswinya. Perpustakaan menjadi harapan bagi para pelajar dalam mencari referensi atau rujukan guna penyempurnaan atau penyelasaian sebuah tugas akhir maupun penulisan karya ilmiah (Amri, 2020). SD Negeri Karangwotan 01 Pati dalam melakukan transaksi peminjaman dan pengembalian buku serta daftar kehadiran pengunjung siswa masih menggunakan sistem pencatatan secara manual atau pembukuan. Metode manual seperti itu kurang efektif, karena jumlah data transaksi yang semakin banyak tentu akan menambah kesulitan dalam mengolah data perpustakaan, belum lagi jika terjadi kesalahan dalam transaksi peminjaman dan pengembalian buku, serta kesalahan dalam laporan data buku dan lain-lain. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka dibutuhkan sebuah Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web pada SD Negeri Karangwotan 01 Pati untuk mengatasi permasalahan pada sistem lama yang masih manual. Penulis berharap dengan mengganti sistem lama yang masih manual menjadi sistem komputerisasi, dapat membantu mempermudah staf perpustakaan dan semua pihak yang terkait dalam mengolah data perpustakaan menjadi mudah, efektif dan efisien sehingga masalah-masalah dalam pengelolahan perpustakaan dapat teratasi. 2. Literature Review: Sistem Sistem adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu (Sutabari, 2012). Informasi Informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterprestasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan (Sutabari, 2012). Sistem Informasi Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan laporan-laporan yang diperlukan oleh pihak luar tertentu (Sutabari, 2012). Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah sekumpulan aktivitas yang menggambarkan secara rinci bagaimana sistem akan berjalan. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan produk perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan user (Satzinger,2012). UML Unified Modelling Language (UML) adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis dan desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek (Rosa, 2014) PHP PHP adalah kepanjangan dari Hypertext Prepocessor dan merupakan suatu bahAasa scripting khususnya digunakan untuk web development. Karena sifatnya yang server side scripting, maka untuk menjalankan PHP harus menggunakan web server. PHP sudah menjadi bahasa scripting umum yang digunakan di kalangan developer web. PHP juga dapat diintegrasikan dengan HTML, JavaScript, Jquery, dan Ajax (Priyanto, 2014) CodeIgniter Codeigniter adalah framework web untuk pemrograman PHP, yang dibuat oleh Rick Ellis pada tahun 2006, penemu dan pendiri EllisLab. EllisLab adalah suatu tim kerja yang berdiri pada tahun 2002 dan bergerak dibidang pembuatan software dan tool untuk para pengembang web sejak tahun 2014 sampai sekarang, EllisLab telah meyerahkan hak kepemilikan Codeigniter ke Briish Columbia Istitute of Technology (BCIT) untuk proses pengembangan lebih lanjut. Saat ini, situs web resmi Coideigniter telah berubah dari www.ellislab.com ke www.codeigniter.com (Raharjo, 2015). MySQL MySQL adalah aplikasi database server. SQL merupakan kependekan dari Structured Query Languange. SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk mengelola database. MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya. Programmer atau user dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan (create), membaca atau menampilkan (Read), mengubah (Update) dan menghapus (Delete) data yang ada di dalam database (Murya, 2016) Notepad++ Notepad++ merupakan aplikasi yang memiliki fitur yang sangat berguna bagi programmer atau develover dalam membuat program. Notepad++ menggunakan komponen Scintilla untuk dapat menampilkan dan menyunting teks dan berkas kode sumber berbagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem operasi Microsoft Windows. Notepad++ juga dilesensikan sebagai perangkat lunak yang free atau gratis. Beberapa bahasa pemrograman yang dapat didukung oleh Notepad++ adalah C, C++, java, C#, XML, HTML, PHP dan javascript (Murya, 2016)
Method
Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan cara sebagai berikut : a. Wawancara Metode dimana penulis mendapatkan data dan informasi dengan cara berkomunikasi secara langsung dengan narasumber yakni dengan guru dan kepala sekolah, terutama dengan Bapak Abdul Ghoni, S.Pd selaku Guru dan Unit Tata Usaha Perpustakaan di SD Negeri Karangwotan 01 Pati. Hasil dari wawancara diperoleh bahwa pada sistem manual sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data buku (jumlah buku, judul buku, pengarang dll) b. Observasi Metode dimana penulis memperoleh data dengan melakukan pengamatan secara langsung guna mengetahui data apa saja yang dibutuhkan serta bagaimana kegiatan dan peran sistem informasi perpustakaan sekolah dengan prosedur yang berlaku. Hasil dari observasi ini diperoleh berupa kondisi perpustakaan (penataan buku, jumlah buku, arsip pencatatan peminjam, judul buku dll) dan sistem perpustakaan yang masih manual. c. Literatur Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan megumpulkan berbagai macam sumber data. Penulis menggunakan buku dan internet untuk pembuatan sistem informasi perpustakaan di SD Negeri Karangwotan 01 Pati. Metode Pengembangan Sistem Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah metode waterfall atau biasa disebut metode air terjun (Pressman, 2012) Gambar 1. Model Waterfall Metode ini dipilih karena mempunyai tahapan yang baik dan jelas dalam implementasinya. Berikut adalah tahapan - tahapannya : a. Communication (Komumikasi) Sebelum memulai pekerjaan yang bersifat teknis, sangat diperlukan adanya komunikasi dengan customer atau user demi memahami dan mencapai tujuan yang ingin dicapai. Hasil dari komunikasi tersebut adalah inisialisasi proyek seperti menganalisis permasalahan yang dihadapi dan mengumpulkan data-data yang diperlukan, serta membantu mendefinisikan fitur dan fungsi dari aplikasi. Pengumpulan data-data tambahan bisa juga diambil dari jurnal, artikel, dan internet. Alat yang diperlukan seperti penginstalan Xampp, Notepad ++ dan lain sebagainya. b. Planning (Perencanaan) Tahap Planning adalah tahapan perencanaan yang menjelaskan tentang estimasi tugas-tugas teknis yang akan dilakukan, resiko-resiko yang dapat terjadi, sumber daya yang diperlukan dalam membuat sistem, produk kerja yang ingin dihasilkan, penjadwalan kerja yang akan dilaksanakan, dan tracking proses pengerjaan sistem. Alat yang digunakan seperti Microsoft Project. c. Modeling (Pemodelan) Tahapan ini adalah tahap perancangan dan pemodelan arsitektur sistem yang berfokus pada analisis, perancangan struktur data, arsitektur software, tampilan interface, dan algoritma program. Tujuannya untuk lebih memahami gambaran besar dari apa yang akan dikerjakan. Alat yang digunakan seperti Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram. d. Construction (Kontruksi) Tahapan ini merupakan proses penerjemahan bentuk desain menjadi kode atau bentuk bahasa yang dapat dibaca atau diketahui oleh mesin. Setelah sistem perpustakaan selesai dibuat sesuai desain, maka selanjutnya melakukan pengujian yang dilakukan oleh Bapak Abdul Ghoni, S.Pd selaku Guru dan Unit Tata Usaha Perpustakaan di SD Negeri Karangwotan 01 Pati untuk memastikan apakah sistem perpustakaan tersebut sudah layak dipakai atau masih ada perbaikan. e. Deployment Setelah pengujian selesai maka sistem perpustakaan dapat diserahkan dan digunakan oleh Bapak Abdul Ghoni, S.Pd selaku Guru dan Unit Tata Usaha Perpustakaan di SD Negeri Karangwotan 01 Pati, akan tetapi tahap pemeliharaan juga tidak kalah penting. Mengingat suatu aplikasi perlu adanya penyesuaian atau perubahan, sesuai kebutuhan yang ada.
Result & Discussion
Analisa Sistem Lama Pada saat ini perpustakaan SD Negeri Karangwotan 01 Pati dalam mengelola perpustakaan masih menggunakan cara manual dan belum terkomputerisasi. Dimana dalam melakukan transaksi peminjaman, pendataan data buku, daftar pengunjung perpustakaan dan data anggota masih dicatat dalam buku. Metode manual tersebut kurang efektif, karena kemungkinan terjadinya kesalahan pencatatan yang kurang akurat, serta dapat menyita waktu bagi petugas perpustakaan dikarenakan human error tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis berusaha menganalisa dan merancang sebuah sistem berbasis web. Analisa Sstem Baru Analisa sistem merupakan salah satu kegiatan penting yang dilakukan dalam pembuatan sebuah sistem. Analisa bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi baik permasalahan, tujuan, arus data maupun arus informasi. Sistem baru ini sebagai solusi terhadap sistem yang lama. Use Case Diagram Use Case Diagram adalah sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Gambar 2. Use Case Diagram Perpustakaan Gambar 2 Use Case Diagram menggambarkan fungsional yang diharapkan dari sebuah sistem. Use Case Diagram tersebut dapat membantu apabila kita sedang menyusun requirement sebuah system dan juga digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana sistem akan terlihat di mata user. Class Diagram Class diagram mendiskripsikan objek-objek yang terlihat dalam sistem dan hubungan antar tabel pada database. Gambar 3. Class Diagram Perpustakaan Gambar 3 Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package, dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti pewarisan, asosiasi, dan lain – lain pada system penjualan yang penulis buat. Sequence Diagram Sequence Diagram menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan message yang dikirimkan dan diterima antar objek. Gambar 4. Sequence Diagram Mengelola Data Peminjaman Gambar Sequence diagram diatas digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah – langkah yang dilakukan sebagai respon dari sebuah event untuk menghasilkan sebuah output tertentu. Diawali dari apa men-trigger aktifitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan Activity Diagram Activity Diagram adalah diagram yang menggambarkan workflow (aliran kerja). Diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. Gambar 5. Activity Diagram Mengelola Data Peminjaman Activity diagram diatas menunjukkan alur kerja atau aktivitas user secara berurutan. Activity diagram sendiri terdiri dari beberapa notasi dan fungsi kegunaan masing–masing. Implementasi Antar Sistem 1. Form Login Admin Form Login merupakan form untuk mengakses masuk pada halaman sistem perpustakaan yang digunakan oleh admin. Gambar 6. Form Login Admin Gambar 6 menjelaskan bahwa admin membuka alamat website. Setelah masuk halaman login, admin memasukkan Username dan Password yang sudah dibuat. 2. Tampilan Dashboard Pada tampilan dashboard terdapat menu seperti buku, anggota, peminjaman, pengembalian, laporan. Gambar 7. Tampilan Dashboard Tampilan dashboard admin menjelaskan bahwa admin sudah login ke website kemudian pada tampilan dashboard terdapat menu seperti buku, anggota, peminjaman, pengembalian, laporan. 3. Tampilan Cetak Laporan Peminjaman Pada cetak laporan peminjaman digunakan untuk print laporan peminjaman untuk diserahkan ke kepala sekolah sebagai laporan bulanan peminjaman buku. Gambar 8. Tampilan Cetak Laporan Peminjaman Admin melakukan cetak atau print laporan data transaksi peminjaman untuk diserahkan ke kepala sekolah sebagai laporan bulanan peminjaman buku di perpustakaan.
Conclusion
Sistem informasi perpustakaan berbasis web ini memudahkan dalam melakukan pencarian data buku, data anggota juga dalam mengetahui peminjaman maupun pengembalian. Untuk meningkatkan efektifitas dari perancangan sistem informasi perpustakaan berbasis web ini dapat ditambahkan fitur barcode untuk kemudahan dalam penginputan data seperti saat input buku, meminjam buku dan mengembalikan buku hanya perlu scan barcode untuk input data.