Analisis Bibliometrik Menggunakan VOSviewer Terhadap Publikasi Artikel Jurnal Gema Pustakawan di Google Scholar
Universitas Riau; Universitas Riau; Universitas Riau
Abstrak
Bibliometrik merupakan metode analisis bibliografi yang digunakan untuk mempelajari struktur, perkembangan, dan dinamika publikasi ilmiah. Penelitian ini berfokus pada analisis bibliometrik terhadap artikel yang terdapat dalam Jurnal Gema Pustakawan yang telah dipublikasikan tahun 2013 dan 2021-2023 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui topik apa saja yang terdapat dalam Jurnal Gema Pustakawan, dan artikel apa yang paling sering disitasi. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan penelusuran terhadap artikel Jurnal Gema Pustakawan melalui google scholar, lalu dilanjutkan dengan membuat daftar artikel yang diurutkan berdasarkan tahun publikasi dengan mencantumkan nama peneliti, dan judul artikel dengan bantuan microsoft excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa topik kajian yang ditemukan dengan berdasarkan analisis jaringan visualisasi dari VOSviewer menunjukkan bahwa terdapat 100 items topik kajian dalam jurnal gema pustakawan. Sejumlah 100 items topik tersebut oleh aplikasi VOSviewer dikelompokkan 15 klaster dengan 229 link dan total kekuatan link 254. Selanjutnya, ditemukan artikel yang paling sering disitasi adalah artikel hasil penelitian dengan judul “Kajian Pemanfaatan Jurnal Online Pada Perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru”. Penelitian ini dilakukan oleh Thamrin Hasan. Jumlah sitasi artikel ini 27 sitiran atau 55,36%. Simpulan kajian ini adalah penelitian bibliometrik pada Jurnal Gema Pustakawan menunjukkan keragaman topik kajian dengan 15 klaster, sementara artikel "Kajian Pemanfaatan Jurnal Online Pada Perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru" merupakan artikel yang paling sering disitir.
Abstract
Bibliometrics is a bibliographic analysis method used to study the structure, development and dynamics of scientific publications. This research focuses on bibliometric analysis of articles contained in the Gema Librarian Journal which were published in 2013-2023. This research aims to find out what topics are contained in the Gema Librarian Journal, and which articles are most frequently cited. This research data was collected by searching Gema Librarian Journal articles via Google Scholar, then continuing by creating a list of articles sorted by year of publication by including the name of the researcher and the title of the article with the help of Microsoft Excel. The results of this research show that the study topics found based on visualization network analysis from VOSViewer show that there are 100 study topic items in the Gema Librarian journal. A total of 100 items on this topic were grouped into 15 clusters by the VOSViewer application with 229 links and a total link strength of 254. Furthermore, the most frequently cited article was a research article with the title "Study of the Use of Online Journals at the Riau University Pekanbaru Library". This research was conducted by Thamrin Hasan. The number of citations for this article was 27 citations or 55.36%. The conclusion of this study is that bibliometric research on the Gema Librarian Journal shows a diversity of study topics with 15 clusters, while the article "Study of the Use of Online Journals at the Riau University Pekanbaru Library" is the most frequently cited article.
Keywords:
analisis
· artikel jurnal
· bibliometrik
· google scholar
· vosviewer
Introduction
Perpustakaan dan informasi memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Jurnal ilmiah merupakan saluran utama untuk berbagi pengetahuan, temuan penelitian, dan perkembangan terkini di bidang perpustakaan. Salah satu jurnal yang berfokus pada domain ini adalah Jurnal Gema Pustakawan. Untuk memahami dan mengukur perkembangan jurnal ini, analisis bibliometrik menjadi pendekatan yang relevan dan efektif. Google Scholar, sebagai mesin pencari akademis yang populer, menjadi tempat utama bagi peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mengakses literatur ilmiah. Oleh karena itu, penelitian bibliometrik yang memanfaatkan data dari Google Scholar dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang sejauh mana Jurnal Gema Pustakawan berkontribusi dalam literatur ilmiah dan bagaimana dampaknya diukur melalui indeks kutipan. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik menggunakan alat VOSviewer terhadap publikasi artikel-artikel yang terdapat dalam Jurnal Gema Pustakawan di Google Scholar. Analisis ini diarahkan untuk mengidentifikasi topik-topik kajian dalam setiap artikel jurnal dan sekaligus mendeteksi topik apa yang sering disitasi, serta untuk mengungkap tren penelitian yang muncul. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran kuantitatif terkait dampak jurnal ini dalam literatur ilmiah, tetapi juga menggambarkan struktur pengetahuan yang terbentuk melalui artikel-artikel yang dipublikasikan. Melalui pemahaman yang lebih dalam terkait dengan hal tersebut, diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi peneliti, praktisi, dan pengelola perpustakaan. Selain itu, hasil analisis ini dapat menjadi dasar bagi pengambilan keputusan terkait dengan pengembangan lebih lanjut Jurnal Gema Pustakawan serta memberikan arah bagi penelitian masa depan di bidang perpustakaan dan informasi. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan dan pemahaman lebih lanjut tentang dinamika perpustakaan dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peneliti mengangkat masalah ini karena adanya kebutuhan untuk memahami kontribusi dan dampak Jurnal Gema Pustakawan dalam literatur ilmiah di bidang perpustakaan dan informasi. Analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer terhadap artikel-artikel jurnal ini di Google Scholar menjadi pendekatan yang relevan untuk mengukur sejauh mana jurnal ini memberikan kontribusi pada pengetahuan dan literatur ilmiah. Beberapa alasan yang mendasari pemilihan topik ini dapat mencakup: Evaluasi Dampak Jurnal: Peneliti ingin mengevaluasi sejauh mana artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Gema Pustakawan memberikan dampak pada komunitas ilmiah terutama dalam memahami topik-topik kajian yang ditemukan. Analisis bibliometrik dapat membantu mengukur seberapa sering artikel tersebut dikutip oleh peneliti lain, menunjukkan relevansi dan dampaknya dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Kemudian, perkembangan Jurnal dan Pengembangan Masa Depan: Analisis bibliometrik dapat memberikan masukan berharga untuk pengembangan jurnal di masa depan. Pemahaman tentang struktur pengetahuan yang terbentuk dan bagaimana artikel-artikel berkaitan satu sama lain dapat membantu pengambilan keputusan terkait dengan fokus dan arah pengembangan jurnal. Kebaruan dalam kajian ini dapat mencakup beberapa aspek yang membedakannya dari penelitian sebelumnya atau memberikan sumbangan unik terhadap pemahaman kita tentang literatur ilmiah Jurnal Gema Pustakawan di Google Scholar. Beberapa kemungkinan kebaruan kajian ini melibatkan: Fokus pada Jurnal Gema Pustakawan: Jika penelitian ini merupakan salah satu dari sedikit kajian yang secara khusus memusatkan perhatian pada Jurnal Gema Pustakawan, itu dapat dianggap sebagai kebaruan. Fokus yang spesifik pada satu jurnal tertentu dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang kontribusinya terhadap literatur ilmiah. Kemudian, Penggunaan VOSviewer: Jika penelitian ini menggunakan VOSviewer sebagai alat analisis bibliometrik, hal ini dapat dianggap sebagai kebaruan karena alat ini mungkin belum banyak digunakan dalam konteks tertentu atau untuk jurnal tertentu. Pemilihan alat analisis tertentu dapat memberikan pendekatan yang inovatif untuk memahami struktur dan pola kutipan dalam literatur ilmiah. Keunikan kajian ini terletak pada kombinasi aspek-aspek seperti fokus yang spesifik, metode analisis yang inovatif, konteks atau periode waktu tertentu, dan keterlibatan dengan pemangku kepentingan terkait, yang secara bersama-sama membentuk kontribusi baru terhadap pemahaman literatur ilmiah dalam bidang perpustakaan dan informasi. Tujuan penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui topik-topik apa saja yang ada di Jurnal Gema Pustakawan Universitas Riau, dan topik apa yang paling sering disitasi pada Jurnal Gema Pustakawan Universitas Riau. Tinjauan Pustaka a. Bibliometrik Bibliometrik adalah analisis dokumen secara kuantitatif dan atau publikasi ilmiah lainnya dengan menerapkan metode matematika dan statistik. Bibliometrik berasal dari kata biblio atau bibliography dan metrics. Biblio berarti buku dan metrics berkaitan dengan mengukur (Royani & Idhani, 2018). Menurut Sulistyo-Basuki (2016), tujuan bibliometrik adalah menjelaskan proses komunikasi tertulis dan karakteristiknya serta arah pengembangan secara deskriptif perhitungan dan analisis berbagai aspek komunikasi. Bibliometrics dapat memberikan penjelasan tentang proses komunikasi tertulis dan perkembangannya dalam disiplin ilmu (Sulistiyo-Basuki, 2016). Analisis bibliometrik mampu memberikan gambaran tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi dalam bidang tertentu (Suyono, 2021). Perkembangan konsep bibliometrika telah dimulai awal abad ke-20 dengan terbitnya karya dari Cole & Eales tentang buku Anatomi terbitan 1534–1860. Pada awal kemunculannya istilah yang digunakan adalah statistical bibliography untuk menggambarkan istilah penerapan metode statistik dan matematika dalam meneliti literatur. Pada tahun 1969, Prytherch mengganti istilah statistical bibliography menjadi bibliometrics. Hal ini karena istilah statistical bibliography sering dirancukan dengan bibliography of statistics (Hasan & Yurnalis, 2022). b. Google Scholar Google Scholar adalah sebuah layanan mesin pencari akademik yang dikembangkan oleh Google. Pada November 2004 Google Scholar, pertama kali diluncurkan. Meskipun Google Scholar menjadi semakin populer, perkembangan dan evolusinya melibatkan serangkaian perubahan dan peningkatan fitur. Berikut adalah rangkuman sejarah singkat dari Google Scholar, menurut Sutiono (2020): 1. Peluncuran Awal (2004): Google Scholar pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004 sebagai respons terhadap kebutuhan peneliti dan akademisi untuk memiliki mesin pencari yang terfokus pada literatur ilmiah dan akademik. 2. Peningkatan Fungsi dan Cakupan (2005-2007): Dalam beberapa tahun pertama setelah peluncuran, Google Scholar mengalami peningkatan fungsi dan peningkatan cakupan literatur. Pada 2006, Google Scholar mulai mencakup literatur dari berbagai bidang, termasuk ilmu alam, ilmu sosial, humaniora, dan lebih banyak lagi ilmu yang lainnya. 3. Integrasi dengan Google Books (2007): Pada tahun 2007, Google Scholar terintegrasi dengan Google Books, memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi lebih lanjut tentang buku terkait dan melihat cuplikan isi buku. 4. Profil Peneliti (2011): Sejak tahun 2011, Google Scholar memungkinkan peneliti membuat profil pribadi mereka, mencantumkan publikasi mereka dan melacak kutipan terhadap karya mereka. Fitur ini membantu dalam membangun reputasi akademis online. 5. Peningkatan Fitur Pemantauan Penelitian (2013): Google Scholar terus meningkatkan fitur pemantauan penelitian pada tahun 2013, memungkinkan pengguna mengikuti penelitian terkini dalam bidang khusus mereka melalui surel atau profil penelitian. 6. Metrik dan Indeksasi (2014): Meskipun tidak memberikan informasi tentang faktor dampak jurnal, pada tahun 2014, Google Scholar mulai menyediakan metrik seperti indeks kutipan h dan i10-index, yang memberikan gambaran tentang dampak dan produktivitas peneliti. 7. Perubahan Antarmuka dan Peningkatan Pencarian (2017): Google Scholar mengalami beberapa perubahan antarmuka pada tahun 2017, memperbarui tata letak halaman hasil pencarian dan meningkatkan kemampuan pencarian dengan menambahkan filter dan opsi pemisahan hasil. Seiring berjalannya waktu, Google Scholar terus mengalami pembaruan dan peningkatan untuk memberikan pengalaman pencarian dan akses literatur ilmiah yang lebih baik bagi pengguna. Platform ini tetap menjadi salah satu sumber daya utama untuk mencari dan mengakses literatur akademis secara online. c. Sitasi Sitasi adalah proses menyebutkan sumber informasi atau referensi yang digunakan dalam sebuah karya tulis. Oxford English Dictionary (2021), mendefinisikan sitasi adalah tindakan menyebutkan atau mengutip sumber atau rujukan dalam sebuah karya tulis, terutama untuk menunjukkan kebenaran atau keaslian suatu pernyataan atau ide. Menurut Pears & Shields (2020), sitasi adalah cara untuk memberi tahu pembaca tentang sumber informasi yang digunakan dalam karya tulis dan untuk memberi penghargaan pada penulis atau pengarang sumber tersebut. American Psychological Association (APA) (2020) menjelaskan bahwa sitasi adalah cara untuk memberikan kredit pada sumber informasi yang digunakan dalam sebuah karya tulis. Ada dua jenis sitasi yang umum digunakan, yaitu sitasi dalam teks dan daftar pustaka. Sitasi dalam teks biasanya ditempatkan di dalam tanda kurung diikuti oleh nama penulis dan tahun terbit. Penting untuk selalu mencantumkan sitasi yang tepat dan lengkap dalam sebuah karya tulis. Tidak mencantumkan sitasi dapat dianggap sebagai pelanggaran hak cipta dan mengakibatkan plagiarisme. Sitasi yang tepat dan lengkap juga dapat membantu memperkuat argumen yang dibuat dalam karya tulis dan meningkatkan kredibilitas penulis. d. VOSviewer VOSviewer dikenal juga dengan sebutan VV. VOSviewer adalah sebuah software yang digunakan untuk memvisualkan peta bibliometrik atau data set yang berisi field bibliografi seperti judul, pengarang, penulis, jurnal, dan lain-lain. Dalam melakukan sebuah kajian, VV digunakan untuk analisis bibliometrik, memetakan topik untuk penelitian terbaru, mencari referensi yang paling banyak digunakan pada bidang tertentu dan lainnya. Jan & Ludo (2010) mengatakan bahwa: “VOSviewer can display a map in various different ways, each emphasizing a different aspect of the map. It has functionality for zooming, scrolling, and searching, which facilitates the detailed examination of a map. The viewing capabilities of VOSviewer are especially useful for maps containing at least a moderately large number of items (e.g., at least 100 items)”. VOSviewer dapat menampilkan peta dalam berbagai cara berbeda, masing-masing menekankan aspek peta yang berbeda. Ini memiliki fungsi untuk memperbesar, menggulir, dan mencari, yang memfasilitasi pemeriksaan peta secara mendetail. Kemampuan melihat VOSviewer sangat berguna untuk peta yang berisi setidaknya sejumlah besar item (misalnya, setidaknya 100 item) VOSviewer mampu membaca dataset dari berbagai situs jurnal online seperti Google Scholar, Web of Science, Scopus, Dimension, dan Pubmed. Format dataset RIS, Endnote, dan RefWork juga bisa dibaca oleh VOSviewer. Melalui fitur API, VOSviewer dapat membaca dan mengambil data dari Crossreff, Pubmed PMC, Semantic Scholar, OpenCitations Corpus. (Hasan, 2022).
Method
Dalam penelitian ini, kami menggunakan analisis bibliometrik dengan memetakan metadata dari jurnal gema pustakawan, dengan menggunakan Google Scholar. Alat ini dapat memberikan akses cepat ke literatur ilmiah melalui buku, abstrak, dan artikel (Khanna Tiara, 2016). Pemilihan analisis bibliometrik didasarkan pada kesederhanaannya, hal ini sesuai dengan pandangan Karim (2022) tentang kemudahan dan efisiensi bibliometrik dalam riset informasi perpustakaan. Data penelitian ini kami panen dari Publish or Perish (PoP). Penggunaan aplikasi Publish or Perish telah dapat mempermudah dalam pencarian penelitian yang serupa (Mahsusi & Huda, 2022). Data artikel yang dianalisis dalam jurnal gema pustakawan ini diambil dari tahun 2013 dan 2021 sampai dengan 2023, dan hanya terfokus pada publikasi artikel jurnal gema pustakawan saja. Sebanyak 35 artikel relevan dikumpulkan, diformat dalam file *.ris, dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Perangkat lunak ini memfasilitasi visualisasi data bibliometrik, seperti judul, pengarang, dan tahun publikasi (Syifa Hanifah, 2022), kemudian, dengan menggunakan tiga jenis visualisasi: network, overlay, dan density (Kusuma Wardani et al., 2023).
Result & Discussion
Temuan Topik Penelitian Topik penelitian dalam ilmu perpustakaan mencakup berbagai aspek, seperti pengelolaan koleksi perpustakaan, layanan perpustakaan, literasi informasi, teknologi informasi, peran pustakawan dalam melayani pengguna perpustakaan, bibliometrik, psikologi perpustakaan, sistem dan aplikasi terkait dengan perpustakaan. Hasil penelitian di bidang ilmu perpustakaan dapat berfokus pada meningkatkan efisiensi layanan perpustakaan, mengeksplorasi tren teknologi informasi terbaru, atau memahami peran perpustakaan dalam pendidikan dan penelitian. Jurnal-jurnal ilmu perpustakaan biasanya berisi temuan penelitian yang berkontribusi pada perkembangan dan peningkatan layanan perpustakaan. Output pada jurnal gema pustakawan berdasarkan penggunaan aplikasi VOSViewer ditemukan topik-topik yang menjadi kajian yang menarik. Topik tersebut berdasarkan kata kunci yang dihasilkan secara visual. VOSViewer telah memvisualisasikannya sebagai berikut. Gambar 1. Temuan Topik Kajian Berdasarkan Hasil Jaringan Visualisasi VOSViewer Hasil analisis dari jaringan visualisasi VOSViewer tersebut menunjukkan bahwa terdapat 100 items topik kajian dalam jurnal gema pustakawan. Sejumlah 100 items topik tersebut oleh aplikasi VOSViewer dikelompokkan 15 clusters dengan 229 link dan total kekuatan link 254. Berdasarkan analisis dari aplikasi VOSViewer tersebut diperoleh data terkait topik penelitian pada jurnal gema pustakawan seperti yang dipapar pada tabel 1. Tabel 1 Cluster Berdasarkan Keluaran VOSviewer Cluster Elemen Σ Items Cluster 1 Bahan Pustaka, dirgantara, informasi perpustakaan, input, jurnal, model harapan social, optimalisasi, pelayanan, peran, perguruan tinggi swasta, sirkulasi, strategi, dan teknologi. 13 Items Cluster 2 Efektivitas, jurnal langganan, library management system, literasi informasi, mahasiswa, pendekatan verceived, pendekatan digital, seven pillars model, dan universitas riau, 9 Items Cluster 3 Bidang keperawatan, jom, kemutakhiran, layanan pendamping, literatur, pengaruh bimbingan, peningkatan kemampuan, penulisan artikel, dan rujukan, 9 Items Cluster 4 Analisis, dokumentasi, hasil penelitian, Indonesia, manuskrip, plagiarism, sni, software, dan turnitin 9 Items Cluster 5 Direktori, indeks scopus, jaringan cloud, kajian, karya ilmiah, membangun, produktivitas, dan publikasi 8 Items Cluster 6 Disabilitas, fungsi perpustakaan, gambaran, masa pandemic, petugas layanan, psikologis, pustakawan, dan slb 8 Items Cluster 7 Kepuasan, loyalitas, pemustaka, penelusuran informasi, petugas, software lontar, usability, dan webside 8 Items Cluster 8 Bibliometrik, jurnal penelitian, jurnal sains dirgantara, jurnal teknologi dirgantara, kedelai, pertanian, dan tanaman pangan 7 Items Cluster 9 Emr, jurnal online, kekuatan, kelemahan, pemanfaatan, dan perpustakaan, 6 Items Cluster 10 Layanan,library e-resources, minat baca, perguruan tinggi, dan prestasi belajar 5 Items Cluster 11 Covid-19, komunikasi, pandemic, pengarsipan, dan web 5 Items Cluster 12 Difabel, inklusif, kebijakan pengelolaan, dan sumberdaya informasi 4 Items Cluster 13 Arsip, galeri, dan kearsipan 3 Items Cluster 14 Komputer, rekayasa, dan system pelayanan mandiri 3 Items Cluster 15 Manajemen, risiko, dan system informasi 3 Items Sumber: Analisis Network Visualization, VOSviewer, 2023 Dari data yang telah dipaparkan di atas ditemukan topik-topik kajian yang telah dipublikasikan dalam bentuk terbitan jurnal. Untuk rincian topik-topik apa saja yang terdapat pada jurnal gema pustakawan dapat diidentifikasi sebagai berikut: Topik terkait dengan perpustakaan, bahan pustaka, informasi perpustakaan, jurnal, model harapan sosial, optimalisasi, pelayanan, peran pustakawan, sirkulasi, strategi, dan teknologi, difabel, manajemen risiko, sistem informasi, pelayanan mandiri, kearsipan, kebijakan pengelolaan, komunikasi, Covid-19, library e-resources, minat baca, prestasi belajar, dirgantara, jurnal teknologi dirgantara, kedelai, pertanian, tanaman pangan, bibliometrik, kepuasan, loyalitas, pemustaka, penelusuran informasi, petugas layanan, software lontar, disabilitas, fungsi perpustakaan, gambaran psikologis, masa pandemik, direktori, indeks scopus, jaringan cloud, produktivitas, dan publikasi, manuskrip, plagiarism, sni, software, dan turnitin, Efektivitas, library management system, literasi informasi, pendekatan verceived, pendekatan digital, dan seven pillars model. Topik-topik yang terdapat pada jurnal gema pustakawan sangat beragam. Keberagaman topik-topik yang terdapat pada jurnal Gema Pustakawan mencerminkan keragaman isu dan tantangan yang ada dalam bidang ilmu perpustakaan. Dari berbagai ragam topik tersebut dapat diketahui bahwa: 1. Perpustakaan, Bahan Pustaka, dan Informasi Perpustakaan: Temuan dalam topik ini berfokus pada pengelolaan perpustakaan, pengembangan koleksi, dan layanan informasi perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan pengguna/pemustaka. 2. Jurnal: Ini mencakup penelitian terkait dengan jurnal ilmiah, penerbitan, akses terbuka, dan pemantauan penelitian dalam berbagai disiplin ilmu. 3. Model Harapan Sosial dan Optimalisasi: Penelitian ini berkaitan dengan bagaimana perpustakaan dapat mengoptimalkan pelayanan mereka untuk memenuhi harapan pengguna dan mencapai hasil yang diinginkan. 4. Pelayanan dan Peran Pustakawan: Temuan tentang peran pustakawan dalam memberikan pelayanan yang efektif dan relevan kepada pengguna perpustakaan. 5. Sirkulasi dan Strategi: Ini dapat mencakup penelitian tentang sirkulasi koleksi perpustakaan, manajemen strategis, dan pengembangan strategi untuk perpustakaan. 6. Teknologi: Melibatkan penggunaan teknologi dalam pengelolaan perpustakaan, pengembangan layanan online, dan integrasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. 7. Difabel: Penelitian ini membahas bagaimana perpustakaan dapat menjadi lebih inklusif bagi pengunjung dengan disabilitas, memastikan aksesibilitas, dan pelayanan yang sesuai. 8. Manajemen Risiko dan Sistem Informasi: Membahas pengelolaan risiko dalam operasi perpustakaan dan implementasi sistem informasi untuk mendukung manajemen perpustakaan. 9. Pelayanan Mandiri dan Kearsipan: Bagaimana perpustakaan memungkinkan pengguna untuk mengakses sumber daya secara mandiri dan mencakup pelayanan arsip dan pengelolaan koleksi. 10. Kebijakan Pengelolaan dan Komunikasi: Ini membahas pengembangan kebijakan perpustakaan dan komunikasi internal dan eksternal untuk mendukung peran perpustakaan dalam institusi. 11. Covid-19: Pengaruh pandemi Covid-19 terhadap perpustakaan dan upaya adaptasi perpustakaan selama masa pandemik. 12. Library e-resources: Fokus pada sumber daya elektronik dalam perpustakaan dan pengelolaannya. 13. Minat Baca dan Prestasi Belajar: Hubungan antara minat baca dan prestasi belajar dalam konteks pendidikan. 14. Dirgantara, Jurnal Teknologi Dirgantara, Kedelai, Pertanian, dan Tanaman Pangan: Temuan dalam topik-topik ini berkaitan dengan perpustakaan yang mendukung penelitian dan pendidikan dalam bidang-bidang spesifik tertentu. 15. Bibliometrik: Penggunaan bibliometrik dalam evaluasi penelitian dan pemantauan produktivitas peneliti. 16. Kepuasan, Loyalitas, dan Pemustaka: Penelitian tentang tingkat kepuasan pemustaka terhadap layanan perpustakaan dan dampaknya pada loyalitas mereka. 17. Penelusuran Informasi dan Petugas Layanan: Bagaimana pengguna perpustakaan melakukan penelusuran informasi dan interaksi dengan petugas layanan. 18. Software Lontar, Disabilitas, Fungsi Perpustakaan, dan Gambaran Psikologis: Penggunaan perangkat lunak, dukungan untuk disabilitas, peran perpustakaan, dan aspek psikologis pengguna perpustakaan. 19. Masa Pandemik, Direktori, Indeks Scopus, Jaringan Cloud, Produktivitas, dan Publikasi: Topik-topik ini mungkin mencakup dampak masa pandemik, pengindeksan penelitian, penggunaan jaringan cloud, produktivitas akademik, dan publikasi ilmiah. 20. Manuskrip, Plagiarisme, SNI, Software, dan Turnitin: Temuan terkait dengan penulisan manuskrip, deteksi plagiarisme, standar nasional Indonesia (SNI), penggunaan perangkat lunak, dan alat pendukung seperti Turnitin. 21. Efektivitas, Library Management System, Literasi Informasi, Pendekatan Perceived, Pendekatan Digital, dan Seven Pillars Model: Penelitian tentang efektivitas perpustakaan, sistem manajemen perpustakaan, literasi informasi, pendekatan yang dipersepsikan oleh pengguna, pendekatan digital dalam pelayanan, dan model Seven Pillars. Keberagaman topik ini mencerminkan kompleksitas peran perpustakaan dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan masyarakat dalam berbagai konteks. Ini juga menunjukkan bahwa ilmu perpustakaan terus berkembang untuk menghadapi perubahan dalam teknologi dan kebutuhan pengguna atau pemustaka. Temuan dalam jurnal Gema Pustakawan memberikan wawasan dan pemahaman yang berharga untuk memajukan riset bidang kepustakawanan. Kemudian pada akhirnya akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan jurnal gema pustakawan. Topik Penelitian yang Sering Disitasi Sumber sitiran tertinggi dalam penelitian ilmu perpustakaan dapat sangat bervariasi tergantung pada tren dan kebutuhan saat itu. Oleh karena itu, untuk mengetahui topik penelitian yang paling sering disitir dalam jurnal Gema Pustakawan perlu mengakses data sitiran aktual dari sumber-sumber seperti Google Scholar atau situs web jurnal ilmiah yang berkaitan. Untuk hal tersebut sumber dari google scholar telah dijadikan sebagai big data dalam kajian ini. Dalam memanen berbagai dokumen dalam google scholar digunakan aplikasi publish or perish (PoP). Dari aplikasi publish or perish yang digunakan dapat hasil sebagai berikut. Tabel 2 Data Sitasi Artikel Jurnal Gema Pustakawan Yang Disitir No Penulis Judul Artikel Sitasi 1 Thamrin Hasan Kajian Pemanfaatan Jurnal Online Pada Perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru 27 2 Rochani Rahayu, Ainun Zakiah Noor Noor Studi Bibliometrika Jurnal Teknologi Dirgantara (JTD) Dan Jurnal Sains Dirgantara (JSD) Periode 2017-2021 3 3 Thamrin Hasan, Yurnalis Kajian Bibliometrik Produktivitas Publikasi Ilmiah Dosen Unri Pada Jurnal Terindeks Scopus Berdasarkan Dalil Lotka’s Law 3 4 Thamrin Hasan Layanan Library E-Resources Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi Kota Pekanbaru Semester Genap Tahun Akademis 2020/2021 3 5 Thamrin Hasan, Rekhman, Asmawati Analisis Tingkat Plagiarisme Manuskrip Hasil Penelitian Mahasiswa Dengan Menggunakan Software Turnitin di Perpustakaan Fakultas Keperawatan Universitas Riau 3 6 Ahmad Rijal Pahlevy, Thamrin Hasan Kajian Terhadap Kepuasan Pemustaka dalam Menerima Layanan Petugas Perpustakaan di Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta 3 7 Thamrin Hasan, Hadriani, Yurnalis Gambaran Psikologis Pejabat Fungsional Pustakawan Sebagai Petugas Layanan Perpustakaan pada Masa Pandemi COVID-19 di Provinsi Riau 2 8 Evi Susanti, Anuar Rasyid, Nurjanah Analisis Usability Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pengunjung Website 2 9 Yuli Astuti Penggunaan Software Lontar Dalam Penelusuran Informasi Oleh Pemustaka Di UPT Perpustakaan Universitas Riau 2 10 Yupi Royani, Rochani Nani Rahayu Kedelai Dalam Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Periode 2011 – 2021: Studi Bibliometrika 1 11 Yasin Setiawan, Evi Susanti Rekayasa Sistem Pelayanan Mandiri Perpustakaan Berbasis Komputer Studi Kasus : Perpustakaan Universitas Riau 1 Sumber: Analisis VOSviewer, 2023. Tabel 2 menunjukan bahwa artikel hasil penelitian yang banyak disetir adalah artikel dengan judul “Kajian Pemanfaatan Jurnal Online Pada Perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru”. Penelitian ini dilakukan oleh Thamrin Hasan. Jumlah sitasi dari hasil penelitian ini ialah 27 sitiran atau 55,36%. Berikutnya adalah hasil penelitian dengan judul “Studi Bibliometrika Jurnal Teknologi Dirgantara (JTD) dan Jurnal Sains Dirgantara (JSD) Periode 2017-2021”. Penelitian ini dilakukan oleh Rochani Rahayu, dan Ainun Zakiah Noor. Adapun jumlah sitasi hasil penelitian yang dilakukan ini ialah 3 sitiran atau 6,12%. Berikut, pada urutan ketiga adalah artikel hasil penelitian yang dilakukan Thamrin Hasan dan Yurnalis, dengan judul “Kajian Bibliometrik Produktivitas Publikasi Ilmiah Dosen Unri Pada Jurnal Terindeks Scopus Berdasarkan Dalil Lotka’s Law”. dan hasil penelitian yang dilakukan Thamrin Hasan dengan judul “Layanan Library E-Resources Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi Kota Pekanbaru Semester Genap Tahun Akademis 2020/2021. Berikutnya, artikel hasil penelitian dengan judul “Analisis Tingkat Plagiarisme Manuskrip Hasil Penelitian Mahasiswa Dengan Menggunakan Software Turnitin di Perpustakaan Fakultas Keperawatan Universitas Riau”. kajian ini dilakukan Thamrin Hasan, Rekhman, dan Asmawati. Selanjutnya artikel hasil penelitian yang dilakukan Ahmad Rijal Pahlevy dan Thamrin Hasan dengan judul “Kajian Terhadap Kepuasan Pemustaka dalam Menerima Layanan Petugas Perpustakaan di Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta”. Jumlah sitasi masing-masing dari hasil penelitian yang dilakukan tersebut ialah 3 sitiran atau 6,12%. Jumlah sitasi yang diperoleh sebanyak 2 sitasi atau 4,08% terdapat pada hasil masing-masing penelitian yang berjudul “Gambaran Psikologis Pejabat Fungsional Pustakawan Sebagai Petugas Layanan Perpustakaan pada Masa Pandemi COVID-19 di Provinsi Riau” oleh Thamrin Hasan, Hadriani dan Yurnalis. “Analisis Usability Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pengunjung Website” oleh Evi Susanti, Anuar Rasyid, dan Nurjanah. Kemudian “Penggunaan Software Lontar Dalam Penelusuran Informasi Oleh Pemustaka Di UPT Perpustakaan Universitas Riau” Oleh Yuli Astuti. Sedangkan, Jumlah sitasi yang diperoleh sebanyak 1 sitasi atau 2,04% terdapat pada hasil masing-masing penelitian yang berjudul “Kedelai Dalam Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Periode 2011 – 2021: Studi Bibliometrika” yang dilakukan oleh Yupi Royani, dan Rochani Nani Rahayu, dan penelitian yang berjudul “Rekayasa Sistem Pelayanan Mandiri Perpustakaan Berbasis Komputer Studi Kasus : Perpustakaan Universitas Riau” dilakukan oleh Yasin Setiawan, Evi Susanti. Berdasarkan informasi yang diberikan, dapat disimpulkan bahwa dari 35 artikel jurnal yang teridentifikasi, 11 di antaranya disitasi, dan topik penelitian yang paling sering disitir adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh Thamrin Hasan. Artikel jurnal yang paling banyak disitir berjudul "Kajian Pemanfaatan Jurnal Online Pada Perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru." Hasil penelitian ini mendapatkan perhatian dari berbagai peneliti di Indonesia, dan hasilnya telah dipublikasikan secara nasional dan internasional. Ada pun data artikel jurnal yang teridentifikasi disitir oleh para peneliti lain dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3 Data Perujuk dan Instansi Perujuk No. Perujuk Asal Publikasi 1 David Septian, dkk Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, (Sinta 2) 2 Muhammad Azwar, & Rizka Amaliah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta - Indonesia LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan 3 Dyah Puspitasari Srirahayu,dkk. Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Library Philosophy and Practice; Lincoln 4 Agnesya F. Damanik & Sri Ati Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Jurnal Ilmu Perpustakaan Undip 5 Hadira Latiar Magister Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Tesis Magister UIN Kalijaga Yogyakarta 6 Rizka Mediana Program Sarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Skripsi Sarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta 7 Aliffia Angelina & Desriyeni Universitas Negeri Padang (UNP) Padang, Sumatera Barat Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan 8 Amirul Mukminin, dkk. Students of Early Childhood Teacher Education Department Library Philosophy & Practice; EBSCO 9 Jeferso Davis Freni Timpal Tesis Program Pascasarjana Univ Kristen Indonesia (UKI) Jakarta Repository UKI Jakarta 10 Fajar Junaedi & Erwin Rasyid Skripsi Sarjana Universitas Muhammadyah Yogyakarta (UMY) Repository Skripsi UMY 11 Leady Yurmeli Br Barus Fakultas Kehutanan, Universitas Lancang Kuning, Riau Jurnal Ekonomi dan Bisnis (JEBS)UnivDharma Andalas 12 Akhsan R, dkk. Letters in Information Technology Education Letters in Information Technology Education 13 Khusnun Nadhifa Universitas Jember (Unej) JGP, Universitas Riau 14 Rahmat Iqbal & Nadya Mangunang Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Purwokerto, Jawa Tengah Al-Ma’mun: Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi UTI (Sinta 4) 15 Normasunah, Sri Juniarti, & Andi Muhammad Jaya Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Paris Berantai CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan STKIP Paris Berantai 16 Nina Indriyani Skripsi Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH dan Humaniora UIN Raden Fatah, Palembang Repositori UIN Raden Fatah, Palembang 17 Deliza Zakir UPT Perpustakaan Universitas Riau JGP Univ. Riau 18 Gusla Putri, Nining Sudiar, dan Vita Amelia Library Science, Faculty of Humanities, Lancang Kuning University, Indonesia Palimpsest: Journal of Information and Library Science, Unair, Surabaya. 19 Zam-Zam, A. dkk. Disertasi Institut Teknologi PLN Repository IT-PLN 20 Samira Wulandari Skripsi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Repository UIN Sumatera Utara 21 Irnawati Skripsi Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Ar-Raniry Banda Aceh Repository UIN Ar-Raniry, Banda Aceh 22 Novima Aprilia Widiawati Skripsi Universitas Airlangga, Surabaya Repository Unair, Surabaya 23 Dyah Puspitasari, dkk. Universitas Airlangga, Surabaya Library Philosophy and Practice (e-journal) Libraries at Univ. of Nebraska-Lincoln 24 Taufik Fajril Handiadi SKRIPSI Sarjana Pada Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Repository Unibraw 25 Anggun Tri Cahyaningtyas Disertasi Doktoral, Universiti Utara Malaysia Library AUNILO, IRDS Libraries of ASEAN University Network 26 Hikmah Silpiani Disertasi Doktoral, UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi Repository UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi 27 Dyah Puspitasari Srirahayu, dkk. Universitas Airlangga, Surabaya University of Nebraska – Lincoln Digital Commons@ Univ of Nebraska - Lincoln Sumber: Google Scholar, 2023. Terkait dengan data perujuk dan institusi perujuk artikel dengan judul "Kajian Pemanfaatan Jurnal Online Pada Perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru" yang telah dikutip dalam berbagai publikasi menunjukkan dampak positif penelitian tersebut di kalangan peneliti, akademisi, dan mahasiswa di Indonesia. Ini menggambarkan sejauh mana penelitian tersebut mempengaruhi literatur akademik dan praktik perpustakaan di Indonesia. Dalam konteks ini, terdapat beberapa hal yang dapat disimpulkan: 1) Penelitian tersebut telah menjadi referensi yang sangat berguna di berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia. Banyak penulis, baik peneliti maupun mahasiswa, telah mengacu pada penelitian ini dalam karya mereka. Ini menunjukkan bahwa penelitian tersebut memiliki nilai yang tinggi dalam pemahaman dan peningkatan praktik perpustakaan. 2) Banyak institusi dan universitas di Indonesia, seperti Unpad, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Unair, Undip, dan banyak lainnya, telah merujuk penelitian ini. Hal ini, menunjukkan bahwa temuan dari penelitian tersebut dapat diterapkan secara luas dan memiliki dampak lintas institusi. 3) Selain publikasi akademik, penelitian ini juga telah dikutip dalam tesis, skripsi, dan disertasi di berbagai institusi, menunjukkan relevansi penelitian ini dalam penelitian tingkat sarjana hingga tingkat doktoral. 4) Terdapat keragaman institusi yang merujuk penelitian ini, mencakup perguruan tinggi, perpustakaan, dan institusi lainnya. Hal ini menggambarkan bahwa artikel hasil penelitian ini memiliki daya tarik lintas sektoral dan dapat memberikan kontribusi dalam berbagai konteks perpustakaan dan informasi. 5) Rujukan penelitian ini juga mencakup berbagai jenis publikasi, termasuk jurnal, tesis, skripsi, disertasi, dan repositori. Ini menunjukkan bahwa penelitian ini memengaruhi berbagai jenis literatur dan praktik perpustakaan. Secara keseluruhan, data perujuk ini menunjukkan bahwa penelitian tentang pemanfaatan jurnal online di perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru memiliki dampak yang signifikan dalam literatur akademik dan praktik perpustakaan di Indonesia. Penelitian ini telah memainkan peran penting dalam meningkatkan pemahaman dan praktik perpustakaan di berbagai institusi dan telah menjadi referensi yang berharga bagi peneliti dan praktisi di bidang perpustakaan.
Conclusion
Dengan menggunakan aplikasi publish or perish dalam memudahkan pengumpulan data kedalam aplikasi VOSviewer penelitian ini berupaya dapat melakukan analisis bibliometrik kajian terhadap artikel jurnal gema pustakawan. Ditemukan 35 artikel yang relevan diterbitkan tahun 2013 dan tahun 2021-2023 dalam situs google scholar. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 100 items topik kajian dalam jurnal gema pustakawan. Sejumlah 100 items topik tersebut oleh aplikasi VOSViewer dikelompokkan 15 klaster dengan 229 link dan total kekuatan link 254. Kemudian, dari 35 artikel jurnal yang teridentifikasi, 11 artikel di antaranya telah disitasi, dan topik penelitian yang paling sering disitasi oleh peneliti lain adalah artikel hasil penelitian yang dilakukan Thamrin Hasan. Artikel jurnal yang paling banyak disitir adalah berjudul "Kajian Pemanfaatan Jurnal Online Pada Perpustakaan Universitas Riau Pekanbaru." Hasil penelitian ini mendapatkan perhatian dari berbagai peneliti di Indonesia, dan hasilnya telah mereka publikasikan secara nasional dan internasional.