Unveiling TikTok's Impact on Youth Communication
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo; Universitas Muhammadiyah Sidoarjo; Universitas Muhammadiyah Sidoarjo; Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Abstract
This study aims to investigate the impact of TikTok as a web-based entertainment platform on young people's communication development. The research uses a bibliometric analysis approach, drawing from scientific articles and journals indexed by Crossref and sourced via Google Scholar, covering the years 2013-2023. Data collection involved using the Publish or Perish (PoP) program to gather bibliographic information, which was then validated and manually inputted using Mendeley Desktop. Analysis was performed with VOSviewer to create mapping visualizations. Results showed the highest Crossref publication index in 2020 with 96 publications. Keyword analysis identified five clusters, with Cluster 1 containing 102 items in red. The term "Children" appeared most frequently, with 1134 instances, highlighting the significant focus on early childhood communication development influenced by TikTok. The author collaboration analysis revealed that the most connected author had two links. These findings suggest that TikTok has a notable impact on early communication development, as evidenced by the concentrated research efforts and collaborative networks in this field.
Keywords:
TikTok
· communication development
· young people
· bibliometric analysis
· VOSviewer
Introduction
Sosial media adalah media berdasarkan web, di mana pengguna mungkin dengan mudah menaruh minat, berbagi, dan menghasilkan konten di situs web, komunitas yang tidak formal, dan media maya. Masalah yang muncul dalam pemanfaatan media social menggabungkan kombinasi ruang privat dengan ruang publik dari para kliennya [1], [2], [3]. Peningkatan inovasi dan data semakin modern, penyebaran data dan akses ke komunikasi penyiaran semakin cepat dan mudah. Tiktok adalah jenis hiburan virtual berbasis video yang ditonton secara luas oleh berbagai kalangan [4]. Saat ini, teknologi dan informasi berkembang dengan cepat. Dengan adanya internet, banyak orang dapat berinteraksi dimanapun dan kapanpu [5], [6]. Media sosial memberikan banyak dampak positif bagi anak-anak, namun juga berdampak buruk bagi kehidupan anak-anak [7], [8]. Seperti yang mungkin Anda ketahui, Banyak anak-anak yang bermain-main dengan aplikasi Tik-Tok dan Youtube. [9], [10], [11]. Pada bulan September 2016, aplikasi jejaring sosial asal Tiongkok, Tik Tok, dirilis sebagai tempat untuk video musik, tiktok juga hampir sama dengan youtube, Youtube adalah situs web yang menjalankan sorotan melalui internet. Berkat Youtube, pengguna dapat mengunggah dan menampilkan video atau gerakan mereka untuk dilihat dan dinikmati banyak orang [12], [13]. Anak-anak pada usia ini memerlukan pelatihan dan dorongan yang tepat agar mereka dapat menyegarkan perputaran dan perkembangan mereka secara optimal [14] [15]. Penggunaan gadget berdampak buruk pada anak muda. Dampak buruk yang dirasakan oleh anak-anak adalah bahwa hal tersebut dapat mempengaruhi kolaborasi sosial anak-anak dengan lingkungan sekitarnya [16], [17]. Pada awalnya, komunikasi di media hanya bersifat searah, menyiratkan bahwa khalayak media dapat mengambil bagian dalam substansi yang diperkenalkan oleh sumber media [18]. Penelitian bibliometrik adalah suatu investigasi pemeriksaan bibliografi terhadap latihan-latihan logis. Kita akan melanjutkan dengan menggunakan aplikasi VOS Viewer untuk melihat hasil dari referensi tertentu setelah menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan dalam prosesnya, seperti mengumpulkan data dan informasi dari beberapa referensi dengan menggunakan alat Publish or Perish., seperti akumulasi kata kunci, penulis, dll, dengan demikian, visualisasi gambar yang dihasilkan oleh VOS Viewer akan digunakan sebagai sumber referensi yang berkaitan dengan subjek penelitian ini [19]. Menurut para akademisi Uses and Gratification, orang bersifat dinamis karena mereka dapat memperoleh pengetahuan tentang dan mengapresiasi berbagai bentuk media untuk mencapai tujuan komunikasi [20], [21]. Studi tentang analisis bibliografi dari upaya ilmiah dikenal sebagai analisis biblimetrik, dan didasarkan pada gagasan yakni peneliti harus menghubungkan temuannya bersama temuan peneliti yang berbeda [22]. Pemeriksaan ini umumnya digunakan untuk mengeksplorasi referensi artikel logis yang dirujuk dalam jurnal, merencanakan bidang logis buku harian, dan mengurutkan artikel logis yang dibandingkan dengan bidang eksplorasi [23]. Selain itu, penelitian ini digunakan untuk memetakan kemajuan disiplin ilmu dan inovasi transdisipliner baru serta untuk mengakui organisasi kreatif secara luas dan internasional [24]. Media adalah senjata yang sangat cocok untuk komunikasi politik di era keterhubungan dan globalisasi yang besar ini [25], [26]. Rute baru untuk menyebarkan informasi atau pesan disebut sebagai "media baru" dalam bahasa. Istilah "media baru" mengacu pada informasi yang didistribusikan melalui berbagai saluran komunikasi elektronik yang dapat dilakukan dengan menggunakan inovasi PC [27], [28]. Komunikasi massa lebih membingungkan daripada pertukaran yang berbeda [29]. Anak-anak kecil suka membayangkan dan membayangkan hal-hal yang jauh dari kenyataan saat ini. Ketika mereka berusia tiga hingga lima tahun, mereka biasanya menghadiri kelompok bermain dan program penitipan anak yang digabungkan ke dalam program pendidikan untuk anak-anak. Ketika mereka berusia empat hingga enam tahun, mereka biasanya mengikuti program taman kanak-kanak [30], [31]. Dalam menggunakan Tiktok, ada dua variabel, lebih spesifiknya Faktor dari dalam seperti sentimen, dan atribut individu, keinginan atau asumsi, pertimbangan, pengalaman pendidikan, keadaan, persyaratan serta minat dan inspirasi. Sementara itu, variabel luar, misalnya, data yang diperoleh, meliputi informasi dan persyaratan, kekuatan, ukuran, ketahanan, hal- hal baru, dan kesamaan atau kebaruan sebuah artikel.[32]. Penelitian sebelumnya oleh Vivi Yumarni (2022), Fathul2orib (2018) menunjukkan bahwa teknologi baru dapat membantu kreativitas anak juga jika digunakan secara imbang dengan interaksi dengan orang tua. Gadget memiliki potensi untuk memengaruhi daya kembang otak anak selama masa pertumbuhannya. Penggunaan gadget terhadap perkembangan anak memiliki efek yang baik dan buruk. Tujuan artikel ini adalah untuk memastikan bagaimana penggunaan media sosial TikTok sebagai pengembangan komunikasi anak usia dini akan berdampak. Ini karena TikTok memiliki banyak pengguna, mudah digunakan, terkenal, dan sering digunakan oleh nama-nama terkenal. Penelitian ini menggunakan Teori kegunaan dan gratifikasi
Method
Dalam penelitian ini, kami menggunakan pendekatan analisis bibliometrik, dengan melibatkan pemilihan istilah pencarian, memulai pencarian, mengasah hasil, menyusun data, dan menganalisis data. Data yang dipakai untuk penelitian ini diambil dari basis data Crossref antara tahun 2013 dan 2023. Kata kunci berikut digunakan untuk menemukan artikel yang relevan dengan penelitian Penggunaan Teknologi Dan Media Sosial Untuk Strategi Pemasaran seperti, 'Komunikasi Pemasaran, Teknologi, Media Sosial'. Dalam pengujian analisis blibliometrik. Dengan menggunakan perangkat lunak Publish or Perish (PoP), serangkaian langkah dilakukan untuk mengumpulkan data berupa artikel ilmiah untuk periode 2013-2023, yang kemudian diindeks oleh Crossref. Mendeley Dekstop digunakan untuk memverifikasi dan melengkapi atribut bibliografi secara manual pada bagian kata kunci pengarang. Terakhir, VOSviewer digunakan untuk melakukan analisis bibliometrik, yang menghasilkan pemetaan visualisasi sebagai output. Dengan penggunaan tampilan yang menarik secara visual dan hasil analisis yang cepat dan tepat, perangkat lunak Vos Viewer digunakan. Aplikasi ini dapat menghasilkan peta kata kunci berdasarkan jaringan sitasi dan menyediakan peta publikasi, penulis, dan jurnal dengan menggunakan jaringan sitasi. VOSviewer dapat menampilkan tiga bentuk visualisasi pemetaan yang berbeda yaitu visualisasi jaringan, visualisasi overlay, dan visualisasi kepadatan [33]. VOSViewer adalah aplikasi untuk melihat peta bibliometrik di komputer [34]. Lebih mudah untuk memahami suatu hubungan atau jaringan ketika informasi tertentu tentang peta grafis bibliometrik disajikan dan divisualisasikan menggunakan VOSViewer [35]
Result & Discussion
Dengan menggunakan informasi yang diperoleh dari pangkalan data Crossref, analisis Blibliometrik akan dilakukan dengan analisis kepenulisan (Author) dan kata kunci (Keyword), berupa visualisasi pemetaan sebagai berikut: A. Analisis kepenulisan (Author) Penelitian tidak selalu dilakukan secara individu, kolaborasi dalam sebuah penelitian sangatlah diharapkan. Ini membutuhkan kolaborasi antara akademisi dan instansi dalam bentuk ide, sarana, dan sumber daya serta kesempatan untuk bertukar pengetahuan ilmiah dan metode khusus. Gambar 1. Tabel 20 Author Saat ini, penulisan bersama sedang digunakan, dan pemetaan hubungan antara kata kunci sedang diakuisisi Dengan menggunakan Jumlah minimum kemunculan suatu istilah 5. Dua puluh dari 1. 695 Gambar 2. Network Visualization (Author Collaboration) Penulis dalam penelitian ini memiliki hubungan satu sama lain, (Zulminiati, zulminiati) 1 tautan. (Marlina, Serli) adalah penulis dengan paling banyak tautan yaitu 2 tautan, (Rakimahwati, Rakimahwati) 1 tautan. B. Analisis Kata Kunci (Keyword) Pada tahap analisis kata kunci berikut ini, bertujuan menganalisis pola hubungan dari kumpulan dokumen dengan menghitung jumlah kata kunci dan mengukur kekuatan istilah (terms) yang muncul dalam dokumen yang diteliti. Makan muncul data sebagai berikut : Gambar 3. Network Visualization (Keyword) Semakin lebar lingkaran, semakin sering kata kunci tersebut muncul dalam artikel ilmiah; ukuran lingkaran merepresentasikan frekuensi kemunculan kata kunci dalam publikasi ilmiah. Frekuensi atau seberapa sering kata kunci muncul dalam literatur ilmiah berkurang dengan berkurangnya ukuran lingkaran [36]. Pada tahapan ini, terdapat 2.0065 kata kunci, dengan menggunakan Jumlah minimum kemunculan suatu istilah 10, maka ditemukan sebanyak 408 yang relevan dan 245 kata kunci yang mempunyai keterikatan kuat satu dengan lain. Dari 245 Keyword yang mempunyai ikatan kuat satu dengan lain, terdapat 5 Kluster, dengan bentangan sebagai berikut, Kluster 1 sebanyak 102 items berwarna merah, kluster 2 sebanyak 72 items berwarna hijau, kluster 3 sebanyak 46 items berwarna biru, kluster 4sebanyak 19 items berwarna kuning, kluster 5 sebanyak 5 items berwarna ungu. Beberapa term yang paling banyak ditemukan yang pertama adalah “ Anak “ dengan total 1.134 kejadian (Occurrences). Diurutan ke-2 yaitu “ Usia Dini “ dengan total 910 kejadian (Occurrences). Dan yang paling banyak ke-3 yaitu “Develoment” dengan total 501 kejadian (Occurrences). Gambar 4. Overlay visualization (keyword) Visualisasi hamparan, atau penempatan kata kunci, yang diwarnai menurut tahun publikasi, ditunjukkan pada Gambar 4 VOSviewer. Warnanya bervariasi dari tahun tertua yang berwarna ungu hingga tahun publikasi terbaru yang berwarna hijau hingga kuning. Semakin baru dibahas dan relatif baru kata kunci tersebut, semakin terang warna lingkarannya. Semakin banyak istilah yang disertakan, semakin besar lingkarannya. Gambar 5. Density Visualization Gambar 5 adalah Density Visualization dimana setiap titik pada visualisasi kepadatan benda mempunyai warna yang menunjukkan kepadatan benda pada titik tersebut. Di uirutan pertama paling banyak warna kuning, di posisi ke-2 berwarna hijau, dan di posisi ke-3 yang terkecil yaitu warna biru.
Conclusion
Kita dapat menyimpulkan dari temuan dan diskusi bahwa, di antara artikel-artikel tentang penggunaan media sosial dan teknologi untuk strategi pemasaran yang diterbitkan antara tahun 2013 dan 2023, indeks Crossref tertinggi tercatat pada tahun 2020 dengan 96 publikasi. Lima kelompok diidentifikasi dari analisis kata kunci, dengan Cluster 1 memiliki 102 item berwarna merah. Dengan 1134 contoh, istilah "Anak-anak" adalah yang paling banyak digunakan dalam artikel Pengaruh media sosial tiktok terhadap perkembangan komunikasi anak usia dini. Kata kunci penulis yang dihasilkan ditampilkan dalam visualisasi jaringan oleh VOSviewer, di mana intensitas hubungan antara kata kunci ditunjukkan oleh warna, ukuran lingkaran, ukuran teks, dan ketebalan garis penghubung. Biasanya, kata kunci yang terkait dikelompokkan bersama (ditunjukkan dengan warna yang sama).