Kembali
16
1
2024 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol 4 · 1 ISSN 2797-9393

KEMUDAHAN AKSES INFORMASI LAYANAN E-RESOURCES YANG DILANGGAN UIN SUNAN KALIJAGA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI MAHASISWA MAGISTER

Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Abstrak

Layanan e-resources merupakan salah satu layanan informasi yang disediakan perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah layanan e-resources sudah mudah diakses dan sudah memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa magister serta upaya apa saja yang dilakukan perpustakaan untuk membantu mahasiswa mengakses layanan e-resources dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa magister. Kemudahan akses informasi dilihat indikator yang dikemukakan oleh Wang & Strong; mudah diakses, mudah ditemukan, lengkap, up to date, dan kemudahan mengoperasikan sistem. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini layanan eresources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga sudah mudah diakses dan sudah memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa magister. Dan upaya yang dilakukan perpustakaan sangat membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa magister.

Abstract

E-resources services are one of the information services provided by libraries to meet students' information needs. This research aims to see whether e-resources services are easy to access and meet the information needs of master's students and what efforts the library has made to help students access e-resource services to meet the information needs of master's students. Ease of access to information is seen from the indicators put forward by Wang & Strong; easy to access, easy to find, complete, up to date, and easy to operate the system. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data collection techniques were carried out by means of observation, indepth interviews and documentation. The results of this research are that the e-resources services subscribed to by the UIN Sunan Kalijaga library are easy to access and meet the information needs of master's students. And the efforts made by the library really help students in meeting the information needs of master's students.
Keywords: Ease of Access to Information · e-resources · information needs

Introduction

Perkembangan teknologi informasi berkembang sangat pesat. Perkembangan teknologi informasi ini memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi. Informasi yang membludak tersebut mengurangi kualitas dari informasi tersebut terutama bagi para penulis ilmiah yang diharapkan informasi yang didapat memiliki kualitas yang baik. Perpustakaan merupakan salah satu organisasi yang memberikan pelayanan informasi yang berkualitas. Dalam penerapanya perpustakaan akan selalu menjadi garda terdepan dalam perkembangan sebuah informasi. Bahwasanya perpustakaan menjadi tempat berlangsungnya siklus informasi mulai dari pembuatan, pencarian, penyimpanan penggunaan dan juga penyebaran dari informasi itu sendiri (Toba, H., Djajalaksana, Y. M., 2015) Dan dengan perkembangan teknologi informasi ini perpustakaan dituntut untuk memberikan pelayanan informasi yang bisa diakses kapan saja dan Dimana saja. Selain itu perpustakaan juga diharapkan dapat membantu pemustakanya untuk mengakses informasi yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan pemustakanya. Perpustakaan sebagai pusat informasi sudah seharusnya berusaha memberikan kemudahan kepada pengguna dalam memenuhi kebutuhan informasi. Salah satunya dengan layanan e-resources dimana pemustaka dapat mengakases sumber-sumber informasi elektronik dengan mudah tanpa adanya batas waktu dan tempat, e-resources dalam definisi yang dikemukakan (Johnson et al., 2012) dalam panduan yang dikeluarkan oleh IFLA (Internasional Federation of Library Associations and Institutions), menunjukan bahwa pada semua bahan (koleksi) yang membutuhkan akses komputer baik secara remote (jarak jauh) maupun secara lokal melalui komputer personal (PC), mainframe, atau perangkat mobile. Hal ini menunjukan bahwa setiap sumber informasi atau sumber daya informasi yang aksesnya melalui perangkat komputer, maka dapat dinamakan sebagai sumber daya elektronik atau e-resources seperti contonya yaitu jurnal ekeltronik (ejournal), buku elektronik (e-book) dan karya-karya referensi online lainnya. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah menyadiakan koleksi yang dapat diakses dari jarak jauh seperti, Ejournal, E-book dan lainnya yang terdapat dalam Digilib perpustakaan. Perpustakaan juga telah melanggan E-journal, Ebook dan lainnya atau yang disebut e-resources yang dilanggan perpustakaan. Berdasarkan obsevasi penulis dari website perpustakaan UIN Sunan Kalijaga https://lib.uin-suka.ac.id/ terdapat berbagai situs e-resources perpustakaan UIN Sunan Kalijaga yaitu, SCOPUS, Taylor & Francis Online, EBSCO, OXFORD, IG Publishing, PROQUEST, EMERALD, CAMBRIDGE, SAGE, Ebook KEMENAG, Perpustakaan Digital Islam, WILEY, SIAM, JSTOR, AAAS, Gale Database, Springerlink, IISTE, AACH, MORAREF, DOAJ, ISJD Neo, DOAB dan Garuda. Amin Abdullah (Mustika Sari & Amin, 2020) sebagai penggagas integrasi keilmuan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mendeskripsikan pola hubungan disiplin keilmuan keagamaan dan keilmuan non-keagamaan secara metaforis mirip dengan jaring laba-laba. Artinya, berbagai disiplin yang berbeda saling berhubungan dan berinteraksi secara aktifdinamis. Maksudnya, hubungan antar berbagai disiplin dan metode keilmuan tersebut bercorak integratifinterkonektif. Kurikulum untuk mahasiswa magister mengacu pada integrative interkonektif meskipun mahasiswa mengambil jurusan atau disiplin umum tetapi keilmuan tersebut di koneksikan pada keilmuan islam. Kurikulum yang mengacu pada integrative interkonektif ini menyebabkan kebutuhan informasi mahasiswa yang mengarah pada integrative interkonektif pula. Berdasarkan obesrvasi awal penulis masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengakses informasi sesuai kebutuhan mahasiswa termasuk dalam mengakses e-resources . maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai “Kemudahan Akses Informasi pada Layanan E-Resources yang Dilanggan UIN Sunan Kalijaga dalam Memenuhi Kebutuhan Mahasiswa Magister”.

Method

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi . penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan karena peneliti ingin mendeskripsikan apa yang dialami oleh subjek penelitian tentang sebuah fenomena bagaimana subjek mengalami, memaknai penglamannya seperti menyangkut pendapat, penilaian, perasaan, harapan, serta respon subjektif lainnya yang berkaitan dengan pengalaman tersebut (Abdi Hadi. Asori. Rusman, 2021). Dimana subjek penelitiannya adalah mahasiswa magister UIN Sunan Kalijaga, fenomena yang akan dibahas dalam mengenai pengalaman mahasiswa menggunakan layanan e-resources yang dilannggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Batasan dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengalaman mahasiswa menggunakan layanan e-resources dan apa layanan informasi yang disediakan perpustakaan untuk membantu mahasiswa dalam menggunakan layanan e-resources tersebut. Data primer dalam penelitian ini bersumber dari hasil keterangan narasumber , hasil observasi, rekaman selama proses penelitian berlangsung. Teknik penentuan narasumber dilakukan dengan purposive sampling yang telah disesuaikan dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakuakan dengan melakukan observasi, wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah disesuaikan dengan tujuan penelitian.

Result & Discussion

Kemudahan Akses Informasi Layanan E-Resources yang Dilanggan UIN Sunan Kalijaga Wang dan Strong menjelaskan bahwa kemudahan akses atau dengan kata lain aksesibilitas informasi adalah informasi yang mudah diakses, mudah ditemukan, cepat diakses, lengkap, dan up to date. Di bidang sistem informasi menjadi hal penting, karena pengguna akan lebih dekat kepada sistem digital daripada mereka harus menggunakan sistem manual. Wang (1996) berpendapat bahwa dimensi aksesibilitas adalah sesuatu yang harus diperhitungkan. Menurutnya indikator kemudahan akses informasi adalah kemudahan akses itu sendiri dan keamanan. Dalam hal kemudahan akses Wang dan Strong menekankan pentingnya peran sistem yang mudah diakses namun aman. Sistem ini juga harus bisa menyediakan informasi yang mudah dipahami dan memberikan konten yang memenuhi kuantitas dan volume data. Kemudahan mengoperasikan sistem dan sejauh mana informasi tersebut diproses dan dimanipulasi (Pertiwi, 2013). 1) Mudah Diakses Kemudahan dalam mengakses sumber informasi di perpustakaan salah satunya adalah eresources yang dilanggan perpustakaan merupakan hal yang sangat diperlukan pemustaka dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti dilapangan dari narasumber mahasiswa yang diajukan pertanyaan tentang bagaimana pendapat mereka mengenai kemudahan akses e-resources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga semua narasumber mahasiswa memiliki jawaban bahwa akses e-resources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga mudah atau gampang diakses. Seperti pernyataan NDN (mahasiswa tarbiyah) mengatakan bahwa “Kalo menurut saya tentang aksesibilitas eresources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga itu sesuatu hal yang baik, karena dalam mengakses e-resources itu tidak terlalu rumit. Artinya untuk cara mengaksesnya itu bisa dilakukan dengan mudah dan bisa dipahami dengan cepat”. 2) Mudah Ditemukan Sistem temu kembali informasi dirasa perlu untuk ditingkatkan lagi untuk pencarian informasi yang lebih spesifik sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang ada. Selain sistem informasi, kemampuan pemustaka dalam membuat kata kunci untuk informasi yang dicari juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Kata kunci yang dimasukkan sangat mempengaruhi informasi yang relevan dengan yang dibutuhkan. Dari wawancara yang dilakukan peneliti dengan pemustaka mahasiswa magister UIN Sunan Kalijaga dengan pertanyaan kesulitan yang dialami dalam menemukan informasi saat mengakses eresources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dan sebagian dari pemustaka menjawab mereka mengalami kesulitan pada saat memasukan kata kunci untuk menemukan informasi yang relevan. Seperti jawaban dari narasumber AZK (Mahasiswa Konsentrasi Psikologi Pendidikan Islam) mengatakan “Kesulitannya, mencari jurnal yang dituju agak-agak sulit, misalkan harus bermain kata kunci lagikan, nah disitu saya kebingungan apalagi kata kunci yang ditulis, biasanya kita mencari jurnal-jurnal berdasarkan tema, tidak ada judul pasti hanya baru tema, jadi tema-tema itu yang dicari dan kesulitan. Yah letak kesulitannya disitu menentukan kata kunci yang tepat untuk mencari jurnal-jurnal sesuai dengan apa yang kita dicari.” 3) Kelengkapan Informasi Ketersediaan informasi menjadi sebuah kemudahan dalam mengakses jika informasi yang mereka butuhkan terdapat pada perpustakaan atau database dimana mereka mencari informasi. Ketersediaan informasi pada eresources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga sudah cukup membantu dalam memenuhi kebutuhan pemustaka. Seperti yang dikatakan salah satu narasumber YN (Mahasiswa magister syari’ah) “Yah kalau ditanya memenuhi kebutuhan informasi saya rasa tidak sepenuhnya ya. Tapi kita bisa katakan kurang lebih memenuhi kalau di persentasikan sudah 80% sudah memenuhi informasi-informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan databasedatabase yang diinginkan.yah sisanya bisa dari informasi yang lain.” 4) Up To Date Para civitas akademik seperti peneliti, dosen dan mahasiswa lainnya memerlukan sarana komunikasi ilmiah yang dapat mendukung tugas-tugas akademik , terutama pada keperluan pengajaran dan penelitian. Dalam mendukung tugas-tugas akademik tersebut maka diperlukan sumber-sumber informasi yang selalu up to date atau terkini dalam membantu referensi tugastugas akademik tersebut. Informasi yang up to date atau terkini dihasilkan oleh para akademisi yang juga memerlukan sarana untuk mengkomunikasikan hasil-hasil riset secara luas dan cepat. Penerbitan elektronik yang menghasilkan karyakarya yang di upload secara elektronik merupakan alternatif yang memudahkan para civitas akademik dalam menyebarluaskan ide, gagasan dan temuan-temuan ilmiah para civitas akademik tersebut (Andayani, 2014). Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah menyediakan databasedatabase yang yang menaungi gagasan, ide, pemikiran dari para civitas akademik maupun ilmuan dalam bentuk elektronik atau e-resources yang terdapat pada website perpustakaan. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga juga menyediakan databasedatabase dari luar kampus yang dilanggan dalam memenuhi kebutuhan informasi civitas akademik termasuk mahasiswa. peneliti juga telah melakukan wawancara kepada mahasiswa magister yang menggunakan eresources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga mengenai pendapat pemustaka mengenai informasi e-resources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga up to date atau tidak, sebagian besar jawaban mahasiswa magister UIN Sunan Kalijaga bahwa e-resources yang dilanggan perpustakaan sudah up to date. Seperti jawaban dari salah satu narasumber Ayu (mahasiswa magister konsentrasi Ilmu perpustakaan dan Informasi) mengatakan bahwa “Ya menurut saya cukup up to date ya. Contohnya saya mencari informasi yang berhubungan dengan COVID 19 yang menjadi perbincangan beberapa tahun terakhir ini sudah dimuat dalam database e-resources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga.” 5) Kemudahan Menggunakan Sistem Kemudahan dalam menggunakan sistem perpustakaan akan sangat membantu pemustaka dalam mencari informasi perpustakaan. Dari informasi yang ditemukan peneliti dilapangan bahwa aksesibilitas sistem informasi eresources pada perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dikatakan cukup mudah, seperti yang dijelaskan oleh salah satu narasumber AY (mahasiswa magister konsentrasi ilmu perpustakaan dan informasi) bahwa, “Menurut saya aksesibilitas e-resources yang dilanggan perpustakaan UIN cukup mudah ya. Aksesibilitasnya bisa dengan mudah untuk diakses.” Hal ini terlihat pada sistem informasi tempat penyimpanan e-resources yang dilanggan perpustakaan yang terdapat pada web perpustakaan yaitu e-journal & e-book. Kebutuhan Informasi Mahasiswa Magister UIN Sunan Kalijaga dalam Akses Layanan E-resources Program Magister di UIN Sunan Kalijaga memiliki berbagai program studi, beragam program studi tersebut mengacu pada kurikulum integrative interkonektif. Dimana disiplin keilmuan umum dan disiplin ilmu keislaman disandingkan. Adanya kurikulum tersebut berdampak pada perpustakaan yang harus menyediakan informasi yang sesuai dengan kurikulum yang ada. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah berusaha menyediakan e-book dan ejournal yang mencakup disiplin ilmu yang ada di UIN Sunan Kalijaga. Dengan melanggan e-resources perpustakaan berharap bisa membantu kebutuhan informasi mahasiswa magister yang ada di UIN Sunan Kalijaga. Pemenuhan informasi yang dilakukan perpustakaan juga dirasakan mahasiswa seperti yang dirasakan narasumber ILM (mahasiswa Magister Konsentrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik) mengatakan “kalau kebutuhan informasi sendiri menurutku sudah terpenuhi mbak. Karena kita ada tema-tema baru itu juga banyak di e-resources itu”. Upaya Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Dalam Membantu Mahasiswa Magister Mengakses E-Resources Yang Dilanggan Perpustakaan Layanan e-resources yang dilanggan perpustakaan tidak hanya disediakan begitu saja. Agar layanan eresources yang dilanggan dimanfaatkan dengan optimal, perpustakaan menyediakan berbagai layanan informasi mengenai layanan dan penggunaan e-resources, seperti layanan: 1) User Education Layanan User Education merupakan kegiatan yang berbentuk literasi informasi mengenai layanan yang tersedia di perpustakaan kepada para civitas akademik khususnya mahasiswa. Pada layanan user education ini mahasiswa akan dijelaskan mengenai layanan yang ada di perpustakaan termasuk layanan eresources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Mahasiswa yang mengikuti user education merasakan hasil dari upaya perpustakaan dalam membantu mahasiswa mengakses layanan yang ada di perpustakaan salah satunya layanan e-resources. Seperti yang dirasakan oleh narasumber ASY (Mahasiswa Magister Konsentrasi Psikologi Pendidikan Islam) “pada saat user education pernah diterangkan cara mencari jurnal internasional gitu kan, langsung carinya agak susah begitu jadinya mikir ini apa kata kunci nya, dan memasukan beberapa kata kunci saya carinya itu tentang tema umum.” 2) Layanan Konsultasi Referensi Secara Langsung Pada layanan konsultasi tersebut mahasiswa bisa menanyakan mengenai berbagai kendala yang dialami dalam mencari referensi e-resources perpustakaan. Layanan konsultasi ini diberi nama “Curhat Mamake”, dengan harapan pemustaka terutama mahasiswa yang kesulitan mengakses layanan perpustakaan terutama pada akses layanan e-resources dapat langsung datang ke perpustakaan UIN Sunan Kalijaga atau bisa mengirim pesan melalui whatsapp yang tersedia di web perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. 3) Media Sosial Media sosial menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan untuk mempromosikan perpustakaan pada pemustaka dengan informasi-informasi yang ada di perpustakaan. Dengan media sosial ini juga perpustakaan UIN Sunan Kalijaga memanfaatkannya untuk memperkenalkan layanan eresources kepada pemustaka yang sebagian besar mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga menggunakan media sosial seperti Instagram dan Tiktok. Konten yang dibagikan dalam media sosial tersebut beragam dan beberapa konten mengenai akses layanan e-resources yang dilanggan perpustakaan dan bagaimana cara mengaksesnya. 4) Perayaan Hari Kunjung Perpustakaan Tidak hanya hari biasa saja perpustakaan UIN Sunan Kalijaga menyediakan layanan untuk membantu mahasiswa mengakses e-resources, pada peringatan hari kujung perpustakaan juga terdapat berbagai layanan yang membantu mahasiswa dalam mengakses informasi, salah satunya klinik e-resources. Pada kegiatan klinik e-resources mahasiswa yang kebingungan dalam mengakses eresources dapat menceritakan kesulitannya.

Conclusion

Kemudahan akses informasi dapat dilihat dari beberapa indikator yaitu dari mudah diaksesnya informasi, mudah ditemukannya informasi, kelengkapan informasi, up to date sebuah informasi, dan kemudahan dalam mengoperasikan sistem informasi. Dari penelitian yang telah dipaparkan dalam artikel ini kemudahan akses informasi layanan e-resources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga sudah dapat dikatakan mudah dalam mengakses informasi. Hanya saja kendala yang dirasakan mahasiswa yaitu menentukan kata kunci yang tepat dalam menemukan informasi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga juga melakukan upaya agar layanan eresources yang dilanggan perpustakaan dapat dimanfaatkan dengan optimal seperti layanan user education, layanan konsultasi “Curhat Mamake” yang tersedia di perpustakaan tepatnya dilantai 2 ruang referensi, pelayanan referensi juga dapat dilakukan dengan jarak jauh dengan menggunakan Whatsapp yang tersedia di website perpustakaan. Perpustakaan juga menggunakan media sosial dengan konten yang membantu mahasiswa dalam mengakses berbagai layanan perpustakaan salah satunya layanan e-resources. Tidak hanya hari biasa, perpustakaan juga memberikan layanan untuk membantu mahasiswa mengakses e-reources pada hari kunjung perpustakaan, disana mahasiswa dapat menceritakan kesulitan mengakses eresources. Dengan upaya ini maka kemudahan akses informasi layanan e-resources yang dilanggan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa magister.