Kembali
16
1
2024 Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol 3 · 2 ISSN 2962-9780

Pemanfaatan Aplikasi E-Book Solok Membaca Dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca Pemustaka Di Perpustakaan Umum Kota Solok

Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar; Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Abstrak

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah hadirnya e-book digital apakah dapat meningkatkan minat baca pemustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan aplikasi, tingkat minat baca dan kendala serta solusinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penjamin keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan tiangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Pemanfaatan aplikasi e-book solok membaca sudah dilakukan dengan baik, pemanfaatannya sangat besar dapat dirasakan bagi penggunanya yang memberikan respon positif dan memberikan kemudahan dalam membaca dengan koleksinya sudah mencerminkan kebutuhan penggunanya. Didukung dengan data koleksi yang sering dibaca seperti; koleksi pustaka anak sebanyak 325 orang yang membaca, agama sebanyak 232 orang dan novel 212 orang. 2) Tingkat minat baca terhadap aplikasi e-book solok membaca masih rendah. Dilihat dari data anggota aktif berjumlah 188 orang, pengguna tahun 2022 rata-rata 82 orang/bulan dan rata-rata 3 orang/hari, di tahun 2023 sampai Oktober rata-rata 21 orang/bulan dan ratarata 1 orang/hari. Jika dibandingkan jumlah penduduk Kota Solok menurut survei penelitian di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solok di tahun 2023 sebanyak 778.420 jiwa. 3) Kendala pada jaringan internet, pembatas halaman buku tidak ada dan koleksi buku digital sedikit dengan jumlah 476 koleksi sedangkan untuk eksemplarnya berjumlah 1.152 koleksi. Solusinya dengan menstabilkan jaringan internet, mengupdate aplikasi dan me-request buku pada bagian permintaan penambahan koleksi yang belum tersedia di aplikasi.

Abstract

The main problem in this research is the presence of digital e-books can increase readers' interest in reading. The aim of this research is to find out how to use the application, the level of interest in reading and the obstacles and solutions. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data analysis techniques start from data reduction, data presentation and drawing conclusions.Guaranteeing the validity of the data in this research uses source triangulation and technical poledulation. The research results show that; 1) The use of the Solok reading e-book application has been carried out well, Its enormous use can be felt by its users who give positive responses and make it easy to read with its collection reflecting the needs of its users. supported by a collection of frequently read data such as; 325 people read the children's library collection, 232 people read religion and 212 people read novels. 2) The level of reading interest in the Solok Reading e-book application is still low. Judging from the data there are 188 active members, usage in 2022 will average 82 people/month and an average of 3 people/day, and in 2023 until October the average is 21 people/month and the average is 1 person/day. When compared, the population of Solok City according to a research survey at the Central Statistics Agency (BPS) of Solok City in 2023 is 778,420 people. 3) Problems with the internet network, There are no book page dividers and the digital book collection is small with 476 collections while the number of copies is 1,152 collections. The solution is to stabilize the internet network, updating the application and requesting books in the request section for additions to collections that are not yet available in the application.
Keywords: Pemanfaatan E-book · Minat Baca

Introduction

Pemanfaatan dari kemajuan teknologi saat ini mendorong banyak perubahan dalam kehidupan manusia di era informasi ke era digital di segala bidang (Fitria, 2018). Salah satunya perkembangan di dunia perpustakaan yang telah melakukan pemanfaatan dari kemajuan teknologi dan kebutuhan informasi penggunanya. Kemajuan teknologi saat ini masuk ke dalam perpustakaan untuk memberikan kemudahankemudahan dalam mendapatkan informasi. Sampai saat ini, beberapa masalah di dunia perpustakaan sudah dengan menggunakan teknologi informasi. Perpustakaan memiliki beragam jenis salah satunya ialah perpustakaan umum. Perpustakaan umum dikelola oleh pemerintah atau organisasi non-pemerintah untuk melayani masyarakar secara umum (Bangsawan, 2023). Perpustakaan umum diselenggarakan dengan tujuan memenuhi dan menyiapkan kebutuhan masyarakat umum dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa tanpa memandang status sosial. Perpustakaan umum dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan buku-buku yang sesuai dengan kebutuhan informasi dibutuhkan oleh masyarakat tersebut (Hartono, 2016). Perpustakaan umum telah melakukan pemanfaatan perkembangan teknologi dengan semua kegiatan penting bisa dilakukan secara digital, karena digitalisasi menjadi fenomena yang pasti terus bergerak maju. Digitalisasi sudah mengubah cara pengguna mengakses dan berinteraksi dengan informasi serta di tengah-tengah perubahan ini, e-book muncul sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan literasi Indonesia. Bentuk pemanfaatan teknologi yang berubah ke era digital salah satunya buku di zaman sekarang, selain dalam bentuk kertas yang dicetak buku juga sudah ada dalam bentuk digital yang bisa disimpan dan temukan dalam aplikasi digital yang dibuat secara komersial dengan tujuan untuk dibaca oleh pembaca biasa disebut dengan e-book. Salah satu penelitian dari Denoyelles dan Seilhamer (2013) menyatakan bahwa dimasa sekarang ini penerapan dan penggunaan e-book lebih tinggi dari pada penerapan dan penggunaan buku karena e-book dapat menawarkan fitur-fitur yang membantu pembaca untuk memahami materi. E-book hadir sebagai upaya untuk meningkatkan minat melalui keberagaman konten yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pembaca yang lebih variasi dan menarik. E-book merupakan aplikasi yang berisi berbagai informasi, cerita, serta tutorial-tutorial tertentu lanyaknya buku-buku cetak pada umumnya (Amida, 2023). Aplikasi e-book ialah salah satu cara teknologi dapat digunakan sebagai alat pengajaran. Dengan hadirnya e-book pada perpustakaan memberikan hal positif yang dapat digunakan sebagai referensi oleh penggunanya. E-book merupakan data digital yang sangat mudah untuk dibawa dalam berbagai format sehingga menghemat waktu penggunanya (Khairrana, 2019). Teori pengukuran pemanfaatan e-book yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah menurut Hidayat (2007) terdapat empat point diantaranya; dapat mengukur dengan frekuensi pemustaka, tujuan pemustaka, kemampuan pemustaka dalam menelusuri dan peran pustakawan. Beragam e-book yang tersedia di dunia perpustakaan salah satunya e-book yang dimiliki oleh Perpustakaan Umum Kota Solok yang dapat dikenal dengan sebutan “E-book Solok Membaca”. E-book Solok Membaca merupakan aplikasi yang ditawarkankan oleh PT. Enam Kubuku Indonesia secara gratis kepada Perpustakaan Umum Kota Solok. Aplikasi e-book solok membaca sudah dirilis sejak tanggal 29 Oktober tahun 2018 dengan eksemplar 300 judul buku, jumlah yang mendownload 500+ sampai tahun 2023 ini. Awalnya e-book solok membaca merupakan versi 2.0.6, namun beralih menjadi versi 5.0.0 yang telah diupdate pada tanggal 19 Juni tahun 2023. Dengan jumlah ulasan sebanyak 10 orang dan rating dari aplikasi tersebut yakni 3+ . Jadi, dapat di ketahui seperti gambar berikut: Gambar 1. Info Aplikasi E-Book Solok Membaca di Play Store Dengan adanya e-book solok membaca ini kita dapat dengan mudah mengaksesnya dan dapat melihat bagaimana minat baca pemustaka. Membaca menjadi salah satu aspek penting dalam hidup tetapi tidak menutup kemungkinan masih banyaknaya orang di kalangan masyarakat yang masih belum bisa membaca dan bahkan minat baca masih sangatlah kurang. Kurangnya minat baca tentu berdampak pada rendahnya kemampuan membaca. Minat baca generasi z menurut data UNESCO, indeks literasi Indonesia pada tahun 2023 hanya berada di angka 0,001%. Artinya hanya 1 dari 1.000 orang di Indonesia yang memiliki minat baca. Hal ini juga terdapat data dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang menunjukkan bahwa generasi z menghabiskan rata-rata 8 jam 42 menit per hari untuk mengakses internet, namun hanya 8 menit untuk membaca. Minat baca setiap orang berkembang secara internal, oleh karena itu diperlukan kesadaran setiap orang agar mempunyai minat membaca yang lebih besar dengan cara menumbuhkan budaya membaca, yang dapat ditumbuhkan melalui pengajaran sejak usia dini atau pengenalan kebiasaan membaca, sehingga menghasilkan banyak pembaca yang mempunyai informasi dan kemampuan membaca baru. Indikator minat baca yang peneliti gunakan dalam penelitan ini adalah menurut (Diana, 2023) bahwa terdapat lima point diantaranya; kebutuhan terhadap bacaan, tindakan, rasa senang, ketertarikan dan keinginan. Hal ini sesuai dengan peraturan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 terkait dengan perpustakaan, bahwa budaya membaca dilaksanakan melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat dengan kerjasama antara pemerintah dalam upaya meningkatkan minat baca, dimana pemerintah berperan sebagai penanggung jawab utama dan pustakawan melaksanakan kinerjanya. Minat baca dapat dibina dan dikembangkan dengan kegiatan yang berhubungan dengan pemeliharaan, penyempurnaan dan peningkatan. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti di Perpustakaan Umum Kota Solok, hasil dari wawancara narasumber yaitu Bapak Irsyad, SE. berkoordinator sebagai admin dari aplikasi e-book solok membaca beliau mengatakan bahwa Perpustakaan Umum Kota Solok memiliki sumber daya manusia (SDM) yang bertanggung jawab sebagai admin aplikasi e-book solok membaca sebanyak dua orang dari jenjang S2 Manajemen dan S1 Ekonomi diantaranya: Tabel 1. Admin Aplikasi E-Book Solok Membaca No Nama Jabatan 1 Budiman Muslim, SE, M.I.Kom Level User 2 Irsyad, SE Level User Pada aplikasi e-book solok membaca terdapat kendala yaitu keterbatasan waktu dari admin dalam mengelola aplikasi tersebut, anggaran dana, sdm terbatas atau sedikit, dan koleksi buku digital yang sedikit jumlahnya serta untuk jumlah dari target pemustaka yang membaca di aplikasi tersebut dari adminnya serta instansi tersebut tidak ada. Adapun data laporan yang mendaftar akun pada aplikasi tersebut sebagai berukut: Tabel 1. Mendaftar Akun Tahun 2022 sampai Agustus 2023 No Bulan Mendaftar 2022 Mendaftar 2023 1 Januari 0 2 2 Februari 2 7 3 Maret 0 6 4 April 3 2 5 Mei 0 0 6 Juni 0 4 7 Juli 33 2 8 Agustus 24 2 9 September 29 - 10 Oktober 7 - 11 November 3 - 12 Desember 4 - Jumlah 105 25 Data laporan pengunjung di aplikasi e-book solok membaca sebagai berikut: Tabel 1. Data Pengunjung Tahun 2022 sampai Agustus 2023 No Bulan Pengunjung 2022 Pengunjung 2023 1 Januari 0 23 2 Februari 1 26 3 Maret 10 40 4 April 47 19 5 Mei 15 23 6 Juni 19 12 7 Juli 141 15 8 Agustus 185 10 9 September 275 - 10 Oktober 127 - 11 Novenber 97 - 12 Desember 65 - Jumlah 982 168 Jika melihat dari data laporan yang menjadi anggota aktif di aplikasi e-book solok membaca adalah 188 orang. Pada tabel di atas untuk data pengunjung dan data anggota yang dimiliki Perpustakaan Umum Kota Solok dari aplikasi tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kota Solok menurut survei penelitian di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solok di tahun 2023 sebanyak 778.420 jiwa. Sedangkan menurut Standar Nasional Perpsutakaan Provinsi Kabupaten/Kota jumlah anggota perpsutakaan paling sedikit 2% dari jumlah penduduk kabupaten atau kota (Perpustakaan Nasional, 2019). Berdasarkan data statistik dari Januari 2022 rata-rata jumlah pengunjung aplikasi e-book solok membaca adalah 82 orang/bulan sedangkan rata-rata jumlah pengunjung aplikasi e-book solok membaca dari Januari sampai Oktober 2023 adalah 21 orang/bulan. Jika diamati rata-rata jumlah pengunjung aplikasi e-book solok membaca perbulannya, maka rata-rata perharinya jumlah pengunjung aplikasi yang dimiliki Perpustakaan Umum Kota Solok tahun 2022 adalah 3 orang/hari dan rata-rata perharinya sampai bulan Oktober 2023 adalah 1 orang/harinya. Pada aplikasi e-book solok membaca, terdapat pemustaka yang sudah mendownload aplikasi tersebut dengan membuat akun sendiri untuk dapat login terlebih dahulu sebelum menggunakan aplikasi ini. Setelah memilki akun, maka pemustaka yang berkunjung menggunakan aplikasi tersebut dapat langsung mencari koleksi yang dibutuhkan dengan cara mencari dikolom pecarian yang tersedia untuk dapat membacanya. Adapun data laporan keterangan jumlah pemustaka yang membaca buku digital yaitu aplikasi ebook solok membaca dapat diketahui sebagai berikut : Tabel 1. Pemustaka yang Membaca Tahun 2022 sampai Oktober 2023 No Bulan Membaca 2022 2023 1 Januari 0 154 2 Februari 0 148 3 Maret 14 165 4 April 47 43 5 Mei 10 83 6 Juni 24 44 7 Juli 9 53 8 Agustus 254 62 9 September 358 152 10 Oktober 103 122 11 November 119 - 12 Desember 112 - Jumlah 1050 1016 Jika diamati data pemustaka yang membaca menggunakan aplikasi e-book solok membaca tahun 2022 berjumlah 1050 orang dengan rata-rata jumlah pemustaka yang membaca perbulanya adalah 88 orang/bulan, maka rata-rata perharinya adalah 3 orang/hari. Sedangkan data di tahun 2023 sampai bulan Oktober berjumlah 1016 orang yang dapat diketahui rata-rata jumlah pemustaka membaca perbulanya adalah 101 orang/bulan, maka rata-rata perharinya adalah 4 orang/hari. Pemustaka dapat memilih koleksi digital yang akan dibaca melalui aplikasi e-book solok membaca dengan beragam eksemplar yang disediakan oleh Perpustakaan Umum Kota Solok dari berbagai jenis koleksi untuk dapat dimanfaatkan oleh semua masyarakat yang telah memiliki akun sendiri di aplikasi tersebut. Koleksi yang tersedia di aplikasi tersebut memiliki target dimana dituangkan dalam nilai rupiah dengan anggaran sekali setahun sebanyak Dua Belas Juta Rupiah. Alasan mengapa tidak ditentukan target koleksi tersebut dan hanya berupa anggaran karena harga buku tidak sama (realisasi), maka jumlah koleksi yang di dapat sesuai anggaran yang ada dibelikan. Jenis koleksi yang terdapat di aplikasi e-book solok membaca dikelompokkan atau diklasifikasikan sesuai dengan klasifikasi dari penerbit. Adapun data dari jumlah dan jenis koleksinya yang dapat kita ketahui sebagai berikut : Tabel 1. Daftar Jumlah Koleksi Aplikasi 2018 sampai Oktober 2023 N O Jenis koleksi Jud ul Eksem plar Orang Membaca 20 21 20 22 20 23 1 Agama 49 104 1 14 6 85 2 Bahasa dan Sastra 26 69 - 15 30 3 Ekonomi 23 54 - 16 8 4 Ensiklop edia 6 12 - 23 15 5 Ensiklop edi 1 2 - 21 1 6 Filsafat 1 3 - 1 - 7 Hukum 13 36 - 6 4 8 Kedokter an 10 29 1 2 2 9 Kehutan an 2 6 - - 1 10 Kesehata n 19 51 3 32 12 11 Kompute r 12 36 - 16 9 12 Manajem en 12 34 4 47 33 13 Matemat ika dan Sains 11 33 - 19 2 14 Metodol ogi Penelitia n 1 3 - 2 9 15 Novel 45 99 5 65 14 2 16 Parentin g 5 10 - 14 38 17 Pertania, Perkebun -an, Perterna kan, dan Kelautan 37 111 6 15 20 18 Pendidik -an 9 21 2 10 12 19 Psikologi 5 15 - 28 8 20 Pustaka Anak 73 155 8 22 2 95 21 Sosial 22 63 6 50 37 22 Statistik 2 6 1 - - 23 Studi dan Pengajar -an 1 3 - - - 24 Teknik dan Asitektur 14 42 - 2 3 25 Umum 77 155 - 73 44 Jumlah 476 1.152 37 82 5 61 0 Dari tabel di atas, jumlah dari judul koleksi yang tersedia pada aplikasi tersebut adalah 476 judul, sedangkan eksemplarnya berjumlah 1.152 eksemplar. Melalui aplikasi tersebut pemustaka yang menjadi anggota dapat membaca buku digital dengan berbagai macam fitur yang disediakan oleh Perpustakaan Umum Kota Solok pada aplikasi tersebut yang dapat dimanfaatkan oleh penggunanya. Adapun fitur yang tersedia pada aplikasi tersebut seperti; beranda, berita, rak buku dan akun anggota atau profil dari penggunanya yang dapat di akses dimanapun dan kapanpun. Maka dari itu, menurut peneliti penelitian ini penting dilakukan karena alasan peneliti memilih pemanfaatan e-book dengan minat baca yaitu sebagai salah satu alternatif dan dimanfaatkan untuk mendorong penguna e-book atau pemustaka yang menggunakannya dalam meningkatkan minat baca serta memudahkan pemustaka yang tidak memiliki waktu atau tidak sempat mengunjungi perpustakaan untuk membaca berbagai jenis buku digital yang tersedia. Berdasarkan keadaan yang telah peneliti uraikan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pemanfaatan Aplikasi E-Book Solok Membaca dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca Pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok”. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, Bagaimana pemanfaatan aplikasi e-book solok membaca ? Bagaimana tingkat minat baca terhadap aplikasi e-book solok membaca ? Apa kendala yang dihadapi dalam penggunaan aplikasi e-book solok membaca ?. Penelitian ini bertujuan untuk kendeskripsikan pemanfaatan aplikasi e-book solok membaca, mendeskripsikan tingkat minat baca terhadap aplikasi e-book solok membaca dan kendala yang dihadapi dalam penggunaan aplikasi e-book solok membaca.

Method

Penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dengan metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk mengkaji suatu masalah pada bidang pemanfaatan aplikasi e-book dan minat baca secara mendalam dan dan menyeluruh. Jenis penelitian ini menggunakan data yang bersumber dari wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, yang bertindak menjadi alat utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang melakukan penelitian secara langsung dengan mengajukan serangkaian pertanyaan yang peneliti siapkan untuk melakukan wawancara, serta instrument pendukung dalam penelitian ini adalah handpone, buku sebagai catatan lapangan, pena atau pensil dan daftar pertanyaan. Aktivitas observasi peneliti dalam mengumpulkan data adalah dengan cara mengamati peristiwa atau kejadian yang terjadi pada ruang lingkup dalam suatu objek. Observasi memiliki tujuan untuk membantu peneliti menemukan gambaran menyeluruh tentang penelitian objek yang akan dijadikan penelitian. Observasi dilakukan agar dapat memahami segala permasalahan yang timbul pada kegiatan pemanfaatan aplikasi e-book solok membaca dan tingkat minat baca pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok. Penelitian ini peneliti menggunakan wawancara terstruktur. Didasarkan pada serangkaian pertanyaan yang telah peneliti buat sebagai pedoman wawancara dslsm penelitian. Sedangkan dokumentasi dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang diperoleh melalui mendokumentasikan dan catatan tertulis yang ditemukan dalam kegiatan observasi dan wawancara yang dilakukan. Tahap analisis data dalam penelitian ini melalui reduksi data dengan proses pemilihan data yang diperoleh dari hasil penggalian data. melalui penyajian data dengan sekumpulan informasi tersusun yang memberikan kemungkinan penarikan kesimpulan. Dengan penarikan kesimpulan peneliti memberikan pendapat tentang data sesuai konteks masalah tujuan penelitian dalam bentuk naratif untuk memperoleh kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik penjamin keabsahan data dengan dikumpulkan melalui penggunaan teknik triangulasi. triangulasi sumber sebagai sumber data yang digunakan untuk menyelidiki kebenaran suatu klaim tertentu mengenai permasalahan yang diteliti dan menggunakan triangulasi teknik untuk mengkaji data dari berbagai sumber dengan cara tertentu.

Result & Discussion

3.1. Pemanfaatan Aplikasi E-Book Solok Membaca Menurut Poerwadarminto (2014) pemanfaatan adalah suatu kegiatan, proses, metode atau tindakan menjadikan sesuatu berguna. Istilah pemanfaatan berasal dari proses atau perbuatan memanfaatkan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dan lebih berharga. Berdasarkan teori yang peneliti gunakan untuk pengukuran pemanfaatan e-book yakni menurut (Hidaya, 2007) dan temuan penelitian dalam pemanfaatan aplikasi tersebut yang sudah dilakukan oleh pengguna dari aplikasi e-book solok membaca sebagai berikut: 3.1.1. Frekuensi Pemustaka Jumlah hari dalam setiap minggunya yang digunakan untuk mengakses aplikasi e-book solok membaca oleh para penggunanya dari masing-masing akun aplikasi tersebut yang terdapat kepuasan pemustaka dari perpustakaan digital yang dimiliki oleh Perpustakaan Umum Kota Solok. Bentuk frekuensi pemustaka pada aplikasi e-book solok membaca ini terdapat juga kesadaran pemustaka akan e-book yang digunakan pengguna aplikasi tersebut berarti pemustaka percaya bahwa mengakses melalui media aplikasi itu mudah untuk dipahami. Berdasarkan temuan penelitian yang peneliti peroleh dari hasil wawancara dengan informan di lapangan mengatakan bahwa jumlah hari yang digunakan pemustaka dalam mengakses e-book ada enam hari lalu juga terdapat pemustaka yang tidak sering mengakses aplikasi tersebut. Pengguna aplikasi e-book solok membaca ini sadar akan hadirnya aplikasi ini, karena pemustaka percaya dan beranggapan bahwa dengan membaca menggunakan aplikasi ini dapat membaca dimana pun dan kapan pun di saat pemustaka membutuhkan kapan pun bahan bacaan yang akan mereka cari tanpa harus pergi ke perpustakaan. Menurut peneliti, dari data yang peneliti temukan untuk frekuensi pemustaka yang menggunakan aplikasi e-book solok membaca jumlahnya tiap minggu dari setiap orang berbeda-beda. Pengguna atau pemustaka ada yang setiap hari membaca tiap minggunya ada yang tidak sering membaca hanya saat ingin membaca menggunakan aplikasi atau saat ada keperluan ingin mencari bacaan yang dibutuhkan di saat tidak menemukan bahan bacaan yang dibaca di perpustakaan. 3.1.2. Tujuan Pengguna Aplikasi e-book solok membaca hadir sebagai bentuk media informasi dari buku digital yang dapat memudahkan dan memberikan banyak pesan dan ilmu bagi pembacanya dengan mengakses buku melalui aplikasi tersebut. Maka, dengan adanya aplikasi ini tentu ada tujuan dari pembacanya yang menggunakannya, karena sebagai media informasi, buku ini tentu secara tidak langsung juga sebagai media pembelajaran bagi penggunanya. Tujuan pengguna atau sasaran dari pengguna yang ingin dicapai dengan menggunakan aplikasi ebook solok memabaca tentu akan dapat membantu untuk menghasilkan wawasan dari pengguna. Berdasarkan teori dan temuan penelitian yang peneliti peroleh dari hasil wawancara dengan beberapa informan dilapangan menyatakan bahwa tujuan pengguna menggunakan aplikasi e-book solok membaca, karena ingin membaca dan mudah. Tujuan pengguna yang menggunakan aplikasi ebook solok membaca memiliki tujuan yang sama yaitu sama-sama untuk membaca guna memperoleh bahan bacaan yang dicari, akan tetapi dengan rincian tujuan yang berbeda-beda seperti sebagai referensi, mengisi waktu kosong dengan membaca novel atau komik dan koleksi lainnya. Hal ini digukung dengan hasil data yang peneliti dapatkan saat melakukan penelitian seperti; koleksi yang sering dibaca yakni; koleksi pustaka anak sebanyak 325 orang yang membaca, agama sebanyak 232 orang dan novel 212 orang. 3.1.3. Kemampuan Pemustaka dalam Menelusuri Aplikasi E-Book Solok Membaca Kemampuan pemustaka dalam menelusuri aplikasi e-book solok membaca salah satunya dapat dilihat pada kemampuan atau kapasitas dalam akses buku melalui aplikasi tersebut. Berdasarkan teori dan temuan penelitian yang peneliti peroleh dari hasil wawancara dengan beberapa informan dilapangan menyatakan bahwa mudah dalam menelusuri bahan koleksi yang dicari, hal ini dapat dilihat pada saat pemustaka aplikasi tersebut dengan memasukkan kata kunci ke kolom pencarian yang tersedia di aplikasi. Informasi dari buku yang dicari keluar mengenai kata kunci tersebut meskipun koleksi yang tersedia sedikit, maka penentuan kata kunci di aplikasi e-book solok membaca ini sesuatu yang sangat menentukan hasil pencarian. Oleh karena itu, dalam memasukkan kata kunci harus diketik dengan benar, karena kesalahan dalam menulis satu huruf dapat menimbulkan hasil pencarian yang berbeda dengan yang dinginkan pada setiap kata yang dimasukkan ke kolom pencarian akan dicari menurut apa yang diketik. 3.1.4. Peran Pustakawan Peran pustakwanan dengan hadirnya aplikasi ebook solok membaca sebagai bentuk dari media informasi digital tentu para pustakwan diposisikan sebagai sumber daya yang dapat diandalkan dalam mengelola ilmu pengetahuan/informasi yang dapat membantu penggunanya. Maka, pustakwan termasuk pengguna teknologi dan yang mengetahui kebutuhannya akan teknologi informasi, sekaligus memahami kebutuhan pengguna atau pemustaka akan teknologi informasi yang harus mampu menempatkan dirinya sebagai guru dalam mengakses informasi serta konsultan untuk dapat memberikan alternatif. Berdasarkan teori dan temuaan penelitian yang peneliti peroleh dari hasil wawancara dengan informan dilapangan menyatakan bahwa pustakawan sangat membantu. Hal ini, dapat dilihat saat peneliti magang di Perpustakaan Umum Kota salah satunya saat ada kunjungan dari sekolah SMA Plus Golden Madani pada tanggal 19 September 2023, pustakwan memberitahukan bahwa adanya aplikasi e-book solok membaca kepada siswa tersebut. Adapun data di atas, sesuai dengan dukungan data yang peneliti peroleh dari hasil wawancara peneliti dengan informan Nadhifa Tasyriqi salah satu siswa SMA Plus Golden Madani yang mengatakan bahwa saat kunjungan sekolah ke perpustakan (Perpustakaan Umum Kota Solok) yang biasanya diadakan setiap satu kali sebulan, saat ada kunjungan tersebut pustakwan memberitahukan adanya aplikasi e-book solok membaca setelah mendengar penjelasan pustakwan tertarik dan pustakwan membantu untuk menunjukkan langkah-langkah dari mulai mendownload, membuat akun sampai menggunakan aplikasi sambil menjelaskan apa saja yang terdapat dalam aplikasi tersebut hingga membaca menggunakan aplikasi tersebut. 3.2. Tingkat Minat Baca Terhadap Aplikasi EBook Solok Membaca Menurut (Hendrayani, 2018) mengatakan bahwa minat baca merupakan suatu kecendrungan hati yang tinggi terhadap membaca sesuatu. Membaca bukan sekedar melihat kumpulan yang sudah membentuk kata, kelompok kata, kalimat, paragraf dan wacana saja, tetapi membaca juga merupakan suatu kegiatan memahami dan menafsirkan simbol atau tanda dan tulisan bermakna sehingga pesan yang disampaikan penulis dapat diterima oleh pembaca (Meliyawati, 2016). Jadi, jika seseorang tidak memiliki minat baca, maka tidak akan menyukai bacaan yang dilihat atau sekedar melihat saja, karena minat baca harus timbul dari dalam hati dengan dorongan yang kuat. Berdasarkan teori di atas dan teori yang peneliti gunakan dalam indikator minat baca yakni menurut Burs dan Lawe pada tingkat minat baca pemustaka terhadap aplikasi e-book solok membaca adalah sebagai berikut: 3.2.1. Kebutuhan Terhadap Bacaan Kebutuhan terhadap bacaan berupa bentuk keperluan dari segala yang dibutuhkan oleh pengguna atau pemustaka lewat bahan bacaan di aplikasi e-book solok membaca yang dimiliki oleh Perpustakaan Umum Kota Solok guna untuk memenuhui kebutuhan pemustaka akan informasi baik itu topik bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan semua jenis kalangan orang. Berdasarkan temuan penelitian yang peneliti peroleh dari hasil wawancara dengan informan dilapangan mengatakan bahwa pemustaka yang menggunakan aplikasi e-book solok membaca sangat butuh terhadap bacaan dengan beragam bahan bacaan yang dibutuhkan seperti bahan bacaan novel, komik, buku pelajaran yang sesuai keperluan penggunanya dengan ada yang meluangkan waktu dan ada yang tidak meluangkan waktu dengan durasi waktu satu jam atau lebih. Kebutuhan terhadap bacaan adalah sesuatu yang dibutuhkan penguna atau pemustaka untuk memperoleh informasi yang dicari melalui koleksi yang di sediakan oleh perpustakaan. Maka dari itu, bahan bacaan yang disediakan di aplikasi e-book solok membaca sudah harus menyesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya atau pemustaka. 3.2.2. Tindakan untuk menacri bacaan Tindakan untuk mencari bacaan berarti suatu perbuatan yang dilakukan untuk mencari bahan bacaan yang diperlukan melalui aplikasi e-book solok membaca dengan cara menelususri atau mencari di kolom pencarian yang tersedia di aplikasi tersebut. Berdasarkan temuan penelitian yang peneliti peroleh dari hasil wawncara dengan informan di lapangan mengatakan bahwa melakukan tindakan pencarian dengan mencari kata kunci dari judul buku yang di cari. Tindakan untuk mencari bacaan sebagai bentuk dari langkah atau proses pengguna atau pemustaka dalam mencari bahan bacaan yang diperlukan di aplikasi e-book solok membaca dengan mencarinya di kolom pencarian yang tersedia. Jika, seseorang membutuhkan suatu informasi dari bahan bacaan maka akan berusaha untuk mencarinya. Akan tetapi jika, buku bacaan yang dibutuhkan tidak ada pengguna dari aplikasi dapat mengajukan penambahan permintaan buku melalui aplikasi pada bagian profil. 3.2.3. Rasa senang terhadap bacaan Rasa senang terhadap bacaan dari pengguna aplikasi e-book solok membaca terdapat perasaan senang pemustaka terhadap bacaan yang timbul dengan sendirinya dan proses membaca setelah menggunakan aplikasi tersebut, karena dengan begitu akan terdapat pemikiran bahwa dengan membaca menggunakan aplikasi ini pemustaka tersebut memperoleh manfaat bagi diri penggunanya. Berdasarkan temuan penelitian yang peneliti peroleh dari hasil wawancara dengan informan di lapangan mengatakan bahwa pemustaka dari aplikasi ebook solok membaca terdapat perasaan senang dan nyaman dengan tampilan yang disediakan di aplikasi saat membaca. Hal ini dapat dilihat dengan berapa jumlah buku yang dibaca oleh pengguna aplikasi e-book solok membaca. Perasaan senang juga diungkapkan oleh pemustaka dengan memberikan penilaian terhadap buku yang dibaca yang menggunakan emotikon penilaian bintang dari satu sampai lima bintang. Menurut peneliti, rasa senang terhadap bacaan berarti perasaan yang muncul dalam diri penggunanya saat menikmati bacaan yang dibaca dan terdapat rasa nyaman dengan tampilan aplikasinya. Perasaan ini dapat diketahui melalui rekam jejak dari buku yang dibaca yang terdapat pada akun pemustaka dan jumlah dari buku yang dibaca, serta pemberian penilaian kepuasan. Semuanya yang telah dibaca di bulan dan tahun sebelumnya akan tercatat oleh sistem aplikasi dengan sendirinya yang dapat pemustaka lihat sendiri pada bagian profil dari masing-masing pemustaka yang mempunyai akun dari aplikasi tersebut. 3.2.4. Keinginan selalu membaca Keinginan untuk selalu membaca berarti kemauan dari pengguna aplikasi e-book solok membca setelah mencoba membaca menggunakan aplikasi tersebut akan timbul keingin atau ketagihan untuk selalu menggunakannya. Berdasarkan temuan penelitian yang diperoleh peneliti dari hasil wawancara dengan informan dilapangan mengatakan bahwa adanya keinginan pemustaka yang ingin selalu membaca dan pemustaka tertarik untuk membaca menggunakan aplikasi tersebut. Keinginan untuk sesalu membaca menggunakan aplikasi e-book solok membaca dapat juga diketahui melalui rekam jejak bacaan yang telah dibaca oleh penggunanya pada masing-masing akun. Aplikasi ebook solok membaca telah berhasil menarik minat pengguna untuk selelau membaca menggunakan aplikasi tersebut. Keinginan untuk membaca dapat dilakukan dengan terus sering berkunjung ke aplikasi e-book solok membaca oleh pengguna akun untuk selalu melihat koleksi yang diminati pengguna. Pernyataan diatas juga sesuai dengan data yang peneliti dapatkan dari temuan penelitian untuk frekuensi pemustaka dari jumlah anggota yang aktif sebanyak 188 orang. Data jumlah pengunjung di tahun 2022 rata-rata perbulanya 82 orang dan rata-rata perharinya 3 orang, sedangkan di tahun 2023 sampai bulan Oktober rata-rata perbulannya 21 orang dan ratarata perharinya 1 orang. Dibandingkan dengan jumlah penduduk Kota Solok tahun 2023 berjumlah 778.420 jiwa. 3.3. Kendala Yang Dihadapi Dalam Penggunaan Aplikasi E-Book Solok Membaca 3.3.1. Kendala Yang Dihadapi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi ke empat kendala berarti hambatan; rintangan; kendala, faktor atau keadaan yang membatasi, menghalangi, atau mencegah pencapaian tujuan, yang kekuatannya memaksa pembatalan pelaksanaan. Dengan kata lain, kendala adalah suatu kondisi dari masalah yang dihadapi. Berdasarkan teori dan didukung data yang peneliti dapatkan dari hasil wawancara dengan informan bahwa kendala yang dihadapi dalam penggunaan aplikasi e-book solok membaca terdapat kendala pada jaringan internet, karena untuk login masuk ke aplikasi membutuhkan jaringan internet dan meneruskan bacaan buku yang dibaca melalui aplikasi serta tidak ada penanda buku saat buku belum selesai untuk dibaca dan juga koleksi yang tersedia di aplikasi tersebut sedikit atau tidak lengkap. Kendala tersebut dapat didukung dengan data yang peneliti dapatkan saat melakukan penelitian yakni pada jumlah koleksi yang terdapat di aplikasi e-book solok membaca berjumlah 476 koleksi sedangkan untuk eksemplarnya berjumlah 1.152 koleksi. 3.3.2. Solusi Yang Dilakukan Dalam Menghadapi Kendala Dalam menghadapi suatu kendala dibutuhkan solusi untuk menghadapi kendala tersebut, berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan informan mengatakan bahwa saat ini aplikasi e-book solok membaca sudah dapat diakses dimana pun dan kapan pun menggunakan jaringan internet yang tersedia. Selain itu aplikasi tersebut sudah diupdate ke versi 5.0.0 untuk mendapatkan akses aplikasi terbaru pengguna dapat mengupdatenya, karena aplikasi ini dapat diakses oleh perangkat android yang lebih terbaru. Akan tetapi, permasalahan yang terdapat pada bagian koleksi yang tersedia di aplikasi e-book solok membaca pemustaka dari pengguna aplkasi mengajukan permintaan penambahan buku. Hal ini dapat dilakukan melalui aplikasi e-book solok membaca dengan me-request suatu buku yang belum ada atau tersedia di aplikasi sesuai kebutuhan pemustaka yang terdapat dibagian masing-masing akun anggota/profil dengan mengisi kolom yang tersedia, seperti; judul buku, penulis, penerbit, tahun dan ISBN.

Conclusion

Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan di Perpustakaan Umum Kota Solok dengan judul Pemanfaatan Aplikasi E-Book Solok Membaca Dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca Pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok, peneliti dapat menyimpulkan bahwa: 1) Pemanfaatan aplikasi e-book solok membaca sudah dilakukan dengan baik, pemanfaatannya sangat besar dapat dirasakan bagi penggunanya yang memberikan respon positif dan memberikan kemudahan dalam membaca dengan koleksinya sudah mencerminkan kebutuhan penggunanya. Didukung dengan data koleksi yang sering dibaca, seperti; koleksi pustaka anak sebanyak 325 orang yang membaca, agama sebanyak 232 orang dan novel 212 orang. 2) Tingkat minat baca terhadap aplikasi e-book solok membaca masih rendah. Dapat dilihat dari data anggota aktif berjumlah 188 orang, pengunjungnya tahun 2022 rata-rata 82 orang/bulan dan rata-rata 3 orang/hari, di tahun 2023 sampai Oktober rata-rata 21 orang/bulan dan rata-rata 1 orang/hari. Jika dibandingkan jumlah penduduk Kota Solok menurut survei penelitian di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solok di tahun 2023 sebanyak 778.420 jiwa. 3) Kendala pada jaringan internet, pembatas halaman buku tidak ada dan koleksi buku digital sedikit dengan jumlah 476 koleksi sedangkan untuk eksemplarnya berjumlah 1.152 koleksi. Solusinya dengan menstabilkan jaringan internet, mengupdate aplikasi dan me-request buku pada bagian permintaan penambahan koleksi yang belum tersedia di aplikasi.