Kembali
16
1
2022 Jurnal Pari Vol 8 · 1 ISSN 2549-0133

PENELUSURAN INFORMASI PADA TERBITAN ILMIAH: STUDI KASUS SUBJEK KARANG DI WILAYAH PERAIRAN INDONESIA

Kementerian Kelautan dan Perikanan

Abstrak

Penelusuran ini bertujuan untuk mengetahui artikel mengenai karang di wilayah perairan Indonesia yang sudah diterbitkan berupa buku, skripsi, jurnal dan prosiding baik yang diterbitkan di dalam maupun luar negeri. Data diperoleh dengan pencarian melalui mesin pencari google, website jurnal dalam dan luar negeri kemudian diolah menggunakan aplikasi Microsoft Excell. Dari hasil penelusuran didapatkan informasi karya tulis ilmiah yang sudah diterbitkan sebanyak 108 artikel dari 50 terbitan. Dari hasil penelusuran ini diharapkan dapat menjadi informasi yang berguna dan bermanfaat bagi peneliti dalam penelitian mengenai karang di wilayah perairan Indonesia berikutnya.
Keywords: Penelusuran · informasi · karang · Indonesia

Introduction

Indonesiamerupakan negara yangmemiliki lautan yang luasnya hampir dua pertiga luas keseluruhan wilayah. Letak Indonesia yang berada di kawasan tropis merupakan salah satu potensi kekayaaan laut terutama untuk pertumbuhan karang sehingga dibutuhkan data dan informasimengenai karang yang dapat memberikan nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik IndonesiaNo. 4Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial bahwa luas terumbu karang di Indonesia adalah sekitar 2,5 juta hektar. Penelusuran informasimerupakan salah satu butir kegiatan layanan perpustakaan denganmenggunakan sarana temu kembali informasi yang tersedia di dalam maupun di luar perpustakaan. Kagiatan ini dilakukan untukmendukung penelitian atau publikasi ilmiah oleh pemustaka. Pustakawan melakukan kegiatan ini selain untuk memperoleh angka kredit (Peraturan KEPALA PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015, 2015) juga untuk membantu pemustaka dalam pencarian suatu subjek. Salah satu proses dalam tahap penelitian adalah dengan mendapatkan informasi yang valid mengenai subjek tersebut dari buku-buku, terbitan ilmiah yang dilakukan oleh para peneliti sebelumnya agar penelitian bisa lebih terarah dan bermanfaat. Penelusuran informasimenurut (Djatin &Hartinah, 2012) adalah cara sistematikmencari kembali seluruh atau sebagian dokumen yang pernah ditulis atau diterbitkan mengenai suatu subjek tertentu untuk jangka waktu tertentu dan ditulis dalam bahasa tertentu. Dengan dilakukan penelusuran informasi diharapkan dapat berguna bagi peneliti untuk : - menemukanmasalah penelitian; - membandingkan karya terdahulu, sehingga peneliti dapat menunjukkan pentingnya topik dan posisi studinya di antara studi-studi lain dan menggambarkan topiknya sendiri; - mengikuti perkembangan ilmu di bidangnya; - membantu memilih desain atau metodologi penelitian; - mencegah terjadinya duplikasi kegiatan; - mencegah pemborosan waktu, tenaga dan biaya Tujuan dari penelusuran dalam tulisan ini adalah untuk mengetahui informasi mengenai penelitianpenelitian yang sudah dilakukan di tahun sebelumnya dengan studi kasus mengenai “penelitian Karang di wilayah perairan Indonesia”.

Method

Data penelusuran diperoleh dengan mencari melalui mesin peneluran www.google.com, website jurnal dalam dan luar negeri yang memuat hasil penelitian karang di wilayah perairan Indonesia. Data diolah denganmenggunakan aplikasiMicrosoft Excell. Data yang didapat berupa Nama, instansi, Judul KTI, nama terbitan, penerbit dan lokasi penelitian.

Result & Discussion

Dari hasil penelusuran informasi yang dilakukan didapatkan karya tulis ilmiah (KTI) sebanyak 108 artikel (Lampiran 1), dari data tersebut diperoleh informasi sebanyak 27 lokasi penelitian telah dilakukan oleh para peneliti baik dari dalam maupun luar negeri yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. (Tabel 1). Dari tabel 1 dapat terlihat bahwa dari 27 wilayah perairan yang telah dilakukan penelitian, DKI Jakarta merupakan wilayah yang paling banyak dilakukan penelitian dengan 9 artikel, kemudian Maluku dan SulawesiTenggara dengan 8 artikel.Ada 2 artikel yang lokasi penelitiannya merupakan kerjasama antara negara-negara tetangga Indonesia yaitu Filipina,Malaysia, Timor Leste, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon. No Lokasi Penelitian Jumlah 1 DKI Jakarta 9 2 Maluku 8 3 Sulawesi Tenggara 8 4 Jawa Tengah 7 5 Indonesia 7 6 Nusa Tenggara Barat 7 7 Sulawesi Selatan 7 8 Sulawesi Utara 7 9 Nusa Tenggara Timur 6 10 Papua 6 11 Bali 5 12 Nangro Aceh Darussalam 5 13 Jawa Timur 4 14 Sulawesi Tengah 4 15 Kepulauan Riau 3 16 Sumatera Barat 3 17 Timor Leste 3 18 Bangka Belitung 2 19 Kalimantan Timur 2 20 Lampung 2 21 Sulawesi 2 22 Banten 1 23 Bengkulu 1 24 Jawa Barat 1 25 Sumatera Utara 1 26 Filipina 2 27 Papua Nugini 2 28 Kepulauan Solomin 2 29 Malaysia 1 Tabel 1. Lokasi Penelitian Karang diWilayah Perairan Indonesia Terbitan ilmiah mengenai karang dari hasil penelusuran didapatkan sebanyak 50 nama terbitan ilmiah yang telah menerbitkan artikel mengenai karang di wilayah perairan Indonesia, yang terdiri dari 32 terbitan dalam negeri dan 18 terbitan luar negeri. (Gambar 1 dan Tabel 2). Gambar 1. Perbandingan terbitan dalam dan luar negeri hasil penelusuran artikel karang di wilayah perairan Indonesia. Tabel 2. Nama terbitan ilmiah artikel karang di wilayah perairan Indonesia No Nama Terbitan Jumlah 1 BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap 2 2 Buku 4 3 Computational Biology and Chemistry 2 4 Ecosystem Services 1 5 Estuarine, Coastal and Shelf Science 3 6 Geoderma 1 7 Geomorphology 2 8 Gorontalo Fisheries Journal 1 9 Journal of Asian Earth Sciences 1 10 Journal of Development Economics 1 11 Journal of Experimental Marine Biology and Ecology 1 12 Jurnal Biologi Tropis 1 13 Jurnal Dinamika Global 1 14 Jurnal Enggano 1 15 JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN 1 16 Jurnal Ilmiah Platax 1 17 JURNAL ILMU KELAUTAN KEPULAUAN 1 18 Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan 1 19 Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan 1 20 Jurnal Kelautan Nasional 7 21 Jurnal Kelautan Tropis 1 22 Jurnal Kelautan 2 23 Jurnal Laot Ilmu Kelautan 4 24 Jurnal Mitra Bahari 1 25 Jurnal Natur Indonesia 1 26 Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 22 27 Jurnal pengabdian kepada masyarakat 1 28 Jurnal Penginderaan Jauh 1 29 Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan 1 30 Jurnal Riset Akuakultur 2 31 Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan Volume 1 32 Jurnal Segara 2 33 Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan 1 34 Jurnal Triton 2 35 Konperensi Nasional III 2002 Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Indonesia 1 36 Marine Geology 3 37 Marine Policy 3 38 Marine Pollution Bulletin 4 39 MASPARI JOURNAL 2 40 Ocean & Coastal Management 1 41 Procedia Environmental Sciences 1 42 Prosiding SNFA 1 43 Quaternary Science Reviews 2 44 Regional Studies in Marine Science 3 45 Science of The Total Environment 1 46 Seminar Nasional Kelautan XII 1 47 SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2015 1 48 Skripsi 6 49 Steroids 1 50 Tetrahedron 1 Total 108 Gambar 1memperlihatkan bahwa terbitan ilmiah dalamnegeri yangmenerbitkan artikel tentang karang sebanyak 32 terbitan atau sekitar 61 % dan terbitan ilmiah luar negeri sebanyak 18 terbitan atau sekitar 39%. Dari hasil Tabel 2 diperoleh data bahwa Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia merupakan terbitan ilmiah dalam negeri yang paling banyak menerbitkan artikel mengenai karang di Indonesia dengan 22 artikel, sedangkan dari luar negeri yaitu Marine Pollution Bulletin dengan 4 artikel. Dari Tabel 2 juga didapatkan data bahwa 4 artikel berasal dari buku dan 6 artikel berasal dari skripsi mahasiswa. Hasil pengolahan data memberikan informasi bahwa terdapat 68 instansi penulis pertama pada artikel karang diwilayah peraira Indonesia (Gambar 2 dan Tabel 1). Gambar 2. Persentase jumlah instansi penulis pertama Tabel 3. Instansi penulis pertama artikel karang di wilayah perairan Indonesia No Instansi Penulis Pertama Jumlah 1 World Resources Institute 1 2 Active Fault and Earthquake Research Center 1 3 Bakosurtanal 1 4 Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan 1 5 Balai Riset Budidaya Ikan Hias 3 6 Balai Riset Observasi Laut 1 7 Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan 2 8 Balai Riset Perikanan Laut 9 9 Brigham Young University, Provo 1 10 Canterbury Christ Church University 1 11 Conservation Governance Lab 1 12 Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut 1 13 Institut Pertanian Bogor 6 14 LAPAN 1 15 Leibniz Centre for Tropical Marine Research (ZMT) 3 16 LIPI 10 17 Massachusetts Institute of Technology 1 18 Normandie Univ, France 1 19 Normandie Univ, Laboratoire M2C 1 20 Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana 1 21 Pusat Riset Kelautan 1 22 Pusat Riset Perikanan 4 23 School of Geography and Geology, McMaster University 1 24 Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah Sinjai 1 25 Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika 1 26 Sekolah Tinggi Perikanan 1 27 Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPL) Palu 1 28 Universidade de Aveiro, Campus Universitário de Santiago 1 29 Università di Bologna 1 30 Università di Napoli “Federico II” 2 31 Universitas Atma Jaya Yogyakarta 1 32 Universitas Bangka Belitung 1 33 Universitas Bengkulu 1 34 Universitas Brawijaya 3 35 Universitas Bung Hatta 1 36 Universitas Diponegoro 3 37 UNIVERSITAS GUNUNG RINJANI SELONG 1 38 Universitas Halu Oleo 2 39 Universitas Hang Tuah 1 40 UNIVERSITAS HASANUDDIN 1 41 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY DARUSSALAM 1 42 Universitas Maritim Raja Ali Haji 1 43 Universitas Muhammadiyah Makassar 1 44 Universitas Mulawarman Samarinda 1 45 Universitas Negeri Padang 1 46 Universitas Pancasakti Tegal 1 47 Universitas Pasifik Morotai 1 48 Universitas Pattimura 2 49 Universitas Sam Ratulangi Manado 1 50 Universitas Sembilanbelas November Kolaka 1 51 Universitas Sriwijaya 1 52 Universitas Sumatera Utara 1 53 Universitas Teuku Umar 2 54 Universitas Trunojoyo 1 55 UNIVERSITAS UDAYANA 2 56 Université de Bretagne Occidentale 2 57 Université de la Réunion, CNRS 1 58 University of Canterbury 1 59 University of Essex, Colchester CO4 3SQ, 1 60 University of Hawai‘i, Mānoa 1 61 University of Reading, Whiteknights 1 62 University of Saskatchewan 1 63 University of Veterinary Medicine Hannover 1 64 Victoria University of Wellington, School of Biological Sciences 1 65 Vidyasirimedhi Institute of Science and Technology 1 66 Wildlife Conservation Society -Indonesia Marine Program 1 67 Yayasan Terangi 1 68 Yayasan Terumbu Karang Indonesia 1 Dari gambar 2 dapat terlihat bahwa instansi penulis pertama dalam setiap artikel dari 108 artikel didapatkan informasi 45 instansi atau 66% berasal dari dalam negeri dan 23 instansi atau 34%berasal dari luar negeri, sedangkan dari Tabel 3 didapatkan informasi sebanyak 68 instansi penulis pertama pada artikel, dan jumlah yang paling banyak adalah LIPI dengan 10 artikel dan Balai Riset Perikanan Laut dengan 9 artikel.

Conclusion

Dari hasil penelusuran informasi didapatkan karya tulis ilmiahmengenai karang di wilayah perairan Indonesia sebanyak 108 artikel dari 50 penerbit baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk lokasi penelitian didapatkan sebanyak 27 lokasi yang tersebar dari Aceh sampai Papua. Didapatkan juga informasi mengenai 68 instansi dari penulis pertama yang menerbitkan artikel karang. Dari hasil penelusuran informasi ini diharapkan dapat menjadi referensi yang berguna dan bermanfaat untuk penelitian yang akan dilakukan berikutnya.