Kembali
16
1
2022 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol 2 · 2 ISSN 2797-9393

BUKU SAKU VERSI ANDROID DAN iOS P3B PADANG BINTUNGAN KECAMATAN SUNGAI LIMAU KABUPATEN PADANG PARIAMAN

Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Abstrak

Pemuda Jorong Padang Bintungan dari dulu dikenal sebagai pemuda yang kreatif, kooperatif, kompak dan energik. Sampai saat ini masih banyak kegiatan yang dilakukan secara bersama untuk mencapai tujuan yang sudah disepakati bersama. Untuk terus menularkan semangat tersebut kepada generasi selanjutnya, diperlukan suatu pemikiran untuk bisa mendokumentasikan kisah-kisah heroik atau cerita utuh mengenai tokoh, tempat, dan peristiwa agar bisa diceritakan nanti oleh anak-cucu mereka. Penelitian ini dikembangkan menggunakan pemrograman mobile untuk bisa berjalan pada perangkat Android dan iOS. Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa terjadinya peningkatan minat para pemuda untuk mengetahui sejarah seputar Jorong Padang Bintungan.

Abstract

The Jorong Padang Bintungan youth has always been known as a creative, cooperative, unified and energetic youth. Until now, there are still many activities that are carried out together to achieve the goals that have been mutually agreed upon. In order to continue to transmit this spirit to the next generation, a thought is needed to be able to document heroic stories or complete stories about characters, places, and events so that they can be told later by their children and grandchildren. This research was developed using mobile programming to be running on Android and iOS devices. From this study, it was found that there was an increase in the interest of young people to know the history around Jorong Padang Bintungan.
Keywords: pocket book · padang bintungan · mobile programming

Introduction

Pengetahuan manusia dan kemampuan daya ingatnya memiliki keterbatasan yang bisa pudar bahkan hilang, apalagi bila hal-hal tersebut sudah tidak pernah lagi bersentuhan dengan pemilik pengetahuan itu dalam waktu yang relatif lama. Kemampuan mengingat bisa dikatakan tidak hanya kemampuan merekam informasi yang pernah dialami tetapi juga kemampuan untuk menerima, merekam dan memunculkan kembali informasi yang telah diketahui sebelumnya (Nofindra, 2019, h.23). Pengetahuan para pemuda mengenai asal-usul wilayah, sejarah tokoh, dan adat serta budaya yang ada di Jorong Padang Bintungan dirasa sudah mulai memudar. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor yang membuat jarak di antara sesama pemuda, juga tidak dipungkiri kemajuan teknologi sedikit demi sedikit menggerus unsur kebersamaan di dalam diri para pemuda. Sudah mulai sulit ditemukan para pemuda yang berkelompok melakukan suatu permainan bersama, karena mereka beranggapan bahwa permainan remaja sudah tidak lagi mengharuskan bertemu antar sesama, dapat dilakukan dari rumah masing-masing. Dalam hal kegiatan adat dan keagamaan, juga ada indikasi terjadi penurunan minat para pemuda. Semua itu membuat resah para tetua di kampung, karena bila dibiarkan terus begitu, maka pengetahuan para pemuda akan nagarinya sendiri juga ditakutkan semakin menurun, dalam beberapa puluh tahun ke depan dikhawatirkan sudah tidak ada lagi yang bisa menceritakan hal-hal baik tentang tokoh di Jorong Padang Bintungan dan kisah-kisah utuh tentang wilayah yang bisa diceritakan kepada anak-cucunya nanti. Berangkat dari keresahan itu, penulis tertarik melakukan penelitian untuk mengembangkan Aplikasi Android dan iOS Buku Saku agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jorong Padang Bintungan. 2. TINJAUAN PUSTAKA Masyarakat Minangkabau memiliki sejarah panjang mengenai adat, budaya dan sistem pemerintahannya. Karena Minangkabau itu sendiri sudah ada jauh sebelum sistem pemerintahan di negara kita ini. Hal ini disampaikan oleh seorang ahli bernama Wilken, dimana Wilken mengatakan bahwa sistem kekerabatan matrilineal merupakan yang tertua dari bentuk garis keturunan lainnya (Munir, 2015, h.14). Lebih lanjut, Munir menceritakan bahwa istilah dalam sistem kekerabatan masyarakat Minangkabau selain matrilineal juga genologis dan teritorial. Dalam sistem kekerabatan matrilineal ini garis keturunan adalah dari ibu dan wanita: anak-anaknya hanya mengenal ibu dan saudara-saudara ibunya; ayah dan keluarganya tidak masuk klan anaknya karena ayah termasuk klan ibunya pula. Pada tulisan lain disebutkan bahwa masyarakat Minangkabau termasuk ke dalam kelompok etnis dimana disampaikan oleh Rahmat bahwa kelompok etnis merupakan suatu populasi yang memiliki identitas berdasarkan kebudayaan tertentu dan biasanya memiliki leluhur yang sama (Rahmat, 2017, h.121).

Method

Penelitian ini menggunakan data yang bersumber dari wawancara dengan beberapa tokoh masyarakat dan pemuda pada bulan April sampai dengan Mei tahun 2022 di Jorong Padang Bintungan Nagari Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Tokoh yang di-wawancarai terdiri dari 1 (satu) orang tokoh adat dan 1 (satu) orang tokoh agama (tuangku), sementara dari unsur pemuda, terdiri dari 2 (dua) orang pemuda yang tinggal menetap di kampung dan 1 (satu) orang pemuda yang merantau.

Result & Discussion

Berdasarkan wawancara dengan masing-masing pihak, didapatkan informasi bahwa kebutuhan akan informasi mengenai wilayah, adat, tokoh, serta informasi lain yang bisa berguna bagi masyarakat Jorong Padang Bintungan baik yang berada di kampung maupun di perantauan. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah solusi yang dapat mengatasi masalah tersebut. a. Pengembangan Aplikasi Buku saku versi Android dan iOS menjadi salah satu solusi untuk tetap memelihara informasi dan sejarah seputar sosok, para tetua yang terdahulu, garis keturunan, tempattempat penting, adat dan budaya di Jorong Padang Bintungan. Aplikasi Buku Saku ini dapat diakses menggunakan perangkat telepon pintar, dikembangkan menggunakan kerangka kerja jQuery Mobile. Fitur yang dikembangkan pendaftaran akun, informasi sosok, sejarah, dan biodata pemilik akun. Sementara untuk penyegaran, ditambahkan fitur pengumuman, kabar terbaru dan taushiyah. Selanjutnya, supaya sesama anggota dapat saling mengenal dibuat fitur lihat daftar anggota. Gambar 1. Halaman login Bagi anggota yang sudah melakukan pendaftaran bisa login menggunakan nomor telepon dan passcode sesuai yang dibuat oleh anggota pada saat pendaftaran. Bila belum, anggota bisa meng-klik tombol Daftar. Pada halaman pendaftaran, anggota diminta untuk melengkapi isian nama, nama panggilan, alamat, email, nomor telepon, pekerjaan, passcode, dan foto. Semua isian diperlukan untuk digunakan admin sebagai bahan pertimbangan menyetujui usulan pendaftaran dari anggota. Hal ini dilakukan guna menghindari akses aplikasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kesalahan dalam memberikan akses kepada pihak yang tidak dikenal bisa mengakibatkan informasi yang ada di dalam aplikasi menjadi tidak sesuai sebagaimana diharapkan. Gambar 2. Tampilan halaman pendaftaran b. Wewenang Anggota Masing-masing anggota yang terdaftar dapat menambahkan informasi ke dalam aplikasi. Kebijakan akses untuk para anggota ini dibuat dengan harapan semuanya dapat memberikan kontribusi, sehingga sesama semakin menambah pengetahuan serta perpustakaan informasi masing-masing anggota. Penambahan fitur gambar pada setiap informasi dibuat untuk memperkuat daya ingat dan kenangan kepada setiap anggota yang melihat. Hal ini disebabkan kedekatan dan ikatan kekerabatan yang terjalin di Jorong Padang Bintungan sangat kuat. Di bawah ini, ditampilkan halaman utama aplikasi yang dapat diakses oleh anggota setelah disetujui oleh administrator. Gambar 3. Tampilan halaman utama Pada halaman utama, terdapat beberapa tombol yang akan mengantarkan anggota ke beberapa fitur yang tersedia di dalam aplikasi, diantaranya kabar terbaru, pengumuman, sejarah, sosok, taushiyah, anggota, akun saya dan satu fitur untuk keluar dari aplikasi. Gambar 4. Tampilan halaman kabar terbaru c. Kabar Terbaru Pada halaman kabar terbaru, seperti yang dapat dilihat pada gambar 4, ditampilkan informasi umum yang bisa dibagikan oleh sesama anggota. Kabar terbaru terdiri dari judul, uraian kabar atau informasi, dan bisa disertakan foto. Gambar 5. Tampilan halaman tambah kabar terbaru d. Pengumuman Anggota dapat mengirimkan pengumuman penting seperti undangan acara kepemudaan, kegiatan keagamaan, gotong royong atau pengumuman lain yang dirasa perlu untuk dibagikan ke sesama anggota. Di dalam pengumuman dibuat judul pengumuman, isi atau uraian lebih detail tentang pengumuman yang dimaksud, dan dapat disertakan foto agar lebih memperjelas maksud dari pengumuman tersebut. Gambar 6. Tampilan halaman pengumuman e. Sejarah Pada bagian sejarah, anggota dapat menceritakan banyak hal yang berkaitan dengan apapun di lingkungan Jorong Padang Bintungan seperti kawasan pemandian Lubuak atau Surau Pulai, sejarah bendungan besar yang konon sudah ada semenjak masa penjajahan Belanda, sejarah tabuah gadang atau bedug besar yang ada di Surau Lubuak konon bunyinya bisa terdengar sampai sangat jauh, dan banyak sejarah lain yang akan sangat menarik bila diceritakan kepada sesama anggota. Karena tidak semua anggota mengetahui hal tersebut, kalaupun ada yang tahu, cerita yang dimiliki bisa jadi belum lengkap. Dengan adanya fitur ini, anggota bisa saling melengkapi cerita seputar sejarah tentang Jorong Padang Bintungan. Semua Anggota memiliki hak akses untuk melakukan edit, sehingga bila dirasa ada yang perlu ditambahkan, bisa dilakukan oleh anggota. Gambar 7. Tampilan halaman sejarah f. Sosok Pada halaman sosok, anggota bisa saling bertukar informasi mengenai tokoh atau pribadi tertentu yang ada di lingkungan Jorong Padang Bintungan. Di sini anggota menceritakan sosok yang berpengaruh di bidang tertentu atau orang tua yang ada di kampung seperti datuak, tuangku, malin, labai, bilaa atau bilal, guru, orangtua dan lain-lain. Dalam membuat informasi mengenai sosok, sangat disarankan bisa menyertakan foto dari sosok yang dimaksud agar anggota lain yang membaca memperoleh gambaran yang lebih baik mengenai sosok yang dimaksud.

Conclusion

Berdasarkan uraian di atas, diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan aplikasi Buku Saku bagi pemuda di Jorong Padang Bintungan dapat memberikan suatu solusi terhadap keresahan para orangtua terhadap anaknya yang mulai tidak mengenali asal usul kampungnya. Pendekatan menggunakan teknologi dinilai memiliki keunggulan tersendiri karena pemuda saat ini lebih erat dengan teknologi, hampir semua anak muda memiliki perangkat telepon pintar di genggamannya. Terlebih lagi, aplikasi ini tersedia di 2 (dua ) platform Android dan iOS, ini memungkinkan semua pemuda bisa mengunduh aplikasi tersebut, apapun platform yang digunakannya. Pada prakteknya, masih diperlukan suatu sosialisasi tentang aplikasi ini kepada semua lapisan masyarakat agar bisa digunakan dan diperoleh manfaat sebagaimana diharapkan. Penulis menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat dalam penelitian ini, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuat formulasi yang lebih efektif dan efisien sehingga tujuan yang ingin dicapai bisa lebih tepat sasara