Kembali
16
1
2021 Jurnal El-Pustaka Vol 2 · 2 ISSN 2775-6939

PERANCANGAN SISTEM JURNAL ONLINE BERBASIS ANDROIDDI PERPUSTAKAAN

Institut Bisnis dan Informatika Indonesia; Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Abstract

The development of information technology allows the development of an innovative library service system, one of which isthe development of a journal management system. Research purposesto develop an android-based online journal system in library. Theresearch method uses a prototype system development method withfive stages. The results of this study succeeded in developing anandroid-based online journal system with several search, submit andreview journal features. The results of the system testing show thatthe web design is attractive to users with a score of 4.0; reliability isgood enough to get a mean of 3.0; (c) Responses is quite good with ascore of 3.0; security 3.0 the system's ability to maintain user datasecurity is good enough; Functionality is quite good with 3.0;Attractive is very interested in the 5.0 score; Personalization 3.0, thisshows that the availability of information to ask questions is goodenough.
Keywords: Android · M-library · Online Journal

Introduction

Pengguna teknologi mobile beberapa tahun terakhir jumlahnya terus meningkat. 1 Hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)tahun 2018 menyebutkan bahwa pengguna internet yang menggunakan perangkat mobilesebanyak 63,1 juta penduduk atau sekitar 47,6% dan akan terus menerus mengalamipeningkatan.2 Teknologi mobile ini dapat diterapkan di perpustakaan sebagai upaya inovatif untuk meningkatkan layanan kepada pemustaka khususnya pemanfaatan jurnal. Salah satu penerapan teknologi mobile adalah berbasis android.3 Android dapat diimplementasikan di Institut Bisnis dan Informatika Indonesia(IBII) dengan cara membangun sebuah sistem jurnal online yang berupa hasil penelitiandosen dan mahasiswa. Adapun perkembangan sistem jurnal online yang diimplementasikan saat ini dirasa masih kurang fleksibel karena hanya bisa dilakukanoleh komputer yang tersambung kejaringan internet, sehingga perlu dirancang suatuaplikasi sistem jurnal online berbasis android yang mampu memenuhi kebutuhanfleksibelitas dari para pengguna untuk dapat melakukan akses kapanpun dan dimanapundengan lebih efektif dan efesien.4 Berdasarkan hasil test mobile.ready website jurnalonline Institut Bisnis dan Informatika Indonesia mendapatkan 0.9 dari 5 skor, hal inimembuktikan bahwa website jurnal online perlu adanya pengembangan ke versi mobileberbasis android. Prabowo (2013) dalam penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem mobilejournal berbasis android sebagai referensi belajar mahasiswa.5 Sudaryanto (2017)melakukan penerapan online journal system (OJS) dalam mobile android dan diperolehhasil bahwa dari segi fungsi aplikasi OJS berbasis android lebih efisien untuk penggunamembaca artikel tanpa harus membuka browser.6 Tujuan penelitian ini adalah untukmerancang suatu sistem jurnal online berbasis android agar pengguna lebih fleksibel,efektif dan efisien dalam pengolahan dan pencarian informasi terutama publikasi ilmiahseperti jurnal penelitian. LANDASAN TEORI Jurnal Elektronik Jurnal elektronik atau e-journal adalah jurnal ilmiah pada media digital yang dapatdiakses melalui internet atau secara langsung melalui media penyimpanan elektronik. 7 Senthil (2018) menyebutkan fitur-fitur penting yang disediakan jurnal elektronik untukpenggunanya yakni kemudahan akses, link untuk sumber informasi lainnya, kemampuanmultimedia, akses jarak jauh, dan kemampuan penelusuran.8 Jurnal elektronik menjadi sumber utama dalam melakukan penelitian ilmiah. Pemanfaatan jurnal elektronik lebihpopuler di kalangan civitas akademika dan peneliti untuk tujuan penelitian, menulisartikel dan makalah konferensi. 9 Hasil penelitian Esh (2019) menunjukkan bahwa tren penggunaan jurnal elektronik juga meningkat pesat di University of North Bengal. Halini berarti jurnal elektronik telah menjadi bagian penting dari informasi untukpenelitian.10 Android Android adalah sebuah sistem operasi yang dapat digunakan pada smartphone dantablet yang berbasis linux. 11 Android menjadi tren di kalangan pengguna ponsel karena bisa membantu pekerjaan sehingga menjadi lebih mudah. 12 Sistem operasi android bersifat open source sehingga banyak programmer yang mengembangkan aplikasimaupun memodifikasi sistem operasi ini. 13 Android juga bisa digunakan di beberapa media pembelajaran.14 Sehingga dalam kegiatan belajar mengajar smartphone androiddapat dipakai sebagai basis pembuatan dan tau pengembangan media pembelajaran.

Method

Model prototyping digunakan dalam merancang sistem ini dengan tahapan penelitian yang dilakukan (Pressman 2015) pada gambar berikut: Gambar 1. Tahapan Penelitian 1) Komunikasi, melalui wawancara dengan stakeholder Perpustakaan Institut Bisnisdan Informatika Indonesia dan pengguna sistem untuk pengumpulan data yangdibutuhkan. 2) Perencanaan cepat, merepresentasikan kebutuhan fungsional sistem jurnal onlinedalam bentuk diagram use case yang diadaptasai dari hasil analisis wawancara. 3) Pemodelan perencanaan cepat, berupa tabel class diagram, perancangan basis dataentity relationship diagram (ERD) sebagai dasar membangun prototipe sistem jurnalonline. 4) Pembangunan prototipe, meliputi pembuatan desain antar muka dan fitur yangdisesuaikan dengan kebutuhan pengguna yang diimplementasikan menggunakanPHP dan MySQL. 5) Penyebaran, pengiriman, dan umpan balik, memberikan kuesioner kepada penggunajurnal online di Institut Bisnis dan Informatika Indonesia. Penentuan sampel dalampenelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yakni setiap populasi memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sampel. 16 Penyebaran kuesioner ini bertujuan untuk memperoleh umpan balik atau sudut pandang daripengguna tentang sistem jurnal online yang telah dibangun. Hasil penilaianresponden dihitung dengan menggunakan metode mean opinian score (MOS) yangmerupakan metode untuk mengukur kualitas sistem informasi secara subjektifdengan menghitung rata-rata. Adapun, cara mengitung rata-rata penilaian penggunasistem informasi yaitu dengan menggunakan skala pegukuran skor 5 = nilai tertinggidan skor 1 = nilai terendah. 17

Result & Discussion

Uraian hasil dan pembahasan dijelaskan melalui beberapa tahap berdasarkanmetode prototyping, yaitu tahap komunikasi, perencanaan cepat, pemodelan perencanaancepat, pembangunan prototipe, penyebaran, pengiriman dan umpan balik. Komunikasi Hasil analisis wawancara didapatkan bahwa pengguna sistem terdiri dari tiga aktoryaitu administrator, reviewer dan user. Masing-masing pengguna mempunyai hak aksesberbeda terhadap sistem Berikut ini hasil analisis kebutuhan sistem jurnal online InstitutBisnis dan Informatika Indonesia. Table 1. Hasil analisis kebutuhan pengguna sistem jurnal online No Kategori Pengguna Kebutuhan Pengguna 1 Administrator Mengelola jurnal yang disubmit oleh user 2 Reviewer Mereview jurnal yang disubmit oleh user 3 User Melakukan submit jurnal ke sistem Perencanaan Cepat Pada tahap ini hasil analisis kebutuhan sistem yang diperoleh dari tahapkomunikasi direpresentasikan dalam bentuk use case diagram. Terdapat tiga aktor yaituadministrator, review dan user. Aktor administrator memiliki beberapa aktifitas, seperti menyetujui data jurnal yang telah disubmit oleh user yang selanjutnya akan diterimareviewer untuk melihat data tersebut, aktor reviewer memiliki aktifitas meriview jurnaldan mempublish data jurnal yang telah disetujui oleh admin, sedangkan aktor usermemiliki beberapa aktifitas, yaitu melakukan input jurnal kedalam sistem dan mencaridata jurnal yang ada di sistem. Use Case Diagram Sistem Jurnal Online di Perpustakaanterdapat pada Gambar 2. Gambar 2. Use Case Diagram Sistem Jurnal Online Pemodelan Perencanaan Cepat Tahapan modeling quick design dilakukan dengan melakukan perancangan basisdata sesuai use case pada tahap perencanaan cepat. Keterhubungan antar tabel dalamdiagram tersebut menjadi acuan dalam pembuatan class diagram menunjukkan model ERD yang sudah dituangkan dalam bentuk 6 tabel database yaitu user, journal, rating,komentar, journal tampil dan journal akhir. Rancangan database sistem jurnal onlinedigambarkan dengan ERD yang terdapat pada Gambar 3. Gambar 3. Entity Relationship Diagram (ERD) Sistem Jurnal OnlinePembangunan Prototipe Berdasarkan analisis yang telah diperoleh pada tahap sebelumnya maka dihasilkandesain interface sistem jurnal online versi android sebagai berikut: Gambar 4. Tampilan Menu Admin Gambar 5. Tampilan Insert Jurnal Gambar 6. Tampilan PencarianPenyebaran, Pengiriman, Dan Umpan Balik Pengujian dilakukan bertujuan untuk mengetahui sistem yang dibuat telahmemenuhi kebutuhan pengguna. Pertanyaan pada kuesioner mencakup tentang webdesign (tampilan sistem), realibility (manfaat sistem), functionality (kelengkapan menupada sistem), effeciency (kecepatan sistem), dan attractivess (ketertarikan). Gambar 7. Hasil Pengujian Sistem Jurnal Online Gambar di atas menunjukan hasil kuesioner yang telah diberikan kepada respondenpengguna sistem yang mempunyai penilaian berbeda pada setiap kreteria pertanyaanyang diajukan. Berdasarkan hasil pengujian dapat dilihat bahwa nilai mean opinion score(MOS) pada (1) web design 4.0 yang menunjukkan bahwa tampilan sistem menarik bagipengguna; (2) realibility 3.0, kehandalan sistem saat digunakan cukup baik; (3)responsiness 3.0, kemampuan sistem untuk memberikan layanan yang tepat kepadapengguna cukup baik; (4) security 3.0, kemampuan sistem untuk menjaga keamanandata pengguna cukup baik; (5) functionality 3.0, kelengkapan menu pada sistem cukupbaik; (6) attractivess 5.0, ketertarikan menggunakan sistem sangat tertarik; (7)personalization 3.0, hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan informasi untukmemberikaan pertanyaan cukup baik.

Conclusion

Perpustakaan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia telah berhasil mengembangkan sistem jurnal online berbasis android yang sebelumnya hanya bisadiakses melalui web dengan metode pengembangan sistem prototipe. Sistem ini dapatberjalan dengan baik dengan beberapa fitur utama yaitu submit, review dan pencarianjurnal. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi sivitas akademika untukmencari referensi secara lebih mudah dan efesien bagi pengguna dan pengelola jurnal. Sistem ini perlu penyempurnaan baik dari segi desain maupun fungsionalitas agar SaranKedepannya diharapkan adanya fasilitas desktop syang bisa diakses di teperpustakaan. Sehingga membuat perpustakaan minat sering dikunjungi. Karena minat kunjungmerupakan kecenderungan jiwa yang mendorong seseorang yang mengunjungi dan memanfaatkan perpustakaan. 18