Kembali
16
1
2009 Pustakaloka : Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1 · 1 ISSN 2502-4108

MEMBANGUN PRESTASI BELAJAR DENGAN MEMBACA

N/A

Abstract

Learning is an attempt to acquire cleverness and knowledge. It is also similar to training. In other words, it means behavioral change or respond which is initiated by experience. Behavioral change from disability to do something to ability to do something is called learning. The common understanding, which is followed by lecturers and still persists until now, is that in learning process, the knowledge must be given by lecturer and has to be accepted by student. The success or achievement of learning is measured by how the student can demonstrate well that they are able to enunciate clearly all knowledge wanted by the lecturer. If what has been enunciated is not appropiate with the lecturer desire, it means that the student hasn't studied yet.
Keywords: Prestasi · Belajar · Membaca

Introduction

Surat al-Alaq menerangkan bahwa Allah SWT menciptakan manusia dari benda yang mulia, kemudian memuliakannya dengan mengajarkannya membaca, menulis, dan memberinya pengetahuan.! Sungguh ini merupakan jawaban yang perlu kita sadari bahwa sesungguhnya manusia sejak pertama kali diciptakan sudah dibekali dengan kemampuan membaca dan menulis, tinggal bagaimana manusia itu mengasah dan mengembangkan kemampuannya tersebut. Tentunya dengan rajin untuk belajar dan terus belajar. Belajar merupakan suatu usaha untuk memperoleh kepandaian atau ilmu pengetahuan. Belajar dapat juga berarti berlatih. Dengan kata lain, belajar itu berarti perubahan tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Perubahan tingkah laku dari belum dapat melakukan sesuatu, menjadi dapat melakukan sesuatu disebut belajar. Pandangan umun yang masih dianut sebagian dosen dan masih berlaku sekarang adalah dalam proses belajar mengajar pengetahuan yang diberikan ol:h dosen dan diterima oleh mahasiswa. Keberhasilan belajar atau yang disebut juga dengan prestasi belajar diukur sejauh mana rnahasiswa dapat menunjukkan bahwa mereka dapat mengungl-apkan pengetahuan yang diinginkan oleh dosen. Jika yang diungkapkan tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh dosen, maka mahasiswa dianggap belum belajar. Dengan asumsi ini maka dos:n berusaha dengan aktif dalam menyampaikan informasi sementara mahasiswa hanya mendengar dan mencatat. Belajar kaitannya sanga: erat sekali dengan peningkatan prestasi, maka bagaimana upay kita untuk meningkatkan prestasi belajar, dalam hal ini dapat kita upayakan dengan salah satunya rajin membaca. B. Pengertian Belajar Dan Prestasi Belajar Banyak ahli pendidikan mengemukakan pandangan tentang belajar dan mengajar yang berbeda. Menurut Sardiman belajar merupakan perubahan tingkeh laku atau penampilan, dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan membaca, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya.? Sedangkan menurut Hilgard dan Brower mendefinisikan belajar sebagai perubahan dalam perbuatan melalui aktivitas, praktek, dan pengalaman.? Kemudian kalau kita berbicara dengan prestasi pasti pengukurannya melalui tes prestasi belajar. Tes Prestasi Belajar, secara luas mencangkup tujuan dar pada pendidikan yaitu; kawasan kognitif, kawasan afektif, dan kawasan psikomotor. Mengacu pada tes prestasi belajar kawasan kognitif dalam bentuk tertulis, maka tujuan tes ini adalah mengung kap keberhasilan seseorang dalam belajar. Anne Anastasi dalam bukunya Psychologial Testing (1976) mengatakan bahwa tes pada dzsarnya merupakan suatu pengukuran yang objektif dan standar terhadap sample perilaku. Sedang- kan® Frederick G Brown (1976) mengatakan bahwa tes adalah prosedur yang sistematik guna mengukur sample perilaku seseorang.* Dari pernyataan - pernyataan di atas bagaimana kaitannya antara membaca dengan belajar? Kemudian bagaimana dengan prestasi yang akan diperoleh melalui belajar tersebut? 0 Pentingnya Membaca Membaca merupakan suatu kegiatan ilmiah yang khas. Dengan membaca maka akan membuka pikiran kita untuk dapat melihat cakrawala ilmu pengetahuan yang semakin berkembang. Dengan membaca tingkah laku kita juga akan mengalami perubahan dalam perbaikan, pikiran kita berkembang dan wawasan kitapun menjadi lebih luas. Namun bagaimana teknik yang mudah untuk membaca, sehingga kita dapat menyerap informasi yang ada dalam buku dengan baik. Beberapa teknik membaca menurut Hasbullah Thabrany, sebagai berikut; . LR NS PN Menentukan tujuan. Skimming Mencari ide pokok dan rincian penting Menggunakan mata Meningkatkan kemampuan Menggunakan teknik SQ3R dan OK4R Menggaris bawahi Menghindari lelah dan bosan. D. Teknik Membaca Yang Efektif Menurut K. Bertens cara membaca buku terutama tergantung pada dua faktor; pertama apa tujuan kita membaca, dan kedua sifat dari buku atau materi yang kita baca.® Masing-masing orang mempunyai tujuan yang berbeda dalam membaca sebuah buku. Ada yang ingin mendapatkan informasi, ada yang ingin sekedar hiburan yaitu dengan membaca buku ringan seperti; fiksi, novel, atau buku-buku cerita jenis lain, ada juga yang membaca dengan tujuan untuk penelitian dan lair sebagainya. Karena itu muncul cara riembaca yang bervariasi. Seperti membaca secara sepintas lalu saja dan cara membaca secara mendalam, benar-benar mempe hatikan dan ingin memahami isi bacaan tersebut. Namun begitu ada beberapa teknik untuk membaca yang efektif, yaitu; Pilihlah tempat yang tenang untuk membaca. SB[ = 7. Periksalah fisiologi anda. Lihat sekilas buku yang akan kita baca selama satu menit. Putar balik buku itu dan berlatihlah membalik halaman. Putar kembali buku itu dalam posisis yang benar. Lihatlah ke langit-langit dan pikirkan tentang suatu tempat yang damai. Tarik nafas dalam-dalam.® E. Kiat Untuk Memahami Bacaan Untuk mengejar kemampuan mental kita, maka kita perlu mendorong ketrampilan membaca kita dengan cara menyingkirkan mitos-mitos lama bahwa membaca itu sulit, ketika membaca tak boleh menggunakan jari, membaca harus perlahan-lahan supaya dapat memahami isiny . Pikiran-pikiran tersebut ikan menghambat kemauan kita untuk senang membaca. Oleh karenanya kita harus mengganti mitos-mitos tersebut dengan cara berusaha untuk menciptakan ketrampilam membaca. Berikut kiat-kiat untuk memahami bacaan; 1. 2. 3. 4. 5. Menjadi pembaca yang aktif Membaca gagasannya, bukan kata-katanya Melibatkan seluruh indr:: anda Menciptakan minat. Karena ini merupakan cara yang sangat baik untuk memberikan otivasi pada diri demi mencapai tujuan kita. Membuat peta pikiran bahan bacaan tersebut.” F. Manfaat Membaca Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Membaca dapat membuka pikiran kita untuk melihat cakrawala ilmu pengetahuan yang semakin berkembang. Dengan membaca tingkah laku kita juga akan mengalami perubahan ke dalam perbaikan, pikiran kita berkembang dan wawasan kitapun menjadi lebih luas. Pemikiran kita menjadi dinamis, ikut berubah searah dengan buku-buku yang kita baca. Banyak sekali manfaat yang kita dapat melalui membaca, beberapa manfaat selain tersebut di atas adalah sebagai berikut; S PN 03 L [ Menambah rasa percaya diri Menambah wawasan Sebagai sarana hiburan Menambah ketrampilan dan memperluas penelusuran informasi Mendapatkan informasi baru Memperluas dan memperdalam ilmu pengetahuan Meningkatkan ketrampilan yang dimiliki seseorang Menambah wawasan pengalamannya berdasarkan pengalaman orang lain yang tertuang dalam bacaan® G. Prinsip - Prinsip Belajar Melalui Membaca Belajar merupakan tugas utama bagi pelajar. Demikian boberapa prinsip yang dapat digunakan antara lain ; Untuk membaca memerlukan motivasi, yaitu motivasi untuk senang membaca. Untuk membaca dengan baik, maka kita harus dapat memusatkan perhatian pada hal-hal yang sedang dipelajari atau pada buku yang sedang kita baca. Berusaha mengerti hal-hal yang dipelajari sebelum dihapal. Untuk dapat mengerti, dapat ditempuh cara-cara berikut; a. b. ¢. Tanyakan pada diri sendiri apa yang kita pelajari Membuat ringkasan Mencoba menghubungkan dengan masalah yang lebih besar. d. Mencoba menyusun singkatan e. f. 4. o Bertanya kepada oraag lain Membaca kembali ringkasan yang telah kita buat. Mengulangi untuk menbaca untuk menelaah kembali mekipun hanya garis besarnya saja Harus yakin bahwa apa yang kita baca dan pelajari akan NE R berguna bagi kita Setelah membaca, perlu istirahat. Mengaplikasikan ilmu yang diperoleh. Penuh minat dan perhatan. Bersikap kritis terhadap buku yang sedang kita baca.

Conclusion

Membaca merupakan svatu langkah awal menuju keberhasilan. Tidaklah mungkin seseorang akan berprestasi tinggi tanpa diawali dengan membaca. Menibaca dapat membuka pikiran kita untuk melihat cakrawala ilmu pengetahuan yang semakin berkembang. Dengan membaca tingkah laku kita juga akan mengalami perubahan ke dalam perbaikan, pikiran kita berkembang dan wawasan kitapun menjadi lebih luas. Pemikiran kita menjadi dinamis, ikut berubah searah dengan buku-buku yang kita baca. Mari kita tingkatkan ketrampilan membaca kita, karena membaca merupakan kunci awal untuk meningkatkan prestasi kita, dan syarat utama untuk meraih sukses.