Penerapan Algoritma Bubble Sort pada Sistem Perpustakaan Menggunakan Framework Codeigniter
Universitas Semarang; Universitas Semarang
Abstrak
SMA IT Bina Amal berdiri pada tahun 2015 beralamat di Jl. Kyai saleh No. 8 Semarang,. Sekolah Islam Terpadu Bina Amal memiliki mimpi dan cita-cita masa depan anak-anak mendapatkan pendidikan yang integral mencakup semua aspek kehidupan. Salah satu usahanya adalah memajukan pelayanan perpustakaan. Perpustakaan sekolah SMA IT BINA AMAL Semarang dalam pengelolaan data administrasi perpustakaan masih banyak menemukan masalah yang menghambat proses pelayanan kepada siswa-siswi. Dengan masih ditemukan masalah dalam pengelolaan data buku dan kurangnya informasi mengenai buku yang sering dipinjam pada perpustakaan SMA IT BINA AMAL Semarang maka dibutuhkan suatu perangkat lunak yang bisa memberi solusi untuk membantu petugas perpustakaan dalam mengelola data buku perpustakaan dan siswa di SMA IT BINA AMAL Semarang. Hasil penelitian ini dapat memberi solusi untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja petugas perpustakaan dalam hal pengelolaan data buku perpustakaan serta mempercepat transaksi peminjaman, pengembalian buku oleh siswa. Dan mempermudah siswa untuk mengetahui buku yang sering dipinjam, sistem dibangun menggunakan Framework Codeigniter dan menggunkan Algoritma Bubble Sort.
Abstract
SMA IT Bina Amal was founded in 2015, having its address at Jl. Kyai pious No. 8 Semarang ,. Bina Amal Integrated Islamic School has dreams and aspirations for the future of children to get an education that is integral to all aspects of life. One of the efforts is to promote library services. The library of SMA IT BINA AMAL Semarang in managing library administration data still finds many problems that hinder the service process to students. With problems still being found in book data management and a lack of information about books that are often borrowed from the SMA IT BINA AMAL Semarang library, a software that can provide a solution is needed to help librarians in managing library book data and students at SMA IT BINA AMAL Semarang. The results of this study can provide solutions to improve service and performance of librarian in terms of library book data management and accelerate borrowing transactions, returning books by students. And make it easier for students to find out which books are often borrowed, the system is built using the Codeigniter Framework and using the Bubble Sort Algorithm.
Keywords:
Codeigniter
· Library System
· Online
· PHP
· Senior High School
Introduction
SMA IT Bina Amal merupakan sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan yang berada di Jl. Raya Gunungpati-Ungaran KM 1,5, Plalangan, Kec. Gunung Pati, Kota Semarang Prov. Jawa Tengah. Sekolah ini berada dibawah naungan Yayasan Wakaf Bina Amal yang didirikan pada tahun 2001. Dalam penelitian ini, penulis akan membahas tentang Sistem perpustakaan diperpustakaan SMA IT Bina Amal Semarang. Pembuatan sistem perpustakan merupakan salah satu agar mempermudah pegawai perpusustakaan dan siswa dalam hal peminjaman dan pencarian buku. Hal ini akan memudahkan pegawai perpustakan dan menambah minat siswa untuk datang keperpustakan SMA IT Bina Amal Semarang. Namun karena saat ini belum adanya sistem perpustakaan. Sehingga peminjaman dan pencarian buku dirasa kurang modern dan masih manual untuk mencari buku, karena belum adanya sistem perpustakaan diperpustakaan tersebut, akan mempersulit petugas perpustakaan jika masih menerapkan peminjaman secara manual menggunakan paperless dan akan mudah hilangnya data peminjam. Dan pencarian buku secara manual akan memakan waktu cukup banyak untuk siswa, karena siswa harus melihat setiap lemari dan rak buku yang ada di perpustakaan. Dari hasil penelitian terdahulu ternyata terdapat permasalahan penelitian. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Indra Gunawan, Sumarno, & Heru Satria Tambunan (2019), mempunyai permasalahan sering terjadi keteledoran untuk menghitung jumlah data yang akan digunakan sebelum pengurutan data. Penelitian yang dilakukan Heru Triansyah, Guntur Ramadhan Lubis, Indra Gunawan dan Muhammad Fahri Husaini (2019), mempunyai permasalah kesulitan untuk mengurutkan indeks prestasi. Penelitian yang dilakukan Rahma Farah Ningrum, & Maya Pamela (2015), mempunyai permasalah pihak sekolah kesulitan untuk memnentukan siswa-siswi sesuai rayon atau wilayah. Penelitian yang dilakukan A. Nur Adhi Prasetiyo dan Bernadus Very Christioko (2020), mempunyai permasalahan terbatasnya ruang yang sempit, yang terdisplay hanya tiga tahun terakhir, proses pengolahan karya ilmiah mahasiswa masih dilakukan secara manual, dan membutuhkan waktu cukup lama. Penelitian keempat yang dilakukan oleh Rastri Prathivi (2018) memiliki kelebihan sistem perpustakaan yang dibuat menggunakan QR Code yang akan menampilkan data-data buku. QR Code tersebut menyimpan data yakni ISBN, Pengarang, Judul Buku, No.Almari, No.Rak, dan Ketersedian buku. Kelemahan yang dimiliki yaitu mahalnya alat scanner barcode. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem yang dapat digunakan oleh petugas perpustakaan, dan siswa SMA IT Bina Amal untuk melihat stock buku, peminjam buku, dan lokasi buku dengan cara melukukan pencarian di computer yang disediakan di perpustakaan. Penggunaan Algoritma Buble Sort dapat digunakan sebagai pengurutan data, karena bisa melakukan perbandingan data, lalu menukarkan posisi data yang telah dibandingkan sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Diantara jenis algoritma untuk melakukan pencarian, perhitungan dan pengurutan data bisa menggunakan Algoritma Bubble Sort, dimana dengan menggunakan algoritma ini dapat memecahkan masalah dalam proses pengurutan data. Teknik ini sesuai dengan kriteria yang akan dikembangkan penulis dalam mengurutkan buku yang sering dipinjam pada perpustakaan SMA IT Bina Amal. Penentuan tersebut dilakukan melalui banyak kriteria yang harus dilalui dengan memilih kebijakan yang melibatkan banyak pihak. Sehingga menghasilkan kriteria alternative yang dibutuhkan dalam penentuan buku yang sering dipinjam. Dengan melihat masalah di atas dan seiring perkembagan Teknologi saat ini maka peneliti mengangkat judul “Penerapan Algoritma Bubble Sort Dalam Sistem Perpustakaan Di SMA IT Bina Amal Menggunakan Framwork Codeigniter” tujuan dari penelitian ini yaitu membuat sebuah sistem yang memudahkan Perpustakaan SMA IT Bina Amal untuk menampilkan buku yang sering dipinjam dengan bantuan Algoritma Bubblu Sort. Dan hal ini bisa memberitahu informasi siswa perihal stock buku diperpustakaan. 2. Literature Review: Algoritma Bubble Sort Algoritma bubble sort adalah salah satu dari beberapa jenis sorting yang digunakan untuk mengurutkan data. Cara kerja dari algoritma ini yaitu mengulangi sebuah proses, lalu melakukan perbandingan di masing-masing dari elemen array dan melakukan pergantian posisi jika urutannya sudah sesuai. Pembandingan dari setiap elemen-elemen array ini akan terus dilakukan hingga kondisi yang ditentukan telah sesuai. Jenis dari algoritma ini termasuk kedalam jenis algoritma comparison sort, karena melakukan perbandingan dalam operasi diantara elemenelemen array yang disediakan (Sutiono 2015). PHP dan MySql PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum yang digunakan pada website seperti Wikipedia, WordPress, Facebook dan lain-lain. Penggunaan PHP banyak dipadukan dengan MySQL. MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (DBMS) yang multithread, dan multi- user. MySQL ditetapkan sebagai RDBMS terpopuler kedua per Juli 2019 setelah Oracle (DB-Engines, 2019). Database Database atau basis data adalah sistem terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan. Pada intinya basis data adalah media untuk menyimpan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. (Rosa A.S. dan M. Shalahuddin, 2013). Database Management System (DBMS) DBMS (Database Management System) atau dalam bahasa indonesia sering disebut sebagai sistem manajemen Basis Data adalah suatu sistem aplikasi yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan menampilkan data. Suatu sistem aplikasi aplikasi disebut DBMS jika memenuhi persyaratan minimal sebagai berikut : a. Menyediakan fasilitas untuk mengelola akses data b. Mampu melayani integritas data c. Mampu melayani akses data d. Mampu menangani backup data Framework Framework adalah suatu kumpulan kode berupa pustaka (library) dan alat (tool) yang dipadukan sedemikian rupa menjadi satu kerangka kerja guna memudahkan dan mempercepat proses pengembangan aplikasi web (Raharjo, 2015). CodeIgniter Codeigniter digunakan untuk membangun aplikasi web menggunakan PHP dan menyediakan kumpulan library yang dirancang untuk menjadi sebuah web framework yang mudah digunakan (Subagia 2017). Alat Bantu Analisis Perancangan Sistem Menurut Mulyani (2016) UML (Unified Modeling Language) adalah “Sebuah teknik pengembangan sistem yang menggunakan bahasa grafis sebagai alat untuk pendokumentasian dan melakukan spesifikasi pada sistem”. Empat macam diagram yang paling sering digunakan dalam pembangunan aplikasi berorientasi objek, yaitu use case diagram, sequence diagram, class diagram, dan activity diagram."
Method
Metode Penelitian Metodologi penelitian merupakan suatu cara atau prosedur yang digunakan dalam pengumpulan, pengolahan dan penganalisaan data dengan cara-cara ilmiah. Pengumpulan Data Dalam menyelesaikan studi kasus penelitian maka dibutuhkan data atau sumber yang dapat diolah dengan sedemikian rupa sehingga menjadi berharga untuk menghasilkan informasi. Oleh karena itu, dalam pengolahan data membutuhkan ketelitian dan hati – hati agar data yang dihasilkan dapat berkualitas. Adapun metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah sebagai berikut: a. Wawancara Wawancara yaitu metode pengumpulan data dengan cara bertanya jawab langsung dengan pihak yang bersangkutan, mengenai informasi yang diperlukan. Penulis melakukan tanya jawab kepada ibu Fatma selaku pegawai perpustakaan. b. Observasi Metode observasi merupakan suatu metode pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan secara langsung, dalam hal ini penulis mencari informasi tentang apa saja objek yang ada di dalam perpustakaan. c. Studi Pustaka Studi Pustaka yaitu metode pengumpulan data dengan cara mempelajari buku-buku, jurnal ataupun data-data di internet yang berhubungan dengan objek penelitian. Adapun refrensi yang diperoleh nantinya digunakan dalam pembuatan aplikasi yaitu mengenai implementasi buble sort pada Sistem Perpustakaan. Metode Pengembangan Sistem Model waterfall adalah model klasik yang harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan. (Pressman, 2015). Berikut adalah gambar model waterfall: Gambar 1. Metode Waterfall Penjelasan dari gambar 1 adalah sebagai berikut: d. Comunication Ditahap ini saya melakukan komunikasi dengan pihak sekolah seperti kepala sekolah, dan petugas perpustakaan. Didalam komunikasi saya mencari tahu bagaimana proses jalannya pencarian buku di perpustakaan SMA islam terpadu bina amal. Dalam komunikasi saya juga meminta data buku, dan data siswa. e. Planning Pada tahap ini saya membuat sebuat rencana dalam membangun sistem yang akan saya buat. Berikut rencana yang saya susun: Gambar 2. Planning Pembuatan Sistem f. Modeling Pada tahap ini saya perancangan dan permodelan arsitektur sistem yang berfokus pada perancangan struktur data, arsitektur software, tampilan interface, dan algoritma program. Tujuannya untuk lebih memahami gambaran besar dari apa yang akan dikerjakan. g. Contruction Pada tahap ini saya mulai melakukan implementasi berupa penerjemahan desain serta pemodelan sistem yang telah saya buat kedalam bahasa Pemrograman agar dapat dimengerti oleh mesin. Setelah pengkodean selesai saya mulai melakukan pengujian untuk mencari bugs yang ada di dalam sistem yang dibangun. h. Deployment Tahapan Deployment merupakan tahapan implementasi software ke customer, pemeliharaan software secara berkala, perbaikan software, evaluasi software, dan pengembangan software berdasarkan umpan balik yang diberikan agar sistem dapat tetap..
Result & Discussion
Tahap Perencanaan Perencanaan merupakan langkah awal dalam melakukan proses kegiatan guna membangun maksud dan tujuan supaya dapat berjalan dengan yang diharapkan. Dalam membangun sistem perpustakaan di SMA IT Bina Amal penulis menganalisa apa yang dibutuhkan siswa membantu menampilkan informasi buku yang sering dipinjam di perpustakaan SMA Bina Amal. Sistem yang dapat menampilkan data buku, diimplementasikan menggunakan script PHP framework CodeIgniter dengan basis data MySQL. Analisa Sistem Tahapan sistem yang akan dikembangkan berupa sistem perpustakaan di SMA Bina Amal Semarang. Fitur atau menu yang terdapat dalam sistem dirancang dengan cukup sederhana dan praktis serta antar muka (user interface) yang menarik sehingga mudah untuk digunakan. Dengan adanya sistem ini diharapkan siswa atau siswi tau buku yang sering dipinjam dan memberikan informasi data buku. Analisa Kebutuhan Sistem a. Software Spesifikasi kebutuhan perangkat lunakuntuk mendukung jalannya sistem seperti Sistem Operasi Windows 10, Notepad++, Xampp, Web Browser, dan Database Server MySQL. b. Hardware Penulis memberikan batas minimum dalam proses analisa hardware atau perangkat keras yang digunakan dalam menjalankan sistem, diantarannya meliputi Laptop, Procesor Core i3, Ram 4GB, Hardisk 500 GB, Keyboard, Mouse. c. Perancangan Sistem Perancangan bertujuan untuk menyampaikan uraian mengenai perangkat lunak yang akan dibuat dan nantinya yang akan dikembangkan. Penulis mengerjakan perancangan sistem menggunakan diagram-diagram Unified Modeling Language (UML). Usecase Diagram Usecase Diagram adalah skenario dari sistem yang menggambarkan interaksi antara actor dan sistem Gambar 2. Usecase Diagram. Gambar 2 menggambarkan Usecase Diagram. Pada Usecasse Diagram terdapat dua actor atau dua jenis hak akses pengguna pada sistem yaitu Admin dan Siswa atau Siswi. Implementasi dan Tampilan Halaman Utama Tampilan Halaman Utama Halaman awal adalah halamam yang pertama kali user temui. Gambar 3. Hasil Halaman Utama Pada gambar 3 merupakan halaman utama merupakan tampilan utama dari sistem. Pada menu utama terdapat beberapa tombol Service, Terbaru, Terlaris, Daftar Buku, About, Team Contact dan Login. Halaman Login Halaman Login adalah tempat utnuk admin login dengan mengisikan username dan password. Gambar 4. Hasil Halaman Login Pada gambar 4 merupakan Halaman login adalah form perintah pengguna untuk input data yang digunakan masuk atau mengakses sistem berupa username dan password. Pengujian Alpha Pengujian Alpha dilakukan untuk mengetahui hasil kerja sistem apakah berjalan dengan normal, pengujian dilakukan seperti menguji fungsi sistem, struktur database, dan menguji tiap tombol. Berikut adalah hasil pengujian Alpha Penerapan Algoritma Bubble Sort Dalam Sistem Perpustakaan Di SMA IT Bina Amal Menggunakan Framework Codeigniter : Tabel 1. Hasil pengujian Alpha No Kasus Uji Fungsi Hasil Yang Diharapkan Hasil Uji 1. Tombol Service Menekan tombol Service Menampilkan halaman awal sistem Berhasil 2. Tombol Terbaru Menekan tombol terbaru Menampilkan Buku yang baru ditambahkan Berhasil 3. Tekan tombol Terlaris Menekan tombol terlaris Menampilkan buku yang sering dipinjam Berhasil 4. Tombol Daftar Buku Menekan tombol daftar buku Menampilkan daftar buku Berhasil 5. Tombol About Menekan tombol About Menampilkan sejarah SMA IT Bina Amal Semarang Berhasil 6. Tombol Team Contact Menekan tombol Team Contact Menampilkan Team perpustakaan SMA Bina Amal Semarang Berhasil 7. Tombol Login Menekan tombol Login Menampilkan Form Login Berhasil Pada tabel 1 merupakan hasil dari pengujian Alpha, kasus yang diuji diantaranya tombol service, tombol terbaru, tombol terlaris, tombol daftar buku, tombol about, tombol team contact, dan tombol login. Pengujian Beta Penulis melakukan pengujian sistem dengan meminta bantuan kepada beberapa responden dengan menggunakan Google Form. Pengujian sistem dilakuakan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa efektif sistem untuk pengguna. Kuesioner ini terdiri dari 10 pertanyaan (terlampir) dengan menggunakan lima skala kepuasan yaitu sanagat setuju, setuju, cukup setuju, kurang setuju dan tidak setuju. Sasaran dari pengujian ini para Siswa dan Siswi di SMA IT Bina Amal Semarang Semarang. Adapun hasil dari penilaian kuesioner adalah sebagai berikut: Tabel 2. Hasil Pengujian Alpha Kategori Jawaban Skala Jawaban Jumlah Responden Jumlah Persentase Sangat Setuju 5,0 10 50% Setuju 3,0 10 30% Cukup Setuju 1,0 10 10% Kurang Setuju 0,5 10 5% Tidak Setuju 0,5 10 5%
Conclusion
Dari hasil analisa dan implementasi sistem perpustakaan maka penulis dapat menyimpulkan sistem perpustakaan ini memiliki beberapa fitur seperti kelola data buku, kelola data anggota, kelola transaksi peminjaman, Kelola transaksi pengembalian, melihat laporan peminjaman dan lihat laporan pengembalian. Dari beberapa fitur tersebut penulis telah dibangun dapat berjalan sesuai harapan, hal tersebut dibuktikan saat melakukan pengujian sistem dan dilihat dari responsi pada pengguna. Dengan adanya sistem perpustakaan di SMA Bina Amal Semarang, siswa dan siswi tidak kesulitan untuk mencari buku dan juga mendapatkan informasi mengenai buku yang sering dipinjam di SMA IT Bina Amal Semarang. Sistem yang telah dibangun ini masih memiliki kekurangan, maka perlu adanya pengembangan. Saran untuk membangun sistem perlu menggunakan keamanan yang lebih rumit agar data yang digunakan tidak mudah dimanipulasi. Proses pengambilan data dari server perlu di batasi agar tidak mudah mengakses langsung ke database melainkan melalui web service menggunakan API. Dan perlu ditambahkan fungsi untuk memback-up file-file yang ada di sistem, agar jika terjadi kehilangan file-file tersebut masih ada file back-up yang tersimpan.