RANCANG BANGUN PERPUSTAKAAN BUKU DIGITAL (E-BOOK) BERBASIS WEB
STMIK Pringsewu; STMIK Pringsewu; STMIK Pringsewu; Institut Teknologi Sumatera; Pemerhati Perpustakaan Lampung
Abstract
One of the efforts to improve the quality of human resources is to foster interest and reading habits. For this reason, thelibrary is expected to become a center for activities that foster interestand reading habits. Libraries have a great responsibility to increaseand develop interest and enthusiasm for reading. Information andcommunication technology (ICT) has become a part of human lifetoday. Therefore, all institutions are competing in the integration of ICT to build and strengthen their knowledge-based talents, to be ableto compete in the global era. The need for information technology(IT) is closely related to the role of libraries as a driving force in thepreservation and dissemination of scientific information, whichdevelops along with people's activities of writing, printing, educating,and meeting their information needs. The writing of this study usesthe descriptive qualitative method and STMIK Pringsewu as theobject of the study. The Web-Based Digital Book Library is designedto be easily accessible to readers. Uploaded e-books are create in PDF format. The digital library system can only be accessed locallyin the STMIK Pringsewu environment.
Keywords:
Digital Library
· E-Books
· Information Technology
· Libraries
Introduction
Era digital adalah suatu zaman teknologi berubah sangat pesat yang hampirseluruh bidang dalam kehidupan yang sudah dibantu dengan teknologi digital. Sehingga sangat membantu masyarakat dalam melakukan layanan dan cakupanyang tanpa batas. 1 Kemajuan teknologi data dikala ini bisa jadi kesempatan untuk dunia pembelajaran dalam tingkatkan mutu pengajaran serta pembelajarannya. Ciriindustri 4. 0 yang berbasiskan internet membolehkan mutu pendidikan mendukungsecara digitalisasi. Kelebihan digitalisasi pendidikan seperti proses belajar mengajar yang sedang tren sekarang, dapat memanfaatkan pengem- bangan strategi belajarmengajar agar menggapai daya guna pengajaran (Lai, Huang, Danamp, Yang).2Masalah utama yang dihadapi bangsa Indonesia khususnya di bidang pendidikan pada era globalisasi ini adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalahpengembangan minat dan kebiasaan membaca, yang diharapkan menjadikanperpustakaan sebagai pusat kegiatan pengembangan minat dan kebiasaan membaca. Perpustakaan memiliki tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan danmengembangkan minat dan semangat membaca. Hal ini dilatarbelakangi oleh perandan fungsi perpustakaan sebagai pusat peningkatan minat baca. Menurut UndangUndang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan yang menggunakan sistemstandar untuk memenuhi kebutuhan pengguna dibidang pendidikan, penelitian,pelestarian, informasi, rekreasi, karya tulis dan cetak serta lembaga yang mengelolakarya rekaman secara profesional.3 Menurut Haag dan Keen (1996), teknologi informasi adalah seperangkat alatyang membantu memanipulasi informasi dan melakukan tugas-tugas terkaitpemrosesan informasi.4 Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadibagian dari kehidupan global. Oleh karena itu, semua institusi berlomba-lombauntuk mengintegrasikan TIK untuk membangun dan memperkuat talenta berbasispengetahuan dan mampu bersaing di era global. Buku digital adalah teknologi yang digunakan komputer untuk menampilkan informasi multimedia secara ringkas dan dinamis yang dapatmengintegrasikan suara, grafik, gambar, animasi, dan film ke dalam buku digitalyang lebih banyak informasi daripada buku konvensional. Kebutuhan akan Teknologi Informasi (TI) terkait erat dengan peranperpustakaan sebagai motor penggerak dalam pelestarian dan penyebaran informasiakademik yang dikembangkan oleh untuk memenuhi kebutuhan penulisan,pencetakan, pendidikan, dan informasi publik. Saat ini, pustakawan menghadapiberbagai tantangan saat mereka berevolusi dari perpustakaan klasik menjadiperpustakaan yang modern dan dapat diakses sebagai sumber informasi melalui jaringan komputer. LANDASAN TEORIKonsep Web Dasar Menurut Rerung (2018: 1), “Web adalah jaringan komputer yang terdiri darikumpulan halaman Internet yang menyediakan sumber teks, grafik, suara, dananimasi melalui protokol transmisi hypertext.” 5 Menurut Yuhefizar (2013:2)menyatakan bahwa “WWW atau Web adalah sistem penyebaran informasi melaluiinternet”.6 Dari definisi di atas, dapat menyimpulkan bahwa Web adalah sistemkomunikasi yang dikemas dalam bentuk teks, gambar, suara, dan fitur Internetlainnya. Website Menurut Yuhefizar (2013:2) ia mendefinisikan bahwa website adalahhalaman web lengkap yang terdapat dalam suatu domain yang berisi informasi. Situs web adalah salah satu sarana pemasaran yang paling menjanjikan. Situs webyang menarik dan informatif dapat dibuat dengan HTML dan PHP (Anna, 2016).7Berdasarkan pendapat para ahli sebelumnya, dapat disimpulkan bahwawebsite adalah ringkasan dari semua halaman web yang ada dalam suatu domainyang berisi informasi tekstual, gambar diam atau bergerak, animasi, suara, dinamisatau statis yang membentuk suatu rangkaian yang terhubung ke jaringan. Web Browser Menurut Sibero (2013:11) “web browser adalah aplikasi perangkat lunakyang digunakan untuk mengakses dan menampilkan sumber informasi”. 8 Webbrowser merupakan perangkat lunak yang dapat memproses paket HTTP danmenampilkannya kembali kepada user dengan format HTML (Supono and Putratama, 2016:5).7 9 Berdasarkan pengertian diatas, maka dapat disimpulkanbahwa web browser adalah aplikasi yang digunakan untuk menampilkan halamanweb untuk proses pengolahan informasi, pengambilan dan penyajian informasi pada website. Internet Menurut Risnandar (2013:11) “Internet adalah kumpulan jaringan terbarudan terbesar di dunia”. 10 Sibero (2013:10) mendefinisikan bahwa “Internet(connected network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan antar jaringandi seluruh dunia, internet dapat juga digambarkan sebagai jaringan dalam jaringanyang luas”.11 Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa Internet adalah jaringankomputer yang terdiri dari beberapa komputer yang terhubung membentuk berbagaijaringan global. Bahasa Pemrograman Menurut Munir (2011:13) bahwa “bahasa pemrograman adalah bahasa komputer yang digunakan dalam penulisan program”. 12 Untuk itu bahasapemrograman dibagi menjadi (empat) tingkatan seperti : a. Bahasa mesin Bahasa pemrograman yang hanya dapat dipahami oleh mesin komputer yang didalamnya terdapat Central Processing Unit (CPU). siapa yang tahuhanya dua keadaan yang berlawanan, yaitu : a. Jika ada kontak atau ada nilai arus 1, b. Jika tidak ada kontak atau arusnya 0. b. Bahasa tingkat rendah Karena banyak keterbatasan bahasa mesin, simbol yang mudah diingat yangdisebut mnemonik (pembantu pengingat) telah dibuat. Contoh: bahasaassembly, yang dapat menerjemahkan mnemonik. c. Bahasa tingkat menengah (middle level language) Bahasa pemrograman yang menggunakan aturan tata bahasa untuk menulisinstruksi, mudah dipahami, dan memiliki instruksi tertentu yang dapatdiakses langsung dari komputer. Bahasa tingkat menengah (middle level language) yang menggunakan aturan tata bahasa untuk menulis instruksi, mudah dipahami, dan memilikiinstruksi tertentu yang dapat diakses langsung dari komputer. Contoh: Bahasa C d. Bahasa tingkat tinggi (high level language), Bahasa pemrograman yangpernyataan tertulisnya mudah dipahami secara langsung. Contoh bahasaberorientasi prosedur seperti algoritma, Fortran, Pascal, Basic, Cobol. MySQL Menurut Risnandar (2013:92) ia mendefinisikan bahwa “MySQL adalahdatabase yang open source, sehingga banyak digunakan di dunia.13 Meskipun gratis,MySQL masih berkualitas tinggi dan cukup untuk memberikan kinerja yangmemadai”. MySQL merupakan software database open source yang seringdigunakan untuk mengolah database menggunakan bahasa SQL (Subagia,2018:67). 14 Dapat disimpulkan bahwa MySQL adalah aplikasi yang digunakanuntuk mengolah database yang banyak digunakan untuk membangun aplikasi yangmenggunakan database. Basis Data Menurut Risnandar (2013: 90), “basis data mendefinisikan record data yangdisimpan dalam tabel. Tabel diatur oleh kolom dan baris.15 Selain itu, Ladjamudin(2013:129) mengemukakan bahwa “Database adalah kumpulan penyimpanan data(bisa sangat besar jumlahnya), disimpan pada cakram magnetik, cakram optik, drummagnet atau penyimpanan sekunder”. 16 Berdasarkan Pengertian di atas, dapatdisimpulkan bahwa database merupakan media penyimpanan data yang dapatmemuat berbagai macam jenis data, dan sistem akuisisi data berada pada datadengan pengelolaan data yang baik.
Method
Metodologi penelitian ini menggunakan objek penelitian di STMIK Pringsewu dan teknik pengumpulan data untuk mengamati dan mencatat secara sistematis observasi terkait database dan kesamaan dokumen. Teknik pengumpulandata juga berasal dari tinjauan pustaka yang terdiri dari bahan referensi, file, jurnaldan dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian ini.
Result & Discussion
Arsitektur Pada Sistem Sistem terdiri dari 2 (dua) bagian. Bagian pertama adalah mengunduh file kesistem dari situs web tertentu dalam format PDF. Sedangkan bagian kedua adalahuntuk melihat daftar buku digital dan isi perpustakaan buku digital. Pengguna dapatmemasukkan queri melalui antarmuka yang dibangun dengan aplikasi PHP. Implementasi dari setiap proses perangkat lunak ditunjukkan pada Gambar 1. Gambar 1. Arsitektur Sistem Diagram Konteks Sistem Gambar 2 menunjukkan diagram konteks sistem. Ada dua entitas eksternal,administrator dan pengguna. Administrator bertanggung jawab untuk memasukkaninformasi buku dan mengunggah file. Sementara itu, pengguna dapat mencari bukuberdasarkan judul, penulis, atau penerbit. Setelah sistem menerima informasi daripengguna, sistem menampilkan daftar buku yang sesuai. Saat gambar dipilih dalamdaftar buku, konten buku ditampilkan per halaman. Gambar 2. Diagram Konteks Sistem Diagram konteks sistem perpustakaan buku digital terdiri dari modul-modulyang lebih detail yang ada di dalam sistem. Modul sistem terdiri dari dua bagianyaitu modul untuk memuat file buku dan untuk mencari dan menampilkan isihalaman buku. Dapat dilihat pada diagram aliran data level 1 pada Gambar 3. Gambar 3. DFD Level 01 Gambar 4. DFD Detail Proses 01 Gambar 5. DFD Detail Proses 02 Gambar 5 menunjukkan diagram alir data detail untuk modul modul pencarian dan tampilan. Dalam modul ini, proses berjalan ketika menerimainformasi dari pengguna. Bagian query terdiri dari dua bagian yaitu bagian pertamauntuk menampilkan daftar buku. Bagian ini menampilkan daftar buku denganurutan daftar buku terbaru (paling baru masuk) saat diakses. Selain itu, penggunadapat memasukkan buku yang mereka cari berdasarkan judul, pengarang, ataupenerbit buku tersebut. Pada bagian 2 untuk menampilkan isi setiap halaman buku. Bagian ini dipanggil saat pengguna memilih buku. Buku yang dipilih akan menjadifile JPEG. Jika tidak jelas, pengguna dapat mengklik gambar, maka akan munculformat file PDF untuk setiap halaman. Skema Basis Data Sistem perpustakaan digital ini menggunakan dua tabel, yaitu tabel buku danhalaman buku. Gambar 6 menunjukkan skema database sistem perpustakaan digital. Tabel buku menyimpan informasi tentang buku, sedangkan tabel buku menyimpaninformasi nama file untuk setiap halaman. Untuk menggabungkan dua tabel kitamenggunakan kunci idbuku dengan relasi one to many. Gambar 6. Skema Basis DataAppearance Gambar 7. Appearance Program untuk Upload Buku Digital Gambar 8. Appearance Daftar BukuGambar 9. Appearance Halaman Buku Format jpeg Gambar 10. Appearance Halaman Buku Format PDF
Conclusion
Sebagai bagian dari penelitian ini, sistem perpustakaan digital dibuat untukmengelola koleksi e-book. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat ditentukanhal-hal sebagai berikut: 1. Sistem yang dibuat membagi file PDF menjadi beberapa file denganbeberapa halaman. 2. File pdf dikonversi ke jpeg sehingga dapat dilihat langsung di browser. Iniakan ditampilkan lebih cepat daripada file lengkap yang perlu diunduhterlebih dahulu. 3. File yang ditampilkan juga merupakan file JPEG satu sisi untuk mencegahpenyalahgunaan file. 4. Sistem telah diuji dan berfungsi dengan baik. Saran Masih terdapat kekurangan pada sistem ini. Adapun kelemahan dari sistemini antara lain : 1. Sistem tidak menampilkan kategori buku. 2. Sistem tidak terintegrasi dengan sistem administrasi akademik, sehinggatidak ada integrasi mata kuliah. 3. Dalam kegiatan perpustakaan digital ini maka diperlukan pelatihan untukmenghasilkan seorang paham dan ahli dalam bidang perpustakaan digitalguna melaksanakan kegiatan tata kelola perpustakaan digital serta pengalihmedia fisik ke digital.