Pengembangan Aplikasi e-Form Daftar Seleksi Bahan Perpustakaan Di Perpustakaan Nasional RI
Perpustakaan Nasional RI
Abstrak
Seleksi bahan perpustakaan merupakan salah satu tugas pokok yang dilakukan oleh pustakawan di Perpustakaan Nasional RI dalam rangka pengembangan koleksi perpustakaan. Penyusunan daftar seleksi bahan perpustakaan, khususnya monograf luar negeri, yang dilakukan oleh beberapa pustakawan seringkali tidak seragam formatnya, tidak lengkap pencantuman data bibliografisnya, tidak tepat penentuan harganya, serta kurang efektif dan efisien dalam pengerjaannya. Hal itu disebabkan tidak adanya format standar dalam penyusunan daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri yang ditetapkan sebagai acuan kerja bagi pustakawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak untuk menghasilkan prototipe aplikasi e-form daftar seleksi bahan perpustakaan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap para pemangku kepentingan. Pengembangan aplikasi e-form daftar seleksi bahan perpustakaan dirancang sesuai dengan format standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini berhasil mengembangkan prototipe aplikasi yang efektif dan efisien dalam kegiatan penyusunan daftar seleksi bahan perpustakaan, sehingga alur kerja selanjutnya yaitu pengadaan koleksi Perpustakaan Nasional RI, dapat terlaksana dengan cepat, tepat, dan akurat.
Abstract
Library material selection is one of the main tasks performed by librarians at National Library of Indonesia in the implementation of library collection development. Compilation of library material selection list, especially foreign monographs, performed by librarians often results in diverse format, incomplete fill in bibliography description, inaccurate pricing, less effective and efficient in the process. It is caused by no standard format in compiling of foreign monographs library material selection list assigned as reference for librarians. This research uses software engineering approach to produce eform application prototype of library material selection list. Data is collected by interview withstakeholders. Development of e-form application of library materials selection list was designedaccording topredefined standard format. This research has succeeded in developing application that can improve effectiveness and efficiency in compiling library material selection list, therefore the next workflow, acquisiton of library collection in National Library of Indonesia, can be achieved quickly, precisely, and accurately.
Keywords:
Seleksi bahan perpustakaan
· pengembangan koleksi perpustakaan
· monograf luar negeri
· daftar seleksi
· pengembangan aplikasi
Introduction
Teknologi informasi kini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga kegunaannya merambah hampir pada semua sektor kehidupan. Seiring dengan perkembangan era informasi yang terus-menerus, kehidupan kita menjadi sangat ditingkatkan secara signifikan (Lu, 2020). Era digital yang kian dinamis ini memaksa semua jenis profesi, termasuk pustakawan, untuk merevolusi cara pandangnya dalam melakukan segala aktivitas di lingkungan kerja. Peningkatan Keterlibatan teknologi informasi dan komputer di dalam kegiatan pustakawan tentulah sangat diperlukan, agar mampu bertahan dalam menghadapi tantangan perubahan serta memberikan kinerja yang optimal bagi pemustaka. Amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 pasal 1 ayat 3 huruf (a) tentang Perpustakaan, Perpustakaan Nasional bertanggung jawab mengembangkan koleksi nasional yang memfasilitasi terwujudnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat. Tanggung jawab tersebut diimplementasikan oleh Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan yang berdasarkan Peraturan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 Pasal 28 poin (e) tentang Organisasi dan Tata Kerja Perpustakaan Nasional, menyelenggarakan fungsi pengembangan koleksi nasional. Pengembangan koleksi dapat dijelaskan sebagai kebijakan, standar dan pedoman, di mana sumber-sumber informasi (tradisional ataupun digital) dipilih dan diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan suatu keseimbangan, yaitu koleksi sumber informasi yang mudah diakses memenuhi kebutuhan informasi penggunanya (Khan dan Bhatti, 2016). Pengembangan koleksi sangat terkait dengan seleksi dan/atau pengadaan bahan perpustakaan (Corrall et al, 2011). Seleksi adalah proses di mana pustakawan dan para pemangku kepentingan memilih dari sekian banyak alternatif suatu bahan untuk meningkatkan sumber-sumber informasi yang mendukung kegiatan organisasi induk yang menaungi perpustakaan (Okolo et al., 2019). Pustakawan menggunakan internet dalam kegiatan seleksi dan pengadaan buku untuk meningkatkan kualitas koleksi perpustakaan (Ameen, 2008). Seleksi bahan perpustakaan dilakukan sebelum melakukan pengadaan bahan perpustakaan. Bahan perpustakaan diadakan oleh Perpustakaan Nasional RI melalui pembelian mencakup berbagai jenis, salah satunya adalah bahan perpustakaan monograf luar negeri. Perpustakaan yang akan menambah koleksi dengan cara membeli dalam jumlah besar, hendaknya melakukan pekerjaan adminisrasi pemesanan (Khairan, 2009). Menurut Sartika (2017), keterangan mengenai buku yang harus dijelaskan dalam surat pesanan, antara lain: a) judul buku, lengkap dengan sub judulnya(bila ada); b) nama lengkap pengarang atau penyusun atau penerjemah (apabila terjemahan); c) edisi terbitan; d) penerbit dan tempat terbitnya; e) tahun terbitan; f) harga buku setiap eksemplarnya; dang) keterangan-keterangan lain apabila dianggap perlu seperti jumlah halaman, ukuran buku, dan sebagainya. Pemesanan Bahan perpustakaan dilakukan berdasarkan daftar hasil seleksi bahan perpustakaan. Oleh karena itu, daftar hasil seleksi bahan perpustakaan harus mencantumkan informasi yang nantinya dibutuhkan untuk pemesanan bahan perpustakaan. Penyusunan daftar hasil seleksi bahan perpustakaan dilakukan oleh pustakawan di Perpustakaan Nasional RI dengan mengacu pada Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 11 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya. Daftar bahan perpustakaan hasil seleksi memuat judul, pengarang, tempat terbit, penerbit, tahun terbit, nomor standar, eksemplar, harga satuan, dan total harga(Perpustakaan Nasional, 2015). Ketentuan Mengenai kelengkapan data untuk daftar hasil seleksi bahan perpustakaan di dalam petunjuk teknis ini masih bersifat umum untuk semua jenis bahan perpustakaan dan tidak mengatur mengenai bagaimana menentukan harga perkiraan sendiri untuk monograf luar negeri. Seleksi dan pengadaan bahan luar negeri adalah topik menarik yang masih memerlukan banyak perhatian dari perpustakaan karena metode seleksi tradisional tidak mudah mengatasinya(Kochkina, 2013). Pengadaan Bahan Perpustakaan monograf luar negeri memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan pengadaan bahan perpustakaan yang lain. Bahan perpustakaan monograf luar negeri diterbitkan oleh penerbit yang berasal dari negara di luar Indonesia (negara asing), sehingga nilai harga jual bahan perpustakaan dalam mata uang negara penerbit tersebut (USD, GBP, EUR, dan lain-lain) harus dikonversikan ke dalam mata uang rupiah (IDR). Penerbit luar negeri tidak memiliki hak penjualan langsung di suatu negara, sehingga pengadaan bahan perpustakaan monograf luar negeri harus dilakukan melalui agen/distributor/importir yang bertindak sebagai penyedia barang/jasa yang memperoleh hak penjualan produk dari penerbit. Harga jual dari bahan perpustakaan monograf luar negeri ini dipengaruhi oleh biaya lainnya seperti biaya pengiriman dari luar negeri, biaya fluktuasi nilai mata uang, dan biaya lainnya. Oleh karena itu, besaran harga yang akan dicantumkan di dalam daftar hasil seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri adalah harga perkiraan sendiri (HPS). Panduan spesifik yang mengatur seleksi bahan perpustakaan monografi dan referensi luar negeri di Perpustakaan Nasional RI tidak ada. Hal ini mengakibatkan beberapa permasalahan yang seringkali terjadi dalam kegiatan seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri, yaitu: 1. pustakawan menyusun daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri dengan format yang tidak seragam; 2. pencantuman data bibliografi di dalam daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri tidak lengkap; 3. perhitungan konversi nilai mata uang (kurs) untuk harga bahan perpustakaan monograf luar negeri tidak tepat; dan 4. penyusunan daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri tidak efektif dan efisien. Pemanfaatan teknologi informasi dan internet dalam kegiatan seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri sangat diperlukan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Denganmengembangkan aplikasi e-formdaftar seleksi bahan perpustakaan berbasisinternet, akan memberikan kemudahan dalam mendapatkan hasil (output) dari penyusunan daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri. Permasalahan yang akan dibahas dalampenelitian ini adalah bagaimanacaramengembangkan aplikasi e-formdaftar seleksi bahan perpustakaan yang bertujuan untuk tercapainya efektivitas dan efisiensi dalam pengembangan koleksi di Perpustakaan Nasional RI. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengembangkansebuah prototipe aplikasi e-form daftar seleksi bahan perpustakaan dapat dijadikan model yang dapat diterapkan di Perpustakaan Nasional RI. KAJIAN PUSTAKA Menurut Zumer (2008), pustakawanyang bertanggung jawab ataspengembangan koleksi memerlukanbibliografi nasional (lokal dan asing) untukmenganalisis publikasi yang tersediadanmelakukan seleksi sesuai dengankriteriapengembangan koleksi. Titik akses di dalam bibliografi nasional yang diperlukan untuk melakukan seleksi bahan perpustakaan, meliputi tajuk subjek, klasifikasi, dan kata kunci untuk pencarian mengenai topik, tahun publikasi, bahasa atau negara publikasi, tipe/jenis/format publikasi. Tautanke data penerbit juga diperlukan untuk memperoleh harga, ketersediaan(status publikasi), serta syarat dan ketentuan(persyaratan teknis). Pustakawan mengumpulkan berbagai data yang mendukung kebutuhan informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan daftar seleksi bahan perpustakaan. Data Yang Digunakan, contohnya formulir permohonan bahan perpustakaan dan daftar dari distributor buku. Formulir permohonan bahan perpustakaan diisi oleh pemustaka maupun para pemangku kepentingan dari perpustakaan. Formulir permohonan untuk pertimbangan bahan perpustakaan berisi data bibliografi yang meliputi judul, pengarang, penerbit, tahun hak cipta, dan nomor panggil (Modarai et al., 2013). Daftar dari distributor buku memberikan informasi tentang buku-buku yang disediakan. Distributor atau pemasok lebih suka mengirimkannya terlebih dahulu sebagai sumber informasi untuk pustakawan dalam kegiatan seleksi bahan perpustakaan. Area yang biasanya dicakup di dalam daftar (proforma), mencakup jumlah salinan per judul, penulis, judul, edisi, tempat publikasi, penerbit, tanggal, harga dan total harga dari masing-masing judul (Okolo et al., 2019). Berdasarkan Pedoman Teknis Pengembangan Koleksi Layanan (Perpustakaan Nasional, 2002), kelengkapan data yang diperlukan untuk verifikasi dan penyusunan daftar hasil seleksi bahan pustaka meliputi pengarang, judul, penerjemah/penyunting, penerbit, tempat terbit, tahun terbit, edisi (cetakan), jilid, isi, jumlah eksemplar, harga, dan ISBN/ISSN. Penentuan harga untuk bahan perpustakaan monograf luar negeri berbeda dengan monograf dalam negeri. Harga bahan perpustakaan monograf luar negeri harus dikonversikan ke dalam nilai mata uang rupiah dan memperhitungkan biaya lain, sehingga perlu dibuatkan HPS. Pengadaan bahan perpustakaan monograf luar negeri tidak dapat dilakukan secara langsung di penerbit yang berdomisili di luar negeri, sehingga pengadaannya melalui perantara yaitu agen/distributor selaku penyedia barang. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, HPS telah memperhitungkan keuntungan dan biaya tidak langsung (overhead cost). Penetapan HPS paling lama 28 (dua puluh delapan) hari kerja sebelum batas akhir untuk: a. pemasukan penawaran untuk pemilihan dengan pascakualifikasi; atau b. pemasukan dokumen kualifikasi untuk pemilihan dengan prakualifikasi.
Method
Penelitian ini menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak untuk menghasilkan sebuah prototipe aplikasi e-form daftar seleksi bahan perpustakaan. Tahapan dalam penelitian meliputi: 1. Identifikasi kebutuhan data bibliografi yang akan dimasukkan ke dalam aplikasi ini dilakukan dengan kajian literatur dan wawancara kepada pustakawan. 2. Pengembangan prototipe dengan menggunakan aplikasi berbasis internet yaitu Google Forms dan Google Sheets. 3. Penggunaan prototipe oleh pengguna dengan melakukan uji coba (testing) input data sebanyak 50 entri. 4. Evaluasi prototipe dengan melakukan wawancara kepada pustakawan untukmengetahui tanggapan setelah penggunaan aplikasi.
Result & Discussion
Seleksi bahan pustaka adalah kegiatan mengidentifikasi bahan pustaka yang bertujuan untuk menambah koleksi yang ada di perpustakaan (Suharti, 2018). Seleksi bahan perpustakaan monografi luar negeri dilakukan dengan menggunakan alat bantu seleksi, yaitu katalog penerbit dan toko buku, baik dalam bentuk tercetak maupun elektronik. Berdasarkan hasil kajian literatur dan wawancara kepada pustakawan, diperoleh kebutuhan data bibliografi yang harus dimasukkan ke dalam formulir elektronik daftar seleksi bahan perpustakaan monografi luar negeri yang terlihat pada Gambar 1. Gambar 1 Kebutuhan data bibliografi dalam daftar seleksi bahan perpustakaan Hasil identifikasi kebutuhan data bibliografi yang terdapat di dalam daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri, selanjutnya dibuatkan struktur formulir elektronik (e-form) yang dapat dilihat pada Tabel 1 . Tabel 1 Struktur rancangan e-form daftar seleksi bahan perpustakaan Section Kolom Isian Format Isian Keterangan Section 1 Nama Akun Pilihan dalam bentuk dropdown Diisi dengan nama petugas input. Section 2 (Data Bibliografi) Kategori Pilihan dalam bentuk multiple choice Diisi dengan kategori bahan perpustakaan yang di-input. Terdiri dari dua pilihan: Monografi luar negeri Referensi luar negeri Eks. Pilihan dalam bentuk multiple choice Eks. adalah Eksemplar. Terdiri dari tiga pilihan: 1 2 Other (dapat diketik manual) Judul & Anak Judul Teks jawaban panjang Diisi dengan nama judul dan anak judul bahan perpustakaan. Edisi, Cetakan Teks jawaban pendek Diisi dengan nama keterangan edisi dan cetakan bahan perpustakaan. Jika tidak ada keterangan edisi dan cetakan pada bahan perpustakaan, maka kolom ini dapat dikosongkan. Pengarang Teks jawaban panjang Kolom wajib diisi dengan nama pengarang/editor/penyunting/penanggung jawab lainnya. Jika tidak diketahui penanggung jawab bahan perpustakaan, maka kolom ini dapat diisi dengan “tidak teridentifikasi”. Kota Pilihan dalam bentuk multiple choice Kolom wajib diisi dengan keterangan kota terbit bahan perpustakaan. Terdiri dari 9 pilihan berdasarkan nama kota terbit yang paling sering ditemukan pada terbitan luar negeri. Jika kota terbit bahan perpustakaan tidak sesuai dengan 10 pilihan yang tersedia, maka dapat memilih “others” dan mengetik manual. Section 2 (Data Bibliografi) Penerbit Pilihan dalam bentuk multiple choice Kolom wajib diisi dengan keterangan kota terbit bahan perpustakaan. Terdiri dari 10 pilihan berdasarkan nama penerbit yang paling sering ditemukan pada terbitan luar negeri. Jika penerbit bahan perpustakaan tidak sesuai dengan 10 pilihan yang tersedia, maka dapat memilih “others” dan mengetik manual. Tahun Pilihan dalam bentuk multiple choice Kolom wajib diisi dengan keterangan kota terbit bahan perpustakaan. Terdiri dari empat pilihan tahun terhitung dari tahun yang sedang berjalan dan tiga tahun ke belakang. Jika tahun terbit bahan perpustakaan tidak sesuai dengan empat pilihan yang tersedia, maka dapat memilih “others” dan mengetik manual. Kelas Pilihan dalam bentuk dropdown Diisi dengan kelas subjek bahan perpustakaan berdasarkan klasifikasi DDC 000-900. Harga Asal Teks jawaban pendek Kolom wajib diisi dengan angka harga bahan perpustakaan (tanpa simbol mata uang). Jika angka berasal dari harga dalam nilai mata uang rupiah, maka penulisannya hanya angka saja. Jika angka berasal dari harga dalam nilai mata uang asing, maka penulisannya disertai dengan titik (.) sesuai dengan penulisan harga aslinya. Mata Uang Pilihan dalam bentuk multiple choice Kolom wajib diisi dengan simbol mata uang dari harga bahan perpustakaan. Terdiri dari empat pilihan: IDR (Rupiah), USD (Dolar US), GBP(Poundsterling), dan EUR (Euro). Jika simbol mata uang dari harga bahan perpustakaan tidak sesuai dengan empat pilihan yang tersedia, maka dapat memilih “others” dan mengetik manual. Keterangan Pilihan dalam bentuk multiple choice Diisi dengan jenis cover bahan perpustakaan. Terdiri dari dua pilihan: hardcover dan softcover. Link Teks jawaban pendek Diisi dengan sumber informasi mengenai bahan perpustakaan tersebut, seperti situs katalog daring penerbit, katalog daring toko buku, dan situs katalog lainnya. ISBN Teks jawaban pendek Kolom wajib diisi dengan angka ISBN (tanpa tanda pemisah). Data Dukung File upload Diisi dengan meng-upload dokumen digital dari dalam bentuk pdf/jpg/doc/docx dengan besaran maksimal 100 MB. Kolom ini berfungsi untuk menyimpan data dukung seleksi bahan perpustakaan sebagai alat bukti untuk pemeriksaan audit oleh inspektorat maupun BPK Struktur rancangan e-form daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri tersebut diimplementasikan menjadi formulir elektronik yang dibuat dengan menggunakan Google Forms. Hasil implementasi formulir elektronik seleksi bahan perpustakaan mono grafluar negeri dalam bentuk Google Forms dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2. Formulir elektronik seleksi bahan perpustakaan Formulir elektronik seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri yang dibuat dengan menggunakan Google Forms, selanjutnya dikoneksikan ke dalam Google Sheet dengan menggunakan fitur “view responses in sheets” yang terdapat pada formulir elektronik. Selanjutnya akan muncul tampilan spreadsheet dari Google Sheets. Nama spreadsheet tersebut diubah menjadi menjadi “Rekapitulasi Daftar Seleksi Monograf Luar Negeri” dan diatur kolom kolom yang ada di dalamnya. Langkah selanjutnya adalah melakukan penambahan kolom perhitungan konversi nilai tukar mata uang dibuat di dalam satu sheet tersendiri (diberi nama “Kurs”) yang kemudian terkoneksi dengan sheet “Rekapitulasi Daftar Seleksi Monograf Luar Negeri” dengan memasukkan formula rumus. Sheet “Kurs” terdiri dari kolom“matauang” dan kolom “kurs (dalamrupiah)”. Pada kolom “mata uang” yang dibuat saat ini ada empat jenis mata uang yaituRupiah(IDR), Euro (EUR), Pound sterling(GBP), dan Dollar Amerika (USD), seperti terlihat pada Gambar 3. Sementara pada kolom“kurs” dapat diubah sesuai dengan nilai kurs yang berlaku pada saat data akan ditarik(ketika akan dilakukan pengajuan rencana pengadaan bahan perpustakaan). Sheet ini memfasilitasi adanya kemungkinan terjadi penambahan jenis mata uang di waktu mendatang dan melakukan pembaharuan(update) data kapan saja dibutuhkan. Dalam melakukan koneksi kolom perhitungan konversi nilai tukar matauangini, perlu dimasukkan formula rumus VLOOKUP pada kolom“kurs”. Gambar 3. Kolom perhitungan konversi nilai tukar mata uang Pengadaan bahan perpustakaan terbitan luar negeri tidak dapat dilakukan dengan membeli secara langsung di penerbit yang berdomisili di luar negeri, sehingga nilai harga bahan perpustakaan pengadaan harus mencakup biaya operasional impor bahan perpustakaan tersebut. Dalam menentukan harga dari bahan perpustakaan monograf luar negeri, maka perlu dibuatkan HPS. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, HPS telah memperhitungkan keuntungan dan biaya tidak langsung (overhead cost). Perhitungan HPS dapat mengadopsi perhitungan besaran tarif ideal. Tarif ideal adalah hasil penjumlahan dari tarif pokok, management fee dan overhead cost (Mulyati dan Alif, 2013). Tarif pokok adalah tarif dasar yang apabila diterapkan maka perusahaan tidak akan mengalami kerugian, dan juga belum mendapatkan keuntungan. Management fee merupakan keuntungan yang ingin diraiholehperusahaan dan besarnya ditentukan oleh kebijakan perusahaan. Overhead Cost termasuk biaya untuk administrasi kantor, peralatan kantor, pergudangan, gaji karyawan, dan lain-lain. Perhitungan Tarif ideal menurut Mulyati dan Alif (2013), yaitu Tarif ideal = Tarif Pokok + Management Fee (10%) + Overhead Cost (10%). Dalam rangka perhitungan nilai HPS, dilakukan penambahan kolomperhitunganke dalam sheet “Rekapitulasi Daftar Seleksi Monograf Luar Negeri”, terdiri dari kolom harga pokok, keuntungan perusahaan(10%dari harga pokok), dan overhead perusahaan (10% dari harga pokok). Dengan demikian, rumus perhitungan besaran nilai harga bahan perpustakaan monograf luar negeri yang dalam hal ini merupakan harga perkiraan sendiri (HPS), ditetapkan sebagai berikut: HPS = Harga Pokok + Keuntungan Perusahaan (10%) + Overhead Cost (10%) Hasil (output) dari pengembangan prototipe adalah formulir elektronik rekapitulasi daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri yang dapat dioperasikan secara daring dengan menggunakan Google Sheets dan dapat diunduh menjadi dokumen dengan format dokumen Excel, Open Document, PDF, webpage, Comma-separated values, dan Tab separated values. Tampilan formulir elektronik rekapitulasi daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. Formulir elektronik rekapitulasi daftar seleksi bahan perpustakaan Formulir elektronik rekapitulasi daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri yang terlihat pada Gambar 4 beroperasi secara auto-update. Input data yang dilakukan melalui e-form seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri akan langsung masuk ke dalam formulir elektronik rekapitulasi, meskipun input data dilakukan pada waktu yang bersamaan oleh beberapa orang pustakawan. Formulir elektronik daftar seleksi bahan perpustakaan monograf luar negeri diatur dengan formula rumus untuk beberapa kolom agar data langsung terbarukan. Formula rumus yang diatur di beberapa kolom dengan total keseluruhan baris data dibuat sebanyak 3.000 baris entri yang dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Formula rumus pada formulir elektronik rekapitulasi daftar seleksi bahan perpustakaan Nama Kolom Formula Rumus No. =ARRAYFORMULA(row(D1:D1:D3000)) Kurs (Rp) =ARRAYFORMULA((VLOOKUP(N2:N2:N3000,Kurs!$A$2:$B$5,2))) Harga Pokok (Rp) =ARRAYFORMULA (M2:M3000*O2:O3000) Keuntungan Perusahaan (Rp) =ARRAYFORMULA(10%*P2:P3000) Overhead Cost (Rp) =ARRAYFORMULA(10%*P2:P3000) Harga (Rp) =ARRAYFORMULA((P2:P3000+Q2:Q3000+R2:R3000)) Jumlah Harga (Rp) =ARRAYFORMULA((T2:T3000*(S2:S3000))) Prototipe aplikasi e-form daftar seleksi bahan perpustakaan diuji coba (testing) oleh lima orang pustakawan selaku pengguna aplikasi, dengan melakukan input data masing-masing sebanyak 10 entri. Uji coba dilakukan terhadap formulir elektronik seleksi bahan perpustakaan melalui aplikasi Google Forms dan formulir elektronik rekapitulasi daftar seleksi bahan perpustakaan melalui aplikasi Google Sheets. Proses uji coba berjalan lancar tanpa ada kendala. Aplikasi yang telah diuji coba, kemudian dievaluasi oleh pengguna. Evaluasi prototipe dilakukan dengan wawancara kepada pengguna untuk mengetahui tanggapannya setelah menggunakan aplikasi. Berdasarkan hasil wawancara seperti yang terlihat pada Gambar 5, sebanyak 3 dari 5 pengguna menyatakan setuju bahwa aplikasi ini sangat efektif dan efisien untuk pelaksanaan kegiatan seleksi bahan perpustakaan. Selain itu, sebanyak 4 dari 5 pengguna menyatakan bahwa aplikasi ini sangat mudah dipahami dan user friendly. Gambar 5. Hasil evaluasi penggunaan prototipe aplikasi
Conclusion
Pengembangan prototipe aplikasi eform daftar seleksi bahan perpustakaan memberikan kemudahan bagi pustakawan dalam melaksanan tugas pokok yaitu seleksi bahan perpustakaan. Prototipe aplikasi e-form daftar seleksi bahan perpustakaan yang telah dibuat ini masih dapat didayagunakan hingga 2-3 tahun ke depan. Kemajuan teknologi dan informasi ke depannya akan terus berkembang. Oleh karena itu, prototipe aplikasi yang telah dibuat ini perlu dikembangkan lagi agar dapat memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Untuk pengembangan aplikasi yang lebih baik lagi, Perpustakaan Nasional RI harus mulai mempertimbangkanpembuatan aplikasi daftar seleksi bahanperpustakaan yang dapat meng-cover semua jenis bahan perpustakaan yang diadakan, sehingga bisa saling terintegrasi dengan sistem aplikasi yang telah ada saat ini, seperti INLIS. Pembuatan aplikasi daftar seleksi bahan perpustakaan nantinyaperludikembangkan secara mandiri tanpabergantung pada aplikasi onlinebebasberbayar seperti Google Forms danGoogleSheet yang mana memiliki keterbatasan fitur, sehingga tidak bisa mengakomodir beberapa kebutuhan spesifik yang sesuai dengan proses bisnis yang ada di Perpustakaan Nasional RI.