Kembali
16
1
2018 Unilib: Jurnal Perpustakaan Vol 9 · 1 ISSN 2715-274X

Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Perpustakaan(Studi Kasus Perpustakaan Grahatama Pustaka Yogyakarta)

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstrak

Pemimpin merupakan orang yang sangat berpengaruh di lembaga organisasi. Perpustakaan juga termasuk organisasi yang membutuhkan pemimpin yang mengatur alur kerja perpustakaan. Perpustakaan Grahatama Pustaka Yogyakarta merupakan salah satu perpustakaan umum kota yang dipimpin oleh seorang kepala perpustakaan. Tulisan ini menganalisis gaya kepemimpinan Perpustakaan Grahatama Pustaka dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini menjukakkan bahwa pimpinan grahatama termasuk kedalam pemimpin yang suprotif, partisipatif, dan berorintasi pada prestasi
Keywords: gaya kepemimpinan perpustakaan · Grhatama Pustaka

Introduction

Setiap organisasi membutuhkan pemimpin dalam menjalankan tugas organisasinya agar terstruktur dan bisa mencapai tujuan yang diinginkan organisasi. Kepemimpinan menurut umam (2010), merupakan kekusaan yang bisa mempengaruhi orang lain untuk mengerjakan sesuatu atau tidak mengejakan sesuatu. Sehingga pemimpin harus bisa bergerak aktif mepengaruhi bawahannya untuk melakukan sesuatu demi mencapai tujuan organisasi. Termasuk di dalam perpustakaan juga membutuhkan kepemimpinan untuk mencapai tujuan perpustakaan seperti apa yang diharapkan. Perpustakaan merupakan salah satu organisasi yang dibentuk untuk melayani masyarakat luas. Untuk mencapai tujuannya maka perpustakaan membutuhkan pemimpin yang berkompeten yang bisa membawa seluruh bawahannya agar mampu bekerjasama dengan baik. Perilaku setiap orang tentunya berbeda- beda, termasuk juga seorang pemimpin juga memiliki perilaku tertentu dan gaya tertentu dalam memimpin perpustakaan. Gaya kepemimpinan ini masing–masing ada kelebihan dan kekurangan. Menurut Wijiya (2011), dalam melaksanakan kepemimpinan akan menunjukan kegiatan seorang pemimpin dalam membimbing, mempengaruhi, mengendalikan pikiran, dan tingkah laku orang lain yang dipimpinnya. Secara praktis fungsi kepemimpinan ini berbeda- beda tergantung situasi dan kondisi yang dialami seseorang, fungsi seorang pemimpin ini bisa dilihat dari orang yang dipimpinnya. Perpustakaan Grahatama Pustaka merupakan salah satu perpustakaan umum terbesar di Yogyakarta. Penulis tertarik untuk untuk melihat gaya kepemimpinan seperti apa yang diterapkan dalam perpustakaan ini. Dari hasil wawancara dengan salah satu staff Perpustakaan Grahatama Pustaka Mbak Sri, penulis mendapatkan informasi bahwa pimpinannya merupakan orang yang ramah dengan para bawahnnya, pimpinan juga memperlakukan semua stafnya sama satu dan lainnya. Dengan pernyataan ini penulis ingin menganalisis gaya kepemimpinan yang ada di perpustakaan Grahatama Perpustakaan Yogyakarta menggunakan teori path goal, yang salah satunya juga membahas tentang keramahan (prilaku suportif ) kepada bawahannya. Selain itu dengan menggunakan teori path goal penulis juga akan menganilisis gaya kepemimpinan lainnya yang

Method

Dalam tulisan ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitif merupakan metode yang berusaha memahami dan menafsirkan makna baik itu peristiwa, interaksi manusia, dalam situasi dan kondisi tertentu. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk memhami objek yang diteliti secara mendalam. Menurut Strust dan Corbin dalam Cresswell J (1998), penelitian kualitatif ini adalah penelitian yang tidak bisa dicapai dengan menggunakan cara pengukuran (kuantitaf ). Adapun hal yang diteliti dalam penelitian kualitatif mengenai kehidupan masyarakat, sejarah, tingkah laku, fungsional organisasi, dan aktivitas manusia lainnya.Dalam penelitian gaya kepemimpina perpustakaan Grahatama Pustaka ini penulis menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan yang ada di perpustakaan tersebut. Dalam hal ini penulis melakukan wawancara kepada dua orang informan yang merupakana staaff Perpustakaan Grahatama Pustaka. Wawancara ini tujuannya untuk mendapatkan gaya kepimpinan Grahatama termasuk kedalam gaya prilaku apa dengan menggunakan teori path goal saat memimpin bawahannya

Discussion

Untuk melihat gaya kepemimpinan Perpustakaan Grahatama Pustaka Yogyakarta, penulis menggunakan teori path goal yang menjelaskan empat perilaku pemimpin, (1) pemimpin yang berperilaku derektif atau pengarah, (2) pemimpin yang berperilaku suportif, (3) pemimpin yang berperilaku partisipatif, (4) pemimpin yang berorentasi pada prestasi. 4.1. Pemimpin yang berprilaku derektif atau pengarahBerdasarkan informasi yang didapatkan dari beberapa informan menyatakan bahwa pemimpin Grahatama Pustaka bukanlah termasuk pada pemimpin yang selalu mengarahkan bawahannya secara mendetail. Pemimpin hanya menjelaskan kepada bawahannya, bagaimana caranya untuk melayani pemustaka yang datang dengan baik. Pernyataan ini berdasrkan dari penyataan informan pertama sebagai berikut:“pimpinan kami sih tidak mengarahkan tugas kami di perpustakaan secara mendetail mbak, beliau hanya menjelaskan beberapa poin saja, beliau hanya mengarahkan bawahannya bagaiaman caranya melayani pemustaka yang datang ke perpustakaan dengan baik”. Infoman kedua juga menambahkan informasi bahwa pimpinan Grahatama memang tidak menjelaskan secara detail tentang tugas yang harus dilaksanakan di perpustakaan. Adapun pernyataan informan kedua sebagai berikut:“kami tidak pernah mendapatkan arahan yang sangat detail dari pimpinan mbak, tapi saya juga gg tau bagian yang lain diarahkan sangat detail atau sama saja dengan kami tidak diarahkan langsung. Akan tetapi kepala bagian kami yang mengarahkan, kalo dari pimpinan tidak ada pengarahan langsung, mungkin pimpinan mengarahkan kepala kami kemudian kepala kami yang melakukan pengarahan dengan kami”.Dari pernyataan dua infroman diatas dapat disimpulkan bahwa pimpinan Perpustakaan Grahatama Pustaka merupakan pemimpin yang tidak terlalu mengarahkan tugas bawahannya secara detail. Pimpinan Grahatama hanya menjelaskan mengenai pelayan kepada pemustaka saja. Pimpinan Grahatama lebih banyak mengarahkan kepala bagian masing–masing bidang. Kemudian bawahannya akan mendapatkan detail pekerjaan dari kepala masing–masing bidang ini. 4.2. Pimpinan yang berperilaku suportifDari hasil wawancara dengan informan pertama menyatakan bahwa pimpinan Perpustakaan Grahatama merupakan pemimpinan yang selalu berperilaku mensupor bawahannya, berperilaku ramah, dan mengevaluasi kinerja bawahannya. Adapun pernyataan informan pertama sebagai berikut:“beliau orangnnya selalu memberikan motivasi kepada kami agar bekerja lebih baik mb, agar saat mengikuti kegiatan didalam maupun diluar perpustakaan menunjukkan kulitas kerja yang baik. Selian itu beliau juga selalu menyapa kami saat berpapasan, dan setiap dua bulan sekali juga mengevaluasi kerja kami”Hal senada juga disampaikan oleh infoman kedua bahwa pimpinan Grahatama Pustakawa merupakan orang memberikan dukungan kepada bawahannya, memberikan motifasi saat evaluasi berlangsung, dan selalu bersikap ramah. Pernyataan informan kedua sebagai berikut:“Pimpinan kami termasuk orang yang sangat ramah sama kami mbak, beliau juga sering memberikan motivasi kerja kepada kami saat rapat evaluasi bulanan tujuan dari evaluasi ini agar kami bisa memperbaiki kualitas kerja kami mbak, dan pemustaka yang datangpun puas dengan layanan yang kami berikan”. Dari penjelasan kedua informan diatas, dapat disimpulkan bahwa pimpinana Grahatama Pustaka merupakan orang yang selalu mendukung bawahannya dari berbagai hal. Mulai dari sikapnnya yang ramah kepada bawahan, dan memberikan motivasi kerja ke bawahan setiap evaluasi rapat kerja dua bulan sekali. 4.3. Pimpinan yang berperilaku partisipatif Berdasarkan informasi dari informan pertama, menyatakan bahwa pimpinan Grahatama Pustaka termasuk orang yang partisipatif dalam mengambil keputusan. Hal ini sesuai dengan pernyataan informan pertama sebagai berikut:“Kalo pimpinan kami mbak, dalam mengambil keputusan selalu melibatkan kami. Selain itu beliau juga memberikan respon yang baik terhadap ide dan saran dari kami”.Informan kedua menyatakan hal yang sama bahwa pimpinan Grahatama merupakan orang yang selalu melibatkan bawahannya dalam mengambil keputusan. Pernyataan informan kedua sebagai berikut:“Beliau itu orangnya enak mbak selalu melibatkan kami selaku bawahannya dalam berbagai hal, gg pandang bulu gitu.”Dari pernyataan kedua informan di atas dapat disimpulkan bahwa pimpinan Grahatama Pustaka termsuk orang yang partisipatif dengan bawahannya. Bawahannya selalu dilibatkan dalam pengambilan keputusan. 4.4. Pimpinan yang berorintasi pada prestasiPimpinan Grahatama termasuk orang yang berorintasi kepada prestasi hal ini sesuai dengan pernyataan informan pertama yang menyatakan bahwa pimpinan sering menyuruh kami untuk ikut event yang ada di daerah maupun tingkat nasional, mulai dari menulis maupun kegiatan seminar. Adapun pernyataan informan pertama sebagai berikut:“Pimpinan kami selalu memberikan motivasi sama kami mbak, nyuruh ikut lomba penulisanlah, terus disuruh ikut kegiatan perpustakaan seperti seminat gitu, kadang – kadang kegiatannya ada didalam kota kadang juga sampai nasional, kata beliau agar pengalaman kami bertambah”.Hal senada juga disampaika oleh informan kedua yang menyatakan bahwa pimpinan Grahatama berorintasi kepada prestasi. Bahkan saat ulang tahun Grahatama dibuat kegiatan lomba untuk pustakawan, agar termotivasi nantinya dari ikut lomba di dalam perpustakaan kemudian akan ikut lomba di daerah maupun tingkat nasional. Penyataan informan kedua sebagai berikut;“Beliau selalu memotivasi kami mbak mulai dari disuruh ikut lomba didalam perpustakaan saat perayaan ulang tahun, yang nantinya akan menumbuhkan keterampilan kami untuk bersaing mengikuti event perpustakaan baik didaerah maupun tingkat nasional”Dari pernyataan kedua informan tersebut sudah jelaslah bahwa pimpinan perpustakaan Grahatama merupakan tipikal pemimpin yang berorintasi kepada prestasi dengan cara memotivasi bawahannya untuk ikut berbagai kegiatan perpustakaan, baik lomba maupuan kegiatan seminar.5. SimpulanBerdasarkan analisis yang didapatkan dari informan dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan yang diterapkan di Perpustakaan Grahatama Pustaka merupakan gaya kepemimpinan yang pengarah, suportif, partisipatif, dan berorintasi pada prestasi. Hal ini terlihat dari motivasi yang sering pimpinan berikan kepada staffnya. Bawahannya selalu dilibatkan dalam mengambil keputusan, intinya melakukan musyawarah terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Selain itu pimpinan Grahatama selalu mengajak bawahannya untuk mengikuti lomba baik di tingkat daerah maupun nasional. Untuk perilaku yang mengarahkan,

Conclusion

Berdasarkan analisis yang didapatkan dari informan dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan yang diterapkan di Perpustakaan Grahatama Pustaka merupakan gaya kepemimpinan yang pengarah, suportif, partisipatif, dan berorintasi pada prestasi. Hal ini terlihat dari motivasi yang sering pimpinan berikan kepada staffnya. Bawahannya selalu dilibatkan dalam mengambil keputusan, intinya melakukan musyawarah terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Selain itu pimpinan Grahatama selalu mengajak bawahannya untuk mengikuti lomba baik di tingkat daerah maupun nasional. Untuk perilaku yang mengarahkan, pimpinan Grahatama tidak mengarahkan secara detail mengenai arahan kerja kepada semua bawahannya. Akan tetapi pimpinan mengarahkan kepala bidang, kemudian dari kepala bidang ini yang akan mengarahkan secara detail mengenai arahan kerja ke staff masing – masing