Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Mahasiswa di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya; Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya; Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian skripsi mahasiswa di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya dari tahun 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode bibliometrik (analisis cooccurrence dari perhitungan co-word). Analisis bibliometrik untuk mengidentifikasi kata kunci yang paling sering muncul dan menganalisis frekuensi kemunculannya untuk mengetahui topik-topik penelitian yang dominan pada skripsi mahasiswa di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya. Visualisasi data dilakukan dengan menggunakan aplikasi VOSviewer untuk menggambarkan hubungan antar kata kunci yang sering muncul bersamaan dalam satu penelitian. Berdasarkan hasil analisis perangkat lunak VOSviewer tren penelitian mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Surabaya dari tahun 2020 hingga 2024 adalah sebagai berikut: 1) Jurusan Analis Kesehatan, memiliki tren penelitian tentang Candida Albicans, Staphylococcus Aureus, Hemoglobin, Escherichia Coli dan Diabetes Melitus; 2) Jurusan Gizi, memiliki tren penelitian tentang Status Gizi; 3) Jurusan Kebidanan, memiliki tren penelitian tentang Nifas, Asuhan Kebidanan dan Pengetahuan; 4) Jurusan Keperawatan, memiliki tren penelitian tentang Pengetahuan, Hipertensi, Asuhan Keperawatan, Covid19, dan Lansia; 5) Jurusan Keperawatan Gigi, memiliki tren tentang Pengetahuan, Karies Gigi, Ibu Hamil dan Kebersihan Gigi dan Mulut; 6) Jurusan Kesehatan Lingkungan, memiliki tren penelitian tentang Perilaku, Bod dan Kondisi Fisik Rumah; dan 7) Jurusan Teknologi Elektromedik, memiliki tren penelitian tentang BPM, Kalibrasi, Suhu, Arduino, dan SPO2
Abstract
This study aims to determine the trends in student thesis research at the Surabaya Ministry of Health Polytechnic from 2020 to 2024. This study employs the bibliometrics method (co-occurrence analysis of co-word calculations). Bibliometric analysis is used to identify the most frequently occurring keywords and analyse their frequency of occurrence to determine the dominant research topics in student theses at Poltekkes Kemenkes Surabaya. Data visualisation was performed using the VOSviewer application to illustrate the relationships between keywords that frequently appeared together in a single study. Based on the results of the VOSviewer software analysis, the research trends of students at the Surabaya Ministry of Health Polytechnic from 2020 to 2024 are as follows: 1) The Health Analyst Department has research trends on Candida Albicans, Staphylococcus Aureus, Haemoglobin, Escherichia Coli and Diabetes Mellitus; 2) The Nutrition Department has research trends on nutritional status; 3) The Midwifery Department has research trends on postpartum care, midwifery care, and knowledge; 4) The Nursing Department has research trends on knowledge, hypertension, nursing care, COVID-19, and the elderly; 5) The Dental Nursing Department has research trends on Knowledge, Dental Caries, Pregnant Women, and Dental and Oral Hygiene; 6) The Environmental Health Department has research trends on Behaviour, Body, and Physical Conditions of Houses; and 7) The Electromedical Technology Department has research trends on BPM, Calibration, Temperature, Arduino, and SPO2.
Keywords:
Bibliometrics
· Research trends
· VOSviewer
Introduction
Dalam periode 2020-2024, dunia mengalami berbagai perubahan signifikan, termasuk pandemi COVID-19 yang telah memengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk sektor kesehatan (Matahari et al., 2021). Selain itu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta tren global seperti Sustainable Development Goals (SDGs) yang berkaitan dengan kesehatan, juga dapat memengaruhi arah penelitian (Alisjahbana & Murniningtyas, 2018). Oleh karena itu, analisis tren penelitian mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Surabaya pada periode ini menjadi relevan untuk melihat bagaimana institusi dan mahasiswanya merespons tantangan dan peluang tersebut, dimana perpustakaan dan pustakawan harus dapat memberikan dampak positif, memajukan perkembangan, meningkatkan pengetahuan, dan bahkan dapat berperan serta dalam mendukung program pemerintah dalam program SDGs (Mustar, 2021). Dengan penelitian ini, pustakawan Poltekkes Kemenkes Surabaya dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan tersebut melalui pengelolaan informasi dan sumber daya informasi yang efektif dan efisien (Mustar, 2023). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Surabaya sebagai institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan memiliki tanggung jawab dalam mencetak tenaga profesional yang kompeten dan adaptif terhadap dinamika kesehatan global (Poltekkes Kemenkes Surabaya, 2025). Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya didorong untuk melakukan penelitian sebagai bagian integral dari proses pembelajaran dan tugas akhir. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan kesehatan, penemuan metode diagnostik baru, pengembangan intervensi kesehatan masyarakat, serta pemahaman lebih mendalam tentang berbagai aspek kesehatan. Penelitian merupakan pilar utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjadi indikator kemajuan suatu institusi pendidikan (Mulyani & Haliza, 2021). Di lingkungan perguruan tinggi, aktivitas penelitian mahasiswa memiliki peran krusial tidak hanya dalam menghasilkan temuan baru, tetapi juga dalam melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis (Bachtiar, 2022). Tren penelitian yang berkembang di kalangan mahasiswa seringkali mencerminkan isu-isu terkini, prioritas akademik institusi, serta kebutuhan masyarakat akan solusi inovatif (Muharram et al., 2024). Mengkaji tren penelitian dosen (Mubarok & Istiana, 2022) maupun mahasiswa (Antasari, 2023) telah dilakukan dengan menggunakan analisis bibliometrik. Namun memahami tren penelitian mahasiswa menjadi penting untuk mengevaluasi relevansi kurikulum, mengidentifikasi area riset dan mengoptimalkan dukungan bagi pengembangan kapasitas peneliti muda. Tren penelitian biasanya disebut juga sebagai kecenderungan penelitian yang berasal dari analisis bibliometrik. Istilah bibliometrik dalam bahasa Indonesia atau bibliography dalam bahasa Inggris, secara etimologi berasal dari dua kata yaitu biblio dan metrics. Biblio berarti buku, sedangkan metrics berarti mengukur (Hakim, 2020). Menurut Pritchard (1969) bibliometrik adalah “Applying mathematical and statistical tools to books and other forms of communication,” yang artinya aplikasi metode matematika dan statistika pada buku dan media komunikasi tertentu. Bibliometrik adalah bentuk evaluasi kuantitatif atas berbagai publikasi yang menggunakan perhitungan statistika dan matematika (Sulistyo-Basuki, 2002). Bibliometrik digunakan untuk mengevaluasi pola atau kecenderungan dalam penelitian ilmiah yang menggunakan metode kuantitatif (Kriswanto et al., 2019). Bibliometrik juga merupakan cabang ilmu pengetahuan yang dapat memberikan hasil analisis dan evaluasi pada bidang penelitian yang diteliti yang dapat bermanfaat bagi khalayak (Wahyudin et al., 2023). Penelitian ini menggunakan aplikasi VOSviewer untuk mengolah dan menganalisis data penelitian mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya selama periode tahun 2020-2024. Van Eck dan Waltman (2018) menjelaskan bahwa VOSviewer adalah aplikasi perangkat lunak untuk pemetaan menggunakan data jaringan, serta menampilkan dan menjelajahi peta. Alfitman (2019) mengatakan tujuan utama VOSviewer ditujukan untuk analisis jejaring bibliometrika, pada kenyataannya aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membuat, memvisualisasi, dan mengeksplorasi peta berdasarkan berbagai bentuk data jejaring. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya selama periode tahun 2020 hingga 2024. Data penelitian yang akan dikumpulkan mencakup judul penelitian, bidang kajian, metode penelitian yang digunakan, serta potensi kontribusi temuan. Dengan memahami tren ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran komprehensif mengenai fokus minat penelitian mahasiswa, area yang dominan atau kurang tereksplorasi, serta bagaimana penelitian mereka selaras dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Poltekkes Kemenkes Surabaya dalam menyusun kebijakan penelitian, mengembangkan kurikulum yang relevan, serta memberikan arahan bagi mahasiswa dalam memilih topik penelitian di masa mendatang.
Method
Penelitian ini merupakan penelitian bibliometrik (analisis kuantitatif co-word). Penggunaan metode bibliometrik ini dimaksudkan untuk memetakan tren penelitian mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Surabaya dari tahun 2020-2024. Pemetaan tersebut dilakukan dengan menganalisis kata kunci (co-word) pada tiap skripsi dan karya ilmiah dengan menggunakan pola pasangan kata yang muncul bersamaan (co-occurrence) untuk mengidentifikasi perkembangannya dalam bidang kesehatan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penelitian mahasiswa yang terdiri dari karya ilmiah dan skripsi mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Surabaya dari tahun 2020-2024 sebanyak 3.764 karya ilmiah dan 1.679 skripsi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan total sampling yang berarti semua populasi penelitian dijadikan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian bibliometrik (analisis kuantitatif co-word). Penulis mengumpulkan data bibliometrik melalui skripsi mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Surabaya dari tahun 2020-2024. Data bibliometrik dikumpulkan melalui website repository Poltekkes Kemenkes Surabaya. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan software VOSviewer. VOSviewer memiliki fungsi untuk menciptakan peta berdasarkan data jejaring, data bibliografik atau data teks. Jika peta dibangun berdasarkan data jejaring, maka file yang dibutuhkan adalah file VOSviewer (file peta atau file jejaring).
Discussion
Jurusan Analis Kesehatan Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Escherichia Coli, Staphylococcus Aureus, Diabetes Melitus, Hemoglobin, Infeksi Saluran Kemih, Kadar Hemoglobin, Indeks Eritrosit, Perokok Aktif, Petani, Serum Kontrol Komersial, dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 20202024 adalah tentang kesehatan sistem pencernaan (Gambar 1). Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 1. Visualisasi Tren Penelitian Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Candida Albicans, Staphylococcus Aureus, Hemoglobin, Escherichia Coli, Diabetes Mellitus, Anthelmintik, Asam Urat, Diabetes Mellitus, Kreatinin, Leukosit, dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah tentang jamur yang hidup secara alami di tubuh manusia. Gambar 2 menunjukkan gambaran umum tren penelitian pada Jurusan Analis Kesehatan. Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 2. Grafik Tren Penelitian Jurusan Analis Kesehatan di Poltekkes Kemenkes Surabaya Berdasarkan Gambar 2 dapat disimpulkan bahwa tren penelitian di Jurusan Analis Kesehatan adalah tentang Candida Albicans, Staphylococcus Aureus, Hemoglobin, Escherichia Coli dan Diabetes Melitus. Jurusan Gizi Program Studi DIII Gizi Surabaya Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Status Gizi, Pengetahuan, Anemia, Sikap, Stunting, Aktivitas Fisik, Obesitas, Daya Terima, Hipertensi, Nutritional Status, dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 tentang status gizi. Gambar 3 menunjukkan gambaran umum tren penelitian pada Jurusan Gizi. Gambar 3. Visualisasi Tren Penelitian Program Studi DIII Gizi Surabaya Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Berdasarkan Gambar 4 dapat disimpulkan bahwa tren penelitian di Jurusan Gizi adalah tentang Status Gizi. Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 4. Grafik Tren Penelitian Jurusan Gizi di Poltekkes Kemenkes Surabaya Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan Bangkalan Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Nifas, Neonatus, Persalinan Kontrasepsi, Asuhan Kebidanan, Berkelanjutan, Persalinan dan BBL, Kehamilan, Pelayanan Kontrasepsi, Asuhan Kebidanan Persalinan dan BBL, Bayi Baru Lahir, dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah tentang nifas (Gambar 5). Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 5. Visualisasi Tren Penelitian Program Studi DIII Kebidanan Bangkalan Program Studi DIII Kebidanan Bojonegoro Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Asi Eksklusif, Makan Beraneka Ragam, Penimbangan dan Status Gizi. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2021-2022 adalah tentang Asi Eksklusif. Program Studi DIII Kebidanan Magetan Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Asuhan Kebidanan, Kehamilan Trimester III, Komprehensif, Asuhan Kebidanan Berkesinambungan, Asuhan Kebidanan Komprehensif, Berkesinambungan, Kehamilan Resiko Tinggi, Masa Kehamilan Trimester III, Anemia, Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan Trimester III dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 20202024 adalah tentang Asuhan Kebidanan. Program Studi DIII Kebidanan Sutomo Surabaya Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Midwifery, Kehamilan, Asuhan Kehamilan (Antenatal Care) dan Asuhan Persalinan (Intranatal Care), Edukasi Ibu Hamil, Pemeriksaan Antenatal, Asuhan Kebidanan, Faktor Risiko, Anemia, Bendungan Asi dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah tentang Asuhan Kebidanan. Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Bersihan Jalan Napas, Fisioterapi Dada dan Ispa. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian pada tahun 2022 adalah tentang Bersihan Jalan Napas. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Pengetahuan, Sikap, Paritas, Dukungan Suami, Usia, Anemia, Faktor, Kecemasan, Status Gizi, Remaja dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 20202024 adalah Pengetahuan. Berikut ini gambaran umum tren penelitian pada Jurusan Kebidanan. Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 6. Grafik Tren Penelitian Jurusan Kebidanan di Poltekkes Kemenkes Surabaya Berdasarkan Gambar 6 dapat disimpulkan bahwa tren penelitian di Jurusan Kebidanan adalah tentang Nifas, Asuhan Kebidanan dan Pengetahuan. Jurusan Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Sidoarjo Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Pengetahuan Tentang, Stroke, Covid-19, Hipertensi, Pengetahuan, Balita, Dukungan Keluarga, Remaja, BBLR, Pengetahuan Ibu dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Pengetahuan (Gambar 7). Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 7. Visualisasi Tren Penelitian Program Studi DIII Keperawatan Sidoarjo Program Studi DIII Keperawatan Sutomo Surabaya Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Pengetahuan, Asuhan Keperawatan, Hipertensi, Covid-19, Remaja Putri, Sikap, Remaja, Balita, Kecemasan, Perilaku dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Pengetahuan. Program Studi DIII Keperawatan Sutopo Surabaya Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Remaja, Mahasiswa, Hipertensi, Lansia, Perilaku, Kecemasan, Remaja Putri, Anak Usia Sekolah, Balita, Dukungan Keluarga dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Remaja. Program Studi DIII Keperawatan Tuban Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Pengetahuan, Asuhan Keperawatan, Remaja, Sikap, Hipertensi, Lansia, Asuhan Keperawatan Keluarga, Diabetes Melitus, Dukungan Keluarga, Covid-19 dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Pengetahuan. Program Studi Pendidikan Profesi Ners Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Asuhan Keperawatan, Covid-19, Ibu Hamil, Diabetes Melitus, Asuhan Keperawatan Anak, Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif, Diabetes Melitus, Hipertensi, Pneumonia, Terapi Relaksasi Otot Progresif dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Asuhan Keperawatan. Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Pengetahuan, Hipertensi, Tekanan Darah, Pendidikan Kesehatan, Diabetes Mellitus, Kadar Gula Darah, Sikap, Booklet, Edukasi, Tingkat Pengetahuan dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2023-2024 adalah Pengetahuan. Berikut ini gambaran umum tren penelitian pada Jurusan Keperawatan. Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 8. Grafik Tren Penelitian Jurusan Keperawatan di Poltekkes Kemenkes Surabaya Berdasarkan Gambar 8 dapat disimpulkan bahwa tren penelitian di Jurusan Keperawatan adalah tentang Pengetahuan, Hipertensi, Asuhan Keperawatan, Covid-19, dan Lansia. Jurusan Keperawatan Gigi Program Studi DIII Kesehatan Gigi Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Pengetahuan, Karies Gigi, Siswa, Kebersihan Gigi Dan Mulut, Pengetahuan, Karies, Ibu Hamil, Orang Tua, Pasien, Kesehatan Gigi Dan Mulut dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Pengetahuan (Gambar 9). Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 9. Visualisasi Tren Penelitian Program Studi DIII Kesehatan Gigi Program Studi Sarjana Terapan Terapi Gigi Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Pengetahuan, Karies Gigi, Lansia, Menyikat Gigi, Orang Tua, Anak Prasekolah, Kebersihan Gigi Dan Mulut, Dental Caries, Ibu Hamil, Motivasi dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Pengetahuan. Berikut ini gambaran umum tren penelitian pada Jurusan Keperawatan Gigi. Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 10. Grafik Tren Penelitian Jurusan Keperawatan Gigi di Poltekkes Kemenkes Surabaya Berdasarkan Gambar 10 dapat disimpulkan bahwa tren penelitian di Jurusan Keperawatan Gigi adalah tentang Pengetahuan, Karies Gigi, Ibu Hamil dan Kebersihan Gigi dan Mulut. Jurusan Kesehatan Lingkungan Program Studi DIII Sanitasi Magetan Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Perilaku, Filtrasi, Kelelahan Kerja, Bod, Pengetahuan, Tss, Cod, Pondok Pesantren, Aerasi, dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Perilaku (Gambar 11). Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 11. Visualisasi Tren Penelitian Program Studi DIII Sanitasi Magetan Program Studi DIII Sanitasi Surabaya Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Diare, Perilaku, Sanitasi, Masa Kerja, Kondisi Fisik Rumah, Personal Hygiene, Sanitation, Suhu, Covid-19, Intensitas Kebisingan dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Diare. Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Perilaku, Aedes Aegypti, Rumah Sakit, Kondisi Fisik Rumah, Bioinsektisida, Bod, Environmental Health, Evaluasi, Karakteristik Pekerja, Pengelolaan Sampah dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Perilaku. Gambar 12 merupakan gambaran umum tren penelitian pada Jurusan Kesehatan Lingkungan. Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 12. Grafik Tren Penelitian Jurusan Kesehatan Lingkungan di Poltekkes Kemenkes Surabaya Berdasarkan Gambar 12 dapat disimpulkan bahwa tren penelitian di Jurusan Kesehatan Lingkungan adalah tentang Perilaku, Bod dan Kondisi Fisik Rumah. Jurusan Teknologi Elektromedik Program Studi DIII Teknologi Elektro-medis Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 13. Visualisasi Tren Penelitian Program Studi DIII Teknologi Elektro-medis Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah BPM, ESP32, Arduino, SPO2, Suhu, Kalibrasi, SD Card, Led, Sensor Mpx5050gp, BLYNK dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah BPM (Gambar 13). Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro-medis Kata kunci yang paling sering muncul berdasarkan analisis aplikasi VOSviewer adalah Kalibrasi, ECG, BPM, IOT, Suhu, Arduino, Baby Incubator, ESP32, PID, SPO2 dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka tren penelitian dari tahun 2020-2024 adalah Kalibrasi. Gambar 14 merupakan gambaran umum tren penelitian pada Jurusan Teknologi Elektromedik. Sumber: Data Primer diolah, tahun 2025 Gambar 14. Grafik Tren Penelitian Jurusan Teknologi Elektromedik di Poltekkes Kemenkes Surabaya Berdasarkan Gambar 14 dapat disimpulkan bahwa tren penelitian di Jurusan Teknologi Elektromedik adalah tentang BPM, Kalibrasi, Suhu, Arduino, dan SPO2.
Conclusion
Berdasarkan hasil temuan tren penelitian maka dapat disimpulkan bahwa adanya keragaman topik penelitian di tiap jurusan yang mengikuti kurikulum dan keilmuan jurusan tersebut. Selain itu, terdapat tren topik Covid-19 pada Jurusan Keperawatan, yang menggambarkan bahwa realitas di masyarakat juga mempengaruhi tren topik penelitian di Poltekkes Kemenkes Surabaya. Sementara itu, topik Pengetahuan juga menjadi tren yang paling sering muncul di beberapa jurusan di Poltekkes Kemenkes Surabaya, yaitu pada Jurusan Kebidanan, Jurusan Keperawatan dan Jurusan Keperawatan Gigi. Hal tersebut menunjukkan adanya koneksi atau keterhubungan antara topik dengan jurusan yang berbeda, sehingga memunculkan keragaman topik penelitian di Poltekkes Kemenkes Surabaya.