EVALUASI PEMANFAATAN PUSTAKA GITA DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN BADUNG
Universitas Udayana; Universitas Udayana; Universitas Udayana
Abstract
Te Office of Archives and Library of Badung Regency has launched the I-Badung digital library application which later changed its name to Pustaka Gita. The innovation of Pustaka Gita or this digital library is to provide services to the general public, blind people and elementary school students without being limited by space and time.This study aims to determine the evalvbuation of the use of the Gita Library application by explaining that this application is accepted and used properly or otherwise by users. This study uses a descriptive type of research with a quantitative approach using the Technology Acceptance Model (TAM) evaluation model. Data collection techniques in this study used observation, literature study and questionnaires with 2 independent variables and 3 dependent variables. The technique of determining the informants used purposive sampling (aimed at) with a total of 99 verified user respondents and had used the Gita Library application. The results of the study show that the Gita Library application has been beneficial for the people who use it but its utilization is still relatively low.
Keywords:
Evaluasi Pemanfaatan
· Perpustakaan Digital
· Pustaka Git
Introduction
Perpustakaan merupakan sumber informasi bagi masyarakat serta memiliki peran penting di masyarakat. Perpustakaan saat ini berbeda dari perpustakaan kemarin yang lebih aktif mempromosikan koleksi yang dimilikinya kepada masyarakat yang dilayaninya serta memfasilitasi pemustaka untuk memperoleh kemudahan dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Peningkatan kualitaspelayanan di perpustakaan merupakan hal utama yang harus diperhatikan, dikarenakan kegiatan pelayanan di perpustakaan berhubungan langsung dengan pemustaka. Saat ini kegiatanpelayanan dipermudah dengan adanya teknologi di perpustakaan, katalog berubah menjadi katalog elektronik, koleksi perpustakaan juga dialihmediakan ke bentuk elektronikyang dapat mempermudah temu kembali informasi. Pada era serba digital seperti saat ini, keberadaan perpustakaan dapat disebarkan dengan mudah pada masyarakat berkat adanya akses teknologi dan internet.Perpustakaan saat ini paling kurang telah memiliki websiteperpustakaan danOnline Public Access Catalogue(OPAC). Website perpustakaan berisi informasi mengenai keberadaan perpustakaan, layanan yang disediakan serta berbagai macam program yang telah dan yang akan dilakukan. Sarana temu kembali informasi atau yang biasa disebut dengan OPACdigunakan pemustaka untuk mengetahui bahan pustaka yang dibutuhkan adaatau tidakdi perpustakaan. Selain itu, hadirnya perpustakaan digital (digital library) memberikan kemudahan kepada pemustaka untuk mengakses informasi juga bagi pengelola perpustakaan untuk melayani maupun mengolah perpustakaannya. Perpustakaan digital menjadi yang paling banyak diadaptasi saat ini karena dapat diakses kapan saja. Hadirnya perpustakaan digital diharapkan mampu meningkatkan kegemaran membaca berkat kemudahan akses yang disuguhkan. Salah satu perpustakaan umum yang ada di Jalan Raya Sempidi, Mengwi, Kabupaten Badung, Bali Indonesiayaitu Dinas Kearsipandan Perpustakaan Kabupten Badung. Bersamaan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Badung memanfaatkan perkembangan yang ada untuk pengembangan layanan perpustakaanya. Dalam usaha melayani pemustaka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Badung telah memilikiwebsiteresmi dan aplikasi perpustakaan dalam genggaman yang sebelumnya bernama I-badungkemudian berganti nama menjadi Pustaka Gita yang berarti perpustakaan digital. Pustaka Gita meruapakn aplikasi perpustakaan digital (e-pustaka) yang dilengkapi denganeReaderuntuk membaca eBookdan fitur sosial media yang dimiliki oleh Badan Perpustakaan Nasional (Pustaka Gita) kerjasama dengan PT. Woolu Aksara Maya (Aksaramaya) sebagai pengembang aplikasi. Inovasi Pustaka Gita atau perpustakaan digital ini menyediakan layanan untuk masyarakat umum, anak-anak sekolah dan penyandang tuna netra. Pustaka Gita sudah ada sejak tahun 2018 dan masih digunakan hingga saat ini. Aplikasi Pustaka Gita ini dapat diakses di berbagai medium perangkat mulai dari desktop dan pcberbasis situs (web-based), netbookdan tab based hybrid (tab-based application), dan mobile(smatphone based application). Perpustakaan digital Pustaka Gita sebagai bentuk ikut serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung dalam implementasi teknologi informasi di dunia perpustakaan dan telah digunakan selama kurang lebih 4 tahun sejak tahun 2018. Informasi mengenai aplikasi Pustaka Gita juga dapat dijumpai di websiteresmi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung. Berdasarkan observasi awal oleh penulis, aplikasi Pustaka Gita telah memiliki 1.474 judul dengan jumlah eksemplar 37.177 dari data tahun 2021. Jumlah pengguna secara keseluruhan yang telah mendownload aplikasi Pustaka Gita dari data tahun 2021 berjumlah 13.818 dengan 11e-pustaka. Hadirnya aplikasi Pustaka Gita yang telah berlangsung cukup lama di wilayah Kabupaten Badung menimbulkan suatu pertanyaan bahwa apakah aplikasi perpustakaan digital ini sudah diterima dan dimanfaatkan dengan baik atau bahkan sebaliknyaoleh pengguna. Penelitian ini mengenai evaluasi pemanfaatan aplikasi perpustakaan digital Pustaka Gita Kabupaten Badung menggunakan model evaluasi TAM untuk mencoba mempelajari minat pengguna menggunakan sumber informasi ini yang dimana minat pennguna menggunakan sumber informasi berpengaruh terhadap kepercayaan untuk menerima teknologi informasi yang dapat memotivasi mereka untuk menggunakan aplikasi Pustaka Gita.Penelitian tentang Pustaka Gita sebagai perpustakaan digital Kabupaten Badung untuk mengetahui tingkat pemanfaatannya, penulis mengambil judul tentang “EvaluasiPemanfaatan Pustaka Gita di Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Badung”Untukmengetahui evaluasi pemanfaatan Pustaka Gita di Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Badung diharapkan dapat memberikan manfaat yaitu:1.Manfat Teoritispenulisan ini untuk memberikan sumbangan pemikiran terhadap bidang ilmu perpustakaan secara khusus mengenai layanan perpustakaan digital dalam setiap kabupaten kota di Provinsi Bali untuk mencapai satu tujuan bersama yakin meningkatkan minat masyarakat.2.Manfaat Praktispenulisan ini adalah untuk memberikan acuan bagi perpustakaan untuk menerapkan teknologi informasi dalam mempermudah kegiatan pelayanan di perpustakaan
Method
Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif pada aplikasi tersebut memberikan data numerik menggunakan beberapa instrumen penelitian berupa kuisioner dengan model evaluasi technology acceptance model(TAM).PopuIasi daIam peneIitian ini adaIah seluruh pengguna atau useryang mendownload aplikasi Pustaka Gitadan telah terverifikasi menjadi anggota perpustakaan digital Pustaka Gita. Peneliti memakai rumus Slovin yang bertujuan untuk mendapatkan sampel yang mewakili.Hasilya dhitung sebagai berikut:Berdasarkan perhitungan di atas, menggunakan 99orang sebagai sampel.Pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan studi pustaka. Cara menganalisis data menggunakan analisis regresi linear berganda terdiri dari uji koefisien determinasi (r2), uji T dan uji F. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel X terhadap variabel Y, dimana diketahui variabel bebas (X) merupakan Perceived Usefulnessdan Perceived Ease of Usesedangkan variabel terikat (Y) adalah Attitude Toward Using, Behavioral Intention, dan Actual Technology System Use.Instrumen yang digunakan berupa kuesionermenggunakan tiga uji yaitu uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik
Result
Perpustakaan Digital Pustaka GitaLayanan perpustakaan digital Pustaka Gita merupakan layanan bagi masyarakat umum Kabupaten Badung Provinsi Bali. Pustaka Gita adalah sebuah platform media sosial untuk mengakses e-bookstore dan e-pustaka, membangun jaringan atau komunitas sesama pembaca, dan juga e-reader untuk membaca e-book. Aplikasi Pustaka Gita dapat diunduh secaragratis di Play Storeuntuk Androiddengan kata kunci Pustaka Gita serta dapat juga mengunduh melalui website www.PustakaGita.go.iduntuk format hybridyang diakses menggunakan PC. Pustaka Gita sebelumnya bernama I-Badung yang diluncurkan pada tanggal 20 September 2018 di ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Inovasi dengan nama baru Pustaka Gita diberikan langsung oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suisa pada tanggal 30 September 2019.Layanan aplikasi ini dapat digunakan oleh semua orang dengan cara mendownload dan mendaftar di aplikasi Pustaka Gita. Setelah terdaftar pengguna dapat mengakses berbagai macam e-book yang terdapat di aplikasi dan dapat dipinjam sebanyak mungkin dengan batas waktu peminjaman selama 7hari. Pada tampilan membaca di readerpengguna dapat mengubah tampilan menjadi white, sephia dan night. Aplikasi Pustaka Gita juga dapatdigunakan saat offlineapabila sudah masuk ke dalam Pustaka Gita saat masih menggunakan Pustaka Gita dan sudah mendownload atau mengunduh buku.4.2Karakteristik Responden Karakteristik responden yangpenulis pilih adalah pengguna aplikasi Pustaka Gitayang mendownload aplikasi dan terverifikasimenjadi anggota perpustakaandigital Pustaka Gita.푛=!"#!(%)²+푛="(.*+""#"(.*+"((.")!푛=!".$%!!"&,%!99,04= 99 responden Tabel 4.1Berdasakantabel diatas dapat dikatakan bhwa sebagian besar responden yang mendominasi dengan karakteristik pekerjan dari masyarakat umum berjumlah 38 orang responden dengan persentase 38%. Diikuti mahasiswa berjumlah28 orng rsponden dengan persntase 28%, aparatur sipil negara berjumlah 22 orng responden dengan persntase 22% dan pelajar berjmlah 11orang responden dengan persntse 11%.4.3Deskripsi Data Kuesioner 1Tabel 4.2Berdasarkndata pada diatas dapat dikatakan bhwa sebagian besar respnden mendapatkan sumber informasi mengenai aplikasi perpustakaan digital Pustaka Gita adalah dari website45 orngresponden dengan persntase sesar 46%, kemudian diikuti staf perpustakaan 38 orng respnden dengan persntase sebsar 38%, dan diri sendiri 16 orng respondendengan persentse sbesar 16%. Tabel4.3Berdasrkan data pada diatas dapat dikatakan bhwa waktu rsponden mengetahui adanya layanan perpustakaan digital Pustaka Gita 47 orng rsponden dengan persntase sbesar 48% di tahun 2021-2022, kemudian 31 orng rsponden dengn persentase sbesar 31% di tahun 2018-2019 dan21 orng rsponden dengan prsentase sebesar 21% di tahun 2020-2021. Pada tahun 2022 mulai meningkat kembali pengguna mengetahui adanya aplikasi ini sehingga dapat dikatakan penyebaran informasi tentang aplikasi ini mulai ditingkatkan kembali.Tabel 4.5Berdasrkan data dapat dikatakan bhwa tujuan rsponden mengakses aplikasi Pustaka Gita adalah menambah wawasan 72 responden dengan persentase sebesar 73%, kemudian penulisan skripsi atau karya ilmiah 14 relsponden dengan pjersentase sebsar 14% dn mengerjakan tugas 13 rsponden dengan persentase sebesar 13%. Hl ini sesai dngan distribusi responden menurut jenis kelamin yang sebagian besar adalah masyarakat umum.Tabel 4.5Berdsarkan data diatas dapat dikatakan bhwa intensitas rsponden mengakses aplikasi Pustaka Gita dalam sebulan tergolong rendah yaitu 63 responden dengan persentase sebesar 64% ≤ 3 kali dalam sebulan, kemudian 27 rsponden dengan prsentase sbesar 27%,03-5 kali dalam sebulan dan 9 responden dengan persentase sebesar 9% ≥ 5 kali dalam sebulan. Tabel 4.6Berdasarkn data diatas dapat dikatakan bahwa waktu yang dihabiskan respnden mengakses aplikasi Pustaka Gita tergolong rendah yaitu ≤ 30 menit 48 responden dengan persentase sebesar 49%, 30 menit –1 jam 36 orng rsponden dengan persntase sbesar 36% dan ≥ 1 jam 15 orng rsponden dengan prsentase sbesar 15%. Waktu mengakses dan seberapa sering mengakses saling berkaitan dan keduanya menunjukan persentasi rendah. Jumlah koleksi digital yang terdapat dalam aplikasi Pustaka Gita sebagai aplikasi perpustakaan digital belum ada penambahan sejak tahun 2020. Oleh karena itu, dapat mengurangiminat pengguna dalam mengakses koleksi pada aplikasi Pustaka Gita.4.4Deskripsi Data Kuesioner 2Penulis menjelaskan mengenai deskripsi data penelitian kuesioner dengan pernyataan yang berjumlah 24 yang dibuatkan berdasarkanmasing-masing variabel. Terdapat 5 variabel yaitu variabel X1Prceived Usefllnes (perseopsi manfaat), variabel X2 Prceived Easemof Use (persepsi kemudahan penggunan), variabel Y1Attiude Towrd Usig(Sikp Terhdap Penggunaan), variabel Y2 Bhavioral Inention(minat penggunaan), variabel Y3 Actual Techology System Use ( pemakaian actual teknologi).4.5Pengujian InstrumeMenggunakan pengujiann instrumentuji validitas, ujireliabilitasdan ujiasumsi klasikdengan menggunakaprogram Ststistic Produt and Servce Solction vers17.Uji ValiditasHasil uji kepada 99 rsponden dinyatakan valid berdasarkanPerson Product Moment lebih besar dari 0,30.Uji ReliabilitasHasiluji rliabilitas terhadap 24 pernyataan kepada 99 rsponden dinytakan reliabel krena Cronbach’sAlphabernilai lebih besar dari 0,60.Uji Asumsi Klasik 1.Multikolinearitas Nilai VIF dikatakan tidak terjadi multikolinearitas jika VIF tidak lebih dari 10. Berdasarkan hasil keseluruhan variabel X terbebas dari adanya multikolinearitas.2.HeterokedasitasPenelitianini tidak ada terjadi heterokedastisitas karena pada scatterplot tidak membentuk pola yang teratur.3.Normalitas Hasil uji normalitas dengan pengujian Kormoglov-Sminov pada setiap variabel dapat dikatakan bahwa normal krena nilai Asymp. Sig.lebih besar dari ketentuan yaitu0,05
Discussion
Pembhasan Hsil Perhitungan1.Penaruh Percived Usefullnesdan Perceived Ease of Useterhadap Attitude Toward Using System Penelitian ini diketahaui Perceived Usefullnesdengan nilai koofisien regresi dengan tanda sebesar 0,000 dan Perceived Ease of Usenilai koofisien regresi dengan tanda sebesar 0,009 dan probabilitas signifikansi sebsar 0,000 dan 0,009 < α tabel 0,05. Berdasrkan uji T ditemukan bhwa trdapat pengaruh Prceived Usefullnesdan Prceived Ease of Useterhadap Attitde Toward Using System. Hl ini mngartikan bhwa smakin bermanfaat dan mudah digunakan aplikasi perpustakaan digital Pustaka Gita, maka pengguna akan menggunakan aplikasi ini karena dinilai perlu dan juga dapat memberikan kesenangan bagi mereka.2.Pngaruh Perceived Usefulnesdan Pereived Ease of Useterhadap Behavoral IntentionPenelitian ini diketahaui Perceived Usefullnesdengan nilai koofisien regresi dengan tanda sebesar 0,000 danPerceivd Ease of Usenilai koofisien regresi dngan tnda sebesar0,001 dan probabilitassignifikansi sebesar 0,000 dan0,001 <α tabel 0,05. Berdasarkan uji T bhwa terdapat pengaruh Prceived Usefullnesdan Pereived Ease of UseterhadapBehavioraIntention. Hl ini mengartikan bahwa semakin bermanfaat dan mudah digunakan aplikasi perpustakaan digital Pustaka Gita, maka pengguna akan menggunakan aplikasi ini karena memiliki minat tersendiri yang diyakini dapat memenuhi kebutuhannya akan informasi serta membantu dalam menyelesaikan tugasnnya. 3.Pegaruh Prceived Usefulnesdan Perceied Ease of Useterhadap Actual Technology System UseDiketahaui Peceived Usefullnesdengan nilai koofisien regresi dengan tanda sebesar0,004 danPerceived Ease ofUsenilai koofisienregresi dengan tanda sebesar0,045 dan probabilitas signifikansi sebesar0,004 dan 0,045<α tabel 0,05. Uji T ditemukan terdapat pengaruh PerceivedUsefullnesdan Perceived Easeof UseterhadapActual Technology SystemUsa. Hal ini mengartikan bahwa semakin bermanfaat dan mudah digunakan aplikasi perpustakaan digital Pustaka Gita, maka pengguna akan terus menerus menggunakan aplikasi ini secara konsisten karena dipercaya sebagai sumber informasi yang baik
Conclusion
Berdasarkan hasil penelitian mengenai evaluasi pemanfaatan Pustaka Gita di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung, ditarik kesimpulan:1.Secara umum dari 99responden yangsudah terverifikasi dan pernah menggunakan aplikasi Pustaka Gita paling banyak dengan latar belakang sebagai masyarakat umum. 2.Sebagian besar dari responden mengatahui adanya Pustaka Gita dari website dan berita dengan tujuan mengakses untuk menambah wawasan. 3.Evaluasi pemanfaatan aplikasi Pustaka Gita menggunakan model evaluasi TAM untuk mengetahui tingkat pemanfaatanya menunjukkan bahwa penggunaan dan pemanfaatan aplikasi Pustaka Gita sudah diterima dan dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna tetapi pemanfaatannya tergolong masih rendah dalam mengakses aplikasi ini untuk memenuhi kebutuhan akan sumber informasi.4.Hasilanalisis regresi linear berganda dari 5 variabel menunjukan bahwa seluruhnya memiliki nilai yang signifikan yang memberi pengaruh berdasarkan dari hasil hipotesis dimana variabel Perceived Usefullnessdan Perceived Ease of Useberpengaruh terhadap Attitude Toward Using, Perceived Usefullnesdan Perceived Ease of Useberpengaruh terhadap Behavioral Intentiondan Perceived Usefullnesdan Perceived Ease of Useberpengaruh terhadap Actual Technology System Use.