Kembali
16
1
2018 Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 7 · 2 Seri B ISSN 2302-3511

FAKTOR-FAKTOR PEMANFAATAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN DI MTSN SUNGAI GERINGGING KABUPATEN PADANG PARIAMAN

Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Padang

Abstract

The goal of this research is to know the internal and external factors in utilizing library collections in the Geringging River MTsN. This type of research are descriptive, research was carried out in October 2018. Research population numbering 226 students. Sample research amounted to 45 students. Sampling techniques using Purposive Sampling. Insturmen research with deployment now. Data were analyzed with the frequency distribution formula in the form of a percentage. Research results through two factors i.e. internal factors (needs, motives and interests) and external factors (the completeness of the collection, pustakawanan skills in serving the users, the availability of on-site appointment back information). From the spread of the now disimpulan that the internal factor of utilization of library collection in Geringging River MTsN Padang Pariaman are in the category of medium with a percentage (51.27%). External factors and the utilization of library collection in Geringging River MTsN Padang Pariaman are in both categories with percentages (62.91%).
Keywords: internal factors and external factors of library collections

Introduction

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya tingkat kunjungan siswa MTsN Sungai Geringging Kecamatan Padang Pariaman ke perpustakaan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan; 1) Bagaimana faktor internal pemanfaatan koleksi perpustakaan oleh siswa pada MTsN Sungai Geringging; 2) Bagaimana faktor eksternal pemanfaatan koleksi perpustakaan oleh siswa pada MTsN Sungai Geringging. Menurut Sulistyo-Basuki (1999:3) perpustakaan secara umum adalah sebuah ruangan, bagian dari sebuah gedung ataupun gedung tersendiri yang digunakan untuk menyimpan buku serta terbitan lainya. Bahan-bahan pustaka tersebut disimpan menurut tata susunan tertentu untuk kepentingan pembaca. Dengan demikian yang dimaksud dengan perpustakaan adalah koleksi (buku dan terbitan cetak maupun non cetak) yang disimpan menurut susunan tertentu dan digunakan untuk kepentingan pemakai. Yusuf (2007:2) mengatakan perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang berada di lingkungan sekolah. Diadakanya perpustakaan sekolah adalah untuk tujuan memenuhi kebutukan informasi bagi masyarakat di lingkungan sekolah yang bersangkutan, khususnya para guru dan murid. Sedangkan Dian Sinaga (2005:38) mengatakan koleksi perpustakaan sekolah adalah sekumpulan sumber infoimasi dalam berbagai bentuk yang telah dipilih sesuai dengan tujuan program sekolah yang bersangkutan, mencakup dan menunjang semua bidang studi, memberikan pengetahuan umum yang sesuai dengan tingkat kecerdasan, kemampuan baca, dan perkembangan jiwa murid dan tuntutan profesi. Dari pendapat diatas, dapat peneliti simpulkan koleksi perpustakaan merupakan sejumlah bahan atau sumber informasi yang berupa buku maupun bukan buku untuk memberikan pengetahuan umum yang sesuai dengan tingkat kecerdasan, kemampuan baca, dan perkembangan jiwa siswa. Perpustakaan sekolah berfungsi sebagai pusat edukatif berarti bahwa perpustakaan sebagai “guru” atau sebagai pusat sumber belajar siswa yang menyajikan berbagai kebutuhan siswa dan pemakai perpustakaan sekolah lainya. Perpustakaan sekolah berfungsi sebagai pusat rekreasi mengandung pengertian bahwa perpustakaan sekolah berfungsi sebagai sarana yang menyediakan bahan-bahan pustaka yang mengandung unsur hiburan yang sehat dan bermanfaat. Hal ini dimaksudkan agar pemakai perpustakaan sekolah dapat mengisi waktu senggang sekaligus bisa melakukan rekreasi dengan membaca bahan-bahan pustaka yang diminatinya. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan perpustakaan sekolah adalah perpustakaan harus mampu menyediakan informasi dan ide yang merupakan dasar keberhasilan fungsional dalam masyarakat masa kini yang berbasis pengetahuan dan informasi. Perpustakaan sekolah membekali murid berupa keterampilan pembelajaran sepanjang hayat serta imajinasi. Koleksi merupakan unsur utama dalam suatu perpustakaan, karena merupakan bahan yang dapat memperkaya perpustakaan dengan jenis koleksi untuk memenuhi kebutuhan pembaca. menurut Hermawan (2006:17) adalah inti sebuah perpustakaan dan menentukan keberhasilan layanan. Karena bukan perpustakaan namanya apabila tidak memiliki koleksi. Koleksi juga harus berkualitas baik dan segi isi, jumlah judul, dan kemutakhirannya. Jadi indikator ukuran baik buruknya sebuah perpustakaan sangat ditentukan oleh koleksi. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa koleksi perpustakaan adalah unsur utama sebuah perpustakaan yang berupa buku dan non buku yang dihimpun di perpustakaan. Pengertian koleksi perpustakaan menurut Yusuf (2007:9) adalah sejumlah bahan atau sumber-sumber informasi, baik berupa buku ataupun bahan bukan buku, yang dikelola untuk kepentingan proses belajar mengajar di sekolah yang bersangkutan. Dari pendapat diatas, dapat peneliti simpulkan koleksi perpustakaan merupakan sejumlah bahan atau sumber informasi yang berupa buku maupun bukan buku untuk memberikan pengetahuan umum yang sesuai dengan tingkat kecerdasan, kemampuan baca, dan perkembangan jiwa siswa. Saleh (1996:2) mengatakan koleksi perpustakaan adalah buku yang mencakup pengertian yang luas termasuk buku itu sendiri, majalah, laporan, pamflet, prosiding, manuskrip, lembaran musik, berbagai karya media audio visual seperti film, microfis, dan mikro buram. Semua bahan itu disebut koleksi perpustakaan yang diadakan oleh pihak perpustakaan baik dengan cara membeli, tukar menukar, maupun hadiah untuk digunakan oleh pembaca atau pengguna perpustakaan. Jadi koleksi perpustakaan adalah semua bahan pustaka yang diadakan oleh pihak perpustakaan baik dengan cara membeli, tukar menukar maupun hadiah. Handoko dalam Prawati (2002:3) menyatakan dari segi pemustaka,pemanfaatan bahan pustaka di perpustakaan dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. a) Faktor Internal, internal meliputi kebutuhan, motif dan minat, b) Faktor eksternal, didalam factor eksternal ini ada beberapa bagian yaitu kelengkapan koleksi, keterampilan pustakawan dalam melayani pengguna, dan ketersediaan fasilitas.

Method

Penulisan ini menggunakan metode kuantitatif. Metode penelitian ini.Adalah dengan observsi, wawancara, danm objek. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di MTsN Sungai Geringging dengan jumlah populasi 226 orang siswa, terdiri dari 110 0orang siswa laki-laki dan 116 orang siswi perempuan. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, Adapun yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dengan jumlah 45 orang. Terdiri dari 22 orang siswa laki-laki dan 23 orang siswi perempuan. Berdasarkan jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif, maka data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik distribusi frekuensi atau teknik persentase dengan rumus sebagai berikut: x100% n f P  Keterangan: P = Jumlah Persentasi F = Frekuensi N = Jumlah Responden (Sudjana, 2001:63).

Discussion

Dalam hal ini dibahas hasil penelitian tentang faktor internal dan faktor eksternal Pemanfaatan Koleksi Perpustakan oleh Siswa di MTsN Sungai Geringging. Data pada penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner dengan responden yang merupakan pengunjung Perpustakaan di MTsN Sungai Geringging. Jumlah keseluruhan pertanyaan 20 butir dan kuesioner disebarkan kepada 45 (empat puluh lima) responden. Data pada penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner dengan responden yang merupakan pengunjung Perpustakaan di MTsN Sungai Geringging. Jumlah keseluruhan pertanyaan 20 butir dan kuesioner disebarkan kepada 45 (empat puluh lima) responden.Hasil kuesioner dari 45 responden yang berisikan pertanyaan mengenai faktor internal sesuai dengan kebutuhan, motif dan minat. Untuk faktor eksternal tentang kelengkapan koleksi, keterampilan pustakawan dan ketersediaan fasilitas. Berdasarkan angket yang disebarkan kepada 45 orang sampel dapat diambil kesimpulan menyeluruh tentang faktor internal pemanfaatan perpustakaan bagi siswa yaitu keberadaan perpustakaan sangat dibutuhkan siswa disetiap sekolah, karena dengan adanya perpustakaan dapat membantu siswa dalam menemukan informasi yang dibutuhkan oleh siswa, menambah wawasan siswa terhadap perkembangan IPTEK, penyaluran hobi dan untuk menjaga kondisi sekolah yang bisa mengeluarkan para lulusan terbaik yang memiliki daya saing untuk kesuksesan hidup para siswa dimasa mendatang. Jadi dapat disimpulkan bahwa tingkat pemanfaatan koleksi perpustakaan di MTsN Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman berada dalam kategori sedang dengan persentase (51,27%). Berdasarkan angket yang disebarkan kepada 45 orang sampel, untuk faktor eksternal pemanfaatan koleksi perpustakaan di MTsN Sungai Geringging menjadi daya tarik sendiri bagi siswa untuk berkunjung keperpustakaan. Baik itu dari pelayanan pustakawan, kemampuan pustakawan dalam memberikan informasi, keadaan perpustakaan yang bersih, kondisi buku yang teratur membuat rasa nyaman siswa untuk belajar di perpustakaan. Berdasarkan penyebaran angket kepada responden dapat disimpulkan bahwa tingkat pemanfaatan koleksi perpustakaan berdasarkan faktor eksternal berada dalam kategori baik dengan persentase (62,91%).

Conclusion

Berdasarkan data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner dengan pengunjung Perpustakaan terutama siswa di MTsN Sungai Geringging, maka dapat diperoleh kesimpulan: Pertama, faktor internal dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan oleh siswa berdasarkan gambaran pemanfaatan koleksi perpustakaan oleh siswa di MTsN Sungai Geringgin Kabupaten.Berdasarkan angket yang disebarkan kepada 45 orang sampel dapat diambil kesimpulan menyeluruh tentang faktor. Pemanfaatan koleksi perpustakaan di MTsN Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman berada dalam kategori SEDANG dengan persentase (51,27%). Kedua, faktor eksternal dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan oleh siswa yaitu kelengkapan koleksi, keterampilan pustakawanan dalam melayani pengguna, ketersediaan fasilitas temu kembali informasi. Berdasarkan penyebaran angket kepada responden dapat disimpulkan bahwa tingkat pemanfaatan koleksi perpustakaan berdasarkan faktor eksternal berada dalam kategori BAIK dengan persentase (62,91%).