PENGARUH LITERASI DIGITAL MAHASISWA TERHADAP INSTIKI E-LIBRARY
Universitas Udayana; Universitas Udayana; Universitas Udayana
Abstract
This study aims to determine the effect of student digital literacy mastery on the use of the INSTKI E-Library. This study uses a descriptive quantitative method approach. Quantitative is a process to findknowledge by using data in the form of numbers as a tool to find information. Research data obtainedfrom primary data and secondary data. Data analysis techniques in this study used validity tests,reliability tests, descriptive data analysis and simple linear regression analysis using SPSS (StatisticalPackage Social Science) software. The results of this study state that there is a significant influencebetween StudentDigitalLiteracy Mastery onthe Utilizationofthe INSTKIE-Library
Keywords:
DigitalLiteracy
· INSTIKILibrary
· E-Library
Introduction
Literasidigital berkaitan dengan kemampuan untuk memahami informasi, mengevaluasi, dan mengintegrasi informasi tersebut dalam berbagai format yang disajikan. Termasuk dapat mengevaluasi dan menafsirkan informasi secara kritis. Literasi digital juga mencakup penguasaan ide-ide, yang lebih menekankan pada proses berpikir kritis ketika berhadapan dengan media digital daripada kompetensi teknis sebagai keterampilan inti dalam literasi digital. Terdapat beberapa jenis media digital, di antaranya E-Book, E-Journal, Social Media, E-Commerce dan yang lainnya. Penelitian ini berfokus pada pembahasan terkait E-Library, yang di mana saat ini telah dimiliki oleh Perpustakaan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia. E-Library merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk memperbarui informasi terutama di kalangan civitas akademika, serta media untuk memperluas jaringan referensi bagi mahasiswa dalam menulis, mengerjakan tugas dan lainnya. Sehingga tidak hanya terpakupada referensi tercetak yang disediakan oleh perpustakaan. Keberadaan E-Library saat ini sangat penting bagi mahasiswa pada perguruan tinggi, terutama dalam membantu proses pencarian informasi akademik. Berdasarkan dari hasil observasi penelitian, saat ini masih banyak mahasiswa yang hanya mengandalkan laman website yang belum tentu jelas tingkat keakuratannya untuk kebutuhan menulis dan mengerjakan tugas lainnya dan belum banyak perpustakaan di Bali yang mempunyai sistem aplikasi E-Library. Kondisi ini yang sekaligus menjadi latar belakang penulis memilih judul “Pengaruh Penguasaan Literasi Digital Mahasiswa Terhadap Pemanfaatan INSTIKI E-Library.”
Method
Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif deskriptif. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis data deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Terdapat dua variabel yang digunakan oleh penulis. Kedua variabel tersebut merupakan Variabel Penguasaan Literasi Digital Mahasiswa dan Variabel Pemanfaatan Instiki E-Library. Populasi penelitian ini merupakan seluruh pengguna Perpustakaan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia dengan jumlah 7.613 orang. Keterangan: n = Ukuran Sampel N = Ukuran Populasi e = Taraf kesalahan sebesar 10% 1 = Konstanta Berdasarkan Rumus Slovin, sampel yang diperoleh dalam penelitian ini, yaitu: Dari jumlah populasi 7.613 orang maka besarnya sampel dalam penelitian ini berdasarkan Rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% adalah 99 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi langsung di tempat penelitian dan menyebarkan kuesioner. Jumlah pernyataan dari kuesioner untuk mendapatkan data sebanyak 12 pernyataan. Hasil pernyataan yang diperoleh dari jawaban kuesioner diuraikan dengan tabel dengan rumus P = F/N x 100%. Jawaban kuesioner diolah dengan uji validitas dan uji reliabilitas memakai software SPSS dan menggunakan analisis regresi linier sederhana.
Result
4.1 Deskripsi Data Penelitian Variabel X 1) Dari pernyataan “Saya sangat memahami cara menggunakan aplikasi INSTIKI E-Library dalam membantu menyelesaikan tugas kuliah” 14 responden dengan persentase 14,1% menjawab sangat tidak setuju, 1 responden dengan persentase 1,0% menjawab tidak setuju, 62 responden dengan persentase 62,6% menjawab setuju dan 22 responden dengan persentase 22,2% menjawab sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa pengguna perpustakaan sangat memahami cara menggunakan aplikasi INSTIKI E-Library dalam membantu menyelesaikan tugas kuliah. 2) Dari pernyataan “Saya dapat menggunakan istilah lain untuk mempermudah menemukan E-Book atau bahan baca pada aplikasi INSTIKI E-Library” 24 responden dengan persentase 24,2% yang menjawab sangat tidak setuju, 1 responden dengan persentase 1,0% menjawab tidak setuju, 68 responden dengan persentase 68,7% menjawab setuju dan 6 responden dengan persentase 6,1% menjawab sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa pengguna perpustakaan dapat menggunakan istilah lain untuk mempermudah menemukan E-Book atau bahan baca pada aplikasi INSTIKI E-Library. 3) Dari pernyataan “Saya memiliki literasi digital yang dapat membantu saya dalam mengoperasikan aplikasi INSTIKI E-Library” 11 responden dengan persentase 11,1% menjawab sangat tidak setuju, 1 responden dengan persentase 1,0% menjawab tidak setuju, 54 responden dengan persentase 54,5% menjawab setuju dan 33 responden dengan persentase 33,3% menjawab sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa pengguna perpustakaan memiliki literasi digital yang dapat membantu saya dalam mengoperasikan aplikasi INSTIKI E-Library. 4) Dari pernyataan “Saya lebih tertarik membaca E-Book daripada buku cetak untuk membantu meningkatkan literasi” 11 responden dengan persentase 11,1% menjawab sangat tidak setuju, tidak ada responden yang menjawab tidak setuju, 69 responden dengan persentase 69,7% menjawab setuju dan 19 responden dengan persentase 19,2% menjawab sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa pengguna perpustakaan lebih tertarik membaca E-Book daripada buku cetak untuk membantu meningkatkan literasi. 5) Dari pernyataan “Saya sering mencari sumber bahan baca menggunakan aplikasi INSTIKI E-Library terlebih dahulu sebelum mencari langsung ke perpustakaan” 37 responden dengan persentase 37,4% menjawab sangat tidak setuju, 3 responden dengan persentase 3,0% menjawab tidak setuju, 52 responden dengan persentase 52,5% menjawab setuju dan 7 responden dengan persentase 7,1% menjawab sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa pengguna perpustakaan sering mencari sumber bahan baca menggunakan aplikasi INSTIKI E-Library terlebih dahulu sebelum mencari langsung ke perpustakaan. 6) Dari pernyataan “Saya memiliki kemampuan dalam menggunakan OPAC” 37 responden dengan persentase 37,4% menjawab sangat tidak setuju, 5 responden dengan persentase 5,1% menjawab tidak setuju, 51 responden dengan persentase 51,5% menjawab setuju dan 6 responden dengan persentase 6,1% menjawab sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa pengguna perpustakaan memiliki kemampuan dalam menggunakan OPAC. 7) Dari pernyataan “Saya lebih sering membaca E-Book daripada buku cetak melalui aplikasi INSTIKI E-Library” 24 responden dengan persentase 24,2% menjawab sangat tidak setuju, 2 responden dengan persentase 2,0% menjawab tidak setuju, 53 responden dengan persentase 53,5% menjawab setuju dan 20 responden dengan persentase 20,2% menjawab sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa pengguna perpustakaan lebih sering membaca E-Book daripada buku cetak melalui aplikasi INSTIKI E-Library. 8) Dari pernyataan “Saya memiliki kemampuan dalam membuat pendapat terhadap informasi yang ditemukan” 45 responden dengan persentase 45,5% menjawab sangat tidak setuju, 3 responden dengan persentase 3,0% menjawab tidak setuju, 45 responden dengan persentase 45,5% menjawab setuju dan 6 responden dengan persentase 6,1% menjawab sangat setuju
Conclusion
Kesimpulan penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Penguasaan Literasi Digital Mahasiswa Terhadap Pemanfaatan INSTIKI E-Library. Bentuknya yang dapat dilihat dari Penguasaan Literasi Digital yang dimiliki pengguna perpustakaan yaitu pengguna perpustakaan sangat mampu memahami bagaimana cara menggunakan aplikasi INSTIKI E-Library dan juga pengguna mampu menggunakan istilah lain untuk mempermudah dalam melakukan pencarian bahan pustaka (Boolean Search). Pemustaka juga memiliki kemampuan dalam menggunakan Online Public Access Catalog (OPAC) Perpustakaan dan pengguna juga mampu menciptakan ulang sumber informasi.