Kembali
16
1
2022 Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 · 2 ISSN 2827-9107

PEMANFAATAN APLIKASI MOBILE LIBRARY IPUSNAS PADA PERPUSTAKAAN

Universitas Udayana; Universitas Udayana; Universitas Udayana

Abstract

Along with the times, library-comparison to provide a reliable source of information. In the era of globalization, people's mindsets continue to develop which has an impact on how to find sources of information where users search for internet information sources with the help of smartphones, it is easy to find information about the spread of hoax news among the public. Therefore, libraries need to innovate by creating digital library services that can be accessed via smartphones, commonly known as mobile libraries. The iPusnas application is a digital library application that helps users find information without being hindered by distance and time. The iPusnas application has interesting features and collections that make this application superior
Keywords: library · mobile library · iPusnas

Introduction

Perkembangan teknologi informasi mempengaruhi segala kegiatan individu mulai dari mencari informasi serta melakukan aktivitas sehari-hari. Pemanfaatan teknologi informasi telah menyebar ke seluruh aspek kehidupan. Menurut Suhendar dalam Fauzan & Ati (2018)“Perpustakaan adalah unit kerja suatu badan atau lembaga penyedia bahan-bahan pustaka, berupa buku maupun non bukuyang diatur secara sistematis dari aturan tertentu sehingga dapat dipergunakan sebagai sumber informasi”. Perpustakaan dituntut untuk terus mengoptimalkan dan berinovasi mulai dari layanan sampai koleksi, perpustakaan pada era globalisasi tidak hanya menyediakan informasi dalam bentuk konvensional melainkan menyediakan informasi dalam bentuk digital guna mempermudah akses informasi yang dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Perpustakaan perlu mengantisipasi Perpustakaan digital dapat menghemat biaya penyimpanan dan pemeliharaan koleksi tercetak. Perpustakaan digital merupakan perpustakaan inovasi dimana pengguna dapat mengakses layanan dimanapun dan kapanpun sesuai keinginan dan koleksi yang disediakan oleh perpustakaan digital dalam bentuk format digital. Pengguna dapat memanfaatkan perpustakaan digital melalui smartphone. Smartphone mempermudah komunikasi dan aktivitas khalayak, penggunaan smartphone tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari dengan demikian penyedia informasi seperti perpustakaan terus melakukan inovasi yang menghadirkan aplikasi perpustakaan digital yang dapat diunduh oleh pengguna dengan mudah, aplikasi perpustakaan digital sering disebut dengan mobile library. Mobile library merupakan salah satu layanan perpustakaan dimana pengguna dapat dengan mudah mencari informasi tanpa memandang waktu dan tempat. Salah satu aplikasi mobile library yaitu iPusnas, yaitu aplikasi berbasisi android yang bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan mulai dari muda sampai tua. Pada aplikasi ini pengguna dapat mencari sumber informasi tanpa batasan ruang dan waktu. Aplikasi iPusnas sangat fleksibel saat digunakan sehingga tidak memerlukan pelatihan khusus untuk menggunakan aplikasi ini. Berdasarkan fenomena diatas, tantangan perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi harus lebih inovatif danaktif menyediakan layanan berbis teknologi agar dapat diakses oleh pengguna melalui smartphone, dengan demikian penulis menentukan judul penelitian “Pemanfaatan Aplikasi Mobile LibraryiPusnas Pada Perpustakaan”

Method

Penelitian ini menggunakan metode Studi Kepustakaan (Library Research dimana peneliti meneliti data penelitian terdahulu bukan mencari data ke lapangan. Menurut Yaniawati(2020)menjelaskan bahwa “Penelitian Kepustakaan adalah jenis penelitian yang digunakan dalam pengumpulan informasi dan data secara mendalam melalui berbagai literatur, buku, catatan, dan referensi lainnya, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan untuk memperoleh hasil dan landasan teori mengenai masalah yang diteliti”. Analisisdata pada studi kepustakaan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dengan teori Milles dan Huberman dalam Mahmudah & Rahayu(2020), yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Result & Discussion

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mempermudah pengguna yang belum bisa berkunjung ke perpustakaan dengan meluncurkan aplikasi mobile libraryberbasis 4.1, yaitu iPusnasyang dikembangkan oleh PT. Woolu Aksara Maya. Aplikasi iPusnas merupakan aplikasi berbasis android untuk melayani pengguna secara jarak jauh yang sudah diterapkan pada 16 Agustus 2016. Aplikasi iPusnas bertujuan untuk mempermudah pengguna mencari informasi. Aplikasi iPusnas memiliki beberapa fitur yang menarik, diantaranya:1.Fitur koleksi, yaitu fitur yang digunakan untuk melihat semua koleksi yang dimiliki oleh iPusnas. Fitur ini memuat pencarian koleksi, kategori koleksi, rekomendasi dan detail koleksi.2.ePustaka, yaitu fitur dimana pengguna dapat melihat instansi atau penerbit yang bekerjasama dengan iPusnas.3.Feeds, yaitu informasi dari following danfollowers.4.Rak buku, yaitu fitur yang memudahkan pengguna untuk melihat koleksi yang sudah disimpan dan dipinjam.5.eReader, yaitu fitur untuk membaca koleksi yang dilengkapi daftar isi, penanda, mengubah gaya,ukuran, jarak dan tema koleksi, dan alat pencari kata. Adapun langkah-langkah untuk mengakses iPusnas, yaitu:1.Unduh aplikasi iPusnas melalui playstore, app storyatau kunjungi website iPusnas.2.Daftar keanggotaan melalui akun email ataupun facebook.3.Setelah terdaftar akan langsung masuk ke fitur koleksi untuk mencari dan melihat koleksi.Bagi pemustaka yang ingin meminjam koleksi di iPusnas dengan cara:1.Buka aplikasi iPusnas.2.Login akun.3.Masuk ke fitur koleksi untuk melihat koleksi yang diinginkan.4.Pilih koleksi yang akan dipinjam lalu pilih pinjam. Jurnal Ilmiah Perpustakaan dan Informasi (JIPUS) Vol. 2 No. 2Tahun 2022E-ISSN 2827-9107515.Bagi pengguna yang akan mengembalikan koleksi dapat memilih menu rak buku.6.Klik tanda titik tiga lalu pilih kembalikan.Pada jurnal analisis pemanfaatan aplikasi ipusnas berbasis android di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam Fauzan & Ati (2018)“Aplikasi iPusnas memenuhi dua aspek teori TAM, yakni aspek kemudahan penggunaan dan kegunaan aplikasi. Dari kesimpulan penelitian memperoleh hasil bahwa pemanfaatan aplikasi iPusnas memberikan kemudahan kepada pengguna untuk mencari dan memanfaatkan koleksi yang disediakan. Konten dan menu pada aplikasi iPusnas dapat dipahami dengan mudah dan aplikasi sangat fleksibel dan lebih efektif.” Penjelesan diatas juga didukung pada jurnal Analisis User InterfaceDalam Aplikasi Mobile LibraryiPusnasdalam Aisyiyah(2019)“Penggunaan aplikasi mobile library iPusnas memberikan kemudahan pengguna untuk mencari infromasi yang dibutuhkan. Aplikasi iPusnas fleksibel sehingga sangat mudah untuk dipelajari serta fitur-fitur yang ada sangat mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan teori user interfaceyaitu menguji aplikasi dengan menggunakan10 komponen, yaitu kesederhanaan, terarah, informatif, interaktifitas, ramah pengguna, kelengkapan, berkelanjutan, personalisasi dan internal. Dari uji teori tersebut mendaatkan hasil yang sudah baik akan tetapi perlu ditingkatkan lagi pada pembaharuan sistem agar meminimalisir errorpada sistem. Aplikasi iPusnas perlu dipromosikan agarlebih dikenal oleh masyarakat umum terutama masyarakat di luar Jakarta agar dapat dimanfaatkan secara efektif.Aplikasi iPusnas sangat fleksibel dan efektif digunakan untuk melayani pengguna secara jarak jauh. Aplikasi ini memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan, yaitu1.Kelebihan dari aplikasi iPusnas, yaitu gratis, dapat digunakanpada android, iphone maupun windows, penggunaan aplikasi yang cepat dan mudah, koleksi yang bervariasi dan memiliki fitur yang menarik.2.Kekurangan dari aplikasi iPusnas, yaitu sering errordan koleksi sering dalam keadaan antri.Aplikasi iPusnas merupakan terobosan yang efektif digunakan pada saat ini, karena pengunjung tidak perlu jauh-jauh ke perpustakaan. Aplikasi ini mudah digunakan dan memiliki fitur dan koleksi yang menarik. Selain untuk memudahkan pengguna, aplikasi ini juga dapat dijadikan sebagai alat promosi perpustakaan guna meningkatkan minat baca generasi muda

Conclusion

Pemanfaatan perpustakaan digital menjadi salah satu inovasi pengembangan layanan perpustakaan di era globalisasi, dimana pengguna dapat dengan mudah mencari dan mendapatkan informasi sehingga penyebaran berita hoax semakin marak. Dengan adanya aplikasi mobile library seperti iPusnas mempermudah pengguna untuk mengakses perpustakaan tanpa memandang tempat dan waktu sehingga pengguna tidak perlu datang langsung ke tempat. Aplikasi iPusnas dapat digunakan dengan cepat dan mudah sehingga tidak memerlukan pelatihan khusus, cara registrasi dan peminjaman koleksi yang mudah membuat pengguna betah menggunakan aplikasi ini. Akan tetapi ada kendala yang sering terjadi saat mengakses aplikasi, yaitu sering errordan koleksi masih dalam antri.Dari kesimpulan diatas, terdapat saran untuk mengembangkan aplikasi iPusnas dengan menambah sumber daya yang kompeten dibidangnya terutama teknologi informasi, mengadakan evaluasi terhadap pemanfaatan aplikasi, menambah koleksi yang bervariasi dan menarik gencar dalam mensosialisasikan aplikasi kepada pengguna, terus berinovasi agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi perpustakaan