Kembali
16
1
2007 Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3 · 7 ISSN 2477-0361

Studi Korelasi Motivasi Pengguna Dengan Pemanfaatan Koleksi CD-ROM Di UPT Pusat Perpustakaan UII Yogyakarta (Study on Correlation Between The Motivation of Users and The Use of CD-ROM Collection At The Main Library of Indonesia Islamic University of Yogyakarta)

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta; Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstrak

Dalam penulisan skripsi ini terdapat tiga pokok rumusan nzasalah yaitu bagaimana motivasi mahasiswa dalam memanfaatkan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan UII Yogyakarta, bagaimana pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan UII Yogyakarta, dan adakah korelasi antara ,notivasi mahasiswa dengan pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan UII Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Sampel ditentukan secara aksidental dari mahasiswa yang mengakses koleksi CD-ROM. Dalam memperoleh data lengkap, penulis menggunakan beberapa metode pengumpulan data yaitu dokumentasi, observasi, wawancara dan angket. Simpulan akhir dari penelitian ini adalah terdapat korelasi antara motivasi mahasiswa dengan pemanfaatan koleksi CDROM di UPT Pusat Perpustakaan UII Yogyakarta. Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan kepada pengelola CPT Pusat Perpustakaan Ulf Yogyakarta untuk lebih meningkatkan pelayanan. Dengan demikian diharapkan pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan UII dapat lebih ditingkatkan.

Abstract

The research addresses three main issues: student motivation of Indonesia Islamic University of Yogyakarta, the use of CD-ROM collection at the main library of Indonesia Islamic University of Yogyakarta, and the correlation between student motivation and the use of CD-ROM collection at the library. The study uses a field research. The sample is accidental sampling which involves students using the collection of CD-ROM at the library. In the term of data collection, the writer uses some techniques those of which are documentation, observation, interview and questionnaire. The result of the research shows that, there are correlation between the motivation and the use of CD-ROM collection at the main library of Indonesia Islamic University of Yogyakarta. The research is hoped to contribute to the improvement of services of CD-ROM collection at library in particular and to the development of through collection at the library.
Keywords: user motivation · the use of CD-ROM collection

Introduction

PENDAHULUAN Manusia dalam memenuhi kebutuhannya didorong oleh sej umlah kebutuhan dasar yang bersifat sama untuk seluruh spesies, tidak berubah, dan berasal dari sumber genetis dan naluriah (Globe, 198 70). Ini merupakan konsep fundamental dari pendirian teoritis Abraham Maslow. Salah satu kondisi yang perlu dicermati adalah bertambahnya kebutuhan individu seining perkembangan teknologi yang kian mutakhir. Termasuk didalamnya teknologi komunikasi dan informasi. Maka secara otomatis, informasi menjadi salah satu poin kebutuhan dalam kehidupan manusia dan media pula yang menjadi salah satu sumber pemenuhan kebutuhan. Sebagaimana dinyatakan oleh Katz, Guveritch dan Has dalam Liliweri (1991) seperti yang dikutip oleh Fitrianti (2004: 3), bahwa tipologi kebutuhan seseorang yang berkaitan dengan media diklasifikasikan ke dalam lima kelompok, yaitu: 1. Motivasi kognitif, yaitu kebutuhan-kebutuhan yang berkaitan dengan usaha-usaha untuk memperkuat informasi, pengetahuan, dan pengetahuan tentang lingkungan kita. Kebutuhan ini didasarkan pada kegiatan untuk mengerti dan menguasai lingkungan. Kebutuhan kognitif juga dapat terpenuhi oleh adanya dorongan-dorongan seperti keingintahuan (curiosity), penjelajahan (exploratoric) pada did kita. 2. Motivasi afektif, yaitu kebutuhan-kebutuhan yang berkaitan dengan usaha-usaha untuk memperkuat pengetahuan-pengetahuan yang bersifat keindahan, kesenangan, dan emosional. 3. Motivasi integratif personal, yaitu kebutuhankebutuhan yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk memperkuat kepercayaan, kesetiaan, dan status pribadi. 4. Motivasi integratif sosial, yaitu kebutuhan yang berkaitan dengan usaha-usaha untuk memperkuat kontak dengan keluarga, teman-teman dan alam sekitamya. 5. Motivasi akan pelarian, yaitu kebutuhan yang berkaitan dengan hasrat-hasrat untuk melarikan din dan kenyataan dan melepaskan ketegangan. Guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, manusia melakukan sesuatu didasari oleh motif, maka motif in i yang menjadi tidak terpisahkan dengan kebutuhan karena mendorong tindakan dalam rangka terpenuhinya kebutuhan. Menttrut Badudu (1994: 909), motif diartikan sebagai sesuatu yang mendasari perbuatan atau tindakan seseorang. Motivasi sendiri diartikan sebagai keinginan, atau dorongan yang timbul pada din seseorang, baik secara sadar maupun tidak sadar untuk melakukan sesuatu perbuatan dengan tujuan tertentu. Motivasi dapat diartikan sebagai usaha-usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok tertentu tergerak untuk melakukan sesuatu karena ingin mendapat kepuasan atau tujuan yang dikehendaki dengan perbuatan itu (Salim, 1991: 997). Motivasi berasal dari kata "movere" dalam bahasa Latin, yang artinya bergerak. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa suatu motif adalah keadaan kejiwaan yang mendorong, mengaktifkan dan menggerakkan. Dan motif itulah yang mengarahkan dan menyalurkan perilaku, sikap dan tindak-tanduk seseorang yang selalu dikaitkan dengan pencapaian tujuan (Siagian, 1995: 142). Kebutuhan merupakan segi pertama dari motivasi, timbul dari dalam diri seseorang apabila is merasa adanya kekurangan dalam dirinya. Mengacu dari beberapa pengertian mengenai motivasi di atas, dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah kegiatan memberikan dorongan kepada seseorang atau diri sendiri untuk mengambil tindakan yang dikehendakinya (Efendy dalam Priyatna, 1996 : 14). Berikut kerangka hubungan antara kebutuhan dan motivasi dapat dilihat pada tabel bed kut. Salah satu kondisi tentang bertambahnya kebutuhan individu seiring perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang kian mutakhir, koleksi di perpustakaan tidak hanya koleksi tercetak saja, namun dapat berupa non cetak atau elektronik. CDROM (Compact Disk Read Only Memory) termasuk dalam kategori koleksi perpustakaan non cetak. Seperti yang diungkapkan oleh Sulistyo-Basuki (1991: 27) bahwa salah satu fungsi perpustakaan adalah sebagai simpan karya manusia berupa karya cetak dan karya rekaman, kaset, piringan hitam dan sejenisnya. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan perpustakaan yang terdapat pada perguruan tinggi, badan bawahannya, maupun lembaga yang berafiliasi dengan perguruan tinggi, dengan tujuan membantu perguruan tinggi mencapai tujuannya (Sulistyo Basuki, 1991:51). Di era global ini, penggunaan CD-ROM sudah banyak dimanfaatkan. Berbagai bahan informasi mulai dikemas dalam bentuk CD-ROM baik berupa buku, abstrak penelitian, maupun jurnal. Perpustakaan merupakan sarana untuk menyimpan informasi, baik koleksi cetak maupun elektronik sebagai sumber informasi. Seperti halnya dengan UPT Pusat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta mempunyai dua jenis koleksi tersebut yakni koleksi bah an tercetak yang berupa bahan kertas dan elektronik yakni CD-ROM. Keunggulan CD-ROM antara lain tidak membutuhkan saluran telekomunikasi, digunakan tanpa batas waktu, penelusurannya mudah dan cepat, mampu menyimpan data grafis, suara dan gambar relatif lebih banyak, tidak memerlukan tempat khusus, penyimpanannya mudah dan murah, mudah dibawa, tidak dipengaruhi medan magnet sehingga aman dalam pengiriman, kebal terhadap serangan virus komputer dan tahan lama sampai 100 tahun (Djatin, 1996: 414). Dalam rangka menunjang pelayanan kepada pemakai, UPT Pusat Perpustakaan UlI menyediakan sarana penelusuran informasi dengan menggunakan CD-ROM. Pelayanan CD-ROM dimulai pada bulan Juni 2003. Pengoperasian CD-ROM ini menggunakan Program "PROQUEST" yaitu perangkat lunak khusus untuk sistem pangkalan data dan document delivery, keluaran suatu produsen CD-ROM yaitu UMI Company dari USA (Panggabean, 1996:3). Adanya pelayanan ini bertujuan memberi kemudahan pada mahasiswa dalam menjalankan tugas-tugas penulisan dan penelitin. Untuk mengakses koleksi CD-ROM tentunya mahasiswa mempunyai motivasi tertentu. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini akan menelaah: 1. Bagaimana motivasi pengguna dalam memanfaatkan koleksi CD-ROM? 2. Bagaimana pemanfaatan koleksi CD-ROM? 3. Adakah korelasi antara motivasi pengguna dengan pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta? A. Pemanfaatan Koleksi Perpustakaan Menurut Saleh (1996: 2) koleksi perpustakaan adalah buku yang mencakup pengertian yang luas termasuk buku itu sendiri, majalah, laporan, pamflet, prosiding, manuskrip, lembaran musik, berbagai karya media audio, mi krofis, dan mikro buram. Pengertian tersebut menyebutkan bahwa koleksi perpustakaan tidak hanya berupa buku (tercetak), namun juga koleksi elektronik, seperti CD-ROM. CD-ROM adalah piringan optik setebal 1,2 mm dengan garis tengah 12 cm, mempunyai kemampuan menyimpan sebesar 500-600 megabyte atau hampir sama dengan 1800 /loopy disk atau 50-60 hard disk dari 10 megabyte, atau setara dengan kurang lebih 500 judul buku @ 400 halaman atau 200.000-300.000 halaman ukuran A4 (Djatin, 1996: 392). Koleksi non -kertas seperti CD-ROM dapat menghemat ruangan perpustakaan yang terhatas, sehingga tetap mempunyai koleksi yang tidak berkurang. Bahkan koleksi CD-ROM dapat memungkinkan penghematan ruangan yang cukup besar. Co ntohnya adalah CD-ROM United States Code Annotated dapat menyimpan seluruh kitab undang-undang Amerika Serikat yang terdiri dan lebih seratus ji lid tebal yang memerlukan empat rak perpustakaan, dapat disimpan hanya dalam dua disc (Panggabean, 1996: 3). Teknologi CD-ROM telah dikenal sejak tahun 1980, dari suatu survei pemasaran yang dilakukan oleh Eropa bahwa pertumbuhan CD-ROM meningkat sebanyak 235 persen dari tahun 1988 sampai 1991. Pada umumnya produk-produk CD-ROM merupakan suatu pangkal an data, yang memerlukan paling sedikit seperangkat komputer dengan hard disk, CD drive dan printer bila diperlukan. CD-ROM sesuai untuk menyimpan informasi berupa arsip, katalog, kamus, direktori, disertasi, indeks dan lain-lain (Suwandi, 1995: 2). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1989: 860), pemanfaatan berarti proses, cara, perbuatan memanfaatkan. Dalam penelitian ini, penulis mengartikan pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Perpustakaan U0 Yogyakarta. Menurut Handoko (1999) dalam Prawati (2002: 3) dari segi pengguna pemanfaatan bahan pustaka di perpustakaan di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi: 1. Kebutuhan Yang di maksud di sini adalah kebutuhan akan informasi. Penulis akan mencari jenis informasi apa yang dibutuhkan oleh mahasiswa. 2. Motif Motif merupakan sesuatu yang melingkupi semua penggerak, alasan atau dorongan yang menyebabkan is berbuat sesuatu (Priyatna, 1996: 6-7). 3. Minat Minat adalah kecederungan hati yang tinggi terhadap sesuatu (Moeliono, 1989: 656). Faktor eksternal meliputi: 1. Kelengkapan koleksi Banyaknya koleksi CD-ROM yang dapat di manfaatkan informasinya oleh mahasiswa. 2. Ketrampilan pustakawan dalam melayani pengguna. Ketrampilan pustakawan dalam melayani mahasiswa dapat dilihat melalui kecepatan dan ketepatan mereka memberikan layanan. 3. Ketersediaan fasilitas dalam pencarian kembali. Dalam penelitian ini yang menjadi fasilitas pencarian informasi adalah sarana akses koleksi CD-ROM yaitu komputer.

Method

Penelitian dilakukan di ruang CD-ROM, UPT Pusat Perpustakaan MI Yogyakarta. Pelaksanaan Penelitian pada bulan Jarman hingga April 2007. Peneltian ini termasuk penelitian Survei. Menurut Kelinger dalam Sugiyono (2004: 7), penelitian survei adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, disrtibutif, dan hubungan-hubungan antar variabel sosiologis dan psikologis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Islam Indonesia yang terdaftar pada tahun 2006/2007. Dari data yang diperoleh jumlah mahasiswa ada 20.000. Metode dalam pengambilan sampel menggunakan teknik aksidental yaitu sampel yang ditemukan peneliti di tempat penelitian. Sampel diperoleh dengan merujuk pada rumus Yamane dalam Rahkmad (2002:82) Dengan rumus : N 20000 20000 N (d)- I 200000,1)1 +1 201 n— — 995 dibutatkan 100 Dimana, n : jumlah sampel N : jumlah populasi d : Bound of error (0,1) atau 10% Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi pengguna dan variabel terikatnya adalah pemanfaatan koleksi CD-ROM. Metode pengumpulan data d itempuh dengan (1) Observasi (2) Wawancara (3) Dokumentasi (4) Angket. Alat ukur jawaban menggunakan skala Likert dengan bentuk checklist. Langkah yang ditempuh dalam menyusun instrumen yaitu dengan menjabarkan variabel menjadi sub variabel, dan kemudian menjadi indikator-indikator kemudian merumuskan butir pertanyaan dengan alternati f j awab an Sangat Benar (SB) dengan skor 5, Benar (B) dengan skor 4, Ragu-ragu (R) dengan skor 3, Tidak Benar (TB)dengan skor 2, Sangat Tidak Benar (STB) dengan skor I (Sugiyono, 2004: 70). Selanjutnya data di interpretasikan menggunakan analisa kualitatif.. Untuk mengetahui gejala masing-masing variabel menggunakan pendapat Sudijono dalam Heriyanto (2006 :50) dengan patokan ► Tinggi ► Sedang ► Rendah Anal isi s korelasi Product Moment digunakan untuk mencari tahu hubungan antar dua variabel. Untuk mengetahui nilai korelasi menggunakan jasa SPSS Korelasi hubungan antar variabel dianggap signifikan bila nilai r lebih besar dibandingkan nilai r tabel. Dengan hipotesis "Ada korelasi yang signifikan antara motivasi pengguna dengan pemanfaatan koleksi CDROM di UPI Pusat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta."

Result & Discussion

Dari sampel yang berjumlah 100, ada 14 angket dari responden yang dianggap tidak memenuhi standar kualifikasi sehingga d ianggap tidak valid. Maka sampel menjadi 100 —14 = 86. Dari data diperoleh bahwa ternyata responden memiliki motivasi kognitif (pada soal 1,2,3,4) untuk mengakses koleksi CDROM. Hal ini dapat d I ihat responden se bagian besar mengakui bahwa mereka mengakses koleksi CD-ROM sebagai bahan penunjang studi di universitas, memperluas cakrawala, sebagai referensi dalam menyelesaikan Tabel lb. Msi-kisi Instrumen variabel Penranfaatan Koleksi Tabel lc. Variabel Motivasi robot 2. Variable penataan koleksi tugas kuliah yang sulit mereka dapatkan pada koleksi buku. Responden juga memiliki motivasi afektif (pada soal 5,6,7,8) untuk mengakses koleksi CD-ROM. Sebagian besar responden mengakui bahwa mereka mengakses CD-ROM untuk memperkuat pengetahuan yang bersifat keindahan, kesenangan dan emosional. Motivasi integratif personal (pada soal 9,10,11,12) dalam mengakses koleksi CD-ROM dimiliki responden untuk memperkuat kepercayaan dan status pribadi. Motivasi integratif sosial (pada soal 13,14,15) dimiliki responden dalam mengakases koleksi CDROM. Hampir setengah dari responden mengakui bahwa mengakses koleksi CD-ROM untuk memperkuat kontak dengan Iingkungannya. Motivasi pelarian (pada soal 16,17,18,19), dari data ada sebagian kecil responden mengakui bahwa mengakses koleksi CD-ROM untuk melepaskan ketegangan psikis. Dan data diperoleh bahwa responden memiliki minat (pada soal 20) untuk mengakses koleksi CDROM. In i dapat dilihat dari data bahwa responden mengakses koleksi CD-ROM 4 kali dalam satu bulan Responden memiliki kebutuhan mformasi dalam mengakses koleksi CDROM. Sebagian besar responden mengakui bahwa koleksi CD-ROM memang mendukung dalam kuliah. Hal ini dapat dlihat pada soal 21 dan 22. Dari data tersebut diperoleh bahwa ternyata ada sebagian besar responden mengakui bahwa informasi koleksi CD-ROM yang dimiliki UPT Pusat Perpustakaan UII mutahir (pada soal 23). Selain itu sebagian besar responden juga mengakui koleksi CDROM mempunyai reputasi baik karena diterbitkan oleh badan ternama dan berkualitas (25), serta isi informasinya yang cukup lengkap (26). Meskipun mereka ada kesulitan ketika memanfaatkan isi informasi koleksi CD-ROM yang berbahasa asing (24). Dari data tersebut diperoleh ada sebagian dari responden menyatakan bahwa fasilitas pencarian atau komputer (soal 27) kurang memadai karena tidak sesuai dengan jumlah pemakai. Perbandingan antara jumlah pemakai dan adanya fasilitas komputer kurang seimbang sehingga kadang menimbulkan antrian. Pada soal 28, dari segi pengoperasian komputer setengah dari responden tidak terlalu kesulitan. Pada item 29 dan 30 , dari data diperoleh sebagian besar responden menyatakan pustakawan cepat membantu ketika mengalaini kesilitan dan bantuan yang diberikan cukup sesuai dengan yang mereka inginkan. Pembahasan Hasil Penelitian Tabel 3 dan 4 merupakan tabel dad nilai jumlah skor masing-masing responden pada 19 item pernyataan untuk variabel bebas dan 11 item pernyataan pada variabel terikat. Motivasi Pengguna Nilai skor tertinggi responden (H) 81 Nilai skor terendah responden (L) 59 Motivasi Pengguna Nilai skor tertinggi responden (H) 81 Nilai skor terendah responden (L) 59 Setelah diketahui Mean = 68,11 dan standar deviasi = 4,691 maka selanjutnyan mencari kategori mahasiswa yang mempunyai motivasi tinggi, motivasi sedang dan motivasi rendah, dengan menggunakan patokan sebagai berikut Tinggi -110. = 68,11 + ( I x 4,691) = 72,80 Sedang =68,11 - (I x 4,691)= 63,419 Rendah Atas dasar perhitungan tersebut dapat ditentukan kriteria sebagai berikut = 81-59 = 22 22 =10 - 20 Selanjutnya membahas diskripsi Pemanfaatan koleksi: Nilai tertinggi (H) 51 N ilai tertinggi (L) 30 R = 10 sampai 20 --> = H - L = 51-30 = 21 21 = 10 - 20 maka = 2 Rendah =(M-50) <33,208 Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan Ull Yogyakarta termasuk dalam kategori sedang. Sebab 68 mahasiswa atau 79,06% memanfaatkan koleksi CD-ROM dalam kategori sedang, dan 17 mahasiswa atau 19,76% dalam kategori tinggi dan sisanya 1 mahasiswa masuk dalam kategori rendah. • Mean -3 = • nlencari standar diviasi: 3185 - 37,03 = 3,822 86 1. ,,Ce 1: 1/.1257,24 = 4,61 86 Menghitung df (degrees of freedom atau derajat kebebasan) df =N-nr = 86-2 = 84, keterangan, df: derajat kebebasan N: number of case nr: jumlah variabel yang dikorelasikan Penghitungan Korelasi Product Moment antara Motivasi Pengguna dengan Pemanfaatan Koleksi CD-ROM Untuk menghitung korelasi antara motivasi pengguna dengan pemanfaatan koleksi CD-ROM menggunakan bantuan jasa SPSS. Hash' yang diperoleh r5product moment adalah sebesar 0,324. Untuk mengetahui interpretasi terhadap r5, product moment adalah sebagai berikut: Tinggi ► M + ISD = 37,03 +(I x 3,822)=40,852 Sedan& -Or M-1513 = 37,03 - 0 x 3,822)- 33,208 Rend ah Atas dasar perhitungan tersebut dapat ditentukan kriteria sebagai berikut: Tinggi =M+l SD >40,758 Sedang = (M-SH)- (M+SD) 33,208-40,852 2. Berkonsultasi pada table nilai r product moment Dengan df = 84 ternyata tidak ada pada tabel, untuk itu mencari df yang mendekati 84 yaitu 90. Dengan df = 90 diperoleh rwhd sebagai berikut Pada taraf signifikan 5% = 0,205 Pada taraf signifikan 1% = 0,267 Tabel nilai koefisien "r" product moment dapat dilihat pada lampiran 8 3. Membandingkan icy dan r labs! i = 2 Tinggi = M + SD Sedang = (M-SD) - (M±SD) Rendah = (M-SD) > 72,80 63,419 - 72,80 <63,419 Table 3. Data Penghitungan Skor Motivasi Interval Nilai F X IX X xt fx1 81 - 82 I 81,5 81,5 13,39 179,29 179,29 79-80 0 79,5 0 11,39 129,73 0 77 - 78 2 77,5 155 9,39 8,87 176,34 75 - 76 1 75,5 151 7,39 54,61 54,61 73 - 74 2 73,5 220,5 5,39 29,05 58,1 71 - 72 7 71,5 500,5 3,39 11,49 80,43 69 - 70 11 69,5 764,5 1,39 1,93 21,23 67 - 68 14 67,5 945 -0,61 0,37 5,18 65 - 66 18 65,5 1179 -2,61 6,81 122,58 63 - 64 16 63,5 1016 -4,61 21,25 340 61 - 62 6 61,5 369 -6,61 43,69 262,14 59 - 60 8 59,5 476 -8,61 74,13 593,04 Jumlah 86 5858 =9 fx 1892,94 = ? fx2 Berdasarkan analisis data tersebut diatas dapat diketahui bahwa motivasi pengguna dalam mengakses koleksi CDROM di UP T Pusat Perpustakaan Ull Yogyakarta, ad a 6 mahasiswa atau 6,97% mempunyai motivasi tinggi, 14 mahasiswa atau 16,27% mempunyai motivasi rendah. Maka dapat dikatakan bahwa motivasi mahasiswa Ull dalam mengakses koleksi CD-ROM termasuk dalam kategori sedang karena 66 mahasiswa atau 76 74% mempunyai motivasi sedang. Dengan = 0,324 berarti lebih besar dari rabel pada taraf signifikan 1%= 0,267 maupun pada taraf 5%= 0,205. Dengan demikian hipotesa Ha diterima. Berarti ada korelasi yang signifikan antara variabel X dan variabel Y. Artinya ada hubungan yang signifikan antara motivasi dan pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan Ulf Yogyakarta. Tinggi rendahnya motivasi mempunyai hubungan dengan pemanfaatan koleksi CD-ROM. Bila motivasi tinggi maka tinggi pub pemanfaatan koleksi CD-ROM.

Conclusion

SIMPULAN Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1. Terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi mahasiswa dengan pemanfaatan koleksi CDROM di UPT Pusat Perpustakaan Ulf Yogyakarta. Dari data, korelasi "r" product moment yang diperoleh adalah 0,324. Simpulan ini mengandung pengertian bahwa motivasi merupakan salah satu faktor dalam meningkatkan pemanfaatan koleksi CD-ROM. Penelitian ini membuktikan bahwa mahasiswa yang mempunyai motivasi tinggi berpengaruh tinggi pula terhadap pemanfaatan koleksi CD-ROM. 2. Pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan UII termasuk dalam kategori sedang. Hal tersebut dili hat dari data bahwa 79,06% atau jumlah skor dari 68 mahasiswa masuk dalam 'criteria sedang yaitu pada angka 33,20840,852. 3. Motivasi mahasiswa UII dalam mengakses koleksi CD-ROM termasuk dalam kategori sedang. Hal tersebut terbukti dan data bahwa 76,74% atau jumlah skor dari 66 mahasiswa masuk dalam kriteia sedang yaitu pada angka 63,419-72,80. SARAN Pemanfaatan koleksi CD-ROM di UPT Pusat Perpustakaan UII Yogyakarta tergolong sedang. Untuk lebih meningkatkan pemanfaatan koleksi CDROM, diharapkan kepada pihak pengelola perpustakaan untuk lebih meningkatkan pelayanan misalnya, dalam hal sarana dan prasarana penelusuran informasi dengan menambah beberapa perangkat komputer. Dengan penambahan ini diharapkan mampu mengurangi antrian. Selain itu, diharapkan adanya upaya-upaya lain misalnya dengan penyelenggaraan bimbingan bagi mahasiswa barn sebagai wujud sosialisasi UPT Perpustakaan UII terhadap mahasiswa. Di samping itu dapat juga dengan pembuatan leaflet atau brosur tentang profil UPT Pusat Perpustakaan MI yang khususnya profil ruang CD-ROM.