PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAPMINAT BACA MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA AKUN@KOMUNITASPEMBACABUKU)
Universitas Lancang Kuning; Universitas Lancang Kuning; Universitas Lancang Kuning
Abstract
This research is entitled The Effect of Instagram Social Media on People's Reading Interest (Case Study on the @komunitaspembacabuku account). The purpose of this study was tofind out how the influence of Instagram social media on readinginterest in the case study community on the Instagram account@komunitaspembacabuku. The method used in this research is aquantitative method with the type of case study research. Datacollection techniques using questionnaires, observation, anddocumentation. The population in this study amounted to 24,300followers with a sample of 100 respondents. Based on the results ofdata analysis, it can be seen that there is a simultaneous positive andsignificant effect between Instagram social media on people's readinginterest (a case study on the Instagram account @komunitaspembacabuku) with a calculated f value of 53.474 > 3.938 or (f count > ftable) so that Ho is rejected and Ha accepted. based on the coefficientof determination of the Instagram social media variable (X) it affectspeople's reading interest (Y) by 35% while the remaining 65% isinfluenced by other factors not examined in this study.
Keywords:
Account @komunitaspembacabuku
· Literacy
· Instagram
· Reading Interest
· Social Media
Introduction
Dalam jangka panjang pemanfaatan media sosial semakin berkembang dan meluas,hal ini didukung dengan semakin berkembangnya pemanfaatan telepon seluler. Mediasosial dan internet tidak hanya digunakan sebagai mekanisme pergaulan dankorespondensi tetapi di sisi lain digunakan juga sebagai media khusus dan presentasi halhal terbaru yang sedang dibuat. Pemanfaatan media sosial saat ini sudah lumrah dikalangan masyarakat sehingga muncul istilah warganet. Warganet mempunyai maknasebagai pengguna aktif dalam menggunakan internet. 1 Perlu kita sadari bahwa generasi pengguna media sosial umumnya tidak memahamipentingnya akurasi dan verifikasi, sehingga dalam hal penulisan ilmiah tidak jarangditemukan literatur yang kurang pas, atau bahkan tidak seharusnya digunakan dalamranah akademik. Untuk itu, penggunaan media sosial oleh masyarakat dinilai dapatmemberikan edukasi lebih akurat bagi para pengguna serta dapat menjawab tantanganzaman yang semakin menginginkan sesuatu yang cepat dan tidak terbatas ruang danwaktu. 2 Sebuah media berbasis web yang berada di Kanada bernama Hootsuite telah bekerja sama dengan We Are Social sebuah situs web yang berada di Inggris telahmenyampaikan laporan tentang peningkatan penggunaan internet dari seluruh duniatermasuk Indonesia. Bersumber pada laporan tersebut Indonesia mempunyai sebanyak268,200.000 penduduk. Internetnya menggapai angka 150,000.000 jiwa serta jumlahsmartphone yang tersambung menggapai angka 355,500.000 unit sebaliknya jumlahpengguna media sosialnya sebanyak 150,000.000 pengguna aktif3 . Rata- rata setiap hari waktu yang dihabiskan oleh orang Indonesia untuk bermain internet adalah 8 jam 36menit, untuk bermain media sosial setiap hari adalah 3 jam 26 menit, rata-rata waktuyang dihabiskan untuk melihat tv, broadcast, video adalah 2 jam 52 menit, dan rata-ratamendengarkan musik adalah 1 jam 22 menit. Artinya penduduk Indonesia lebih seringmenghabiskan waktunya untuk bermain internet dan media sosial. 4 Instagram jadi media sosial terfavorit anak muda dalam mengakses kabar. Hasilsurvei Maverick Indonesia menunampilkan sebanyak 84% generasi muda konsumsikabar lewat instagram, dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 89% responden yangmemilah buat mengkonsumsi kabar lewat Instagram. 5 Instagram digunakan selaku salah satu media buat mencari serta berbagi data dan ilmu pengetahuan. 6 Hasil perhitungan melaporkan kalau rata-rata angka indeks alibaca nasional masuk dalam kegiatan literasirendah ialah terletak diangka 37,32 artinya minat baca masyarakat di Indonesia masihtergolong dalam kategori rendah. 7 Hasil riset lainnya bertajuk World's Most Literate Nations Ranked yang dilakukanoleh Central Connecticut State University pada 2016 silam, menyatakan Indonesiamenduduki peringkat 60 dari 61 Negara soal minat baca. Persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (6) padahal dari segi infrastruktur pendukungmembaca, Peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa. 8 Hasil observasi yang telah peneliti lakukan melalui akun media sosial instagram@komunitaspembacabuku pada tanggal 1 Oktober 2020 dapat diketahui bahwa akuntersebut memiliki visi untuk meningkatkan minat baca buku netizen Indonesia dariinstagram, observasi peneliti lakukan dengan melihat profile akun instagram@komunitaspembacabuku. Selain memiliki misi untuk meningkatkan minat baca buku,akun tersebut juga mengadakan tantangan membaca dengan cara mengunggah foto bukubeserta review buku tersebut sesuai dengan tema yang telah ditentukan, tantanganmembaca buku dilaksanakan setiap bulan dengan tema yang berbeda dan hashtag yangberbeda sesuai dengan tema yang telah ditentukan, selain tantangan membaca akuntersebut juga sering mengadakan siaran langsung di instagram bersama para pembacalainnya. Akun instagram @komunitaspembacabuku di bentuk pada tanggal 4 Mei 2019, informasi tersebut peneliti dapatkan melalui waancara singkat bersama admin instagram@komunitaspembacabuku. Mulai dari awal akun tersebut dibentuk sampai tanggal 31Januari 2021 akun tersebut sudah memiliki sebanyak 24.3ribu pengikut, 1.498 postinganyang terdiri dari foto dan video berdurasi pendek, serta telah mengikuti sebanyak 1.400akun. Berdasarkan pemaparan di atas, dan masih sedikitnya penelitian yang membahas tentang pengaruh media sosial instagram terhadap minat baca masyarakat, maka penelititertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Media Sosial InstagramTerhadap Minat Baca Masyarakat (Studi Kasus pada akun @komunitaspembacabuku). LANDASAN TEORI Ada beberapa penulis yang peneliti jadikan sebagai acuan dalam menuliskan artikelini dan penelitian yang dilakukan oleh penulis sebelumnya berkaitan dengan judul yangpeneliti lakukan: Pertama, penelitian yang dengan judul Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Minat Fotografi Pada Komunitas Fotografi Kamera Indonesia Malang. Penelitian ini diambil dari jurnal mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial dan PolitikUniversitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang. 9 Kedua, penelitian dengan judul Pengaruh Media Sosial Instagram @Exploremalang Terhadap Minat Berkunjung Followers Ke Suatu Destinasi (Survei Pada followers @Exploremalang). Penelitian ini diambil dari Jurnal Administrasi Bisnis,Fakultas Administrasi Universitas Brawijaya Malang. Hasil penelitian menunjukkanbahwa variabel Media Sosial Instagram @exploremalang memiliki pengaruh yangsignifikan terhadap Minat Berkunjung (Y) followers ke suatu destinasi (kampung warnawarni jodipan). Diketahui bahwa koefisien beta dari analisis ini yaitu sebesar 73.1% dan16.9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini. Indikator variabel media sosial instagram yang berpengaruh dominan yaituindikator hastag dengan nilai mean 4.28 dan item yang mendominasi indikator hastagyaitu akun @exploremalang yang memberikan pesan dengan menggunakan hastag yangdapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan foto agar mudah ditemukan followers. Sedangkan indikator pada variabel minat Berkunjung yang berpengaruh dominan yaituminat transaksional dengan nilai mean 3.97 bahwa responden tertarik untuk mengunjungikampung warna-warni jodipan, tertarik mengambil foto di Kampung warna-warniJodipan dan tertarik pada keunikan kampung warna-warni jodipan. 10 Ketiga, Penelitian dengan judul Dampak Media Sosial Terhadap Minat Baca Masyarakat Di Dusun Payaman Utara, Girirejo, Imogiri, Bantul (Kajian tentang Readingfor Pleasure). Penelitian ini diambil dari Skripsi Program Studi Ilmu Perpustakaan,Fakultas Adab dan Ilmu Budaya Universitas Islam Negeri Sunan Kali Jaga, Yogyakarta. Hasil yang diperoleh adalah penggunaan media sosial di dusun Payaman Utara, Girirejo,Imogiri Bantul cukup tinggi, hal ini dilihat dari pengguna smartphone serta intensitaspenggunaan media sosial. Warga Payaman Utara menggunakan media sosial untukmencari informasi yang disenangi. Minat masyarakat untuk bahan bacaan fisik rendah. Warga menggunakan media sosial untuk berinteraksi satu sama lain. Hasil penelitiandiketahui bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang terbaru secara cepat danmudah, hal ini dijawab dengan adanya media sosial. 11 Media Sosial Istilah media sosial tersusun dari dua kata, yakni “media” dan “sosial”. Sedangkankata “sosial” diartikan sebagai kenyataan sosial bahwa setiap individu melakukan aksiyang memberikan kontribusi kepada masyarakat. 12 Dari pengertian masing-masing kata tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa media sosial adalah alat komunikasi yangdigunakan oleh pengguna dalam proses sosial. Instagram Instagram berasal dari pengertian keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata “insta”berasal dari kata “instan”, seperti kamera Polaroid yang pada masanya lebih dikenaldengan sebutan “foto instan.” Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan,seperti Polaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata “gram” berasal dari kata“telegram” yang cara kerjanya untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengancepat. sama halnya dengan instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengancepat. 13 Minat Baca Minat baca merupakan dorongan untuk memahami kata demi kata dan isi yangterkandung dalam teks bacaan tersebut, sehingga pembaca dapat memahami hal-hal yangdituangkan dalam bacaan itu. Minat baca merupakan kemampuan seseorang untukberkomunikasi dengan diri sendiri untuk menangkap makna yang terkandung dalamtulisan sehingga memberikan pengalaman emosi akibat dari bentuk perhatian yangmendalam terhadap makna bacaan. Minat baca juga diartikan sebagai keinginan yangkuat disertai usaha-usaha seseorang untuk membaca. Orang yang mempunyai minatmembaca yang kuat akan diwujudkannya dalam kesediaannya untuk mendapatkan bahanbacaan dan kemudian membacanya atas kesadarannya sendiri.
Method
Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis studi kasusyaitu sesuai dengan jenis datanya yang ada. 15 Adapun Populasi dari Penelitian ini adalahseluruh masyarakat instagram yang mengikuti akun @komunitaspembacabuku denganjumlah 24,300 ribu Pengikut, jumlah ini dilihat pada bulan Oktober 2020. Penghitungan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Taro Yamane. Adapun rumus Yamane adalah sebagai berikut16:n= Keterangan : N= jumlah sampel N= Jumlah Populasi d= presisi (ditetapkan 10% dengan tingkat kepercayaan 95%) Jika dihitung dengan menggunakan rumus di atas, maka di dapatkan hasil sampelsebagai berikut : n= n= n= n= n= 99.59 = 100 Orang Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Simple Random Sampling adalah teknik pengambilan anggota sampel yang dilakukandengan cara acak tanpa memperhatikan strata yang ada di dalam populasi17.
Result & Discussion
Rekapitulasi dan Deskripsi Identitas Responden Pada penelitian ini peneliti mengkategorikan responden kedalam beberapakarakteristik. Karakteristik, untuk usia terbagi atas usia 14-20 tahun, 21-27 tahun, 28-34tahun dan 35-42 tahun. Berdasarkan hasil penelitian responden yang paling banyakadalah responden dari usia 21-27 tahun. Untuk data pendidikan responden didapat hasilbahwa responden terbanyak adalah responden yang sedang/telah menyelesaikanpendidikan Strata satu (S1) di berbagai jurusan. Berdasarkan jenis kelamin, respondenyang paling banyak adalah perempuan. Dan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwadomisili responden berasal dari Provinsi yang berbeda, responden terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan persentase 19% dan Provinsi Jawa Timur dengan Persentase17%. Rekapitulasi Skor Tanggapan Responden Skor variabel media sosial instagram (X)Berdasarkan data yang telah diolah maka didapat nilai tertinggi sebesar 59sedangkan nilai terendahnya adalah 0. Setelah nilai tertinggi dan terendah di peroleh maka langkah selanjutnya adalah menetapkan kategori yang dimaksud dengan rumussebagai berikut : Panjang Interval = Keterangan : Panjang Interval H : Nilai Tertinggi L : Nilai Terendah nKategori : Jumlah kategori yang diinginkanPanjang Interval = = + 1 = + 1 = 16.6+1 = 17.6 dibulatkan menjadi 18 Tabel 1. Kategori Variabel X Interval Frekuensi Kategori Persentase45-63 15 Rendah 15% 64-82 77 Sedang 77% 83-101 8 Tinggi 8% Sumber: Data diolah April 2021Tabel di atas menunjukkan dari 100 responden didapati sebagian kecil yaitusebanyak 15 orang dengan persentase 15% berada dalam kategori rendah, hampirseluruhnya sebanyak 77 orang dengan persentase 77% berada dalam kategori sedang dansebagian kecil yaitu sebanyak 8 orang dengan persentase 8% berada dalam kategoritinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial instagram olehmasyarakat yang mengikuti akun instagram @komunitaspembacabuku hampirseluruhnya berada dalam kategori sedang. Skor variabel minat baca (Y)Berdasarkan data yang telah diolah maka didapat nilai tertinggi sebesar 106sedangkan nilai terendahnya adalah 64. Setelah nilai tertinggi dan terendah di perolehmaka langkah selanjutnya adalah menetapkan kategori yang dimaksud denganmemasukkan nya kedalam rumus di bawah ini :Panjang Interval = Keterangan : Panjang Interval H : Nilai Tertinggi L : Nilai Terendah nKategori : Jumlah kategori yang diinginkanPanjang Interval = = + 1 = + 1 = 14+1 = 15 Tabel 4.50 Kategori Variabel YInterval Frekuensi Kategori Persentase64-79 15 Rendah 15% 80-95 70 Sedang 70% 96-111 15 Tinggi 15% Sumber: Data diolah April 2021Tabel diatas menunjukkan dari 100 responden didapati sebagian kecil yaitusebanyak 15 orang dengan persentase 15% berada dalam kategori rendah, sebagian besarresponden yaitu sebanyak 70 orang dengan persentase 70% berada dalam kategori sedangdan sebagian kecil yaitu sebanyak 15 orang dengan persentase 15% berada dalamkategori tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa minat baca masyarakat yang mengikutiakun instagram @komunitaspembacabuku sebagian besar berada dalam kategori sedang. Uji Normalitas DataTabel 3. Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov TestUnstandardized Residual N 100 Normal Parametersa,b Mean 0.0000000Std. Deviation 6.76114908 Most Extreme Differences Absolute 0.071 Positive 0.058 Negative -0.071 Test Statistic 0.071 Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,da. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. c. Lilliefors Significance Correction. d. This is a lower bound of the true significance. Sumber : Data diolah April 2021Berdasarkan hasil uji normalitas pada tabel diatas, didapat nilai Signifikansisebesar 0.200 nilai ini lebih besar dari pada 0.05, maka dari hasil tersebut dapatdisimpulkan bahwa nilai residual bersifat normal. Uji Linearitas Tabel 4. Uji Linearitas ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. Minat Baca * Media Sosial Instagram Between Groups (Combined) 3988.783 32 124.649 2.778 0.000Linearity 2469.399 1 2469.399 55.036 0.000Deviation from Linearity 1519.384 31 49.012 1.092 0.373Within Groups 3006.217 67 44.869 Total 6995.000 99Sumber : Data diolah April 2021Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi Deviation From Linearity adalah 0.373 nilai tersebut berarti lebih besar dari pada 0.05, maka dapatdisimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel independent dandependent. Uji Regresi Linear Sederhana Tabel 5. Uji Regresi Linear SederhanaCoefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B T Sig. Std. Error Beta 1 (Constant) 44.451 5.926 7.501 0.000Media Sosial Instagram 0.606 0.083 0.594 7.313 0.000a. Dependent Variable: Minat Baca Sumber : Data diolah April 2021Berdasarkan tabel di atas, B pada konstanta (a) sebesar 44.451 sedangkan (b)adalah sebesar 0.606. Sehingga, persamaan regeresinya dapat ditulis sebagai berikut :Y=a+bX atau 44.451+0.606X. Keterangan : Konstanta (a) = 44.451 hal ini berarti bahwa apabila media sosial instagram tidak adapeningkatan atau konstan, maka nilai minat baca masyarakat akan tetap sebesar 44.451. Konstanta (b) = 0.606 hal ini berarti apabila nilai media sosial instagram naik sebanyaksatu satuan, maka minat baca masyarakat akan meningkat sebesar 0.606 satuan. Artinyasemakin meningkatnya media sosial instagram maka minat baca masyarakat jugasemakin tinggi. Uji Hipotesis (Uji F)Tabel 6. Uji Hipotesis ANOVAa Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. 1 Regression 2469.399 1 2469.399 53.474 .000bResidual 4525.601 98 46.180 Total 6995.000 99 a. Dependent Variable: Minat Bacab. Predictors: (Constant), Media Sosial Instagram Sumber : Data diolah April 2021Untuk melihat adanya pengaruh yang signifikan, digunakan kriteria signifikansisebesar 5% (0.05) dan membandingkan antara f hitung dengan f tabel dengan ketentuansebagai berikut : Jika f hitung < f tabel : berarti Ho diterima dan Ha ditolak Jika f hitung > f tabel : berarti Ho ditolak dan Ha diterima Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai f hitung sebesar 53.474 > 3.938 atau (f hitung> f tabel) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh positif dansignifikan secara simultan antara media sosial instagram terhadap minat baca masyarakatstudi kasus pada akun instagram @komunitaspembacabuku. Koefisien Determinasi R2 Tabel 7. Koefisien Determinasimenggunakan Model Sumamary Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .594a 0.353 0.346 6.796 a. Predictors: (Constant), Media Sosial Instagram b. Dependent Variable: Minat Baca Sumber : Data diolah April 2021Nilai koefisien determinasi sebesar 0.353, maka dapat disimpulkan bahwa variabelmedia sosial instagram (X) berpengaruh terhadap minat baca masyarakat (Y) sebesar35% sedangkan sisanya sebesar 65% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidakditeliti dalam penelitian ini.
Conclusion
Hasil skor total variabel media sosial instagram (X) menyatakan bahwa penggunaan media sosial instagram oleh masyarakat yang mengikuti akun instagram@komunitaspembacabuku hampir seluruhnya berada dalam kategori sedang. Hasil Skortotal variabel minat baca (Y) menyatakan bahwa minat baca masyarakat yang mengikutiakun instagram @komunitaspembacabuku sebagian besar berada dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil uji test of linierity dengan taraf signifikasi 5% didapat bahwa nilai Deviation from linearity lebih besar dari 0.05 yaitu sebesar 0.373, maka dapatdisimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel independent (X) dandependent (Y) dan terdapat hubungan kausal antara variabel media sosial instagram (X)dengan minat baca masyarakat (Y). hal ini dibuktikan dengan persamaan regresi linearsederhana Y=a+bX atau 44.451+0.606X. Konstanta (a) sama dengan 44.451 hal iniberarti bahwa apabila media sosial instagram tidak ada peningkatan atau konstan, makanilai minat baca masyarakat akan tetap sebesar 44.451. Konstanta (b) sama dengan 0.606hal ini berarti apabila nilai media sosial instagram naik sebanyak satu satuan, maka minatbaca masyarakat akan meningkat sebesar 0.606 satuan. Artinya semakin meningkatnyamedia sosial instagram maka minat baca masyarakat juga semakin tinggi. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa nilai f hitung sebesar 53.474> 3.938 atau (f hitung > f tabel) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapatpengaruh positif dan signifikan secara simultan antara media sosial instagram terhadapminat baca masyarakat studi kasus pada akun instagram @komunitaspembacabuku, danberdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi didapat R2 sebesar 0.353, maka dapat disimpulkan bahwa variabel media sosial instagram (X) berpengaruh terhadapminat baca masyarakat (Y) sebesar 35% sedangkan sisanya sebesar 65% dipengaruhioleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.