Evaluasi Tingkat Keterpakaian Koleksi Perpustakaan Universitas Widyagama Malang
Universitas Brawijaya; Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Abstrak
Evaluasi keterpakaian koleksi merupakan kegiatan menilai penggunaan koleksi yang terdapat pada perpustakaan serta telah dikembangkan sesuai dengan tujuan dan standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat keterpakaian koleksi Perpustakaan Universitas Widyagama Malang menggunakan analisis sitiran pada Skripsi Jurusan Agribisnis Universitas Widyagama Malang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis sitiran. Populasi penelitian ini adalah skripsi Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021 dengan jumlah 28 skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini dengan cara menganalisis jenis dokumen yang sering disitir, peringkat judul dan pengarang yang sering disitir, paro hidup dan keusangan buku yang disitir, bahasa buku sitiran, dan evaluasi ketersediaan buku sitiran. Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa Jurusan Agribisnis Tahun 2017-2021 cenderung menggunakan referensi yang berasal dari buku. Buku yang paling banyak disitir adalah buku pengantar dan metode penelitian. Buku yang disitir mahasiswa sebanyak 51% atau setelah telah dianggap usang. Bahasa pengantar buku yang disitir dominan berbahasa Indonesia. Tingkat keterpakaian koleksi yang tersedia di Perpustakaan Universitas Widyagama Malang pun masih tergolong rendah, hanya sebesar 18% buku yang disitir tersedia di perpustakaan.
Abstract
Evaluation of the usability of the collection is an activity to assess the use of the collections contained in the library and have been developed in accordance with the objectives and applicable standards. This study aims to determine how the level of wearability of the collections of the Library Widyagama University in Malang using citation analysis in the Thesis of the Agribusiness Department of the Widyagama University of Malang. The method used in this research is descriptive quantitative with citation analysis approach. The population of this research is the thesis of the Department of Agribusiness in 2017-2021 with a total of 28 theses. Data collection techniques used are observation and documentation. The data analysis technique of this research is by analyzing the types of documents that are often cited, the rank of titles and authors that are often cited, the half of life and obsolescence of the cited books, the language of the cited books, and evaluation of the availability of the cited books. Based on the results of the study, students of the Agribusiness Department in 2017-2021 tend to use references that come from books. The most cited books are introductory books and research methods. Books cited by students as much as 51% or after have been considered obsolete. The language of instruction for the book cited is dominantly Indonesian. The level of usability of the collections available at the Library Widyagama University in Malang is still relatively low, only 18% of the cited books are available in the library.
Keywords:
analisis sitiran
· keterpakaian koleksi perpustakaan
· skripsi mahasiswa
Introduction
Perpustakaan lazimnya merupakan gedung tempat tumpukan bahan pustaka yang siap digunakan oleh siapa pun yang berkunjung ke perpustakaan. Suatu perpustakaan tidak berarti jika koleksi yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Salah satu faktor perpustakaan banyak dikunjungi adalah ketersediaan koleksi yang memenuhi kebutuhan penggunanya. Pernyataan tersebut diperkuat dengan pendapat Hardiansyah (2015) yang menjelaskan bahwa koleksi perpustakaan yang terlampau jauh dari perkembangan ilmu pengetahun serta sedikitnya jumlah koleksi buku merupakan alasan rendahnya kunjungan mahasiswa ke perpustakaan. Keterpakaian koleksi adalah proses penggunaan sumber informasi dan jasa informasi yang telah tersedia pada perpustakaan. Keterpakaian koleksi perpustakaan merupakan cara menilai koleksi bahan literatur yang tersedia apakah sudah sesuai dengan kebutuhan pemustaka dan pelayanan dengan menyediakan informasi yang dibutuhkan yang dapat dibaca, dipinjam, diteliti juga dikaji isinya, serta disebarluaskan kepada pemustaka (Maulida, 2019). Pada kajian ilmu perpustakaan, keterpakaian koleksi adalah komponen dari evaluasi pelayanan pada suatu perpustakaan. Evaluasi keterpakaian diperlukan untuk meninjau kebutuhan literatur pemakainya. Perpustakaan perlu melakukan analisis dan evaluasi koleksi untuk meninjau bagaimana kualitas koleksi yang sudah dikembangkan sesuai dengan tujuan dan standar yang berlaku. Evaluasi koleksi merupakan salah satu kegiatan untuk menilai penggunaan koleksi dengan tujuan akhir untuk pengembangan koleksi. Mengacu pada American Library Association (ALA) evaluasi koleksi merupakan pengembangan koleksi sebagai suatu proses mempertemukan antara kebutuhan informasi masyarakat yang dilayani dengan waktu memanfaatkan sumber-sumber informasi yang ditersedia pada perpustakaan maupun sumber-sumber informasi pada organisasi lain (Rifauddin & Nurma, 2018). Tujuan dilaksanakan evaluasi koleksi ini adalah menyelaraskan koleksi yang terdapat pada perpustakaan dengan parameter yang telah ditetapkan sebelumnya oleh masing masing perpustakaan, seperti halnya kebutuhan pengguna dan latar belakang pengguna. Evaluasi koleksi juga merupakan salah satu jalan yang dapat dilakukan untuk mengukur sejauhmana tingkat ketersediaan koleksi yang dimiliki suatu perpustakaan serta bagaimana pula tingkat keterpakaian koleksi tersebut oleh pemustaka (Syukrinur, 2017). Analisis sitiran merupakan metode yang tepat untuk mengevaluasi keterpakaian koleksi pada suatu perpustakaan perguruan tinggi, metode ini juga dilakukan dengen proses yang sederhana dan dapat dikaji setiap saat. Kajian dengan menggunakan analisis sitiran dilakukan dengan tujuan untuk mengukur peringkat suatu koleksi dikutip dalam penyusunan suatu karya ilmiah dan memperkirakan perkembangan informasi pada subyek tertentu (Nurul Hayati, 2016). Pada perpustakaan perguruan tinggi, evaluasi menggunakan metode analisis sitiran dapat dilakukan dengan mengidentifikasi semua referensi yang tercantum dalam daftar pustaka suatu karya ilmiah maupun publikasi ilmiah suatu perguruan tinggi. Perpustakaan Universitas Widyagama Malang berperan dalam hal mendukung proses pendidikan antara lain adalah memberikan informasi, mengkoordinasikan, dan menggabungkan semua bentuk layanan untuk meningkatkan proses belajar mengajar, penelitian, dan layanan umum. Pada akhirnya tujuannya adalah tercapainya proses peningkatan kualitas lulusan dalam hal pengembangan wawasan dan penguasaan keilmuannya. Observasi yang peneliti lakukan pada Perpustakaan Universitas Widyagama Malang dengan memperhatikan pengunjung perpustakaan. Observasi dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan dimulai pada bulan Oktober 2021 – Desember 2021. Hasil observasi menunjukkan sebanyak 302 mahasiswa yang berkunjung ke perpustakaan. Pada kurun waktu kurang lebih 3 bulan mahasiswa jurusan agribisnis yang berkunjung ke perpustakaan hanya berjumlah 2 mahasiswa. Data tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan Agribisnis tidak terlalu sering menggunakan perpustakaan kampus. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik meneliti lebih lanjut mengenai keterpakaian koleksi bahan pustaka dalam bidang pertanian. Peneliti menganalisis skripsi Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021, hal ini didasarkan dengan kondisi pandemi penyakit koronavirus 2019 (Covid-19) yang dikonfirmasi masuk Indonesia pada awal Maret 2020 sehingga pada skripsi tahun 2017-2019 dapat memperkuat analisis tingkat keterpakaian koleksi Pepustakaan Universitas Widyagama Malang. Perpustakaan selalu disangka hanya menyimpan koleksi-koleksi dalam bentuk tercetak saja, tetapi beberapa perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia telah memulai mengembangkan koleksi digital. Perpustakaan Universitas Widyagama Malang juga telah mengembangkan koleksi digital yang dapat diakses melalui repositori. Pengembangan koleksi digital sebetulnya telah dilakukan oleh perpustakaan perguruan tinggi ini sejak tahun 2017 hanya saja jumlahnya masih terbilang sedikit yaitu buku sebanyak 46 buku dan jurnal sebanyak 85 jurnal sehingga peneliti membatasi hanya meneliti buku fisik yang terdapat pada Perpustakaan Universitas Widyagama Malang. Berdasarkan permasalahan yang dibahas di atas, Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Evaluasi Tingkat Keterpakaian Koleksi Perpustakaan Universitas Widyagama Malang Menggunakan Analisis Sitiran pada Skripsi Jurusan Agribisnis Universitas Widyagama Malang”.
Method
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dimana jenis penelitian ini digunakan untuk mengkaji data dengan cara mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Penelitian kuantitatif melalui pendekatan deskriptif merupakan penelitian yang mencoba memberikan gambaran tentang keadaan dimasa sekarang secara menyeluruh dan merupakah studi pendahuluan yang dapat digunakan sebagai infomasi untuk penelitian deskriptif (Nurdin, 2019). Penelitian deskriptif ini dapat dilakukan untuk memberikan gambaran yang lebih detail mengenai suatu gejala ataupun fenomena (Kusumastuti, 2020). Penelitian terkait analisis keterpakaian koleksi ini membutuhkan populasi yang merujuk pada wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan sang peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan (Sugiyono, 2019). Berdasarkan data dari repositori Universitas Widyagama Malang (2021) maka populasi yang ditetapkan untuk penelitian ini adalah skripsi Jurusan Agribisnis Universitas Widyagama tahun 2017-2021 yang berjumlah sebanyak 28 skripsi. Pengambilan populasi skripsi 5 (lima) tahun untuk mengidentifikasi dampak keterpakaian koleksi diakibatkan oleh pandemi penyakit koronavirus 2019 (Covid-19) yang dikonfirmasi masuk Indonesia pada awal Maret 2020. Sementara untuk metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling atau sampel jenuh karena hanya memiliki 28 (dua puluh delapan) populasi. Total sampling adalah cara pengambilan sampel dengan menggunakan semua anggota populasi karena jumlah sampel tersebut kurang dari 100 populasi (Tohardi, 2019). Berikut rincian sampel yang digunakan dalam penelitian ini: 1) Jurusan, skripsi jurusan yang menjadi kriteria pada penelitian ini adalah Jurusan Agribisnis di Perpustakaan Universitas Widyagama Malang, 2) Tahun, skripsi yang akan diteliti adalah skripsi Jurusan Agrinisnis tahun 2017-2021, dikarenakan keterbatasan waktu mengingat dalam penelitian ini diberikan batasan waktu, maka peneliti memutuskan untuk mengambil objek penelitiannya pada tahun 2017 sampai 2021, 3) Aspek sitiran adalah bentuk dokumen, pengarang, tahun terbit, bahasa buku yang disitir (Gaja, 2017), 4) Penelitian ini hanya membahas analisis sitiran terhadap literatur atau daftar pustaka yang digunakan dalam menulis skripsi mahasiswa Jurusan Agribisnis, serta hanya berfokus pada jenis dokumen sitiran buku. Berdasarkan pada penjelasan tentang metode, penentuan populasi dan sampel yang digunakan, maka prosedur penelitian yang dilakukan adalah, 1) pengumpulan data judul skripsi beserta daftar pustaka dari setiap skripsi pada tahun 2017-2021 dilakukan dengan cara mengunduh melalui repositori Perpustakaan Universitas Widyagama Malang dengan total semua skripsi yang diteliti berjumlah 28 (dua puluh delapan) skripsi, 2) melakukan pengkodean pada skripsi agar memudahkan proses dalam penelitian, 3) mngunjungi Perpustakaan Universitas Widyagama Malang untuk mencocokkan file daftar pustaka dari repositori dengan daftar pustaka yang ada pada fisik skripsi.
Result & Discussion
Penelitian terkait evaluasi keterpakaian koleksi dilakukan dengan memberikan gambaran awal hasil sitiran dalam tugas akhir atau skripsi. Hasil yang diperoleh dibagi menjadi beberapa bagian mulai dari jenis dokumen apa saja yang sering disitir dalam skripsi, judul buku yang paling sering disitir, usia paro hidup dan keusangan koleksi berupa buku yang dimiliki Perpustakaan Universitas Widyagama Malang, bahasa dalam buku yang sering disitir, hingga pada evaluasi ketersediaan buku sitirian. Berdasarkan pada beberapa hasil penelitian tersebut diperoleh pula beberapa judul buku yang dapat dijadikan pertimbangan dalam pengadaan koleksi di Perpustakaan Universitas Widyagama Malang, khususnya yang terkait dengan bidang agribisnis. Berdasarkan hasil penelitian terhadap seluruh skripsi Jurusan Agribisnis di Universitas Widyagama dalam rentang waktu 2017 – 2021, terdapat beragam jenis dokumen yang menjadi sumber referensi dalam penyusunan skripsinya. Sebanyak total 787 sitiran terbagi atas 444 sitiran dari buku, 123 sitiran dari jurnal, 49 sitiran dari skripsi, 9 dari tesis, 124 sitiran dari halaman web, dan 38 berasal dari sumber lainnya berupa undang-undang, peraturan pemerintah, prosiding, dan disertasi. Berdasarkan hasil penghitungan ini dapat disimpulkan bahwa jenis dokumen sitiran yang paling banyak disitir adalah buku yaitu sebanyak 56,5%, kemudian disusul oleh website sebanyak 15,8%, jurnal sebanyak 15,6%, skripsi sebanyak 6,2%, tesis sebanyak 1,1%. Dokumen lainnya yang tertera pada tabel merupakan jenis dokumen yang bukan termasuk dalam lima dokumen yang telah disebutkan. Dokumen lain tersebut terdiri dari materi penyuluhan, disertasi, prosiding, undang-undang, dan peraturan pemerintah. Tabel 1. Persentase Sitiran berdasarkan Jenis Dokumen Jenis Dokumen Jumlah Sitiran Persentase Buku 444 56,5% Website 124 15,8% Jurnal 123 15,6% Skripsi 49 6,2% Tesis 9 1,1% Lain-lain 38 4,8% Jumlah 787 100% Sumber: Data diolah Peneliti (2021) Persentase keterpakaian buku yang besar dalam penyusunan skripsi ini, dikaji lebih lanjut dengan lebih spesifik kepada judul buku yang paling banyak disitir. Hasil penelitian menunjukan bahwa judul buku yang paling sering disitir adalah “Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis” karya Freddy Rangkuti yang dikutip sebanyak 11 kali. Urutan kedua yaitu buku “Analisis Usahatani” karya Soekartawi yang dikutip sebanyak 10 kali. Pada urutan ketiga yaitu buku “Pengantar Ilmu Ekonomi karya Mubyarto, ilmu Usahatani karya Suratiyah, Agribisnis Teori dan Aplikasi” karya Soekartawi yang dikutip sebanyak 7 kali. Hasil penelitian terhadap judul buku yang sering disitir dideskripsikan dalam Tabel 2, dimana terdapat kecenderungan pada satu pengarang yang sering dipakai dalam penyusunan skripsi Jurusan Agribisnis yaitu buku-buku krangan Soekartawi. Terdapat sebanyak 5 judul buku yang disitir lebih dari 3 kali. Mahasiswa juga memiliki kemiripan dalam menyitir buku yaitu rata-rata menunjukkan mahasiswa menggunakan buku pengantar untuk referensi pada penulisan dan juga menggunakan buku metode penelitian untuk membantu jalannya penelitian. Berdasarkan hasil tersebut dilaksanakan pengadaan koleksi buku teori pengantar yang relevan dengan Jurusan Agribisnis dikarenakan banyak karya Soekartawi yang dominan merupakan buku teori pengantar. Tabel 2. Jumlah Sitiran berdasarkan Judul Buku Judul Buku Pengarang Jumlah Sitiran 1 Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis Freddy Rangkuti 11 2 Analisis Usahatani Soekartawi 10 3 Pengantar Ilmu Ekonomi Pertanian Mubyarto 7 4 Ilmu Usahatani Suratiyah 7 5 Agribisnis Teori dan Aplikasi Soekartawi 7 6 Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas Soekartawi 6 7 Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D Sugiyono 6 8 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Suharsimi Arikunto 6 9 Ilmu Usaha Tani Fadholi Hernanto 5 10 Ekonometri Dasar Damodar Gujarati 5 11 Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif Hadari Nawawi 4 12 Pengantar Ekonomi Pertanian Daniel 4 13 Prinsip-Prinsip Pemasaran Kotler Philip; Gary Amstrong 4 14 Manajemen Pemasaran Kotler Philip; Gary Amstrong 4 15 Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pembangunan Petani Kecil Soekartawi 4 16 Manajemen Strategi Fred R. David 3 17 Pengantar Ekonomi Pertanian Rita Hanafie 3 18 Manajemen Sumber Daya Manusia Malayu S.P Hasibuan 3 19 Manajemen Sumber Daya Manusia Ilyas 3 20 Pengantar Mikro Ekonomi Sadono Sukirno 3 21 Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis H. Umar 3 22 Dasar Dasar Ekonometrika DN. Gujarati 3 23 Statistika untuk Penelitian Sugiyono 3 24 Metode Penelitian Bisnis Sugiyono 3 25 Teori Ekonomi Produksi Soekartawi 3 Sumber: Data diolah Peneliti (2021) Penelitian berikutnya mengkaji keusangan atau paro hidup literatur khususnya buku yang disitir pada skripsi mahasiswa. Penilaian keusangan ini dapat dilakukan dengan meneliti tahun terbit literatur yang disitir. Setiap tahun terbit akan dimasukkan sesuai dengan kelompoknya, dilanjutkan dengan membuat tabel distribusi frekuensi kumulatif, menentukan median atau nilai tengah data kelompok, dan terakhir menentukan paro hidup literatur dengan cara mengurangi tahun sitiran terbaru dengan hasil median yang telah dihitung sebelumnya. Data buku sitiran yang digunakan dalam penulisan skripsi mahasiswa Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021 dengan jumlah 444 buku. Buku terlama terbit pada tahun 1960 dan buku terbaru terbit pada tahun 2020. Adapun proses dan tahapan penelitian tentang keusangan dan paro hidup buku yang disitir dapat menurut Gaja (2017) dapat diuraikan dalam tahapan berikut, 1. Penentuan kelas, dengan rumus: K = 1 + 3,3 . log n (n=jumlah seluruh buku yang disitir) K = 1 + 3,3 . log 444 K = 1 + 3,3 . 2,5 K = 1 + 8,7 K = 9,7 (dibulatkan menjadi 10) 2. Penentuan interval, dengan menggunakan rumus: C = Xn – X1 / K (C = interval kelas, Xn = tahun terbit buku terbaru, X1 = tahun terbit buku terlama, K = kelas) C = 2020 - 1960 / 10 C = 60/10 C = 6 3. Pembuatan tabel distribusi frekuensi sebagaimana dalam Tabel 3. Tabel 3. Persentase Sitiran berdasarkan Jenis Dokumen Tahun Terbit Jumlah Sitiran Frekuensi Kumulatif 1960-1966 2 2 1967-1973 1 3 1974-1980 4 7 1981-1987 13 20 1988-1994 38 58 1995-2001 65 123 2002-2008 182 305 2009-2015 120 425 2016-2022 19 444 2023-2028 0 444 Jumlah 444 Sumber: Data diolah Peneliti (2021) 4. Penentuan median data kelompok, membutuhkan perhitungan nilai N/2, L0, (Ʃ ƒi) 0, dan fm, dengan langkah sebagai berikut, - Menentukan nilai N/2 (N/2 merupakan seluruh frekuensi dibagi 2), sehingga N/2 = 444/2 = 222 - Karena N/2 berjumlah 222, maka kelas nyata bawah (L0) pada saat frekuensi kumulatif mengandung N/2 jatuh diantara tahun 2001 dengan tahun 2002 yaitu 2001,5 Maka L0 = 2001,5 - Jumlah frekuensi dari semua kelas di bawah kelas yang mengandung N/2 adalah 123, maka (Ʃ ƒi) 0 adalah 123 - Frekuensi sitiran dari kelas yang mengandung N/2 jatuh pada tahun terbit 2009-2015 yaitu 182, sehingga fm = 182 - Prosedur selanjutnya adalah menghitung nilai median dapat menggunakan rumus : Med = L0 + C {n/2 - (Ʃ ƒi)0} / fm Med = 2001,5 + 6 {222 - 123} / 182 = 2004,74 atau 2005 5. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan median berada di tahun 2004,75 atau 2005. Data menunjukkan buku yang terbit ditahun 2005 kebawah dianggap usang dan tidak direkomendasikan untuk sember literatur. Proses usia paro hidup buku yang digunakan dalam skripsi Jurusan Agribisnis pada tahun 2017-2021 dengan mengurangi nilai sitiran terbaru dengan nilai median, sehingga diperoleh 2020 dikurangi 2005 menjadi 2015. Berdasarkan data di atas dokumen jenis buku yang disitir memiliki usia dokumen 15 tahun, maka buku yang disitir dibawah 15 tahun yaitu dimulai tahun 2005-1960 atau 224 buku dianggap sudah usang, artinya 224 buku tersebut dianjurkan untuk tidak digunakan dalam penulisan kedepannya. Hanya 220 buku atau sebesar 49% yang dapat digunakan sebagai referensi penulisan. Data perhitungan menunjukkan hampir setengah dari buku sitiran dapat dikatakan mutakhir, sesuai dengan perkembangan zaman, dan dapat dijadikan sebagai bahan referensi yang relevan karena lituratur yang digunakan merupakan literatur baru. Keusangan literatur adalah keadaan dimana menurunnya sebuah referensi sebagai sumber informasi, hal ini disebabkan oleh nilai dari referensi tersebut sebagai bahan informasi telah berkurang atau bahkan hilang ataupun dikarenakan para pengguna cenderung menggunakan literatur-literatur yang lebih mutakhir. Hasil perhitungan menunjukkan masih ada 51% buku atau setengah buku sitiran yang digunakan oleh mahasiswa pada penulisan skripsi Jurusan Agribisnis dianggap telah usang, hal ini menunjukkan perlunya perpustakaan melakukan pembaharuan dalam koleksi literatur buku. Pernyataan tersebut relevan dengan peran Perpustakaan Universitas Widyagama malang dalam mendukung dari penyediaan informasi untuk meningkatkan pada proses penelitian. Penelitian juga dilakukan pada bahasa dalam buku yang sering digunakan dalam tugas akhir mahasiswa Jurusan Agribisnis Universitas Widyagama. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 2 (dua) bahasa dalam literatur yang disitir oleh mahasiswa yaitu literatur berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris. Mahasiswa Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021 dalam penulisan skripsinya lebih banyak menggunakan literatur berbahasa Indonesia dengan perolehan hasil 96,62% atau sebanyak 429 buku, sedangkan penggunaaan literatur berbahasa inggris masih sangat rendah yaitu sebesar 3,38% atau sebanyak 15 buku. Hasil menunjukkan buku yang digunakan didominasi dengan buku berbahasa Indonesia. Hasil ini bisa menjadi masukan bagi Perpustakaan Universitas Widyagama Malang untuk mengadakan koleksi berupa buku dengan bahasa Indonesia dengan didasari dari data hasil perhitungan yang menunjukkan bahwa literatur yang sering digunakan untuk penyusunan skripsi mahasiswa merupakan buku berbahasa indonesia atau buku lokal, sehingga saat perpustakaan melakukan pengembangan koleksi disarankan untuk mengutamakan koleksi terbitan lokal. Pada akhirnya, penelitian ini dapat menggambarkan evaluasi ketersediaan koleksi buku sitiran dan juga usulan beberapa judul buku yang dapat dijadikan pertimbangan dalam pengadaan koleksi di perpustakaan ini. Jumlah sitiran dokumen yang berupa buku dan terdapat pada skripsi Jurusan Agribisnis pada tahun 2017-2019 adalah sebanyak 280 buku. Peneliti telah melakukan pengecekan terhadap 280 buku sitiran tersebut pada Perpustakaan Universitas Widyagama Malang dengan mengecek satu per satu buku melalui OPAC (Online Public Access Catalog) untuk melihat ketersediaan buku sitiran. Terdapat 128 judul buku yang disitir lebih dari 2 kali, sehingga total terdapat 316 judul buku berbeda yang disitir oleh mahasiswa Jurusan Agribisnis. Pada proses pengecekan ketersediaan dokumen yang telah peneliti lakukan, peneliti mendapatkan hasil ketersediaan buku sebanyak 56 buku atau 18% buku tersedia di perpustakaan, buku yang tidak tersedia sebanyak 245 buku atau 77%, serta buku yang sempat perpustakaan miliki namun buku tersebut hilang sebanyak 15 buku atau 5%. Data menunjukkan bahwa ketersediaan buku yang digunakan pada skripsi Jurusan Agribisnis pada tahun 2017-2021 secara keseluruhan sangat sedikit. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa koleksi di Perpustakaan Universitas Widyagama Malang dalam bidang agribisnis masih sangat sedikit karena kesenjangan antara koleksi yang tersedia dengan tidak tersedia pada tabel diatas terlihat sangat jelas dan jauh. Ketersediaan koleksi di perpustakaan perguruan tinggi sangat diharapkah oleh para sivitas akademik. Penyediaan layanan koleksi buku merupakan salah satu peran dari perpustakaan perguruaan tinggi yaitu menyediakan bahan perpustakaan dan akses informasi untuk menunjang kegiatan perkuliahan khususnya penulisan karya ilmiah. Berdasarkan hasil evaluasi ketersediaan buku sitiran yang menunjukkan 77% buku tidak tersedia yang artinya perpustakaan masih kurang dalam menyediakan akses infomasi untuk kebutuhan mahasiswa Jurusan Agribisnis. Berdasarkan hasil penelitian ini perpustakaan perlu melakukan pengembangan koleksi khususnya pada Jurusan Agribisnis untuk menunjang peran perpustakaan dalam memberikan layanan penyedia informasi. Tahapan berikutnya adalah melakukan analisis untuk pertimbangan judul buku yang bisa menjadi pengadaan di Perpustakaan Universitas Widyagama Malang ini. Perpustakaan memang perlu bertanggung jawab dalam memilah dan mengolah koleksi yang tersedia. Pemilihan pertimbangan pengadaan berkorelasi dengan evaluasi keterpakaian koleksi. Perpustakaan yang baik mampu melaksanakan tujuannya dalam melayani kebutuhan penggunanya. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh unsur penting dalam bahan pertimbangan ini yaitu buku, pengarang, jumlah sitiran, tahun terbit, bahasa dan keterangan ketersediaan koleksi sebagaimana terdapat dalam Tabel 4. Tabel 4. Persentase Sitiran berdasarkan Jenis Dokumen No Judul Buku Pengarang Sitiran Tahun Bahasa 1 Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis Freddy Rangkuti 11 2016 Indonesia 2 Ilmu Usahatani Surati 7 2015 Indonesia 3 Agribisnis Teori dan Aplikasi Soekartawi 7 2013 Indonesia 4 Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D Sugiyono 6 2015 Indonesia 5 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Suharsimi Arikunto 6 2013 Indonesia Sumber: Data diolah Peneliti (2021) Usulan judul yang diberikan difokuskan pada jenis dokumen buku, dikarenakan berdasarkan hasil penelitian jumlah dokumen yang lebih sering disitir adalah buku. Penentuan judul-judul tersebut dipilih berdasarkan pada judul buku yang memiliki peringkat sitiran teratas atau paling sering disitir oleh mahasiswa dalam penyusunan skripsinya dan memiliki tahun terbit diatas tahun 2005 berdasarkan pada perhitungan usia paro hidup dan keusangan buku yang telah dilakukan pada tahap penelitian sebelumnya.
Conclusion
Berdasarkan hasil pengumpulan data, analisis data, dan pembahasan dalam penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa tingkat keterpakaian pada skripsi mahasiswa Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021 masih rendah. Hasil pengumpulan data menunjukkan jumlah seluruh sitiran yang disitir pada skripsi mahasiswa Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021 berjumlah 787 dokumen dengan rata-rata sitiran sebanyak 28 sitiran per skripsi. Tingkat keterpakaian literatur dalam bentuk buku pada penulisan skripsi mahasiswa Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021 masih mendominasi, diperkuat dengan hasil pernelitian yang menunjukkan bahwa buku disitir sebesar 56,5% atau setengah dari seluruh sitiran skripsi. Mahasiswa juga memiliki kecenderungan menggunakan buku pengantar untuk referensi penulisan dan buku metode penelitian untuk mendukung keberlangsungan penelitian. Hasil menunjukkan mahasiswa sering mengutip buku karya Soekartawi yang mana buku tersebut merupakan buku pengantar dengan jumlah 5 judul buku yang disitir lebih dari 3 kali serta terdapat 9 judul buku lainnya yang merupakan buku pengantar. Tingkat keterpakaian koleksi buku baru pada penulisan skripsi mahasiswa Jurusan Agribisnis tahun 2017-2021 juga masih rendah, namun berbeda dengan tingkat keterpakaian koleksi lokal sangat tinggi. Berdasarkan hasil perhitungan usia paro hidup menunjukkan mahasiswa boleh menggunakan koleksi buku 15 tahun terakhir sebagai referensi penulisan skripsi, sedangkan data menunjukkan masih ada 51% buku atau setengah buku sitiran yang digunakan mahasiswa pada penulisan skripsi melebihi 15 tahun atau dianggap telah usang. Perpustakaan Universitas Widyagama Malang perlu melakukan pembaharuan koleksi untuk mendukung mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan literatur. Penggunaan koleksi lokal atau koleksi berbahasa Indonesia menjadi mayoritas dalam sitiran skripsi mahasiswa Jurusan Agribisnis, dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan sebanyak 96,62% buku sitiran berbahasa Indonesia sehingga perpustakaan dapat memfokuskan pada pengadaan koleksi buku berbahasa Indonesia. Tingkat keterpakaian koleksi yang tersedia pada Perpustakaan Universitas Widyagama Malang masih sangat minim, hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian ketersediaan koleksi buku yang disitir pada skripsi mahasiswa yang menunjukkan sebesar 18% buku tersedia, 77% buku tidak tersedia, 5% buku hilang. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut Perpustakaan Universitas Widyagama Malang perlu melakukan pengembangan koleksi khususnya pada Jurusan Agribisnis sehingga mahasiswa dapat menggunakan fasilitas yang terdapat pada perpustakaan dan juga menunjang peran perpustakaan dalam memberikan layanan penyedia informasi. Terdapat 5 judul buku yang dapat menjadi bahan pertimbangan pengadaan yaitu buku berjudul “Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis” karya Freddy Rangkuti, “Ilmu Usahatani” karya Suratiyah, “Agribisnis Teori dan Aplikasi” karya Soekartawi, “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D” karya Sugiyono, dan “Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik” karya Suharsimi Arikunto.