STRATEGI PERPUSTAKAAN KELILING KE TEMPAT IBADAH DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN TABANAN
Universitas Udayana; Universitas Udayana; Universitas Udayana
Abstract
The study this aims for know library promotion strategy through promotion library around to place worship at Dinas Library and Archives Regency Tabanan. Library promotion is one of the efforts used by the library to introduce the library to the community by carrying out several activities related to promotion in the library. Study the using methods research. qualitative Techniques icollection iof data that at use was interview, iobservation iand documentation.The study was conducted in February 2021. In do technical analysis iof data iwriter iusing istage ipresentation ithe data iand iwithdrawal Iconclude. The library promotion strategy at the Tabanan Regency Library and Archives Service uses mobile library promotion media which can be divided into several parts, one of which is a mobile library to places of worship. Promotion of mobile libraries to places of worship has good facilities and book collections by having 1 mobile library car.
Keywords:
Promotion
· Library promotional
· Strategy
· Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabanan
Introduction
Promosi pada umumnya sangatlah berhubungan erat dengan menawarkan suatu produk atau pun jasa yang nyata dan bersifat memberikan keuntungan. Kegiatan promosi tidak hanya berpatokan pada dunia bisnis saja, namun kegiatan promosi bisa menjangkau seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran atau mengenalkan suatu produk, ataupun organisasi dan instansi seperti perpustakaan. Promosi perpustakaan pada umumnya merupakan suatu kegiatan memperkenalkan atau library marketing. Promosi perpustakaan dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan masyarakat tentang kegiatan yang ada di perpustakaan agar lebih tanggap dalam memanfaatkan perpustakaan. Peran promosi sangatlah penting dalam beberapa instansi, khususnya perpustakaan, guna mengenalkan serta menarik minat pemustaka dalam menggunakan atau memanfaatkan perpustakaan sebagai wadah informasi. Di samping itu, promosi perpustakaan merupakan sarana untuk pemanfaatan fungsi perpustakaan agar lebih familiar di kalangan pemustaka. Promosi perpustakaan harus dikemas semenarik mungkin sehingga pemustaka mempunyai daya tarik yang tinggi untuk lebih sering berkunjung ke perpustakaan. Perpustakaan keliling merupakan pelayanan perpustakaan dengan menghampiri langsung pengguna perpustakaan. Dengan adanya layanan perpustakaan keliling, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan dengan baik segala fasilitas maupun koleksi yang ada di perpustakaan keliling. Maka dari itu, kita perlu mengadakan kegiatan promosi mengenai perpustakaan keliling tersebut kepada masyarakat. Kegiatan promosi perpustakaan keliling sangat berpengaruh kepada minat baca masyarakat. Untuk memperkenalkan perpustakaan keliling, diperlukan beberapa hal seperti menentukan target atau lokasi perpustakaan keliling yang akan dikunjungi serta fasilitas dan koleksi yang lengkap untuk menarik pengguna datang ke perpustakaan keliling. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan merupakan salah satu perpustakaan umum yang ada di Kabupaten Tabanan. Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan beralamat di Jalan Pahlawan No.19, Kantor Bupati Tabanan. Perpustakaan ini menjadi sarana pendukung pendidikan dan sumber informasi bagi masyarakat Kabupaten Tabanan. Lokasi perpustakaan umum Kabupaten Tabanan ini memiliki lokasi perpustakaan yang strategis yang berada tepat di Kota Tabanan. Perpustakaan Kabupaten Tabanan menyediakan jasa bagi masyarakat yang jauh dari kota agar dapat menikmati koleksi yang disediakan oleh perpustakaan tanpa harus mengunjungi perpustakaan langsung melalui layanan perpustakaan keliling.
Method
Pada penulisan penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang merupakan sebuah jenis penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan fakta empiris dari masalah atau realita sosial yang terfokuskan pada penelitian ini. Pada teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, di mana teknik pemilihan informan dipilih secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu. Di dalam penelitian ini, peneliti menggunakan 3 orang informan, yang pertama dari Bidang Kepala Seksi Pembinaan bagian Pengawasan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan, informan yang ke-2 Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan, dan yang terakhir Pengguna perpustakaan keliling di tempat ibadah. Dalam melakukan pengumpulan data, pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang terdiri dari teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkan, dalam teknik analisis data pada penelitian ini, menggunakan teori Sugiyono, yaitu dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan
Result & Discussion
4.1 Promosi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan:Promosi perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan melakukan promosi perpustakaan keliling ke berbagai tempat seperti di sekolah, ke keramaian, di care free day, dan ke tempat ibadah. Kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah dilaksanakan pada hari-hari tertentu. Sebelum melaksanakan kegiatan, pustakawan biasanya melaksanakan kegiatan penyiangan koleksi untuk mengecek layak atau tidak, sebelum kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah, biasanya staf perpustakaan melakukan koordinasi dengan panitia di tempat ibadah untuk memastikan tempat kegiatan dan persetujuan dari pihak panitia. **4.2 Promosi Perpustakaan Keliling ke Tempat Ibadah** Perpustakaan keliling ke tempat ibadah adalah salah satu bentuk perpustakaan yang berfungsi melayani kebutuhan intelektual masyarakat yang melakukan kunjungan ibadah atau masyarakat yang memang sudah ada di sekitar. Karena keberadaan peran perpustakaan keliling ke tempat ibadah tidak terlepas banyak dari peran masyarakat yang antusias. Peran masyarakat ini bisa diwujudkan dalam hal-hal berikut seperti pemanfaatan koleksi perpustakaan keliling tersebut, oleh karena Dinas Perpustakaan Kearsipan Kabupaten Tabanan melakukan terobosan baru dengan melakukan promosi perpustakaan yang tidak seperti biasa, dengan melakukan promosi perpustakaan ke tempat ibadah. Dalam kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan membawa koleksi buku kurang lebih 1000 buku. Sebelum melaksanakan kegiatan, perpustakaan juga melaksanakan kegiatan penyiangan koleksi untuk memastikan apakah koleksi layak digunakan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan hanya mempunyai satu mobil perpustakaan keliling. Sebelum melaksanakan kegiatan promosi perpustakaan keliling, pihak perpustakaan akan berkoordinasi dengan pihak panitia untuk mengkonfirmasi jalannya acara dan tempat yang disediakan. Kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah biasanya dilakukan selama satu hari full di lapangan dan tergantung cuaca. **4.3 SDM Promosi Perpustakaan Keliling ke Tempat Ibadah** Dalam melakukan kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan mempunyai SDM yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perpustakaan, satu orang Sekdis, tiga orang Kasubag, empat orang Kabid, dua belas Kasi, empat orang jabatan fungsional Arsiparis, dan dua orang jabatan fungsional Pustakawan. Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan tidak mempunyai staf khusus untuk perpustakaan keliling khususnya ke tempat ibadah. Untuk memperlancarnya kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan menggunakan cara sistem rolling di bagian Kabid dan staf deposit, pelayanan, pengolahan, dan kearsipan. Biasanya tiga orang staf melaksanakan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah. **4.4 Fasilitas Kegiatan Perpustakaan Keliling ke Tempat Ibadah** Kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah memberikan dampak yang positif bagi perpustakaan. Hal ini dapat terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan ke perpustakaan setelah pelaksanaan kegiatan promosi perpustakaan ke tempat ibadah. Kegiatan promosi perpustakaan keliling, yang termasuk kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah, sejauh ini dari instansi sudah memaksimalkan segala fasilitasnya. Fasilitas yang disediakan itu seperti kursi, karpet, dan itu saja karena terhalang tempat juga untuk membawa ke lokasi yang akan dituju ditambah lagi banyaknya buku yang kami bawa untuk 3 orang di dalam mobil. **4.5 Keunggulan Perpustakaan Keliling ke Tempat Ibadah** Keunggulan dari perpustakaan keliling ke tempat ibadah di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan sejauh ini belum ada instansi lain yang menyelenggarakan kegiatan promosi perpustakaan ke tempat ibadah. Memberi terobosan baru yang di mana biasanya perpustakaan keliling hanya melakukan pelayanan ke sekolah dan keramaian lainnya, tetapi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan ingin lebih jauh mengenalkan perpustakaan ke masyarakat. Meningkatkan minat baca, dengan adanya perpustakaan keliling ke tempat ibadah dapat menambah daya tarik pemustaka untuk mengunjungi perpustakaan keliling. **4.6 Hambatan Perpustakaan Keliling ke Tempat Ibadah** Kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan mempunyai hambatan. Kurangnya armada operasional kendaraan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabanan, penurunan biaya operasional yang masih lambat penanganannya, dan kendala cuaca yang tidak terduga, terkadang menjadi kendala utama kegiatan berlangsung.
Conclusion
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah merupakan bagian dari promosi perpustakaan yang bertujuan untuk mengenalkan perpustakaan melalui terobosan promosi yang berbeda dari instansi lainnya. Kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah ini sangat membantu masyarakat yang kurang gemar membaca, dan dengan adanya perpustakaan keliling ke tempat ibadah, masyarakat lebih sadar bahwa lingkup perpustakaan bisa mencapai ke mana saja. Promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah mempunyai layanan dan fasilitas yang sudah cukup dan memadai. Sejauh dari kegiatan promosi perpustakaan keliling ke tempat ibadah, pengguna perpustakaan selalu memberi antusiasme baik dan memberikan tanggapan baik dari kegiatan tersebut.